Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Paska Merger, Indosat Bersaing Ketat Dengan Telkomsel di Pedesaan dan Luar Pulau Jawa

Telko.id – Berdasarkan hasil analisis dari Open Signal, penggabungan Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 telah mengubah dinamika pasar seluler Indonesia dan menjadikannya sebagai operator jaringan seluler terbesar kedua di Indonesia berdasarkan pangsa pelanggan, tepat di belakang Telkomsel.

Indosat Ooredoo Hutchinson berhasil memanfaatkan kekuatan kedua entitas untuk meningkatkan jangkauan jaringan, kualitas layanan, dan inklusivitas digital di seluruh Indonesia.

Fokus utama operator baru ini adalah memperluas infrastruktur jaringan di wilayah berpenduduk jarang di luar Pulau Jawa, yang merupakan rumah bagi lebih dari 40% populasi.

Dalam analisis ini, Opensignal mengevaluasi perubahan dalam lanskap pengalaman jaringan seluler di Indonesia setelah merger – di wilayah Perkotaan, Pinggiran Kota, dan Pedesaan – serta perubahan tahun ke tahun (YoY) di semua jaringan.

Baca juga : Konsistensi Kualitas Jaringan Indosat Dapat Pengukuan OpenSignal

Temuan ini menunjukkan bahwa merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 telah memberikan dampak signifikan terhadap lanskap pengalaman jaringan seluler, menantang dominasi Telkomsel, terutama di wilayah pedesaan secara nasional dan wilayah di luar Pulau Jawa.

Untuk analisis ini, Open Signal memisahkan 3 dan Indosat, karena keduanya terus beroperasi sebagai merek terpisah setelah merger.

Telkomsel masih memiliki coverage yang terbaik

Telkomsel masih terus memimpin di wilayah Perkotaan, Pinggiran Kota, dan Pedesaan dengan skor Pengalaman Cakupan berkisar antara 8,4 hingga 9,6 poin dari 10 di wilayah Perkotaan dan Pinggiran Kota.

Namun demikian, Indosat mengekor dibelakangnya dengan ketat, berada di posisi dua dan hanya dua poin saja atau lebih dari dua kali lipat di daerah pedesaan.

“Peningkatan dalam Pengalaman Cakupan yang diamati oleh pengguna kami berasal dari fakta bahwa IOH berfokus pada perluasan jangkauan jaringannya,” ungkap Open Signal dalam laporan tertulis nya.

Berdasarkan catatnya, pada tahun fiskal 2023, Indosat meningkatkan jangkauan jaringannya dari 180,000 Base Transceiver Stations (BTS) menjadi 229,000 — peningkatan sebesar 27,2%, total 49,000 BTS 4G di seluruh Indonesia. Sebagai perbandingan, jumlah BTS pemimpin pasar Telkomsel mencapai 247.472.

3 menempel ketat Telkomsel dalam Pengalaman Kecepatan Download

Pengguna open signal di Indosat mengalami peningkatan terbesar dalam kecepatan pengunduhan rata-rata di ketiga lokal. Namun untuk 3 dan Telkomsel disamakan dalam Pengalaman Kecepatan Download di Pedesaan.

Selain itu, disparitas antara Telkomsel dan 3 semakin mengecil seiring dengan perpindahan kita ke luar wilayah Jawa, khususnya untuk wilayah Perkotaan.

Berdasarkan analisis Open Signal, kecepatan pengunduhan rata-rata untuk penggunanya di 3 telah meningkat sebesar 43,6% di wilayah Pedesaan, 48,5% di Perkotaan, dan 49% di wilayah Pinggiran Kota.

Pengguna Indosat terlihat peningkatan walau sedikit lebih rendah di wilayah ini, namun mereka melihat peningkatan terbesar di wilayah Pedesaan.

Sedangkan, untuk pengguna Telkomsel mengalami peningkatan sebesar 27,5-29,8% di wilayah Perkotaan dan Pinggiran Kota, dan 40,2% di wilayah Pedesaan.

Namun, pengguna Smartfren dan XL mengalami peningkatan yang jauh lebih rendah. Hasilnya, di wilayah Pedesaan, kecepatan pengunduhan rata-rata di 3 sebanding dengan Telkomsel, sedangkan di wilayah Pinggiran Kota, Pengalaman Pengunduhan pengguna 3 serupa dengan yang dilihat oleh pengguna XL.

3 dan Indosat Konsisten pimpin kualitas akses aplikasi

Baik Indosat maupun 3 berhasil menjaga kualitas secara konsisten untuk mendukung aplikasi seluler yang umum digunakan, seperti panggilan video atau mengunggah gambar ke media sosial. Hal ini merupakan peningkatan YoY terbesar.

Hanya saja, 3 kini mampu memimpin di wilayah Pinggiran Kota dan Pedesaan di Indonesia, serta seluruh wilayah di luar Pulau Jawa.

Sedangkan Telkomsel adalah satu-satunya operator lain yang mengalami peningkatan dalam Kualitas yang Konsisten — peningkatan YoY sebesar 0,8-1,4 poin persentase di wilayah Perkotaan dan Pinggiran Kota.

Dengan smartphone sebagai layar utama, dan internet nirkabel sebagai mode pilihan untuk mengakses konten online di Indonesia, streaming video pada platform global dan lokal telah berkembang di seluruh negeri.

Pada kuartal ketiga tahun 2023, sekitar 96,9% pengguna internet di Indonesia menonton konten video online apa pun setiap minggunya.

Hal ini menempatkan operator di Indonesia pada posisi utama untuk memenuhi permintaan dengan menyediakan layanan streaming video berkualitas tinggi.

“Melihat kualitas pengalaman saat streaming video on-demand, pengguna kami di 3 melihat peningkatan paling signifikan di ketiga lokal secara nasional, diikuti oleh Indosat,” ungkap Opensignal dalam analisa nya.

Akibatnya, merek-merek IOH telah mengurangi keunggulan Telkomsel di wilayah Perkotaan dan mengungguli Telkomsel di wilayah Pinggiran Kota dan Pedesaan. Pengguna kami di 3 menikmati Pengalaman Video terbaik di Pedesaan, diikuti oleh Indosat dan Telkomsel.

Sebaliknya, jika kita melihat wilayah Perkotaan, Pedesaan, dan Pinggiran Kota di luar wilayah Jawa, 3 terdepan dalam Video Experience di ketiga wilayah tersebut, diikuti oleh Indosat dan Telkomsel.

Pelanggan Indosat rasakan pengalaman nge game yang signifikan

Beralih ke Pengalaman Game, pengguna kami di semua jaringan operator telah melihat peningkatan dalam kualitas pengalaman saat bermain game seluler multipemain secara online.

Namun, pengguna Indosat telah melihat peningkatan terbesar di ketiga lokal tersebut. Telkomsel memimpin di wilayah Perkotaan dengan margin yang kecil, sementara 3 mendominasi di wilayah Pedesaan.

Selain itu, Telkomsel dan 3 sama-sama memimpin di wilayah Suburban dengan skor yang sama secara statistik mendekati angka 79 poin (pada skala 100 poin).

Indonesia merupakan salah satu pasar mobile gaming terbesar di Asia Tenggara. Dengan semakin populernya ajang kompetitif Esports, mobile gaming multipemain menjadi semakin penting bagi konsumen Indonesia.

Data kami menunjukkan bahwa Pengalaman Bermain Game di luar Pulau Jawa juga mengalami peningkatan di ketiga lokasi tersebut, dengan peningkatan tertinggi dilaporkan oleh pengguna Indosat kami.

Namun dinamikanya berbeda, pengguna kami di 3 menikmati Pengalaman Bermain Game terbaik di Pedesaan, sementara Telkomsel terus memimpin di wilayah Perkotaan dan Pinggiran Kota di luar wilayah Jawa.

Indonesia terdiri dari lebih dari 17.500 pulau, menjadikan geografinya luas dan unik, dengan mayoritas penduduk terkonsentrasi di Jawa, sementara lebih dari 40% tinggal di daerah pedesaan yang jarang penduduknya. Hal ini menghadirkan tantangan ekonomi dan operasional bagi operator yang ingin meningkatkan konektivitas seluler di wilayah di luar Pulau Jawa.

Analisis menunjukkan bahwa lanskap jaringan seluler di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan sejak merger.

Biasanya, operator cenderung berinvestasi di wilayah perkotaan yang padat penduduknya karena secara komersial menguntungkan bagi operator untuk memprioritaskan penerapan dan peningkatan jaringan di wilayah tersebut terlebih dahulu.

Namun, langkah strategis IOH yang fokus pada wilayah pedesaan di luar Pulau Jawa telah menghasilkan perbaikan yang signifikan.

Hasilnya, 3 dan Indosat telah mengungguli kompetitor di bidang-bidang tersebut dan dapat menantang dominasi historis Telkomsel di bidang-bidang tersebut.

Langkah IOH ini telah membuka peluang bagi 3 dan Indosat untuk menerima pelanggan digital baru dan kemungkinan besar akan berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia.

Hal ini juga akan memainkan peran penting dalam memberikan layanan penting kepada sebagian besar pengguna di daerah yang kurang terlayani dan terpencil sehingga mendorong hasil sosial-ekonomi yang positif dan inklusi digital.

Seiring dengan peralihan Indonesia menuju 5G, dinamika persaingan yang semakin meningkat antara IOH dan Telkomsel dapat secara signifikan membentuk masa depan pengalaman jaringan seluler di negara ini. (Icha)

Latest

Explore Galaxy S24 Series Lebih Worry-free? Ini 4 Tips Jitunya!

Telko.id – Pakai smartphone canggih, pasti juga ada ke...

WWF ke 10, Telkomsel Pastikan Kesiapan dan Kemudahan Akses Jaringan Broadband

Telko.id - Telkomsel turut menyukseskan pelaksanaan World Water Forum...

WWF Ke-10,  XL Axiata Siapkan Jaringan Berkualitas dan Body Worn Camera 

Telko.id - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan...

Oppo A60 Hadirkan Ketahanan Tingkat Militer, Ini Spesifikasi Lengkapnya!

Telko.id - Hari ini, Oppo meluncurkan anggota terbaru dari...

Rekomendasi

Indonesia Tuan Rumah, Workshop Global ITU

Telko.id - Melalui semangat mendemokratisasi digitalisasi secara global, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah workshop tahunan Global DTC (Digital Transformation Center) yang dibentuk oleh International...

Tri Kembali Gelar H3RO Esports 5.0, Hadiahnya Rp.300 Juta!

Telko.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), melalui brand Tri, kembali  menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Esports di Indonesia dengan menghadirkan H3RO Esports 5.0 di...

Kinerja Indosat Q1 2024, Tumbuh Positif Di semua Lini Bisnis

Telko.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH, IDX: ISAT), hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan kuartal pertama (Q1) tahun 2024. Dengan pertumbuhan positif di...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini