spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

BDx Groundbreaking Pusat Data AI 640 MW di Jawa Barat

Telko.id – BDx Data Centers resmi memulai pembangunan (groundbreaking) AI Campus 2 (CGK4), kawasan pusat data AI berkapasitas 640 MW di Jatiluhur, Jawa Barat, Indonesia. Seremoni groundbreaking yang berlangsung pada 22 September 2026 ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, bersama jajaran pimpinan BDx dan BDx Indonesia.

Kawasan pusat data AI ini didukung kapasitas listrik jaringan sebesar 845 MVA dari PLN. Pasokan tersebut merupakan bagian dari posisi listrik BDx yang telah diamankan lebih dari 1,2 GVA di seluruh kawasan siap-AI miliknya di Indonesia. CGK4 diperkirakan dikembangkan dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, dengan gedung-gedung yang dioperasikan secara bertahap untuk memenuhi permintaan kapasitas AI berdensitas tinggi yang terus meningkat.

CGK4 menandai transformasi BDx menjadi platform infrastruktur digital yang mengedepankan AI (AI-first). Kawasan ini menghadirkan pasokan listrik yang telah diamankan, kapasitas berdensitas tinggi, serta waktu penyediaan (time-to-market) yang lebih cepat untuk beban kerja AI di kawasan Asia-Pasifik.

“Indonesia tengah memasuki fase baru pembangunan digital dan AI, dan CGK4 merupakan investasi jangka panjang pada infrastruktur yang dibutuhkan pada fase tersebut. Kawasan ini menjadi jangkar bagi ekosistem AI yang tumbuh di Jawa Barat: kapasitas berdensitas tinggi yang dapat diskalakan dan dibangun untuk membawa beban kerja AI tingkat lanjut ke tahap produksi lebih cepat, dengan jalur yang andal bagi pelanggan seiring meningkatnya permintaan,” ujar Mayank Srivastava, Chief Executive Officer BDx Data Centers.

Senada dengan itu, Agus Hartono Wijaya, Chief Executive Officer BDx Indonesia, menyebut langkah ini sebagai kontribusi nyata bagi ekonomi digital nasional. “Ini adalah langkah nyata bagi ekonomi digital Indonesia. Kami menghadirkan infrastruktur AI yang berdaulat dan berdensitas tinggi bersama para mitra nasional. Hal ini memungkinkan perusahaan lokal, instansi pemerintah, dan pengembang menjalankan beban kerja AI tingkat lanjut di dalam negeri, sekaligus menciptakan lapangan kerja terampil dan nilai jangka panjang di Jawa Barat,” ujarnya.

Gedung Pertama Beroperasi Awal 2027

Pembangunan telah dimulai pada Gedung 1, yang merupakan gedung pertama dari enam gedung yang direncanakan di lokasi tersebut. Gedung 1 akan menghadirkan kapasitas IT sebesar 120 MW secara bertahap, dengan fase pertama yang telah terkontrak diperkirakan mulai beroperasi pada awal 2027.

Fasilitas ini dibangun dengan arsitektur pendingin cair langsung ke chip (direct-to-chip liquid cooling) yang dirancang untuk mendukung hingga 500 kW per rak bagi generasi akselerator AI saat ini maupun di masa mendatang. Pendekatan ini memungkinkan kawasan tersebut menangani beban kerja AI berdensitas tinggi yang semakin menuntut daya dan efisiensi pendinginan.

CGK4 sendiri telah memperoleh sertifikasi dalam program NVIDIA DGX™-Ready Colocation Data Center pada April 2025. Sertifikasi tersebut menegaskan kesiapan fasilitas dalam mendukung infrastruktur komputasi AI tingkat lanjut. Sebelumnya, BDx juga telah meraih sertifikasi NVIDIA yang memperkuat posisinya di pasar pusat data AI nasional.

Berlokasi sekitar lima kilometer dari Bendungan Jatiluhur, kawasan ini akan menerima pasokan listrik melalui PLN dalam kerangka jaringan listrik nasional Indonesia. BDx juga secara aktif menjajoki jalur energi rendah karbon, termasuk skema pemanfaatan tenaga air bersama PJT, guna mendukung pertumbuhan infrastruktur AI di wilayah tersebut dengan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Langkah BDx ini melengkapi sejumlah kesepakatan yang telah dijalin bersama PLN. Sebelumnya, BDx dan PLN telah meneken kontrak pasokan listrik untuk memastikan ketersediaan daya bagi pengembangan pusat data AI di Indonesia.

Minat Hyperscaler dan Dukungan Pendanaan

CGK4 telah menarik minat kuat dari sejumlah hyperscaler, perusahaan teknologi global, penyedia layanan cloud berbasis AI (AI-native), dan pelaku usaha yang mencari kapasitas siap AI di Asia Tenggara dan kawasan lainnya. Laju permintaan tersebut mencerminkan betapa cepatnya kebutuhan pelanggan meningkat seiring adopsi AI generatif dan beban kerja komputasi berdensitas tinggi.

CGK4 merupakan bagian dari ekspansi kawasan BDx yang berfokus pada AI di Indonesia. Ekspansi ini didukung oleh fasilitas pinjaman senilai US$320 juta yang diperoleh pada 2026. Pendanaan tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan pusat data AI yang berkelanjutan di dalam negeri.

Indonesia termasuk di antara sedikit pasar di Asia-Pasifik yang memadukan ketersediaan kapasitas jaringan listrik, lahan berskala kawasan, dan permintaan AI domestik yang kuat. Kombinasi ini turut didukung oleh insentif Kawasan Ekonomi Khusus untuk investasi infrastruktur berskala besar, sehingga menarik minat investor dan operator pusat data global.

Platform BDx di Indonesia saat ini mencakup AI Campus 1 (CGK3/3A), AI Campus 2 (CGK4), dan AI Campus 3 (CGK5), dengan kapasitas jaringan listrik lebih dari 1,2 GVA yang telah diamankan di seluruh kawasan siap-AI miliknya di Indonesia. Portofolio ini menempatkan BDx sebagai salah satu pemain utama dalam penyediaan infrastruktur pusat data siap AI di kawasan.

BDx Data Centers sendiri mengembangkan dan mengoperasikan infrastruktur pusat data siap-AI di kawasan Asia-Pasifik untuk pelanggan hyperscale, cloud, AI, dan enterprise. Perusahaan berfokus mengubah pasokan listrik yang telah diamankan menjadi kapasitas yang teraliri daya, terdingin, dan siap beroperasi bagi pelanggan yang menskalakan beban kerja generasi berikutnya.

Dengan operasional di Singapura, Indonesia, Hong Kong, dan Taiwan, BDx memadukan akses listrik yang terjamin, desain berdensitas tinggi, kemampuan pendinginan mutakhir, rekayasa terstandardisasi, dan eksekusi pasar lokal untuk mempercepat penyediaan kapasitas di pasar-pasar digital utama. Perusahaan ini didukung oleh I Squared Capital.

Pengembangan CGK4 menegaskan arah industri pusat data nasional yang kian berorientasi pada kebutuhan AI. Sejumlah pemain lain juga memperluas kapasitas serupa, termasuk langkah solusi tata kelola AI yang menunjukkan ekosistem AI dalam negeri terus bertumbuh dari sisi infrastruktur hingga layanan.

Dengan target operasional fase pertama pada awal 2027, CGK4 berpotensi memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu hub infrastruktur AI di Asia Tenggara. Kehadiran kawasan ini juga membuka peluang bagi perusahaan lokal, instansi pemerintah, dan pengembang untuk menjalankan beban kerja AI tingkat lanjut di dalam negeri, sekaligus mendorong pertumbuhan lapangan kerja terampil di Jawa Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU