Tag: kencan

  • Kenal di Game Online, Pria Ini Mengaku Salah Kencani Gadis 12 Tahun

    Kenal di Game Online, Pria Ini Mengaku Salah Kencani Gadis 12 Tahun

    Telko.id, Jakarta – Seorang pria dari Shanghai, Cina, terbang jauh hingga ke Hongkong untuk menemui gadis yang ia kenal dari game online. Ia tak menyangka bahwa gadis yang ia kencani masih berusia 12 tahun.

    Lu Wei (28), bertemu gadis itu saat bermain game online pada tahun 2018 lalu. Awalnya, gadis itu mengatakan kepadanya bahwa dia berusia 22 tahun dan Lu Wei percaya.

    {Baca juga: Duh! Janda Kenalan Bocah di Game Mobile, Berakhir di Ranjang}

    Seperti dilansir Telko.id dari South China Morning Post, hubungan mereka pun semakin erat, dan komunikasi mereka berlanjut melalui aplikasi pesan instan.

    Pada Desember 2018, Lu mengunjungi gadis itu di Hong Kong. Mereka pun berhubungan seks pada tanggal 22 Desember dan hari berikutnya, di Regal Oriental Hotel di Kota Kowloon, tempat Lu menginap.

    Pada awalnya, gadis itu memberi tahu Lu bahwa dia berbohong kepadanya tentang usianya dan mengatakan bahwa dia baru berusia 18 tahun.

    Tetapi pada tanggal 24 Desember, ketika dia mengantarnya ke bandara, gadis itu mengungkapkan kebenaran penuh dan mengatakan bahwa dia sebenarnya masih berusia 12 tahun.

    Pada Selasa (27/9/2019), Lu dijatuhi hukuman 10 bulan penjara setelah mengaku bersalah atas dua tuduhan pelanggaran hukum karena meniduri seorang gadis di bawah 13 tahun.

    Hakim persidangan, Katherine Lo Kit-yee mengatakan, dia menerima penyesalan Lu yang tulus setelah mendengarkan penjelasannya, dengan mengatakan bahwa gadis itu terlihat dewasa untuk usianya.

    “Terdakwa bisa melarikan diri dan menghindari konsekuensi hukum, tetapi dia tidak melakukannya,” katanya.

    Hakim juga percaya bahwa Lu benar-benar mencintai gadis itu, sebelum mengetahui usia sebenarnya. Lu juga tidak pernah bermaksud untuk mengeksploitasi gadis di bawah umur.

    “Pengadilan ini tidak akan ragu ketika dia mengatakan dia berusia 18 tahun,” katanya.

    Meskipun sudah membeli tiket pulang, Lu, yang menggambarkan dirinya sebagai “warga negara yang taat hukum”, dan memutuskan untuk tetap kembali ke Hong Kong dan menerima hukumannya.

    Lu mengaku tidak pernah berhasil dalam hubungan sebelumnya. Selama ini pacarnya selalu meninggalkannya karena gajinya yang rendah atau jam kerjanya yang panjang.

    {Baca juga: Tragis! Bocah 15 Tahun Bunuh Diri Karena Dilarang Main Game Online}

    Dia mengatakan dia ingin hubungan yang stabil dengan gadis itu karena dia tertarik dengan kepribadiannya, sebelum mengetahui bahwa kekasihnya itu masih di bawah umur.

    Pertanyaannya? Bagaimana pemuda ini bisa percaya bahwa seorang gadis berusia 12 tahun terlihat seperti anak berusia 22 tahun meskipun dia terlihat dewasa untuk usianya? [BA/HBS]

    Sumber: World of Buzz

  • Sering Kirim Emoji, Tandanya Kamu Suka Seks saat Kencan

    Sering Kirim Emoji, Tandanya Kamu Suka Seks saat Kencan

    Telko.id, Jakarta  – Penggunaan Emoji adalah seni nan kompleks. Jika tidak pernah menggunakan emoji, berarti Anda seorang sosiopat yang dingin dan penuh perhitungan tanpa pemahaman tentang kesenangan. Tapi tahukan Anda, orang yang sering kirim emoji katanya suka seks saat kencan.

