spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1168

Terjepit Mobil 7 Jam, Remaja Ini Selamat Berkat Aplikasi Apple

Telko.id, Jakarta – Remaja 17 tahun berhasil diselamatkan nyawanya berkat aplikasi Find My friends buatan Apple. Remaja bernama Macy Smith ini berhasil selamat setelah sempat terjepit selama 7 jam di bawah mobilnya akibat kecelakaan.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (07/06) kemarin di California, Amerika Serikat. Awalnya, sang ibu bernama Catrina Cramer Alexander khawatir karena anaknya belum juga pulang padahal sudah malam.

Catrina mengirim pesan dan melakukan panggilan telepon kepada sang anak, tapi hasilnya nihil.

Dilansir Telko.id dari phoneArena pada Selasa (18/06/2019), dia pun mencari anaknya melalui aplikasi Find My Friend yang ada di iPhone. Lewat aplikasi tersebut, diketahui bahwa sang anak sedang berada di lokasi yang sama sepanjang malam.

Catrina pun mendekati lokasi tersebut dan mulai menemukan secercah harapan untuk menemukan anaknya. “Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana saat titik ponsel saya semakin dekat dengan miliknya, dan tiba-tiba saya melihat jejak ban,” jelas Catrina.

{Baca juga: Cara “Intip” Lokasi Pacar Pakai iPhone Tanpa Ketahuan}

Ketika dia sampai di lokasi, dia menemukan bahwa putrinya terjepit di bawah mobilnya selama 7 jam karena mengalami kecelakaan. Catrina lalu mencari pertolongan dan membawa anaknya ke rumah sakit. Syukur nyawa Macy bisa selamat.

“Dia tidak akan merasakan apa pun di lengan kirinya untuk sementara waktu, tetapi dia tahu itu bisa saja jauh lebih buruk. Itu benar-benar keajaiban dan saya berikan itu semua untuk Tuhan,” kata Catrina.

{Baca juga: Cara Gunakan Find My Friends di iPhone & iPad}

Macy pun turut bersyukur dan berterimakasih dengan teknologi ciptaan Apple tersebut. Berkat Find My Friends, nyawanya selamat karena segera diketemukan. “Saya hanya berharap bahwa semua orang tua dan remaja akan mendorong keluarga mereka untuk mendapatkan aplikasi ini,” ujar Catrina. (NM/FHP)

Sumber: phoneArena

Viral! Pria Ini Kepergok CCTV Ambil Foto “Daleman Rok” Wanita

Telko.id, Jakarta – Seorang pria 29 tahun ditangkap polisi setelah aksi bejatnya terlihat dalam rekaman CCTV. Pria bermarga Tang ini kedapatan sedang mengambil foto bawah rok atau upskirt seorang gadis SMA yang sedang bermain arcade game di sebuah tempat permainan di Hong Kong.

Melihat kejadian tidak senonoh tersebut, salah seorang aryawan yang sedang berjaga di tempat permainan yang berlokasi di Jalan Fung Yau Selatan di Yuen Long langsung menghubungi polisi.

Dilansir Telko.id dari Coconuts, Selasa (18/06/2019), dalam rekaman CCTV tampak seorang pria berkaus putih sedang mengeluarkan smartphone, kemudian berjongkok tepat di belakang salah satu dari dua gadis yang sedang bermain.

{Baca juga: Pria Ini Tertangkap Kamera Curi Foto Wanita yang Tidur di MRT}

Ia lantas meletakkan smartphone-nya di antara kaki gadis tersebut. Kemudian, mengambil satu atau dua gambar sebelum keluar dari tempat permainan.

Rekaman CCTV yang beredar online itu menunjukkan bahwa seluruh prosedur aksi bejat pria ini hanya memakan waktu beberapa detik saja. Dan, sang korban juga tampaknya tidak menyadari apa yang telah terjadi kepadanya.

Pria ini akhirnya ditangkap dan dituduh atas dugaan tindak pencabulan di tempat umum. Biasanya, mereka yang dituduh mengambil gambar bawah rok atau upskirt ataupun foto eksplisit lainnya dari seseorang tanpa izin dituduh telah mendapatkan akses ke komputer yang mengarah ke tindakan yang merugikan orang lain.

{Baca juga: Pria Ini Dianiaya Setelah Ketahuan Ambil Foto Pacar Tanpa Izin}

Akan tetapi pada April lalu, pengadilan setempat memutuskan bahwa tuduhan tersebut seharusnya tidak lagi berlaku bagi orang yang menggunakan ponsel atau komputer mereka sendiri. Sehingga, pengadilan mau tidak mau harus mengevaluasi kembali 13 kasus serupa yang ditunda.

Komisi Reformasi Hukum Hong Kong pun akhirnya mendesak pihak berwenang untuk membuat Undang-undang baru tentang voyeurisme, dan upaya untuk menutup celah hukum yang berasal dari keputusan tuduhan tadi. (BA/FHP)

Sumber: Coconuts

Grab akan Denda Konsumen yang Cancel Order

Telko.id, Jakarta Grab melakukan uji coba sistem denda pembatalan bagi konsumen yang membatalkan order. Uji coba denda pembatalan Grab akan dilakukan pada Senin (17/06/2019) untuk pengguna Grab di kawasan Lampung dan Palembang.

Dijelaskan Grab dalam situs resminya, mereka memberikan ketentuan denda bagi konsumen yang membatalkan pesanan. Denda tersebut berlaku apabila konsumen atau penumpang membatalkan pesanan di atas 5 menit sejak mendapatkan mitra pengemudi.

Denda juga berlaku, ketika mitra pengemudi membatalkan pesanan setelah menunggu penumpang lebih dari 10 menit sejak tiba di titik penjemputan, dan lebih dari 5 menit khusus untuk layanan GrabBike.

{Baca juga: Ngakak! Driver Grab Kaget Wajahnya Mirip dengan Penumpangnya}

Sedangkan jika penumpang membatalkan perjalanan dalam waktu 5 menit sejak mendapatkan Mitra Pengemudi, maka denda tidak berlaku. Jumlah dendanya sendiri terbagi menjadi dua macam.

“Biaya pembatalan berlaku sebesar Rp 1000 untuk GrabBike atau Rp 3000 untuk GrabCar, GrabCar 6, GrabCar Plus dan GrabTaxi,” tulis Grab.

Biaya pembatalan akan dihapuskan jika mitra pengemudi tidak tiba dalam waktu 5 menit setelah estimasi waktu kedatangan pertama kali muncul. Sebagai contoh, jika estimasi kedatangan mitra pengemudi terlihat 10 menit, namun konsumen sudah menunggu lebih dari 15 menit, maka mereka tidak dikenakan biaya pembatalan.

Grab juga menegaskan, para konsumen atau pengguna Grab tidak perlu khawatir apabila di aplikasi tertulis pengemudi sudah sampai, namun ternyata belum muncul di titik jemput. Sebab, sistem Grab dapat mendeteksi lokasi para pengemudi.

Layanan ini juga memastikan, dalam situasi tersebut para penumpang tidak akan dikenakan biaya pembatalan karena pengemudi yang dinanti tidak juga muncul.

{Baca juga: Makin Ribet, Pengguna Grab di Malaysia Wajib “Selfie”}

Denda pembatalan sendiri akan dipotong langsung dari saldo OVO atau kartu kredit/debit penumpang. Apabila penumpang menggunakan metode pembayaran tunai, biaya ini akan ditambahkan secara otomatis ke tarif pemesanan berikutnya.

“Biaya pembatalan ini akan diberikan kepada Mitra Pengemudi atas waktu dan upayanya menuju lokasi jemput,” tambah Grab. (NM/FHP)

Sumber: Grab

Pendengar Podcast Spotify Kini jadi Target Iklan

Telko.id, Jakarta Spotify segera memasang target iklan ke para pendengar podcast. Target itu ditentukan berdasarkan jenis podcast Spotify yang didengarkan pengguna.

Kebijakan ini memberikan opsi lebih banyak bagi pengiklan untuk memasang iklan di platform streaming tersebut.

Dikutip dari Ubergizmo, pada Selasa (18/06/2019), pengiklan bisa menargetkan pendengar berdasarkan kategori, seperti Gaya Hidup & Kesehatan, Komedi, dan Bisnis & Teknologi. Nantinya, pengguna akan mendengar iklan yang relevan dengan kategori tersebut.

Opsi penargetan ini tersedia di sepuluh pasar di seluruh dunia termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Meksiko, dan Australia. Beberapa perusahaan dilaporkan sedang menguji opsi ini seperti 3M dan Samsung, yang sedang menjalankan iklan untuk Galaxy Buds.

{Baca juga: Spotify Bakal Bisa Dengarkan Musik Berbarengan}

Spotify pun mengatakan ini adalah upaya untuk mengembangkan target iklan kepada pengguna layanan streaming musik tersebut.

“Kami bercita-cita untuk mengembangkan solusi periklanan yang lebih kuat untuk podcast,” kata juru bicara Spotify.

Sebelumnya, Spotify juga menghadirkan daftar putar baru bernama Your Daily Drive. Dengan mengakses daftar putar tersebut, para pengguna tak hanya bisa mendengarkan lagu, tetapi juga mendapatkan informasi berupa berita.

{Baca juga: Spotify Hadirkan Berita Ala-ala Radio via Daftar Putar Baru}

Your Daily Drive baru tersedia untuk pengguna Spotify di Amerika Serikat. Mereka bisa mendengarkan musik kesukaan, sekaligus mendapat rekomendasi lagu baru.

Dalam hal penyediaan informasi berupa berita teraktual dan terfaktual di fitur ini, layanan ini bekerja sama dengan The Wall Street Journal, NPR, dan Public Radio International. Mereka juga akan menyediakan klip audio untuk Spotify.

Nantinya, berita-berita dan musik bakal terus diperbarui sepanjang hari. Hal itu tentu berbeda dibanding daftar putar Discover Weekly dan Your Daily Mix yang hanya memperbarui musik setiap pekan dan hari. (NM/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Viral! Pria Ini Kepergok CCTV Ambil “Foto Upskirt” Gadis SMA

Telko.id, Jakarta – Seorang pria 29 tahun ditangkap polisi setelah aksi bejatnya terlihat dalam rekaman CCTV. Pria bermarga Tang ini kedapatan sedang mengambil foto bawah rok atau upskirt seorang gadis SMA yang sedang bermain arcade game di sebuah tempat permainan di Hong Kong.

Melihat kejadian tidak senonoh tersebut, salah seorang aryawan yang sedang berjaga di tempat permainan yang berlokasi di Jalan Fung Yau Selatan di Yuen Long langsung menghubungi polisi.

Dilansir Telko.id dari Coconuts, Selasa (18/06/2019), dalam rekaman CCTV tampak seorang pria berkaus putih sedang mengeluarkan smartphone, kemudian berjongkok tepat di belakang salah satu dari dua gadis yang sedang bermain.

{Baca juga: Pria Ini Tertangkap Kamera Curi Foto Wanita yang Tidur di MRT}

Ia lantas meletakkan smartphone-nya di antara kaki gadis tersebut. Kemudian, mengambil satu atau dua gambar sebelum keluar dari tempat permainan.

Rekaman CCTV yang beredar online itu menunjukkan bahwa seluruh prosedur aksi bejat pria ini hanya memakan waktu beberapa detik saja. Dan, sang korban juga tampaknya tidak menyadari apa yang telah terjadi kepadanya.

Pria ini akhirnya ditangkap dan dituduh atas dugaan tindak pencabulan di tempat umum. Biasanya, mereka yang dituduh mengambil gambar bawah rok atau upskirt ataupun foto eksplisit lainnya dari seseorang tanpa izin dituduh telah mendapatkan akses ke komputer yang mengarah ke tindakan yang merugikan orang lain.

{Baca juga: Pria Ini Dianiaya Setelah Ketahuan Ambil Foto Pacar Tanpa Izin}

Akan tetapi pada April lalu, pengadilan setempat memutuskan bahwa tuduhan tersebut seharusnya tidak lagi berlaku bagi orang yang menggunakan ponsel atau komputer mereka sendiri. Sehingga, pengadilan mau tidak mau harus mengevaluasi kembali 13 kasus serupa yang ditunda.

Komisi Reformasi Hukum Hong Kong pun akhirnya mendesak pihak berwenang untuk membuat Undang-undang baru tentang voyeurisme, dan upaya untuk menutup celah hukum yang berasal dari keputusan tuduhan tadi. (BA/FHP)

Sumber: Coconuts

Warganet Indonesia Rentan Kena Kesehatan Mental

Telko.id, Jakarta Media sosial ternyata memberikan dampak buruk berupa kesehatan mental bagi warganet atau pengguna media sosial di Indonesia. Dampak buruk media sosial ini diungkapkan oleh riset terbaru yang dilakukan peneliti terhadap pengguna di Tanah Air.

Dilaporkan AsiaOne, seperti dilansir Telko.id pada Selasa (18/06/2019), penelitian ini dilakukan oleh Sujarwoto dari Universitas Brawijaya Malang, Gindo Tampubolon dari University of Manchester, dan Adi Cilik Pierewan dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Penelitian ini menganalisis data dari Survei Kehidupan Keluarga Indonesia tahun 2014. Mereka juga melibatkan 22.423 orang berusia 20 tahun ke atas dari 297 kabupaten di Indonesia.

Hasilnya, terjadi peningkatan satu standar deviasi dalam diri pengguna. Hal ini terjadi karena tingginya tingkat ketimpangan negara, kecemburuan dan perasaan dendam dari penggunaan media sosial.

{Baca juga: Waduh! Main Ponsel Sebelum Tidur Pengaruhi Kesehatan Mental}

Melalui makalah yang berjudul “A Tool to Help or Harm? Online Social Media Use and Adult Mental Health in Indonesia”, rasa kebencian melihat gambar-gambar bahagia yang ada di media sosial berkontribusi terhadap rusaknya kesehatan mental orang dewasa.

Menurut Gundo, penelitian ini membuktikan jika kelemahan teknologi adalah memberikan dampak buruk bagi pengguna. Gundo berharap, jika penelitian ini bisa memberikan kontribusi bagi kesehatan mental pengguna dan pejabat terkait.

“Ini adalah pengingat yang kuat bahwa teknologi ini dapat memiliki kelemahan,” katanya.

“Kami ingin melihat pejabat kesehatan masyarakat berpikir kreatif tentang bagaimana kami dapat mendorong orang untuk berhenti dari media sosial, atau untuk menyadari konsekuensi negatif yang dapat terjadi pada kesehatan mental,” tambah Gindo.

{Baca juga: Ini Durasi Ideal Penggunaan Media Sosial Menurut Ilmuwan}

Media sosial memang dapat berpengaruh pada kesehatan mental pengguna. Sebelumnya, menemukan bahwa ada jangka waktu akses media sosial yang dapat memperbaiki kesehatan mental seseorang. Penelitian menyebut bahwa membatasi penggunaan media sosial hingga maksimal 30 menit tiap harinya dapat mengurangi rasa kesepian dan depresi. (NM/FHP)

Sumber: AsiaOne

Dihantam Embargo AS, Huawei Pangkas Target Pendapatan

Telko.id, Jakarta Huawei tak berharap banyak pasca diberlakukannya embargo oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), terkait penjualan perangkat mereka. Perusahaan asal China ini bahkan memangkas target pendapatan sebesar USD$ 30 Miliar atau Rp 430 triliun di tahun ini setelah terkena embargo AS.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Selasa (18/06/2019), Huawei juga berencana untuk memotong jumlah pengiriman hingga 60 juta unit smartphone agar tetap bisa bertahan menghadapi situasi krisis seperti saat ini.

Pemotongan target tersebut diutarakan langsung oleh pendiri dan CEO Huawei, Ren Zhengfei. Dirinya memangkas ekspektasi terkait pendapatan sebesar USD$ 30 miliar atau Rp 430 triliun untuk menyikapi dampak embargo AS terhadap perusahaan yang dipimpinnya.

