spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1251

Resolusi TV Sudah 8K, Lalu Konten Real 8K Kapan?

0

Telko.id, Jakarta – Hadirnya TV 8K, Samsung QLED 8K TV membuat publik akhirnya bertanya-tanya, akankah konten visual juga bakal “naik level” menjadi konten 8K? Disodorkan pertanyaan tersebut, Ubay Bayanudin, Senior Product Marketing Manager TV and AV Samsung Indonesia dan sutradara Timo Tjahjanto mengungkapkan pendapatnya.

Menurut Ubay, adanya TV 8K membuat kehadiran konten berkualitas 8K mungkin tak akan lama lagi. Ia meyakini, perkembangan konten visual seperti film yang tersedia di layanan video on demand seperti Netflix ke 8K akan semakin cepat.

“Kami yakin, dengan adanya TV 8K, maka akan ada konten 8K yang hadir kualitas yang luar biasa,” katanya, saat acara peluncuran Samsung QLED 8K TV di Jakarta, Kamis (25/04/2019).

{Baca juga: Samsung Meluncurkan TV “Sultan”, Paling Mahal Rp1,5 Miliar}

Pendapat Ubay diamini oleh Timo yang merupakan sutradara dari film The Night Come for Us, Headshot, sampai Sebelum Iblis Menjemput. Ia memprediksi bahwa konten 8K akan muncul sebentar lagi.

Ia menjelaskan, kemungkinan platform besar seperti YouTube, sampai Netflix tak lama lagi dapat menampilkan konten dengan kualitas 8K kepada penggunanya.

YouTube misalnya, meski jadi “platform gratis” tapi layanan milik Google itu sudah mampu menampilkan konten berkualitas 8K sampai 12K dalam tampilan 4K dengan sangat baik ke pengguna.

Gak usah jauh-jauh dari Netflix deh, yang gratis saja seperti YouTube sudah mendukung tampilan 4K. Bahkan, kita bisa tonton misal ‘Rio de Janeiro 8K’ atau ‘Tokyo by Night 12K’ dalam 4K yang bagus banget,” papar Timo.

“Maksudnya disini, YouTube saja sudah memberikan experience seperti itu, maka mungkin tahun-tahun ke depan menyusul nih 6K sampai 8K asalkan kecepatan internet mencukupi,” sambungnya.

Ubay Bayanudin, Senior Product Marketing Manager TV and AV Samsung Indonesia dan sutradara Timo Tjahjanto.

Samsung QLED 8K TV sendiri dinilai sebagai breakthrough, karena membuat standar resolusi baru untuk TV masa kini. TV ini memiliki empat pilihan ukuran. Tiga diantaranya, dibanderol dengan harga yang hampir setara dengan harga mobil LCGC (Low Cost Green Car).

{Baca juga: Samsung Luncurkan QLED 8K TV, Harganya Setara Mobil LCGC}

Ukuran 65 inci dilepas di angka Rp 80,4 jutaan, kemudian 75 inci dengan harga Rp 119,9 jutaan, dan 82 inci di harga Rp 166,9 jutaan. Sementara untuk ukuran 98 inci, Samsung membanderolnya dengan harga Rp 1,49 miliar yang akan tersedia pada Akhir Mei mendatang

Selain resolusinya yang tinggi, layar Samsung QLED 8K TV juga sudah mencapai 5.000 nit brightness serta mendukung teknologi HDR10+. Diklaim Ubay, teknologi ini membuatnya memenuhi standar studio di Hollywood

Untuk spesifikasinya, Samsung menyematkan prosesor Quantum 8K yang didukung dengan adanya teknologi Artificial Intelligence (AI) bernama AI Upscaling. Teknologi ini, mampu memperbesar dan menyesuaikan gambar hingga 8K tanpa kehilangan tekstur detail dan bebas dari noise. (FHP)

Telkomsel Hadir Di IIMS 2019, Sebuah Bentuk Kolaborasi Lintas Industri

0

Telko.id – Tidak dapat dipungkiri, pada era digital ini, konvergensi antar industri semakin menguat. Keterkaitan satu dengan yang lain tidak dihindari demi mengakomodir kebutuhan. Apalagi industri telekomunikasi yang menjadi ‘backbone’ bagi semua industri yang mau masuk dalam dunia digital. Hal ini disadari oleh Telkomsel. Itu sebabnya, operator ini hadir dalam gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show 2019 (IIMS 2019).

