spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1053

Face ID iPhone 11 akan Makin Aman dan Mutakhir

0

Telko.id, Jakarta – Sistem pengenal wajah seperti Face ID di iPhone terbaru memang terlihat canggih. Tapi, ada satu masalah yang bisa dialami oleh para pengguna, yaitu mereka perlu sedikit banyak menatap langsung ke layar iPhone agar kunci layar bisa terbuka.

Face ID ingin memastikan bahwa pengguna memang membuka kunci layar iPhone. Fitur itu tak mau jika ada seseorang memegang iPhone dan menghadapkannya di wajah pengguna.

Oleh karenanya, Face ID dinilai ribet untuk membuka kunci layar dibandingkan fitur sidik jari atau Touch ID.

{Baca juga: iPhone Terbaru akan Dibekali Keamanan Biometrik Ganda?}

Untungnya, tak lama lagi Apple akan membawa kabar baik. Dengan menghadirkan iPhone 11, Apple bakal menawarkan beberapa perubahan di fitur Face ID, termasuk dukungan multi-angle atau multi sudut.

Menurut Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Jumat (23/08/2019), sensor sistem keamanan berbasis pengenalan wajah tersebut di iPhone 11 bakal bisa mendeteksi wajah pengguna, bahkan jika smartphone tidak selalu dipegang lurus ke atas.

Informasi menyebut, sensor akan memungkinkan untuk membuka kunci layar saat diletakkan rata di atas meja. Sayang, Apple belum mengonfirmasi laporan tersebut.

Bukan kali pertama ini terdengar laporan bahwa iPhone terbaru akan hadir dengan Face ID yang disempurnakan. Analis Ming-Chi Kuo pernah melaporkan, sistem pengenal wajah di iPhone terbaru akan berbeda.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Ia menyatakan, sistem keamanan itu bakal memiliki illuminator yang lebih kuat, yang dapat digunakan oleh pengguna untuk mengatasi gangguan dari sumber inframerah lainnya.

Meski demikian, terlepas dari peningkatan itu, ada kemungkinan bahwa Apple masih bisa membawa lagi Touch ID ke iPhone. Ada laporan, iPhone 2021 akan tersemat Face ID dan Touch ID. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Layar iPhone 2020 Dipasok Perusahaan Asal China?

0

Telko.id, Jakarta – Untuk iPhone 2020, Apple secara eksklusif menggunakan panel layar OLED buatan Samsung. Apple melakukannya karena tidak banyak produsen OLED di dunia, sehingga perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu kesulitan mencari produsen lain.

Akan tetapi, bukan Apple namanya kalau hanya bergantung pada satu produsen saja. Karenanya, Apple berencana memperluas rantai pasokan panel layar untuk iPhone 2020 mendatang.

Laporan dari Nikkei, seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Jumat (23/08/2019), mengungkapkan bahwa Apple saat ini sedang dalam proses sertifikasi panel layar OLED baru. Panel tersebut berasal dari BOE China.

{Baca juga: Bikin Lapar, Casing iPhone Ayam Goreng “Panas dan Segar”}

Selain melakukan diversifikasi pemasok, sumber juga menyebut bahwa Apple memilih BOE China lantaran menawarkan panel layar OLED dengan banderol lebih murah ketimbang harga yang dipatok oleh Samsung.

Dengan menggandeng perusahaan asal China itu, Apple diperkirakan akan menghemat biaya 20 persen untuk pemesanan panel layar OLED. Sayang, Apple bungkam terkait hal ini meski kabar serupa sudah pernah beredar.

{Baca juga: Menebak Tanggal Peluncuran iPhone 11, 10 September?}

Belum lama ini, sebuah laporan dari Korea Selatan mengemukakan bahwa Apple kemungkinan besar akan menggunakan layar OLED yang sama digunakan oleh Samsung di duo ponsel Galaxy S10 dan Galaxy Note 10.

Bisa jadi, keputusan itu menjadi strategi Apple untuk memangkas biaya produksi iPhone 11. Maklum, sampai sekarang, penjualan iPhone belum sesuai harapan Tim Cook dkk. Menghemat ongkos produksi jadi solusinya. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Grup Chat Ini Bagikan Cara Aneh untuk Turunkan Berat Badan

0

Telko.id,Jakarta – Berat badan seperti telah menjadi masalah klasik di kalangan masyarakat.  Untuk mengatasinya, tak sedikit cara pun dilakukan demi menurunkan berat badan. Termasuk dengan dengan cara yang instan atau cepat, seperti diungkap sebuah grup chat di China. Tapi, apakah ini cara yang benar?

Alih-alih menurunkan berat badan dengan cara berolahraga atau makan lebih sehat, banyak orang terutama perempuan berpikir bahwa berat badan bisa turun lebih cepat jika mereka tidak membiarkan tubuh mencerna makanan sama sekali.

Baru-baru ini, terungkap bahwa di Tiongkok, ada komunitas di platform media sosial yang mengajarkan orang muntah dalam berbagai cara untuk menurunkan berat badan. Termasuk diantaranya menggunakan selang plastik tipis dan panjang yang dimasukkan melalui tenggorokan untuk menyebabkan muntah.

{Baca juga: Gak Nyangka, Begini Cara Ini Efektif Tangkal Serangan Hiu}

Para ahli mengatakan, muntah terlalu sering sangat berbahaya. Sebab, asam di dalam perut secara bertahap akan merusak kerongkongan, dan bahkan dapat “mempengaruhi kesuburan”.

Hal ini yang membuar sejumlah perempuan menggunakan selang plastik untuk mengeluarkan makanan dari perut mereka. Komunitas ini memiliki tiga metode muntah. Pertama dengan cara menekan bagian belakang tenggorokan dengan tangan; kedua dengan menggunakan selang untuk memancing makanan keluar; dan yang ketiga, muntah secara alami tanpa kekuatan eksternal.

Sorang wanita berhasil menurunkan berat badannya dalam waktu delapan bulan dengan metode menggunakan selang. Gadis ini bisa menurunkan berat badannya dari 85kg menjadi 35kg.

Dia belajar bagaimana menggunakan selang untuk menarik makanan keluar dari perutnya. Tetapi ternyata metode ini menyebabkan dia kehilangan nafsu makan. Dia juga mulai menderita anoreksia dan bulimia, yang mengakibatkan banyak masalah psikologis.

Dalam kasus lain, seorang remaja berusia 14 tahun juga menderita muntah obsesif. Cara ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di tubuhnya dengan gejala-gejala seperti pusing dan pembengkakan anggota badan.

Dia mengatakan bahwa dia menggunakan cara manual, yakni dengan menekan tenggorokannya dengan jari-jari untuk memaksakan muntah selama lebih dari setahun hingga metode tersebut berhenti bekerja karena dia menjadi tidak lagi peka terhadapnya. Hingga akhirnya, dia mencari bantuan dari orang-orang di grup obrolan dan belajar menggunakan selang plastik juga.

{Baca juga: Duh! Janda Kenalan Bocah di Game Mobile, Berakhir di Ranjang}

Selang berukuran sekitar 1 cm hingga 3 cm dan panjang 65 cm hingga 90 cm ini terbuat dari PVC (polivinil klorida) atau bahan silikon dan dijual pada platform e-commerce yang tidak diketahui seharga 30 hingga 38 yuan.

Menurut beberapa penjual, jumlah obrolan grup yang mereka kelola meningkat dari 256 menjadi 500 hanya dalam satu bulan. Ini menunjukkan bahwa pasar mereka tumbuh lebih besar dari hari ke hari.

Tentu saja hal itu sangat mengkhawatirkan. Sebab, ada komunitas online yang besar mendorong para remaja untuk menurunkan berat badan dengan muntah. Semoga ini tidak menyebar ke Indonesia. [BA/IF]

Qualcomm : Jaringan 5G Bisa untuk Industri dan Smart City

0

Telko.id, Jakarta – Kehadiran jaringan 5G akan memberikan banyak manfaat kepada pelaku industri dan pemerintah. Hal ini dikarenakan jaringan generasi kelima tersebut akan membantu dalam pengembangan teknologi industri dan Smart City yang dikembangkan oleh pemerintah.

Menurut Country Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong, jaringan 5G bisa mendukung dua hal tersebut dikarenakan memiliki kecepatan internet maksimal dengan latensi yang rendah.

“5G bisa untuk industri dan smart city khususnya terkait IoT,” kata Shannedy di Jakarta, Kamis (22/08/2019).

{Baca juga: Qualcomm Ungkap Kendala Implementasi 5G di Indonesia, Apa Saja?}

Shannedy juga buka suara soal kemungkinan 5G akan hadir untuk konsumen. Menurutnya itu bisa saja, meski tidak mudah lantaran investasi jaringan tersebut lebih tinggi dibanding jaringan 4G ataupun jaringan sebelumnya.

“Investment-nya yang tinggi sehingga 5G secara bisnis bukan untuk costumer base. Tapi operator masing-masing memiliki strategi. Kalau consumer apa dulu, kalau mau ke industri apa use case-nya, dan bisnis modelnya,” ujar Shannedy.

Selain itu jaringan 5G juga diprediksi akan memudahkan aktifitas manusia khususnya dari segi kesehatan. Misalnya saja dengan jaringan 5G, seorang dokter bisa melakukan pengobatan di Papua tanpa harus berada disana.

“Misalnya dengan low latency maka dokter di Jakarta bisa diagnosis pasien di Papua. Itu bisa dilakukan dengan teknologi 5G,” tambah Shannedy.

{Baca juga: Smartfren: Jaringan 5G Bukan untuk Gantikan 4G}

Perlu diketahui jika PT Smartfren Telecom (Smartfren) bekerjasama dengan ZTE selaku penyedia teknologi menggelar uji coba 5G. Ada yang unik dalam ujicoba ini, karena menggunakan headset Virtual Reality (headset VR) yang terhubung secara real time menggunakan jaringan 5G.

Implementasi jaringan generasi kelima ini diuji coba di kawasan industri, khususnya di PT Sinarmas Agro Resources and Technology Tbk (PT Smart Tbk), Marunda Bekasi. Uji coba dilakukan dengan memasang 360 camera, yang terkoneksi dengan jaringan 5G ke headset virtual reality secara real time di jalur logistik pengiriman barang PT Smart yang steril dari manusia. [NM/IF]

Siap-siap! Final Fantasy VIII Remake Meluncur 3 September

0

Telko.id, Jakarta – Sementara Final Fantasy VII Remake dikabarkan akan keluar pada tahun 2020 mendatang,  Final Fantasy VIII Remake Square Enix disebut-sebut bakal hadir lebih cepat. Baru-baru ini, perusahaan mengkonfirmasi bahwa game ini akan dirilis pada September 2019.

Game tersebut akan secara resmi keluar pada 3 September 2019 dan akan dimainkan di berbagai platform, termasuk Sony PlayStation 4, Microsoft Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.

{Baca juga: Bocah Tewas Kesetrum Gegara Main Game Sambil Ngecas}

Menurut laporan Ubergizmo, game Final Fantasy VIII Remake saat ini tersedia untuk pre-order atau dipesan melalui situs web Square Enix. Kemungkinan, Final Fantasy VIII Remake tidak akan se-komprehensif Final Fantasy VII Remake. Final Fantasy VIII Remake akan menampilkan grafik remaster.

Grafis remaster membuatnya lebih setara dengan sistem game modern saat ini. Namun demikian, game Final Fantasy VIII Remake kemungkianan akan datang dengan fitur-fitur baru.

{Baca juga: Niantic Tendang 500 Ribu Cheater Pokemon GO dan Harry Potter}

Satu diantaranya adalah kemampuan untuk mematikan pertemuan bagi mereka yang bukan penggemar fitur itu. Ada pula kemampuan untuk memutar adegan dengan kecepatan tiga kali lipat.

Tak cukup, game Final Fantasy VIII Remake juga akan memiliki dukungan untuk tampilan Full HD, sehingga permainan akan terlihat lebih baik daripada yang Anda ingat. [BA/IF]

 

Qualcomm Ungkap Kendala Implementasi 5G di Indonesia, Apa Saja?

0

Telko.id,Jakarta – Qualcomm menjelaskan kendala dalam implementasi jaringan 5G di Indonesia. Menurut perusahaan, yang paling utama adalah frekuensi atau spektrum yang saat ini belum ditentukan oleh pemerintah Indonesia.

Diungkapkan Country Manager Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong, saat ini perangkat 5G sudah siap digelar di Indonesia. Namun pemerintah belum menentukan frekuensi mana yang digunakan untuk jaringan generasi kelima tersebut.

“Device-nya udah ada, tetapi frekuensinya (jaringan 5G) belum ditentukan,” kata Shannedy Ong di Jakarta, Kamis (22/08/2019).

{Baca juga: Asia Tenggara Siap Gelar 5G di 2020, Kalau Indonesia?}

Disebutkan Shannedy, setidaknya ada 3 kandidat frekuensi yang bisa digunakan untuk jaringan 5G, termasuk 3,5 Ghz, 26 Ghz dan 28 Ghz. Namun ketiganya masih belum dapat dipastikan karena frekuensi 3,5 Ghz sudah digunakan untuk layanan satelit.

“Jadi dari tahap frekuensi ditentukan sampai network dibangun oleh operator, semua perlu waktu,” tutur Shannedy.

Pemerintah sendiri disebut Shannedy sebenarnya sudah mengkaji jaringan mana yang cocok untuk 5G. Harapannya frekuensi itu bisa segera ditentukan agar implementasi jaringan 5G bisa segera dilakukan.

“Regulator di sini sih sebenarnya sudah melihat dan mengindentifikasi spektrum 5G mana yang cocok untuk Indonesia. Kita sih berharap agar mereka dapat menyelesaikan kajiannya agar dapat segera mengalokasikan 5G,” ujar Shannedy.

{Baca juga: XL Prediksi 5G akan Hadir di Indonesia Pada 2022}

Hal serupa dikatakan Senior Director Government Affairr for SEA and Pacific Qualcomm, Alex Orange. Menurutnya, Indonesia masih harus menghadapi beberapa tantangan terlebih dahulu. Salah satunya adalah spektrum 5G.

Hal ini cukup mengecewakan karena  jaringan 5G diprediksi akan siap digelar di beberapa negara di Asia Tenggara pada 2020 mendatang, seperti Thailand, Singapura dan Malaysia. “Tahun 2020, Thailand, Singapura, Vietnam dan Malaysia sudah hadir 5G. Namun Indonesia mungkin mencoba untuk hadir secepatnya,” kata Alex. [NM/IF]

Gapura Raksasa Besutan Extramarks Cetak Rekor Dunia Baru

0

Telko.id, Jakarta – Sebuah rekor dunia baru berhasil ditorehkan Extramarks Education Indonesia berkat Replika Garuda Pancasila yang dibangunnya di pelataran Taman Mini Indpnesia Indah belum lama ini. Gapura tersebut bukan saja menjadi yang terbesar karena memiliki tinggi 17 meter, ini juga tampil unik berkat bahan baku kacang yang membentuknya.

Diungkapkan Country Manager Extramarks Indonesia, Ferando Uffie, bahan baku kacang ini secara simbolis memiliki makna untuk mengingatkan kita, khususnya para siswa untuk tidak seperti kacang yang lupa kulit. “Harapannya SDM unggul yang terbentuk nanti, tidak lupa untuk turut ambil bagian dalam membangun Indonesia,” katanya.

Gapura setinggi 17 meter ini sendiri dibangun Extramarks dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74 yang tahun ini mengangkat tema “SDM Unggul Indonesia Maju.”

Tema ini diakui Extramarks sejalan dengan tujuan perusahaan yang ingin membangun SDM unggul melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. “Untuk itu, kami menggagas pembangunan Gapura Garuda Pancasila setinggi 17 meter, sebagai pengingat sekaligus penyemangat kami dalam mewujudkan tujuan tersebut,” jelasnya.

Pihak Museum Rekor Indonesia (MURI) yang diwakili oleh Awan Raharjo selaku Senior Manager MURI mengatakan bahwa Replika Garuda Pancasila yang dipersembahkan oleh Extramarks ini telah memenuhi syarat kriteria MURI untuk mencatatkan rekor dunia kepada Extramarks.

“Gapura raksasa ini tidak hanya tercatat sebagai rekor Indonesia, melainkan menjadi rekor dunia baru. Filosofinya juga kuat, dimana pembuatannya memakan waktu selama delapan hari, dan dikerjakan oleh 45 orang seniman terbaik Indonesia serta dirangkai dengan menggunakan kacang goreng sebanyak 1,5 ton,” lanjut Awan.

