spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Industri Food Delivery Indonesia Potensinya Masih Besar, Kenapa?

Telko.id – Berdasarkan hasil riset Nielsen Singapura berjudul ‘Understanding Indonesia’s Online Food Delivery Market’ mengungkapkan 95% masyarakat urban Indonesia menikmati masakan siap santap dalam 3 bulan terakhir. Dan yang memesan masakan siap santap melalui layanan pesan-antar makanan ada  58%.

Lalu, rata-rata konsumen urban memesan hampir tiga kali masakan siap santap melalui layanan pesan antar makanan setiap minggu.

Apa saja yang dipesan? Yang paling besar tetap masakan Indonesia yakni sebesar 82%, diikuti oleh makanan siap saji sebesar 80% dan minuman 49%.

Kondisi ini disebutkan oleh Garick Kea, Executive Diector of Consumer Insight Nielsen Singapura akan terus tumbuh. Pasalnya, Garick melihat bahwa urbanisasi dan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia juga terus tumbuh. “Dua alasan itulah yang membuat industri layanan pesan-antar makanan di Indonesia akan terus tumbuh”.

Ditambah lagi, masih ada 42% konsumen urban di kota besar yang masih belum menggunakan layanan pesan-antar makanan dalam tiga bulan terakhir ini. Artinya, masih besar potensi untuk bisnis pesan-antar makanan ini di Indonesia.

Lalu apa yang memungkinkan konsumen urban yang belum menggunakan food delivery ini akhir nya akan memanfaatkan layanan kekinian tersebut? Garick menyebutkan bahwa kemudahan menjadi kunci utama dalam pemilihan food delivery. Kemudian dilanjutkan dengan kelengkapan menu yang disediakan.

Karena alasan yang dikemukan oleh 1000 koreksponden, berasal dari 7 kota yakni Jabodetabek, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Medan dan Makasar yang dihubungi by online ini mengapa menggunakan layanan food delivery adalah praktis, hemat waktu, tidak perlu antri, tidak perlu jalan (menempuh ke tempat yang diinginkan) dan promosi.

Ya, memang itulah ciri masyarakat urban yang ingin selalu praktis dalam menjalani hidup. Terlihat juga dari demografi konsumen layanan antar makanan ini. Di mana, pada siang hari didominasi oleh para pekerja dengan umur 26-35 tahun dengan posisi eksekutif atau manajerial yakni sebesar 22% serta pegawai swasta sebesar 44%. Lalu, pada malam hari, didominasi oleh pemesanan dari rumah. (Icha)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU