Latest Phone

Oppo Pad Air2

Tecno Spark 20

Oppo Reno11 Pro (China)

Dalam 6 Bulan, China Mobile Tambah 100 Juta pelanggan Lewat 4G

Jakarta – Perusahaan telekomunikasi asal China, China Mobile, baru-baru ini merilis laporan keuangan perusahaan. Dari sini, diketahui bahwa perusahaan membukukan pertumbuhan pendapatan 6,5% di sembilan bulan pertama di tahun 2015 atas berkembangnya pengoperasian TD-LTE.

Atas keberhasilannya dalam mengoperasikan teknologi ini, China Mobile sukses menambah lebih dari 100 juta pelanggan 4G dalam enam bulan terakhir.

Operator seluler terbesar di dunia ini mempublikasikan pencapaiannya untuk sembilan bulan pertama di 2015, dengan melaporkan pertumbuhan pendapatan 6,5% menjadi CNY 512.74 juta atau sekitar Rp 109 miliar. Hal ini didukung oleh pertumbuhan pesat dalam layanan 4G dan penjualan terminal.

Saat ini, seperti dilaporkan Total Telecom, Kamis (22/10), China Mobile memiliki total basis pelanggan mobile sebanyak 822.91 juta pada akhir September, termasuk 247.62 juta pengguna 4G. Di bulan September sendiri, 4G menyumbang pelanggan sebanyak 18.35 juta, sementara dalam kurun waktu lebih dari enam bulan sukses menarik 104.54 juta pelanggan.

“Didorong oleh pesatnya pertumbuhan pelanggan 4G dan pengembangan suara layanan 4G, operasi lalu lintas data perusahaan terus mengalami perkembangan pesat,” kata China Mobile dalam sebuah pernyataan yang dirilis belum lama ini.

Hal ini berdampak pada pertumbuhan lalu lintas data mobile sebanyak 151% menjadi 1,82 miliar GB di tiga kuartal pertama dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada 1 Oktober lalu, operator telah meluncurkan rencana baru, yang memungkinkan pelanggan untuk mempertahankan data yang tidak terpakai. Hal ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif tertentu pada pendapatan usaha dan laba bersih pada kuartal keempat.

Pertumbuhan 4G memakan biaya, maka belanja modal tetap tinggi dalam sembilan bulan pertama, ungkap China Mobile tanpa bersedia menyebutkan angkanya.

Namun perusahaan melakukan serangkaian langkah-langkah pengendalian biaya, dan dengan demikian mampu mencatat pertumbuhan EBITDA 9,1% menjadi CNY 192.3 miliar, laba yang tersedia bagi pemegang saham ekuitas sebesar CNY 85.4 miliar, dan margin 16,7%.

Latest

Presiden Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN

Telko.id - Sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan Ibu...

Oppo Watch X Unik, Ada Fitur Dukung Olahraga Badminton

Telko.id - Oppo resmi meluncurkan jam pintar flagship terbaru...

4 Alasan, Huawei FreeBuds Pro 3 Pas Buat Teman Keseharianmu

Telko.id - Hari ini, Huawei resmi meluncurkan Huawei FreeBuds...

Indosat dan Nokia Kolaborasi Tingkatkan Talenta Digital Indonesia Adopsi AI

Telko.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengumumkan...

Rekomendasi

Tecno Spark 20 Pro Series, Seharga Rp.2 jutaan Pas Buat Gen Z

Telko.id - Tecno Spark 20 Pro Series resmi hadir yang merupakan seri lanjutan dari Tecno Spark 20 Series yang telah diluncurkan Januari lalu. Tecno...

Chipset Exynos 2400 di Samsung Buat Galaxy S24 dan S24+ Ngacir!

Telko.id - Samsung Galaxy S24 Series sukses mendapat animo luar biasa dari konsumen di Indonesia berkat pengalaman terbarukan dari Galaxy AI yang tak bisa ditemukan...

Acer Manufacturing Indonesia Terus Lanjutkan Berkarya di Indonesia

Telko.id - Acer Manufacturing Indonesia (AMI), fasilitas produksi Acer di Indonesia, memperingati 12 tahun berkarya untuk bangsa. Hadir di Indonesia sejak Januari 2012 sebagai wujud...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini