spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Dengan USD3.5 Miliar, Alibaba Tuntaskan Pembelian Youku Tudou

Telko.id – Alibaba semakin memantapkan jejak kakinya di ranah hiburan dunia. Kali ini ditandai dengan telah resminya perusahaan yang didirikan Jack Ma ini mengambil alih Youku Tudou Inc. Layanan video China ini selesai diprivatisasi setelah enam tahun berjalan di NYSE, yang berarti situs tersebut telah menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Alibaba menurut kesepakatan USD 3,5 miliar yang diumumkan tahun lalu.

Victor Koo, Chairman sekaligus CEO Youku Tudou mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk kembali ke pasar saham A dalam waktu 3 tahun, dan prosedur yang relevan sudah dimulai. Koo mengungkapkan bahwa grup masih membahas tentang listing ulang, mereka tidak mengecualikan kemungkinan listing back door, restrukturisasi, atau mentransfer ke sebuah perusahaan saham. Demikian dilaporkan Tech Sina.

Privatisasi Youku Tudou sendiri sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk dipahami. Kapitalisasi pasar perusahaan adalah sekitar USD 4.57 miliar, jauh lebih rendah dibanding apa yang ditorehkan situs video Letv.com, yakni USD 16.86 miliar. Selain itu, Iqiyi, situs video lain yang didukung oleh Baidu juga dikabarkan memiliki rencana sama untuk mendaftar di pasar saham A.

Menurut CEO Alibaba, Zhang Yong, seperti dilansir Technode, Senin (11/4), baik Alibaba mapun Youku Tudou akan berbagi sumber daya di pengguna, e-commerce, data, konten dan saluran setelah merger ini.

Meskipun Alibaba memasuki industri hiburan relatif terlambat, raksasa e-commerce ini telah mengambil langkah-langkah yang solid dalam membangun ekosistem hiburan digital. Saat ini, bisnis hiburan Alibaba telah meliput semua sektor utama termasuk Ali Pictures, Ali Music, Ali Game dan Ali Sports.

Tencent Interactive, unit hiburan Alibaba saingan utama Tencent, juga meluncurkan rencana bulan lalu untuk menciptakan efek sinergi antara bisnis yang berhubungan dengan hiburan termasuk Tencent Game, Tencent Literature, Tencent Animation dan Tencent Films.

Saat ini, ranah video online di China semakin dekat dengan puncak kejayaannya, sementara pemain terkemuka di bidang ini seperti Youku Tudou, iQiyi, Tencent Video dan Sohu Video sedang dipertimbangkan sebagai situs video tradisional. Lebih banyak raksasa internet mengalihkan fokus mereka pada pengaturan ekosistem hiburan, dimana video online merupakan hal yang penting, tetapi bukan satu-satunya bagian.

Selain itu, situs video non-tradisional juga kian populer, menarik perhatian tak hanya pengusaha tetapi juga investor. AcFun, misalnya, situs berbagi video China yang berasosiasi dengan ACG ini telah menerima USD 50 juta dari Youku Tudou; situs lain yang serupa Bilibili mencatat valuasi RMB 1,7 miliar, sementara Tencent memimpin investasi USD 100 juta dalam layanan berbagi gameplay, Douyu TV.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU