spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1030

Resmi Diluncurkan, Ini Spesifikasi dan Harga Duo Redmi Note 8

0

Telko.id, Jakarta – Redmi telah resmi meluncurkan duo suksesor dari Redmi Note 7, yaitu Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro. Kedua smartphone ini mengusung spesifikasi handal, dan dilepas dengan harga yang juga “ramah kantong” atau terjangkau.

Dikutip Telko.id dari GSMArena, Jumat (30/08/2019), Redmi Note 8 merupakan smartphone mumpuni dengan harga terjangkau. Sementara Note 8 Pro, diklaim sebagai smartphone resmi pertama di dunia dengan kamera 64MP.

Wajar saja Note 8 disebut sebagai smartphone bagus dengan harga murah. Pasalnya, harga Redmi Note 8 mulai dari USD 140 atau Rp 1,9 jutaan untuk versi terendahnya hingga USD 195 atau Rp 2,7 jutaan untuk varian tertingginya.

{Baca juga: Sadisnya “Penyiksaan” Redmi Note 8 Pro oleh Atlet Angkat Besi}

Di rentang harga tersebut, Redmi menyematkan prosesor bertenaga untuk smartphone-nya. Note 8 ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 665 (11 nm), RAM 4GB/6GB, memori internal 64GB/128GB, dan baterai berkapasitas 4,000 mAh dengan dukungan fast charging 18W.

Layarnya berukuran 6,3 inci berjenis IPS LCD dengan resolusi Full HD+. Sementara untuk kameranya, Note 8 punya empat kamera belakang dengan konfigurasi 48MP lensa utama Samsung ISOCELL GM2, 8MP lensa wide, 2MP lensa macro, dan 2MP lensa depth, serta satu kamera depan 13MP.

Untuk Redmi Note 8 Pro, smartphone ini resmi menjadi smartphone pertama di dunia dengan lensa utama 64MP. Smartphone tersebut menggunakan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1, mirip Realme XT yang belum diluncurkan.

Kamera itu dipadukan dengan tiga lensa lain yang punya konfigurasi sama dengan Note 8 “standar”. Versi pro ini juga disematkan kamera depan dengan resolusi lebih besar, tepatnya 20MP yang didukung fitur berbasis Artificial Intelligence (AI).

Secara spesifikasi, layar Note 8 Pro berukuran 6,53 inci berjenis IPS LCD beresolusi Full HD+. Dapur pacunya menggunakan MediaTek Helio G90T, RAM 6GB/8GB, memori internal 64GB/128GB, dan baterai 4,500 mAh dengan fast charging 18W.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Xiaomi Terbaru}

Karena menggunakan prosesor khusus smartphone gaming, maka Redmi menyematkan ruang liquid cooling pada smartphone andalannya tersebut. Sehingga, pengguna bisa mendapatkan pengalaman maksimal ketika bermain game favorit mereka.

Note 8 Pro akan dibanderol dengan harga USD 195 atau Rp 2,7 jutaan untuk versi terendah, dan USD 250 atau Rp 3,5 jutaan untuk model tertingginya. Kedua smartphone tersebut segera dijual perdana pada September mendatang. (FHP)

Sumber: GSMArena

Telepon dan SMS Telkomsel Di Papua Berangsur Pulih

0

Telko.id – Sehubungan dengan aksi penyampaian pendapat di kota Jayapura pada tanggal 29 Agustus 2019, layanan telepon dan SMS Telkomsel di sejumlah titik di Papua sempat mengalami gangguan. Hal ini terjadi karena ada yang memotong kabel utama jaringan optik Telkomsel yang mengakibatkan matinya seluruh layanan telekomunikasi di beberapa wilayah Jayapura. Namun, kini (30/08) layanan berangsung pulih.

“Telkomsel akan terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS secara optimal,” ungkap Denny Abidin, VP Corporate Communications Telkomsel  dalam statemen holding yang diterima Telko.id.

Untuk saat ini, Telkomsel akan fokus menjalankan kegiatan pengamanan dan penjagaan aset Telkomsel sekaligus Telkom Group. Telkomsel juga akan terus memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi aset-aset Telkomsel dan Telkom Group, terutama di wilayah yang terdampak.

Untuk saat ini, kantor layanan Telkomsel (GraPARI) di kota Jayapura belum dapat beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Namun pelanggan tetap dapat memanfaatkan layanan call center di nomor 188.

“Bagi Telkomsel, keamanan dan keselamatan karyawan beserta keluarganya merupakan hal terpenting bagi Telkomsel. Kami juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Kemenkominfo, Pemerintah, TNI, serta aparat penegak hukum,” tambah Denny.

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu pengamanan serta perbaikan di ruang terbuka umum dalam proses percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi serta memastikan perlindungan karyawan Telkomsel beserta keluarganya berjalan lancar.

Mengacu pada siaran pers NO. 159/HM/KOMINFO/08/2019 pada tanggal 23 Agustus 2019, mengenai pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi di propinsi Papua dan Papua Barat, masih berlanjut hingga suasana Tanah Papua kembali kondusif dan normal, maka Telkomsel sebagai operator penyedia layanan telkomunikasi mengikuti perintah yang telah ditetapkan pemerintah tersebut.

Telkomsel senantiasa melakukan pemantauan kualitas layanan secara berkala hingga nanti diputuskan oleh pemerintah untuk pemulihan akses layanan data.

Sebelumnya, dikabarkan juga bahwa adanya kebakaran Gedung Layanan TelkomGroup di Koti.

“Telkomsel berharap agar situasi di tanah Papua dapat kembali normal, demi kepentingan masyarakat luas,” tutup Denny. (Icha)

Ada Oknum yang Potong Kabel Jaringan di Jayapura

0

Telko.id, Jakarta Menkominfo Rudiantara menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di Jayapura, Papua. Menurutnya, gangguan layanan SMS dan telepon terjadi karena ada oknum yang memotong kabel utama jaringan optik Telkomsel di Jayapura.

“Yang terjadi di Jayapura, ada yang memotong kabel utama jaringan optik Telkomsel yang mengakibatkan matinya seluruh layanan telekomunikasi di beberapa wilayah Jayapura,” ujar Menkominfo, dalam keterangan resmi yang diterima tim Telko.id pada Kamis (29/08/2019) malam.

Ia menyatakan, selama ini pemerintah tidak melakukan pemblokiran terhadap layanan telepon dan SMS di sana. Hanya saja, kebijakan pemerintah hanya melakukan pembatasan atas layanan data.

{Baca juga: Massa Demo Ricuh, Kantor Telkom Jayapura Dibakar}

“Sementara layanan suara baik menelpon atau ditelepon, serta SMS baik mengirim dan menerima tetap difungsikan,” kata Rudiantara.

Pria yang kerap disapa Chief RA itu menjelaskan, bahwa saat ini Telkomsel sedang berusaha untuk memperbaiki kabel utama jaringan optik yang diputus atau melakukan pengalihan trafik agar layanan suara dan SMS bisa segera difungsikan kembali.

Pemerintah juga sedang berkoordinasi dengan kepolisian RI dan TNI untuk membantu pengamanan perbaikan di ruang terbuka.

“Kami juga sudah koordinasi dengan POLRI/TNI untuk membantu pengamanan perbaikan di ruang terbuka,” jelas Chief RA.

Sebelumnya, kerusuhan yang terjadi di Papua mulai mengincar perusahaan telekomunikasi yang beroperasi disana. Kantor Telkom Indonesia yang berada di Kota Jayapura, Papua menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh massa demo yang ricuh.

{Baca juga: Kantor Telkom Dibakar, Layanan Grapari Telkomsel Jayapura Tutup}

Seperti dikutip dari kantor berita Antara mengabarkan bahwa dari kantor berita Antara terlihat dari kejauhan Kantor Pos dan Kantor Telkomsel Jayapura terbakar.

“Antara juga melihat dari kejauhan Kantor Pos dan Kantor Telkomsel Jayapura terbakar. Massa juga membakar mobil di jalan serta melempari gedung pertokoan dan perkantoran,” tulis Antara. (NM/FHP)

Menkominfo Bantah Isu Pembatasan SMS dan Telepon di Papua

0

Telko.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan terkait penyebab gangguan jaringan di Jayapura, Papua. Menkominfo Rudiantara mengatakan, pemerintah tidak pernah melakukan pembatasan layanan SMS dan telepon.

Dalam keterangan resmi yang diterima tim Telko.id pada Kamis (29/08/2019) malam, pemerintah hanya melakukan pembatasan atas layanan data saja.

“Kebijakan pemerintah hanya melakukan pembatasan atas layanan data atau tidak ada kebijakan blackout. Sementara layanan suara serta SMS tetap difungsikan,” kata Rudiantara dalam keterangan resminya.

{Baca juga: Kantor Telkom Dibakar, Layanan Grapari Telkomsel Jayapura Tutup}

Pria yang akrab disapa Chief RA itu pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di Jayapura.

“Yang terjadi di Jayapura, ada yang memotong kabel utama jaringan optik Telkomsel yang mengakibatkan matinya seluruh layanan telekomunikasi di beberapa wilayah Jayapura,” jelasnya.

Chief RA mengatakan, Telkomsel saat ini sedang memperbaiki kabel yang diputus secara ilegan atau mengalihkan trafik agar layanan telekomunikasi bisa berfungsi kembali.

Pemerintah juga sedang berkoordinasi dengan kepolisian RI dan TNI untuk membantu pengamanan perbaikan di ruang terbuka.

{Baca juga: Massa Demo Ricuh, Kantor Telkom Jayapura Dibakar}

Seperti dikutip dari kantor berita Antara mengabarkan bahwa dari kantor berita Antara terlihat dari kejauhan Kantor Pos dan Kantor Telkomsel Jayapura terbakar.

“Antara juga melihat dari kejauhan Kantor Pos dan Kantor Telkomsel Jayapura terbakar. Massa juga membakar mobil di jalan serta melempari gedung pertokoan dan perkantoran,” tulis Antara. (NM/FHP)

First Media Targetkan 65 Ribu Pelanggan Baru di Tahun Ini

0

Telko.id, Jakarta PT Link Net Tbk selaku pemegang merek First Media, menargetkan 65 ribu pelanggan baru di tahun 2019. Saat ini, First Media telah memiliki 617 ribu pelanggan yang memakai jasa TV Kabel dan Fixed Broadband Cable Internet, yang tersebar di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Bali, Medan, Solo, dan Semarang.

Presiden Direktur dan CEO Link Net, Marlo Budiman berharap, jumlah pelanggan mereka di tahun ini bertambah.

“Per Juni 2019 ada 617 ribu pelanggan. Kami berharap di tahun ini ada 65 ribu pelanggan First Media yang baru,” kata Marlo di Jakarta, Kamis (29/08/2019).

{Baca juga: Tingkatkan Jangkauan di Jabodetabek, First Media Gandeng Fiber Media}

Sejumlah strategi dilakukan oleh perusahaan tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan jangkauan dan layanan di Jabodetabek dengan menggandeng PT Fiber Media Indonesia (FMI).

Marlo menilai, peningkatan layanan dan jangkauan di area Jabodetabek merupakan fokus utama mereka. Apalagi, jumlah penduduk di sana mencapai 32,1 juta jiwa.

Presiden Direktor dan CEO PT Link Net Tbk, Marlo Budiman/Naufal Telko.id.

“Kerja sama ini menyediakan jalur pertumbuhan lebih luas di Jabodetabek dan memungkinkan layanan First Media lebih mudah dalam menjangkau banyak pelanggan,” tutur Marlo.

“Jabodetabek sudah sampai Karawang, Cikarang dan Tangerang itu udah semuanya,” tambah Marlo.

{Baca juga: First Media Tawarkan ‘One Stop Shopping’ Bagi para Loyal Customer}

Saat ini, layanan First Media telah menjangkau 1,6 juta home passed di wilayah Jabodetabek. Ditargetkan, jumlah pelanggan home passed bertambah 250 ribu di tahun depan.

Selain meningkatkan jangkauan di Jabodetabek, First Media juga terus melakukan ekspansi ke daerah lain. First Media telah melakukan ekspansi layanan di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Bali, Medan, Batam, Solo dan Semarang. Rencananya, mereka akan melakukan ekspansi di pulau Jawa dalam waktu dekat.

Untuk wilayah Jabodetabek sendiri, First Media baru saja menjalin kerjasama dengan PT Fiber Media Indonesia (FMI) untuk penggunaan tiang tumpu yang bertujuan untuk meningkatkan jangkauan di kawasan Jabodetabek.

Marlo Budiman mengungkapkan bahwa kerjasama ini memungkinkan First Media untuk mengakses tiang tumpu milik Fiber Media yang memiliki jangkauan 5.600 km di Jabodetabek.

{Baca juga: First Media Tawarkan ‘One Stop Shopping’ Bagi para Loyal Customer}

“Kerja sama ini menyediakan jalur pertumbuhan lebih luas di Jabodetabek dan memungkinkan layanan First Media lebih mudah dalam menjangkau banyak pelanggan,” kata Marlo di acara Signing Ceremony Jaringan Fiber Optic Fiber Media dan Link Net di Jakarta, Kamis (29/08/2019).

Marlo menilai jika pasar Jabodetabek masih besar dengan penduduk mencapai 32,1 juta jiwa dan saat ini layanan First Media telah menjangkau 1,6 juta home passed di sana. Lewat kerja sama ini ditargetkan akan ada penambahan 250 ribu home passed.

“Lewat kerjasama ini kami berencana ingin tambah 250 ribu home passed,” tutur Marlo.

First Media memang selama ini terus meningkatkan kualitas jangkauan dan pelayanan. Sebelum dengan Fiber Media, mereka juga telah melakukan kerja sama dengan PT Marga Mandalasakti dalam penempatan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan antara Jakarta-Serang-Merak.

“Kenapa kami mau kolaborasi karena ke depannya kami butuh common infrastructure. Untuk itu kita tidak menutup kerja sama dengan pihak lain” tambah Marlo.

Ke depannya kerja sama ini akan dikembangkan hingga pemanfaatan subduct dan jaringan kabel fiber optic bersama di bawah tanah, sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk melakukan efektivitas terhadap jaringan bawah tanah.

“Agar market-nya lebih cepat dan lebih efisien,” kata Marlo.

{Baca Juga: Ini Perangkat Penting di Layanan Smart Living First Media}

Direktur PT FMI, Budi Aditya menyambut baik kerja sama ini. Dia berharap agar kerja sama ini dapat meningkatkan layanan First Media di Jabodetabek.

“Kami berharap akan menyempurnakan wilayah cakupan First Media dan PT Fiber Media Indonesia di wilayah ini dengan kecepatan dan kehandalan yang tinggi,” tutup Budi. (NM/FHP/HBS)

Berwarna “Vantablack”, Mobil BMW Ini Paling Hitam Sedunia

0

Telko.id, Jakarta – Mobil pada umumnya punya warna “standar” seperti merah, hitam, silver, putih, biru, dan lainnya. Tapi, bagaimana jadinya apabila ada mobil berwarna Vantablack. Ya, BMW baru-baru ini memperkenalkan BMW X6 Vantablack.

Sekadar informasi, Vantablack merupakan warna hitam yang baru saja dikembangkan. Warna ini diklaim mampu menyerap 99,965 persen cahaya.

Lantaran kemampuan tersebut, produsen mobil premium BMW akan mengambil keuntungan dari jenis anyar warna hitam itu.

{Baca juga: Baju “Berpelat Mobil” Ini Bisa Kecoh Kamera Pengintai}

Menurut Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Kamis (29/8/2019), BMW akan menggunakan warna Vantablack untuk “menutupi” seluruh bodi mobil seri BMW X6.

Mobil itu pun bakal mempunyai julukan VBX6 Vantablack. Show car yang dibuat berkat kolaborasi antara BMW dan Surrey NanoSystems, penemu warna Vantablack. BMW mengklaim, bahwa mobil BMW X6 adalah satu-satunya kendaraan di dunia yang berwarna paling hitam sedunia.

VBx2 sebenarnya telah dikembangkan secara khusus untuk penggunaan arsitektur dan ilmiah. Hasil akhirnya adalah BMW X6 yang terlihat agak “datar” tetapi membuat cat begitu nyata dan mampu menyerap banyak cahaya.

{Baca juga: Edan! Pria Ini Modifikasi Bentley Jadi Ultratank}

Sayang, belum diketahui apakah BMW berencana menjadikan VBx2 sebagai opsi aktual bagi pelanggan BMW X6 pada masa depan. Kalau ternyata iya, tentu akan menjadinya sebagai mobil paling mencolok di jalanan.

