Telko.id – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi menggandeng PT Hisamitsu Pharma Indonesia melalui merek Salonpas untuk mendukung program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tim Nasional Esports Indonesia.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam memperkuat ekosistem pendukung persiapan Timnas menghadapi rangkaian kompetisi internasional bergengsi, termasuk Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Global Esports Games (GEG) Los Angeles 2026 di Amerika Serikat, serta tahapan persiapan menuju kompetisi antarnegara 2027.
Kemitraan ini mempertemukan peran federasi dan dunia industri untuk membangun ekosistem pendukung yang dibutuhkan para atlet. Semangat “We Got Your Back!” menjadi pesan utama kolaborasi tersebut, menegaskan bahwa Timnas Esports Indonesia tidak berjuang sendirian. Di belakang para atlet dan pelatih terdapat dukungan PB ESI, klub, keluarga, komunitas, dunia industri, media, serta masyarakat luas.
Manajer Tim Nasional Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahalo, menegaskan bahwa persiapan Timnas menghadapi berbagai agenda internasional merupakan tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya kesungguhan para atlet dan pelatih yang ditopang kekuatan seluruh ekosistem pendukung.
“Timnas Esports Indonesia membawa kehormatan, harapan bangsa dan negara. PB ESI berkomitmen menyiapkan para atlet melalui pembinaan yang serius, modern, dan terukur untuk menghadapi rangkaian kompetisi internasional. Namun, perjuangan menuju prestasi tidak dapat dibangun hanya oleh federasi, tim pelatih, dan para atlet. Dukungan Salonpas dan PB ESI dalam semangat ‘We Got Your Back!’ beserta klub, keluarga, komunitas, media, serta masyarakat menjadi energi yang kami yakini mampu memperkuat perjuangan Timnas untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujarnya.
Presiden Direktur PT Hisamitsu Pharma Indonesia, SATO, Ryo, mengungkapkan apresiasinya atas kolaborasi dengan PB ESI. Menurutnya, esports merupakan cabang olahraga modern yang berkembang pesat, dan sama seperti olahraga tradisional, kesiapan fisik para atlet sangat penting untuk mencapai performa terbaik.

Salonpas memiliki misi perusahaan untuk menyebarluaskan budaya “Te-A-Te” yang mengedepankan nilai kepedulian, penuh kasih, dan perhatian yang telah dijunjung tinggi sejak perusahaan ini berdiri. Keyakinan inilah yang menjadi sumber semangat Salonpas berjalan bersama para atlet Tim Nasional Esports Indonesia.
“Kami berharap kemitraan strategis Salonpas dan PB ESI dapat semakin memperkuat ekosistem esport Indonesia dan berkontribusi pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Mari kita bersama-sama mendukung Tim Indonesia dan mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh kebanggaan di panggung internasional,” katanya.
Baca Juga:
Komitmen Berkelanjutan untuk Esports Indonesia
Keterlibatan Salonpas dalam program Pelatnas menegaskan keberlanjutan manfaat yang telah dihadirkan bagi lingkungan esports Indonesia. Berbagai produk Salonpas selama ini telah digunakan oleh atlet profesional maupun amatir untuk membantu menjaga kenyamanan tubuh ketika menjalani aktivitas latihan dan pertandingan.
Sebelumnya, pada SEA Games Bangkok 2025, dukungan produk Salonpas kepada Timnas Esports Indonesia juga terjalin secara organik sebagai bagian dari upaya Salonpas mendukung kebutuhan para atlet.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu landasan bagi Salonpas untuk melanjutkan kontribusinya secara lebih terarah melalui kolaborasi bersama PB ESI.
PB ESI sendiri terus memperkuat ekosistem esports nasional melalui berbagai kemitraan strategis. Langkah ini sejalan dengan upaya federasi dalam menyiapkan Timnas menghadapi agenda internasional, sebagaimana terlihat dari berbagai kolaborasi yang telah terjalin dengan mitra industri dan penyelenggara turnamen.
Pembinaan Berbasis Sports Science
PB ESI menyiapkan program Pelatnas secara intensif, modern, dan terukur untuk menghadapi rangkaian agenda kompetisi internasional. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September–4 Oktober 2026, sedangkan Global Esports Games Los Angeles 2026 dijadwalkan pada 1–7 Desember 2026.
Program Pelatnas hingga Mei 2027 juga menjadi bagian dari tahapan persiapan menuju kompetisi-kompetisi antarnegara pada 2027, dengan pelaksanaannya mengikuti keputusan dan agenda resmi PB ESI.
Melalui penerapan sports science, persiapan Timnas Esports Indonesia tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis dan strategi permainan. Pendekatan ini juga mencakup pemantauan kesiapan fisik dan mental, nutrisi, pengelolaan beban latihan, serta analisis performa para atlet. Metode tersebut membantu tim pelatih menyusun program yang terukur serta relevan dengan kebutuhan atlet dan karakter setiap kompetisi.
Tim Sport Science Timnas Esport Indonesia, Yudhi Esa Saputra, mengatakan bahwa kesinambungan Pelatnas sangat penting untuk menjaga kualitas persiapan Timnas dalam menghadapi sejumlah agenda internasional dengan karakter dan tingkat persaingan yang berbeda.
“Setiap kompetisi membutuhkan persiapan yang matang dan evaluasi yang berkesinambungan. Program latihan, evaluasi performa, serta pengelolaan kondisi fisik dan mental disusun secara terukur berdasarkan kebutuhan atlet dan target kompetisi.
Para atlet juga menjalani latihan teknis, fisik, dan mental dengan intensitas tinggi. Karena itu, selain aspek psikologis, faktor seperti mobilitas, postur, daya tahan, serta kenyamanan otot dan sendi perlu dijaga agar mereka siap menjalani setiap tahap latihan dan pertandingan dengan nyaman serta berkonsentrasi secara optimal. Dukungan Salonpas relevan untuk menunjang program yang telah kami rancang dengan saksama,” ungkap Yudhi.
Memahami kebutuhan tersebut, Salonpas menghadirkan dukungan produk yang dapat digunakan sesuai area dan kebutuhan atlet. Product Manager Salonpas, Davin Widodo, menyatakan bahwa latihan intensif dapat menimbulkan pegal dan nyeri otot.
“Kami memahami bahwa latihan yang intensif dapat menimbulkan pegal dan nyeri otot. Karena itu, Salonpas turut memberikan dukungan produk untuk membantu para atlet menjaga kenyamanan tubuh agar dapat menjalani program Pelatnas dan pertandingan secara optimal,” kata Davin.
Dukungan produk Salonpas mencakup tiga level sensasi panas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Salonpas Koyo dapat digunakan untuk membantu meredakan pegal dan nyeri otot sekaligus memberikan kehangatan pada bagian tubuh yang membutuhkan, terutama area seperti punggung tangan.
Salonpas Hot memberikan sensasi panas untuk membantu meredakan pegal dan nyeri otot, termasuk keluhan pada leher, punggung, dan sendi.
Sementara itu, Salonpas Extra Hot memberikan sensasi panas tiga kali lebih kuat dibandingkan Salonpas Hot untuk membantu meredakan pegal membandel akibat nyeri otot. Untuk kebutuhan area yang lebih luas, Salonpas Large dapat mencakup area pegal hingga empat kali lebih luas dibandingkan Salonpas Koyo ukuran reguler. Dengan pilihan tersebut, atlet Timnas Esports Indonesia dapat menggunakan produk Salonpas sesuai dengan kebutuhan area tubuh dan petunjuk penggunaan.
Kolaborasi antara federasi dan industri kesehatan ini menjadi salah satu contoh bagaimana ekosistem esports nasional dibangun secara menyeluruh. Dukungan tidak hanya datang dari sisi pembinaan teknis, tetapi juga dari aspek penunjang performa atlet yang selama ini identik dengan dunia olahraga konvensional.
Dengan semangat “We Got Your Back!”, kolaborasi PB ESI dan Salonpas diharapkan memperkuat kesiapan Timnas sekaligus menunjukkan bahwa prestasi nasional tumbuh melalui pembinaan yang terukur dan kontribusi berkelanjutan seluruh ekosistem.
“PB ESI optimistis kesinambungan program Pelatnas dan dukungan para pemangku kepentingan akan membantu Timnas Esports Indonesia menjalani setiap tahapan persiapan secara optimal, tampil maksimal dalam berbagai kompetisi internasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan esports yang diperhitungkan dunia, sejalan dengan visi Esports Indonesia Mendunia,” pungkas Glorya Famiela Ralahalo.
Kolaborasi ini melengkapi rangkaian kemitraan yang telah dibangun PB ESI bersama berbagai pihak, termasuk dukungan dari sektor teknologi dan penyelenggaraan turnamen nasional. Sejumlah inisiatif serupa turut memperkuat fondasi pembinaan atlet, mulai dari penyediaan perangkat hingga kompetisi tingkat nasional yang melibatkan komunitas esports.
PB ESI merupakan induk organisasi cabang olahraga esports resmi di Indonesia di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, serta menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).
Di tingkat internasional, reputasi PB ESI ditegaskan melalui keanggotaannya dalam Southeast Asia Esports Federation (SEAEF), Asian Electronic Sports Federation (AESF), International Esports Federation (IESF), dan Global Esports Federation (GEF).
Diresmikan pada 2020, PB ESI diperkuat oleh kepengurusan di seluruh provinsi serta jaringan organisasi di 514 kabupaten/kota untuk mengembangkan dan membina esports di Indonesia. Saat ini PB ESI dipimpin oleh Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra sebagai Ketua Umum.
Di bawah pembinaan PB ESI, Timnas Esports Indonesia telah mencatat berbagai prestasi internasional, antara lain meraih gelar juara umum pada IESF World Esports Championship Bali 2022 dan Riyadh 2024, menjadi juara umum cabang olahraga esports pada SEA Games Kamboja 2023, serta juara umum SEA Esports Nations Cup 2026 di Vietnam.
Reputasi organisasi PB ESI turut diperkuat dengan penghargaan Best Esports Federation 2024 dari IESF. Pada tahun yang sama, Indonesia juga menempati peringkat pertama Asia dan dunia dalam pemeringkatan IESF.
Sementara itu, PT Hisamitsu Pharma Indonesia merupakan bagian dari Hisamitsu Pharmaceutical Co., Inc., perusahaan farmasi asal Jepang yang didirikan pada 1847. Beroperasi di Indonesia sejak 1975, perusahaan ini memiliki kantor pusat di Jakarta dan fasilitas produksi di Sidoarjo, Jawa Timur.
PT Hisamitsu Pharma Indonesia memproduksi dan memasarkan berbagai produk kesehatan, termasuk rangkaian produk Salonpas, untuk pasar Indonesia, sejalan dengan komitmen Hisamitsu untuk meningkatkan kualitas hidup orang-orang di dunia.
Salonpas sendiri adalah merek pereda nyeri topikal dari Hisamitsu Pharmaceutical yang diperkenalkan pertama kali pada 1934. Di Indonesia, Salonpas menyediakan rangkaian produk untuk membantu meredakan pegal dan nyeri otot, termasuk Salonpas Koyo, Salonpas Koyo Ukuran Besar, Salonpas Hot, dan Salonpas Extra Hot. Setiap produk digunakan sesuai kebutuhan dan petunjuk penggunaan.
Langkah PB ESI memperkuat ekosistem melalui kemitraan industri menunjukkan pendekatan yang menyeluruh dalam menyiapkan Timnas. Dukungan dari sektor kesehatan, teknologi, hingga penyelenggaraan turnamen menjadi bagian dari strategi jangka panjang federasi dalam mewujudkan visi Esports Indonesia Mendunia.


