spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1091

Pemerintah Menyelenggarakan ‘Satu Data Indonesia’, Apa itu?

0

Telko.id – Medio Juni lalu, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Apa yang menjadi dasarnya? Pemerintah membutuhkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagipakaikan, untuk itu diperlukan perbaikan tata kelola Data yang dihasilkan oleh pemerintah. Caranya dengan penyelenggaraan Satu Data Indonesia.

“Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola Data pemerintah untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interoperabilitas Data, dan menggunakan Kode Rcferensi dan Data Induk,” bunyi Pasal I ayat (1) Perpres ini.

Menurut Perpres ini, Satu Data Indonesia harus dilakukan berdasarkan prinsip sebagai berikut: a. Data yang dihasilkan oleh Produsen Data harus memenuhi Standar Data; b. Data yang dihasilkan oleh Produsen Data harus memiliki Metadata; c. Data yang dihasilkan oleh Produsen Data harus memenuhi kaidah Interoperabilitas Data; dan d. Data yang dihasilkan oleh Produsen Data harus  menggunakan Kode Referensi dan/atau Data Induk.

Standar Data untuk Data selain Data Statistik dan Data Geospasial , menurut Perpres ini, ditetapkan oleh Pembina Data lainnya tingkat pusat, yang  merupakan salah satu Instansi Pusat yang diberi kewenangan melakukan pembinaan terkait Data sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden ini, selain badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang kegiatan statistik atau badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial.

“Standar Data yang berlaku lintas Instansi Pusat dan/atau Instansi Daerah ditetapkan oleh Pembina Data tingkat pusat,” bunyi Pasal 6 ayat (1) Perpres ini. Sementara Menteri atau kepala Instansi Pusat dapat menetapkan Standar Data untuk Data yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi sesuai dengan tugas dan fungsinya, sepanjang ditetapkan berdasarkan Standar Data yang telah ditetapkan oleh Pembina Data tingkat pusat.

Data yang dihasilkan oleh Produsen Data, tegas Perpres ini, harus dilengkapi dengan Metadata, yang informasinya  mengikuti struktur yang baku dan format yang baku merujuk pada bagian informasi tentang Data yang harus dicakup dalam Metadata, dan merujuk pada spesifikasi atau standar teknis dari Metadata.

Struktur yang baku dan format yang baku untuk Data yang berlaku lintas Instansi Pusat dan/atau Instansi Daerah, menurut Perpres ini, ditetapkan oleh Pembina Data tingkat pusat. Sementara Menteri atau kepala Instansi Pusat dapat menetapkan struktur yang baku dan format yang baku untuk Data yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi sesuai dengan tugas dan fungsinya, sepanjang ditetapkan berdasarkan struktur yang baku dan format yang baku yang telah ditetapkan oleh Pembina Data tingkat pusat.

Ditegaskan dalam Perpres ini, Data yang dihasilkan oleh Produsen Data harus memenuhi kaidah Interoperabilitas Data. Untuk itu, Data harus: a. konsisten dalam sintak/bentuk, struktur/skema/komposisi penyajian, dan semantik/ artikulasi keterbacaan; dan b. disimpan dalam format terbuka yang dapat dibaca sistem elektronik.

Adapun mengenai Kode Referensi dan/atau Data Induk, menurut Perpres ini, dibahas dalam Forum Satu Data Indonesia tingkat pusat. Forum Satu Data Indonesia ini akan menyepakati: a. Kode Referensi dan/atau Data Induk; dan b. Instansi Pusat yang unit kerjanya menjadi Walidata atas Kode Referensi dan/atau Data Induk tersebut.

Penyelenggara Satu Data Indonesia

Menurut Perpres ini, penyelenggara Satu Data Indonesia tingkat pusat dilaksanakan oleh: a. Dewan Pengarah; b. Pembina Data tingkat pusat; c. Walidata tingkat pusat; dan d. Produsen Data tingkat pusat.

Perpres ini juga menegaskan, dengan Peraturan Presiden ini, dibentuk Dewan Pengarah yang mempunyai tugas: a. mengoordinasikan dan menetapkan kebijakan terkait Satu Data Indonesia; b. mengoordinasikan pelaksanaan Satu Data Indonesia; c. melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Satu Data Indonesia; d. mengoordinasikan penyelesaian permasalahan dan hambatan pelaksanaan Satu Data Indonesia; dan e. menyampaikan laporan penyelenggaraan Satu Data Indonesia tingkat pusat dan tingkat daerah kepada Presiden.

Dewan Pengarah terdiri atas: a. Ketua merangkap anggota, yaitu menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan nasional; b. Anggota, terdiri atas: 1. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara; 2. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika; 3. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam negeri; 4. menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan; 5. kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang kegiatan statistik; dan 6. kepala badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial.

“Ketentuan lebih lanjut mengenai tata kerja Dewan Pengarah diatur dalam Peraturan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan nasional selaku Ketua Dewan Pengarah,” bunyi Pasal 12 ayat (5) Perpres ini.

Sementara Pembina Data tingkat pusat mempunyai tugas: a. menetapkan Standar Data yang berlaku lintas Instansi Pusat dan/atau Instansi Daerah; b. menetapkan struktur yang baku dan format yang baku dari Metadata yang berlaku lintas Instansi Pusat dan/atau Instansi Daerah; c. memberikan rekomendasi dalam proses perencanaan pengumpulan Data; d. melakukan pemeriksaan ulang terhadap Data Prioritas; dan e. melakukan pembinaan penyelenggaraan Satu Data Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ditegaskan dalam Perpres ini, untuk Data Statistik tingkat pusat, Pembina Data Statistik tingkat pusat yaitu badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang kegiatan statistik. Untuk Data Geospasial tingkat pusat, Pembina Data Geospasial tingkat pusat yaitu badan yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial.

Untuk Data Keuangan Negara Tingkat Pusat, Pembina Data Keuangan Negara Tingkat Pusat yaitu kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan negara.

Adapun Walidata tingkat pusat mempunyai tugas: a. mengumpulkan, memeriksa kesesuaian Data, dan mengelola Data yang disampaikan oleh Produsen Data sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia; b. menyebarluaskan Data, Metadata, Kode Referensi, dan Data Induk di Portal Satu Data Indonesia; dan c. membantu Pembina Data dalam membina Produsen Data.

“Setiap Instansi Pusat hanya memiliki 1 (satu) unit kerja yang melaksanakan tugas Walidata tingkat pusat di masing-masing Instansi Pusat,” bunyi Pasal 14 ayat (2) Perpres ini Ketentuan lebih lanjut mengenai Walidata tingkat pusat diatur dalam Peraturan Menteri, Peraturan Lembaga, atau Peraturan Badan.

Sementara Produsen Data tingkat pusat mempunyai tugas: a. memberikan masukan kepada Pembina Data dan Menteri atau kepala Instansi Pusat mengenai Standar Data, Metadata, dan Interoperabilitas Data; b. menghasilkan Data sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia; dan c. menyampaikan Data dan Metadata kepada Walidata.

Menurut Perpres ini, penyelenggara Satu Data Indonesia dilaksanakan oleh: a. Pembina Data tingkat daerah; b. Walidata tingkat daerah; c. Walidata pendukung; dan d. Produsen Data tingkat daerah.

Disebutkan dalam Perpres ini, Produsen Data melakukan pengumpuian Data sesuai dengan: a. Standar Data; b. daftar data yang telah ditentukan dalam Forum Satu Data Indoncsia; dan c. jadwal pemutakhiran Data atau rilis Data, dan selanjutnya disampaikan kepada Walidata.

Sedangkan Data Prioritas yang dihasilkan oleh Produsen Data diperiksa kesesuaiannya dengan prinsip Satu Data Indonesia oleh Walidata.

Adapun Penyebarluasan Data yang merupakan kegiatan pemberian akses, pendistribusian, dan pertukaran Data, menurut Perpres ini, dilakukan oleh Walidata melalui Portal Satu Data Indonesia dan media lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Data yang disebarluaskan oleh Walidata tingkat pusat dan Walidata tingkat daerah harus dapat diakses melalui Portal Satu Data Indonesia,” tegas Pasal 38 Perpres ini.

Menurut Perpres Instansi Pusat dan Instansi Daerah mengakses Data di Portal Satu Data Indonesia tidak dipungut biaya, idak memerlukan dokumen nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, dan/atau dokumen surat pernyataan.

“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 44 Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 17 Juni 2019. (Icha)

 

 

 

ROM Android untuk Nintendo Switch Segera Tersedia

Telko.id, Jakarta  – Dalam beberapa hari ke depan, ROM Android untuk Nintendo Switch akan tersedia dan bisa diunduh oleh para pengguna. Jenisnya LineageOS 15.1 yang berbasis Android 8.1 Oreo.

Menurut Ubergizmo, Android 8.1 Oreo adalah versi Android yang cukup mutakhir. Pengembang telah menyederhanakan proses keseluruhan yang membuatnya terlihat sangat mudah untuk diakses.

{Baca juga: Nintendo Digugat Gara-gara Masalah di Joy-Cons}

Namun, sebelum Anda mulai mengunduh mod, kami harus menunjukkan bahwa Nintendo tidak menyukai modder yang memodifikasi konsol. Nintendo melarang gamer yang menjalankan sistem Switch dimodifikasi.

Sebelumnya, Nintendo secara diam-diam meluncurkan revisi baru dari Switch standar dengan peningkatan daya tahan baterai. Sebelumnya, Switch standar hanya punya daya tahan baterai 2,5 jam sampai 6,5 jam.

Namun, model baru Switch punya daya baterai lebih kuat, yakni antara 4,5 jam hingga 9 jam. Peningkatan Switch bisa untuk memainkan game Legend of Zelda: Breath of the Wild selama sekitar 5,5 jam.

Pengguna pun seharusnya tidak akan lagi memiliki masalah dalam bermain. Namun, Switch baru tidak ada perubahan mencolok pada desain atau kinerja. Berdasarkan pengajuan FCC, Switch baru punya prosesor dan penyimpanan baru.

{Baca juga: Wah, Penumpang Southwest Airlines Dapat Nintendo Switch Gratis}

Akan tetapi, Nintendo tetap lebih terfokus pada peningkatan efisiensi, bukan frame rate atau resolusi. Jika Anda penasaram, carilah nomor model HAC-001 (-01) dan nomor seri berawalan XKW. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ternyata, Kepribadian Orang Terdeteksi dari Accelerometer Smartphone

Telko.id, Jakarta – Mayoritas smartphone yang beredar saat ini dilengkapi dengan sensor accelerometer. Sensor ini bertujuan untuk mendeteksi gerakan smartphone, dan biasanya digunakan bagi pengguna yang ingin menggunakan smartphone di posisi landscape ataupun portrait.

Namun baru-baru ini, peneliti menemukan potensi bahwa sensor ini bisa mengungkapkan jenis kepribadian pengguna.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo, Jumat (26/07/2019), peneliti dari Royal Melbourne Institute Technology (RMIT) Australia menemukan bahwa sensor tersebut sebenarnya bisa digunakan untuk memprediksi 5 ciri kepribadian utama.

Ciri kepribadian didapatkan berdasarkan data seberapa jauh pengguna berjalan, seberapa sering kita mengangkat telepon di malam hari, dan sebagainya. Orang yang menyenangkan cenderung memiliki pola aktivitas yang lebih acak dan cenderung sibuk pada akhir pekan.

{Baca juga: Hati-hati! Hacker Tipu Pengguna Smartphone Pakai E-mail}

Mereka juga menemukan bahwa wanita yang memiliki sifat sensitif sering mengangkat telepon di malam hari. Sementara pria yang juga diklasifikasikan sebagai sensitif melakukan sebaliknya.

Selain untuk menentukan karakter, data di accelerometer juga dapat digunakan untuk rekomendasi teman atau bahkan iklan yang ditargetkan bagi pengguna.

Ini adalah penelitian yang menarik, tapi karena ukuran sampel penelitian ini hanya 52 peserta, sehingga mungkin tidak harus seakurat yang diharapkan. Penelitian mengenai smartphone dan kepribadian pengguna bukan pertama kali dilakukan.

Awal tahun lalu sebuah penelitian menilai ada 4 cara memegang smartphone dan artinya. Pertama pegang smartphone dengan satu tangan biasa digunakan oleh mereka yang memiliki kepribadian yang kuat.

{Baca juga: Baca Karakter dari Cara Orang Megang Smartphone, Kok Bisa?}

Untuk urusan asmara, orang yang biasa memegang smartphone dengan satu tangan biasanya tidak mudah menyerah. Orang ini juga akan sekuat tenaga mempertahankan orang yag dicintainya, dan tak akan melepaskannya.

Sedangkan memegang smartphone dengan dua tangan dan mengetik dengan dua ibu jari biasanya merupakan orang yang sangat berbakat, penuh kreativitas dan suka berimajinasi. (NM/FHP)

Tangkuban Perahu Meletus, Warganet Ramai di Twitter [Video]

Telko.id, Jakarta – Gunung Tangkuban Perahu meletus atau mengalami erupsi pada Jumat sore (26/07/2019). Letusan Tangkuban Perahu membuat warganet ramai-ramai berdoa dan membagikan informasi terkait bencana tersebut.

Berdasarkan pantuan dari Trends24 pada Jumat (26/07/2019) pembicaraan dengan kata kunci “Tangkuban Perahu” berada di posisi pertama perbincangan warganet Indonesia. Selain itu ada juga kata kunci “Erupsi” dan “Stay Safe” yang juga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Warganet pun ramai.

Ada warganet yang turut membagikan video erupsi Tangkuban Perahu di akun Twitter miliknya, seperti akun @ruditodw yang membagikan video rekaman secara dekat kala Tangkuban Perahu erupsi dan mengeluarkan asap dari perut bumi.

Hal yang dilakukan warganet lainnya adalah berdoa. Tidak sedikit warganet yang berharap jika agar masyarakat sekitar selamat dan tidak ada korban jiwa. Reza lewat @rsn_id bahkan bercerita jika dirinya sempat ingin berkunjung ke Tangkuban Perahu dalam waktu dekat.

Sebelumnya telah terjadi erupsi Gunung Tangkuban Parahu, Jawa Barat pada tanggal 26 Juli 2019 pukul 15:48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 200 meter di atas puncak atau 2.284 m di atas permukaan laut.

Dilansir Telko.id dari akun Twitter resmi BNPB Indonesia @BNPB_Indonesia pada Jumat (26/07/2019) kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mikrometer (mm) dan durasi 5 menit 30 detik.

Kabarnya terakhir Gunung Tangkuban Parahu berada pada Status Level I (Normal) dengan rekomendasi Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar kawah Ratu dan Kawah Upas.

“Masyarakat dilarang menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gununng Tangkuban Parahu,” tulis BNPB.

Diembargo AS, Pendapatan Huawei Tetap Naik 30%

Telko.id, Jakarta – Meski diembargo Amerika Serikat (AS), tapi pendapatan Huawei tetap mengalami kenaikan. Dilaporkan, pendapatan brand asal China ini naik sekitar 30% pada kuartal pertama 2019 meski tersangkut aturan “embargo Huawei” oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menurut laporan Bloomberg, seperti dilansir Telko.id dari Mobile World Live, Jumat (26/07/2019), kenaikan di kuartal pertama ini terjadi karena komponen dan perangkat Huawei masih tersedia di pasaran sebelum embargo diberlakukan.

Selain itu, Rotating Chairman Huawei, Ken Hu mengatakan jika percepatan peluncuran jaringan 5G diprediksi turut akan memicu pertumbuhan dua digit di perusahaan tersebut.

{Baca juga: Dihantam Embargo AS, Huawei Pangkas Target Pendapatan}

Sebenarnya angka 30% di periode kuartal pertama, masih kalah dengan peningkatan di tiga bulan pertama 2019. Pada awal tahun, pendapatan Huawei meningkat 39% yakni 180 miliar Yuan atau Rp 26,1 Miliar.

Embargo yang dilakukan (AS) terhadap Huawei memang membuat perusahaan ini dilanda rasa pesimis. Pendiri sekaligus CEO mereka, Rez Zhengfei bahkan sempat mengatakan bahwa berbagai larangan ini bisa membuat pendapatan perusahaan turun menjadi sekitar USD$ 100 miliar atau Rp 1.558 trilun di tahun ini.

{Baca juga: Imbas Embargo, Huawei Pecat 600 Karyawan di Amerika Serikat}

Prediksi itu baru sebatas “ramalan” Zhengfei saja. Tapi sepertinya imbas dari aturan (AS) ini mulai bisa dirasakan, pasalnya saat ini Huawei baru saja memecat 600 karyawanannya.

Huawei merumahkan 600 karyawan dari total 850 peneliti yang bekerja di divisi riset Futurewei di (AS). Pemecatan karyawan Huawei itu sebagai buntut aturan embargo Huawei yang dilakukan AS.

Sekadar informasi, divisi riset Huawei di AS ada di empat negara bagian, meliputi California, Illinois, Texas, dan Washington. Tahun lalu, total biaya operasi divisi tersebut mencapai USD 510 juta atau sekira Rp 7,1 triliun. (NM/FHP)

Sumber: Mobile World Live

Diblokir Kominfo, Kimi Hime “Ngadu” ke Presiden Jokowi

Telko.id, Jakarta – YouTuber gaming Kimi Hime angkat suara mengenai pemblokiran konten dan isu miring mengenai dirinya di media. Bahkan Youtuber bernama asli Kimberly Khoe tersebut meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Melalui channel-nya, Kimi Hime mengunggah video pada Rabu (24/07) dengan judul “Dear Bapak Presiden Joko Widodo” .

Dalam videonya, Kimi meminta tolong kepada presiden Jokowi untuk memberitahu media-media yang menyudutkan dirinya dan pemblokiran kontennya.

“Tolong bapak presiden mungkin untuk media-media seperti ini supaya bisa diberitahu. Saya gak tau harus mengadu kemana lagi selain bapak presiden memang peduli sama industri game,” kata Kimi.

{Baca juga: Tampil Seksi di YouTube, Kominfo Panggil Kimi Hime}

Dalam video, Kimi juga membela diri. Kimi merasa tidak melanggar hukum. Sambil menjelaskan pasal 4 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kimi merasa jika dirinya tidak bersalah.

“Salahnya dimana? kalo pemerintah mengapus konten berdasarkan asumsi dan opini tanpa ada peraturan tertulis, ini merupakan ketidakadilan dan seharusnya keadilan ditegakan dong,” tambah Kimi Hime.

Kimi menilai jika tidak ada tindakan asusila pada ketiga konten yang diblokir Kominfo. Menurutnya konten-konten tersebut hanya menarik secara judul atau clickbait.

“Disitu Kimi ga ada buka baju. Ini hanya clickbait,” jelas Kimi.

Terakhir Kimi mengklaim dirinya adalah korban. Menurutnya banyak YouTuber lain yang membuat konten serupa tapi tidak mengalami teguran seperti yang dia alami.

{Baca juga: Kominfo Himbau Masyarakat Hati-hati Unduh FaceApp}

“Saya korban konten saya. Disini saya tidak aman membuat karya. Kenapa gak berlaku di konten dan kenapa ga berlaku ke YouTuber lainnya,” ujar Kimi.

Sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir tiga konten milik YouTuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime. Pemblokiran dilakukan setelah adanya laporan aduan dari masyarakat terkait konten yang disajikan dalam akun YouTube-nya. (NM/FHP)

Review Samsung Galaxy A80: Smartphone Eksperimen Terbaik!

Telko.id – Samsung menjadikan seri Samsung Galaxy A80 sebagai “seri eksperimen”, untuk mencoba fitur terbaru yang bisa jadi bakal disematkan pada seri flagship, Galaxy S maupun Galaxy Note.

Samsung Galaxy A80 menjadi smartphone pertama dari Samsung yang mengusung desain “New Infinity Display”. Tak hanya itu saja, Galaxy A80 juga menjadi smartphone pertama Samsung dengan konsep “Triple Rotating Camera” atau konsep kamera slider dan kamera berputar.

Tak cukup sampai disitu saja, smartphone ini pun mengadopsi berbagai teknologi pertama yang belum pernah Samsung sematkan pada smartphone flagship mereka, at least this time.

Penasaran apa saja teknologi pertama itu, dan ingin mengetahui Samsung Galaxy A80 secara lengkap? Well, tim Telko.id akan mengulasnya secara mendalam lewat review Samsung Galaxy A80. Check this out!!

Desain

Samsung Galaxy A80 adalah satu-satunya smartphone Samsung yang punya konsep desain yang berbeda, bahkan apabila dibandingkan dengan trio Samsung Galaxy S10 sekalipun. Smartphone ini tidak lagi mengusung layar berponi atau notch, tompel atau punch-hole camera, dan “gangguan layar” lainnya.

Galaxy A80 tampil dengan desain “New Infinity Display” atau disebut juga sebagai “All Cinematic Display”. Layarnya berukuran 6,7 inci berjenis Super AMOLED beresolusi Full HD+.

Pantas saja disebut sebagai layar yang cinematic, karena aspek rasionya saja bukan lagi 19,5 : 9, tapi 20: 9 alias memanjang. Bezel kiri dan kanan, serta bagian atasnya tipis, sementara bagian bawahnya menyisakan bezel yang cukup tebal.

Gak ada poni apalagi tompel, lalu kemana kameranya? Apa jangan-jangan A80 ini tidak memiliki kamera depan? Nah disitu letak keunikan dan hal baru dari smartphone ini.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Galaxy A80 mengadopsi konsep “Triple Rotating Camera”. Konsep ini dasarnya adalah, kamera mekanik yang naik yang dikombinasikan dengan mekanisme kamera berputar. Bingung? Nanti kami jelaskan di bagian selanjutnya.

Smartphone ini dikemas dengan body yang kokoh, karena dibangun menggunakan frame dengan material metal. Panel bagian depan dan belakangnya berbahan dasar kaca yang dilapisi Corning Gorilla Glass 3 untuk bagian depan dan Corning Gorilla Glass 6 di bagian belakang.

Warna-warna yang kece, premium, dan cantik ala Blackpink pun melapisi body Galaxy A80. Total, ada tiga pilihan warna, yaitu Angel Gold atau warna emas yang dipadu dengan warna pink lucu ala girlband Blackpink, Phantom Black yang memberikan kesan premium, dan Ghost White yang menampilkan karakter putih bersih nan mewah.

Masih membahas bagian belakang yang menyimpan hal baru lainnya, yaitu letak kamera belakang.

http://telset.id/

Bukan seperti seri Galaxy A50 atau A70 yang diposisikan vertikal di sudut kiri body, ataupun Galaxy S10 yang ditempatkan pada bagian tengah atas, frame kamera A80 diposisikan secara horizontal di bagian teratas body smartphone. Tentu, itu ada alasannya yang akan kami bahas selanjutnya.

Secara overall, kami memang menyukai nafas baru Samsung yang diberikan kepada A80. Pasalnya, itu membuatnya menjadi jauh lebih berkarakter, menjadi satu pembeda, lebih terlihat mewah, dan juga indah.

Akan tetapi, kami merasakan beberapa kekurangan juga pada desain A80. Wajar saja, tidak ada yang sempurna di dunia ini bukan?

http://telset.id/

Kekurangan pertama, body A80 yang bongsor dan cenderung tebal. Dengan body-nya yang bongsor itu, kita akan merasa sedikit terganggu saat memasukkan ponsel ini ke saku celana. Terasa agak kurang nyaman kalau kita memakai celana yang ketat.

http://telset.id/

Kemudian kekurangan lainnya adalah, tidak adanya jack audio 3.5mm. Akan tetapi, kekurangan ini kami maklumi, karena A80 kami nilai sebagai “smartphone eksperimental” dari Samsung yang tentu saja belum sempurna. Sementara untuk jack audio, Samsung menebusnya dengan memberikan headset Type-C di paket pembelian.

Spesifikasi

http://telset.id/

Samsung Galaxy A80 ditopang oleh spesifikasi kelas atas berupa prosesor octa-core (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver) Snapdragon 730G. Prosesor ini baru saja diperkenalkan Qualcomm sebagai seri tertinggi dari seri Snapdragon 700 yang kecepatannya mendekati seri Snapdragon 800.

Apa bedanya dengan Snapdragon 730 biasa? Nah, 730G punya GPU atau pemrosesan grafis yang ditingkatkan kemampuannya hingga 15% daripada 730 biasa. Makanya, A80 sangat cocok digunakan untuk main berbagai game berat, seperti PUBG Mobile, PES 2019, dan lainnya.

Digunakan juga RAM 8GB, ROM 128GB tanpa dukungan microSD, support NFC, dan baterai berkapasitas 3,700 mAh yang didukung teknologi fast charging 25W. Tunggu, 25W? Ya, A80 lagi-lagi jadi salah satu yang pertama punya teknologi fast charging 25W bersama Galaxy A70, yang bahkan trio Galaxy S10 pun tidak memilikinya.

{Baca juga: Usung Kamera Berputar, Samsung Galaxy A80 Resmi Dirilis}

A80 berjalan di sistem operasi One UI berbasis Android Pie. Jadi bagi yang belum tahu One UI, sistem ini menggantikan Samsung Experience, dan One UI mengandalkan keunggulan dalam sisi efektivitas penggunaan dan tata letak terbaik.

Samsung Galaxy A80 memiliki layar yang telah mendukung teknologi on-screen fingerprint atau sensor sidik jari di dalamnya, kemudian on-screen sound atau earpiece di dalam layar, yang jadi fitur perdana dari Samsung untuk smartphone-nya.

Berbicara soal on-screen fingerprint, kami merasakan kekurangan yang cukup mengganggu selama menggunakan A80. Kekurangannya adalah, respon sensor sidik jari yang tidak terlalu cepat.

Respon sensor ini cenderung mirip-mirip A70 yang terkesan lama untuk mengenali sidik jari kami dan membuka kunci layar. Sehingga terkadang, kami malah sering menggunakan pattern lock ataupun PIN untuk membuka kunci layar.

Sekarang masuk ke tahap pengujian performa. Kami menggunakan dua aplikasi benchmark, yaitu AnTuTu benchmark untuk mengetahui performa smartphone secara angka, dan GameBench untuk mengetahui apakah smartphone ini lancar dalam menjalankan game berat atau tidak.

http://telset.id/

Berdasarkan pengujian kami, A80 sukses menyentuh skor 203.357 poin. Dengan perolehan tersebut, boleh dibilang A80 bisa menembus skor di atas 200 ribuan dan dapat bersaing dengan smartphone dengan prosesor highend (meski masih tertinggal jauh). Berikut perbandingannya:

http://telset.id/

Sementara untuk GameBench, kami memainkan PUBG Mobile dengan grafis HD dan frame rate High dan PES 2019 sebagai parameternya. Hasil pengujiannya, A80 bisa menjalankan kedua game di grafis 30 – 40 fps.

Memang tidak selancar tampilan dengan 60fps, but 30 fps cukup menurut kami. Hasil yang bagus dari performa Samsung Galaxy A70 berdasarkan AnTuTu Benchmark dan gameBench tentu membuat kami bisa menarik satu kesimpulan. Smartphone ini bisa mendukung segala aktivitas pengguna di smartphone, dari yang ringan sampai berat.

Dilihat dari hasil pengujiannya, wajar saja A80 sanggup menjalankan dua game dengan grafis tinggi tersebut. Sebab, A80 punya fitur bernama Game Launcher yang mampu mengoptimalkan performanya ketika diajak main game.

Sekarang ke tahap pengujian baterai. Kami menggunakan fitur Battery Wear Test di AnTuTu benchmark untuk mengetahui seberapa cepat fast charging smartphone ini, dan memakai fitur pemantau baterai yang sudah terdapat di dalam sistem A80.

Berdasarkan pengujian, ngecas A80 dari 6% selama 30 menit, baterai terisi sebanyak 53%. Kemudian selama 60 menit, baterai langsung nyaris penuh hingga 85%.

Proses charging menyentuh 90% ketika waktu menunjukkan 68 menit. Dan baterai benar-benar penuh dari 6% sampai 100%, dibutuhkan waktu selama 100 menit.

Cepatnya charging A80 berbanding terbalik dengan lamanya baterai smartphone untuk habis (dan itu sangat bagus). Menurut Battery Usage, A80 mampu bertahan hingga 17 jam 20 menit dengan screen on-time 5 jam 47 menit, dan baterai tersisa 7%.

Kamera

http://telset.id/

Berkali-kali kami menyebut “Triple Rotating Camera”, sebenarnya itu apa sih? Jadi, teknologi ini memadukan konsep kamera pop-up atau slider dengan kamera berputar. Konsep ini membuat tiga kamera belakang di A80, bisa digunakan juga sebagai kamera depan secara bergantian.

Itulah sebabnya, A80 punya layar fullscreen tanpa poni atau tompel, dan frame kamera yang diposisikan di body bagian atas.

http://telset.id/

Untuk spesifikasi kameranya, 48MP lensa utama dengan aperture f/2.0, kemudian lensa ultra-wide 123° dengan sensor 8MP aperture f/2.2, dan lensa ToF (Time of Flight) 3D Depth.

Ketiga kamera ini didukung oleh Scene Optimizer berbasis Artificial Intelligence (AI) yang bisa menyesuaikan pengaturan kamera berdasarkan skenario foto saat pengambilan gambar.

Total, ada puluhan skenario foto yang bisa dikenali oleh AI, seperti Food, Flowers, Greenery, Sky, Mountain, Scenery, dan lainnya. Respon dari AI pun terhitung cepat untuk menyesuaikan kamera agar bisa menangkap foto sesuai skenario yang ada.

Nah, karena kamera belakang juga merupakan kamera depan, maka kami akan membahasnya sekaligus. Mari kita bahas lensa 48MP terlebih dahulu. Secara default, kamera 48MP di A80 tidak mengambil gambar dengan resolusi yang sama, melainkan hanya 12MP dengan rasio 3 : 4.

{Baca juga: Resmi Diperkenalkan, Ini Harga Samsung Galaxy A80}

Itu terjadi karena sistem kamera akan memampatkan atau memadatkan foto 48MP menjadi 12MP yang mampu memberikan foto dengan kualitas detail dan warna yang bagus serta tajam. Apabila Anda tetap ingin menggunakan mode 48MP, ubah rasionya menjadi 3 ; 4H, dan otomatis resolusi foto menjadi super besar.

Ketika kamera dipindahkan menjadi kamera depan, otomatis Scene Optimizer akan digantikan dengan AI Beauty. Fitur ini dapat memberikan sentuhan tone warna dan berbagai penyesuaian lainnya yang tidak terlalu berlebihan hasilnya. Anda juga dapat mematikan fitur ini apabila kurang nyaman dengan AI Beauty.

Kamera ini intinya dapat menghasilkan foto-foto yang bagus, berkualitas, baik saat digunakan untuk kamera belakang maupun kamera depan. Berikut foto-fotonya:

Foto Normal Samsung Galaxy A80

Lanjut ke lensa ultra wide-angle 8MP 123°. Lensa ini mirip seperti di Galaxy A70, dan tentu hasilnya pun cenderung 11 12 alias mirip. Seperti lensa ultra-wide pada umumnya, kamera ini sangat cocok untuk membantu pengguna menangkap foto dengan jangkauan super luas.

Hasilnya bagus kok, dan sangat berguna bagi Anda yang suka ambil foto landscape, cityscape, dan lainnya. Lensa ini juga memudahkan Anda untuk ambil selfie dengan banyak orang sekaligus. Berikut hasil foto-fotonya:

Foto Wide-angle Samsung Galaxy A80

Ke lensa ToF atau Time of Flight. Kamera ini berfungsi untuk menangkap foto portrait atau foto dengan efek bokeh. Selain itu, kamera tersebut juga mampu digunakan untuk mengukur jarak, dimensi dari objek, dan penghitungan ukuran lainnya.

http://telset.id/

Lensa ToF sebenarnya juga sangat berguna untuk fitur face unlock. Pasalnya, lensa itu bisa memindai wajah secara 3D, yang berarti fitur pengenalan wajah untuk mengamankan smartphone pun jauh lebih baik.

Akan tetapi, Samsung tidak menyertakan fitur tersebut di A80. Satu alasannya menurut kami adalah, karena “Triple Rotating Camera” di smartphone ini “cukup lama” naiknya. Mungkin bisa saja Samsung akan menghadirkan face unlock  di A80 pada pembaruan selanjutnya, karena sebenarnya fitur tersebut hanya based on software saja.

{Baca juga: Samsung Galaxy A80, Pertama dengan Tiga Kamera Depan dan 48MP}

Membahas soal video, kamera A80 sudah mampu merekam video hingga 4K @30fps atau Full HD @60fps berlaku depan dan belakang. Kamera ini didukung juga oleh fitur Super Steady yang jauh lebih baik daripada implementasi Electronic Image Stabilization (EIS).

Meski tidak punya Optical Image Stabilization (OIS), namun apabila Super Steady diaktifkan, merekam video menggunakan A80 terbilang sangat stabil. Super Steady sendiri menggunakan lensa ultra wide-angle, bukan lensa utama, sementara tanpa menggunakan Super Steady, barulah lensa utama digunakan.

Kesimpulan

http://telset.id/

Secara overall, Samsung Galaxy A80 terbilang sebagai “smartphone eksperimental” Samsung yang sukses dan memiliki banyak teknologi baru di dalamnya. Desainnya? Bagus, menawan, berkelas, berbeda, dan premium.

Spesifikasinya? Smartphone ini punya performa yang kencang dan cocok digunakan untuk main game berat sekalipun, apalagi baterainya dengan fast charging 25W. Kamera? Jangan tanya lagi, dengan konsep “Triple Rotating Camera” yang punya kualitas jempolan, tentu sektor kamera wajib diapresiasi.

Ya, Samsung Galaxy A80 mendapatkan dua jempol dari kami, sejauh ini. (FHP/HBS)

Bikin Haru, Bocah Ini Buat Powerbank Sendiri untuk Kakaknya

Telko.id, Jakarta – Kisah dari Malaysia ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk terus berusaha demi orang-orang tersayang. Baru-baru ini, ada bocah berumur 13 tahun yang membuat powerbank sendiri. Ia membuatnya karena sang kakak tidak mampu membelikannya dengan alasan harganya yang mahal.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Jumat (26/07/2019), kisah ini menjadi viral ketika akun Twitter sang kakak, @Goodensora pada Selasa (23/07) mengunggah video powerbank buatan adiknya dengan casing berbahan dasar kardus bekas.

Ia menceritakan, saat itu ia sangat menginginkan powerbank, tapi gajinya belum mencukupi. Besoknya, adiknya tiba-tiba memberikan powerbank ciptaannya yang membuat ia terharu.

{Baca juga: Nekat! Bocah Ini Mencoba Terbangkan Pesawat dari Hanggar}

“Lihat apa yang ia hasilkan untuk saya. Powerbank buatan tangan. Saya sangat berterima kasih untuk memiliki saudara kecil seperti dia. Nanti aku akan membelikanmu McD seperti yang dijanjikan,” katanya.

{Baca juga: LayarKaca21, Aplikasi Nonton Film Gratis Paling Ngehits}

Meski tidak diketahui apakah powerbank ini aman untuk digunakan atau tidak, tapi tindakan sang adik sangat berhasil menarik perhatian warganet Twitter. Terhitung sampai saat ini, unggahan video ini telah mendapatkan 9.251 like dan lebih dari 11 ribu retweet.

Ini juga menunjukkan jika bocah tersebut memiliki keahlian dalam bidang elektronik, dan itu bisa menjadi sesuatu yang harus diasah seiring dengan bertambahnya usia. So sweet dan menyentuh kan? (NM/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Kirim Uang Secepat Chatting, WhatsApp Pay Segera Dirilis

Telko.id, Jakarta – WhatsApp kabarnya akan meluncurkan sistem pembayaran pada akhir tahun ini. Informasi terkini menyebut, India menjadi negara pertama yang disambangi sistem bernama WhatsApp Pay itu.

Dikutip Telko.id dari CNET, Jumat (26/07/2019), Will Cathcart, kepala global anak perusahaan Facebook mengatakan bahwa pengujian sistem tersebut di India dilakukan sejak tahun lalu.

Asal tahu saja, WhatsApp memiliki 400 juta pengguna di India dan 1,5 miliar pengguna secara global. WhatsApp Pay hadir ketika Facebook mulai berbisnis mata uang kripto atau cryptocurrency.

{Baca juga: “Tendang” Windows Phone, WhatsApp Kini Rangkul KaiOS}

Sekadar informasi, Facebook pada bulan lalu meluncurkan koin digital secara global, yang akan dikelola oleh badan bernama Libra Association dan melalui layanan dompet bernama Calibra.

Libra bisa dipakai untuk membeli produk, mengirim uang secara internasional, dan memberi sumbangan. Namun, Libra tidak hadir di India lantaran terbentur oleh larangan pemerintah.

Nah, khusus India, Facebook mempersembahkan WhatsApp Pay untuk membuat pengiriman uang semudah mengirim pesan. Setelah India, layanan ini bakal hadir di negara-negara lain.

{Baca juga: WhatsApp Web, Cara Pakai dan Trik Memaksimalkannya}

“Kami percaya melakukannya secara benar. Keberadaan WhatsApp Pay akan mempercepat inklusi keuangan dan membawa nilai bagi orang-orang di ekonomi digital India,” jelas Cathcart.

Tahun lalu, WhatsApp mengembangkan sistem penyimpanan data pembayaran dengan mematuhi kebijakan Reserve Bank of India. WhatsApp pun yakin WhatsApp Pay akan berjalan secara efektif. (SN/FHP)

Sumber: CNET

Selamat! Ini 3 Tim Pemenang Telkomsel Innovate 2019

0

Telko.id, Jakarta – Telkomsel Innovate 2019 telah berakhir. Ada tiga tim yang menang dan mereka berhak mendapat dana pengembangan dan kesempatan mengikuti program inkubasi Telkomsel Innovation Center (TINC).

Ketiga tim tersebut adalah Manpro.id, Tuni dan Traffobit. Manpro.id menawarkan solusi penyediaan layanan project management software untuk efisiensi kebutuhan operasional alat produksi, alat-alat berat melalui pencatatan waktu operator secara realtime.

Kemudian Tuni mengadopsi Narrow board Internet of Things (NB-IoT) menghadirkan solusi untuk memonitor kondisi lingkungan sehingga dapat mengurangi resiko kerugian produksi saat proses pembakaran di tambang batu bara.

{Baca juga: Paket Internet Telkomsel, Daftar Harga dan Rekomendasi}

Sedangkan Traffobit yang memanfaatkan NB-IoT untuk memonitor dan menganalisa parameter energi pada trafo distribusi listrik agar dapat mendeteksi kondisi abnormal dan memaksimalkan efisiensi daya.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Jumat (26/07/2019) Vice President Technology and System Telkomsel, Indra Mardiatna mereka berhak mendapatkan hadiah berupa dana pengembangan dan kesempatan untuk mengikuti program inkubasi TINC termasuk pemanfaatan fasilitas IoT Lab Telkomsel.

“Selamat kepada Manpro.id, Tuni dan Traffobit yang telah terpilih sebagai inovator terbaik Innovate 2019. Kami harap ketiganya mampu menginspirasi lebih banyak developer lokal untuk terus bergerak maju menghadirkan solusi inovatif yang tepat guna”, ujar Indra di Jakarta, Rabu (26/07/2019)

Gelaran Innovate 2019 merupakan hasil kerjasama TINC dengan Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Roadshow dilakukan sejak Mei 2019 dan Hack Day dilakukan pada 23 sampai 24 Juli 2019. Di acara tersebut sebanyak 37 tim yang terpilih selama ditantang untuk menghadirkan solusi IoT di bidang perindustrian dalam waktu 24 jam.

{Baca juga: SMA di “Ciayumajakuning” Bertanding di Telkomsel Xschool League 2019}

Solusi tersebut harus dapat menjawab permasalahan di industri yang meliputi unsur pemantauan indikator keselamatan kerja serta  efisiensi energi dan optimalisasi produktivitas jalur produksi dengan mengadopsi teknologi NB-IoT Telkomsel.