    Lantas, bagaimana jika menggunakan emoji terlalu banyak? Artinya Anda sembrono, periang, dan tidak layak dihormati. Nah, lho, jadi serba salah. Jadi, bagaimana kita harus bersikap bijak dalam memakai emoji?

    {Baca juga: Emoji Anti LGBT Viral, Warganet Gempar}

    Para peneliti di The Kinsey Institute menyurvei lebih dari 5.000 peserta. Hasilnya, mereka yang kerap menggunakan emoji dalam komunikasi online suka kencan pertama dan lebih banyak melakukan kegiatan seks.

    Dengan kehadiran media sosial dan aplikasi kencan seperti Tinder, komunikasi tertulis menjadi jauh lebih penting ketika seseorang menemukan mitra potensial. Dalam konteks itu, emoji memang bisa sangat membantu.

    Menurut CNET, seperti dikutip Telko.id, Senin (19/8/2019), studi tersebut menemukan fakta bahwa peningkatan penggunaan emoji berkorelasi positif di sebagian besar langkah seseorang dalam menjalin hubungan.

    Meski demikian, hal itu tidak berkorelasi dengan frekuensi kencan pertama, melainkan berpengaruh terhadap kencan kedua. Yang jelas, penggunaan emoji secara intensif mengindikasikan perilaku seseorang saat kencan.

    Para peneliti menyebut, intensitas menggunakan emoji menandakan seseorang sering berciuman saat kencan. Bahkan, hal tersebut mengindikasikan bahwa seseorang kerap berhubungan seks dengan teman kencan.

    {Baca juga: Waduh! Karyawan Dipecat Gara-gara Kirim Emoji ke Bos}

    Anda termasuk orang yang sering menggunakan emoji saat berkomunikasi secara online atau tidak? Jika iya, apakah Anda merasa bahwa hasil penelitian itu benar? Hayo, jangan malu-malu! [SN/HBS]

    Sumber: CNET

  • Anti-Android, Desainer Cantik Pilih Kencan dengan Apple Fanboy

    Anti-Android, Desainer Cantik Pilih Kencan dengan Apple Fanboy

    Telko.id, Jakarta  – Perangkat buatan Apple, seperti iPhone, iPad, dll, dianggap bisa mengangkat gengsi para penggunanya. Itu sebabnya, para Apple Fanboy boleh berbangga, karena banyak wanita yang lebih tertarik dengan pengguna iPhone ketimbang pria yang memakai ponsel Android.

    Ketika para Apple Fanboy saling mengirim pesan, akan muncul gelembung berwarna biru di perangkat. Namun, ketika mengirim pesan teks kepada pemilik non-iPhone, notifikasi muncul dengan warna berbeda.

    Untuk para lajang, hal tersebut lebih dari sekadar estetika. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Brooklyn Katie McDonough. Desainer lepas itu secara terang-terangan hanya akan tertarik kepada pria yang menggunakan iPhone.

    {Baca juga: Apes! Wanita Ini Beli iPhone Dapatnya Kentang Goreng}

    McDonough, yang berusia 23 tahun, mengaku selama ini jarang berkirim SMS dengan pengguna ponsel Android. “Di Tinder, ketika bertukar nomor dengan seseorang, saya mengharapkan pesan yang terkirim berwarna biru,” terangnya.

    Dengan kata lain, seperti dikutip Telko.id dari New York Post, Kamis (15/8/2019), ia hanya tertarik dengan lawan jenis yang memakai ponsel buatan Apple itu. Saat masih kuliah, pacarnya sempat beralih dari iPhone ke Android. Lalu, apa yang terjadi?

    “Komunikasi menjadi sulit. Hubungan kami pun retak. Kami akhirnya memutuskan untuk berpisah. Hal tersebut membuktikan bahwa kekuatan cinta ternyata tidak bisa mengatasi perbedaan ponsel yang kami gunakan,” imbuh McDonough.

    Beberapa waktu lalu, hasil survei sebuah perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat (AS) bernama Decluttr mengungkapkan fakta bahwa pengguna Android masih kalah jauh dari pemakai iPhone dalam hal keberuntungan asmara.

    Survei yang dilakukan Decluttr diikuti oleh 1.502 orang jomblo atau belum memiliki pasangan di berbagai wilayah di AS. Sebanyak 70 persen jomblo di AS lebih memilih berkencan dengan pemilik iPhone dibanding pengguna Android.

    Hasil survei Decluttr mengungkap pula fakta bahwa hampir dua dari lima orang jomblo menyatakan bahwa penggunaan ponsel memengaruhi kesan pertama ketika berkencan. Dalam poin ini, pemilik iPhone juga mengalahkan pengguna Android.

    {Baca juga: Jomblo Lebih Suka Pengguna iPhone Ketimbang Android}

    Tak cukup, survei memberi informasi menarik lain yang tidak hanya membahas soal “kharisma” penggemar iPhone dan Android. Menurut hasil riset, hanya 65 persen pengguna iPhone yang bersedia untuk kencan pertama dengan pemilik Android. [SN/HBS]

    Sumber: NY Post

  • Gaper, Aplikasi Kencan dengan Pria atau Wanita Tua

    Gaper, Aplikasi Kencan dengan Pria atau Wanita Tua

    Telko.id, Jakarta  – Ingin bertemu lelaki tua impian Anda? Sekarang ada aplikasi untuk merealisasikannya. Namanya Gaper, aplikasi kencan yang mengkhususkan diri dalam mengatur hubungan dengan kesenjangan usia.

    Menggunakan aplikasi tersebut, seperti dilansir New York Post, Anda dapat menemukan kekasih yang lebih dewasa atau seorang “Leonardo DiCaprio” berusia 44 tahun. Aplikasi itu telah hadir sekitar enam bulan lalu di App Store.

    {Baca juga: Duh! Foto Syur di Aplikasi Kencan Gay Bocor di Internet}

    Gaper diklaim bekerja lebih baik ketimbang Craigslist, Tinder, dan Bumble. Gaper sama sekali tidak memanipulasi data pengguna. Dikutip Telko.id, Minggu (11/8/2019), Gaper mengungkap secara gamblang semua identitas pengguna.

    Pengguna dapat menelusuri profil dan iklan pribadi, kemudian mengirimkan pesan kepada kandidat yang disukai. Meski demikian, Gaper tidak hanya dirancang untuk pria yang lebih tua guna menemukan cewek-cewek “panas”

    “Pria muda yang berkencan dengan wanita lebih tua mengaku menikmati stabilitas, kemandirian, dan pengalaman hidup. Namun, perlu dicatat, Gaper hanya untuk kesenangan antargenerasi. Tanpa manfaat uang,” kata pengembang.

    Di App Store, Gaper memiliki lebih dari 1.500 peringkat, termasuk dari seorang pemuda yang merasa sangat puas. “Saya seorang pria muda berusia 25 tahun. Saya tidak suka gadis-gadis seumuran karena tidak bersikap dewasa,” ucapnya.

    {Baca juga: 5 Tips Aman First Date dengan “Gebetan” dari Aplikasi Kencan}

    “Saya mengunduh aplikasi kencan ini tanpa ragu-ragu. Seorang wanita lajang berusia 35 tahun berhasil memikat saya. Ia dewasa dan punya energi yang baik. Ia sungguh berpengalaman tetapi berjiwa muda,” kata Joliana Martinelli. [SN/HBS]

    Sumber: NY Post