Kategori: Indosat

  • Indosat, Wadhwani, dan Kemnaker Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital

    Indosat, Wadhwani, dan Kemnaker Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan Wadhwani Foundation resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mencetak 1 juta talenta digital Indonesia melalui pelatihan berbasis kecerdasan buatan (AI).

    Penandatanganan berlangsung di Jakarta pada 5 Mei 2026, menandai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional.

    Kolaborasi ini akan memperluas akses pelatihan AI, keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia. Pelatihan akan diintegrasikan ke dalam ekosistem SIAPKerja milik Kemnaker, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta didukung konektivitas dan teknologi dari Indosat.

    Targetnya, program ini mampu memberdayakan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan baru di Indonesia.

    Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyatakan bahwa dunia kerja sedang mengalami transformasi cepat akibat disrupsi teknologi.

    “Tanpa intervensi yang tepat, bonus demografi bisa berubah menjadi beban. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa MoU ini adalah langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui pendekatan terintegrasi dan berbasis teknologi.

    Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan komitmen perusahaannya dalam demokratisasi AI.

    “Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang membuka peluang bagi generasi muda Indonesia,” katanya. Semangat #LebihBaikIndosat menjadi pendorong utama dalam inisiatif ini.

    Integrasi Platform AI ke dalam SIAPKerja

    Pelatihan akan diperluas ke 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker di seluruh Indonesia. Wadhwani Foundation akan mengintegrasikan platform AI-nya, yaitu JobReady dan Genie AI, ke dalam ekosistem SIAPKerja.

    Integrasi ini memungkinkan career guidance yang lebih personal, pembelajaran adaptif, serta modul skilling yang sesuai dengan kebutuhan industri terkini.

    Meetul B. Patel, President Wadhwani Entrepreneurship, menekankan relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar.

    “Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK, kami bisa menjangkau jutaan anak muda secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah yang benar-benar dicari industri saat ini,” ujarnya.

    Inisiatif ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan digital sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi komitmen bersama.

    Aspek inklusivitas menjadi pilar utama dalam MoU ini. Ketiga pihak berkomitmen menyediakan aksesibilitas bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di seluruh BLK.

    Modul pelatihan dapat disesuaikan berdasarkan ragam disabilitas peserta. Indosat bertanggung jawab atas dukungan aksesibilitas digital, sementara Wadhwani Foundation menyiapkan modul plug-and-play yang adaptif.

    Implementasi Awal dan Dampak Nyata

    Kolaborasi ini langsung diimplementasikan melalui Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang digelar secara daring pada 10–14 Mei 2026. Sebanyak 8.744 peserta dari lebih dari 20 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan dan melahirkan lebih dari 1.200 ide usaha baru.

    Dari inisiatif ini, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan.

    Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kemnaker, Indosat, dan Wadhwani Foundation. Sertifikat ini diakui secara nasional maupun global. Pelatihan juga ditujukan bagi pegawai Kemnaker sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal menghadapi transformasi dunia kerja.

    Secara implementatif, peran ketiga pihak saling melengkapi. Kemnaker menyediakan dukungan kebijakan dan jaringan 24 BLK. Wadhwani Foundation mendukung kurikulum, LMS, serta platform AI. Indosat memperkuat program melalui konektivitas, ekosistem teknologi, dan inkubasi bisnis bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

    Program ini akan dievaluasi setiap enam bulan melalui pendekatan berbasis data. MoU berlaku sejak 5 Mei 2026 hingga 2029, dengan kemungkinan perpanjangan. Hal ini memastikan program berjalan terukur dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya Indonesia memperkuat talenta digital Indonesia di era AI.

    Langkah Indosat dan Wadhwani Foundation ini sejalan dengan berbagai inisiatif pengembangan talenta digital di tanah air. Sebelumnya, Indosat dan Nokia juga berkolaborasi untuk meningkatkan adopsi AI di kalangan talenta digital.

    Inisiatif ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di era digital. Dengan pendekatan berbasis AI, program ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mendorong lahirnya wirausahawan baru yang mampu bersaing di pasar global. (Icha)

  • Tri H3RO Esports 6.0 Rampung, Lahirkan Ribuan Talenta Muda

    Tri H3RO Esports 6.0 Rampung, Lahirkan Ribuan Talenta Muda

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri telah menyelesaikan rangkaian turnamen H3RO Esports 6.0. Ajang bertajuk “From Zero to H3RO – Rise of Rookies” ini sukses melahirkan ribuan potensi talenta esports baru di Indonesia.

    Sepanjang penyelenggaraan H3RO Esports yang sudah berjalan enam tahun, program ini telah melibatkan lebih dari 42.000 peserta dari seluruh Indonesia.

    Angka tersebut membuktikan konsistensi Tri dalam membangun ekosistem pembinaan gaming yang terstruktur, dari level pemula hingga pemain profesional.

    H3RO Esports 6.0 sendiri mencatat partisipasi tinggi dengan 2.786 rookie terverifikasi. Seluruh peserta menjalani proses seleksi berlapis yang dirancang bersama pro team. Tahapannya dimulai dari H3RO Rookie Tournament yang menyaring peserta menjadi 210 pemain terbaik.

    Selanjutnya, para peserta menjalani tes kognitif dan durability, hingga in-game assessment oleh RRQ dan HFX. Proses ini menghasilkan 20 pemain terpilih yang kemudian mengikuti Scrimmage Showcase, psikotes, serta tes IQ dan EQ. Pada akhirnya, tiga rookie terbaik dari masing-masing pro team berhasil terpilih dan dinilai siap memasuki jalur profesional.

    Menariknya, program ini juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan melalui CoachGPT berbasis ChatGPT. Teknologi ini menjadi referensi tambahan bagi coach dalam menilai performa pemain secara lebih objektif dan berbasis data.

    Apoorva Mehrotra, Director and Chief Growth Officer of Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengembangkan talenta esports Indonesia.

    “Selama enam tahun perjalanan H3RO Esports, kami melihat antusiasme generasi muda yang terus meningkat. Kini terdapat puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia, mencerminkan besarnya potensi talenta Esports di Tanah Air,” ujarnya.

    Ia menambahkan, H3RO hadir bukan sekadar turnamen. “H3RO kini terus berkembang dan menjadi ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan pemain dari level rookie hingga berkompetisi di panggung nasional dan internasional.

    Melalui H3RO Esports 6.0, kami kembali menegaskan komitmen tersebut dengan menghadirkan jalur pengembangan yang terstruktur,” tutur Apoorva.

    Talenta yang Lahir dari H3RO Esports

    Program H3RO telah melahirkan sejumlah talenta yang berkontribusi di level nasional hingga internasional. Beberapa di antaranya bahkan sukses dalam ajang Road to Seleknas – IESF World Esports Championship.

    EVOS berhasil meraih medali emas pada 14th IESF World Esports Championship MLBB. Sementara itu, Kuda Terbang menempati peringkat 5 besar dunia pada 14th IESF World Esports Championship PUBG Mobile.

    Bigetron juga menorehkan prestasi dengan meraih medali perak pada 15th IESF World Esports Championship MLBB, dan ONIC meraih medali perunggu pada 16th IESF World Esports Championship MLBB.

    Keberhasilan ini didukung oleh kolaborasi strategis dengan berbagai mitra. PBESI (Pengurus Besar Esports Indonesia) sebagai induk organisasi Esports nasional di bawah naungan KONI turut berperan. AVGI (Asosiasi Video Game Indonesia) juga mendorong penguatan industri dan komunitas gaming.

    Garudaku sebagai platform resmi dalam ekosistem PBESI turut mendukung penyelenggaraan program. Mitra media seperti Revival TV, Vidio, dan TikTok Live juga memperluas jangkauan audiens. UniPin menjadi payment gateway yang mempermudah transaksi dalam ekosistem gaming.

    Kolaborasi ini semakin memperkuat peran Tri dalam membangun jalur regenerasi atlet Esports Indonesia secara berkelanjutan.

    Tayangan dan Performa Digital yang Menggila

    Rangkaian H3RO Esports Tournament secara keseluruhan mencatat pencapaian signifikan. Acara ini disiarkan secara live dan menjangkau lebih dari 165 juta penonton.

    Tayangan tersebut menjadi salah satu dengan jumlah penonton terbanyak serta meraih empat kali trending di YouTube.

    Keberhasilan ini juga mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan dari organisasi dan media independen. Puncak H3RO Esports 6.0 berlangsung melalui Scrimmage Showcase Livestream pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

    Acara ini kembali menjadi sorotan komunitas Esports nasional dengan lebih dari 1 juta total penonton (1.064.293 views).

    Tayangan tersebut turut diramaikan melalui watch party bersama talent Esports serta berbagai aktivitas gamification interaktif.

    Secara keseluruhan, kampanye H3RO Esports 6.0 mencatat performa digital yang kuat dengan 18,4 juta reach, 8,85 juta views, dan lebih dari 300 ribu engagement. Angka ini memperlihatkan besarnya antusiasme generasi gamer muda terhadap program pencarian talenta ini.

    Sebagai penutup rangkaian program, para rookie terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti H3RO Masterclass. Mereka menjalani program pelatihan intensif yang diselenggarakan langsung di gaming house pro team, RRQ dan HFX.

    Selama proses ini, para peserta juga mendapatkan pendampingan psikolog untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kompetitif dan profesional.

    Kolaborasi antara penyelenggara, pro team profesional, panelis ahli, serta dukungan dari Tri Indonesia menjadikan From Zero to H3RO sebagai salah satu inisiatif paling komprehensif. Program ini sukses menjembatani gamer muda Indonesia menuju panggung Esports profesional.

    Bagi yang ingin mengikuti jejak para rookie, Tri menawarkan paket data spesial. Nikmati pengalaman gaming terbaik dengan Tri Lebih Hemat, Sinyal Cepat yang hadir hingga ke pelosok negeri.

    Dapatkan ekstra 170 Diamonds Mobile Legends: Bang Bang dengan membeli paket 10GB seharga Rp65.000. Paket ini juga dilengkapi dengan fitur Anti Spam PLUS+ untuk pengalaman gaming tanpa gangguan. (Icha)

  • Indosat Dorong Ketahanan Siber Strategis Hadapi AI Fraud

    Indosat Dorong Ketahanan Siber Strategis Hadapi AI Fraud

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui Indosat Business meluncurkan whitepaper terbaru yang mendorong pendekatan ketahanan siber lebih strategis di tengah lonjakan AI fraud dan ancaman siber enterprise.

    Langkah ini diambil seiring proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai USD 340 miliar pada 2030.

    Whitepaper berjudul “A Business-Centric Framework for Enterprise Cyber-Resilience” ini disusun bersama pakar cybersecurity, Dr. Ir. Charles Lim. Dokumen tersebut mengangkat fenomena “resilience gap”, yaitu kondisi ketika laju transformasi digital berkembang jauh lebih cepat dibanding kesiapan organisasi dalam membangun ketahanan siber.

    Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa Indonesia sedang memasuki fase baru ekonomi digital. Namun, pertumbuhan digital harus diiringi dengan ketahanan siber yang memadai.

    Content image for article: Indosat Business Dorong Ketahanan Siber Strategis Hadapi AI Fraud

    “Hari ini, cyber resilience bukan lagi isu teknologi semata, tetapi fondasi kepercayaan dan keberlangsungan bisnis,” ujar Buldansyah.

    Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang mendampingi transformasi digital enterprise di berbagai sektor, Indosat melihat kebutuhan akan pendekatan keamanan siber yang lebih strategis dan adaptif semakin mendesak.

    Karena itu, kerja sama dengan Dr. Charles Lim dilakukan untuk menghadirkan perspektif komprehensif mengenai tantangan dan kesiapan cyber resilience di Indonesia.

    Lanskap ancaman siber di Indonesia kini berkembang semakin kompleks. Whitepaper ini mencatat peningkatan AI-related fraud hingga 1.550% di sektor fintech Indonesia, termasuk penggunaan deepfake dan AI voice impersonation untuk penipuan berbasis identitas.

    Ancaman ransomware terhadap institusi strategis nasional juga terus meningkat. Salah satu contohnya adalah serangan terhadap pusat data nasional Indonesia pada 2024 yang mengganggu lebih dari 200 layanan publik.

    Dr. Ir. Charles Lim, Deputy Head of Master IT program, Swiss German University, menambahkan bahwa ancaman siber berkembang jauh lebih cepat dan semakin sulit dideteksi, terutama dengan munculnya AI-enabled fraud dan deepfake.

    “Organisasi perlu beralih dari pendekatan yang reaktif menuju cyber resilience yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” kata Charles.

    Besarnya eksposur risiko tersebut turut berdampak pada kesiapan enterprise. Cisco Cybersecurity Readiness Index 2025 menunjukkan hanya 11% organisasi di Indonesia yang dinilai siap menghadapi ancaman keamanan siber modern. Sementara itu, rata-rata kerugian akibat kebocoran data di Indonesia dapat mencapai sekitar Rp15 miliar.

    Di sisi lain, implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) juga mendorong organisasi memperkuat kemampuan monitoring dan respons keamanan siber secara real-time. Salah satu kewajibannya adalah pelaporan insiden dalam waktu 72 jam.

    Strategi Ketahanan Siber Lintas Sektor

    Selain membahas strategi seperti Zero Trust Architecture dan Human Firewall, whitepaper ini juga mengulas tantangan ketahanan siber lintas sektor strategis Indonesia.

    Sektor finansial, manufaktur, pemerintahan, dan pendidikan kini menghadapi eksposur risiko siber yang semakin tinggi seiring percepatan digitalisasi nasional.

    Langkah Indosat Business ini sejalan dengan upaya nasional memperkuat Ketahanan Siber yang juga didorong oleh berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam menghadapi ancaman yang semakin canggih.

    Pemerintah melalui BSSN juga terus berupaya Perkuat Ketahanan Siber dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Hal ini penting mengingat kesenjangan keterampilan keamanan siber masih menjadi tantangan utama di Indonesia.

    Dalam konteks yang lebih luas, Kolaborasi Ketahanan Siber terus diperkuat melalui berbagai forum dan inisiatif, termasuk yang digagas oleh sektor swasta dan akademisi.

    Melalui whitepaper ini, Indosat Business ingin mendorong perusahaan di Indonesia untuk melihat ketahanan siber sebagai bagian integral dari strategi transformasi digital dan daya saing bisnis jangka panjang.

    Sebagai mitra transformasi digital enterprise, Indosat Business terus memperkuat perannya dalam membantu perusahaan membangun fondasi digital yang lebih aman, adaptif, dan terpercaya di era AI dan ekonomi digital.

    Langkah strategis ini menjadi penting mengingat Tantangan Keamanan Siber yang masih membayangi kesiapan digital Indonesia memasuki 2026. Perusahaan perlu segera beradaptasi dengan lanskap ancaman yang terus berevolusi.

    Selain itu, integrasi solusi keamanan siber berbasis AI juga mulai merambah ke perangkat konsumen. Keamanan Siber AI kini menjadi tren yang tidak bisa diabaikan, baik di tingkat enterprise maupun individu. (Icha)

  • Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun, Percepat AI Nasional

    Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun, Percepat AI Nasional

    Telko.id – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat) mengumumkan pembagian dividen senilai Rp3,58 triliun atau Rp111 per saham setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

    Keputusan ini mencerminkan kinerja solid perusahaan di tengah tekanan makroekonomi sepanjang 2025, sekaligus menandai akselerasi strategi AI North Star untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

    Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan fokus perusahaan pada eksekusi strategi kecerdasan buatan secara disiplin.

    “Setiap kemajuan harus menghadirkan dampak yang lebih luas. Kami mempercepat eksekusi strategi AI untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan dan nilai nyata bagi pemegang saham,” ujarnya Public Expose Indosat, Selasa (5/5/2026).

    Transformasi ini dimulai dari evolusi Indosat menjadi AI-native telco, dengan mengintegrasikan AI ke seluruh operasi inti. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, peningkatan produktivitas, dan efisiensi belanja modal. Hasilnya, keterlibatan pelanggan menguat dan pertumbuhan dua digit berkelanjutan mulai terlihat.

    Indosat juga memperluas layanan dari konektivitas menjadi AI TechCo, membuka peluang baru di bidang sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Fase ekspansi ini bertujuan mendorong pertumbuhan eksponensial pada layanan berbasis AI, baik di segmen konsumen maupun enterprise.

    Content image for article: Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun, Percepat AI Nasional

    Kolaborasi dengan NVIDIA dan Platform Sahabat-AI

    Salah satu pilar utama strategi ini adalah kolaborasi strategis dengan NVIDIA yang diumumkan pada NVIDIA GTC 2026. Kemitraan ini memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan kapabilitas AI kelas dunia ke Indonesia.

    Inisiatif ini memungkinkan pengembangan solusi berkinerja tinggi yang relevan secara lokal, sekaligus meletakkan fondasi bagi sovereign AI yang terbuka dan adaptif.

    Berlandaskan fondasi tersebut, Sahabat-AI hadir sebagai platform kolaboratif yang membuka akses lebih luas terhadap kecerdasan buatan. Platform ini memberdayakan individu, developer, enterprise, hingga institusi untuk mengembangkan solusi AI yang sesuai dengan bahasa, konteks budaya, dan kebutuhan pasar Indonesia.

    Untuk memastikan akses inklusif dalam skala besar, Indosat mengembangkan AI Grid yang terdistribusi. Dengan memanfaatkan cakupan jaringan nasional dan infrastruktur pusat data, daya komputasi AI dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia.

    Pendekatan ini mempercepat akses terhadap AI, mendorong inovasi di luar kota-kota besar, dan memungkinkan partisipasi aktif dalam ekonomi berbasis AI.

    Perombakan Jajaran Direksi dan Komisaris

    RUPST juga menyetujui pengangkatan tiga anggota Direksi baru, yakni Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir, efektif sejak penutupan rapat.

    Selain itu, Seppalga Ahmad diangkat sebagai Komisaris Perseroan. Penunjukan ini memperkuat kemampuan Indosat dalam mengeksekusi strategi dengan lebih agile dan disiplin.

    Reski Damayanti memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan di sektor telekomunikasi dan FMCG di Indonesia serta Asia Tenggara.

    Ia berperan penting dalam memperkuat kerangka tata kelola dan mendorong inisiatif strategis di bidang regulasi, termasuk mendukung solusi berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam.

    Apoorva Mehrotra membawa pengalaman internasional lebih dari 25 tahun di kawasan Asia dan Afrika. Ia pernah memegang berbagai posisi strategis di Airtel dan Vodafone, termasuk sebagai Regional CEO East Africa di Airtel Africa.

    Rekam jejaknya dalam mendorong pertumbuhan dan transformasi di sektor telekomunikasi digital menjadi aset berharga bagi Indosat.

    Honesti Basyir membawa pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi serta berbagai sektor strategis.

    Penunjukannya diyakini akan mempercepat transformasi Indosat, khususnya dalam mengeksekusi strategi pengembangan AI perusahaan.

    Rapat juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar sebagai Direktur dan Achmad Syah Reza sebagai Komisaris Perseroan. Indosat menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatannya.

    Dividen total sebesar Rp3.579.840.016.227 akan dibagikan selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat. Keputusan ini menjadi bukti komitmen Indosat dalam menghadirkan Kelas AI Gratis dan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah transformasi besar perusahaan menuju AI Nation Shaper.

    Melalui strategi terintegrasi ini, Indosat terus bertransformasi menjadi AI Nation Shaper, memperkuat kapabilitas digital Indonesia sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

    Dengan fondasi yang kokoh dan arah strategis yang jelas, Indosat optimistis dapat menjawab tantangan era digital dan memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan. (Icha)

  • IM3 SimpelRoam Haji, Paket Roaming Andal untuk Jemaah 2026

    IM3 SimpelRoam Haji, Paket Roaming Andal untuk Jemaah 2026

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui brand IM3 resmi meluncurkan SimpelRoam Haji, sebuah paket roaming yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komunikasi jemaah Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

    Layanan ini hadir sebagai solusi bagi sekitar 221.000 jemaah yang diberangkatkan secara bertahap mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, di mana lebih dari 177.000 di antaranya merupakan jemaah lansia atau memiliki komorbid.

    Paket ini memungkinkan jemaah tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air tanpa khawatir akan koneksi atau biaya roaming yang rumit.

    Dengan dukungan operator resmi di Arab Saudi, SimpelRoam Haji menjanjikan jaringan stabil yang aktif secara otomatis begitu jemaah tiba, tanpa perlu pengaturan tambahan. Ini menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri.

    Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan pentingnya layanan ini.

    “Dalam perjalanan haji, komunikasi menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan—baik bagi jemaah maupun keluarga di rumah. Karena itu, kebutuhan ini perlu didukung oleh layanan yang dapat diandalkan. Melalui IM3 SimpelRoam Haji, kami ingin memastikan jemaah tetap dapat terhubung dengan mudah, sehingga bisa lebih fokus menjalankan ibadah, sementara keluarga di Tanah Air merasa lebih tenang,” ujarnya.

    Pilihan Paket Fleksibel untuk Kebutuhan Berbeda

    IM3 menawarkan empat varian paket SimpelRoam Haji yang bisa dipilih sesuai durasi ibadah dan kebutuhan data. Semua paket sudah mencakup kuota roaming besar, plus kuota domestik untuk persiapan di Indonesia.

    • 50GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp410.000 (12 hari)
    • 70GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp510.000 (15 hari)
    • 25GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp850.000 (30 hari)
    • 30GB kuota roaming + 1GB kuota domestik, Rp950.000 (45 hari)

    Paket ini juga berlaku di 16 negara, termasuk negara transit seperti Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Dengan satu paket, jemaah bisa memberi kabar, melakukan panggilan, atau berkomunikasi dengan rombongan selama perjalanan.

    Cara Aktivasi dan Keunggulan Lain

    Proses aktivasi SimpelRoam Haji dibuat sesederhana mungkin. Jemaah cukup membeli paket melalui aplikasi myIM3, kode *899#, WhatsApp resmi IM3, atau gerai IM3.

    Pastikan fitur roaming data aktif di pengaturan ponsel, dan paket akan aktif otomatis setibanya di Arab Saudi. Layanan internet, telepon, dan SMS langsung bisa digunakan.

    IM3 juga menyediakan layanan bantuan pelanggan 24 jam melalui IM3 Official WhatsApp dan saluran telepon. Untuk pembelian hingga 21 Mei 2026, pelanggan mendapatkan bonus kuota domestik hingga 2GB yang bisa digunakan selama masa persiapan di Indonesia, termasuk saat berada di asrama haji sebelum keberangkatan.

    Layanan ini sejalan dengan upaya operator lain dalam mendukung jemaah. Sebelumnya, XLSmart Paket Haji juga merilis paket serupa dengan harga mulai Rp355 ribu. Sementara itu, Telkomsel RoaMAX Haji menawarkan akses 5G dengan kecepatan hingga 100 Mbps.

    Dengan berbagai pilihan dan kemudahan yang ditawarkan, SimpelRoam Haji dari IM3 menjadi solusi tepat bagi jemaah yang ingin tetap terhubung selama ibadah.

    Layanan ini juga memberikan ketenangan bagi keluarga di Tanah Air yang menanti kabar dari para jemaah. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan melalui aplikasi myIM3, *899#, atau IM3 Official WhatsApp di 08551000185. (Icha)

  • Indosat Cetak Pendapatan Rekor Rp15,2 Triliun di Kuartal I 2026

    Indosat Cetak Pendapatan Rekor Rp15,2 Triliun di Kuartal I 2026

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) membukukan pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada kuartal pertama 2026.

    Total pendapatan mencapai Rp15,2 triliun, naik 12% secara tahunan (YoY). Kinerja solid ini didorong oleh strategi hyper-personalization berbasis AI dan pengelolaan operasional yang disiplin.

    EBITDA perusahaan meningkat 13% YoY menjadi Rp7,2 triliun dengan margin yang tetap sehat. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26% YoY menjadi Rp1,5 triliun. Angka-angka ini menunjukkan konsistensi Indosat dalam mengeksekusi strategi yang berfokus pada pelanggan.

    Pertumbuhan dua digit juga terjadi di bisnis seluler. ARPU gabungan naik 15% secara tahunan menjadi Rp45.000, menandakan monetisasi yang lebih optimal. Di sisi lain, trafik data tumbuh 25,1% YoY, menegaskan meningkatnya peran layanan digital dalam keseharian pelanggan.

    Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Kinerja awal tahun yang solid ini menggambarkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi dan memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan. Dengan AI Hyper-personalization, Indosat dapat lebih relevan dalam setiap interaksi, tercermin dari keeratan yang semakin kuat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.”

    AI Hyper-Personalization Jadi Motor Utama

    Keberhasilan Indosat tidak lepas dari penerapan AI hyper-personalization. Strategi ini berfokus pada penyediaan pengalaman pelanggan yang lebih relevan dan sesuai kebutuhan. Seiring perilaku digital yang semakin beragam, Indosat bertransisi ke model berbasis data untuk memahami pelanggan dengan lebih baik.

    Upaya ini mencakup penawaran paket data yang lebih fleksibel, ekosistem konten yang lebih kaya, serta akses layanan digital yang lebih intuitif. Hasilnya, engagement dan lifetime value pelanggan meningkat. Inisiatif ini sejalan dengan kolaborasi sebelumnya, seperti saat Indosat dan Safaricom mengembangkan ekosistem digital berbasis AI.

    Untuk mendukung pertumbuhan ini, Indosat terus meningkatkan jaringan 5G. Jaringan ini tidak hanya menghadirkan pengalaman yang lebih lancar, tetapi juga memungkinkan kapabilitas berbasis AI untuk layanan yang lebih personal. Perusahaan juga memperkuat keamanan pelanggan melalui fitur anti-spam dan anti-scam berbasis AI.

    Mempercepat Adopsi AI dan Ekosistem Digital

    Selain fokus pada konektivitas, Indosat juga memperkuat perannya dalam ekosistem digital dan AI di Indonesia. Pada kuartal ini, perusahaan meluncurkan aplikasi Sahabat-AI, sebuah large language model yang dikembangkan secara lokal.

    Aplikasi ini dirancang untuk memahami konteks bahasa Indonesia dengan lebih baik dan kini tersedia di App Store serta Play Store.

    Dibangun dengan pendekatan multi-model dan multi-modal AI, platform ini bertujuan menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia.

    Indosat juga memperkuat infrastruktur AI melalui platform NeoCloud, yang menyediakan akses ke kapabilitas komputasi berkinerja tinggi dan skalabel. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan inovasi benar-benar dikembangkan di Indonesia.

    Di saat yang sama, Indosat memperluas kehadirannya di layanan konektivitas rumah melalui HiFi Air.

    Layanan ini merespons meningkatnya kebutuhan akan solusi internet yang lebih fleksibel. Perusahaan juga membentuk FiberCo, sebuah kemitraan strategis untuk memperluas infrastruktur fiber di Indonesia sebagai tulang punggung konektivitas.

    Ke depan, Indosat akan terus mempertahankan momentum pertumbuhan dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan, memperluas kapabilitas jaringan, serta memperluas inovasi melalui data dan AI.

    Berkat fondasi yang kuat, perusahaan berada dalam posisi tepat untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital Indonesia. (Icha)

  • IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini via Paket Data

    IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini via Paket Data

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi menghadirkan akses ke Google Gemini AI Plus bagi pelanggan IM3 dan Tri.

    Akses ini diberikan melalui pembelian paket data bundling khusus di aplikasi myIM3 dan BIMA+, dengan masa berlaku hingga enam bulan. Kolaborasi ini merupakan kemitraan pertama di Indonesia yang menawarkan akses premium asisten AI Google melalui paket operator seluler.

    Setelah sukses diuji perkenalkan kepada sebagian pengguna sejak Februari lalu, inisiatif ini kini diperluas untuk menjangkau seluruh basis pelanggan Indosat dalam beberapa minggu ke depan.

    Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan penggunaan kecerdasan artifisial (AI) dalam aktivitas sehari-hari, seperti mengerjakan tugas, mencari informasi, dan membuat konten.

    “Kini pelanggan IM3 dan Tri bisa lebih mudah memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari membantu menyelesaikan pekerjaan, mengerjakan tugas sekolah atau kuliah, hingga mencari inspirasi untuk membuat konten. Cukup dengan satu paket layanan, pelanggan bisa langsung mengakses AI yang membantu mereka lebih produktif tanpa perlu berlangganan platform AI secara terpisah,” ujar Bilal Kazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

    Paket bundling yang ditawarkan memiliki detail dan harga berbeda untuk pelanggan IM3 dan Tri. Pelanggan IM3 dapat membeli paket IM3 SATSPAM+ dengan kuota 150GB yang berlaku 28 hari seharga Rp150.000.

    Paket ini dilengkapi upgrade ke Google Gemini AI Plus untuk enam bulan, akses streaming premium, serta layanan telepon dan SMS.

    Content image for article: IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini via Paket Data

    Sementara itu, pelanggan Tri dapat mengakses paket Isi Ulang Happy dengan kuota 65GB/28 hari seharga Rp100.000.

    Paket ini juga menyertakan akses Google Gemini AI Plus selama enam bulan, benefit telepon dan SMS yang lebih besar, akses ke Vidio Premium, serta perlindungan dari fitur Tri AI: Anti Spam & Scam Plus+.

    Google Gemini yang dihadirkan melalui kolaborasi ini dilengkapi berbagai fitur, salah satunya Deep Research untuk membantu pengguna mencari informasi, merangkum materi, dan mengeksplorasi ide dengan cepat.

    Asisten AI ini juga terintegrasi dengan layanan Google seperti Gmail, Drive, dan Photos, memudahkan pengguna dalam belajar, bekerja, dan berkreasi.

    Sebagai nilai tambah, pelanggan yang membeli paket bundling juga akan mendapatkan bonus penyimpanan cloud sebesar 200GB di Google Cloud Storage.

    Ruang penyimpanan ini dapat digunakan untuk menyimpan berbagai file penting seperti dokumen, tugas, foto, dan video.

    “Kami senang dapat berkolaborasi dengan mitra industri untuk terus memperluas manfaat AI yang inovatif agar dapat diakses secara inklusif.

    Melalui kolaborasi ini, Indosat dan Google menjalin kemitraan pertama di jenisnya di Indonesia,” ujar Rohan Tiwary, Director Global Platform & Device Partnerships, Google APAC.

    Rohan menambahkan bahwa Gemini dirancang sebagai asisten AI yang personal, andal, dan proaktif untuk membantu tugas sehari-hari. Kolaborasi dengan Indosat diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat Indonesia di era digital.

    Kehadiran Google Gemini melalui IM3 dan Tri merupakan bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat untuk menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Indosat tidak hanya fokus pada penyediaan konektivitas, tetapi juga membantu pelanggan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

    Kolaborasi operator dengan penyedia AI besar seperti Google menunjukkan tren integrasi layanan yang semakin dalam.

    Sebelumnya, perangkat Samsung juga telah mengintegrasikan Gemini untuk fungsi pendamping perjalanan.

    Di sisi lain, persaingan di pasar AI global terus memanas, di mana pertumbuhan ChatGPT dilaporkan mulai melambat sementara pesaing seperti Gemini terus mengejar.

    Inisiatif serupa juga terlihat dari perusahaan teknologi lain. Apple dikabarkan akan memamerkan Siri yang ditenagai oleh Google Gemini dalam waktu dekat.

    Sementara itu, inovasi Gemini terus berkembang, termasuk kemampuan untuk membuat musik dari teks, yang memperluas fungsionalitasnya di luar tugas konvensional.

    “Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu semakin banyak masyarakat memanfaatkan AI dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, kami ingin teknologi ini dapat mendukung masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkarya dengan cara yang lebih mudah, kreatif, dan produktif,” tutup Bilal Kazmi.

    Dengan kemitraan ini, Indosat dan Google membuka akses yang lebih luas terhadap teknologi AI premium di Indonesia.

    Pelanggan seluler kini dapat menikmati manfaat asisten AI canggih tanpa perlu berlangganan terpisah, sekaligus mendapatkan paket data dan benefit tambahan lainnya dalam satu transaksi. (Icha)

  • Indosat Gandeng NVIDIA, Hadirkan AI Hingga Pelosok Indonesia

    Indosat Gandeng NVIDIA, Hadirkan AI Hingga Pelosok Indonesia

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan kolaborasi strategis dengan NVIDIA untuk memperluas akses kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.

    Inisiatif ini dipaparkan dalam ajang GTC NVIDIA 2026 di San Jose, California, Amerika Serikat, dengan memanfaatkan model open-source Nemotron dari NVIDIA sebagai fondasi pengembangan.

    Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan untuk AI yang inklusif.

    “Kami percaya masa depan AI di Indonesia harus bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya di kota besar atau oleh industri tertentu,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

    Langkah ini merupakan bentuk nyata dari kepercayaan bahwa tidak boleh ada masyarakat Indonesia yang tertinggal dalam transformasi digital berbasis AI.

    Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Indosat tengah membangun infrastruktur AI Grid terdistribusi. Grid ini memanfaatkan jaringan data center dan infrastruktur jaringan Indosat yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai fondasi ekosistem AI nasional.

    Pendekatan distribusi komputasi ini dirancang untuk menghadirkan akses AI yang lebih dekat dan cepat bagi developer, pelaku usaha, dan komunitas di berbagai daerah, tidak terbatas pada kota-kota besar.

    Infrastruktur terdistribusi diharapkan dapat membuka peluang inovasi yang lebih luas dan mempercepat pengembangan solusi AI lokal.

    Dengan demikian, manfaat kecerdasan artifisial diharapkan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh nusantara. Komitmen terhadap AI inklusif ini sejalan dengan visi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

    Content image for article: Indosat Gandeng NVIDIA, Hadirkan AI Hingga Pelosok Indonesia

    Di atas infrastruktur AI Grid, Indosat juga meluncurkan platform aplikasi bernama Sahabat-AI. Platform ini dirancang untuk membuat teknologi AI lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

    Tersedia untuk perangkat Android dan iOS, Sahabat-AI berfungsi sebagai aplikasi sekaligus platform terbuka yang memungkinkan individu dan organisasi memanfaatkan berbagai kemampuan AI.

    Kapabilitas yang ditawarkan mencakup bantuan menulis, riset, coding, pembuatan gambar, hingga analisis yang lebih mendalam. Yang membedakan, Sahabat-AI dikembangkan dengan semangat “Si Paling Indonesia”.

    Platform ini dirancang untuk memahami cara komunikasi masyarakat Indonesia dengan lebih baik, termasuk penggunaan bahasa daerah dan konteks budaya lokal, untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih alami dan relevan.

    Kolaborasi dengan NVIDIA melalui model Nemotron menjadi tulang punggung teknologi inisiatif ini. Model open-source ini memungkinkan Indosat mengembangkan dan menyesuaikan kemampuan AI sesuai dengan kebutuhan spesifik pasar Indonesia.

    Penggabungan antara teknologi mutakhir, infrastruktur nasional, dan platform yang mudah diakses merupakan strategi inti Indosat untuk membawa manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari.

    Vikram Sinha menambahkan, “Dengan menggabungkan teknologi kelas dunia seperti model Nemotron dari NVIDIA, infrastruktur AI nasional kami, dan platform seperti Sahabat-AI, kami ingin membawa manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia.”

    Inisiatif ini menargetkan berbagai sektor, mulai dari ruang kelas, komunitas kreatif, hingga dunia usaha dan institusi publik.

    Pengumuman ini sekaligus menegaskan posisi Indosat sebagai pemain kunci dalam mendorong transformasi digital Indonesia. Perusahaan terus memperkuat fondasi digitalnya, termasuk melalui penerbitan obligasi untuk mendukung ekspansi infrastruktur.

    Kemitraan dengan raksasa teknologi seperti NVIDIA juga menunjukkan kepercayaan pasar global terhadap potensi digital Indonesia.

    Keberhasilan Indosat dalam membangun ekosistem dan sumber daya manusia yang unggul turut mendukung langkah strategis ini. Penghargaan seperti Stevie Awards yang baru saja diraih mencerminkan kualitas pengelolaan perusahaan.

    Selain itu, kinerja keuangan yang solid, yang ditunjukkan dengan kemampuan membagikan dividen kepada pemegang saham, memberikan ruang gerak untuk investasi jangka panjang seperti pengembangan AI.

    Upaya edukasi dan kolaborasi juga terus digalakkan. Indosat secara rutin menyelenggarakan forum seperti Connex webinar untuk berbagi pengetahuan dan membangun ekosistem.

    Langkah menghadirkan AI hingga ke pelosok Indonesia diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas, inovasi lokal, dan pemerataan kesempatan ekonomi di era digital.

    Dengan kolaborasi NVIDIA dan peluncuran Sahabat-AI, Indosat Ooredoo Hutchison menempatkan diri di garis depan pengembangan AI nasional.

    Inisiatif ini diharapkan tidak hanya mempercepat adopsi teknologi, tetapi juga melahirkan solusi-solusi AI yang benar-benar lahir dari dan untuk konteks Indonesia, menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang unik yang ada di dalam negeri. (Icha)

  • Indosat dan Safaricom Kembangkan Ekosistem Digital Berbasis AI

    Indosat dan Safaricom Kembangkan Ekosistem Digital Berbasis AI

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan operator telekomunikasi asal Kenya, Safaricom, mengumumkan kemitraan strategis untuk mendorong pengembangan ekosistem digital yang inklusif melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI).

    Kerja sama ini bertujuan menghadirkan dampak nyata bagi pelanggan, mulai dari pengalaman pengguna yang lebih personal, layanan keuangan digital yang lebih aman, hingga investasi jaringan yang lebih cerdas.

    Kemitraan ini menyatukan transformasi Indosat menuju perusahaan teknologi berbasis AI (AI-Native TechCo) dengan keahlian Safaricom dalam membangun ekosistem layanan keuangan seluler M-PESA, salah satu yang paling sukses di dunia.

    Kolaborasi dirancang untuk menghasilkan inovasi yang langsung dapat dirasakan pelanggan dalam hal pengalaman, kepercayaan digital, dan kualitas jaringan.

    Vikram Sinha, President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan kemitraan ini adalah langkah nyata dari aspirasi menuju aksi. “Dengan menggabungkan ambisi Indosat menjadi AI-Native TechCo dan keahlian Safaricom yang telah terbukti dalam membangun ekosistem fintech, kami berfokus menghadirkan inovasi yang benar-benar dapat dirasakan pelanggan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (14/3/2026).

    Peter Ndegwa, CEO Safaricom PLC, menambahkan bahwa kolaborasi ini dibangun di atas kekuatan masing-masing perusahaan.

    “Kami bersatu dengan Indosat dengan tujuan yang sama, yaitu mentransformasi kehidupan melalui teknologi yang benar-benar meningkatkan cara masyarakat hidup, bekerja, dan terhubung,” kata Ndegwa.

    Content image for article: Indosat dan Safaricom Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Digital Berbasis AI

    Inovasi Berbasis AI untuk Pengalaman Pelanggan

    Kolaborasi kedua perusahaan akan mengembangkan sistem pengambilan keputusan berbasis AI yang dirasakan pelanggan melalui interaksi yang terpersonalisasi dan proaktif. Inisiatif ini mencakup eksplorasi kemampuan baru seperti predictive care, yang dirancang untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan potensi gangguan jaringan sebelum pelanggan merasakan dampaknya.

    Indosat juga berencana menghadirkan rekomendasi produk yang lebih cerdas dan relevan bagi pengguna prabayar. Selain itu, pengalaman conversational AI akan diterapkan untuk membuat layanan pelanggan menjadi lebih cepat, sederhana, dan terasa lebih personal.

    Komitmen Indosat terhadap transformasi digital dan inklusivitas juga tercermin dalam berbagai inisiatif sebelumnya. Perusahaan baru-baru ini merayakan 58 tahun dengan fokus memperkuat komitmen AI inklusif bagi Indonesia.

    Penguatan Layanan Keuangan Digital

    Secara paralel, Indosat akan memanfaatkan keahlian operasional Safaricom di bidang layanan keuangan seluler untuk memperkuat ketahanan, keamanan, dan personalisasi perjalanan finansial digital pelanggan. Fokus kolaborasi akan mencakup aspek-aspek krusial seperti pengelolaan risiko dan pencegahan penipuan berbasis AI.

    Kolaborasi juga bertujuan meningkatkan keandalan pembayaran pada saat trafik transaksi sedang tinggi, memperluas kapabilitas merchant dan ekosistem digital, serta mengembangkan layanan keuangan yang lebih personal berdasarkan perilaku pelanggan.

    Upaya pendanaan untuk inovasi semacam ini sering didukung oleh kinerja keuangan yang solid, seperti yang ditunjukkan Indosat melalui penerbitan obligasi dan sukuk untuk mendukung ekspansi bisnisnya.

    Kemitraan ini diharapkan dapat membawa standar keamanan dan keandalan layanan keuangan digital di Indonesia ke level yang lebih tinggi, mengadopsi praktik terbaik dari ekosistem M-PESA yang telah teruji di pasar Afrika.

    Investasi Jaringan yang Lebih Cerdas dan Presisi

    Di luar inovasi pada sisi pelanggan dan layanan finansial, kemitraan dengan Safaricom juga diharapkan dapat meningkatkan ketepatan Indosat dalam merencanakan dan berinvestasi pada pengembangan jaringan. Kedua perusahaan akan mengeksplorasi pendekatan CNX-based Smart CAPEX dan pemanfaatan insight berbasis AI.

    Tujuannya adalah memastikan bahwa investasi jaringan menjadi semakin presisi, berbasis kebutuhan, dan memberikan dampak nyata.

    Fokus ini khususnya akan diarahkan ke wilayah dengan pertumbuhan tinggi maupun daerah yang masih kurang terlayani, di mana peningkatan konektivitas dapat membuka peluang nilai ekonomi yang signifikan.

    Strategi investasi yang cerdas dan berkelanjutan merupakan bagian integral dari visi perusahaan, sebagaimana pernah dibahas dalam forum seperti Connex Webinar ketiga yang diselenggarakan oleh Indosat.

    Penguatan Kapabilitas Sumber Daya Manusia

    Menyadari bahwa transformasi AI pada akhirnya bergantung pada manusia, Indosat dan Safaricom juga akan bekerja sama untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia. Berbagai inisiatif bersama akan difokuskan pada pengembangan eksekutif yang memiliki literasi AI.

    Program termasuk pembentukan peran Business–AI Translator, serta program pembelajaran lintas organisasi dan penugasan jangka pendek untuk mempercepat transfer kapabilitas dan pembelajaran institusional.

    Fokus pada pengembangan SDM ini sejalan dengan pengakuan yang diterima Indosat, seperti Stevie Awards for Great Employer 2025.

    Kedua perusahaan percaya bahwa percepatan adopsi digital di berbagai pasar berkembang tidak lagi hanya ditentukan oleh ketersediaan konektivitas. Fase pertumbuhan berikutnya akan dibedakan oleh bagaimana jaringan, platform digital, dan layanan keuangan dapat bekerja secara lebih cerdas dan terintegrasi untuk melayani pelanggan dengan lebih baik.

    Kolaborasi antara Indosat Ooredoo Hutchison dan Safaricom ini menandai babak baru dalam evolusi ekosistem digital Indonesia, dengan AI sebagai penggerak utama untuk menciptakan nilai yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (Icha)

  • Dave Hendrik & Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI Livestream TikTok 11 Jam

    Dave Hendrik & Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI Livestream TikTok 11 Jam

    Telko.id – Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan berhasil mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori livestream TikTok nonstop terlama di jalur mudik.

    Duo kreator ini melakukan siaran langsung selama 11 jam tanpa putus dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, mengusung program #DVET “Perjalanan Menuju Lebih Baik”.

    Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas andal.

    “Perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji. Jutaan orang bergerak di waktu yang sama, dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, berbagi momen, melakukan navigasi, serta berbagi momen perjalanan tanpa gangguan. Karena itu kami memastikan jaringan Indosat tetap andal di sepanjang jalur mudik,” ujar Vikram dalam keterangan resmi, Selasa (11/3/2026).

    Dave dan Iwet mengajak pengikut mereka “mudik bareng” secara virtual melalui siaran langsung yang tetap stabil meski dilakukan dengan mobilitas tinggi.

    Obrolan santai di dalam mobil, cerita perjalanan, hingga refleksi Ramadan bersama sejumlah bintang tamu seperti dr. Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, Dr. Gian Pratama, dan Ust. Alfie, mengalir tanpa hambatan teknis yang berarti.

    “Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual. Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja, semuanya terasa sangat lancar. Rasanya seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” kata Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mengenai pengalaman mereka.

    Keberhasilan livestream maraton ini didukung penuh oleh kesiapan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang telah dioptimalkan untuk menghadapi lonjakan trafik selama periode mudik. Program ini merupakan bagian dari Ekspedisi Jaringan Andal sekaligus uji ekstrem kualitas koneksi di jalur mudik terpadat.

    Content image for article: Dave Hendrik & Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI Livestream TikTok 11 Jam

    Untuk memastikan pengalaman serupa bagi seluruh pelanggan, Indosat telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama dan lebih dari 790 Point of Interest (POI).

    Lokasi-lokasi strategis seperti gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, hingga destinasi wisata menjadi fokus perhatian. Seluruh jaringan ini dipantau selama 24 jam nonstop untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil sepanjang periode mudik dan Ramadan.

    Data pengukuran internal selama ekspedisi menunjukkan performa jaringan yang impresif. Rata-rata kecepatan internet yang diterima selama livestream 11 jam tersebut tercatat mencapai 90 Mbps.

    Bahkan pada titik dengan kualitas jaringan terendah sekalipun, koneksi tetap memadai untuk menjaga siaran langsung berjalan stabil dengan kecepatan sekitar 15 Mbps.

    Bagi Indosat, kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri merupakan perwujudan nyata dari komitmen #LebihBaikIndosat. Komitmen ini diwujudkan dalam empat pilar: jaringan yang semakin andal, teknologi yang makin relevan, perlindungan digital yang makin kuat, serta kepedulian sosial yang makin terasa bagi masyarakat.

    Konektivitas sebagai Bagian Esensial Perjalanan

    Rekor MURI ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi bukti nyata transformasi pengalaman mudik di era digital. Perjalanan pulang kampung kini tidak lagi identik dengan kekhawatiran sinyal yang hilang di tengah jalan.

    Sebaliknya, konektivitas yang stabil memungkinkan masyarakat untuk tetap terhubung, berbagi cerita, menyapa keluarga dari jarak jauh, dan menghibur diri selama perjalanan panjang.

    Vikram Sinha menambahkan, bagi Indosat, menghadirkan konektivitas yang lebih baik adalah sebuah perjalanan berkelanjutan. “Bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan di setiap kilometer perjalanan mereka,” tegasnya.

    Program seperti ini juga sejalan dengan upaya operator lain dalam mendorong kreativitas digital, seperti Generasi Happy Pensi dari Tri. Sementara di sisi perangkat, ketahanan perangkat seperti realme C75 dengan sertifikasi ketahanan air dan debu turut mendukung aktivitas konten kreator di berbagai kondisi.

    Pencapaian Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan ini menegaskan bahwa platform seperti TikTok telah menjadi medium hiburan dan komunikasi yang powerful, bahkan untuk momen-momen perjalanan penting seperti mudik.

    Livestream selama 11 jam tanpa putus menjadi tolok ukur baru bagi kualitas jaringan telekomunikasi di Indonesia, khususnya dalam menghadapi uji mobilitas tinggi dan permintaan bandwidth yang besar selama momen puncak seperti mudik Lebaran. (Icha)