Kategori: Indosat

  • Indosat Cegah 200 Juta Upaya Penipuan Digital dengan AI

    Indosat Cegah 200 Juta Upaya Penipuan Digital dengan AI

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan keberhasilan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis Artificial Intelligence (AI) yang telah mencegah ratusan juta upaya penipuan digital sejak diluncurkan tiga bulan lalu.

    Fitur yang berjalan otomatis di tingkat jaringan ini telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko dan memberikan peringatan pada lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari ancaman kejahatan digital.

    Bilal Khazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan perlindungan digital yang komprehensif.

    “Teknologi ini dirancang untuk membantu pelanggan dari berbagai usia agar dapat menjelajahi dunia digital dengan lebih percaya diri. Dengan konektivitas andal, produk terjangkau, dan perlindungan yang kuat, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

    Keberhasilan fitur keamanan digital ini menjadi semakin relevan mengingat temuan laporan GASA State of Scams in Indonesia 2025 yang dirilis akhir Agustus lalu.

    Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 66% orang dewasa di Indonesia mengalami upaya penipuan dalam setahun terakhir, dengan 14% di antaranya kehilangan uang dengan total kerugian mencapai Rp49 triliun. Sebagian besar penipuan terjadi melalui platform pesan langsung seperti pesan instan dan SMS.

    Data internal Indosat menunjukkan skala ancaman yang lebih luas. Lebih dari 290 juta panggilan spam telah teridentifikasi di jaringan VoLTE, sementara ekstrapolasi ke seluruh pelanggan mengungkap lebih dari 500 juta SMS dan panggilan scam/spam yang teridentifikasi dalam 2,5 bulan sejak fitur diluncurkan.

    Selain itu, sistem telah menandai lebih dari 145 juta pesan spam dan scam, termasuk 110 juta pesan penipuan yang bersifat fraudulent.

    Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat merupakan bagian dari perjalanan AIvolusi5G, sinergi antara kecanggihan AI dan jaringan 5G yang dirancang menciptakan pengalaman digital yang aman, inklusif, dan memberdayakan.

    Sistem ini bekerja secara otomatis di tingkat jaringan tanpa memerlukan aplikasi tambahan atau perangkat khusus dari pelanggan, menjadikan perlindungan dapat diakses oleh semua kalangan.

    Content image for article: Indosat Cegah 200 Juta Upaya Penipuan Digital dengan AI

    Meski belum sepenuhnya memblokir panggilan atau pesan berbahaya, sistem ini terbukti efektif sebagai peringatan awal dalam mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan kewaspadaan digital masyarakat.

    Pelanggan menerima peringatan dini sebelum sempat menjadi korban, memungkinkan mereka mengambil tindakan pencegahan secara tepat.

    Indosat mengimplementasikan pendekatan Zero Trust sebagai fondasi fitur keamanan ini, mengedukasi masyarakat untuk tidak langsung percaya dan selalu melakukan verifikasi terhadap pesan, tautan, dan panggilan mencurigakan. Prinsip ini sejalan dengan upaya peningkatan literasi digital yang menjadi fokus perusahaan.

    Untuk pelanggan IM3, perlindungan ini tersedia dengan nama SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam) yang terdiri dari dua jenis: SATSPAM BASIC yang otomatis aktif untuk semua pengguna prabayar IM3 dengan paket data aktif, dan SATSPAM+ yang menawarkan perlindungan lebih canggih dengan kemampuan mendeteksi tautan berbahaya. Kehadiran fitur SATSPAM semakin memperkuat ekosistem keamanan digital Indosat.

    Sementara untuk pelanggan Tri, fitur serupa hadir melalui TRI AI: AntiSpam/Scam dengan deteksi visual tiga kode warna: toska untuk Nomor Aman, kuning untuk Nomor Tidak Dikenal, dan merah untuk Nomor Berisiko. Fitur AI Anti Spam/Scam dari Tri khusus dirancang untuk melindungi generasi muda dari ancaman digital.

    Pelanggan IM3 dan Tri juga dapat mengakses fitur perlindungan Plus+ melalui aplikasi myIM3 dan bima+. Fitur ini aktif otomatis bagi pelanggan dengan paket data aktif, memberikan peringatan melalui notifikasi telepon dan SMS untuk nomor yang ditandai sebagai mencurigakan atau berpotensi merugikan.

    Sistem ini menyajikan peringatan SMS yang lebih jelas, pop-up notifikasi dengan kode warna, dan ringkasan panggilan yang dapat diakses melalui aplikasi.

    Dampak psikologis dari penipuan digital juga menjadi perhatian serius. Laporan GASA mencatat bahwa 51% korban penipuan mengalami stres akibat kejadian tersebut, menunjukkan bahwa ancaman digital tidak hanya berdampak finansial tetapi juga mempengaruhi kesehatan mental masyarakat.

    Inovasi keamanan digital Indosat ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ketangguhan masyarakat di era konektivitas tanpa batas.

    Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam penguatan sistem keamanan, terus dilakukan untuk memastikan perlindungan yang menyeluruh.

    Dengan dukungan teknologi AI yang terus berkembang dan edukasi keamanan siber berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya tidak hanya melindungi pelanggan dari ancaman digital, tetapi juga membangun kepercayaan dan ketangguhan masyarakat Indonesia di dunia digital.

    Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan. (Icha)

  • Indosat Ooredoo Hutchison Raih Stevie Awards for Great Employer 2025

    Indosat Ooredoo Hutchison Raih Stevie Awards for Great Employer 2025

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengharumkan nama Indonesia di kancah global dengan meraih Stevie® Awards for Great Employers 2025 dalam kategori “Employer of the Year – Telecommunications”.

    Penghargaan prestisius ini menjadikan Indosat sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang berhasil memenangkan kategori tersebut setelah bersaing ketat dengan berbagai perusahaan telekomunikasi terkemuka dari Amerika Serikat, Kanada, Qatar, Vietnam, hingga Maladewa.

    Pengumuman resmi penghargaan ini disampaikan pada 5 November 2025. Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan bahwa kemenangan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan budaya kerja yang suportif dan memberdayakan.

    “Kami percaya, keberhasilan bisnis dapat terwujud dari karyawan yang tumbuh, terhubung, dan menemukan makna dalam setiap langkahnya di tempat kerja,” ujar Irsyad.

    Pencapaian ini melengkapi deretan penghargaan internasional lain yang telah diraih Indosat, termasuk “Best Workplace™ 2025” dari Great Place to Work, “Best Companies to Work For” dari HR Asia Awards lima kali berturut-turut, dan “HR Initiative of the Year” dari Asian Telecom Awards.

    Prestasi ini menunjukkan konsistensi Indosat dalam membangun lingkungan kerja berkualitas dunia.

    Inovasi AI dan Transformasi Digital SDM

    Kemenangan Indosat dalam Stevie Awards for Great Employers 2025 tidak lepas dari keberhasilan perusahaan dalam menerapkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) secara menyeluruh dalam pengelolaan sumber daya manusia.

    Indosat mendemokratisasi AI dengan menerapkannya di seluruh perjalanan karyawan, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan karir.

    Penerapan AI mencakup asisten HR virtual yang siap membantu 24 jam, otomatisasi proses yang mempersingkat waktu kerja dari hitungan hari menjadi menit dengan akurasi hingga 100%, serta program pelatihan yang disesuaikan dengan tingkat keahlian AI masing-masing karyawan.

    Inisiatif ini telah menghasilkan ratusan program berbasis AI yang meningkatkan produktivitas internal secara signifikan.

    Pengembangan Karir dan Mobilitas Global

    Indosat memberikan perhatian serius pada pengembangan karir karyawan melalui berbagai peluang pembelajaran dan peningkatan kompetensi.

    Perusahaan menyediakan lebih dari 25.000 pelatihan online yang dapat diakses kapan saja, program pengembangan bersama institusi kelas internasional, serta kesempatan mobilitas global di berbagai negara dalam jaringan Ooredoo Group.

    Fasilitas ini memungkinkan karyawan untuk terus mengembangkan kemampuan profesional mereka sesuai dengan perkembangan industri telekomunikasi yang terus berubah.

    Program mobilitas global khususnya memberikan pengalaman berharga bagi karyawan untuk bekerja di lingkungan internasional.

    Keterlibatan Karyawan dan Budaya Kolaborasi

    Aspek keterlibatan karyawan menjadi salah satu kekuatan utama Indosat yang diakui dalam penghargaan ini. Perusahaan secara konsisten mengembangkan berbagai inisiatif yang menumbuhkan kolaborasi dan kebersamaan di antara seluruh karyawan.

    Indosat menghadirkan beragam komunitas hobi dan olahraga untuk karyawan, serta menggelar kegiatan FamilyFest yang melibatkan lebih dari 14.000 karyawan dan keluarga di delapan kota besar di Indonesia.

    Program ini tidak hanya memperkuat ikatan antar karyawan, tetapi juga melibatkan keluarga dalam kehidupan perusahaan.

    Pencapaian Indosat dalam membangun lingkungan kerja berkualitas sejalan dengan prestasi perusahaan telekomunikasi Indonesia lainnya.

    Kesejahteraan Menyeluruh dan Dukungan Psikologis

    Indosat memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan seluruh karyawan melalui kebijakan kerja yang fleksibel, layanan kesehatan yang komprehensif, serta fasilitas kebugaran dan ruang hiburan di kantor.

    Yang menjadi pembeda adalah penyediaan akses 24 jam ke psikolog, pelatih, dan konselor melalui platform kesehatan internal perusahaan.

    Layanan kesehatan mental ini mencerminkan komitmen Indosat dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi karyawan. Pendekatan holistik ini menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

    Prestasi internasional di bidang SDM semakin mengukuhkan posisi perusahaan telekomunikasi Indonesia di kancah global.

    Irsyad Sahroni menegaskan bahwa kemenangan ini mencerminkan semangat Indosat untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang memberdayakan karyawan.

    “Setiap individu didorong untuk berkontribusi secara maksimal, berkembang tanpa batas, dan menjadi bagian dari tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia,” tutupnya.

    Penghargaan Stevie Awards for Great Employers 2025 ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Indosat, tetapi juga bagi seluruh industri telekomunikasi Indonesia.

    Pengakuan internasional ini membuktikan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan unggul dalam praktik pengelolaan sumber daya manusia yang inovatif dan berkelas dunia. (Icha)

  • Tri Luncurkan Generasi Happy Pensi 2025, Kompetisi Nasional untuk Sekolah

    Tri Luncurkan Generasi Happy Pensi 2025, Kompetisi Nasional untuk Sekolah

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri kembali menghadirkan program Generasi Happy 2025 dengan inovasi terbaru bernama Generasi Happy Pensi.

    Program ini merupakan kompetisi nasional yang membuka kesempatan bagi seluruh sekolah di Indonesia untuk memenangkan pentas seni impian didukung penuh oleh Tri dan diisi idola ternama.

    Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, mengatakan, “Generasi Happy adalah bentuk nyata komitmen Tri untuk terus memberdayakan generasi muda Indonesia di era digital. Tahun ini, kami mendorong adopsi dan pemahaman terhadap teknologi AI agar dapat dimanfaatkan untuk eksplorasi kreativitas dan ekspresi diri.”

    Memasuki tahun keempat sejak diluncurkan pada 2022, Generasi Happy telah menjelajahi 13 kota besar di Indonesia seperti Serang, Surabaya, Lampung, hingga Banjarmasin.

    Program ini dikemas secara online-offline-online dan berfokus pada empat pilar utama dalam memberdayakan Generasi Z Indonesia.

    Keempat pilar tersebut meliputi literasi digital, pengembangan potensi, peningkatan kemampuan kreatif dan kolaboratif, serta hiburan yang menginspirasi pembelajaran dan pengembangan diri. Program ini sejalan dengan komitmen berkelanjutan Tri dalam memberdayakan generasi muda di era digital.

    Tahun ini, Generasi Happy Pensi secara khusus menyoroti pentingnya pemahaman dan penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelajar.

    Melalui kegiatan langsung di sekolah-sekolah, Tri menghadirkan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan literasi digital, edukasi AI, serta semangat #JadiLebihHebat.

    Content image for article: Tri Luncurkan Generasi Happy Pensi 2025, Kompetisi Nasional untuk Sekolah

    Bilal Kazmi menambahkan, “Melalui sistem voting nasional, kami ingin membuka kesempatan yang setara bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk menampilkan potensi terbaiknya. Dengan Generasi Happy, kami memastikan setiap anak muda, di mana pun mereka berada, memiliki ruang dan peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi positif di dunia digital.”

    Untuk mengikuti kompetisi voting Generasi Happy Pensi, peserta cukup mendaftarkan nomor Tri mereka di situs generasihappy.tri.co.id.

    Selanjutnya, mereka harus melakukan isi ulang produk Happy minimal Rp20.000 melalui aplikasi bima+ dan memilih sekolah yang ingin mereka dukung.

    Pengguna baru dapat berpartisipasi dengan membeli perdana Happy minimal Rp35.000, melakukan registrasi di situs yang sama, dan memberikan vote untuk sekolah pilihan mereka.

    Empat sekolah dengan perolehan vote tertinggi akan mendapatkan kesempatan menyelenggarakan pentas seni impian mereka.

    Hasil voting akan diumumkan melalui leaderboard di situs resmi Generasi Happy. Rangkaian kegiatan Generasi Happy Pensi 2025 akan semakin meriah dengan penampilan musisi nasional seperti RAN, Idgitaf, Adrian Khalif, dan Ghea Indrawari.

    Program ini juga menampilkan talenta-talenta muda dari ajang Generasi Happy School Stars, kompetisi pencarian bakat bagi siswa berprestasi yang diadakan oleh Tri.

    Konsep kompetisi ini melanjutkan kesuksesan program sebelumnya seperti Generasi Happy TikTok Challenge Tri yang memecahkan rekor MURI.

    Selain panggung hiburan, Generasi Happy menghadirkan wadah pengembangan diri melalui Generasi Happy Academy. Sesi inspiratif ini bertema “Unlocking the Power of AI for Creativity, Digital Confidence, and Future Skills.”

    Dalam sesi tersebut, para pakar digital berbagi wawasan tentang bagaimana kecerdasan buatan dapat menjadi alat untuk mengasah kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri digital, dan mempersiapkan keterampilan masa depan. Pendekatan ini sejalan dengan visi Tri mengajak Gen Z untuk positif dan kreatif di dunia digital.

    Keseruan program ini juga diperkuat dengan berbagai experience booth yang menawarkan beragam aktivitas menarik. Mulai dari F&B corner hasil kolaborasi dengan UMKM lokal, turnamen game Mobile Legends dalam H3RO School Competition, hingga Generasi Happy Point Hunt.

    Dalam Generasi Happy Point Hunt, peserta dapat mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai hadiah menarik seperti smartphone dan merchandise eksklusif.

    Sistem reward ini mirip dengan fleksibilitas yang ditawarkan HappyFlex, cara Tri membebaskan Generasi Z mengatur semua sendiri.

    Program Generasi Happy Pensi berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, antara lain Axioo, Montoon, dan sejumlah mitra lainnya.

    Kolaborasi ini turut berkontribusi menghadirkan pengalaman belajar dan berkarya yang inspiratif bagi generasi muda Indonesia.

    Dengan dukungan produk Tri yang hemat, jaringan cepat, serta teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan dengan kekuatan jaringan 5G, Generasi Happy Pensi menjadi wujud nyata semangat #JadiLebihHebat.

    Program ini memperkuat komitmen Tri untuk terus memberdayakan generasi muda Indonesia melalui inovasi, teknologi, dan kreativitas digital. (Icha)

  • AI Berdaulat Tambah PDB Indonesia USD140 Miliar pada 2030

    AI Berdaulat Tambah PDB Indonesia USD140 Miliar pada 2030

    Telko.id – Penerapan kecerdasan artifisial (AI) berdaulat diproyeksikan menambah kontribusi hingga USD140 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2030.

    Potensi ini diungkap dalam Empowering Indonesia Report 2025 yang diluncurkan Indosat Ooredoo Hutchison bersama Twimbit, dengan tema “Building Bridges of Tomorrow”.

    Laporan ini menegaskan sovereign AI sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital menuju Indonesia Emas 2045.

    Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menekankan bahwa AI bukan sekadar persoalan teknologi.

    “AI bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang kemandirian bangsa. Kedaulatan AI berarti kita membangun teknologi yang merefleksikan nilai-nilai Pancasila, menjamin etika dan keamanan, serta memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” ujarnya dalam peluncuran laporan tersebut.

    Adopsi strategis AI berdaulat juga berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia hingga 6,8%.

    Laporan tersebut menguraikan lima pilar utama menuju kedaulatan AI. Kelima pilar itu mencakup infrastruktur digital andal, tenaga kerja AI berkelanjutan, industri AI yang tumbuh, riset dan pengembangan mumpuni, serta regulasi dan etika yang kokoh.

    Penerapannya dapat mempercepat pencapaian status negara berpenghasilan tinggi menjadi 2041, atau bahkan 2038 dalam skenario terbaik.

    Sektor jasa diproyeksikan mengalami peningkatan produktivitas hingga 18%, disusul manufaktur 15–20%, dan pertanian 5–8%.

    Dari sisi kesiapan infrastruktur, Indonesia memerlukan investasi sebesar USD3,2 miliar hingga 2030 untuk memenuhi kebutuhan komputasi nasional.

    Saat ini, AI data center di Indonesia baru mencakup kurang dari 1% dari pasar global. Percepatan pembangunan pusat data bertenaga energi terbarukan dan jaringan 5G yang lebih luas menjadi kebutuhan mendesak. Inisiatif seperti kemitraan Indosat dengan NVIDIA dan kolaborasi dengan Accenture untuk pengembangan cloud AI berdaulat menjadi langkah strategis menjawab tantangan ini.

    Content image for article: AI Berdaulat Tambah PDB Indonesia USD140 Miliar pada 2030

    Laporan juga menyoroti kebutuhan pengembangan 400 ribu talenta AI pada 2030, dengan investasi pendidikan dan pelatihan mencapai USD968 juta.

    Indonesia saat ini memiliki 364 startup AI dengan total pendanaan USD1,08 miliar. Inovasi lokal seperti Sahabat-AI V2, Large Language Model (LLM) berparameter 70 miliar yang mendukung bahasa Indonesia dan daerah, menunjukkan peralihan Indonesia dari pengguna menjadi pembentuk teknologi AI global.

    Sahabat-AI bahkan memecahkan rekor MURI dengan 5.000 puisi untuk HUT ke-80 RI, menandakan adopsi AI yang kian meluas.

    Manoj Menon, Founder and CEO Twimbit, menyatakan Indonesia memiliki posisi strategis untuk memimpin di era AI berdaulat.

    “Dengan membangun fondasi digital yang kuat dan menciptakan ekosistem yang inklusif, Indonesia dapat menjadi pusat pertumbuhan AI di Asia, mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

    Pernyataan ini sejalan dengan upaya pembentukan AI Application Cooperation Center oleh Indosat yang menargetkan pengembangan solusi AI aplikatif.

    Content image for article: AI Berdaulat Tambah PDB Indonesia USD140 Miliar pada 2030

    Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan sebagai mitra bangsa dalam mempercepat kedaulatan digital.

    “Kedaulatan AI bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membangun masa depan yang dimiliki dan dikendalikan oleh Indonesia sendiri,” ujarnya.

    Melalui kolaborasi strategis dan inovasi berkelanjutan, Indosat berkomitmen menghadirkan konektivitas inklusif dan solusi AI beretika untuk memberdayakan masyarakat.

    Empowering Indonesia Report 2025 ditutup dengan seruan tindakan lintas sektor untuk mewujudkan ekosistem AI berdaulat.

    Dengan memperkuat fondasi infrastruktur, membangun talenta masa depan, dan menegakkan tata kelola AI beretika, Indonesia siap melangkah dari pengguna teknologi menjadi arsitek peradaban digital yang berdaulat.

    Laporan ini menjadi peta jalan penting bagi seluruh pemangku kepentingan dalam memanfaatkan momentum AI untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (Icha)

  • Indosat Empowering Indonesia Report 2025, Fokus AI untuk Kesehatan dan Pendidikan

    Indosat Empowering Indonesia Report 2025, Fokus AI untuk Kesehatan dan Pendidikan

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi meluncurkan Empowering Indonesia Report 2025, yang menandai komitmen perusahaan dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi untuk percepatan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

    Peluncuran laporan ini menegaskan fokus utama pada sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian, sejalan dengan visi pemerintah.

    President Director dan CEO IOH Vikram Sinha dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan perusahaan pasca merger pada 22 Januari telah mengajarkan pentingnya tujuan yang lebih besar.

    “Indosat adalah perusahaan yang sangat ikonis, perusahaan berusia 58 tahun yang pertama kali menghubungkan Indonesia ke dunia. Semua pekerjaan kami terhubung ke tujuan yang lebih besar untuk memimpin Indonesia,” ujarnya dalam acara peluncuran, Senin (27/10/2025).

    Vikram menyatakan bahwa kesuksesan merger selama 4 tahun terakhir bukan hanya milik Indosat, tetapi merupakan kesuksesan Indonesia yang menunjukkan potensi besar negara ini.

    “Kami menunjukkannya ke dunia barat. Eropa datang ke Indonesia bukan hanya melihat Bali dan Jakarta, tetapi untuk mengetahui bagaimana merger ini berhasil. Ini adalah saat yang sangat membanggakan untuk kita semua di Indonesia,” tambahnya.

    Dalam pengembangan teknologi ke depan, Vikram menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan.

    “Tidak ada satu perusahaan yang bisa melakukannya sendirian. Ini semua mengenai berkumpul untuk tujuan yang lebih besar dan menciptakan dampak dalam skala,” tegasnya.

    Indosat berkomitmen penuh untuk bekerja pada semua 6 pilar yang telah diidentifikasi, dengan fokus terbesar pada pemanfaatan AI dan teknologi sebagai penyebaran untuk memberi manfaat kepada rakyat Indonesia.

    Content image for article: Indosat Luncurkan Empowering Indonesia Report 2025, Fokus AI untuk Kesehatan dan Pendidikan

    Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik peluncuran laporan ini.

    “Peluncuran Empowering Indonesia Report 2025 oleh Indosat sejalan dengan peta jalan AI nasional dan Indonesia Report 2045,” ujarnya.

    Nezar mengapresiasi frame konsep yang disampaikan Vikram Sinha, khususnya mengenai produktivitas dan komputasi sebagai dua kata kunci signifikan.

    Content image for article: Indosat Luncurkan Empowering Indonesia Report 2025, Fokus AI untuk Kesehatan dan Pendidikan

    Nezar memaparkan kondisi terkini infrastruktur digital Indonesia, dimana produktivitas sudah menjangkau 90% populasi melalui jaringan 4G, meski kecepatan internet rata-rata masih 36,7 Mbps.

    “Lima tahun ke depan kita akan bisa bersanding dengan daerah tetangga yang sudah mencapai 100 Mbps kecepatan internet,” ujarnya.

    Untuk jaringan 5G, pemerintah menargetkan 32% konektivitas pada 2030, sementara saat ini masih di bawah 10% dibandingkan Malaysia yang sudah mencapai 80%.

    Fokus pada Komputasi dan Talenta Digital

    Aspek komputasi menjadi perhatian khusus dalam pengembangan AI di Indonesia. Nezar menjelaskan bahwa infrastruktur industri AI membutuhkan compute power yang kuat untuk pemrosesan data.

    “Indonesia sudah mengambil jalan yang tepat dengan mencoba fokus menjadi AI tech group. Inisiatif ini membuat Indonesia berada satu langkah di depan,” katanya.

    Potensi ekonomi digital Indonesia dinilai sangat besar, dengan proyeksi mencapai 1 triliun USD pada 2030, dimana 40% disumbang oleh Indonesia. Namun, Nezar mengingatkan pentingnya penyiapan talenta digital untuk mendukung pertumbuhan ini.

    “Kita butuh kurang lebih 9 juta digital talent di 2030. Talent ini sangat penting, tidak kalah pentingnya dari infrastruktur,” tegasnya.

    Vikram Sinha menegaskan komitmen Indosat untuk berinvestasi dalam pengembangan talenta manusia.

    “Fokus pertama kami adalah berinvestasi dalam talenta manusia. Kami percaya untuk ini bisa terwujud, kita harus berinvestasi secara signifikan untuk mengembangkan talenta manusia. Jika tidak berinvestasi dalam talenta manusia, kita tidak akan dapat mengembangkan potensi,” ujarnya.

    Menuju Sovereign AI Indonesia

    Pemerintah sedang mempersiapkan kerangka hukum untuk mendorong pertumbuhan AI yang etis dan bertanggung jawab.

    “Saat ini dalam proses untuk dijadikan peraturan presiden. Draftnya sudah ada di Kementerian Hukum dan HAM, sedang mengadakan harmonisasi. Mudah-mudahan di akhir tahun ini bisa masuk ke dalam peraturan,” papar Nezar.

    Kerangka hukum ini akan mendukung terwujudnya sovereign AI Indonesia. “Indonesia punya komitmen yang cukup kuat dengan sejumlah program melalui sandbox AI. Sudah dilakukan upaya untuk membuat model AI yang Indonesia, yang benar-benar Indonesia,” jelas Nezar. Saat ini sedang dikerjakan proyek membuat model MLM berbasis bahasa daerah yang ada di Indonesia.

    Empowering Indonesia Report 2025 diharapkan dapat memperkuat perspektif dan keyakinan semua pemangku kepentingan dalam mempersiapkan transformasi digital di seluruh Indonesia.

    Laporan ini menjadi panduan strategis dalam menjawab tantangan digitalisasi dan memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi digital yang semakin pesat. (Icha)

  • iPhone 17 dengan IM3 Platinum, Hadirkan eSIM Buat Traveling Bebas Roaming

    iPhone 17 dengan IM3 Platinum, Hadirkan eSIM Buat Traveling Bebas Roaming

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 Platinum bekerjasama dengan Apple meluncurkan bundling next level, IM3 Platinum eSIM dan iPhone 17, yang menawarkan pengalaman traveling bebas roaming. 

    Sebagai official telco partner Apple di Indonesia, IM3 Platinum menegaskan posisinya sebagai layanan pascabayar unggulan yang menyatukan kemudahan, teknologi mutakhir, dan konektivitas tanpa batas dalam satu paket simpel.

    Melalui Platinum Bundling terbaru, pelanggan kini dapat memiliki jajaran smartphone terkini dari Apple—iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max—dengan Paket Platinum 125 yang menghadirkan kuota 125GB + ekstra 125GB kuota 5G.

    Didukung oleh layanan eSIM, pelanggan dapat langsung terkoneksi tanpa perlu kartu fisik dan menikmati kuota utama yang otomatis aktif untuk roaming di Singapura dan Malaysia, tanpa aktivasi tambahan maupun biaya roaming.

    Baca juga :

    Selain menawarkan kuota besar dan kemudahan konektivitas internasional, ekstra kuota 125GB juga dapat langsung digunakan di jaringan 5G IM3 yang kini menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

    Pelanggan dapat menikmati cicilan 0% untuk bundling IM3 Platinum dan iPhone 17, mulai dari Rp1,5 jutaan per bulan, dengan beragam pilihan pembayaran melalui mitra finansial.

    Sebagai tambahan, pelanggan juga akan mendapatkan bonus Apple Power Adapter untuk melengkapi kenyamanan dan pengalaman terbaik dalam menikmati gaya hidup digital yang Next Level.

    Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan,“IM3 Platinum terus berkomitmen menghadirkan layanan premium dengan perangkat tercanggih bagi pengguna, termasuk melalui kerjasama berkelanjutan bersama Apple”.

    Bilal menambahkan bahwa melalui bundling eksklusif IM3 Platinum dan iPhone 17, Indosat menetapkan standar baru dalam gaya hidup digital dengan menghadirkan satu paket untuk semua kebutuhan.

    “Mulai dari koneksi seamless lintas negara dan kebebasan penuh untuk tetap produktif, kreatif di dunia digital serta terhubung kapanpun, di mana pun,” ujar Bilal menjelaskan.

    IM3 Platinum juga terus memberikan Platinum Experience dengan koneksi eksklusif melalui Platinum Network berbasis AI, serta Platinum Assistance yang siap siaga memberikan respon kepada pelanggan dalam waktu maksimal 30 detik untuk mendukung setiap kebutuhan pelanggan.

    Dengan IM3 Platinum, pelanggan otomatis juga merasakan perlindungan ekstra dari scam & spam tanpa tambahan biaya melalui fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam) teknologi berbasis AIvolusi 5G yang bisa mendeteksi ancaman scam dan spam dan memberikan peringatan, serta ringkasan selayaknya asisten pribadi untuk pengalaman digital yang lebih aman.

    Bundling Next Level dari IM3 Platinum dan iPhone 17 ini tersedia di Gerai IM3 Kantor Pusat PT Indosat (KPPTI), Mall Kota Kasablanka, Metropolitan Mall Bekasi, Karawaci Tangerang dan Lippo Mall Puri.

    Selain itu, pelanggan juga bisa dapatkan penawaran spesial dengan cicilan 0% serta bonus menarik lainnya di semua mitra resmi Apple yaitu iBox, Digimap, Erafone, Hello Store dan Blibli. (Icha)

  • Strategi Indosat Cetak 2 Juta Talenta Digital AI

    Strategi Indosat Cetak 2 Juta Talenta Digital AI

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem digital Indonesia. Salah satu langkah ambisiusnya adalah menargetkan 2 juta talenta digital Artificial Intelligence (AI) hingga tahun 2030. Target besar ini disampaikan langsung oleh Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, dalam berbagai kesempatan.

    Menurut Vikram, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton di era kecerdasan buatan. Teknologi AI akan menjadi pendorong utama perubahan di berbagai industri, dan sumber daya manusia (SDM) lokal harus siap bersaing di level global.

    “Kecepatan perubahan sangat cepat. Hal-hal yang dulunya butuh waktu 10 tahun, kini bisa terjadi hanya dalam satu tahun berkat AI. Karena itu, berinvestasi pada talenta manusia menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi AI,” ujar Vikram.

    IDCamp Jadi Pilar Utama Cetak Talenta Digital AI

    Untuk mencapai target 2 juta talenta tersebut, Indosat mengandalkan program IDCamp (Indosat Digital Camp), yang merupakan program flagship CSR di pilar Digital Education.


    Program ini sudah berjalan sejak 2019 dan telah melatih lebih dari 380 ribu peserta, dengan 136 ribu di antaranya berhasil lulus dan mendapatkan sertifikat.

    Pada tahun ini, IDCamp menargetkan tambahan 100 ribu peserta baru, dengan fokus utama pada AI-based learning program. Program ini kini dikenal sebagai AI Talent Generator karena seluruh kurikulumnya telah menyesuaikan dengan kebutuhan industri berbasis AI.

    Kelas AI Development dan AI Integration

    Indosat menyiapkan dua jalur pembelajaran utama bagi peserta IDCamp, yakni:

    1. AI Development Track
      Peserta akan belajar membangun arsitektur AI, membuat language model sendiri, hingga mengembangkan solusi berbasis AI dari nol.
    2. AI Integration Track
      Diperuntukkan bagi peserta yang sudah memiliki dasar pemrograman di front-end, back-end, atau Android, untuk kemudian mengintegrasikan AI ke dalam aplikasi atau sistem yang mereka buat agar lebih cerdas dan efisien.

    Selain dua jalur utama ini, peserta juga bisa mengambil kelas tambahan seperti Cyber Security bersama Cisco dan Intelligent Automation bersama UiPath.

    Kolaborasi dengan Ekosistem Global

    Indosat tidak berjalan sendiri dalam mewujudkan visi besar ini. Mereka menggandeng berbagai mitra strategis global seperti: Nvidia, Google, Mastercard, Cisco, UiPath dan saat ini masih dalam diskusi adalah dengan Nokia.

    Kerja sama dengan para partner ini tidak hanya sebatas penyediaan materi pelatihan, tetapi juga dukungan finansial dan teknis untuk memastikan program ini berkelanjutan hingga 2030.

    Misalnya, Cisco berkomitmen untuk melatih hingga 500 ribu talenta AI di Indonesia melalui program kolaboratif hingga 2030. Sementara itu, Mastercard bekerja sama dengan Komdigi melalui Digital Talent Scholarship, dengan target 1 juta talenta siber di bidang fintech.

    Memberdayakan Perempuan dan Daerah 3T

    Vikram juga menekankan pentingnya kesetaraan akses digital bagi semua kalangan. Melalui IDCamp, Indosat ingin memastikan kesempatan belajar teknologi dan AI bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan dan masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

    “Saya melihat, diberi kesempatan yang sama, perempuan justru bisa menunjukkan performa yang lebih baik. Maka, kami berkomitmen membuka peluang yang setara, dari Tarakan hingga Jayapura,” tambah Vikram.

    Integrasi dengan Akademisi dan Perguruan Tinggi

    Tak hanya menggandeng industri global, Indosat juga mulai melibatkan kalangan akademisi. Tahun ini, IDCamp bekerja sama dengan Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T, M.T., Associate Professor di ITB dan  Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, S.Kom, M.Kom, Google Developer Expert, ISTTS Head of Department sebagai konsultan akademik yang turut membantu memastikan program IDCamp selaras dengan prinsip Responsible AI dan kebutuhan dunia pendidikan tinggi.

    Dampak Ekonomi dan Masa Depan Talenta Digital Indonesia

    Berdasarkan perhitungan Indosat dan mitra programnya, sejak 2019 hingga kini, IDCamp telah memberikan dampak ekonomi senilai sekitar Rp680 miliar.

    Angka ini dihitung berdasarkan peningkatan pendapatan lulusan program yang kini bekerja di berbagai sektor digital, termasuk di instansi pemerintah seperti BMKG.

    Salah satu contohnya adalah Handi, alumni IDCamp 2024 dari kelas Data Science yang kini bekerja sebagai Engineer di BMKG setelah menyelesaikan pelatihan AI di Indosat Digital Camp.

    Menuju Indonesia AI-Ready di 2030

    Dengan dukungan ekosistem yang kuat, strategi pembelajaran yang relevan, serta kolaborasi industri dan akademik, Indosat optimistis dapat mencapai target 2 juta talenta Digital AI hingga tahun 2030.

    “Setiap dolar yang diinvestasikan dalam teknologi, harus diimbangi dengan investasi dalam talenta manusia. Itulah cara kita memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga penciptanya,” ujar Vikram menjelaskan.

    Seperti yang disampaikan Vikram, perjalanan ini bukan sekadar angka, melainkan upaya membangun bangsa yang siap bersaing di era kecerdasan buatan. (Icha)

  • Indosat dan Komdigi Perkuat Registrasi eSIM dengan Biometrik

    Indosat dan Komdigi Perkuat Registrasi eSIM dengan Biometrik

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar demonstrasi langsung registrasi eSIM berbasis biometrik untuk layanan prabayar di Gerai IM3 Jakarta, Rabu (15/10/2025).

    Kolaborasi ini memperkuat ekosistem digital Indonesia dengan sistem registrasi mandiri yang lebih aman dan modern.

    Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Indosat.

    “Komdigi mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat. Melalui penerapan sistem yang telah memenuhi standar, kami optimis bahwa ekosistem telekomunikasi di Indonesia dapat menjamin keamanan publik,” ujarnya dalam keterangan resmi.

    Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keamanan pelanggan.

    “Bagi Indosat, keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama. Kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal,” jelas Reski.

    Sistem biometrik yang diimplementasikan Indosat mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3. Proses registrasi mencakup validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk Kependudukan, pengambilan foto wajah, verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah dengan data DUKCAPIL.

    Tingkat kecocokan wajah minimal 95% memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi.

    Content image for article: Indosat dan Komdigi Perkuat Registrasi eSIM dengan Biometrik

    Implementasi teknologi biometrik ini merupakan bagian dari transformasi digital yang sedang berlangsung di industri telekomunikasi Indonesia. Sejak Agustus 2025, Indosat juga telah menghadirkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang didukung teknologi AIvolusi5G. Sistem ini mampu mendeteksi dan mencegah pesan serta panggilan berisiko secara real-time di dalam jaringan.

    Pengembangan ekosistem eSIM di Indonesia terus menunjukkan progres signifikan. Sebelumnya, XL Axiata juga telah memperkuat keamanan digital dengan biometrik dan eSIM, menandakan tren positif dalam adopsi teknologi digital yang lebih aman.

    Teknologi AIvolusi5G yang mendukung fitur keamanan terbaru Indosat merupakan kombinasi kecanggihan artificial intelligence dengan jaringan 5G yang responsif, adaptif, dan relevan.

    Melalui fitur ini, Indosat berkomitmen melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem telekomunikasi yang aman dan terpercaya.

    Adopsi eSIM di Indonesia semakin meningkat, terbukti dengan peluncuran bundling eSIM hingga 120GB untuk Samsung dan Motorola oleh XLSMART. Inisiatif ini memperkuat posisi eSIM sebagai solusi digital masa depan.

    Komitmen Indosat dalam pengembangan teknologi digital juga tercermin dari kinerja perusahaan yang solid, termasuk pembagian dividen Rp2,7 triliun di RUPST 2024. Hal ini menunjukkan stabilitas finansial yang mendukung inovasi berkelanjutan.

    Implementasi registrasi biometrik untuk eSIM diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital. Sistem yang mengintegrasikan teknologi mutakhir dengan standar keamanan tinggi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital Indonesia.

    Dengan kolaborasi antara operator telekomunikasi dan pemerintah melalui Komdigi, ekosistem digital Indonesia semakin matang.

    Penerapan teknologi biometrik tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mempermudah akses masyarakat terhadap layanan digital yang semakin esensial di era modern. (Icha)

  • Indosat Hadirkan Kelas AI Gratis di IDCamp 2025, Jawab Kebutuhan Talenta Digital

    Indosat Hadirkan Kelas AI Gratis di IDCamp 2025, Jawab Kebutuhan Talenta Digital

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi menghadirkan kelas Artificial Intelligence (AI) gratis melalui program IDCamp 2025.

    Inisiatif ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan mendesak talenta AI Engineer di Indonesia yang menjadi kunci pendorong ekonomi digital nasional.

    Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam membekali talenta digital Indonesia.

    “Talenta digital merupakan fondasi utama transformasi Indonesia di era global. Oleh karena itu, Indosat berkomitmen untuk membekali 2 juta talenta dengan kemampuan AI, memastikan mereka siap menghadapi masa depan,” ujar Vikram dalam peluncuran program tersebut.

    Program IDCamp 2025 secara strategis mengintegrasikan pembelajaran AI ke dalam kurikulum dasar, termasuk ke dalam jalur software engineering yang sudah ada.

    Tahun ini, IDCamp menghadirkan dua kelas baru: AI Engineer dan Gen AI Engineer, yang dirancang untuk melahirkan generasi baru talenta digital Indonesia.

    Dalam alur AI Engineer, peserta akan menjalani pembelajaran intensif selama 440 jam yang berfokus pada pengolahan data dan machine learning dari dasar hingga lanjutan.

    Kurikulumnya mencakup penguasaan Python, pemodelan end-to-end, evaluasi, dan proyek terapan untuk membangun solusi AI/ML yang aplikatif.

    Sementara itu, alur Generative AI Engineer dengan total durasi 456 jam menekankan pada pengembangan machine learning menggunakan TensorFlow yang dipadukan dengan konsep Large Language Models (LLM) dan prompt engineering. Kurikulumnya juga mencakup implementasi praktis seperti RAG, fine-tuning, dan prinsip responsible AI.

    Content image for article: Indosat Hadirkan Kelas AI Gratis di IDCamp 2025 untuk Jawab Kebutuhan Talenta Digital

    IDCamp 2025 menerapkan model pembelajaran self-paced yang fleksibel, dipadukan dengan pendekatan berbasis proyek dan sesi bimbingan dari fasilitator ahli.

    Kombinasi ini memastikan peserta dapat belajar mandiri sesuai ritmenya, sambil tetap mendapatkan arahan untuk menguasai kapabilitas praktis yang siap diterapkan di industri.

    Tahun ini, kurikulumnya diperkaya dengan bonus track unggulan: Cybersecurity bersama Cisco hingga level Advanced dan Automation bersama UiPath hingga level Intermediate.

    Program ini sejalan dengan inisiatif sebelumnya seperti Indosat Luncurkan IDCamp 2025, Targetkan 2 Juta Talenta AI yang telah diumumkan sebelumnya.

    Kesenjangan talenta AI Engineer di Indonesia menjadi perhatian serius. Data menunjukkan jumlah engineer yang terdaftar di Persatuan Insinyur Indonesia (PII) baru mencapai sekitar 86.000 orang dan 30.000 Professional Engineer.

    Rasio tersebut setara dengan 2.670 engineer per satu juta penduduk—jauh di bawah Vietnam (9.000 per juta) dan Korea Selatan (25.000 per juta).

    Padahal, untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional, kebutuhan idealnya mencapai lebih dari 10.000 engineer per satu juta penduduk setiap tahunnya.

    Kesenjangan ini menjadi pengingat bahwa tanpa cukup AI engineer, Indonesia berisiko menjadi sekadar pengguna teknologi, bukan pencipta inovasi.

    Sejalan dengan semangat inklusivitas, IDCamp 2025 juga kembali menyelenggarakan Virtual Bootcamp untuk penyandang disabilitas, serta program pelatihan khusus bagi pengajar dan jurnalis untuk mengakselerasi literasi digital di seluruh lapisan masyarakat.

    Pendekatan ini mencerminkan komitmen Indosat dalam menciptakan ekosistem digital yang merata dan berkelanjutan.

    Program pelatihan AI gratis ini tidak hanya sejalan dengan transformasi digital nasional, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem teknologi yang lebih luas, termasuk perkembangan perangkat seperti iPhone 17 Series Resmi Hadir di Indonesia via Erajaya Retail Group yang membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang kuat.

    Melalui inisiatif IDCamp 2025, Indosat menegaskan perannya sebagai katalisator untuk mengakselerasi lahirnya talenta AI profesional di Indonesia.

    Para talenta inilah yang akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan digital bangsa, sekaligus mendukung berbagai inovasi teknologi.

    Kehadiran sumber daya manusia AI yang kompeten tidak hanya akan memperkuat ekosistem teknologi nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak nilai ekonomi baru melalui inovasi, efisiensi, dan beragam solusi berbasis data yang diciptakan oleh talenta-talenta Indonesia. (Icha)

  • Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Transformasi Ritel Nasional

    Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Transformasi Ritel Nasional

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui Indosat Business menyelenggarakan Indonesia AI Day for Retail Industry pada 8 Oktober 2025.

    Acara strategis ini mempertemukan pemimpin industri ritel dengan teknologi mutakhir untuk mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan konektivitas real-time di seluruh customer journey.

    Mengusung tema “Empowering Retail Indonesia’s Digital Transformation: From Business Insights to Storefront Impact-Harnessing AI to Power Indonesia’s Retail Future”, acara ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang di industri ritel.

    Mereka membahas bagaimana pemanfaatan AI dapat memperkuat daya saing ritel Indonesia di tengah proyeksi digitalisasi lintas industri yang semakin masif.

    Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam akselerasi transformasi digital sektor ritel.

    “Dunia ritel berkembang semakin dinamis, dengan ekspektasi pelanggan yang terus meningkat sehingga menjadikan transformasi digital sebagai sebuah keharusan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

    Melalui forum ini, Indosat menghadirkan rangkaian solusi teknologi end-to-end mulai dari kampanye pemasaran personal, katalog produk digital, hingga sistem pembayaran terintegrasi.

    Semua terhubung dalam satu platform yang menghubungkan toko secara digital untuk menciptakan pengalaman berbelanja lebih personal, aman, dan efisien.

    Content image for article: Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Transformasi Ritel Nasional

    Sektor ritel menjadi fokus penting karena menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Data menunjukkan kontribusi sektor ini mencapai lebih dari 13% terhadap PDB nasional dengan serapan lebih dari 20 juta tenaga kerja.

    Namun, tingkat digitalisasi yang masih rendah membuat transformasi berbasis AI menjadi kunci agar ritel Indonesia lebih efisien dan kompetitif.

    Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), menyambut baik inisiatif ini.

    “Industri ritel membutuhkan inovasi yang relevan untuk tetap kompetitif. Kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha, dan mitra teknologi seperti Indosat akan menjadi kunci dalam mengakselerasi pertumbuhan ritel Indonesia di era digital,” ujarnya.

    Digitalisasi ritel diproyeksikan tumbuh 15% selama periode 2024-2029, didorong oleh omnichannel commerce, otomatisasi, dan personalisasi berbasis AI.

    Proyeksi ini sejalan dengan inisiatif nasional dimana pemerintah dan pelaku industri mendorong perluasan akses terhadap e-payment untuk memperkuat ekosistem ritel modern.

    Indonesia AI Day for Retail Industry menghadirkan diskusi strategis bersama pelaku ritel terkemuka seperti Alfa Gift, Kawan Lama, dan Blibli.

    Dalam sesi Executive Talkshow – Smart Retail in Action, hadir Chandra Hermawan (Alfa Gift), Rudy A. Dalimunthe (Tokopedia & TikTok Shop), dan Edo Karensa (YCP Group) yang berbagi pandangan mengenai peran inovasi digital.

    Acara ini juga menampilkan Solution Showcase yang memperlihatkan portofolio produk dan solusi teknologi inti Indosat sebagai pendukung ekosistem ritel modern.

    Implementasi AI berskala luas diharapkan dapat mendorong pengelolaan ritel secara lebih efisien melalui solusi yang mudah diadopsi.

    Dengan rangkaian diskusi strategis dan pameran solusi ini, Indosat berfokus menyoroti bagaimana teknologi mampu menjangkau seluruh kebutuhan pelanggan.

    Di tengah kebutuhan konsumen yang tinggi, solusi ritel cerdas ini menyatukan seluruh rantai operasional dalam satu ekosistem digital terpadu.

    Upaya kolaboratif ini sejalan dengan tren transformasi digital di berbagai sektor industri yang sedang gencar dilakukan oleh berbagai pemain telekomunikasi.

    Implementasi teknologi digital diharapkan dapat mendukung tercapainya Visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan daya saing sektor ritel nasional.

    Forum kolaborasi ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat ekosistem ritel nasional melalui adopsi teknologi terkini.

    Dengan menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan efisien, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di sektor ritel Indonesia. (Icha)