spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1037

Honor V30

0

Telko.id – Spesifikasi Honor V30 bertumpu pada Kirin 990, 6/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, November ini dibekali sistem operasi Android 10, Magic UI 3 dan layar berukuran 6.57″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor V30. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Ocean Blue, Galaxy Black, Icelandic frost, Sunrise Orange) dan memiliki body berdimensi 162.7 x 75.8 x 8.9 mm (6.41 x 2.98 x 0.35 in) dengan berat 213 g (7.51 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor V30

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 990 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.09 GHz Cortex-A76 & 4×1.86 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP16. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.57″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Yes,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor V30 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G (2+ Gbps DL). Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Honor V30

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor V30 :

  • 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7″, PDAF, Laser AF
    8 MP, f/2.4, 80mm (telephoto), 1/4.0″, PDAF, Laser AF, OIS, 3x optical zoom
    8 MP, f/2.4, 16mm (ultrawide), no AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
8 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Honor MagicWatch 2

0

Telko.id – Spesifikasi Honor MagicWatch 2 bertumpu pada , GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, November ini dibekali sistem operasi Huawei wearable platform dan layar berukuran 1.39″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor MagicWatch 2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Charcoal Black, Flax Brown, Agate Black, Sarkura Gold) dan memiliki body berdimensi 45.9 x 45.9 x 10.7 mm (1.81 x 1.81 x 0.42 in) dengan berat 41 g (1.45 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, ceramic back, stainless steel frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support No.

Spesifikasi Honor MagicWatch 2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset yang ditopang Central Processing Unit atau CPU dan prosesor grafis / GPU . Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 4GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 455 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 1.39″ Inch dengan jenis OLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 454×454 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor MagicWatch 2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi No cellular connectivity yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal No. Selain itu ada juga konektifitas USB No, GPS(Yes, with GLONASS, GALILEO), No, dan bluetooth (5.1, LE, EDR). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, gyro, heart rate, barometer, compass, .

Kamera Honor MagicWatch 2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor MagicWatch 2 :

  • No.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal . Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Honor View

0

Telko.id – Spesifikasi Honor View bertumpu pada Kirin 990 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 60 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada Exp. announcement 2019, November ini dibekali sistem operasi Android 10 dan layar berukuran 6.4″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor View. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Blue, Orange, other colors) dan memiliki body berdimensi – dengan berat -. Desainnya dibangun dari komponen Glass front, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor View

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 990 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.09 GHz Cortex-A76 & 4×1.86 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP16. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.4″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2310 pixels dan telah dilengkapi dengan Yes,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor View sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, aptX HD, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Honor View

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor View :

  • 60 MP, f/1.7, (wide), PDAF, OIS
    16 MP, f/2.2, 14mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.2, (macro), 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.2, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 60 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 24 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.9µm
TOF 3D, (depth sensor) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

MAXstream Tambah Serial Horor Baru Berjudul “Journal of Terror: Afterlife”

0

Telko.id – Masyarakat Indonesia memang senang dengan film ataupun serial bergenre horor.  Terbukti, setiap ada film atau serial genre horor banyak peminatnya. Itu juga yang mendasari MAXstream menambah serial orisinalnya dengan judul “Journal of Terror: Afterlife”.

Serial ini merupakan serial original bergenre horor terbaru hasil kolaborasi MAXstream dengan penulis Sweta Kartika serta sineas terkemuka Indonesiamulai tayang pada 31 Oktober 2019, eksklusif di aplikasi MAXstream.

Uniknya, Rachel Goh (Director of Marketing Telkomsel) dan Crispin P. Tristram (Head of Digital Lifestyle Telkomsel) ikut terlibat dalam proses produksi, sebagai Executive Producer dan Producer.

“Sebagai layanan video streaming, MAXstream secara konsisten membuka kesempatan untuk berkolaborasidengan para pegiat industri kreatif di Indonesia, mulai dari sineas hingga penulis. Journal of Terror: Afterlife merupakan bukti nyata hasil kolaborasi MAXstream dengan penulis Sweta Kartika dan sineas terkemuka Indonesia yang juga perwujudan dari komitmen kami untuk terus menghadirkan konten yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia sekaligus mendukungpengembangan kreatifitas karya anak bangsa,” ungkap Crispin P. Tristram, Head of Digital Lifestyle Telkomsel yang juga menjadi produser pada serial ini.

Serial Journal of Terror: Afterlife juga merupakan hasil kerja sama antara Telkomsel melalui MAXstream dengan Trinity Optima Production dan Kratoon Pictures. Disutradarai oleh Ceppy Gober, serial tersebut tetap mempertahankan jalan cerita horor yang ditulis oleh Sweta Kartika sesuai dengan komiknya.

Selain itu, CEO Trinity Optima Production, Yonathan Nugroho, dan aktor kawakan Dennis Adhiswara juga terlibat dalam proses pembuatan serial Journal of Terror: Afterlife sebagai Executive Producer.

Journal of Terror: Afterlife sendiri menceritakan kehidupan tokoh utama, Prana yang berusia 25 tahun yang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata di sekitarnya. Prana pun perlahan menyadari bahwa kemampuan tersebut berkaitan dengan meninggalnya saudara kembarnya pada saat ia lahir ke dunia. Aktor sekaligus penyanyi Dikta Wicaksono berperan sebagai Prana dan akan beradu akting dengan aktris Lania Fira.

Ini bukan kali pertama MAXstream Original menghadirkan konten bergenre horor. Sebelumnya, MAXstream Original juga telah menyajikan serial dengan genre horor berjudul Nawangsih karya Melly Goeslaw.

Dalam perkembangannya, MAXstream juga telah memproduksi konten orisinal dari berbagai genre, mulai dari Negeri 5 Menara dan  Cerita Dokter Cinta yang bergenre komedi romantis, Brata dengan cerita penuh aksi di dalamnya, Critical Eleven yang mengangkat kisah drama, dan Pulang Pulang Ganteng yang bergenre komedi. Konsistensi MAXstream Original dalam meluncurkan konten pun sejalan dengan tumbuhnya minat pengguna terhadap tontonan berkonsep serial.

“MAXstream secara konsisten akan membuat series terbaru yang siap diluncurkan setiap bulannya. Beragam konten yang terdapat di dalam MAXstream merupakan upaya kami dalam memenuhi berbagai kebutuhan sesuai minat pelanggan, sesuai dengan semangat transformasi Telkomsel sebagai digital telco company yang fokus menyajikan layanan yang customer-centric. Kami berharap, Journal of Terror: Afterlife dapat menjadi serial yang tidak hanya menghibur, namun juga menginspirasi masyarakat dengan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya,” tutup Crispin.

Hingga kini, aplikasi MAXstream telah diunduh lebih dari 20 juta kali baik melalui Google Play Store maupun App Store. MAXstream memiliki 60 saluran televisi, baik lokal maupun internasional, 13 video partner, dan lebih dari 10.000 koleksi video.

Pada bulan ini, MAXstream juga telah meluncurkan Paket Entertainment MAXstream seharga Rp 69.000 yang dapat diaktifkan oleh pengguna untuk mengakses HBO GO, VIDIO, dan VIU dengan kuota 7 GB melalui aplikasi mytelkomsel, aplikasi MAXstream, atau dengan menghubungi *363*465. (Icha)

 

 

Crewdible Dapat Suntikan Dana Rp21 Milyar dari GFC

0

Telko.id, Jakarta – Platform pergudangan mikro yang ditujukan bagi para pedagang eCommerce, Crewdible, baru-baru ini mendapatkan pendanaan pre-series A sebesar Rp 21 milyar dari Global Founders Capital. Kira-kira buat apa ya?

Diungkapkan Founder sekaligus CEO Crewdible, Dhana Galindra, dana investasi itu bukan saja akan digunakan untuk memperluas kehadiran Crewdible di kota-kota besar di Indonesia, tetapi juga mendongkrak kegiatan pemasaran dan yang paling penting adalah untuk mengembangkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan pasar yang sangat bervariasi dan jumlah traffic yang sangat banyak.

“Dengan dana yang sangat sedikit yang kami dapatkan saat pendanaan tahap awal, kami tetap dapat menyelesaikan dan melakukan banyak hal. Sekarang dengan dukungan VC sebesar Global Founders Capital atau GFC, kami sangat excited dan optimis bisnis ini dapat tumbuh lebih cepat lagi,” katanya dalam keterangan resmi.

Crewdible sendiri disebut Dhana telah berkembang 40 kali, terhitung sejak mendapatkan pendanaan tahap awal pada 2018 lalu, hingga sekarang. Hal ini jugalah yang membuat Global Founder Capital yakin untuk berinvestasi.

Sebagai aplikasi, misi Crewdible adalah membantu penjual kecil untuk menjadi perusahaan besar dengan menawarkan jasa yang dapat mengatasi masalah operasional (pencatatan penjualan, inventory, stock opname, packing dan kirim ke ekspedisi) tanpa ada biaya sewa harian gudang, biaya hanya akan dikenakan jika terjadi transaksi.

“Tujuannya adalah memberikan waktu lebih banyak kepada para pedagang agar mereka bisa fokus pada pengembangan bisnis, menambah produk dan melakukan pemasaran yang lebih baik,” tambah CTO dan co-founder Crewdible, Sony Gultom.

Untuk mewujudkan misinya, Crewdible memanfaatkan fasilitas-fasilitas kosong seperti rumah, ruko, kantor dan gudang untuk dijadikan gudang-gudang kecil yang menjadi tempat fulfillment untuk pesanan eCommerce. Konsep yang revolusioner ini terbukti membawa keuntungan. Bukan saja gudang-gudang Crewdible dapat ditempatkan dimanapun, harga juga  terjangkau karena Crewdible tidak perlu membayar biaya overhead seperti biaya sewa gudang, biaya setup, biaya pemeliharaan dan lain-lain.

Dengan berbagai keuntungan ini, Crewdible sangat cocok digunakan untuk para pekerja kantoran yang ingin tetap mempunyai bisnis sampingan, Ibu rumah tangga, atau siapapun yang ingin tetap berjualan tanpa menganggu kegiatan utamanya. Pedagang eCommerce yang berlokasi tidak strategis, tidak memiliki lapak berjualan dan yang ingin memperluas bisnisnya keseluruh kota di Indonesia juga dibuat untung dengan kehadiran aplikasi ini.

 

Telkomsel Gelar ‘Umrah Fair’ di 13 Kota Plus di Madinah

0

Telko.id – Telkomsel Umrah Fair hadir sebagai komitmen Telkomsel untuk hadir sebagai teman perjalanan ibadah bagi jamaah yang juga pelanggannya. Acara ini akan digelar di 13 kota hingga bulan Desember 2019, yang meliputi Jakarta, Medan, Pekanbaru, Palembang, Bekasi, Serang, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, Gresik, Makassar, dan Banjarmasin.

Pada pameran ini, Telkomsel menghadirkan berbagai fasilitas penunjang kelancaran ibadah umrah, seperti layanan medical check-uptalk show dengan Ustad Wijayanto, hingga manasik umrah.

Bukan hanya di Indonesia, Telkomsel Umrah Fair ini juga tersedia di kantor pelayanan GraPARI Arab Saudi. Telkomsel sendiri merupakan satu-satunya operator seluler yang memiliki kantor layanan bagi pelanggan di Arab Saudi, yang terdiri dari GraPARI Mekkah dan GraPARI Madinah.

“Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah jemaah umrah tahunan terbesar di dunia. Selain dari itu, sekitar 140.000 pelanggan Telkomsel berkunjung ke Arab Saudi tiap bulannya, yang mayoritas melakukan perjalanan untuk melaksanakan ibadah. Maka dari itu, Telkomsel berupaya untuk menjadi teman perjalanan ibadah bagi jamaah di Tanah Suci,” ungkap Ririn Widaryani, Direktur Sales Telkomsel.

Untuk mengakselerasikan pengalaman beribadah pelanggan di Tanah Suci, Telkomsel juga telah berkolaborasi dengan penyedia jasa perbankan dan sejumlah biro perjalanan umrah terpercaya yang dinamakan sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).  Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam acara Telkomsel Umrah Fair  pada 30 Oktober 2019 di Telkom Landmark Tower, Jakarta.

Ririn Widaryani kemudian menjelaskan bahwa kolaborasi ini  merupakan bentuk nyata dari komitmen Telkomsel sebagai digital telco company yang mengedepankan nilai customer-centricity dalam berbagai layanan dan produknya.

“Sebagai komitmen memberi nilai tambah dalam menghadirkan kenyamanan mengakses layanan komunikasi yang berkualitas melalui paket roaming di Arab Saudi serta pusat pelayanan GraPARI di Arab Saudi, Telkomsel juga bekerjasama dengan BNI Syariah dan sejumlah PPIU untuk  memenuhi kebutuhan jamaah umrah lainnya seperti pembiayaan umrah dan paket perjalanan yang berkualitas”, ujar Ririn.

Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati lebih lanjut menambahkan, “Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk memberikan solusi yang hasanah bagi segenap masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan sesuai prinsip syariah. Melalui kolaborasi dengan Telkomsel dan perusahaan travel, BNI Syariah siap menyediakan layanan umroh yang terbaik sesuai kaidah.“

Melalui kolaborasi dengan BNI Syariah, Telkomsel  menghadirkan media pembayaran  biaya perjalanan ibadah umrah melalui BNI Syariah untuk pembelian paket bundle yang meliputi Paket Pembiayaan Perjalanan Umrah dengan  Paket Roaming Telkomsel. Sementara layanan keuangan yang disediakan BNI Syariah meliputi Tabungan Umroh BNI Baitullah iB Hasanah dan Pembiayaan Umroh, Fleksi Umrah iB Hasanah dan Hasanah Card.

Sedangkan kolaborasi Telkomsel dengan sejumlah PPIU meliputi kerjasama dengan biro perjalanan umrah yang sudah memiliki lisensi resmi dari pemerintah seperti Maktour, Patuna, NRA, Kanomas, Arrayyan, Tazkia,  Arminareka/Resi, Sahid, Tursina, Sindo, Al Bilad dan Anata Tour, dimana Telkomsel menyediakan paket bundle Paket Perjalanan Umrah dengan Paket Roaming Telkomsel. (Icha)

 

 

Telkomsel Kolaborasi Dengan Pemda Gorontalo Bangun Konsep Smart City 

0

Telko.id – Telkomsel mengumumkan kolaborasi dengan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Gorontalo untuk bersinergi mengembangkan konsep smart city melalui sejumlah solusi telekomunikasi berbasis digital yang ditawarkan oleh Telkomsel. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh unit Small Medium Enterprise Management Telkomsel bersama Bupati dari Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara di Jakarta (28/10).

“Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen Telkomsel untuk dapat aktif berperan serta membantu pemerintah dalam mengakselerasikan negeri melalui sinergi bersama institusi pembangunan daerah, sekaligus mewujudkan pembangunan nasional, dengan pemanfaatan teknologi tepat guna,” ungkap Seow Chuen Yong Nicholas, Vice President Small Medium Enterprise Management Telkomsel.

Dalam kolaborasi bersama tiga Pemda di Provinsi Gorontalo tersebut, Telkomsel akan menghadirkan sejumlah solusi layanan smart city berbasis digital. Salah satunya adalah solusi fleet management menggunakan produk Telkomsel FleetSight yang merupakan bagian dari layanan solusi berbasis Internet of Things (IoT) dari Telkomsel melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise.

Telkomsel FleetSight merupakan solusi untuk mengendalikan kendaraan operasional dengan menyambungkan perangkat telematika berbasis satelit yang dipasangkan pada kendaraan.

Selain itu, Telkomsel juga berkolaborasi dengan mitra Pemda Provinsi Gorontalo dalam menghadirkan solusi smart tax serta platform pelaporan masyarakat. Melalui solusi-solusi tersebut, nantinya para Pemda di Provinsi Gorontalo yang bertugas dapat lebih efisien dan transparan dalam menjalankan operasional pemerintahan sehingga meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Sebelumnya, sejumlah solusi serupa dari Telkomsel juga telah diimplementasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo melalui pilot project dalam pengembangan smart city sejak 2018. Diharapkan, melalui partisipasi aktif dari sejumlah Pemda ini, implementasi solusi smart city di Provinsi Gorontalo akan semakin merata dan berkelanjutan sehingga percepatan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih  luas.

“Menghadirkan solusi smart city yang komprehensif dan memiliki dampak berkelanjutan merupakan harapan Telkomsel dengan didasarkan pada komitmen untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri melalui perluasan implementasi teknologi digital di berbagai lini pemerintahan. Semoga kolaborasi antara Telkomsel dengan sejumlah Pemda di Provinsi Gorontalo ini dapat menginspirasi daerah lainnya untuk dapat menerapkan teknologi digital untuk mewujudkan visi Digital Nation yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” tutupNicholas. (Icha)

 

Kominfo Buka Konsultasi Publik Terkait Formula Penghitungan BHP ISR

0

Telko.id – Kominfo membuka konsultas public terkait rencana untuk mengubah nilai indeks biaya penggunaan lebar pita (Ib) dan indeks biaya daya pancar frekuensi radio (Ip) yang digunakan dalam formula untuk menghitung Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Izin Stasiun Radio (BHP ISR) bagi penyelengaraan penyiaran terestrial televisi siaran tidak berbayar.

“Targetnya adalah untuk mendorong penggunaan spektrum frekuensi radio yang lebih efisien dan mendorong industri penyiaran untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat  melalui penggunaan teknologi yang  mampu memberikan kualitas gambar dan suara yang lebih jernih (high definition) serta dalam rangka menciptakan level kompetisi yang lebih sehat,” seperti yang disampaikan oleh Kemenkominfo dari pernyataan tertulisnya.

Adapun Nilai Ib dan Ip dimaksud direncanakan untuk diterapkan mulai tahun 2019 dengan perubahan sebagai berikut:

Semula Menjadi
Jenis Penggunaan Frekuensi Radio Ib Ip Jenis Penggunaan
Frekuensi Radio
Ib Ip
Telsus Penyiaran Terestrial Televisi Siaran Tak Berbayar 0,640 8,430 Penyelenggaaan penyiaran
terestrial
Televisi siaran tidak berbayar analog berjaringan 12,800 168,600
Televisi siaran tidak berbayar analog lokal 3,200 42,150

Selain perubahan Ib dan Ip untuk penyelenggaraan penyiaran terestrial televisi siaran tidak berbayar, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga bermaksud untuk menetapkan nilai Ib dan Ip untuk penyelenggaraan penyiaran multipleksing sebagai berikut:

 

Jenis Penggunaan Frekuensi Radio Ib Ip
Penyelenggaraan penyiaran terestrial Penyelenggaraan penyiaran multipleksing 0,640 8,430
       

Untuk memberikan kemudahan kepada penyelenggara penyiaran terestrial televisi siaran tidak berbayar, penerapan nilai Ib dan Ip yang baru tersebut direncanakan akan dilakukan secara bertahap dan akan dituangkan dalam Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Petunjuk Pelaksanaan tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio sebagai berikut:

A. Penyelenggaraan penyiaran teresterial televisi siaran tidak berbayar analog berjaringan dikenai Ib dan Ip dengan penerapan secara bertahap sebagai berikut:

 

Jatuh tempo pembayaran tahun ke n Ib(n) = 25% x Ib Ip(n) = 25% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 1 Ib(n+1) = 50% x Ib Ip(n+1) = 50% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 2 Ib(n+2) = 75% x Ib Ip(n+2) = 75% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 3 Ib(n+3) = 100% x Ib Ip(n+3) = 100% x Ip

 

B. Penyelenggaraan penyiaran teresterial televisi siaran tidak berbayar analog berjaringan yang juga menyelenggarakan televisi siaran digital dikenai Ib dan Ip untuk penyelenggaraan penyiaran teresterial televisi siaran tidak berbayar analog berjaringan dengan penerapan secara bertahap sebagai berikut:

 

Jatuh tempo pembayaran tahun ke n Ib(n) = 5% x Ib Ip(n) = 5% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 1 Ib(n+1) = 5% x Ib Ip(n+1) = 5% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 2 Ib(n+2) = 50% x Ib Ip(n+2) = 50% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 3 Ib(n+3) = 100% x Ib Ip(n+3) = 100% x Ip

 

C. Penyelenggaraan penyiaran teresterial televisi siaran tidak berbayar analog lokal dikenai Ib dan Ip dengan penerapan secara bertahap sebagai berikut:

Jatuh tempo pembayaran tahun ke n Ib(n) = 25% x Ib Ip(n) = 25% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 1 Ib(n+1) = 50% x Ib Ip(n+1) = 50% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 2 Ib(n+2) = 75% x Ib Ip(n+2) = 75% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 3 Ib(n+3) = 100% x Ib Ip(n+3) = 100% x Ip

D. Penyelenggaraan penyiaran teresterial televisi siaran tidak berbayar analog lokal yang juga menyelenggarakan televisi siaran digital dikenai Ib dan Ip untuk penyelenggaraan penyiaran teresterial televisi siaran tidak berbayar analog lokal dengan penerapan secara bertahap sebagai berikut:

Jatuh tempo pembayaran tahun ke n Ib(n) = 5% x Ib Ip(n) = 5% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 1 Ib(n+1) = 5% x Ib Ip(n+1) = 5% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 2 Ib(n+2) = 50% x Ib Ip(n+2) = 50% x Ip
Jatuh tempo pembayaran tahun ke n + 3 Ib(n+3) = 100% x Ib Ip(n+3) = 100% x Ip

Adapun kode n yang dimaksud dalam pentahapan di atas adalah tahun jatuh tempo pembayaran BHP Spektrum Frekuensi Radio yang pertama sejak berlakunya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio.

Terkait Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dapat diinformasikan bahwa sebelumnya RPM dimaksud telah dilakukan konsultasi publik  pada tanggal 26-29 September 2018.

Mengingat adanya tambahan substansi terkait perubahan nilai Ib dan Ip untuk penyelenggaraan penyiaran terestrial televisi siaran tidak berbayar dan untuk penyempurnaan RPM dimaksud perlu adanya masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga perlu dilakukan konsultasi publik kembali. (Icha)

 

XL Axiata Resmikan Jaringan USO di Pelosok NTT

0

Telko.id – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus melanjutkan pembangunan jaringan telekomunikasi dan data di daerah-daerah terpencil melalui skema USO (Universal Service Obligation) di tahun 2019 ini. Kali ini, XL membangun di Nusa Tenggara Timur.

Pembangunan jaringan USO yang dilakukan oleh XL ini berfokus di area-area terpencil ini sebagai dukungan perusahaan kepada pemerintah dalam pemerataan dan penyediaan layanan telekomunikasi di daerah yang selama ini belum terjangkau layanan telekomunikasi dan data, yang juga selaras dengan rencana XL Axiata untuk terus mengembangkan infrastruktur jaringan ke wilayah di luar Pulau Jawa.

Sampai saat ini, pembangunan jaringan USO oleh XL Axiata tahun ini mencakup 289 titik di berbagai provinsi yang sebagian besar masuk Kawasan Timur Indonesia (KTI), termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Guna menandai pembangunan jaringan USO di NTT dan KTI lainnya, manajemen XL Axiata dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meresmikan salah satu BTS USO di Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, NTT, pada Senin (28/10).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Aba Maulaka, Direktur Layanan Telekomunikasi & Informasi untuk Badan Usaha Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) KOMINFO, Dhia Anugrah Febriansa,  Kepala Balai Monitoring Propinsi Nusa Tenggara Timur, Moh. Syarif Helmi, SE, SH, MM,  Kepala Bidang TIK Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol. Wahyu Prihatmaka, SH. Sementara itu mewakili XL Axiata, hadir Direktur Teknologi, Yessie D. Yosetya dan Group Head East Region, Bambang Parikesit.

“Semua titik BTS USO yang dibangun XL Axiata tahun ini berada di 51 kabupaten, sebagian besar di antaranya ada di Kawasan Tengah dan Timur Indonesia, termasuk Sulawesi, NTT, Maluku, dan Papua. Pembangunan jaringan USO di titik-titik tersebut telah mulai dilaksanakan sejak Oktober 2019 dan akan tuntas sebelum akhir tahun ini. XL Axiata merupakan operator telekomunikasi pertama yang on air jaringan USO di 2019. Dari seluruh 289 BTS USO yang dibangun merupakan BTS 4G,” ungkap Yessie D. Yosetya, Direktur Teknologi XL Axiata menjelaskan.

Langkah XL Axiata untuk membangun jaringan USO tidak akan berhenti di tahun ini saja. XL Axiata berharap akan bisa melanjutkannya di tahun 2020 di area yang semakin luas.

Menurut Yessie, XL Axiata juga akan mengelola dan mengembangkan semua jaringan USO yang dibangun menjadi jaringan yang benar-benar mampu melayani masyarakat semaksimal mungkin agar memberikan nilai ekonomi dan bisnis. Untuk itu, seiring dengan pembangunan jaringan USO ini, juga akan dibangun ekosistem pendukung sehingga masyarakat setempat semakin mudah mengakses dan memanfaatkan semua jenis layanan XL Axiata.

“Area luar Jawa, memiliki potensi perluasan jaringan terutama karena penggunaan data internet yang sangat tinggi. Berdasarkan data APJII, pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan hingga 500%  dari 29 juta menjadi 171 juta, di mana 44% penggunanya berada di luar Jawa dan akan terus bertambah. Dengan potensi ini, tentunya kami sangat optimis untuk mengembangkan potensi bisnis terutama data di area luar Jawa, termasuk area-area jaringan USO. “ imbuh Yessie.

Sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018, XL Axiata juga telah mulai membangun jaringan USO di sejumlah daerah, antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. Sambutan masyarakat di semua area titik BTS berada sangat positif. Data trafik yang tercatat di setiap BTS juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan sejak pertama kali beroperasi hingga saat ini, yaitu rata-rata antara 11% – 15%.

Selain itu, jumlah masyarakat yang memanfaatkannya juga terus bertambah. Ini berarti masyarakat telah mendapatkan manfaat dari keberadaan jaringan USO tersebut, termasuk juga aparat pemerintah setempat dalam memberikan layanan kepada warganya. Karena itu, XL Axiata berencana meningkatkan kualitas jaringan menjadi 3G.

Selain jaringan USO, XL Axiata sudah hadir di NTT sejak tahun 2017 dengan jaringan data berkualitas di 22 kota/kabupaten di Nusa Tenggara Timur, dengan dukungan total sekitar 1.000 BTS.

Khusus jaringan 4G, sudah masuk ke 19 kota/kabupaten, dengan lebih dari 200 BTS.   Kota/kabupaten yang sudah terlayani jaringan data XL Axiata adalah Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kota Kupang, Kupang, Lembata, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo Ngada, Rote Ndao, Sikka, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, Malaka, dan Sumba Tengah. Total jumlah pelanggan lebih dari 65 ribu dan 90% nya adalah pelanggan yang aktif menggunakan data XL Axiata.

Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak 56,6 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 127.000 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 37.000 BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 408 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (Icha)

Setneg Mengembalikan Lagi RUU Perlindungan Data Pribadi Ke Kominfo

0

Telko.id – Duh, perjalanan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi untuk disahkan masih panjang lagi. Pasalnya, Sekretariat Negara (Setneg) mengembalikan kepada kepada Kementerian Kominfo karena ada beberapa poin yang belum disetujui oleh pihak Kementerian Dalam Negeri dan Jaksa Agung.

Padahal, salah satu tugas dari Presiden Joko Widodo pada Johnny G. Plate adalah untuk segera menyelesaikan pembuatan regulasi yang tertunda

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengaku diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan pembuatan regulasi yang tertunda. Salah satu regulasi yang harus dikebut penyelesaiannya adalah Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).

“Bukan ditolak, tapi dikembalikan agar nanti kembali diusulkan saat sudah lengkap,” kata Johnny saat ditemui di kantor Kemenkominfo, Senin (28/10/2019) ketika dikonfirmasi terkait pengembalian RUU PDP tersebut ke Kominfo.

Adapun beberapa poin yang belum disetujui oleh Kemendagri dan Jaksa Agung adalah sebagai berikut:

  • Pasal 7 RUU PDP mengenai hak untuk memperbarui dan atau memperbaiki data prbadi.
  • Pasal 20 mengenai perjanjian yang di dalamnya terdapat permintaan data pribadi.
  • Pasal 1 angka 7 RUU PDP mengenai definisi korporasi.
  • Pasal 10 RUU PDP mengenai hak untuk mengajukan keberatan.
  • Pasal 17 ayat 2 huruf a RUU PDP mengenai prinsip perlindungan data pribadi.
  • Pasal 22 ayat 2 mengenai pengecualian pemasangan alat pemroses atau pengolah data visual. Pasal 44 RUU PDP mengenai pengecualian kewajiban pengendali data pribadi.
  • Perlu dipertimbangkan RUU ini mengatur ketentuan mengenai alat bukti yang sah termasuk alat bukti elektronik.

Sebelumnya, mantan Menkominfo Rudiantara juga sempat menyebut bahwa ia telah dua kali menandatangani RUU PDP. Namun, proses harmonisasi UU PDP di Sekretariat Negara membutuhkan proses dan waktu yang tak singkat sehingga aturan ini belum juga diajukan ke DPR. Harmonisasi ini dilakukan agar UU PDP tak tumpang tindih dengan aturan lain.

Supaya, data pribadi tetap terlindung selama proses RUU PDP ini berjalan, maka Kementerian Kominfo akan menyempurnakan Peraturan Menteri Nomor 20 Tahun 2016.

“RUU PDP sekarang dikembalikan dan akan dibahas lagi. Permen 20 tahun 2016 akan disempurnakan, untuk prinsip perlindungan data pribadi dalam waktu dekat,” ungkap Semuel Pangerapan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika). (Icha)