spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Aplikasi Kompetitor “Haram” Dipakai Seluruh Karyawan Microsoft

Telko.id, Jakarta – Para karyawan Microsoft dilarang menggunakan produk buatan perusahaan kompetitor di lingkungan kantor. Raksasa teknologi ini bahkan memuat daftar produk atau aplikasi dan teknologi yang haram digunakan oleh karyawan.

Dilansir Mashable, Slack dan Google Docs merupakan aplikasi buatan kompetitor yang dilarang digunakan di lingkungan kantor Microsoft.

Meski demikian, Microsoft tidak mengakui bahwa aturan itu diterapkan karena faktor persaingan. Mereka justru menekankan bahwa larangan diberlakukan lantaran alasan keamanan.

{Baca juga: Diprotes Karyawan, Microsoft Tetap Garap Proyek Militer AS}

“Slack Free, Slack Standard, dan Slack Plus tidak menyediakan kontrol yang bisa secara benar melindungi Microsoft Intellectual Property,” kata Microsoft seperti dikutip Telko.id, Rabu (26/06/2019).

Microsoft meminta kepada para karyawan yang selama ini menggunakan Slack Free, Slack Standard, dan Slack Plus untuk bermigrasi ke Microsoft Teams. Microsoft menyebut, aplikasi itu menawarkan fungsi sama.

Kebijakan tersebut sedikit mengundang tanda tanya. Sebab, Microsoft belum lama ini memperingatkan para pengguna untuk mewaspadai serangan malware RTF yang mendompleng di email tak dikenal.

{Baca juga: Mau Tahu Merek Paling Bernilai Sedunia 2019? Ini Daftarnya}

Malware itu menyaru dalam bentuk dokumen dan memanfaatkan aplikasi-aplikasi milik Microsoft. Malware yang menyelinap di email tak dikenal menyerang dalam bentuk dokumen Rich Text Format alias RTF.

Dokumen tersebut menggunakan aplikasi di Microsoft Office maupun Wordpad yang dilaporkan memiliki celah keamanan bernama CVE-2017-11992, lalu membuka segel keamanan perangkat. (SN/FHP)

Sumber: Mashable

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU