Telko.id – Ferrari resmi meluncurkan model terbaru bernama Luce yang dirancang oleh Sir Jony Ive, pendiri LoveFrom setelah meninggalkan Apple.
Mobil super ini tidak hanya menonjol dari segi desain eksterior, tetapi juga interiornya yang dipenuhi layar OLED buatan Samsung Display.
Ferrari Luce mengusung tiga zona layar digital dengan total empat ukuran panel berbeda: 12,9 inci, 12 inci, 10,1 inci, dan 6,3 inci. Yang paling menarik adalah penggunaan teknologi HIAA (Hole In Active Area) milik Samsung, yang sebelumnya dikenal dari punch-hole kamera selfie smartphone.
Namun, lubang di Ferrari Luce ini jauh lebih besar, sekitar 20 kali lipat dari lubang kamera ponsel pada umumnya.
“Samsung Display mampu sepenuhnya mendukung filosofi desain Ferrari Luce tentang integrasi perangkat lunak dan perangkat keras yang mulus. Sistem layar baru yang diterapkan di Ferrari Luce menghadirkan pengalaman kokpit yang belum pernah ada sebelumnya, di mana warisan Ferrari dan teknologi berorientasi masa depan hidup berdampingan secara harmonis,” ujar Ernesto Lasalandra, Chief Research & Development Officer Ferrari.
Desain Layar Bertumpuk dengan Jarum Fisik
Bagian binnacle atau panel instrumen di depan pengemudi menjadi sorotan utama. Panel ini terdiri dari dua lapisan OLED – panel 12 inci di bawah dan panel 12,9 inci di atas.
Lapisan bawah berfungsi menggambar elemen latar seperti indeks gauge, sementara lapisan atas memiliki tiga lubang melingkar. Jarum fisik tembus pandang menembus lubang-lubang tersebut, menciptakan efek tiga dimensi yang jauh berbeda dari tampilan layar datar 2D yang biasa ditemui di mobil lain.

Panel kontrol tengah menggunakan layar OLED 10,1 inci dengan fungsi yang bisa dikonfigurasi seperti jam, stopwatch, dan kompas. Panel ini juga memanfaatkan teknologi HIAA dengan tiga jarum fisik (jam, menit, detik) yang menembus layar, memberikan nuansa klasik yang dipadukan dengan teknologi modern.
Sementara itu, dua panel berukuran 6,3 inci dipasang di bagian belakang untuk penumpang kursi belakang. Panel-panel ini menyediakan kontrol iklim, pembacaan dinamika berkendara, dan informasi lainnya.
Baca Juga:
Harga dan Ketersediaan
Ferrari Luce dibanderol dengan harga fantastis, yaitu €550.000 atau sekitar Rp 9,6 triliun. Mobil ini merupakan edisi terbatas yang diproduksi dalam jumlah sangat terbatas.
Teknologi layar bertumpuk dan berlubang ini menjadi salah satu fitur paling unik yang membedakan Luce dari supercar lainnya.
Kolaborasi antara Samsung Display dan Ferrari menunjukkan bagaimana teknologi layar canggih bisa diintegrasikan ke dalam industri otomotif.
Samsung sendiri terus mengembangkan teknologi OLED untuk berbagai aplikasi, termasuk di sektor otomotif yang membutuhkan keandalan tinggi dan kualitas visual superior.
Perbandingan teknologi layar antara Samsung dan kompetitor juga menarik untuk disimak, seperti yang dibahas dalam artikel Samsung vs BOE.
Dengan pendekatan desain yang menggabungkan elemen analog dan digital, Ferrari Luce menawarkan pengalaman berkendara yang benar-benar baru. Kehadiran jarum fisik di tengah layar digital menjadi simbol perpaduan antara tradisi dan inovasi, yang selama ini menjadi ciri khas Ferrari.
Samsung Display juga telah menunjukkan kemampuannya dalam memproduksi layar OLED untuk aplikasi premium lainnya, termasuk Samsung OLED TV yang menggunakan teknologi bebas pantulan dan AI.
Ferrari Luce dijadwalkan mulai dikirimkan kepada pelanggan pada awal tahun depan. Dengan harga yang sangat eksklusif, mobil ini jelas bukan untuk semua orang, tetapi menjadi bukti nyata bagaimana teknologi layar bisa menjadi elemen desain yang menentukan karakter sebuah kendaraan. (Icha)


