Telko.id – Huawei Cloud resmi meluncurkan rangkaian produk AI enterprise terbaru dalam perhelatan HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai, China. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Dr. Peter Zhou, Director of the Board Huawei sekaligus CEO Huawei Cloud, pada hari kedua konferensi tahunan tersebut.
Langkah ini menegaskan komitmen Huawei Cloud dalam menyediakan infrastruktur cloud terbuka, platform pengembang, dan ekosistem industri yang memfasilitasi adopsi AI secara massal di era agentic AI.
Dalam pidato utamanya bertajuk “The Agentic Cloud for the Agentic World: Build Together, Grow Together”, Dr. Peter Zhou memaparkan sejumlah perkembangan terkini yang telah dicapai Huawei Cloud.
Ia menekankan bahwa di era agentic, infrastruktur cloud tidak lagi sekadar menyediakan daya komputasi, tetapi harus mampu mengoordinasikan komputasi secara aman dan efisien.
“Huawei Cloud berkomitmen membangun cloud terbuka untuk era agentic melalui infrastruktur, platform, dan ekosistem industri yang terbuka agar dapat bertumbuh bersama pelanggan dan mitra,” tegas Dr. Peter Zhou dalam sesi tersebut.
Peluncuran ini menjadi penanda penting bagi Huawei Cloud dalam memperkuat fondasi semikonduktor pada cloud dan mengokohkan landasan bagi AI berbasis agen. Sejumlah inovasi utama diperkenalkan, mulai dari layanan komputasi berperforma tinggi hingga platform agen kelas enterprise yang telah melayani lebih dari 100 perusahaan.
Agentic Infra dan AI Cluster Service Terbaru
Huawei Cloud memperkenalkan konsep Agentic Infra, sebuah paradigma baru yang berlandaskan efisiensi token, peningkatan kemampuan memori, penjadwalan terpadu untuk komputasi serbaguna dan komputasi AI, serta otonomi yang aman. Hingga saat ini, Agentic Infra telah melayani lebih dari 3.500 pelanggan.

Salah satu inovasi utama adalah AI Cluster Service (AICS) terbaru. Layanan ini dibangun di atas mekanisme pemulihan cepat lima tingkat dengan observabilitas menyeluruh dari awal hingga akhir.
AICS mendukung pelatihan stabil selama lebih dari 40 hari di cloud dan mampu melakukan pemulihan dari gangguan dalam waktu 10 menit. Dengan dukungan optimalisasi terkoordinasi pada penjadwalan, cache, dan algoritma, AICS menghasilkan throughput token 20% lebih tinggi dibandingkan layanan komputasi generasi sebelumnya.
AICS terbaru akan tersedia secara komersial di China pada 30 September, serta di luar China mulai 30 November. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan komputasi bagi pelatihan AI berskala besar yang semakin meningkat.
Selain AICS, Huawei Cloud juga memperkenalkan solusi Context Memory Storage (CMS) yang menjawab kebutuhan tugas agen AI dengan rangkaian proses jangka panjang (long horizon) akan kapasitas memori dan efisiensi akses.
Solusi ini menyediakan ruang memori berskala petabyte, dua kali lipat kapasitas penyimpanan produk sejenis di industri, serta mendukung pembacaan memori berkecepatan tinggi dalam skala terabyte dengan performa 50% lebih tinggi dibandingkan produk sejenis.
Di sisi platform, Agentic Model as a Service (MaaS) menghimpun beragam model dan memungkinkan pengembang aplikasi memanggil model state-of-the-art (SOTA) dari penyedia terkemuka hanya dengan satu klik tanpa perlu melakukan deployment.
Pada panggung HUAWEI CONNECT 2026, MiniMax mendemonstrasikan model multimodal canggihnya yang, dipadukan dengan Huawei Cloud, menghadirkan kapabilitas multimodal terbuka dan terdepan.
Platform Agen Enterprise dan Industry AI Foundry
Huawei Cloud mengembangkan platform agen kelas enterprise melalui pendekatan ganda, yaitu komersial dan open source. Dibangun di atas AgentArts dan edisi open source-nya, openJiuwen, platform ini membuka akses ke lebih dari 5.000 aset Model Context Protocol (MCP) umum dan lebih dari 1.000 aset MCP khusus industri.
Kemudahan ini memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan, menggunakan, dan mengelola agen AI secara efektif.
Hingga saat ini, platform tersebut telah melayani lebih dari 100 pelanggan, termasuk Pemerintah Distrik Longgang Shenzhen, China Southern Power Grid, Guangzhou Laboratory, University of Science and Technology of China, Kingsoft Office, Sichuan Yingu Carbon Sink Renewable Resources Co., Ltd., Changsha Thunder Cloud Network Technology Co., Ltd., dan KingMed Diagnostics.
Dalam sesi yang sama, Kingsoft Office berkesempatan membagikan praktik implementasinya berdasarkan platform agen Huawei Cloud.
Dengan mengintegrasikan secara mendalam platform agent dengan WPS 365 Document Center dan WPS Comate, Kingsoft Office telah membangun agen perkantoran vertikal yang kini telah diterapkan di berbagai industri, termasuk sektor keuangan dan pemerintahan.
Huawei Cloud mengumumkan bahwa AgentArts akan tersedia secara komersial di pasar di luar China pada 30 Desember. Hingga saat ini, komunitas open source openJiuwen telah meraih lebih dari 50.000 stars dan 3,29 juta unduhan.
Bersama Chinasoft International, iSoftStone Group, dan Beiming Software, Huawei Cloud telah meluncurkan edisi komersial bersama mitra dan membuka peluang pasar yang luas.
Untuk mempercepat adopsi AI dalam skala besar di berbagai industri, Huawei Cloud mengembangkan Industry AI Foundry. Melalui platform ini, Huawei Cloud menghimpun berbagai aset, seperti skenario industri, model, data, pengetahuan, dan agen, untuk mengubah pengetahuan dan keahlian industri yang sebelumnya hanya menjadi pengalaman dalam proyek-proyek individual menjadi kapabilitas industri yang dapat digunakan kembali.
Huawei Cloud telah membangun lima zona khusus industri, yaitu Smart Healthcare Zone, Embodied AI Zone, AI for Science (AI4S) Zone, Smart Manufacturing Zone, dan Smart Finance Zone, dengan lebih dari 1.000 aset khusus industri serta lebih dari 1.000 proyek yang telah diterapkan.
Terbaru, dua zona baru telah diluncurkan dalam Industry AI Foundry, yaitu Smart Government Zone dan AI Hardware Zone. Smart Government Zone telah menghimpun 24 mitra pendiri, yang mencakup berbagai skenario seperti operasional perkantoran pemerintahan, layanan publik, tata kelola perkotaan, dan pengembangan industri.
Sementara itu, 15 mitra utama telah bergabung dalam AI Hardware Zone, yang mencakup lebih dari 20 jenis perangkat, termasuk kacamata AI, mainan AI, dan kartu perekam AI, serta lebih dari 10 templat skenario dan lebih dari 110 keterampilan skenario.
Langkah Huawei Cloud ini sejalan dengan geliat transformasi digital di berbagai sektor, termasuk di Indonesia, yang terus mendorong adopsi teknologi berbasis AI.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat penerapan teknologi tersebut, sebagaimana terlihat dalam berbagai inisiatif digital yang tengah berjalan di kawasan Asia Tenggara.
Dari sisi perangkat, Huawei juga terus memperluas ekosistem produknya. Beberapa waktu lalu, perusahaan resmi menjual WiFi Mesh X3 Pro di pasar Indonesia, menandakan komitmen Huawei dalam menghadirkan perangkat pendukung konektivitas bagi rumah dan bisnis. Selain itu, FreeBuds Pro 5 juga telah resmi hadir di Indonesia, memperkuat portofolio perangkat audio premium Huawei.
Di sisi lain, operator telekomunikasi di Indonesia seperti Telkomsel juga terus menorehkan prestasi di kancah global. Baru-baru ini, Telkomsel berhasil memborong penghargaan Ookla Speedtest Awards 2026 di MWC Barcelona, sebuah pengakuan atas kualitas jaringan yang mereka bangun.
Kembali ke HUAWEI CONNECT 2026, konferensi yang mengusung tema “Advancing the Agentic World” ini bertujuan mengupas AI dari tiga dimensi: strategi, teknologi, dan ekosistem.
Dalam konferensi ini, Huawei memperkenalkan berbagai inisiatif strategis terbaru serta meluncurkan produk-produk terbaru untuk infrastruktur digital dan cerdas, solusi industri yang dirancang untuk skenario spesifik, dan berbagai perangkat pengembangan.
HUAWEI CONNECT 2026 berlangsung pada 17–19 September di Shanghai World Expo Exhibition & Convention Center dan Shanghai Expo Center.
Dengan rangkaian peluncuran ini, Huawei Cloud menegaskan posisinya sebagai penyedia infrastruktur cloud terbuka yang siap mendukung era agentic.
Mulai dari infrastruktur dan platform agen kelas enterprise hingga ekosistem industri, Huawei Cloud berkomitmen membangun cloud terbuka untuk era agentic yang di dalamnya terdapat infrastruktur terbuka untuk mendukung AI, platform terbuka untuk membantu perusahaan mengembangkan dan menggunakan agen secara efektif, serta ekosistem industri terbuka untuk mempercepat adopsi AI dalam skala besar.


