spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 976

LinkAja Kini Bisa Digunakan Bayar Langganan Gas

0

Telko.id – LinkAja terus agresif merambah ke masyarakat untuk mengoptimalkan jangkauan ke seluruh titik transaksi di berbagai sektor kehidupan, terutama berbagai kebutuhan esensial yang tak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Kali ini LinkAja mendukung Pertamina salah satu pemegang saham, LinkAja menghadirkan kemudahan transaksi elektronik dengan berbagai keuntungan tambahan untuk pembayaran bahan bakar.

Pertamina Gas atau Pertagas adalah salah satu layanan Pertamina yang dapat menggunakan fasilitas LinkAja dalam metode pembayaran elektroniknya khusus untuk Pertagas pascabayar. Kemudahan transaksi yang ditawarkan LinkAja diharapkan dapat meningkatkan digitalisasi transaksi dengan mengubah kebiasaan masyarakat yang menggunakan uang tunai menjadi uang elektronik.

Hingga saat ini, Pertagas sudah hadir di 15 kota, dengan 90,000 pengguna yang tersebar di area Bunyu, Prabumulih, Ogan Ilir, Subang, Cikarang, Lhoksukon, Jambi, Sengkang, Pekanbaru, Lhokseumawe, Sidoarjo, Balikpapan, Cilegon, Bekasi, dan Mojokerto. Sebagai alternatif pembayaran via loket, kini dengan layanan pembayaran via aplikasi LinkAja para pengguna Pertagas dapat dengan mudah mengakses pembayaran setiap saat hanya dengan sentuhan jari.

“Dengan kemudahan yang kami tawarkan, kami harap para pengguna Pertagas yang juga pengguna LinkAja dapat memanfaatkannya,” ujar Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja menjelaskan dalam berita tertulis yang masuk ke redaksi Telko.id.

Pembayaran Pertagas Postpaid dapat dilakukan dengan mudah dengan tahap-tahap di bawah ini:

  1. Buka aplikasi LinkAja
  2. Pilih menu GAS
  3. Klik Pertagas Postpaid
  4. Masukan ID pelanggan Pertagas Postpaid
  5. Konfirmasi pembayaran.
  6. Input PIN
  7. Transaksi sukses dilakukan

Untuk setiap pembayaran melalui aplikasi LinkAja, pengguna akan mendapatkan promo cashback sebesar 10% dengan maksimum nominal sebesar Rp 10,000 selama bulan Desember 2019. Pembayaran dengan sistem prabayar (prepaid) dapat dinikmati pengguna mulai di awal tahun 2020. (Icha)

Ya Ampun, Mereka Rela Begadang Buat Belanja Online

0

Telko.id – Belanja online kini sudah menjadi tren di Indonesia. Adanya Hari Belanja Online, mulai dari 10.10, 11.11 sampai 12.12 kerap terjadi lonjakan yang menandakan banyak yang belanja dan itu terjadi disemua platform eCommerce. Termasuk juga Blibli.

Pada Harbolnas 12.12, Blibli mencatat berbagai fakta menarik. Apa saja?

Rela begadang demi belanja online

Pesta belanja akhir tahun sebelum berangkat berlibur tentunya tidak ingin dilewatkan oleh para pelanggan. Di Harbolnas 12.12 Blibli.com tahun ini, dalam waktu 15 menit pertama sejak dibuka, trafik pengunjung langsung meningkat 25% lebih besar dari pembukaan harbolnas tahun lalu.

Selain itu, di satu jam pertama sejak dibukanya Harbolnas 12.12, terdapat banyak pelanggan yang membeli produk otomotif terutama untuk unit motor dan mobil dibandingkan tahun lalu yang hanya fokus kepada aksesoris otomotif. Hal ini membuktikan tingkat kepercayaan pelanggan yang meningkat pesat untuk membeli mobil dan motor secara online. Selain itu, trafik pengunjung Bliblii.com mampu bertahan secara stabil dari tengah malam hingga pukul 7 pagi. Wah banyak yang begadang berburu barang nih kayaknya!

Happy tummy, happy family
Produk kebutuhan sehari-hari atau groceries yang disediakan Blibli.com melalui kategori Bliblimart masih menjadi urutan pertama yang paling dicari pelanggan di Harbolnas 12.12. Adapun produk groceries yang paling laku adalah produk makanan disusul oleh produk kebutuhan Ibu dan Anak seperti susu, produk perawatan mandi, dan juga perlengkapan bayi dan anak.

Bayar tagihan? Via online aja!
Produk utilities yang disediakan oleh Blibli.com seperti pulsa top-up PLN, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa, menjadi kategori kedua terlaris. Kategori selanjutnya yang paling diminati pelanggan adalah produk smartphone dan peralatan elektronik.

Tampil cantik 24 Jam
Siapa, sih yang tidak ingin tampil cantik? Kategori kesehatan dan kecantikan juga diincar oleh para pelanggan sejak dibukanya Harbolnas 12.12. Berdasarkan data Blibli.com, sejak pukul 06.00 WIB hari ini, dua produk yang paling dicari dari kategori kesehatan dan kecantikan adalah parfum dan pengeriting rambut.

Geoffrey L. Dermawan, Project Lead Blibli.com Histeria Syok! 2019 mengatakan, “Kami melihat minat dari pelanggan Blibli.com sejak dibukanya Harbolnas mulai dari 10.10, 11.11 dan juga 12.12 begitu tinggi. Respon pelanggan sangat positif khususnya untuk program-program promosi yang kami berikan. Tentunya hal ini semakin memberikan semangat bagi kami di Blibli.com untuk terus memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan terutama menjelang persiapan libur akhir tahun bagi seluruh pelanggan kami.”

Penawaran akhir tahun dari Blibli.com merupakan bagian dari Program Histeria Syok! yang akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini. Berbagai promo menarik yang telah berjalan mulai bulan Oktober lalu juga didukung dengan fitur-fitur terdepan seperti pembayaran aman, produk orisinal yang terjamin, jaminan 15 hari pengembalian produk sejak diterima, pengiriman cepat dan bebas ongkos kirim, serta layanan Customer Care 24 jam selama 7 hari non-stop. Layanan-layanan ini merupakan bagian dari komitmen Blibli.com untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan.

Kesuksesan Blibli di Harbolnas 12.12 ini tidak lepas dari program Pesta Belanja Histeria Syok! Yang akan terus berlangsung di penghujung tahun ini. Adapun ragam promo yang ditawarkan termasuk ekstra diskon hingga 12 juta, program tebus murah melalui game CAPIT (Cara Belanja Paling Irit), rangkaian flash sale, brand deals, dan penawaran spesial akhir tahun seperti Year End Warehouse Sale dan Season of Joy.

Lalu juga didukung dengan fitur-fitur terdepan seperti pembayaran aman, produk orisinal yang terjamin, jaminan 15 hari pengembalian produk sejak diterima, pengiriman cepat dan bebas ongkos kirim, serta layanan Customer Care 24 jam selama 7 hari non-stop. Layanan-layanan ini merupakan bagian dari komitmen Blibli.com untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan. (Icha)

MASTEL Bangun platform Digital Academy Bersama Zettagrid Indonesia

0

Telko.id – Bangun ekosistem digital memang tidak bisa sendirian. Harus banyak pihak yang ‘keroyokan’ untuk membangunnya. Apalagi untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan inovatif dalam menyongsong era industri 4.0 dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.  Itu sebabnya, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) akan membangunplatform Digital Academy Bersama Zettagrid Indonesia.

Platform ini disediakanuntuk seluruh masyarakat yang berminat meningkatkan kompetensi di bidang Digital Skill & Knowledge. Platform e-learning yang dikembangkan di-adopt dan di-adapt dari paket-paket program Digital Talent Scholarshipdari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Reza Alvin, Country Manager Zettagrid Indonesia mengatakan, “Zettagrid Indonesia berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi IT bagi masyarakat Indonesia dengan menyediakan infrastruktur IT yaitu Cloud. Kali ini kami sedang mendukung program pembinaan SDM Digitaldari MASTELDigital Academy (MDA).”

“Infrastruktur IT Cloud dari Zettagrid akan membantu MASTEL dalam membangun dan menempatkan platform Digital Academy yang nantinya akan digunakan masyarakat Indonesia untuk mengikuti e-learningplatform tersebut,” jelas Reza.

“Melalui kerjasama ini, MASTEL ingin turut serta meningkatkan kompetensi SDM Digital Indonesia agar lebih siap menyambut era Industri 4.0. Dengan SDM Digital yang mencukupi jumlah dan kompetensinya, untuk semua sektor ekonomi dan sosial, MASTEL berkeyakinan bahwa bonus demografi akan dapat terjadi,” ungkap Arki Rifazka, Direktur Eksekutif MASTEL.

Zettagrid sendiri rencananya akan memberikan dukungan infrastruktur cloud yang tentu sangat mendukung operasional platform digital academy yang sedang MASTEL kembangkan.

Manfaat Platform Digital Academy

Platform e-learning dan sertifikasi Digital Academy disediakan untuk seluruh masyarakat Indonesia dan memfasilitasi pemagangan bagi lulusan Program Digital Talent Scholarshipyang diselenggarakan Kementerian Kominfo RI.

Melalui e-learning dalam platform https://digitalacademy.id/  ini, para peserta program akan mendapat kesempatan untuk mempelajari modul-modul seperti Internet of Things, Big Data, Cloud Computing, Artificial Intellegence, Mobility, Virtualdan Augmented Reality, sistem sensor dan otomasi, serta Virtual Branding.

Selain itu, platform ini akan menjadi penghubung bagi para lulusan Program Digital Talent Scholarship dari Kemkominfo dan lulusan digitalacademy.id MASTEL untuk mendapat peluang magang ataupun recruitment di perusahaan-perusahaan anggota MASTEL dan mitra-mitra lain. (Icha)

 

Indosat Ooredoo Optimis Tutup 2019 Kinerja Positif

0

Telko.id – Indosat Ooredoo optimis tutup 2019 dengan kinerja positif. Optimisme ini disampaikan oleh Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo pada media update di Solo, Rabu 11/12/2019.

Optimisme tersebut berdasarkan trend revenue Indosat dari kuartal 1 sampai ketiga tahun 2019 yang terus tumbuh. Ahmad menyebutkan pertumbuhan Indosat mencapai 14.5%. Di mana, pada kuartal satu, Indosat meraup revenue 4,858 miliar rupiah, lalu meningkat lagi di kuartal dua menjadi 5,103 miliar rupiah dan pada kuartal ketiga 5,123 miliar.

Dari sisi jumlah pelanggan terjadi peningkatan dari Q1 terdapat 53 juta pelanggan, naik menjadi 57 juta pelanggan di Q2 dan Q3 mencapai 59 juta. “Memang tidak terlalu besar peningkatannya, tetapi itu membuktikan apa yang kami lakukan sudah benar,” ungkap Ahmad.

Di mana tahun 2019, Indosat memang melakukan pembangunan BTS 4G yang sangat agresif. Pada Q1, Indosat membangun 4,965 BTS, lalu pada Q2 membangun 2,859 BTS dan kuartal tiga membangun 4,443 BTS.

Pertumbuhan yang dialami oleh Indosat ini, menurut Ahmad merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan pemain telko lainnya di Indonesia.

Padahal, kuartal dua tahun 2018 lalu, terjadi penurunan revenue yang sangat dalam. Dari Rp.4,417 miliar di Q1 langsung terjun bebas ke angka Rp.4,228 miliar.

Memang hal itu tidak terjadi sendirian. Operator lain pun mengalaminya. Terbukti dari jumlah pelanggan secara industri telekomunikasi Indonesia anjlok, berkurang 94.5 juta pelanggan. Yang menyebabkan, revenue industri pun menurun dari Rp.157 triliun menjadi Rp.148 Triliun.

Lalu, bagaimana Indosat ‘menatap’ 2020 mendatang? Indosat sudah memiliki rencana strategis yang dibangun sejak tahun lalu. Di mana, operator ini memiliki komitmen untuk menyiapkan dana Capex selama tiga tahun sebesar USD 2 miliar atau sekitar Rp. 30 Triliun selama 2019-2021.

Dana tersebut, menurut Ahmad, dari dana yang direncanakan akan dipakai selama tahun 2019 ini sebesar Rp.10.7 Triliun. “Sampai September kemarin, sudah terpakai sebesar Rp8.7 Triliun”, ungkap Ahmad.

Ahmad juga mengungkapkan bahwa semua project yang dikerjakan oleh Indosat dalam hal jaringan akan selesai pada tanggal 15 Desember 2019.

Tahun depan, untuk ke konsumen, Indosat akan terus fokus memberikan nilai lebih dalam produk yang akan diluncurkan agar dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Indosat pun menyakinkan bahwa kerjasama B2B akan menjadi mesin pertumbuhan lain sehingga mendorong Indosat akan lebih gesit ketimbang menjadi kompetisi.