Menurut Hussein al-Attar, perancang BMW X6 baru, orang-orang lebih suka kepada siluet dan proporsi daripada permukaan dan garis. Pelapisan Vantablack VBx2 mengedepankan aspek mendasar tanpa gangguan cahaya dan pantulan. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Ninja Jadi Gamer Pertama yang Dikontrak Adidas

0

Telko.id, Jakarta  – Ketika datang penawaran dari merek olahraga, masuk akal bahwa kesepakatan akan ditandatangani dengan atlet yang lebih tradisional yang benar-benar menggunakan produk mereka. Dan Ninja menjadi gamer pertama yang dikontrak Adidas.

Akhir-akhir ini definisi seorang atlet mulai berubah. Pemain pro juga dimasukkan ke dalam kategori itu. Ninja pun telah menandatangani apa yang mungkin menjadi salah satu kesepakatan terbesarnya.

{Baca juga: Tak Sampai Seminggu, Ninja Gaet 1 Juta Pelanggan di Mixer}

Menurut laporan Ubergizmo, Ninja telah meneken kontrak dengan produsen sepatu Adidas. Hal tersebut menjadikan Ninja sebagai pemain pro pertama yang bekerja sama dengan perusahaan itu hingga saat ini.

Berbicara kepada Engadget, Adidas mengatakan bahwa kesepakatan Adidas dengan Ninja adalah cara perusahaan untuk menunjukkan komitmen dan dukungan mereka terhadap budaya permainan, dan kreator unggul.

Adidas kemudian mengklaim bahwa mereka berencana menemukan cara untuk mendukung gamer di seluruh dunia. Namun demikian, bagaimana tepatnya mereka akan melakukan hal itu, kini masih harus dilihat.

Sekadar informasi, Ninja adalah salah satu gamer yang paling produktif dalam beberapa waktu terakhir. Gamer bernama asli Richard Tyler Blevins itu menorehkan popularitas dengan  bermain Battle Royale Fortnite.

{Baca juga: Edan! EA Bayar Ninja Rp 14 Miliar untuk Apex Legends}

Baru-baru ini, Ninja menjadi berita utama dengan meninggalkan Twitch untuk streaming secara eksklusif di platform Mixer Microsoft. Ia juga  memiliki lini mainan sendiri dan dibayar sebanyak USD 1 juta untuk streaming game. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

 

Gegara Medsos, Calon Mahasiswa Harvard Ini Ditolak Masuk AS

0

Telko.id, Jakarta – Hati-hati dengan semua unggahan Anda dan teman-teman Anda di media sosial, ketika ingin mengajukan visa Amerika Serikat (AS). Pasalnya, kalau ternyata banyak postingan yang mengundang masalah, siap-siap saja Anda akan menerima akibatnya.

Sekadar informasi, apabila Anda ingin mengajukan visa untuk masuk ke AS, apakah untuk bekerja, belajar, atau liburan, Anda harus mengirimkan semua informasi media sosial untuk disaring.

Saat Anda yakin dengan isi dari media sosial pribadi, Anda wajib khawatir dengan postingan yang dibuat orang lain. Sebab baru-baru ini, seorang calon mahasiswa ditolak visa masuknya gegara postingan teman-temannya di media sosial.

{Baca juga: Pemohon Visa AS Kini Wajib Lampirkan Akun Media Sosial}

Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Kamis (29/08/2019), calon mahasiswa Harvard asal Palestina bernama Ismail Ajjawai harus menghadapi kenyataan pahit. Saat diperiksa petugas imigrasi, ia menunjukkan visa. Namun, visa studinya ditolak oleh petugas bandara.

Ternyata, beberapa postingan yang dibuat oleh teman-teman Ismail di media sosial merupakan penyebabnya. Diketahui bahwa teman-temannya mengunggah tulisan mengenai sudut pandang yang menentang AS.

{Baca juga: Sophia, Robot Pertama yang Punya Visa Perjalanan}

Petugas bandara sama sekali tidak peduli apakah Ismail terlibat atau tidak. Demikian pula, petugas masa bodoh apakah saat mengungggah status, teman-temannya di media sosial menautkan ke akun Ismail atau tidak.

Ismail lantas meminta bantuan pengacara dengan harapan keputusan pembatalan visanya dapat dibatalkan. Sebelumnya dilaporkan bahwa visa pelajar lain ditolak gara-gara postingan gambar orang lain di grup WhatsApp. So, harus lebih berhati-hati ya! (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Telkomsel Gelar 1360 BTS di Kawasan Ibu Kota Baru

0

Telko.id, Jakarta – Telkomsel ingin membangun ekosistem digital di ibu kota Indonesia yang baru. Mereka mengembangkan program internet baik, pengembangan talenta dan menggelar 1360 unit Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

1360 unit BTS itu terdiri dari 1140 BTS di Kutai Kartanegara dan 220 BTS di Penajam Paser Utara.  Jaringan 4G Telkomsel sendiri sudah menjangkau 91% populasi Kutai Kartanegara dan 93% populasi Penajam Paser Utara. Secara keseluruhan Telkomsel memiliki  5.500 unit BTS yang tersebar di Kalimantan Timur.

Menurut Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini menjelaskan jika Telkomsel berupaya untuk mendorong ekosistem digital di kawasan ibu kota baru tersebut. “Telkomsel senantiasa berupaya mendorong pertumbuhan ekosistem digital di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara serta Kalimantan Timur secara keseluruhan,” kata Emma.

{Baca juga: Ibu Kota Pindah, Telkomsel Jamin Kesetaraan Telekomunikasi}

Telkomsel tidak hanya membangun jaringan saja. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Kamis (29/08/2019) Mereka terus mengakselerasikan ekosistem digital di Kalimantan Timur dengan berbagai program seperti program Internet Baik untuk membantu masyarakat agar mampu memanfaatkan internet secara bijak.

Telkomsel juga mengakselerasikan pengembangan talenta digital di Kalimantan Timur melalui program The NextDev dan Youth Digital. Melalui program ini, Telkomsel memberikan pembekalan ke para peserta mengenai keahlian profesi di media massa online berbasis teknologi untuk membantu mereka menjadi sumber daya unggul.

{Baca juga: Paket Internet Telkomsel, Daftar Harga dan Rekomendasi}

Terakhir Telkomsel juga ingin berkontribusi dalam mengakselerasikan terwujudnya smart city di Kalimantan Timur. Berkolaborasi dengan pemerintah setempat, Telkomsel berupaya untuk mewujudkan ekonomi digital yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

“Berbekal infrastruktur dan solusi berbasis digital dengan keterandalan yang tinggi, Telkomsel berkomitmen terus bergerak maju dalam mengakselerasikan persiapan Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara menjadi ibu kota baru Indonesia ” tutup Emma. [NM/HBS]

Ada Candy Crush “Hungry Yeti” AR di Samsung Galaxy Note 10

0

Telko.id, Jakarta  – Candy Crush Friends Saga meluncurkan fitur augmented reality yang disebut Hungry Yeti. Informasi terbaru menyebut, fitur itu khusus untuk pengguna Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10+.

Fitur Hungry Yeti diluncurkan pada Jumat (23/8) lalu. Menurut laporan CNET, kehadirannya untuk merayakan peluncuran Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus.

Di Hungry Yeti, pemain memberi cookie kepada Yeti, karakter utama di Candy Crush Friends Saga. Sebagai imbalannya, mereka mendapat hadiah harian yang cukup membantu.

{Baca juga: 11 Oktober, Candy Crush Debut di Android dan iOS}

Hadiah tersebut akan membantu mereka maju saat mencocokkan dan mengganti permen dalam permainan. Untuk menghidupkan Yeti, arahkan perangkat di permukaan yang rata.

Secara otomatis, perangkat akan membuka portal. Jika memiliki Galaxy Note 10 atau Galaxy Note Note 10 Plus, Anda juga dapat mengaktifkan tarian Yeti eksklusif dengan mengocok S Pen Anda.

Bintang K-pop Lisa dan Jisoo dari Blackpink muncul dalam sebuah video mengungkap fitur dan mencobanya di kantor Raja Stockholm, perusahaan yang membuat Candy Crush.

“Kami penggemar berat Candy Crush,” kata Lisa dari Blackpink dalam sebuah pernyataan. “Ketika sedang tur, kita menghabiskan banyak waktu untuk memainkannya di kamar hotel,” imbuhnya.

{Baca juga: Game Candy Crush Diangkat ke Layar Kaca}

Sekadar informasi, fitur Hungry Yeti AR di Candy Crush Friends Saga akan tersedia untuk pemain dengan perangkat Samsung Galaxy yang berada di level 25 ke atas. [BA/HBS]

Sumber: CNET