spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1167

Viral! Pose Ini jadi Gaya Andalan Selebriti di Instagram

Telko.id, Jakarta – Mau tau tren gaya pose terbaru di Instagram? Ya! Jawabannya adalah pose flamingo. Akhir-akhir ini pose tersebut menjadi tren pose terbaru di Instagram, dan bahkan para selebritis pun menyukai dan mengikutinya.

Pose tersebut hampir “memenuhi” seluruh feed pengguna Instagram. Pose ini sendiri mengharuskan mereka untuk mengangkat satu kaki dan ditekuk di atas lutut, mirip seperti burung Flamingo.

Agar mudah menirukan pose ini dengan mudah, cukup melakukannya sambil bersandar pada sesuatu seperti dinding. Nah, biar lebih “instagramable”, coba pose di balkon yang menghadap lautan.

{Baca juga: Kesal, YouTuber Ini Pamer Foto Editan Liburan Keliling Eropa}

Pose flamingo sudah dilakukan oleh para selebriti papan atas internasional, seperti Hailey Bieber, Gigi Hadid, Winnie Harlow, hingga Beyoncé.

{Baca juga: Pemohon Visa AS Kini Wajib Lampirkan Akun Media Sosial}

Dilansir dari Mirror, pada Rabu (19/06/2019), sebagian besar para selebriti ini memamerkan kaki jenjang mereka, dan berpose dengan pakaian pendek atau gaun mini. Sebelum pose ini viral, para selebriti sempat mempopulerkan “pose migrain”.

Mereka berpose dengan satu tangan menempel di kepala mereka, seolah-olah mereka menderita sakit kepala atau migrain. Bagaimana para warganet Instagram, sudah melakukan pose ini dan mengunggahnya? (BA/FHP)

Sumber: Mirror

Pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia Didominasi Laki-laki

Telko.id, Jakarta – Berdasarkan studi, sebagian besar pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia didominasi oleh laki-laki. Studi ini dilakukan oleh Cuponation, sebuah situs informasi diskon dan kupon online.

Melalui keterangan resmi yang diterima tim Telko.id pada Rabu (19/06/2019), pengguna Facebook di Indonesia didominasi oleh laki-laki dengan selisih hingga 11% lebih banyak apabila dibandingkan dengan pengguna perempuan.

Jika dilihat berdasarkan demografi, pengguna Facebook terbanyak berada kalangan umur 18 sampai 34 tahun untuk perempuan, dan 25 sampai 34 tahun untuk laki-laki.

Sama halnya dengan Facebook, jumlah pengguna Instagram di Indonesia juga didominasi oleh laki-laki dengan selisih 1,9% lebih banyak. Rentang usia pengguna Instagram terbanyak berasal dari rentang usia 18 sampai 24 tahun.

{Baca juga: Jumlah Warganet Facebook Indonesia Terbanyak Keempat di Dunia}

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang menjadi “penyumbang” terbanyak untuk urusan jumlah pengguna Facebook dan Instagram. Total, warganet Facebook dan Instagram asal Indonesia menempati posisi empat besar di dunia.

Total pengguna Facebook asal Indonesia mengalahkan Meksiko, Filipina, Vietnam, dan Thailand dengan total 120 juta pengguna atau sekitar 44,94% dari populasi.

Sementara untuk Instagram, Indonesia juga menempati posisi empat besar dengan mengalahkan Rusia, Turki, Jepang, dan Inggris dengan jumlah 56 juta atau sekitar 20,97% dari populasi.

Dalam studinya juga, Cuponation merilis studi soal aplikasi chatting populer di Indonesia. WhatsApp menjadi aplikasi paling populer di Indonesia dengan tingkat penetrasi 83%.

Disusul oleh Line dan Facebook Messenger dengan masing-masing 59% dan 47%. Lalu, ada Blackberry Messenger (BBM) di urutan keempat dengan tingkat penetrasi 38%, dan WeChat di posisi kelima sebesar 28%.

Studi ini dikutip dari beberapa sumber dari World Population Review dan Census. Rata-rata pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia dihitung berdasarkan data yang diambil dari NapoleonCat untuk periode Januari 2019 sampai April 2019. (NM/FHP)

Transaksi Tokopedia di Ramadan Ekstra 2019 Capai Rp 18,5 Triliun

Telko.id, Jakarta – Tokopedia mencatat transaksi tinggi di gelaran Ramadan Ekstra 2019 yang digelar sepanjang bulan Mei lalu. Selama sebulan, Tokopedia mencatat total nominal transaksi dengan nilai USD$ 1,3 miliar atau lebih dari Rp 18,5 triliun selama event Ramadan Ekstra berlangsung.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Rabu (19/06/2019), Tokopedia berhasil mencapai total nilai transaksi lebih besar dari akumulasi nilai transaksi 6 tahun di awal berdirinya Tokopedia.

Co-Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengatakan program Ramadan Ekstra menjadi momentum validasi dampak pemerataan dan pertumbuhan ekonomi baru lewat digital.

“Sepanjang bulan Mei 2019, Tokopedia mencatatkan nilai total transaksi  sebesar US$1.3 miliar atau setara lebih dari Rp18,5 triliun,” ucap William.

{Baca juga: Grab, Ovo & Tokopedia Kompak Kampanye “Patungan untuk Berbagi”}

Transaksi ini terjadi dari 97% kecamatan di Indonesia, dengan melibatkan 5,9 juta penjual yang juga tersebar di seluruh pelosok Indonesia, dimana mayoritas penjual adalah pebisnis baru.

Ramadan Ekstra merupakan tradisi belanja terbesar Tokopedia sudah ada sejak 2018 untuk menghadirkan berbagai inovasi dan pengalaman menarik dalam berbelanja selama bulan Ramadan.

Tokopedia pun mencatat fakta menarik selama program ini digelar pada Mei kemarin. Misalnya Tokopedia dikunjungi 2.500 kali per detik pada Semarak Ramadan Ekstra 2019. Selain itu, lebih dari 6.000 barang terjual setiap menitnya pada puncak acaranya.

Kemudian hanya dalam waktu 4 menit, sebanyak 21 juta lucky eggs dipecahkan saat Semarak Ramadan Ekstra 2019. Lebih dari Rp7 miliar donasi dan zakat telah terkumpul di Tokopedia selama Ramadan 2019.

{Baca juga: Lebih Untung, Begini Cara Gunakan Tokopedia ByMe}

Usai Ramadan Ekstra 2019, Tokopedia akan lanjut menghadirkan kejutan-kejutan baru dan produk-produk menarik lainnya yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia dan pengguna Tokopedia menjelang ulang tahun Tokopedia yang kesepuluh di bulan Agustus mendatang. [NM/HBS]

Gelang Listrik Ini Bisa Hentikan Kebiasaan Buruk, Mau Coba?

Telko.id, JakartaAmazon baru-baru ini menjual “gelang listrik” yang bisa menghentikan kebiasaan buruk para penggunanya. Gelang Pavlok, begitu namanya, mampu memberikan “peringatan” berupa sengatan listrik 350 volt setiap kali pengguna tidak bisa mengendalikan nafsu makannya.

Dikutip dari Mirror, pada Rabu (19/06/2019), gelang Pavlok dapat membantu pengguna yang mengalami kesulitan mengendalikan nafsu makan untuk junk food, dan lainnya.

Sengatan listrik itu sendiri dapat diatur oleh penggunanya menggunakan tombol pada gelang atau dapat diaktifkan melalui sensor eksternal yang terhubung ke aplikasi Pavlok di smartphone.

{Baca juga: Duh! Mobil Jeep Ini Rusak Gara-gara Terhimpit Garasi Listrik}

Yang menarik, teman atau keluarga pengguna juga dapat menggunakan aplikasi ini untuk “mengawasi” pergerakannya. Apabila pengguna terdeteksi makan terlalu banyak, mereka dapat memberikan sengatan listrik dari jarak jauh.

Selain untuk mengendalikan pola makan, gelang Pavlok juga dapat digunakan untuk menghentikan kebiasaan buruk lainnya. Seperti, merokok, menggigit kuku, tidur yang berlebihan, sampai tidak bisa mengontrol pengeluaran keuangan.

{Baca juga: Mengerikan! Keseringan Main Ponsel Bisa Ubah Bentuk Kepala}

Amazon menyediakan beragam pilihan warna untuk Pavlok. Gelang pintar dan “menyakitkan” tersebut memiliki baterai yang mampu memberikan lebih dari 150 sengatan listrik kepada penggunanya dalam sekali pengisian daya via kabel micro USB.

Gelang ini dibanderol dengan harga £ 193,62 di Inggris atau setara dengan Rp 3,4 jutaan. Bagaimana, berminat? (BA/FHP)

Sumber: Mirror

Jumlah Warganet Facebook Indonesia Terbanyak Keempat di Dunia

Telko.id, Jakarta – Indonesia ternyata menjadi salah satu negara yang menjadi “penyumbang” terbanyak untuk urusan jumlah pengguna Facebook dan Instagram. Berdasarkan riset dari Cuponation, total warganet Facebook dan Instagram asal Indonesia menempati posisi empat besar di dunia.

Lewat keterangan resmi yang diterima tim Telko.id pada Rabu (19/06/2019), total pengguna Facebook asal Indonesia mengalahkan Meksiko, Filipina, Vietnam, dan Thailand dengan total 120 juta pengguna atau sekitar 44,94% dari populasi.

Sementara untuk Instagram, Indonesia juga menempati posisi empat besar dengan mengalahkan Rusia, Turki, Jepang, dan Inggris dengan jumlah 56 juta atau sekitar 20,97% dari populasi.

“Oleh sebab itu sudah dapat dipastikan Facebook dan Instagram merupakan media sosial yang paling banyak diminati di Indonesia,” tulis Cuponation.

{Baca juga: Pengguna Facebook Bisa Berbagi Event di Stories}

Selain Facebook dan Instagram, Cuponation juga merilis studi soal aplikasi chatting populer di Indonesia. WhatsApp menjadi aplikasi paling populer di Indonesia dengan tingkat penetrasi 83%.

Disusul oleh Line dan Facebook Messenger dengan masing-masing 59% dan 47%. Lalu, ada Blackberry Messenger (BBM) di urutan keempat dengan tingkat penetrasi 38%, dan WeChat di posisi kelima sebesar 28%.

http://telset.id/

Adapun tingkat penetrasi melambangkan presentase dari jumlah pengguna chatting dan total pengguna aktif sosial media di Indonesia.

{Baca juga: Mantap! Pengguna Instagram Bisa Posting ke Banyak Akun}

Studi ini dikutip dari beberapa sumber dari World Population Review dan Census. Rata-rata pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia dihitung berdasarkan data yang diambil dari NapoleonCat untuk periode Januari 2019 sampai April 2019.

Blibli Gelar “The Big Start Season 4”, Hadiahnya Rp 1,3 Miliar

Telko.id, Jakarta – Ajang The Big Start (TBS) kembali digelar oleh ecommerce Blibli. Ajang kompetisi wirausaha ini telah memasuki tahun keempat dengan nama The Big Start Season 4 dan berhadiah total hingga Rp 1,3 miliar.

Lewat ajang TBS Season 4, Blibli memberikan kesempatan bagi creativepreneur muda untuk mengasah kemampuan bisnis mereka.

Diungkapkan Deputy CMO Blibli, Andy Adrian, TBS Season 4 merupakan komitmen mereka untuk mendukung program pemerintah Indonesia dalam hal mengembangkan usaha-usaha kreatif dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

{Baca juga: Pria Ini Pamer Kecepatan Galaxy S10 5G, Pengguna Jengkel}

Apalagi menurutnya, berdasarkan survei Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sektor UMKM menyumbang 60,3% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

“Agar semakin mendorong potensi creativepreneur, Blibli berkomitmen untuk memainkan perannya sebagai mall online dalam meningkatkan kapasitas mereka unuk memenangkan pasar,” katanya di Jakarta, Rabu (19/06/2019).

Ajang ini akan berfokus pada 4 kategori utama yakni fashion, kuliner, kesehatan dan kecantikan. Syarat pesertanya yakni berumur 18 sampai 35 tahun, dan telah menekuni usaha produksi minimal 2 tahun yang sesuai 4 kategori tersebut.

Nantinya, ribuan peserta akan dikurasi menjadi 100 peserta. Kemudian, dipilih lagi menjadi 20 besar peserta yang akan kembali menjalani pelatihan selama seminggu.

Pelatihan yang dijalani adalah pelatihan marketing and branding, public speaking, aspek hukum, dan keterampilan pemasaran lainnya. Setelah pelatihan akhirnya akan terpilih 4 creativepreneur terbaik untuk diberikan hadiah dan modal usaha.

{Baca juga: Tesla Bikin Mobil Listrik Mirip Punya James Bond}

Blibli menggandeng 4 pakar dibidangnya untuk menjadi juri, seperti Didiet Maulana, Priscilla Pangemanan, Rinrin Marinka dan Luthfi Hasan. “Jadi para juri berdasarkan kompetisi di bidangnya,” ucap Andy.

TBS Season 4 juga didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Universitas Prasetya Mulya. Mulai hari ini pendaftaran telah dibuka melalui situs resmi hingga akhir Agustus 2019.

Calon peserta juga dapat mendaftarkan diri di roadshow The Big Start yang akan berlangsung di Bandung tanggal 12 sampai 14 Juli 2019, Yogyakarta tanggal 19 sampai 21 Juli 2019 dan Surabaya tanggal 2 sampai 4 Agustus 2019 (NM/FHP)

Waduh! Karyawan Dipecat Gara-gara Kirim Emoji ke Bos

Telko.id, Jakarta – Seorang karyawan asal Changsha, China dipecat oleh atasannya setelah menjawab pesan sang bos dengan kirim emoji saja. Kisah ini berawal ketika ia diminta manajernya untuk mengirim beberapa dokumen rapat via aplikasi WeChat.

Dilansir dari South China Morning Post, Rabu (19/06/2019), bukannya merespon dengan antusias, sang karyawan malah menjawab atasannya dengan emoji “Ok” pada aplikasi WeChat.

Manajernya langsung marah ketika mendapatkan jawaban tersebut, dan langsung memecatnya tanpa basa-basi.

{Baca juga: Bukan di Pinggir, “Tompel” Galaxy Note 10 Ada di Tengah}

“Anda harus menggunakan tulisan teks untuk membalas pesan jika Anda sudah menerimanya, apakah Anda tidak tahu aturannya?,” kata manajer itu.

Mendapat kenyataan bahwa ia telah dipecat, karyawan itu langsung merasa bahwa manajernya terlalu berlebihan. Anggapan itu pun didukung oleh rekan-rekannya dan sejumlah warganet.

Bagaimana tidak, screenshot percakapan antara karyawan dan sang manajer sempat viral di situs Weibo. Banyak warganet memberikan tanggapan, seperti dukungan bagi sang manajer, pembelaan bagi karyawan yang dipecat, dan lainnya.

{Baca juga: Viral! Karya Seniman Turki Ini Mengaduk-aduk Emosi Netizen}

“Alasan apa pun valid jika bos Anda ingin memecat Anda,” ujar salah satu warganet Weibo.

Setelah kejadian itu, setiap manajer perusahaan mengirimkan pengumuman resmi ke obrolan grup di WeChat, semua karyawan menjawabnya dengan menulis “Roger” saat membalas pesan. Duh, ada-ada saja ya! (BA/FHP)

Bukan di Pinggir, “Tompel” Galaxy Note 10 Ada di Tengah

0

Telko.id, Jakarta – Bocoran yang mengungkapkan desain Samsung Galaxy Note 10 makin banyak saja, menjelang peluncurannya yang diprediksi digelar pada Agustus mendatang. Baru-baru ini, muncul bocoran foto yang memperlihatkan screen protector dari Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Pro.

Bocoran ini mempelihatkan duo Note 10 yang memiliki punch-hole atau lubang kamera di tengah, bukan di pinggir seperti Samsung Galaxy S10e, S10, ataupun S10 Plus.

Ini sesuai dengan bocoran render sebelumnya yang menunjukkan bahwa Samsung memang mengubah desain lubang kamera di sudut atas pada layar S10, dan memindahkannya di tengah atas layar.

{Baca juga: Catat! Ini Jadwal Peluncuran Galaxy Note 10, iPhone 2019 dkk}

Selain bocoran dari desain bagian depan Note 10, muncul juga bocoran lainnya yang memperlihatkan casing pelindung dari phablet suksesor Samsung Galaxy Note 9 itu.

Melihat potongan dari casing itu, Note 10 dipastikan akan mengusung tiga kamera utama yang ditempatkan secara vertikal. Kemudian, smartphone ini juga akan kehilangan jack audio 3,5mm, namun tetap memberikan IR Blaster untuk kebutuhan penggunanya.

{Baca juga: Spek Galaxy Note 10 Bocor, Layar dan Baterainya Besar}

Hingga kini, masih minim informasi soal bocoran spesifikasi, fitur, ataupun teknologi baru dari Note 10. Namun berdasarkan laporan sebelumnya, Samsung akan menyematkan layar Dynamic AMOLED berukuran 6,4 inci, ROM minimum 128GB, dan baterai berkapasitas 4,170 mAh untuk Note 10 versi standar.

Sementara model Pro, memiliki layar 6,8 inci, yang menjadikannya sebagai smarrphone dengan layar terbesar bagi Samsung saat ini. Smartphone itu juga dibekali ROM 256GB hingga 1TB, dan baterai 4,170 mAh. (FHP)

Sumber: GSMArena

Xiaomi Mi 9T Pro Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya!

0

Telko.id, Jakarta – Setelah merilis Xiaomi Mi 9T sebagai versi global dari Redmi K20, Xiaomi dilaporkan sedang bersiap untuk meluncurkan versi global dari “smartphone gahar” lainnya, yakni Xiaomi Mi 9T ProSmartphone itu dipersiapkan untuk menjadi versi global dari Redmi K20 Pro.

Kabar ini muncul setelah salah satu anggota dari XDA Developer membongkar aplikasi kamera MIUI dan menemukan kode watermark dari Xiaomi Mi 9T Pro

Menurut laporan XDA Developer, seperti dilansir Telko.id pada Rabu (19/06/2019), ada tiga watermark kamera yang ditemukan, dan merujuk pada tiga varian dari Redmi K20 Pro.

{Baca juga: Xiaomi Nge-<i>Troll</i> OnePlus Pakai AnTuTu Redmi K20 Pro}

“Raphael” yang merupakan kode untuk K20 versi China, “Raphaelin” untuk K20 yang dijual di pasar India, dan “Raphael_global” yang diprediksi merupakan kode watermark untuk Mi 9T Pro yang belum diluncurkan.

Sekadar informasi, Redmi K20 Pro menjadi “flagship killer” versi pro yang dirilis Xiaomi beberapa waktu lalu. Smartphone ini mengusung layar berjenis OLED dengan ukuran 6,39 inci dan beresolusi Full HD+, serta aspek rasionya mencapai 19,5 : 9.

Smartphone itu juga ditenagai oleh prosesor Snapdragon 855 (7nm), RAM 6GB/8GB, ROM 64GB/128GB/256GB, dan baterai berkapasitas 4,000 mAh dengan fast charging 27W.

{Baca juga: Kamera Pop-up Redmi K20 Bisa Tahan 8 Tahun Naik Turun}

Di bagian kameranya, ada tiga kamera utama dengan konfigurasi 48MP lensa utama, 13MP lensa ultra-wide, dan 8MP lensa telephoto, serta satu kamera pop-up 20MP sebagai kamera depan.

K20 Pro dibanderol dengan harga USD 361 atau Rp 5,1 jutaan untuk 6GB/64GB, USD 377 atau Rp 5,4 jutaan untuk 6GB/128GB, USD 405 atau Rp 5,8 jutaan untuk 8GB/128GB, dan USD 434 atau Rp 6,2 jutaan untuk 8GB/256GB. (FHP)

Sumber: XDA Developers

Yeay! Pocophone F1 Dijamin Dapat Update ke Android Q

0

Telko.id, Jakarta – Setelah mendapatkan serangkaian update OS, Pocophone F1 dipastikan akan mendapatkan pembaruan ke sistem operasi Android terbaru, Android Q. kabar ini dilaporkan langsung oleh Head of Poco Global, Alvin Tse.

Dilansir Telko.id dari GSMArena, Rabu (19/06/2019), Alvin mengatakan bahwa smartphone high-end dengan banderol harga terjangkau itu akan mendapatkan pembaruan ke Android Q.

Sayang, ia tidak menjelaskan kapan Pocophone F1 mendapatkan pembaruan sistem operasi ini. Yang pasti, pembaruan itu bisa saja akan hadir tak lama lagi.

{Baca juga: Review Pocophone F1: Harga Terjangkau, Performa Terbaik}

“Kami akan sampai ke Q,” katanya via Twitter.

Sebab, baru-baru ini smartphone tersebut menerima pembaruan MIUI 10.3.5.0 berisi patch keamanan Android Mei 2019. Pembaruan ini diberikan setelah Pocophone F1 mendapatkan pembaruan ke MIUI 10.3.4.0 pada awal April lalu.

Pembaruan tersebut sebesar 390 MB, dan membawa sejumlah fitur baru bagi penggunanya. Seperti, tampilan jam di lockscreen yang bisa disesuaikan dengan mengakses Settings Lock screen & PasswordAdvanced Settings.

{Baca juga: 7 Smartphone Xiaomi Ini Tidak Lagi Dapat Update MIUI}

MIUI 10.3.5.0 juga membawa peningkatan pada sistem WiFi di smartphone, dan memperbaiki fitur Dual Apps yang kerap menghilang ketika smartphone di-reboot.

Pocophone F1 sendiri diluncurkan pada 2018 lalu. Smartphone ini menjadi salah satu smartphone bertenaga Snapdragon 845 dengan harga terjangkau yang dirilis Xiaomi. (FHP)