Dari sisi jaringan, Indosat akan melanjutkan pembangunan jaringan seluler yang berkualitas untuk mencapai level video mobile network yang mumpuni yang diyakini akan menjadi poin penting dalam kompetisi di tahun 2020 mendatang. Selain itu, Ahmad menjelaskan akan meningkatkan efisiensi opex dan capex. (Icha)

4G Smart Feature PhoneJadi Senjata Indosat Agar Pelanggan 2Gnya Migrasi

0

Telko.id – Pelanggan 2G di Indonesia memang masih besar di semua operator. Itu sebabnya, 2G di Indonesia belum akan dimatikan. Tapi, operator tidak kehilangan akal untuk mendorong pelanggannya migrasi ke 4G. Seperti yang dilakukan oleh Indosat dengan meluncurkan 4G Smart Feature Phone Pertama bersama Advan.

Produk tersebut menggunakan sistem operasi KaiOS, dari KaiOS Technologies. Sebuah perusahaan sistem operasi ponsel terdepan untuk Smart Feature Phone. Dan MediaTek, perusahaan desain IC global.

Mungkin banyak yang tidak terbayangkan, feature phone bisa internetan? Tapi hal ini benar-benar bisa dilakukan pada HP online, bundling Indosat Ooredoo dan Advan. Tenang, untuk mengakses berbagai aplikasi seperti WhatsApp, Google Assistant, Facebook, YouTube, and Google Maps, semua nya bisa dilakukan.

Lalu, mau menambahkan aplikasi lain juga bisa karena ada fasilitas KaiStore, yang menyediakan akses ke lebih dari 200 aplikasi sehari-hari dari penyedia konten lokal maupun internasional dan akan terus bertambah.

“Lewat Hape online ini, kami ingin mendukung pemerataan digital di seluruh Indonesia dengan menghadirkan Hape Online – 4G Smart Feature Phone dengan sistem operasi KaiOS yang memiliki harga hemat serta banyak keunggulan bagi pelanggan. Kami berharap langkah ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga dapat mempercepat tumbuhnya ekonomi digital Indonesia,” kata kata Radhia Bendhifi, SVP Head of Retail and Device Management Indosat Ooredoo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12) menjelaskan.

Hape online ini dapat diperoleh dengan harga Rp449.000, Hape Online – 4G Smart Feature Phone ini di-bundle dengan paket Freedom Combo dari IM3 Ooredoo.

Pelanggan akan mendapatkan kuota internet gratis 1GB/bulan dan gratis nelpon ke sesama pelanggan IM3 Ooredoo yang dapat dinikmati selama 24 jam. Pelanggan cukup melakukan isi ulang pulsa Rp10.000 untuk memastikan masa aktif kartunya, namun pulsa tidak akan terpotong untuk keuntungan tersebut.

Manfaat ini dapat dinikmati selama 12 bulan terhitung dari tanggal pembelian. Saat ini pelanggan bisa mendapatkan Hape Online – 4G Smart Feature Phone dengan paket bundling IM3 Ooredoo ini di Medan, Pekanbaru, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Palu, dan Makassar mulai 28 Desember 2019. (Icha)

Berburu Gadget dan Aksesoris Saat Harbolnas Yuk!

Telko.id – Dalam rangka menyambut tahun baru 2020 dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di tanggal 12 Desember 2019, banyak produsen memberikan promo menarik di berbagai plaform e-commerce.

Huawei

Sebut saja Huawei. Produsen ini akan memberikan harga menarik pada Harbolnas pada hampir semua smartphone nya. Tidak ketinggalan aksesosris dan wearable juga akan dijajakan dengan menarik.

Selama periode Harbolnas, setiap pembelian HUAWEI Mate 30 Pro, konsumen akan mendapatkan hadiah langsung senilai Rp 1,7 juta, antara 27W wireless case, protect case, dan HUAWEI FreeLace. Khusus untuk pembelian di Blibli, konsumen mendapatkan benefit tambahan Rp 500,000 untuk program trade-in.

Sedangkan untuk pembelian HUAWEI nova 5T, konsumen akan mendapatkan cashback mulai Rp 200,000 dan hadiah langsung 10000mAh supercharge powerbank serta GamePad. Konsumen yang berminat untuk memiliki HUAWEI P30 Series, konsumen berkesempatan untuk mendapatkan cashback mulai dari Rp 500,000 untuk P30 Pro serta hadiah langsung wireless charger 15W, atau cashback mulai dari Rp 300,000 dan 6700mAh power bank untuk pembelian P30 Lite.

Selama periode Harbolnas, bagi konsumen yang ingin menjajal kecanggihan FreeBuds 3, tersedia keuntungan cashback Rp 200,000 dan case pelindung. Sedangkan untuk produk Watch GT 2, tersedia cashback mulai dari Rp 250,000 untuk model 46mm dan mulai dari Rp 150,000 untuk model 42mm.

Selama flash sale, konsumen bahkan bisa mendapatkan cashback Rp 300,000 untuk model 42mm. Sedangkan untuk produk Band4, Huawei akan memberikan cashback Rp 160,000 saat periode flash sale. Untuk konsumen yang mengincar perangkat tablet, Huawei menyediakan promo dengan cashback Rp 200,000 dan hadiah langsung berupa flip cover.

“Dengan tersedianya berbagai produk terbaru Huawei di sejumlah mitra e-commerce, kami harap ini dapat memberikan kesempatan yang lebih mudah bagi pasar Indonesia untuk mengakses produk kami dan menjadi konsumen setia Huawei,” lanjut Khing Seng.

Promo Huawei selama Harbolnas berlangsung mulai dari tanggal 12-14 Desember 2019 di sejumlah mitra e-commerce, antara lain di JD.ID, Shopee, Blibli, dan Lazada.

realme

Harbolnas kali ini, realme memiliki program 12.12 realme Carnival. Pada program tersebut produsen ini menawarkan diskon hingga 60% dan harga produk mulai dari Rp 1.749.000 untuk smartphone Quad Camera.

Mulai dari realme 5, smartphone quad camera yang menawarkan pembaruan lebih besar dari realme 3 akan datang dengan harga khusus Rp 1.749.000 (3+32GB) dan Rp 2.199.000 (4+128GB). Jika pelanggan menginginkan kamera resolusi besar yang disetel oleh ahlinya, 64MP Quad Camera Xpert realme XT yang disetel oleh National Geographic Photographer Aaron Huey tersedia dengan harga khusus Rp 3.499.000 (4+128GB) & Rp 4.199.000 (8+128GB).

Tidak ketinggalan Earphone nirkabel paling trendi dari realme, realme Buds Wireless sekarang tersedia dalam 3 pilihan warna (kuning, oranye dan hijau) dengan harga spesial Rp 399.000.

Jika pelanggan menginginkan versi Pro, realme 5 Pro juga tersedia di 12.12 realme Carnival dengan harga spesial Rp 3.499.000 (8+128GB). Pendatang baru dari realme 5 Series, realme 5s juga tersedia di 12.12 realme Carnival dengan harga Rp 2.699.000 (4+128GB).

Selama 12.12 realme Carnival, pelanggan bisa mendapatkan realme 5 (3+32GB & 4+128GB), realme 5 Pro (8+128GB), realme 5s (4+128GB), realme XT (4+128GB & 8+128GB) dan realme Buds Wireless di Shopee, Lazada, dan realme.com dengan harga khusus di setiap platformnya sementara realme X2 Pro hanya akan tersedia di Blibli.com dengan stok yang melimpah. (Icha)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

XL Serius Persiapkan Jaringan Untuk Natal dan Tahun Baru

0

Telko.id – Libur panjang Natal dan Tahun Baru sebentar lagi tiba. Tapi XL sudah mempersiapkan jaringannya jauh-jauh hari. Baik jaringan telekomunikasi maupun data.

Dalam masa liburan sepanjang kurang lebih dua pekan tersebut, persiapan jaringan meliputi antara lain peningkatan kapasitas hingga 2x dari hari normal, optimisasi di area-area tujuan wisata dan sepanjang jalur transportasi darat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga persiapan untuk melakukan rekayasa jaringan jika terjadi kepadatan trafik di suatu lokasi. Termasuk dalam persiapan ini adalah pengerahan sekitar 30 unit Mobile BTS (MBTS) di berbagai lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik.

“Persiapan khusus sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari. Kami sangat serius karena selain Lebaran, libur panjang akhir tahun dari mulai Natal hingga Tahun Baru adalah momen di mana trafik selalu mengalami peningkatan yang signifikan,” ungkap I Gede Darmayusa, Plt. Chief Technology Officer XL Axiata dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Telko.id.

Menurut Gede, tahun lalu, trafik data meningkat sekitar 30% dibandingkan hari-hari biasa. “Untuk liburan nanti, kami memprediksi akan terjadi kenaikan trafik sekitar 15% di layanan data, dengan layanan streaming video/musik, instant messenger, gim, dan media sosial akan mendominasi. Akses ke peta digital seperti Google Map dan Waze juga kemungkinan akan mengalami peningkatan,”ujar nya.

Gede menambahkan, persiapan jaringan lainnya adalah berupa pengaturan trafik internet ke arah upstream arah Malaysia dan Australia menjadi 1,5x dan menggunakan 2 exchange Singapura dan Australia.

Selanjutnya, tim XL Axiata juga telah mengidentifikasi sedikitnya 300 titik lokasi yang diperkirakan akan menjadi pusat mobilitas pemudik, seperti antara lain bandar udara, terminal, pelabuhan penyeberangan, stasiun kereta, hingga rest area di sepanjang jalan tol Jawa dan Sumatera. Selain itu juga lokasi tujuan wisata, pusat perbelanjaan, hingga tempat ibadah terutama Gereja terkait perayaan Natal.

Berdasarkan data trafik tahun-tahun sebelumnya, tim XL Axiata juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik. Kota-kota tersebut terutama yang berada di jalur utama mudik, seperti Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya dan Malang.

Selain itu juga Merak, Bandar Lampung, hingga Palembang di jalur Jawa ke Sumatera. Untuk itu, XL Axiata sudah menyiapkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik jika terjadi kepadatan di suatu area. Dengan demikian, lonjakan trafik di suatu lokasi tidak akan menyebabkan congestion yang bisa menurunkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Gede optimis kualitas layanan data selama liburan panjang nanti akan tetap prima dan pelanggan akan tetap mendapatkan kenyamanan sesuai dengan yang mereka butuhkan. Selain persiapan khusus dalam menyambut masa liburan ini, performa jaringan data juga akan terbantu oleh selesainya fiberisasi di ratusan kota di berbagai daerah, baik di sebagian besar Jawa dan luar Jawa.

“Kami juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi accident yang tidak terduga, seperti misalnya banjir, gempa bumi, dan sebagainya yang sifatnya bencana, yang berpotensi menyebabkan putusnya pasokan listrik ke BTS-BTS,” ujarnya.

Untuk itu, tim XL di lapangan akan standby 24 jam selama masa libur ini, selain juga ada tim yang terus memantau kondisi jaringan di seluruh wilayah layanan XL Axiata melalui pusat monitoring kualitas layanan XL Axiata –Customer Experience and Service Operation Center (CE&SOC) yang berada di kantor pusat di Jakarta.

Pada tahun lalu, libur panjang akhir tahun telah meningkatkan penggunaan layanan telekomunikasi dan data yang cukup signifikan. Antara 23 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, secara rata-rata terjadi kenaikan trafik sekitar 83% dibandingkan hari-hari normal.

Dari jenis layanan, kenaikan trafik tertinggi ada pada akses ke layanan Instant Messaging, yaitu meningkat lebih dari 500% dibandingkan hari-hari biasa.

Manajemen XL Axiata mencatat, antusiasme masyarakat dalam merayakan libur panjang sangat terlihat beberapa tahun terakhir. Bahkan hampir tak ada beda dengan saat libur Lebaran. Jalan-jalan di Ibukota Jakarta menjadi lengang, sementara itu jalan menuju luar kota menjadi padat.

Melalui sistem monitoring jaringan, bisa terlihat pula tingkat perpindahan pelanggan juga cukup tinggi. Trafik penggunaan layanan di banyak area di luar Jakarta meningkat signifikan, sebaliknya di Jakarta cenderung berkurang.

Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak 55,5 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 129.261 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 39.000 BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 410 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (Icha)

 

 

iPhone 11 Jadi Harapan Dongkrak Penggunaan eSIM Smartfren

0

Telko.id – Belum banyak masyarakat menggunakan embedded sim card (eSIM). Maklum saja, karena di Indonesia baru Smartfren yang punya simcard model baru ini. Kali ini, untuk mendongkrak penggunaan eSIM, Smartfren menawarkan bersamaan dengan diluncurkan iPhone terbaru yakni iPhone 11.

Deputy Chief Executive Officer Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, pun mengatakan kehadiran iPhone 11 diharapkan dapat mendongkrak pengguna eSIM di Indonesia.

“Saat ini pengguna eSIM Smartfren sekitar 5 ribuan, dengan iPhone 11 mudah-mudahan bisa bertambah hingga 50 ribuan,” tuturnya usai ditemui dari peluncuran layanan eSIM Smartfren untuk iPhone 11 di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Lebih lanjut Djoko menuturkan target itu bukan hanya untuk akhir tahun ini, mengingat 2019 akan segera berakhir. Untuk itu, target ini kemungkinan akan tercapai dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk tahun ini, Djoko juga mengatakan Smartfren memang tidak lagi menjual bundel dengan iPhone seperti tahun sebelumnya. Dia mengatakan bersama dengan iPhone 11, pihaknya memang ingin lebih mendorong pemakaian eSIM.

“Sekarang kami dorong eSIM karena hemat logistik. Jadi, kami sarankan masuk ke eSIM. Pelanggan juga memiliki pengalaman tersendiri dengan memakai eSIM ini,” tuturnya menjelaskan. Sementara untuk paket bundel sendiri, Djoko mengatakan, diserahkan pada rekan peritel.

Untuk informasi, Smartfren menawarkan layanan eSIM ini dengan harga Rp 180 ribu. Dengan banderol harga tersebut, pelanggan bisa menikmati kuota 90GB hingga gratis telepon ke seluruh nomor Smartfren, termasuk paket berlangganan Viu.

“Setelah paket eSIM ini habis, pelanggan dapat mengaktifkannya lagi atau memilih paket lain yang tersedia di Smartfren,” tutur Deputy CEO Smartfren Sukaca Purwakardjono. Berbekal eSIM pula, Sukaca mengatakan, pengguna iPhone dapat merasakan pengalaman memakai dua nomor, sebab seluruh iPhone di Indonesia hanya hadir dengan single slot SIM.

Untuk diketahui, teknologi eSIM (embedded SIM card) memang memungkinkan pengguna iPhone untuk memakai dua nomor sekaligus, sebab selain menyediakan satu slot SIM fisik, tersedia pula chip SIM yang sudah ditanam dan dapat diaktifkan dengan menghubungi operator.

Beberapa merek smartphone yang mendukung teknologi eSIM antara lain: iPhone XR, XS, XS Max, 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max; Google Pixel 2, 3, 3A, dan 4; Samsung Galaxy Fold dan Motorola Razr.

Paket eSIM Smartfren

“Kartu ini sangat milenial sekali karena sangat mudah untuk mengaktifkannya,” ujar Sukaca Purwakardjono CEO Deputy Mobility Smartfren di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dengan harga Rp180.000, berikut ini benefit yang akan pengguna dapatkan:

  • Paket data dengan kuota 90GB dan masa aktif setahun.
  • Gratis nelpon ke semua operator selama 30 menit.
  • Akses Viu gratis selama 3 bulan.
  • Gratis nelpon ke sesama Smartfren untuk seumur hidup.

 

(Icha)

LinkAja Turun Ke Desa Dukung Gerakan Nasional Non Tunai

0

Telko.id – Perkembangan uang elektronik hingga saat ini belum merata di Indonesia, dengan pola adopsi yang masih didominasi oleh masyarakat yang tinggal di kota-kota besar dan memiliki akun perbankan. Itu sebabnya, LinkAja turun ke desa untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai. Targetnya agar mencapai masyarakat yang belum memiliki akses perbankan (unbanked) di seluruh Indonesia (tidak hanya di kota besar).

Menyadari tantangan ini, LinkAja sebagai uang elektronik nasional turut berkontribusi pada Proyek Percepatan Keuangan Inklusif yang diprakarsai oleh Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), dengan dukungan Bank Dunia dan pemerintah Swiss melalui State Secretariat for Economic Affairs (SECO), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Barat.

Inisiatif yang menjadi proyek percontohan ini diwujudkan dengan menciptakan ekosistem pembayaran nontunai di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakaan Kabupaten Cirebon, dan Desa Tanjung Batu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang berlangsung pada tanggal 12 dan 29 November 2019 lalu.

Demi mendukung akselerasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, LinkAja turut berpartisipasi dalam sosialisasi dan implementasi penggunaan uang elektronik bagi warga desa, baik berupa pengenalan digitalisasi transaksi hingga praktek penggunaan aplikasi bagi para pemilik usaha (rumah makan, warung kelontong, penginapan) dan penduduk desa dengan ragam mata pencaharian, seperti  petani garam, nelayan,  hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarga masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, LinkAja menghadirkan experience booth yang memungkinkan para warga desa untuk merasakan pengalaman bertransaksi secara elektronik, dimulai dari bantuan  pengunduhan aplikasi, petunjuk cara penggunaan dalam bertransaksi, hingga bantuan pengisian saldo. Berbagai permainan interaktif pun dihadirkan sebagai bagian dari edukasi dan sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari November 2019 hingga awal tahun 2020, untuk membantu para warga desa dalam menggunakan akun LinkAja secara mudah, nyaman, dan praktis.