Dengan semangat #TerusBergerakMaju, Telkomsel hadir di gelaran pesta otomotif  IIMS sebagai titling sponsor dan mengawali momentum kolaborasi antara industri otomotif dengan industri teknologi dan informasi di Indonesia.

“Telkomsel kini tengah bertransformasi menjadi digital telco company,  yang menghadirkan berbagai solusi dan layanan digital yang inovatif untuk menghadirkan manfaat bagi segmen pasar yang lebih luas.  Kolaborasi dengan IIMS membuktikan bahwa produk dan layanan Telkomsel sudah menyentuh berbagai lintas industri, termasuk otomotif,” ungkap Nirwan Lesmana, Vice President Brand and Communications Telkomsel usai pembukaan IIMS 2019 di Kemayoran, Jakarta (25/04).

Nirwan menambahkan, “Kami percaya para konsumen dan pelaku di industri otomotif, baik individu maupun perusahaan,  akan merasakan pengalaman berkualitas yang semakin memudahkan aktivitas mereka dengan manfaat dari produk dan layanan digital kami.”

Telkomsel hadir pada Telkomsel IIMS 2019 dengan menampilkan berbagai layanan digital di experience booth yang berlokasi di Carni Area. Salah satu layanan unggulan yang hadir adalah inovasi internet of things untuk solusi otomotif yaitu “Telkomsel FleetSight”.

Telkomsel FleetSight merupakan layanan yang berguna sebagai layanan pengelolaan armada kendaraan atau  fleet management.  Solusi pengelolaan armada kenndaraan ini mensinergikan perangkat telematika berbasis satelit yang dipasangkan pada asset kendaraan dengan layanan konektivitas Telkomsel serta platform Fleet Management. Solusi ini dapat membantu pengelolaan operasional armada, serta meningkatkan keamanan, efisiensi dan produktivitas armada.

Selain itu pengunjung juga dapat menikmati berbagai pengalaman digital lifestyle Telkomsel dari layanan streaming video “MAXstream”, layanan streaming musik “LangitMusik”, layanan konten games “Dunia Games”, serta penawaran dari layanan iklan digital “Telkomsel MyAds”.

Pengunjung booth Telkomsel di Carni Area juga dimanjakan dengan penampilan dari berbagai musisi yaitu NTRL, Reza Artamevia, Maliq & D’Essentials, dan The Groove. Tersedia pula photo booth, serta undian grand prize mobil DFSK Glory 560 Luxury untuk setiap transaksi di booth Telkomsel.

Telkomel juga akan menghadirkan “LinkAja” pada gelaran Telkomsel IIMS 2019, sebagai layanan keuangan berbasis elektronik yang akan membuat transaksi lebih lancar, lebih seru dan bebas repot.

LinkAja terhubung dengan seluruh bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (HIMBARA) sehingga memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada penggunanya dalam melakukan transaksi keuangan. LinkAja dapat dimanfaatkan pengunjung untuk transaksi pembelian makanan dan minuman di area food and beverages (FnB).

Telkomsel IIMS 2019 sendiri akan diselenggarakan pada 25 April – 5 Mei 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Icha)

 

 

Kominfo Dorong Operator dan Akademisi Pelajari Bisnis 5G Di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak operator dan akademisi, untuk membuat kelompok kerja untuk mempelajari rencana implementasi jaringan 5G di Indonesia.

Menurut Direktur Penataan Sumber Daya, Ditjen SDPPI, Kemkominfo, Denny Setiawan pihaknya akan membentuk kelompok kerja atau working group untuk jaringan 5G. Adapun kelompok kerja tersebut terdiri dari BRTI, Operator Seluler, Operator Satelit, Vendor, Akademisi dan Asosiasi.

“Ini (Jaringan 5G)  harus diramu, dikaji. Makanya ada working group yang tidak hanya diisi teknis dan regulasi, tapi juga dari segi bisnis. Perlu kajian komprehensif yang melibatkan banyak pihak,” kata Denny di Jakarta, Kamis (25/04/2019)

Selain membuat kelompok kerja, Denny juga berencana untuk meminta masukan dari konsumen, khususnya soal manfaat dari jaringan tersebut, bagi kehidupan sehari-hari.

{Baca juga: Ditanya Soal 5G, Rudiantara: Bisnis Modelnya Belum Ada}

“Kita juga butuh masukan dari konsumen. Tantangannya, 5G serba urgent. Sebenarnya aplikasinya apa sih? kan masih awang-awang. Yang mendatangkan valuasi atau manfaat apa,” ujar Denny.

Menurut Denny langkah pertama sebelum mengimplementasikan jaringan 5G adalah studi akademis. Selain melalui Kelompok Kerja, pihaknya selama ini sudah melakukan kajian terkait jaringan tersebut.

“Kita studi dulu, baik untuk new frekuensi atau regulasi untuk sharing dengan service lain. Saya bilang kan nggak ada yang kosong. Jadi kami sedang melakukan studi,” ujar Denny.

“Mudah-mudahan tahun ini studi selesai. Kalau implementasinya sih belum,” tambahnya.

Sayangnya Denny tak bisa memprediksi kapan jaringan 5G akan hadir di Indonesia. Tetapi pria lulusan ITB ini berharap supaya jaringan 5G bisa segera menyelimuti Indonesia.  “Mudah-mudah 1-2 tahun lagi,” tutur Denny.

{Baca juga: Ericsson Pamer Perangkat 5G di Indonesia}

Sebelumnya perusahaan teknologi, Ericsson memperkenalkan platform atau perangkat  pendukung jaringan 5G terbaru di Indonesia dalam acara bertajuk ‘Barcelona Unboxed’ di Jakarta pada Kamis (25/04/2019).

Menurut President Director Ericsson Indonesia and Timor Leste, Jerry Soper, bahwa tahun 2019 adalah momentum yang tepat untuk melakukan pengembangan jaringan 5G di Tanah Air. [NM/HBS]

Enam Bulan Hilang di Laut, Apple Watch Masih Hidup

0

Telko.id, Jakarta – Apple Watch tampaknya bisa dibilang sebagai perangkat dengan daya tahan super. Pasalnya, peselancar Robert Bainter yang kehilangan Apple Watch saat berselancar di laut, berhasil menemukan jam pintar miliknya itu setelah 6 bulan menghilang. Hebatnya jam tersebut masih hidup.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (25/04/2019), kala itu Robert sedang berselancar di Huntington Beach, California, dan dihantam oleh ombak besar.

Beruntung Bainter selamat dari hantaman ombak besar itu. Namun ketika dia mengangkat tangannya, ia beru tersadar kalau Apple Watch miliknya hilang dihantam ombak.

Berbicara kepada media KTLA, Amerika Serikat, Bainter mengaku sampai menghabiskan waktu 1 jam untuk mencari jam kesayangannya itu. Bahkan dia menggunakan aplikasi Find My iPhone untuk mengaktifkan Mode Hilang di arloji miliknya. Sayangnya, jam tersebut tidak ditemukan.

{Baca juga : Lagi, Apple Watch Series 4 Selamatkan Nyawa Nenek 80 Tahun}

Hari berganti minggu dan perlahan menjadi bulan. Tidak terasa Apple Watch miliknya sudah hilang selama 6 bulan. Di tengah kepasrahannya, tiba-tiba Robert mendapati secercah harapan untuk bisa “bertemu” dengan jam kesayangannya.

Tanpa dia duga, suatu hari Bainter menerima panggilan telepon dari nomor orang yang tidak dikenal, dan mengaku telah menemukan Apple Watch miliknya.

“Orang ini mengatakan, Hei jika Anda Rob Bainter dan Anda kehilangan Apple Watch baru-baru ini, segera hubungi saya, dan jika Anda dapat menjelaskan ini, saya akan memberikan Apple Watch ini kepada Anda,” kata Robert meniru ucapan si penelepon.

Robert menjelaskan, bahwa orang tersebut mengatakan ia tanpa sengaja menemukan Apple Watch saat berkunjung di pantai Huntington untuk mencari kerang laut.

“Dia hanya berjalan mencari kerang dan dia menemukannya di sana. Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan, saya tidak bisa mempercayainya,” tutur Robert.

{Baca juga: Hebat! Apple Watch Kembali Selamatkan Nyawa Pengguna}

Robert pun bisa mendapatkan kembali Apple Watch miliknya. Setelah dicek ternyata jam pintar tersebut masih berfungsi dengan baik walaupun hilang selama 6 bulan di lautan.

”Yang lebih menakjubkan adalah bahwa meskipun telah hilang di laut selama setengah tahun, namun jam itu masih berfungsi. Layarnya agak kabur dari air asin, tapi semunya masih berfungsi dengan baik,” tutup Robert. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Dengan 5G, Pendapatan Operator Bisa Naik 30%

0

Telko.id, Jakarta – Jaringan 5G di Indonesia diprediksi dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi para operator seluler. Perusahan teknologi, Ericsson memprediksi kehadiran 5G dapat menaikan pendapatan bagi pihak operator hingga 30 persen.

Menurut President Director Ericsson Indonesia dan Timor Leste Jerry Soper, penyedia layanan bisa meningkatkan pendapatan mereka hingga 30% di tahun 2026 jika menggunakan 5G.

“Bagi Indonesia, operator dapat memperoleh manfaat dengan tambahan pendapatan 30% dari peluang pasar yang mendukung 5G pada tahun 2026,” kata Jerry di Jakarta, Kamis (25/04/2019).

{Baca juga: Ericsson Pamer Perangkat 5G di Indonesia}

Perlu diketahui jika jaringan 5G sampai saat ini masih dalam tahap penyempurnaan dan belum digelar di Indonesia. Kalau sudah siap kelak, Jerry menilai jika teknologi seluler generasi ke-5 itu diprediksi akan dapat membantu operator seluler untuk memangkas pengeluarannya.

“Harga per 1 GB akan lebih rendah. Di situlah 5G akan melakukan perannya. Dengan 5G (operator) akan semakin efisien karena lebih smart termasuk peralatannya, dan cost akan lebih kecil,” kata Jerry.

Jerry juga membuat roadmap terkait prediksi penggunaan 5G di Indonesia. Menurutnya Jerry penggunaan 5G di Indonesia akan hadir untuk banyak sektor otomotif, hiburan, gaming dengan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), Smart Home dan Shipping.

“Jaringan 5G merupakan teknologi utama yang menyokong Intelligent Connectivity, dan jaringan ini bisa diprediksi akan digunakan untuk banyak sektor,” tutur Jerry.

{Baca juga: Ditanya Soal 5G, Rudiantara: Bisnis Modelnya Belum Ada}

Pada kesempatan tersebut Ericsson  memperkenalkan platform atau perangkat 5G terbaru di Indonesia. Dalam acara Barcelona Unboxed di Jakarta pada Kamis (25/04/2019) perusahaan yang memiliki kantor pusat di Stockholm, Swedia ini diharapkan dapat mendorong kehadiran jaringan 5G di tanah air.

“Ericsson adalah perusahaan pertama yang membawa dan memperkenalkan 2G, 3G dan 4G ke Indonesia. Saat ini Ericsson dengan bangga membawa teknologi serta inovasi terbaru ini ke Indonesia guna mengaktifkan 5G di Indonesia” tutur Jerry. [NM/HBS]

Ericsson Pamer Perangkat 5G di Indonesia

Telko.id, Jakarta – Perusahaan teknologi, Ericsson memperkenalkan platform atau perangkat  pendukung jaringan 5G terbaru di Indonesia dalam acara bertajuk ‘Barcelona Unboxed’ di Jakarta pada Kamis (25/04/2019).

Menurut President Director Ericsson Indonesia and Timor Leste, Jerry Soper, bahwa tahun 2019 adalah momentum yang tepat untuk melakukan pengembangan jaringan 5G di Tanah Air.

Sebelumnya, raksasa teknologi yang bermarkas di Stockholm, Swedia ini telah meluncurkan jaringan 5G komersial di benua Amerika Serikat, Eropa, Asia dan Australia.

Ericsson telah mengirimkan 3 juta perangkat radio 5G ke banyak negara, sehingga hari ini adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan platform 5G mereka ke masyarakat Indonesia.

Baca juga: Ericsson Perkenalkan Perangkat Lunak Jaringan 5G

“Ericsson adalah perusahaan pertama yang membawa dan memperkenalkan 2G, 3G dan 4G ke Indonesia. Saat ini Ericsson dengan bangga membawa teknologi serta inovasi terbaru ini ke Indonesia guna mengaktifkan 5G di Indonesia” kata Jerry di Jakarta, Kamis (25/04/2019)

Dalam acara tersebut terdapat 2 perangkat teknologi yang dikenalkan yakni Ecisson Radio System dan Ericsson Radio Sharing. Pertama adalah Ericsson Radio System (ERS).

Teknologi ini terdiri dari hardware dan software yang membangun jaringan akses modular dan terukur. ERS dirancang agar jaringan dapat diterapkan dalam berbagai lokasi dan skenario data  dengan memberikan kinerja terbaik.

Platform kedua adalah Ericsson Spectrum Sharing. Teknologi ini memungkinkan pengenalan 5G berjalan dengan lancar pada frekuensi 4G di jaringan penyedia layanan. Nantinya melalui teknologi ini operator bisa mengaktifkan jaringan 5G dengan bantuan infrastruktur Ericsson Radio System (ERS).

{Baca juga: Singapura Uji Coba 5G untuk Drone dan Mobil Otonom}

“Hardware milik Ericsson sebenarnya sudah siap 5G sejak tahun 2015 dan saat ini kami akan membuat peralihan 5G menjadi lebih mudah,” ujar Jerry.

Acara Barcelona Unboxed sendiri berlangsung pada sejak tanggal 25 April sampai 26 April 2019 di Raffles Hotel, Kuningan Jakarta Selatan. Acara tersebut menampilkan beragam teknologi ciptaan Ericsson yang dapat menunjang jaringan 5G. [NM/HBS]

Akhirnya Jumlah Pengguna Snapchat Bertambah, Jadi Berapa?

Telko.id, Jakarta – Untuk kali pertama dalam setahun terakhir, jumlah pengguna Snapchat dilaporkan meningkat. Pada kuartal I-2019, pengguna aktif harian Snapchat bertambah empat juta orang, sehingga secara total media sosial ini memiliki 190 juta pengguna.

“Pada kuartal pertama tahun ini, kami menunjukkan hasil sangat meyakinkan. Pertumbuhan jumlah pengguna aktif harian maupun pendapatan Snapchat melesat,” ujar CEO Snapchat, Evan Spiegel, sebagaimana dikutip Telko.id dari DailyMail, Kamis (25/04/2019).

Catatan positif Snapchat pada kuartal I-2019 tak lepas dari pembaruan aplikasi untuk perangkat berbasis Android.

{Baca juga: Snapchat Uji Fitur “Status” di Snap Maps, Mirip Foursquare}

Snapchat memang kerap dikritik karena tampil lebih bagus di perangkat bersistem operasi iOS ketimbang sistem operasi besutan Google tersebut.

Beberapa komplain yang paling sering dilontarkan adalah gambar yang buram dan kualitas video yang buruk. Selain memperbaiki aplikassi untuk Android, Snapchat juga menambah sejumlah fitur seperti game baru bernama Snap Games dan peningkatan di bagian Discover.

Khusus Snap Games, pengguna tidak harus menginstal aplikasi tambahan. Pengguna juga bisa menemukan seluruh rekan yang tengah memainkan game, mengirimkan pesan, bermain bersama, bahkan berbincang dengan memanfaatkan fitur Voice Chat.

{Baca juga: Snapchat Hadirkan Snap Games untuk Android dan iOS}

Snap Inc selaku induk perusahaan Snapchat juga membukukan pertumbuhan pendapatan. Pada kuartal I-2019, Spiegel menyebut, pemasukan Snap Inc menyentuh USD 320 juta atau Rp 4,5 triliun, yang artinya tumbuh 39 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu sebesar USD 230 juta atau Rp 3,2 triliun.

Saham Snap Inc pun meningkat empat persen ke level USD 11,99 per lembar pada penutupan pasar saham terkini. Mereka masih pula mempertahankan tren positif dalam hal pergerakan saham sejak awal tahun ini yang tercatat cenderung terus mengalami peningkatan. (SN/FHP)

Sumber: Dailymail

Console Edition akan Diluncurkan, Siap Main?

Telko.id, Jakarta – Developer 11 Bit Studios mengumumkan rencana untuk meluncurkan game ber-genre Strategy, yakni Frostpunk: Console Edition. Mereka memastikan akan menghadirkannya untuk konsol PlayStation 4 dan Xbox One tak lama lagi.

Dikutip dari Eurogamer, Kamis (25/04/2019), kehadiran game ini makin mendekati kenyataan dengan hadirnya video trailer yang diunggah ke YouTube.

Dilaporkan, 11 Bit Studios akan merilis game tersebut pada musim panas tahun ini.

{Baca juga: PlayStation 5 Dukung Resolusi 8K, 3D Audio dan SSD}

Frostpunk: Console Edition sendiri merupakan game yang menghadirkan gameplay strategis dan menantang. Jalan cerita game ini pun terbilang bagus karena dibumbui jalan cerita ber-genre Survival.

{Baca juga: Sony Ingin Batasi Konten Seksual di PlayStation 4, Caranya?}

Frostpunk: Console membawa gamers kepada setting post-apocalyptic. Di sini, pemain akan mengandalkan teknologi mesin uap di mana satu-satunya teknologi untuk bertahan hidup mengarah pada mesin uap.

Intinya, Frostpunk akan memaksa pemain memutuskan cara agar bisa mempertahankan diri di lingkungan yang sangat brutal. Game tersebut bisa membuat si pemain menjadi seseorang yang rela melakukan apapun untuk menyelamatkan diri sendiri. (BA/FHP)

Sumber: Eurogamer

Telkomsel Pamer Solusi dan Layanan Digital di IIMS 2019

0

Telko.id, Jakarta  –  Telkomsel sebagai digital telco company, membuktikan kapabilitasnya sebagai penyedia layanan dan solusi digital  yang terpercaya dengan hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Ini merupakan momentum kolaborasi antara industri otomotif dengan industri teknologi dan informasi di Indonesia.

Vice President Brand and Communications Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, kedepannya industri mobile dengan industry lainnya akan sangat erat hubungannya. Apalagi industry automotif yang namanya saja udah mobile, ‘anything’ yang bicara tentang teknologi kedepan sifatnya butuh support mobile, kita bisa jadi mitranya.

“Tentunya hal ini sejalan dengan misi Telkomsel yang akan menjadi digital telco company, yang artinya apa saja yang sifatnya digital mobile solusi untuk industry apapun, Telkomsel akan hadir untuk membantu,” ungkap Nirwan saat ngobrol santai dengan beberapa media di IIMS 2019 Jakarta, Kamis (25/4/2019).

{Baca juga : Telkomsel Luncurkan “IoT Intank” untuk Monitoring Bahan Bakar}

Nirwan juga menjelaskan, kali ini Telkomsel hadir pada IIMS 2019 dengan menampilkan berbagai solusi dan layanan digital di experience booth yang berlokasi di Carni Area. Salah satu layanan unggulan yang hadir adalah inovasi internet of things untuk solusi otomotif yaitu “Telkomsel FleetSight”.

“Telkomsel FleetSight merupakan layanan yang berguna sebagai layanan pengelolaan armada kendaraan atau  fleet management. Solusi pengelolaan armada kendaraan ini mensinergikan perangkat telematika berbasis satelit yang dipasangkan pada asset kendaraan dengan layanan konektivitas Telkomsel serta platform Fleet Management. Solusi ini dapat membantu pengelolaan operasional armada, serta meningkatkan keamanan, efisiensi dan produktivitas armada,” ujar Nirwan.

Pengunjung juga dapat menikmati berbagai pengalaman digital lifestyle Telkomsel dari layanan streaming video “MAXstream”, layanan streaming musik “LangitMusik”, layanan konten games “Dunia Games”, serta penawaran dari layanan iklan digital “Telkomsel MyAds”.

Telkomel juga akan menghadirkan “LinkAja” pada gelaran Telkomsel IIMS 2019, sebagai layanan keuangan berbasis elektronik yang akan membuat transaksi lebih lancar, lebih seru dan bebas repot.  LinkAja terhubung dengan seluruh bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (HIMBARA) sehingga memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada penggunanya dalam melakukan transaksi keuangan. LinkAja dapat dimanfaatkan pengunjung untuk transaksi pembelian makanan dan minuman di area food and beverages (FnB).

{Baca juga : 13 Stasiun MRT Baru Ada BTS Telkomsel}

Telkomsel IIMS 2019 sendiri akan diselenggarakan pada 25 April – 5 Mei 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Penyelenggara IIMS, yaitu PT Dyandra Media Internasional juga mengharapkan gelaran Telkomsel IIMS 2019 dapat menjadi platform untuk  produk lokal dari berbagai industri selain juga untuk menjembatani produk lokal Indonesia yang berkualitas menuju pasar internasional. (MS)

Story of Seasons akan Hadir di Indonesia

Telko.id, Jakarta – Para gamers yang menantikan game Doraemon: Story of Seasons dalam versi bahasa Inggris dijamin akan senang mendengar kabar ini. Sebab, Bandai Namco menyatakan akan segera merilis game Doraemon tersebut pada Agustus mendatang di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Seperti diketahui, saat game ini pertama kali diluncurkan di Jepang, hanya tersedia satu bahasa gameplay saja yaitu bahasa Jepang tanpa adanya opsi bahasa lainnya.

Doraemon: Story of Seasons merupakan game yang menyajikan gameplay mirip Harvest Moon. Asal tahu saja, Harvest Moon merupakan game yang populer pada era PlayStation generasi pertama.

{Baca juga: Yeay! Ada Harvest Moon Bergaya Doraemon di Nintendo Switch}

Belakangan, memang telah diketahui bahwa studio pembuat game Harvest Moon telah bekerja sama dengan Nintendo dan pemegang lisensi Doraemon dalam game tersebut.

Dilansir Telko.id dari IGN, Kamis (25/04/2019), Bandai Namco menyebut akan merilis versi Bahasa Inggris untuk Nintendo Switch dan PC via layanan Steam. Itu artinya, gamers PlayStation dan Xbox akan gigit jari karena tidak kebagian game ini.

{Baca juga: 5 Alat Canggih Doraemon yang Kini Jadi Kenyataan}

Di Asia Tenggara, Bandai Namco akan merilis game ini untuk Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Thailand. Dari deskripsi yang diberikan, gameplay di Doraemon: Story of Seasons masih serupa dengan trailer versi Jepang.

Dalam trailer itu diceritakan Nobita ditugasi membantu dan mengurus sebuah pertanian di kota tempat mereka berpetualang, yang bakal ditampilkan dalam grafis 3D. Para pemain juga akan menjumpai karakter lainnya, seperti Shizuka, Suneo, Giant termasuk Doraemon yang akan memanfaatkan barang ajaib dari kantong ajaibnya. (BA/FHP)

Sumber: IGN