spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

Inggris akan Adopsi Jaringan 5G Bikinan Huawei?

Telko.id, Jakarta  – Amerika Serikat (AS) sudah memperingatkan sekutu-sekutunya untuk waspada memasukkan Huawei dalam infrastruktur jaringan utama. Tapi peringatan itu nampaknya tak diindahkan Inggris, yang katanya akan mengadopsi jaringan 5G Huawei.

Informasi yang baru-baru ini bocor mengungkap keterlibatan Dewan Keamanan Nasional Inggris dan rencana pemerintah untuk mengadopsi jaringan infrastruktur 5G Huawei. Dengan kata lain, Negeri Ratu Elizabeth itu bakal mengizinkan Huawei untuk menyediakan jaringan internet 5G.

{Baca juga: AS dan Inggris “Gosipin” Huawei di G7 Summit}

Namun, seperti dikutip Telko.id dari GSM Arena, Rabu (28/8/2019), Sekretaris Digital Inggris, Nicky Morgan, mengatakan bahwa keputusan tepat terkait Huawei harus dibuat untuk jangka panjang. Huawei pun sangat yakin Inggris akan memilih untuk bekerja sama.

Juru bicara Huawei mengatakan bahwa perusahaan akan terus bermitra dengan operator jaringan untuk meluncurkan 5G di seluruh negara tersebut. Perusahaan juga menantikan keputusan pemerintah Inggris pada musim gugur tentang keterlibatan masa depan Huawei.

Februari 2019 lalu, pemerintah Inggris menerbitkan regulasi baru terkait investasi asing, yang dinilai bakal mempersulit bisnis Huawei. Nantinya, Huawei tidak bisa lagi mengikuti tender seluruh proyek sensitif, khususnya berkaitan dengan teknologi jaringan 5G.

Banyak pihak khawatir jika membiarkan Huawei masuk ke jalur peluncuran jaringan seluler 5G di sana. Mereka menilai, perusahaan asal China tersebut bisa saja akan memata-matai dan meretas teknologi milik perusahaan-perusahaan di Negeri Ratu Elizabeth.

{Baca juga: Dianggap Tidak Aman, Inggris akan Cekal Perangkat 5G Huawei}

Menteri Luar Negeri, Jeremy Hunt, dan Menteri Pertahanan, Gavin Williamson, merupakan dua birokrat yang konsen terhadap isu itu. Ditambah, ada pengaruh AS yang membujuk Uni Eropa untuk melarang penggunaan teknologi 5G buatan Huawei. [SN/HBS]

Sumber: GSMArena

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU