Tag: 5G Di Singapura

  • Singtel Lakukan Uji Coba Jaringan 5G di Singapura

    Singtel Lakukan Uji Coba Jaringan 5G di Singapura

    Telko.id – Singtel meluncurkan jaringan 5G di Singapura. Uji coba gratis layanan berteknologi baru ini dilakukan pada 20 ribu pelanggannya. Baik pelanggan perumahan maupun perusahaan.

    Yang diluncurkan oleh Singtel ini adalah jaringan 5G non-standalone (NSA). Operator ini pun menjanjikan bahwa layanannya mampu memberikan kecepatan 5G lebih dari 1Gbps. Pita frekuensi yang digunakan adalah 3.5GHz dari kepemilikan spektrum operator yang baru diperluas serta spektrum 2.100MHz yang ada dan menggunakan konektivitas ganda.

    Wilayah yang dapat merasakan jaringan 5G di Singapura dari Singtel pada tahap awal adalah Harbourfront, Bugis, dan Dhoby Ghaut.

    Dalam uji coba jaringan 5G di Singapura yang akan dilakukan selama 3 bulan ini akan memberi pelanggan akses ke kecepatan dan keuntungan seluler ultra cepat yang terkait dengan 5G, dan ke layanan berbagai konten, seperti film atau game di perangkat seluler mereka.

    Uji coba 3 bulan akan memperluas konektivitas 5G gratis dan tambahan 10GB data lokal untuk 20.000 pengguna awal. Ini termasuk 10.000 pelanggan Singtel Combo dan XO yang sudah ada dengan handset 5G yang kompatibel. 10.000 pelanggan yang memenuhi syarat berikutnya yang membeli ponsel 5G juga akan mendapatkan uji coba Singtel 5G secara gratis, kata operator.

    Di luar 20.000 pelanggan pertama, pelanggan lain di 5G juga dapat memulai uji coba seharga SGD 10 per bulan.

    Handset 5G yang kompatibel pada Singtel 5G termasuk Huawei P40 Pro, Huawei P40 Pro +, Samsung S20 Ultra 5G dan VIVO X50 Pro. Daftar handset akan diperluas karena lebih banyak perangkat 5G tersedia di Singapura.

    Selain itu, para pelanggan Singtel pun dapat merasakan layanan 5G ini dalam pameran 5G Now @Unboxed. Yang dipamerakan antara lain duta robot, buku AR, hiburan langsung 360 derajat yang dihadirkan melalui realitas virtual, game cloud, dan banyak lagi. Showcase akan berlokasi di Singtel Comcentre mulai 1 September dan akan berpindah ke tempat-tempat populer di seluruh pulau di tahun mendatang. Pelanggan juga dapat mengakses etalase dari rumah mereka melalui tur virtual di situs web singtel.

    Lalu, bagaimana di Indonesia? Indonesia sendiri belum ada keputusan dari pemerintahterkait frekuensi yang akan digunakan oleh layanan 5G ini. Namun, sebenarnya, Indonesia sudah duluan melakukan uji coba 5G ini. Hanya saja, beberapa rencana uji coba 5G ini terhenti karena ada nya pandemic Covid-19. (Icha)

  • Singapura Sudah Mulai Proses Konsultasi teknologi 5G

    Singapura Sudah Mulai Proses Konsultasi teknologi 5G

    Telko.id – Dunia telekomunikasi kini sedang focus mengembangkan teknologi 5G. Masih banyak yang harus didiskusikan agar teknologi baru yang menawakan kecepatan akses internet ini mampu diaplikasikan pada 2020 mendatang. Singapura pun berusaha untuk memahami skenario terbaik untuk perkembangan 5G masa depan.

    Info-communications Media Development Authority (IMDA) Singapura mengumumkan akan meluncurkan proses konsultasi publik akhir tahun ini pada perkembangan teknologi mobile yang terkait dengan “5G” teknologi dan spektrum diperlukan, seperti yang dikutip dari laporan pers lokal.

    “IMDA akan terus mempromosikan inovasi teknologi yang lebih besar dengan mendorong percobaan teknologi 5G untuk mengeksplorasi manfaat dan potensi aplikasi,” kata Aileen Chia, IMDA Asisten Chief Executive menjelaskan.

    Aileen juga menambahkan bahwa “Uji coba tersebut, ketika dilakukan dalam lingkungan dunia nyata, akan membantu industri dalam pemahaman yang lebih baik bagaimana 5G akan bekerja dalam lingkungan bisnis Singapura dan skenario penyebaran optimal.”

    Dukungan IMDA sangat mendorong partisipasi industri dalam proses konsultasi 5G untuk membantu lebih memahami kebutuhan industri dan bagaimana menanggapi. Dengan demikian, akan ada kepastian usaha di Singapura ini, terutama dalam membantu membentuk spektrum roadmap para pengusaha telekomunikasi dan ada kerangka peraturan yang jelas.

    Singtel, operator terbesar di Singapura baru saja melakukan upgrade jaringan LTE secara nasional untuk mendukung pra-5G teknologi 256 quadrature amplitude modulation. Teknologi ini memungkinkan telco untuk mempromosikan kecepatan jaringan puncak 450 megabit per detik.

    Bukan hanya di Singapur, teknologi 5G ini juga menjadi focus operator di Hong Kong. Beberapa waktu lalu, SmarTone dan Ericsson melakukan demo 5G.

    Bukan hanya demonstrasi teknologi 5G saja, tetapi, kedua nya juga menandatangani kemitraan untuk mengembangkan teknologi mobile inovasi hub di Hong Kong.

    “5G ini akan mendorong pergeseran signifikan terhadap hyperconnected dan real-time dunia internet hal,” kata Stephen Chau, SmarTone CTO, seperti dikutip dari RCR Wireless.

    Stephen pun menambahkan bahwa “Kemtraan ini akan memberikan kolaborasi dengan para pemimpin industri dan teknologi lain untuk mengantar era baru kemungkinan mobile untuk konsumen dan bisnis”. (Icha)