Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Siapa yang Bakal Meminang Yahoo!?

Telko.id – Verizon Communications akan mengajukan tawaran untuk bisnis web Yahoo minggu ini dan bahkan mungkin mengakuisisi saham di Yahoo! Jepang “untuk membantu mempermanis tawaran”. Seperti dilaporkan MobileWorldLive (11/4).

Bulan lalu, Yahoo! memberikan batas waktu kepada pihak yang berkepentingan pada hari ini untuk membuat tawaran awal terkait aset mereka. Namun, Yahoo! nampaknya telah memperpanjang batas akhir tersebut hingga pada tanggal 18 April mendatang.

Verizon dan anak perusahaan AOL yang bekerja setidaknya dengan tiga penasihat keuangan pada tawaran ini, memberikan indikasi serius tentang rencana pengakuisisian Yahoo! ini.

Verizon bisa memberikan saham Yahoo Jepang kepada para pemegang saham atau menjualnya, Bloomberg mengatakan, Verizon akan menggantikan CEO Marissa Mayer dengan CEO AOL Tim Armstrong dan Marni Walden, selaku wakil presiden eksekutif Verizon, yang akan menjalankan perusahaan gabungan Yahoo! dan AOL.

Kembali pada bulan Februari, ketika ketua Verizon dan CEO Lowell McAdam membenarkan perusahaan sedang mempertimbangkan tawaran untuk Yahoo, ia berkata, “Pada harga yang tepat saya pikir mengawinkan beberapa aset mereka dibawah kepemimpinan AOL dan Tim Armstrong akan menjadi sebuah hal yang sangat baik, “

Operator tersebut menilai bisnis inti Yahoo kurang dari $ 8 miliar dan bertemu dengan Microsoft bulan lalu, bersama dengan beberapa perusahaan ekuitas swasta, untuk berbicara tentang pendanaan untuk tawaran.

Bulan lalu dilaporkan bahwa Microsoft mungkin bersedia untuk memberikan pembiayaan yang ‘signifikan’ tetapi laporan Bloomberg mengatakan tidak mungkin untuk memberikan sesuatu yang lebih dari investasi token untuk pemenang tender.

Sekadar informasi, pendapatan Yahoo! diproyeksikan akan turun hampir 15 persen dan pendapatan akan turun lebih dari 20 persen untuk tahun 2016. Sementara itu, Google juga mempertimbangkan penawaran untuk bisnis inti Yahoo, sementara AT & T dan Comcast telah memutuskan untuk tidak melakukannya.

Sedangkan, ketika masih mempertimbangkan tawaran, Bain dan TPG berencana untuk terlibat, baik sendiri atau dengan mendukung sebuah “acquirer strategis”. Well, kita tunggu saja, siapa yang akhirnya dapat meminang Yahoo!.

Latest

Samsung Promosi Bespoke AI Laundry Combo lewat Film Inside Out 2

Telko.id – Samsung mempromosikan Bespoke AI Laundry Combo lewat...

Iduladha 1445 H, Telkomsel Berbagi Keberkahan Pada 43.000 Masyarakat

Telko.id - Memperingati Iduladha 1445 H, Telkomsel kembali melangsungkan...

PocoPad Hadir Berbekal Xiaomi HyperOS dan Memori Besar

Telko.id – Xiaomi menambahkan lini baru di sub brandnya...

Indosat dan Google Cloud, Siapkan Pengalaman Digital Berbasis AI di Seluruh Indonesia

Telko.id -  Indosat Ooredoo Hutchison (“Indosat” atau “IOH”) dan Google Cloud melanjutkan...

Rekomendasi

ATSI Kritisi Keberadaan Satelit Starlink Di Indonesia

Telko.id – ATSI mengkritisi kehadiran Starlink boleh dibilang sangat mulus ke Indonesia, tidak banyak ini dan itu tetiba sudah diberikan ijin oleh Pemerintah untuk...

Starlink Masuk, Proses Merger Smartfren dan XL Axiata Jalan teruss!

Telko.id – Proses merger Smartfren dan XL Axiata yang saat ini sedang berlangsung due diligence, sebagai tahap awal tidak akan terpengaruh dengan hadirnya Starlink...

Merger XL Axiata dan Smartfren Diharapkan Selesai Akhir Tahun

Telko.id - Axiata Group Bhd berharap rencana merger antara anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya di Indonesia, PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini