Telko.id – Apple dikabarkan mencoba mendapatkan pasokan chip memori DRAM untuk iPhone 18 dari ChangXin Memory Technologies (CXMT), produsen memori asal China. Namun upaya tersebut disebut setelah CXMT menolak tawaran kerja sama dari Apple.
Menurut laporan Tim Culpan dalam newsletter Culpium, peluncuran iPhone 18 tinggal sekitar enam minggu lagi sehingga Apple dan para perakitnya mulai mengamankan pasokan DRAM.
Micron masih menjadi pemasok utama Apple, sementara Samsung dan SK hynix juga ikut memasok memori untuk perangkatnya. Namun, tingginya permintaan membuat Apple perlu mencari sumber tambahan.
Langkah Apple ini muncul di tengah krisis pasokan DRAM global yang semakin memburuk akibat meningkatnya kebutuhan memori untuk server dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Kondisi tersebut turut membuat harga DRAM meningkat dan pasokan untuk perangkat konsumen menjadi lebih terbatas. Apple sebagai salah satu produsen perangkat elektronik terbesar dunia tentu membutuhkan pasokan memori yang stabil untuk berbagai produknya, termasuk iPhone, iPad, dan Mac.
Baca Juga:
- Apple Buka Public Beta Siri AI di iOS 27, Ini Fitur Barunya!
- Krisis RAM Global Bikin MacBook Air Langka dan Harga Naik
Menurut laporan yang dikutip dari JagatReview, CXMT disebut menolak tawaran Apple. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah keterbatasan kapasitas produksi CXMT sendiri, sehingga perusahaan belum tentu mampu memenuhi kebutuhan Apple dalam jumlah besar dan dengan standar yang dibutuhkan.
Namun, CXMT disebut bersedia memasok LPDDR5X untuk Apple, tetapi tidak memberikan diskon seperti yang diminta. Perusahaan China itu justru menawarkan harga yang setara dengan harga yang dibayar Apple kepada Micron, SK Hynix, dan Samsung.
Situasi ini menggambarkan semakin ketatnya persaingan mendapatkan pasokan memori. Apple bukan satu-satunya perusahaan yang membutuhkan DRAM, karena produsen smartphone, laptop, server dan perusahaan AI juga berlomba mengamankan komponen tersebut.
Krisis memori juga berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap harga perangkat elektronik. Jika harga DRAM terus meningkat dan pasokan terbatas, produsen seperti Apple dapat menghadapi biaya produksi yang lebih tinggi atau harus melakukan penyesuaian strategi pengadaan komponen.
Bagi Apple, mencari alternatif pemasok menjadi semakin penting untuk menjaga kelancaran produksi. Namun, mendapatkan pemasok baru tidak mudah karena kebutuhan Apple sangat besar dan komponen memori harus memenuhi persyaratan kualitas, kapasitas, serta konsistensi pasokan.