{Baca juga: Konsumen Takut Beli Ponsel Huawei, Penjualan Turun 40%}

“Kami tidak menyangka mereka akan menyerang kami dalam begitu banyak aspek. Diperkirakan bahwa Huawei dapat melihat kebangkitan bisnis pada tahun 2021,” kata Ren.

Ini adalah pertama kalinya Huawei memberikan gambaran yang kuat tentang dampak larangan AS. Larangan itu mencegah pemasok di Amerika Serikat melakukan bisnis dengan Huawei kecuali mereka telah diberi persetujuan khusus oleh pemerintah.

Ini telah mengakibatkan akses Huawei ke Android menjadi terbatas dan bahkan Facebook tidak lagi memungkinkan perusahaan untuk menginstal aplikasi pada perangkatnya, di antara komplikasi bisnis lainnya. Smartphone Huawei tidak pernah benar-benar tersedia di pasar AS.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan-perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan-perusahaan yang menimbulkan risiko keamanan nasional.

{Baca juga: Dampak Embargo AS, Pengiriman Smartphone Huawei Turun 60%}

Trump sangat antipati untuk membuka jalan terkait larangan melakukan bisnis dengan perusahaan asal China, khususnya Huawei. Tidak hanya itu,  AS dilaporkan mendorong Korea Selatan untuk segera embargo Huawei.  Embargo AS juga berdampak pada penjualan ponsel Huawei di Indonesia.

Diperkirakan penjualan smartphone Huawei mengalami penurunan hingga 40% dibanding sebelum kebijakan soal larangan Huawei dikeluarkan pemerintah AS. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ponsel Meledak, Pemuda Malaysia Alami Luka Bakar Serius

Telko.id, Jakarta – Seorang pemuda asal Malaysia mengalami luka bakar serius usai ponsel miliknya meledak secara tiba-tiba. Ponsel meledak tepat di bagian dadanya, saat dirinya sedang tertidur pulas.

Dikutip Telko.id dari AsiaOne, Selasa (18/06/2019), kasus ini terjadi pada Sabtu (15/06) waktu setempat. Seorang pemuda berusia 21 tahun dari Sarawak, Malaysia mengalami luka bakar serius.

Menurut Sin Chew Daily, pemuda malang ini memiliki kebiasaan menggunakan ponsel di tempat tidur sambil mengisi baterai. Namun saat itu, ia tertidur pulas dengan posisi ponsel tepat di atas dadanya. Perlahan ponselnya menjadi panas dan meledak.

Pemuda itu berteriak dan anggota keluarga datang menghampirinya. Kemudian mereka menghubungi layanan darurat untuk meminta bantuan.

Paramedis tiba di tempat kejadian dan membawanya ke gawat darurat Rumah Sakit Umum Sarawak. Di sana, dokter menemukan bahwa korban telah membakar 20 persen tubuhnya termasuk dada, leher, dan tangan kanannya.

{Baca juga: Ponsel Meledak, CEO Asal Malaysia jadi Korban}

Kejadian ponsel meledak bukan pertama kali terjadi. Pada maret lalu ponsel milik seorang wanita yang tidak terhubung ke sumber listrik apa pun, tiba-tiba meledak saat dia sedang tertidur.

Kejadian ini terjadi di Segamat, Johor, sekitar pukul 4.30 pagi. Yang paling mengerikan, ponselnya ditempatkan tepat di samping bantalnya! Beruntung wanita tersebut tidak mengalami luka sedikitpun.

Dalam sebuah wawancara dengan Sinchew, wanita berusia 58 tahun itu mengatakan kepada wartawan, bahwa dia mulai beranjak tidur sekitar pukul 4.00 pagi. Sekitar setengah jam kemudian, terdengar suara keras, mirip dengan suara petasan yang langsung membangunkannya.

{Baca juga: Dikira Petasan, Wanita Ini Kaget Ponselnya Meledak Saat Tidur}

Ia mengaku, saat itu tidak dapat melihat dengan jelas karena kondisi kamarnya yang gelap. Dia hanya bisa melihat percikan api. “Saya bangun dengan kaget dan secara reflek, saya mendorong benda yang terbakar itu menjauh dari saya,” kata korban. (NM/FHP)

Sumber: AsiaOne

Game Fallout Shelter Bisa Dimainkan di Mobil Tesla

Telko.id, Jakarta – Tesla akan memasukkan video game ke dalam mobilnya. Bagi para penggemar Fallout Shelter, Bethesda akan menghadirkan permainan itu ke mobil Tesla pada masa mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh CEO Tesla, Elon Musk, pada panggung di E3. Menurut laporan Ubergizmo, ia membuat pengumuman tersebut bersama Todd Howard dari Bethesda.

Fallout Shelter bakal hadir di mobil Tesla bersama game lain dari Atari. Baru-baru ini juga diumumkan bahwa Cuphead indie juga dapat dimainkan di dalam mobil Tesla.

{Baca juga: Taksi Robot Tesla Beroperasi Mulai 2020}

Fallout Shelter awalnya diluncurkan di ponsel sebelum masuk ke komputer dan kemudian ke konsol. Nah, tak lama lagi, game itu segera dapat dimainkan di mobil listrik Tesla.

Bagi mereka yang bertanya-tanya tentang masalah keamanan video game di dalam mobil, Anda harus menjaga mobil dalam mode parkir sebelum dapat memainkan game apa pun.

Artinya, Anda tidak akan bisa mengemudi dan bermain. Namun, inovasi itu merupakan cara terbaik untuk menghabiskan waktu jika Anda berada di dalam mobil untuk menunggu seseorang.

Beberapa waktu lalu, Musk telah mengungkapkan bahwa perusahaannya telah membuat game yang bisa dimainkan di layar dashbord mobil. Game tersebut bisa dimainkan selama musim panas.

{Baca juga: Wah, Game Cuphead Bakal Hadir di Mobil Listrik Tesla}

Dilansir Ubergizmo, Musk mengatakan bahwa perusahaan telah bekerja sama dengan pengembang Cuphead untuk port game ke tampilan di dalam mobil. Jadi, tunggu saja kedatangannya. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Kocak! Menteri Ini Pakai “Filter Kucing” saat Konferensi Pers

Telko.id, Jakarta – Menteri Kesehatan dan Informasi Pakistan, Shaukat Yousafzai kedapatan menggunakan filter kucing di Facebook saat melakukan konferensi pers. Filter Facebook itu tidak sengaja aktif, ketika Shaukat bersama jajarannya sedang melakukan konferensi pers di hadapan wartawan.

Semua ini bermula ketika tim media sosial partai Pakistan, Tehreek-e-Insaf bersiap untuk meliput kegiatan Shaukat secara live streaming di Facebook.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Selasa (18/06/2019), tanpa sengaja, tim media sosial mengaktifkan fitur filter selama siaran berlangsung.

{Baca juga: Animasi Human Discoveries akan Tayang di Facebook Watch}

Sehingga, tampak wajah menteri tersebut ditempel stiker yang menyerupai kucing. Tak hanya Shaukat, beberapa wajah kolega yang ada di acara itu pun menjadi “korban” dari filter kucing ini.

Sontak, warganet pun langsung mengomentari siaran langsung tersebut. Sayang, tim media sosial Shaukat tidak memperhatikannya sehingga filter kucing tidak dihapus dalam beberapa waktu.

{Baca juga: Pakistan Blokir Semua Media Sosial, Ada Apa?}

Usai konferensi pers, Shaukat pun menyadari hal tersebut. Dia mengetahui jika filter kucing juga mengarah kepada orang-orang disampingnya. “Saya bukan satu-satunya. 2 pejabat yang duduk di samping saya juga terkena filter kucing,” kata nya.

Video konferensi pers kemudian dihapus dari laman Facebook resmi partai. Mereka memberikan tanggapan resmi bahwa kasus ini murni kesalahan manusia, sehingga mereka menghapus video tersebut. “Semua tindakan yang diperlukan telah diambil untuk menghindari insiden seperti itu di masa depan,” tambahnya. (NM/FHP)

Sumber: Ubergizmo