Kategori: Indosat

  • Indosat Satu-satunya Telco Indonesia di Fortune 100

    Indosat Satu-satunya Telco Indonesia di Fortune 100

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menorehkan prestasi internasional dengan masuk dalam daftar 2025 Fortune Best Companies to Work For untuk kawasan Asia Tenggara.

    Pencapaian ini menjadikan Indosat sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi asal Indonesia yang meraih pengakuan bergengsi tersebut setelah melalui proses seleksi ketat bersama perusahaan-perusahaan terkemuka di regional.

    Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Indosat dalam mendorong transformasi digital yang berpusat pada manusia, membangun talenta AI-native, dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif serta mendukung kesejahteraan karyawan.

    Pendekatan human-centric dalam membangun AI-native telco berhasil mengantarkan perusahaan meraih posisi terhormat ini.

    President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan komitmen perusahaan.

    “Membangun talenta AI-native di dalam organisasi bukan hanya tentang mempersiapkan perusahaan untuk masa depan, tetapi juga mempersiapkan setiap karyawan untuk masa depan mereka sendiri,” ujarnya.

    Ia menambahkan, ketika karyawan membangun kecakapan AI, mereka tidak hanya mempercepat hasil bisnis, tetapi juga memperluas relevansi mereka, membuka jalur karir baru, dan memperkuat kesiapan untuk dunia kerja di mana kolaborasi manusia dan AI menjadi kunci kesuksesan.

    Dalam perjalanannya menjadi AI-Native Telco, Indosat secara konsisten mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam pekerjaan sehari-hari.

    Tujuannya adalah memudahkan proses dan meningkatkan produktivitas, mulai dari efisiensi energi, membantu tim sales mengelola stok, hingga memberikan rekomendasi karir yang lebih personal bagi setiap individu.

    Sebagai bagian dari langkah strategis ini, Indosat menghadirkan berbagai solusi AI internal untuk karyawan. Salah satu yang menonjol adalah Administration Assistant Robotic Indosat (ASTRID), sebuah asisten virtual human resources (HR) yang menyederhanakan proses administratif dan memberikan dukungan cepat.

    Upaya ini diperkuat dengan pelatihan AI berskala perusahaan agar seluruh karyawan siap berkolaborasi dengan teknologi terbaru.

    Komitmen Indosat terhadap pengembangan AI tidak hanya internal. Langkah perusahaan melahirkan program berdampak luas, seperti Indonesia AI Center of Excellence yang bertujuan memperkuat kemampuan AI nasional.

    Melalui inisiatif Sahabat AI, Indosat menyediakan model bahasa besar (Large Language Model/LLM) open source berbahasa Indonesia. Hal ini dilakukan agar teknologi AI lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

    Di sisi eksternal, Indosat juga menggunakan solusi AI Anti-Spam dan Anti-Scam untuk melindungi jutaan pelanggannya di seluruh Indonesia.

    Budaya Inklusif dan Dukungan Kesejahteraan

    Indosat secara aktif membangun budaya kerja inklusif, di mana semua karyawan merasa dihargai. Di tengah fakta rendahnya partisipasi perempuan di dunia kerja Indonesia yang mencapai 54%, perusahaan menargetkan peningkatan jumlah pemimpin perempuan.

    Indosat terus memprioritaskan kesejahteraan serta pengembangan karir yang setara bagi seluruh staf.

    Dukungan kesejahteraan karyawan diwujudkan melalui berbagai fasilitas, seperti klinik kesehatan, akses ke psikolog dan layanan kesehatan mental, komunitas berdasarkan hobi dan olahraga, serta beragam kegiatan sosial.

    Aspek finansial karyawan juga diperkuat dengan kompensasi yang kompetitif, insentif berbasis kinerja, dan bantuan khusus untuk momen-momen penting dalam hidup.

    Untuk pengembangan karir, Indosat menyediakan lebih dari 400 pelatihan setiap tahun dan akses ke 25.000 kursus online. Hal ini membuka peluang luas bagi peningkatan kompetensi setiap individu.

    Program penghargaan internal juga dipastikan berjalan untuk memastikan setiap kontribusi karyawan mendapatkan apresiasi yang layak. Prestasi sebagai perusahaan terbaik untuk bekerja ini juga sejalan dengan penghargaan Stevie Awards for Great Employer 2025 yang sebelumnya diraih Indosat.

    Kinerja Bisnis yang Menguat

    Pencapaian dalam menciptakan lingkungan kerja terbaik berbanding lurus dengan kinerja bisnis Indosat. Perusahaan saat ini melayani lebih dari 100 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

    Pada kuartal ketiga 2025, pendapatan Indosat tercatat tumbuh 3,8% dan laba bersih meningkat signifikan sebesar 29,1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Data ini menjadi bukti bahwa ketika karyawan diberdayakan dan sejahtera, hasil bisnis secara keseluruhan ikut meningkat.

    Kepercayaan pasar terhadap Indosat juga tercermin dari langkah strategis pendanaan perusahaan. Sebelumnya, Indosat Ooredoo Hutchison berhasil menerbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah IV sebagai bagian dari penguatan struktur keuangan. Selain itu, komitmen terhadap pemegang saham ditunjukkan melalui pembagian dividen sebesar Rp2,7 triliun dalam RUPST 2024.

    Vikram Sinha menutup pernyataannya dengan filosofi yang dipegang perusahaan. “Ketika kami menjaga kesejahteraan dan pertumbuhan karyawan, mereka akan menjaga dan menguatkan bisnis kami. Bersama-sama, kita mendorong kemajuan dan memberdayakan Indonesia,” tuturnya.

    Komitmen terhadap kemajuan dan pemberdayaan ini juga diwujudkan melalui forum berbagi pengetahuan seperti Connex Webinar ketiga yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison.

    Pencapaian masuk dalam Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia 2025 bukan hanya sekadar penghargaan.

    Ini merupakan pengakuan atas transformasi budaya dan operasional yang dilakukan Indosat, sekaligus penegasan posisinya sebagai telco pionir yang menempatkan manusia dan inovasi sebagai inti dari setiap langkah bisnisnya. (Icha)

  • Indosat–Qualcomm Pacu Otomatisasi Jaringan Berbasis AI

    Indosat–Qualcomm Pacu Otomatisasi Jaringan Berbasis AI

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison memperkuat langkah transformasi digitalnya dengan menggandeng Qualcomm untuk menghadirkan otomatisasi jaringan berbasis AI yang lebih cerdas, cepat, dan efisien.

    Kolaborasi Indosat–Qualcomm ini diwujudkan melalui penerapan Qualcomm® Dragonwing™ RAN Automation Suite yang membawa kemampuan AI dan machine learning mutakhir untuk meningkatkan performa jaringan Indosat di seluruh Indonesia.

    Fitur otomatisasi berbasis AI ini meningkatkan kinerja dan efisiensi di seluruh ekosistem jaringan Indosat yang terus meningkat di Indonesia.

    Teknologi ini memungkinkan optimasi operasi secara real-time, penyederhanaan manajemen jaringan yang kompleks, hingga penurunan signifikan biaya operasional.

    “Penerapan Dragonwing RAN Automation Suite menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi jaringan Indosat, dan ini baru langkah awal,” ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

    Cheung, menegaskan bahwa otomatisasi jaringan ini menjadi tonggak baru dalam peningkatan kualitas layanan dan pengalaman digital pelanggan, sekaligus membuka peluang inovasi lanjutan.

    Baca juga :

    Qualcomm melalui Ofir Zemer juga menyampaikan bahwa solusi AI/ML ini dirancang untuk mendukung visi besar Indosat dalam digitalisasi telekomunikasi nasional.

    Implementasi proyek turut melibatkan PT Lintas Teknologi Indonesia sebagai mitra integrasi yang memastikan penerapan berjalan mulus dan optimal.

    Kolaborasi strategis antara Indosat dan Qualcomm ini menjadi bukti komitmen kuat dalam menghadirkan teknologi berkelanjutan yang mendorong Indonesia menuju masa depan jaringan yang lebih tangguh, terhubung, dan inklusif. (Icha)

  • Indosat dan Nokia Luncurkan GenSi, Inisiatif Literasi AI Untuk Generasi Muda

    Indosat dan Nokia Luncurkan GenSi, Inisiatif Literasi AI Untuk Generasi Muda

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Nokia meluncurkan Generasi Terkoneksi (GenSi) #TerkoneksiBersamaNokia sebuah inisiatif literasi kecerdasan artifisial (AI) yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan digital masyarakat Indonesia secara merata dari perkotaan hingga daerah.

    Program ini meneruskan komitmen Indosat dan Nokia untuk memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang setara dalam memahami dan memanfaatkan teknologi masa depan.

    Laporan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 mencatat skor 44,53, menunjukkan peningkatan pembangunan masyarakat digital di berbagai wilayah.

    Meski demikian, beberapa provinsi masih menghadapi tantangan akses internet dan kesenjangan literasi digital.

    Baca juga :

    Data APJII dan BPS menunjukkan sebagian wilayah hanya memiliki penetrasi internet 29–36%, sementara ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menyentuh USD 360 miliar pada 2030.

    Program Generasi Terkoneksi bersama Nokia ini hadir sebagai intervensi nyata untuk memperluas literasi kecerdasan artifisial di Indonesia.

    Program ini menargetkan 10.000 peserta dari pembelajaran secara daring serta sekaligus memberikan pendampingan langsung melalui pelatihan tatap muka di wilayah yang selama ini masih berada di luar pusat pertumbuhan teknologi, terutama di Sumatra dan Kalimantan.

    Kurikulum dirancang agar mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, mencakup keamanan digital, dasar kecerdasan artifisial, penggunaan AI yang bertanggung jawab, serta literasi AI praktis untuk aktivitas belajar, bekerja, dan pemberdayaan komunitas.

    “Nokia bangga dapat mendukung Indosat dalam upayanya memperluas akses literasi AI yang inklusif di seluruh Indonesia. Kolaborasi penting ini memastikan bahwa mahasiswa, tenaga pengajar, dan masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk memahami, merasakan, dan memanfaatkan teknologi ini,” ujar Ozgur Erzincan, President Director, Nokia Indonesia.

    “Indonesia menjadi contoh penting bahwa teknologi dapat diakses oleh semua orang,” ujar Ozgur menambahkan.

    Perjalanan GenSi tahun ini dimulai dengan seremoni penandatanganan kerja sama di Surabaya, yang menjadi tonggak awal kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison dan Nokia dalam memperluas literasi AI di Indonesia.

    Setelah penandatanganan kerja sama, program memasuki tahap surve dan engagement komunitas di dua lokasi awal di Sumatra dan Kalimantan.

    Pada tahap ini, tim GenSi melakukan pemetaan kebutuhan, dialog dengan pemangku kepentingan lokal, serta penggalian konteks sosial dan digital di masing-masing daerah.

    Hasil dari proses ini menjadi fondasi penting dalam merancang modul pelatihan yang lebih relevan dan tepat sasaran.

    Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan, “Indosat berkomitmen memberdayakan Indonesia melalui literasi AI yang merata”.

    Menurut Vikram, anak muda dari Aceh hingga Papua berhak memiliki kemampuan digital yang sama untuk menciptakan solusi bagi komunitasnya. Masa depan Indonesia akan lebih kuat ketika akses dan kompetensi digital dimiliki secara setara.

    Setelah survei  dan pemetaan kebutuhan lokal, program dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka di dua universitas di Sumatra dan Kalimantan untuk mendukung para peserta, mulai dari siswa SMA hingga mahasiswa.

    Tahap ini kemudian diperluas melalui pelatihan daring selama tujuh hari yang dapat diikuti peserta dari seluruh Indonesia, dengan rangkaian tantangan interaktif seperti memahami dasar kerja AI, mencoba chatbot dan penerjemah otomatis, hingga membuat proyek mini berbasis no-code tools.

    Proyek terbaik akan dipresentasikan kepada juri dan peserta terpilih akan menjadi GenSi Digital Ambassadors.

    Program ini meneruskan perjalanan GenSi yang sebelumnya telah menjangkau banyak daerah di Indonesia, dari wilayah kepulauan hingga kota-kota berkembang di timur dan tengah negeri.

    Jejak panjang ini menunjukkan bagaimana GenSi selalu dibangun dari kebutuhan lokal, tumbuh bersama komunitas, dan berupaya membuka akses teknologi di daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh.

    Tahun ini, perjalanan tersebut semakin kuat dengan dukungan BPPTIK Komdigi serta keterlibatan Kumpul Impact sebagai mitra pelaksana, yang bersama-sama memastikan program berjalan relevan, inklusif, dan berbasis dampak nyata bagi masyarakat. (Icha)

  • Indosat Percepat Pemulihan Jaringan Di Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera

    Indosat Percepat Pemulihan Jaringan Di Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison bergerak cepat memulihkan jaringan telekomunikasi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

    Sejak awal bencana, Indosat berupaya meminimalisir dampak gangguan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting selama masa darurat.

    Upaya ini sejalan dengan komitmen Indosat untuk menghadirkan layanan yang andal, termasuk pada saat masyarakat menghadapi situasi paling menantang.

    Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menjelaskan bahwa tantangan pemulihan jaringan kali ini cukup kompleks karena pemadaman listrik, akses jalan yang terputus, serta kerusakan jalur fiber akibat banjir dan longsor. 

    Baca juga :

    “Di situasi kritis seperti ini, prioritas kami adalah mempercepat pemulihan dengan tetap mengedepankan keselamatan tim. Kami mengoperasikan genset permanen maupun portabel dengan tambahan pasokan BBM untuk mengatasi pemadaman listrik, sekaligus menyediakan satellite link pada hub-hub utama untuk memulihkan transmisi ketika jalur fiber terputus,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Desmond menambahkan bahwa seluruh upaya ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari gotong royong lintas sektor. Indosat berkoordinasi secara erat dengan Komunikasi Digital (Komdigi), yang secara langsung dipimpin oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid, serta bekerja bersama pemerintah pusat dan daerah, PLN, BPBD, TNI, penyedia infrastruktur, dan masyarakat setempat.

    Dukungan bersama ini memungkinkan tim Indosat membuka akses, mempercepat mobilitas peralatan, dan mempercepat pemulihan layanan.

    Berkat sinergi tersebut, pemulihan jaringan menunjukkan progres signifikan. Hingga 3 Desember 2025, layanan di sebagian besar wilayah terdampak telah kembali berfungsi secara bertahap, termasuk 50% wilayah Aceh, 92% wilayah Sumatera Utara, dan lebih dari 97% wilayah Sumatera Barat beroperasi dengan normal.

    Selain upaya teknis, Indosat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Bantuan berupa makanan siap santap, air minum, alas tidur, selimut, perlengkapan kebersihan diri, serta kartu perdana IM3 dan Tri didistribusikan melalui posko resmi di Padang Pariaman dan Langkat, bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan, dan komunitas lokal, dengan prioritas kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta ibu dengan bayi.

    Indosat akan terus memantau kondisi jaringan dan kebutuhan masyarakat di lapangan, serta menyesuaikan dukungan sesuai situasi. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Indosat berkomitmen hadir dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong untuk mempercepat pemulihan pascabencana. (Icha)

  • Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Industri Keuangan

    Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Industri Keuangan

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui Indosat Business menyelenggarakan Indonesia AI Day for Financial Industry, sebuah forum kolaborasi untuk mempercepat adopsi kecerdasan artifisial (AI) di sektor keuangan Indonesia.

    Acara yang mengusung tema “Empower The Future of Indonesia’s Financial” ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, menandai komitmen Indosat dalam transformasi menjadi perusahaan teknologi AI (AI TechCo).

    Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa Indonesia sedang berada dalam momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan.

    “Inilah saatnya untuk mendorong sektor keuangan dapat menghadapi tantangan global dengan solusi terkini. Melalui inisiatif Indonesia AI Day for Financial Industry ini, kami ingin memastikan bahwa transformasi tersebut dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

    Upaya ini merupakan langkah nyata Indosat dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 menuju Digital Nation.

    Langkah strategis ini didasari oleh temuan Empowering Indonesia Report 2025 yang memproyeksikan bahwa pemanfaatan AI dapat menambahkan hingga 140 miliar USD ke Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2030.

    Sektor keuangan dan asuransi diprediksi menjadi kontributor terbesar, menyumbang sekitar 13% dari total kontribusi AI.

    Besarnya potensi ini menempatkan sektor finansial sebagai bagian dari industri padat pengetahuan yang akan merasakan manfaat paling signifikan dari adopsi AI di era digital.

    Sebagai digital orchestrator, Indosat Business menghadirkan berbagai solusi AI yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan industri finansial yang menuntut keamanan data tinggi, skalabilitas operasional, serta peningkatan efisiensi bisnis.

    Solusi-solusi ini mencakup Digital Customer Engagement & Growth untuk meningkatkan interaksi pelanggan, Fraud Detection & Financial Crime Prevention yang mampu mendeteksi penipuan finansial, serta Cybersecurity & Digital Trust Framework untuk melindungi transaksi dan identitas digital.

    Indosat juga memperkenalkan solusi Operational Intelligence & Cost Optimization termasuk Smart Branch, Managed ATM & EDC, dan AI-based forecasting.

    Selain itu, tersedia Instant Loan Approval & Risk Scoring AI untuk mempercepat proses pengajuan sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah, serta Environmental & Infrastructure Monitoring berbasis IoT untuk mendukung efisiensi operasional skala besar.

    Content image for article: Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Industri Keuangan

    Seluruh solusi AI ini berjalan di atas kekuatan jaringan Indosat, cloud, data center berstandar global, AI platform, serta lapisan keamanan digital terintegrasi.

    Dengan fondasi teknologi yang komprehensif ini, Indosat Business membantu institusi keuangan mengakselerasi inovasi secara lebih terukur sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi digital berbasis AI.

    Penerapan AI di sektor keuangan diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta kualitas layanan secara signifikan.

    Transformasi digital melalui teknologi AI menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global dan memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi digital.

    Inisiatif ini sejalan dengan perkembangan ekosistem AI di Indonesia yang semakin matang, sebagaimana terlihat dalam berbagai program transformasi digital oleh pelaku industri lainnya.

    Indonesia AI Day for Financial Industry menjadi perhelatan utama Indosat dalam menegaskan posisi perusahaan sebagai pionir dalam memanfaatkan AI.

    Sepanjang tahun 2025, Indonesia AI Day telah digelar untuk berbagai industri strategis termasuk pertambangan, ritel, pendidikan, dan kini keuangan.

    Serial acara ini menandai komitmen berkelanjutan Indosat dalam mempercepat adopsi AI sehingga mendekatkan masyarakat pada manfaat teknologi AI secara inklusif dan berkelanjutan.

    Content image for article: Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Industri Keuangan

    Komitmen Indosat dalam mendorong transformasi AI di Indonesia juga tercermin dari berbagai kolaborasi strategis yang telah dilakukan perusahaan. Sebelumnya, Indosat telah menyelenggarakan Indonesia AI Day untuk transformasi pendidikan tinggi, menunjukkan fokus perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif di berbagai sektor strategis nasional.

    Perkembangan AI di Indonesia semakin menunjukkan tren positif dengan berbagai inisiatif dari pelaku industri.

    Dengan penyelenggaraan Indonesia AI Day for Financial Industry, Indosat semakin memperkuat posisinya sebagai katalis transformasi digital di Indonesia.

    Forum kolaborasi ini tidak hanya menjadi wadah berbagi pengetahuan dan best practice, tetapi juga menjadi platform untuk membangun ekosistem AI yang sehat dan berkelanjutan di sektor keuangan nasional.

    Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi potensi kontribusi AI sebesar 140 miliar USD terhadap PDB Indonesia pada tahun 2030, dengan sektor keuangan sebagai motor penggerak utamanya. (Icha)

  • IM3 Platinum Day Hadirkan iPhone 17 dengan Bundling Bebas Roaming

    IM3 Platinum Day Hadirkan iPhone 17 dengan Bundling Bebas Roaming

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi meluncurkan penawaran bundling iPhone 17 series dengan paket IM3 Platinum 125 melalui event IM3 Platinum Day.

    Acara yang berlangsung dari 25 hingga 30 November 2025 di Promenade Atrium, Central Park Mall, Jakarta ini menghadirkan program “Travelling Bebas Roaming”, memungkinkan pelanggan menggunakan kuota utama di Indonesia, Malaysia, dan Singapura tanpa biaya roaming tambahan.

    Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman premium.

    “Memberikan Platinum Experience yang Next Level merupakan komitmen kami di IM3 Platinum untuk selalu menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan pascabayar. Dengan inovasi layanan yang memungkinkan pelanggan ‘Travelling Bebas Roaming’ dengan kuota utama IM3 Platinum di program bundling dengan Apple, kami berharap koneksi lintas negara yang seamless bisa dirasakan untuk melengkapi musim liburan akhir tahun ini,” ujarnya peluncurannya di Jakarta, 25/11/2025.

    Penawaran bundling eksklusif ini dapat dinikmati dengan paket IM3 Platinum 125 mulai dari Rp777 ribu per bulan selama 24 bulan. Paket tersebut memberikan total kuota 250GB per bulan yang terdiri dari 125GB Kuota Utama dan 125GB Kuota 5G yang berlaku di ketiga negara tujuan.

    Skema cicilan ini memberikan alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan perangkat flagship dengan pembayaran terjangkau, mirip dengan penawaran bundling iPhone 17 dari operator lain.

    Kolaborasi strategis antara IM3 dan Apple ini juga melibatkan Erajaya Digital sebagai distributor resmi. Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, menyatakan optimismenya terhadap kemitraan ini.

    “Sebagai reseller Apple terbesar di Indonesia, iBox menyambut baik kolaborasi strategis antara IM3 dan Apple yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Kemitraan ini bukan hanya menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap perangkat terbaru Apple, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang nyata melalui kombinasi teknologi canggih iPhone dan layanan premium IM3 Platinum,” jelas Joy.

    Ia menambahkan bahwa melalui dukungan jaringan ritel iBox yang tersebar di seluruh Indonesia serta integrasi dengan online store yang terhubung dengan website IM3, kolaborasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat penetrasi pasar iPhone di Indonesia.

    Pendekatan distribusi multichannel ini sejalan dengan strategi pemasaran iPhone 17 series oleh operator telekomunikasi lainnya di tanah air.

    Pengunjung IM3 Platinum Day dengan iPhone 17 berkesempatan mendapatkan aksesori resmi Apple seperti AirPods 4, Apple Power Adapter 20W, dan iPhone case hanya dengan Rp17 ribu dalam jumlah terbatas.

    Penawaran spesial ini hanya berlaku selama acara berlangsung dan menjadi daya tarik tambahan bagi penggemar produk Apple.

    Event tersebut juga menghadirkan berbagai aktivitas dan promo menarik dengan nuansa airport lounge. Pengunjung dapat mencoba langsung kecanggihan iPhone 17 series dan menikmati beberapa benefit eksklusif termasuk personalized exclusive luggage tag gratis, promo bank dengan bebas cicilan hingga 2 bulan dan cicilan 0% hingga 24 bulan dari berbagai bank partner, serta cashback trade-in hingga Rp1,5 juta untuk setiap penukaran iPhone lama.

    Bonus voucher tiket.com senilai Rp300 ribu untuk setiap transaksi bundling varian apapun turut melengkapi penawaran yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan liburan akhir tahun.

    Program bebas roaming ini merupakan terobosan signifikan dalam layanan telekomunikasi, mengingat operator lain juga tengah gencar menawarkan paket bundling iPhone dengan berbagai keunggulan kompetitif.

    Layanan premium dari Platinum Agent dan Platinum Assistance turut disiapkan untuk memastikan pengalaman pelanggan yang optimal. Call center 185 siap melayani pelanggan dengan waktu tunggu maksimal 30 detik, memenuhi lonjakan kebutuhan digital selama musim liburan.

    Komitmen terhadap kualitas layanan ini mencerminkan persaingan ketat di pasar telekomunikasi Indonesia, dimana operator bersaing menghadirkan nilai tambah melalui bundling perangkat flagship.

    Kehadiran IM3 Platinum Day dengan iPhone 17 menandai babak baru dalam kolaborasi antara operator telekomunikasi dan vendor smartphone premium di Indonesia.

    Inisiatif bebas roaming lintas negara ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam layanan telekomunikasi yang mendukung mobilitas digital masyarakat Indonesia yang semakin global. (Icha)

  • Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

    Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi menggelar Indonesia AI Day for Higher Education, sebuah forum strategis untuk mempercepat transformasi pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial di sektor pendidikan tinggi Indonesia.

    Acara bertema “Experience the Shift: From Traditional to Tech-Driven Education” ini diselenggarakan melalui Indosat Business dengan dukungan penuh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

    Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan akses teknologi pendidikan yang inklusif.

    “Indonesia AI Day for Higher Education merupakan wujud nyata komitmen Indosat dalam menghadirkan akses terhadap teknologi pendidikan yang inklusif di seluruh Indonesia. Melalui inisiatif ini, Indosat ingin menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan menuju pembelajaran tanpa batas,” ujarnya.

    Fauzan Adziman, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, menyambut positif kolaborasi ini.

    “Negara hadir untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat memiliki kesempatan berkembang yang sama. Kolaborasi dengan industri seperti Indosat menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemanfaatan teknologi yang mampu membuka ruang inovasi baik bagi pihak akademisi maupun peserta didik,” jelas Fauzan.

    Inisiatif ini berangkat dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat kapasitas digital di sektor pendidikan, sebagaimana terungkap dalam Empowering Indonesia Report 2025.

    Data menunjukkan bahwa dari 11 juta lulusan perguruan tinggi pada 2024, kurang dari 25% berasal dari bidang terkait AI atau STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Mayoritas lulusan masih berfokus pada humaniora dan bisnis (39%), kedokteran (15%), dan teknik (15%).

    Kondisi ini diperparah dengan terbatasnya program studi khusus AI di Indonesia. Data mencatat kurang dari 1.000 lulusan program studi AI per tahun, mengindikasikan perlunya percepatan dalam kurikulum, riset, dan pengembangan keahlian berbasis teknologi.

    Content image for article: Indosat Gelar Indonesia AI Day untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

    Indonesia AI Day for Higher Education menghadirkan pendekatan digital yang dirancang khusus untuk mempercepat transformasi pendidikan.

    Forum ini menjadi wadah kolaborasi antara Indosat dengan kampus ternama Indonesia, kampus global, serta pelaku teknologi dalam mengembangkan ekosistem pendidikan berbasis AI.

    Agenda acara menyoroti implementasi AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, serta pengembangan talenta digital di Indonesia.

    Langkah ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia melalui pengembangan talenta digital dan akselerasi adopsi teknologi berbasis AI lintas sektor.

    Fauzan Adziman menambahkan bahwa riset dan pengembangan diarahkan untuk menyelesaikan masalah di masyarakat dan memberikan dampak nyata.

    “Melalui pengembangan smart technology, kami ingin menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, selaras dengan upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 untuk mencetak talenta berdaya saing global,” ucapnya.

    Inisiatif Indosat dalam mengembangkan ekosistem AI tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan. Sebelumnya, perusahaan telah bekerja sama dengan Nokia dan NVIDIA meresmikan AI-RAN Research Center di Surabaya, menunjukkan komitmen konsisten dalam membangun infrastruktur AI nasional.

    Muhammad Buldansyah menekankan bahwa transformasi pendidikan berbasis AI membuka peluang bagi setiap generasi muda Indonesia untuk berkembang di era kecerdasan artifisial.

    Pendekatan kolaboratif antara akademisi dan industri menjadi kunci utama dalam menciptakan talenta digital yang siap bersaing di tingkat global.

    Indonesia AI Day for Higher Education juga menjadi ajang pertukaran wawasan dan praktik terbaik mengenai penerapan AI dalam pembelajaran, riset, serta pengembangan talenta masa depan.

    Forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

    Komitmen Indosat dalam pengembangan SDM digital juga tercermin dari penghargaan Stevie Awards for Great Employer 2025 yang baru saja diraih perusahaan.

    Pengakuan internasional ini memperkuat posisi Indosat sebagai perusahaan yang serius dalam pengembangan talenta dan inovasi digital.

    Transformasi digital di sektor pendidikan tinggi menjadi fondasi utama menuju kedaulatan digital bangsa. Dengan dukungan penuh dari Kemendiktisaintek, inisiatif Indosat ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui penyiapan talenta digital yang kompeten dan berdaya saing global.

    Sejalan dengan perkembangan ini, Telkom juga telah meluncurkan OCA AI Assistant untuk mengoptimalkan layanan pelanggan, menunjukkan semakin masifnya adopsi teknologi AI di berbagai sektor industri Indonesia. (Icha)

  • Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

    Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) merayakan perjalanan 58 tahun dengan menegaskan transformasi perusahaan menuju AI TechCo yang berperan mendorong percepatan digitalisasi nasional.

    Mengusung tema “5triving 8eyond”, Indosat menempatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pengalaman digital yang lebih cerdas, personal, dan berdampak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa tahun ke-58 menjadi refleksi perjalanan panjang Indosat sekaligus momentum menatap masa depan.

    “Ini adalah bukti bahwa Indosat terus melampaui batas sebagai AI TechCo, melalui inovasi dan solusi yang dibangun bersama ekosistem kolaboratif. Kami ingin memastikan setiap kemajuan teknologi membawa manfaat nyata bagi masyarakat, pelanggan, dan masa depan digital Indonesia,” ujarnya.

    Transformasi menuju AI TechCo diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis, salah satunya kampanye “AI untuk Kita Semua” yang memastikan teknologi AI dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Salah satu implementasi terdekatnya adalah fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AI. Dalam tiga bulan sejak peluncuran, solusi ini telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, memberikan peringatan untuk lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, serta melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan setiap bulan dari potensi penipuan digital.

    Indosat juga memperluas pemanfaatan AI ke tingkat jaringan. Baru-baru ini, Indosat meluncurkan AI-RAN Research Center di Surabaya, pusat inovasi AI Radio Access Network (AI-RAN) berbasis AI pertama di Asia yang dibangun bersama Nokia dan NVIDIA.

    Fasilitas ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pelopor dalam pengembangan jaringan cerdas berbasis AI, sekaligus mendukung komitmen pemerintah untuk memperkuat kedaulatan digital nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

    Content image for article: Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

    Selain itu, Indosat juga kembali meluncurkan Empowering Indonesia Report 2025 bertema “Building Bridges of Tomorrow”, yang menegaskan pentingnya AI berdaulat sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

    Laporan ini mendorong kolaborasi lintas sektor untuk bersama menciptakan ekosistem AI yang mandiri, dengan memperkuat infrastruktur digital, mengembangkan talenta masa depan, dan menerapkan tata kelola AI yang beretika.

    Dalam rangka merayakan 58 tahun Indosat, berbagai penawaran spesial dihadirkan untuk pelanggan dari seluruh brand layanan Indosat, mulai dari Tri, IM3, hingga Indosat HiFi. Untuk pelanggan Tri, tersedia promo paket data menarik, seperti isi ulang Happy 30GB 30 hari hanya Rp50.000 yang dapat dibeli di berbagai minimarket terdekat.

    Pembelian paket isi ulang Happy pelanggan sudah terlindungi dari ancaman spam/scam calls dengan TRI AI: Anti Spam/Scam dari Tri.

    Content image for article: Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

    Tak hanya itu, untuk pelanggan setia Tri, juga dapat mendapatkan berbagai reward voucher belanja dan gaming dengan menukarkan point BonsTri di aplikasi bima+.

    Sementara bagi pelanggan IM3 Platinum, Indosat menghadirkan kuota add-on 25GB untuk 7 hari hanya Rp25.000, yang disertai perlindungan ekstra SATSPAM berteknologi AIvolusi5G, yang membantu melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital, semuanya tanpa biaya tambahan.

    Apresiasi khusus juga diberikan bagi pelanggan Indosat HiFi. Pelanggan dapat menikmati paket hemat 12 bulan cukup bayar 8 bulan, serta penawaran upgrade kecepatan dua kali lipat, dari 50Mbps menjadi 100Mbps selama 3 bulan.

    Tidak hanya itu, tersedia juga promo Indosat HiFi Air yang sudah termasuk starter quota hingga 200GB. Pada tanggal 20 November, pelanggan yang melakukan pembayaran melalui Indosat HiFi Official WhatsApp 08159001515 juga berkesempatan mendapatkan voucher belanja untuk 58 pelanggan pertama.

    Transformasi digital Indosat Ooredoo Hutchison ini sejalan dengan berbagai pencapaian perusahaan sebelumnya, termasuk pembagian dividen senilai Rp2,7 triliun dan penerbitan obligasi dan sukuk ijarah yang memperkuat posisi keuangan perusahaan.

    Komitmen terhadap pengembangan ekosistem digital juga tercermin dari penyelenggaraan Connex Webinar ketiga yang fokus pada kolaborasi industri.

    Perayaan 58 tahun Indosat Ooredoo Hutchison ini menandai babak baru dalam perjalanan perusahaan telekomunikasi yang telah mengabdi selama lebih dari setengah abad.

    Dengan fokus pada pengembangan AI yang inklusif dan berkelanjutan, Indosat memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. (Icha)

  • Indosat Gelar AI Day untuk Pendidikan Tinggi, Targetkan 2 Juta Talenta AI

    Indosat Gelar AI Day untuk Pendidikan Tinggi, Targetkan 2 Juta Talenta AI

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison kembali menggelar Indonesia AI Day dengan fokus baru pada transformasi pendidikan tinggi melalui teknologi kecerdasan buatan.

    Acara bertajuk Indonesia AI Day for Higher Education ini digelar pada 18 November 2025 di JW Marriott Hotel Jakarta, menghadirkan lebih dari 60 universitas, pakar global, dan mitra teknologi internasional.

    Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong digitalisasi sektor pendidikan.

    “Indonesia membutuhkan AI-enabled talent dalam jumlah luar biasa besar. Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, perguruan tinggi harus siap menyiapkan generasi yang kompeten dalam teknologi dan AI,” ujarnya.

    Buldansyah menjelaskan dua tantangan fundamental yang mendasari fokus Indosat pada pendidikan tinggi.

    Pertama, kebutuhan sumber daya manusia berbasis AI yang masif untuk bersaing secara global. Kedua, keterbatasan metode pendidikan konvensional dalam memenuhi tuntutan era digital.

    “Tidak mungkin menghasilkan talenta AI melalui pendekatan tradisional. Kampus memerlukan infrastruktur digital, superstruktur AI, dan ekosistem pembelajaran cerdas,” tegas Buldansyah.

    Indosat hadir dengan menyediakan layanan lengkap mulai dari infrastruktur AI cloud, smart classroom, sistem administrasi digital, connectivity antar kampus, hingga solusi surveillance.

    Saati ini, lebih dari 130 kampus di Indonesia telah menggunakan berbagai layanan digital Indosat. Beberapa universitas bahkan sudah menerapkan solusi AI untuk proses onboarding mahasiswa dan manajemen kampus. Angka ini menunjukkan potensi besar adopsi teknologi di sektor pendidikan tinggi.

    Solusi Terjangkau Berbasis Sharing Infrastructure

    Menjawab tantangan biaya tinggi dalam digitalisasi kampus, Indosat menghadirkan konsep shared infrastructure. Melalui pendekatan ini, kampus dapat mengakses teknologi mutakhir tanpa perlu investasi besar di awal.

    “Kampus tidak perlu investasi besar-besaran. Kami menyediakan AI cloud yang bisa dipakai dalam skala kecil, besar, atau fluktuatif. Jika universitas hanya membutuhkan komputasi besar saat penerimaan mahasiswa baru, mereka bisa menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan,” jelas Buldansyah.

    Indosat bahkan menyediakan free token GPU bagi kampus yang ingin mencoba platform AI mereka. Model bisnis ini memungkinkan universitas skala kecil mengadopsi teknologi setara kampus besar tanpa beban finansial berat. Pendekatan serupa juga diterapkan dalam berbagai solusi AI untuk industri lainnya.

    Buldansyah mencontohkan fluktuasi kebutuhan komputasi di lingkungan kampus. “Saat penerimaan mahasiswa baru, load sistem luar biasa tinggi. Namun 11 bulan berikutnya mungkin tidak terpakai. Dengan solusi kami, kampus hanya bayar sesuai pemakaian,” tambahnya.

    Jawaban untuk Kesenjangan Kampus Besar dan Daerah

    Buldansyah secara khusus menyoroti kesenjangan kualitas pendidikan antara kampus besar dan kampus daerah. “Kampus kecil sering kesulitan mengadopsi teknologi karena dana terbatas. Indosat hadir agar semua universitas bisa naik kelas tanpa harus investasi besar,” ungkapnya.

    Indosat secara aktif mendampingi kampus-kampus berkembang, termasuk STAIN, IAIN, hingga UIN, untuk membangun roadmap digital menuju universitas berbasis teknologi. Pendampingan ini mencakup aspek kemampuan spending, kualitas dosen, dan kesiapan mahasiswa.

    “Kami mengikuti progres mereka dari tidak punya apa-apa hingga menjadi UIN. Cara kami mendampingi disesuaikan dengan perkembangan masing-masing kampus,” kata Buldansyah mengenai pendekatan personalisasi yang diterapkan.

    Komitmen ini sejalan dengan berbagai inisiatif transformasi digital di sektor pendidikan, termasuk penggunaan perangkat teknologi modern untuk mendukung proses belajar mengajar.

    Financial Services dan Supply Chain Dominan Penggunaan AI

    Hingga tahun ini, Indosat melayani lebih dari 5.000 pelanggan enterprise dengan sektor financial services dan supply chain menjadi pengguna terbesar solusi AI. Sektor perbankan memberikan kontribusi revenue terbesar karena kompleksitas kebutuhan regulasi, compliance, dan analisis data.

    “Banking nomor satu dalam hal kemampuan finansial dan kebutuhan teknologi. Berikutnya supply chain dengan populasi pengguna terbesar secara volume industri,” jelas Buldansyah.

    Sektor pendidikan diproyeksikan masuk dalam lima besar pengguna AI dalam beberapa tahun mendatang seiring meningkatnya kebutuhan digitalisasi kampus. Transformasi ini juga didukung oleh berbagai kemitraan strategis dalam ekosistem teknologi.

    Indonesia AI Day for Higher Education menandai babak baru kolaborasi antara industri telekomunikasi dan pendidikan tinggi. Dengan dukungan infrastruktur AI yang komprehensif dan pendekatan berbagi sumber daya, Indosat memposisikan diri sebagai enabler utama transformasi digital kampus di Indonesia. (Icha)

  • Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center di Surabaya

    Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center di Surabaya

    Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), bersama Nokia dan NVIDIA, hari ini secara resmi meluncurkan AI-RAN Research Center di Surabaya.

    Pusat penelitian ini merupakan fase pertama dari kemitraan strategis yang diumumkan pada Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona, dan menjadi lokasi pertama di Asia hasil kolaborasi bersama Nokia dan NVIDIA di bidang AI-RAN.

    Kolaborasi ini menggabungkan teknologi RAN canggih dari Nokia, platform akselerasi komputasi canggih dari NVIDIA, serta jaringan komersial Indosat yang andal untuk menghadirkan integrasi AI dalam jaringan telekomunikasi Indonesia.

    Mengusung tema ‘AI oleh orang Indonesia, untuk Indonesia’, kehadiran pusat pengembangan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pelopor pengembangan jaringan berbasis AI.

    Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, mengatakan, “Peresmian AI-RAN Research Center ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

    Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra global seperti Indosat, Nokia, dan NVIDIA menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi AI.”

    Infrastruktur AI-RAN yang baru ini tidak hanya memfasilitasi software-defined RAN berkinerja tinggi pada infrastruktur yang sama, tetapi juga terhubung langsung dengan Sovereign AI Factory milik Indosat yang didukung NVIDIA.

    Keduanya akan berfungsi sebagai platform komputasi terdistribusi yang menghadirkan kemampuan AI lebih dekat ke pelanggan.

    Content image for article: Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center di Surabaya

    Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan, “Seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia, AI-RAN Research Center merepresentasikan tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia. Di saat konektivitas berpadu dengan komputasi, maka lahirlah kecerdasan yang dihadirkan secara langsung di jaringan, dengan tetap menjaga kedaulatan data.”

    Wilayah riset ini akan berfokus pada pengembangan optimasi jaringan nirkabel berbasis AI, guna meningkatkan performa jaringan, efisiensi energi, dan skalabilitas melalui teknik pemrosesan sinyal radio berbasis AI/ML.

    Platform ini mendukung beban kerja AI dan RAN di atas NVIDIA Aerial RAN Computer 1 (ARC-1), sekaligus mempersiapkan tahap menuju implementasi komersial AI-RAN menggunakan NVIDIA ARC-Pro dan perangkat lunak Nokia CUDA-accelerated anyRAN.

    Ronnie Vasishta, Senior Vice President of Telecom NVIDIA, menjelaskan, “AI Grid adalah sebuah peluang terbesar bagi penyedia layanan telekomunikasi untuk menjadikan AI sebagai bagian keseluruhan dalam konektivitas, menghadirkan kecerdasan dalam skala besar dengan memanfaatkan jaringan nirkabel yang sudah ada di seluruh negeri.”

    Melalui pusat pengembangan ini, ketiga perusahaan memiliki tujuan untuk membangun “AI Grid”, yang akan menjadi fondasi untuk menghadirkan AI kepada jutaan masyarakat Indonesia.

    AI Grid menghubungkan AI Factory pusat Indosat dengan hub baru AI-RAN di penjuru negeri yang mampu menjalankan aplikasi AI mulai dari pusat data hingga jaringan 5G terdistribusi.

    Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia, menambahkan, “Dengan menggabungkan teknologi RAN unggulan dari Nokia, komputasi akselerasi NVIDIA, dan keahlian operasional Indosat, kami menunjukkan bagaimana AI dapat sungguh-sungguh mengubah kinerja dan kecerdasan jaringan telekomunikasi, sekaligus membangun fondasi yang kuat bagi masa depan digital Indonesia.”

    AI-RAN Research Center juga menegaskan kehadiran AIvolusi5G untuk konektivitas cerdas guna memberdayakan masyarakat dan pelaku usaha di seluruh Indonesia.

    Dengan menggabungkan kekuatan konektivitas dan komputasi, kolaborasi ini akan membuka peluang baru di berbagai sektor, seperti pendidikan, pertanian, hingga kesehatan.

    Lebih dari sekadar teknologi, AI-RAN Research Center merupakan investasi strategis dalam pengembangan talenta digital Indonesia.

    Research center ini akan menjadi ruang pengembangan generasi baru spesialis AI dan telekomunikasi melalui pembelajaran praktis, program pendampingan, serta eksperimen langsung di lapangan.

    Inisiatif ini sejalan dengan ‘Visi Indonesia Emas 2045,’ dengan mempercepat transformasi digital nasional, serta mendorong lahirnya talenta AI lokal yang berdaya saing global.

    Dengan menggabungkan keahlian global dari Nokia, Indosat, dan NVIDIA, serta potensi besar talenta digital Indonesia yang terus tumbuh, inisiatif ini akan mempercepat transfer pengetahuan, inovasi, dan kesiapan tenaga kerja nasional.

    AI-RAN Research Center akan menjadi ruang kolaborasi terbuka bagi para insinyur, peneliti, dan talenta digital untuk bereksperimen, belajar, dan mengembangkan solusi berbasis AI.

    Pusat penelitian ini diharapkan dapat menjadi katalisator inovasi mobile AI dan pertumbuhan digital Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. (Icha)