spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1200

Unik! Kabin Ini Ubah Asap Rokok jadi Udara Bersih

Telko.id,Jakarta-Area khusus perokok dibuat agar asap rokok tidak menyebar dan terhirup oleh orang-orang lain. Apalagi asap rokok berbahaya untuk kesehatan. Namun di Singapura ada kabin khusus merokok, yang bisa mengubah asap dari para perokok menjadi udara bersih.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Jumat (24/05/2019), Southern Globle Corporation, telah meluncurkan tempat khusus yang dinamakan Smoking Cabin SG. Sekilas kabin ini merupakan area khusus yang menjadi tempat bagi mereka yang ingin merokok, tanpa mengganggu orang lain.

Tetapi istimewanya, kabin di Singapura ini sebenarnya dapat mengubah asap bekas yang dipancarkan dari rokok menjadi udara bersih. Kabin memiliki sistem penyaringan yang menggunakan tiga filter untuk menghilangkan partikel asap.

{Baca juga: Smartwatch Ini Bisa Bantu Orang Berhenti Merokok}

Awalnya kipas sentrifugal menghisap asap ke dalam sistem yang kemudian diproses melalui filter. Dua filter pertama akan menghilangkan partikel debu dan mikron. Kemudian filter ketiga adalah filter karbon aktif yang menghilangkan bau bahan kimia dan tembakau. Hasilnya adalah udara bersih.

Agar hemat energi, sistem penyaringan diaktifkan dengan gerakan dan akan dinonaktifkan 15 menit setelah pengguna meninggalkan kabin. Lampu juga mati jika tidak ada gerakan yang terdeteksi di dalam selama 10 menit.

Mesin AC bahkan dimatikan dari jam 10 malam hingga jam 6 pagi agar hemat energi. Kabin rokok sudah ada di luar Fusionopolis Place, Singapura. Adapun Southern Globe Corporation berencana untuk menyebarkan 60 kabin rokok di seluruh  Singapura pada akhir tahun ini.

{Baca juga: Pengguna Rokok Elektrik Lebih Beresiko Terkena Kanker}

Merokok memang aktivitas yang berdampak buruk bagi kesehatan. Misalnya saja saat merokok menggunakan rokok elektrik. Menurut hasil penelitian bahwa para pengguna rokok elektrik memiliki resiko yang lebih besar terkena kanker dan serangan jantung.

Hal ini ditemukan oleh para peneliti yang berasal dari New York University School of Medicine. Dari penelitian mereka terhadap tikus percobaan, ternyata tikus yang mengirup asap rokok elektrik selaman 10 tahun (sebenarnya hanya selama 12 minggu), menderita kerusakan DNA pada kandung kemih, hati, dan paru-paru.

Ubergizmo

Undangan Beredar, Apple Siap Rilis iOS 13 di WWDC 2019

Telko.id, Jakarta – Berdasarkan undangan yang beredar, Apple akan memperkenalkan sistem operasi terbaru iOS 13 pada WWDC 2019, 3 Juni nanti. Pada saat bersamaan, Apple kemungkinan bakal pula meluncurkan macOS 10.15, watchOS 6, dan tvOS 13.

Dilansir CNET, Apple akan membawa sejumlah perubahan besar, termasuk dark mode untuk iOS, volume HUD baru serta update ke beberapa aplikasi. Sementara watchOS 6 akan menghadirkan App Store khusus untuk Apple Watch.

Untuk  macOS 10.15, Apple kabarnya akan memajukan proyek aplikasi lintas platform Marzipan, memisahkan iTunes, dan membawa software untuk menggunakan iPad sebagai layar kedua di antara fitur-fitur lain.

{Baca juga: Yess! Apple Hadirkan Dark Mode di iOS 13}

Sayang, iOS 13 kemungkinan tidak mendukung iPhone 6, iPhone 6 Plus, dan iPhone SE. Kabarnya, iOS 13 tidak akan tersedia untuk beberapa ponsel yang mendukung iOS 12 serta iPhone 5s, iPad Mini 2, dan iPad Air.

Sebelumnya memang sempat beredar rumor bahwa iPhone SE hanya akan mendapat dukungan pembaruan sistem operasi OS hingga tiga tahun. Jika iOS 13 benar-benar tak mendukung, berarti kabar itu benar.

Terkait kehadiran sistem operasi ini, Apple kabarnya akan menghadirkan beberapa fitur andalan seperti Dark Mode, Mutitasking, Undo Gesture, Font Management, serta Volume HUD. Khusus untuk Dark Mode, fitur ini akan secara otomatis mengubah seluruh sistem di perangkat menjadi gelap.

{Baca juga: Banyak yang Baru! Ini Bocoran Fitur iOS 13 yang Segera Dirilis}

Fitur tersebut juga bakal mendukung opsi High Contrast yang sebelumnya sudah hadir di perangkat macOS. Selain itu, aplikasi iPad yang berjalan di perangkat Mac menggunakan Marzipan akan mendukung native Dark Mode di iOS dan macOS. [BA/HBS]

Sumber: CNET

Gawat! Karyawan Snapchat Punya Alat untuk Kepoin Pengguna

Telko.id, Jakarta – Karyawan Snapchat dari beberapa departemen berbeda kabarnya bisa mengetahui lokasi para pengguna. Bahkan, mereka bisa mengintai Snaps yang disimpan, nomor ponsel, dan alamat email.

Menurut MacRumors, seperti dikutip Telko.id, Jumat (24/5/2019), para karyawan Snapchat kepoin lokasi para pengguna menggunakan alat bernama SnapLion. Seorang mantan karyawan Snapchat membenarkan kabar itu.

Ia menyebut, SnapLion sudah dipakai beberapa kali oleh para karyawan Snapchat. Sementara dua mantan karyawan lain menyatakan bahwa SnapLion dipakai untuk mengintai posisi para pengguna pada beberapa tahun lalu.

{Baca juga: Asyik! Avatar Bitmoji Snapchat Bisa Dimainkan di Game SDK}

Seorang karyawan Snapchat dikabarkan menggunakan SnapLion untuk melihat alamat email para pengguna meski tidak ada permintaan khusus dari pihak berwajib. Sayang, Snap Inc belum bersedia memberi konfirmasi.

Februari 2019 lalu, Facebook meluncurkan fitur lacak lokasi untuk para pengguna perangkat Android. Fitur baru tersebut berupa opsi yang memungkinkan pengguna mengizinkan aplikasi untuk melakukan pelacakan lokasi.

Fitur baru tersebut dihadirkan Facebook melalui pembaruan untuk aplikasi versi Android. Sebelumnya, satu-satunya opsi yang disediakan untuk pengguna Android adalah penerimaan atau penolakan pelacakan lokasi.

{Baca juga: Snapchat Hadirkan Snap Games untuk Android dan iOS}

Jika pengguna memilih setuju, maka aplikasi dapat melacak lokasi. Bahkan, aplikasi masih melacak meski pengguna tidak ingin menggunakannya. Akibatnya, para pengguna merasa tak nyaman dan mengajukan nota keberatan. [SN/HBS]

Sumber: Macrumors

UPDATE: Google Hapus Huawei P30 Pro dari Situs Resmi Android

0

Telko.id, Jakarta – Hanya beberapa hari setelah menghapus Huawei Mate 20 Pro dari daftar perangkat Android Q Beta, Google memperbarui situs resmi Android. Google menghapus Huawei P30 Pro atau Huawei Mate X dari situs tersebut.

Sebelum ada larangan dari pemerintah Amerika Serikat (AS), Huawei P30 Pro nangkring di situs resmi Android bersama ponsel Samsung Galaxy S10 5G, LG V50 ThinQ 5G, dan Xiaomi Mi Mix 5G dengan label ponsel terbaru dan terhebat saat ini.

Seperti dilansir Phone Arena, Huawei P30 Pro atau Huawei Mate X, yang layarnya bisa dilipat, awalnya akan dirilis pada Juni 2019. Namun, ketidakmampuan perusahaan untuk bekerja sama dengan Google akan memengaruhi peluncuran ponsel.

{Baca juga: Huawei Ditinggal ARM, Nasib P30 Pro dkk Terancam?}

Dikutip Telko.id, Jumat (24/5/2019), dalam kategori ponsel pilihan dan terpopuler, di situs resmi Android kini hanya ada Pixel 3, Moto G7, dan OnePlus 6T. Demikian pula daftar Featured Brands, yang hanya diisi Samsung, LG, Motorola, Nokia, dan Xiaomi. Tidak terlihat P30 Pro. Sebelumnya, Huawei Mate 20 Pro juga dihapus.

Sebelumnya, Huawei buka suara terkait pencabutan dukungan Android di ponsel buatannya oleh Google. Perusahaan asal China tersebut berkomitmen untuk memberi pembaruan keamanan dan layanan bagi perangkat yang sudah beredar di pasaran.

“Huawei hanya dapat menggunakan versi publik Android dan tidak akan bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan layanan dari Google. Namun, Huawei akan terus menyediakan pembaruan keamanan dan layanan purnajual untuk semua produk,” ujar Huawei.

{Baca juga: Huawei Siapkan Sistem Operasi Pengganti Android, Ini Namanya}

Menyikapi boikot dari Google, Huawei menggaungkan rencana untuk membangun ekosistem perangkat lunak sendiri yang aman dan berkelanjutan. Tujuannya, mereka ingin memberi pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Cara Aman Jual Smartphone Android Pribadi

Telko.id, Jakarta – Apakah Anda berencana untuk jual smartphone Android lama? Jika iya, jangan lupa untuk menghapus semua data di dalamnya. Caranya sangat mudah, tinggal atur ulang saja ke kondisi pabrik.

Untuk melakukannya, Anda silakan membuka menu Setting. Selanjutnya, klik Select System, buka opsi Andvanced, kemudian menuju Reset Options. Di sana, Anda akan menemukan tiga pilihan tindakan.

Reset Wi-Fi, Mobile & Bluetooth kadang berguna jika Anda mengalami masalah dengan konektivitas. Lalu Reset App Preferences akan membantu Anda mengembalikan semua aplikasi dan notifikasi bawaan.

{Baca juga: Sudah Move On, Huawei Persiapkan Pengganti Google Play Store}

Namun, dua pilihan tersebut tidak bakal menghapus data di smartphone Anda. Jadi, pilihlah opsi ketiga, yakni Erase All Data (Factory Reset). Kalau sudah diklik, di layar smartphone Anda akan muncul notifikasi peringatan.

Notifikasi itu memperingatkan bahwa semua data bakal terhapus, termasuk nama pengguna dan kata sandi untuk akun media sosial, email, dll. Jika Anda tak masalah, langsung saja pilih opsi Reset Phone.

Dikutip Telko.id dari The Verge, Jumat (24/05/2019), bilamana Anda punya PIN atau pengaturan keamanan lain, sebaiknya masukkan. Saat nanti muncul opsi Erase Everything, klik saja apabila Anda sudah yakin.

{Baca juga: Rekomendasi 5 Smartphone Rp 3 Jutaan untuk Lebaran}

Proses tersebut biasanya hanya memakan waktu dua menit atau tiga menit. Smartphone Anda akan reboot dan mulai meminta untuk memilih bahasa, jaringan, dan sebagainya. Namun, hal itu belumlah cukup.

Kemungkinan masih ada beberapa data yang tercecer di smartphone meski telah disetel ulang. Untuk lebih berhati-hati, Anda dapat mengenkripsi smartphone sebelum mengatur ulang. Caranya pun tak sulit-sulit amat.

Buka Settings, lalu Security & Location, Advanced, Encryption & Credentials, lantas pilih Encrypt Phone. Jika sudah selesai, kembalilah ke menu Setting dan mulai proses reset. Langkah berikutnya, jual smartphone Anda. (SN/FHP)

Sumber: The Verge

Tegas! Facebook Hapus 2 Miliar Akun Palsu

Telko.id, Jakarta – Facebook terus melawan peredaran akun palsu di platform mereka. Di kuartal I-2019, media sosial ini telah menghapus lebih dari 2 miliar akun palsu Facebook, dan jumlah ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Dilansir Telko.id dari Mashable pada Jumat (24/05/2019), ada peningkatan tajam jumlah akun palsu. Sebelumnya pada kuartal IV-2018, raksasa media sosial ini telah menghapus lebih dari 1,2 miliar akun yang palsu.

Tetapi di tahun ini, jumlah akun palsu meningkat tajam. Ada 2,19 miliar akun yang dihapus selama kuartal I-2019 atau hampir dua kali lipat di kuartal IV-2018.

Menurut Wakil Presiden Facebook, Guy Rosen, peningkatan jumlah akun palsu disebabkan oleh spammer dan oknum tertentu yang ingin bertindak negatif di platform.

“Aktor jahat lainnya yang mencoba untuk membuat volume besar akun pada satu waktu,” kata Guy Rosen.

{Baca juga: Banyak Akun Palsu Facebook di Indonesia}

Rosen juga cepat mengingatkan bahwa mereka dapat menghapus banyak dari akun palsu itu secara otomatis pada saat akun tersebut dibuat. Bahkan, mereka telah menghapus 99,8 % akun sebelum dilaporkan oleh pengguna.

“Angka-angka ini sebagian besar didorong oleh serangan otomatis sebagian besar dari mereka diblokir dalam beberapa menit setelah penciptaannya,” ujar Guy Rosen.

{Baca juga: Facebook Hapus 200 Akun Palsu Terkait Anak Buah Duterte}

Dalam posting blog terpisah, Wakil Presiden Analytics Facebook, Alex Schultz memperingatkan bahwa jumlah akun palsu semata-mata tidak selalu mengindikasikan risiko lebih bagi pengguna.

“Jumlah akun yang ditindaklanjuti sangat miring oleh serangan sederhana, yang tidak mewakili kerusakan nyata atau bahkan risiko nyata bahaya, “tulisnya.

“Secara keseluruhan, kami tetap yakin bahwa sebagian besar orang dan aktivitas di Facebook adalah asli,” tambah Alex. (NM/FHP)

Sumber: Mashable

Hore! IGTV Akhirnya Dukung Video Landscape

Telko.id, Jakarta – Instagram memberikan kemampuan baru untuk Instagram TV atau IGTV. Kemampuan itu adalah pemutaran video landscape. Mode Landscape ini memberikan pilihan kepada pengguna, karena selama ini hanya mendukung video vertikal atau portrait.

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Jumat (24/05/2019), Instagram mengatakan perubahan itu terjadi karena banyak pengguna yang sudah menemukan video landscape di platform video tersebut, tetapi belum dapat mengubah posisi smartphone mereka untuk menontonnya dalam layar penuh.

“Kami menyadari ini adalah evolusi dari tempat IGTV dimulai kami percaya ini adalah perubahan yang tepat untuk pemirsa. Dalam banyak hal, membuka untuk lebih dari sekadar video vertikal mirip dengan ketika kami membuka Instagram untuk lebih dari sekadar foto persegi pada tahun 2015,” kata Instagram.

“Itu memungkinkan kreativitas untuk berkembang dan keterlibatan meningkat dan kami percaya hal yang sama akan terjadi lagi,” tambah Instagram.

{Baca juga: Instagram Rombak Desain Tab Explore, Biar Lebih Relevan}

Selama ini untuk mempublikasikan di platform Instagram itu, pengguna harus mengubah bentuk video ke video vertikal. Misalnya untuk memindahkan video di Youtube ke IGTV, berarti harus memotong konten mereka secara terpisah atau membuatnya kembali dengan cara yang berbeda agar cocok.

Kehadiran mode landscape direspon positif oleh para kreator konten. Menurut mereka, jumlah pengguna IGTV akan meningkat karena mendorong pencipta untuk melakukan mengunggah konten dengan format yang sama di berbagai platform.

Instagram terus melakukan inovasi untuk IGTV supaya dilirik pengguna. Tahun lalu Instagram membuat kebijakan baru dengan memutuskan untuk menempatkan IGTV di timeline pengguna.

{Baca juga: Tak Dilirik Pengguna, IGTV “Pindah Tempat” ke Timeline}

Pengguna kini akan melihat video IGTV dari orang yang diikuti.  Video tersebut bakal muncul langsung di timeline, dengan tag yang berbeda. Asal tahu saja, IGTV merupakan fitur video berdurasi lumayan panjang yang diperkenalkan Instagram pada tahun lalu. (NM/FHP)

Sudah Ditangkap, Pendiri WikiLeaks Hadapi 17 Tuntutan Baru

Telko.id, Jakarta – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah mengajukan 17 tuntutan pidana baru terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Sekadar informasi, Assange ditangkap pada bulan lalu setelah diusir dari Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris, tempat ia mencari suaka sejak 2012 silam.

Saat ditangkap, Assange didakwa melanggar Undang-Undang Penipuan dan Penyalahgunaan Komputer. Pengadilan Inggris lantas memutuskan untuk menghukumnya hampir setahun di penjara karena terbukti melanggar persyaratan jaminan.

Sebulan berselang, ia harus menghadapi beberapa dakwaan baru karena memperoleh dan mengungkapkan informasi pertahanan nasional tanpa otorisasi. Departemen Kehakiman AS dituding sebagai “satu kompromi terbesar dari informasi rahasia sepanjang sejarah.”

Awalnya, seperti dilansir The Verge, ia memerangi upaya AS dalam ekstradisi atas tuduhan CFAA yang melibatkan dugaan berkonspirasi untuk memecahkan kata sandi dengan pelapor Chelsea Manning.

Departemen Kehakiman AS mengklaim bahwa Assange berkonspirasi dengan Manning. Mereka bersekongkol dalam memperoleh informasi rahasia. Namun dalam pengakuan, mereka mendapatkan materi dari seseorang yang tidak disebutkan identitasnya.

Dikutip Telko.id, Jumat (24/05/2019), tidak jelas bagaimana dakwaan baru akan menjerat Manning, yang memberi Assange banyak materi rahasia untuk WikiLeaks. Meski demikian, Manning dipenjara setelah menolak memberi kesaksian kepada dewan juri kasus soal WikiLeaks dan Assange.

Para kritikus berpendapat bahwa Assange tidak seharusnya diberi perlindungan jurnalis tradisional. Kelompok-kelompok seperti American Civil Liberties Union telah memperingatkan bahwa Assange bisa membuka pintu untuk menuntut pihak lain yang menerbitkan dokumen. (SN/FHP)

Sumber: The Verge

Sudah Move On, Huawei Persiapkan Pengganti Google Play Store

Telko.id, Jakarta – Setelah ditinggal Google, Huawei langsung gerak cepat untuk mencari penggantinya. Selain mencari sistem operasi pengganti Android, perusahaan asal China ini juga sedang mempersiapkan layanan pengganti Google Play Store untuk smartphone Huawei.

Menurut laporan GSMArena, seperti dilansir Telko.id pada Jumat (24/05/2019), Huawei berencana untuk meminta para developer menyertakan aplikasi buatan mereka ke App Gallery, toko aplikasi HUawei yang hampir serupa dengan Galaxy Apps Store milik Samsung.

Rencana ini dilakukan, karena banyak smartphone Huawei dan Honor yang sudah dilengkapi dengan aplikasi tersebut.

Tak berhenti sampai disitu. Perusahaan ini juga dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Aptoide untuk mengembangkan aplikasi alternatif yang layak menggantikan Google Play Store.

{Baca juga: Huawei Siapkan Sistem Operasi Pengganti Android, Ini Namanya}

Agar ekosistem App Gallery mereka menjadi lebih beragam, Huawei pun getol menawarkan App Gallery ke perusahaan telekomunikasi Eropa, walau sampai sekarang belum ada respon dari perusahaan terkait.

Sebelumnya, smartphone Huawei terancam kehilangan akses ke pembaruan sistem operasi Android di masa mendatang. Penyebabnya, Alphabet sebagai induk perusahaan Google telah menghentikan kerja sama bisnisnya dengan Huawei.

Keputusan ini membuat perusahaan terancam tidak bisa memanfaatkan berbagai layanan, termasuk softwarehardware dan sistem operasi, kecuali yang tersedia secara publik melalui lisensi open source.

{Baca juga: Smartphone Huawei Terancam Tidak Didukung Android Lagi}

Ini tentu menjadi “tamparan keras” bagi bisnis smartphone Huawei di luar China. Sebab, smartphone yang berjalan di sistem operasi Android, akan kehilangan akses ke layanan utama Google, seperti Google Play Store, Gmail, YouTube, dan lainnya. (NM/FHP)

Kocak! Diplomat China Sindir Trump Pakai Potongan Apel

Telko.id, Jakarta – Perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS) memantik para pejabat masing-masing negara untuk bereaksi. Tak terkecuali seorang diplomat China di Islamabad, Pakistan, yakni Zhao Lijian yang sindir Donald Trump.

Dilansir dari Bloomberg, Wakil Kepala Misi di Kedutaan Besar China di Islamabad itu mengunggah gambar via Twitter, Selasa (21/05) lalu.

Ia menampilkan foto buah apel yang dipotong dan diposisikan sedemikian rupa hingga menyerupai logo Huawei.

“Baru saja terungkap, kenapa @realDonaldTrump sangat membenci perusahaan swasta dari China. Lihatlah logo Huawei ini. Logo ini memotong logo Apple menjadi beberapa potongan,” demikian keterangannya di Twitter.

Dikutip Telko.id, Jumat (24/05/2019), gara-gara unggahan kocak tapi menyindir tersebut, Twitter milik Zhao yang sebelumnya diikuti oleh lebih dari 170 ribu akun, mendadak bertambah menjadi lebih dari 186 ribu akun.

Beberapa waktu lalu, Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan yang menimbulkan risiko keamanan nasional, khususnya Huawei.

Perintah yang diteken Trump mendorong undang-undang ekonomi internasional untuk memberi wewenang kepada presiden mengatur perdagangan. Departemen Perdagangan AS pun wajib melaksanakan printah Trump.

Namun, tak lama berselang, AS meringankan embargo Huawei. Pemerintah AS memberi lisensi sementara kepada produsen asal China itu. Tujuannya untuk mencegah gangguan layanan penyedia internet yag masih pakai Huawei. (SN/FHP)

Sumber: Bloomberg