Gapura Garuda Pancasila yang tersusun dari bahan baku kacang ini dikembangkan dalam 8 hari oleh 45 seniman dengan berbagai latar belakang budaya. Angka-angka ini terhubung dengan 17 Agustus 1945 (17 – 8 – 1945), yang merupakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pihak MURI sendiri memberikan dua penghargaan pada Extramarks Indonesia. Pertama, diberikan pada ‘Extramarks Indonesia sebagai Pendukung atas Rekor Replika Gapura Garuda Pancasila Terbesar’. Kedua, diberikan pada ‘Fernando Uffie sebagai Penggagas atas Rekor Replika Gapura Garuda Pancasila Terbesar’. Penghargaan serupa juga diberikan kepada pihak TMII sebagai Pendukungdan Drs. Suprayogi sebagai Pembuat atas Rekor Replika Gapura Garuda Pancasila Terbesar.

Extramarks Indonesia hadir dengan solusi yang memadukan pendidikan dan teknologi yang diyakini oleh Uffie sebagai salah satu solusi yang sesuai untuk pemerataan SDM yang unggul di Indonesia.  Berbekal solusi ini, proses belajar siswa dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja karena selain dapat diakses melalui laptop dan tablet, ini juga dapat diakses melalui smartphone.

Saat ini, solusi milik Extramarks, yakni KELAS PINTAR sudah tersedia dalam versi aplikasi berbasis Android dan iOS.

Asia Tenggara Siap Gelar 5G di 2020, Kalau Indonesia?

0

Telko.id, Jakarta Jaringan 5G diprediksi akan siap digelar di beberapa negara di Asia Tenggara pada 2020 mendatang, seperti Thailand, Singapura dan Malaysia. Tetapi, apakah 5G juga akan hadir di Indonesia?

Diungkapkan Senior Director Government Affairr for SEA and Pacific Qualcomm, Alex Orange, Indonesia belum bisa dipastikan apakah mengikuti jejak negara-negara Asia Tenggara atau tidak dalam menyelenggarakan teknologi 5G.

Pasalnya, Indonesia masih harus menghadapi beberapa tantangan terlebih dahulu. Salah satunya adalah spektrum 5G.

{Baca juga: XL Prediksi 5G akan Hadir di Indonesia Pada 2022}

“Tahun 2020, Thailand, Singapura, Vietnam dan Malaysia sudah hadir 5G. Namun Indonesia mungkin mencoba untuk hadir secepatnya,” kata Alex di Jakarta, Kamis (22/08/2019).

Saat ini, mulai ada wacana jika spektrum 2,6 Ghz dan 28 Ghz merupakan spektrum yang cocok. Sayangnya, hingga saat ini spektrum 2,6 Ghz masih digunakan oleh satelit.

Selain itu, sampai sekarang juga belum ada regulasi terkait spektrum yang bakal digunakan untuk jaringan generasi kelima tersebut. “Jaringan 5G sudah siap tumbuh di Indonesia. Kita berharap pemerintah membuat regulasi terkait spektrum mana yang cocok untuk jaringan 5G,” tambah Alex.

(ki-ka) Director Government Affairs Qualcomm International, Nies Purwati, Country Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong, dan Senior Director Government Affairs for SEA and Pacific Qualcomm, Alex Orange. (Foto: Naufal/Telko.id)

Hal serupa dikatakan juga oleh Director Government Affairs Qualcomm International, Nies Purwati. Menurutnya, pemerintah belum menentukan frekuensi mana yang dipakai untuk jaringan 5G.

“Di Indonesia sendiri belum ada frekuensi 5G yang ditentukan oleh pemerintah,” tutur Nies.

{Baca juga: 5G Baru Dimulai, Huawei Sudah Kembangkan Teknologi 6G}

Ia menilai jika jaringan 5G harus memerlukan spektrum frekuensi baru. Tujuannya, agar jaringan bisa digunakan secara masif baik untuk industri maupun konsumen.

“Untuk 5G juga membutuhkan alokasi frekuensi baru, karena 5G memberikan karakteristik baru, Network-nya adalah long latency, speed tinggi, dan itu akan berguna menyampaikan layanan-layanan, Mobile Broadband, pakai Internet sehari-hari dan Internet of Things (IoT),” tukasnya. (NM/FHP)

Bocah Tewas Kesetrum Gegara Main Game Sambil Ngecas

0

Telko.id,Jakarta – Kecelakaan fatal yang mengakibatkan kematian gara-gara menggunakan smartphone sambil ngecas sudah sering terjadi. Baru-baru ini, seorang bocah lelaki tewas kesetrum ketika sedang bermain game di smartphone-nya.

Bocah malang itu bermain game saat smartphone-nya sedang di-charge di sebuah restoran yang terletak di China. Nyawa bocah bernama Liu ini tidak terselamatkan, meski para dokter telah berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkannya selama dua jam.

Dilansir dari World of Buzz, Kamis (22/08/2019), menurut saudara korban, bocah laki-laki berusia 13 tahun tersebut sedang makan di luar bersama temannya di sebuah restoran ayam goreng.

{Baca juga: Detik-detik Wahana 360° Patah dan Tewaskan Gadis 19 Tahun}

Dalam rekaman CCTV, ia tampak sedang bermain game bersama teman-temannya. Beberapa menit kemudian, tubuh bocah itu menjadi kaku dan tegang ketika tubuhnya mendapat sengatan listrik dari smartphone yang sedang di-charge.

Tubuhnya kemudian lemas, dia pun terjatuh dari kursinya. Menyaksikan kejadian itu, temannya bergegas untuk memeriksa kondisi Liu. Bocah yang malang itu kemudian dibawa ke rumah sakit oleh teman dan orang-orang di sekitarnya.

Dokter yang memeriksa Liu menyatakan bahwa bocah itu meninggal karena tersetrum. Dokter juga menambahkan, ada bekas luka bakar di wajah dan tubuh bocah itu.

{Baca juga: Main PUBG Enam Jam Non Stop, Remaja 16 Tahun Tewas}

Pihak keluarga korban menuduh soket listrik di restoran sebagai penyebab kematian Liu. Mereka juga meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Keluarga mengatakan, kabel dan charger yang digunakan Liu masih berfungsi dengan baik setelah kejadian, padahal itu bukanlah perangkat bawaan asli.

Selain itu, smartphone juga masih berfungsi normal dan tidak ditemukan kerusakan setelah insiden mengerikan tersebut.

Menurut laporan pihak kepolisian setempat, kini soket listrik yang diduga rusak telah ditutup oleh pihak restoran. Akibat kejadian itu, restoran ditutup selama dua hari oleh pihak berwenang. (BA/FHP)

Sumber: World of Buzz

Perusahaan Rekaman Eminem Gugat Spotify, Gara-gara Apa?

0

Telko.id, Jakarta – Perusahaan rekaman Eminem, Eight Mile Style gugat Spotify. Eight Mile Style mengklaim layanan streaming musik itu melanggar hak cipta ratusan lagu. Gugatan juga mencakup soal konstitusionalitas undang-undang lisensi musik.

Dalam gugatan yang diajukan pada Rabu (21/8/2019) di pengadilan federal Tennessee, perusahaan ini menuduh bahwa Spotify sengaja melakukan pelanggaran dengan mereproduksi hit Eminem seperti Lose Yourself dan “pura-pura” memiliki lisensi.

Eight Mile Style pun mengklaim, Spotify melanggar regulasi modernisasi musik, undang-undang federal yang disahkan pada Oktober 2018 yang dirancang untuk merampingkan proses bagi artis dan penulis lagu yang dikompensasikan dalam streaming musik.

{Baca juga: Merasa Dipalak, Spotify Tuntut Apple ke Uni Eropa}

Meskipun tidak memiliki perjanjian lisensi secara tepat, Spotify telah menjual komposisi penerbit musik “milyaran kali”. Namun, seperti dikutip Telko.id dari CNET, Kamis (22/08/2019), Spotify belum sekali pun pernah membayar royalti kepada Eight Mile Style.

Dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan, Eight Mile Style meminta ganti rugi senilai USD 150 ribu atau sekitar Rp 2,1 miliar untuk masing-masing 243 komposisi. Sayang, sampai berita ini diturunkan, Spotify belum bersedia memberi penjelasan.

{Baca juga: Apple Lagi-lagi Digugat Perusahaan Israel Gegara Kamera}

Awal tahun lalu, Spotify juga  menghadapi tuntutan dari artis terkait pelanggaran hak cipta. Wixen Music Publishing menjadi pihak penggugat Spotify. Wixen Music Publishing menuntut uang denda sebesar USD 1,6 miliar atau lebih kurang Rp 21,6 triliun.

Wixen Music Publishing mengklaim bahwa Spotify menggunakan puluhan ribu lagu artis binaannya tanpa lisensi yang benar. Wixen Music Publishing menyebut, Spotify tidak membayar kompensasi yang sesuai sehingga merugikan perusahaan serta para artis. (SN/FHP)

Sumber: CNET