“Kami mendukung penuh inisiatif dari Sekretariat DNKI, dibawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan dengan bantuan Bank Dunia, untuk secara proaktif memperluas ekosistem pembayaran nontunai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap Haryati Lawidjaja, Direktur Operasi LinkAja dalam pernyataan tertulisnya yang sampai ke redaksi Telko.id.

Kehadiran LinkAja pada lingkungan Desa Pegagan Kidul dan Desa Tanjung Batu, yang umumnya masih termasuk golongan unbanked, dapat memiliki akses untuk memenuhi kebutuhan esensial sehari-hari secara elektronik, mulai dari pembayaran berbagai jenis tagihan, pembelian pulsa dan paket data, transfer dana ke sesama pengguna, penarikan tunai tanpa kartu, bertransaksi di berbagai merchant di lingkungan terdekat secara aman dan mudah, hingga memanfaatkan fitur remitansi yang dapat digunakan oleh para PMI.

“Mereka juga bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendapatan tambahan dengan melakukan kemitraan bersama agen Layanan Keuangan Digital (LKD) yang telah bekerja sama dengan kami, untuk dapat menyediakan jasa pembayaran berbagai tagihan. Setelah mendapatkan akses layanan keuangan yang serupa dengan masyarakat perkotaan yang sudah masuk dalam golongan banked, besar harapan kami agar kesejahteraan mereka dapat meningkat dengan signifikan,” ujar Haryati menambahkan.

Proyek percontohan yang dihadiri oleh Head of Project Management Office pada Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Djauhari Sitorus di Cirebon, dan  Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Gede Edy Prasetya di Berau  ini merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk mendorong lebih banyak lagi masyarakat yang memiliki dan menggunakan produk dan layanan keuangan formal agar dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ditambahkan oleh Haryati, “Selaras dengan visi kami dalam memberikan layanan keuangan digital yang efisien seluas-luasnya kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama populasi unbanked dan underbanked. Ke depannya kami berencana agar seluruh transaksi ini dapat digunakan sebagai dasar penilaian kelayakan kredit untuk mengakses berbagai produk keuangan mikro.” (Icha)

Telkomsel Bawa Pengalaman Uji Coba Teknologi 5G di The NextDev Summit 2019

0

Telko.id – The NextDev Summit 2019 merupakan ajang berkumpulkan para stake holder ekosistem digital yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Telkomsel. Pada ajang ini, bukan saja yang banyak pertemuan yang mampu menggairahkan para startup Indonesia. tetapi juga sekaligus, ajang pamer teknologi 5G oleh Telkomsel.

Pengalaman uji coba teknologi 5G di The NextDev Summit ini menggunakan frekuensi 28 GHz sesuai ijin uji coba yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI).

Uji coba teknologi 5G ini dihadirkan dengan berkolaborasi bersama Huawei sebagai salah satu mitra strategis Telkomsel yang telah berpengalaman sebagai penyedia perangkat dan teknologi jaringan, Telkomsel menghadirkan berbagai use-case 5G yang terdiri dari 5G Artificial Intelligent (AI)-based Smart City with Intelligent Operation Center, 5G Cloud Virtual Reality (VR) and Gaming Industry, 5G Smart Airport Ground Handling, 5G Smart Education, 5G Safe City, 5G Smart Agriculture, dan 5G Smart Finance. Melalui use-case 5G tersebut, Telkomsel memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk melihat dan mencoba secara langsung sejumlah penerapan 5G di industri maupun sebagai penunjang pada kehidupan digital di masa depan.

“Indonesia diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara pada 2020 dan di Asia pada 2025, dengan ekonomi digital menjadi salah satu kontributor terbesar atas pencapaian tersebut,” ungkap Heri Supriadi, Acting CEO Telkomsel saat pembukaan. 

Maka dari itu, The NextDev Summit diharapkan dapat mendorong Telkomsel melalui The NextDev untuk bisa menjadi akselerator ekosistem startup digital terbesar di Indonesia agar mampu semakin maksimal dalam menghadirkan dampak sosial positif dari ekosistem digital yang merata dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh negeri.

Sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR) Telkomsel pada pilar Masyarakat Digital, The NextDev secara konsisten membantu memecahkan masalah sosial yang dihadapi masyarakat dengan memberdayakan wirausahawan muda dalam membangun solusi kreatif berbasis teknologi.

Sejak digelar pada 2015, ribuan aplikasi telah dihasilkan oleh startup-startup yang telah mengikuti program pelatihan The NextDev. Inisiatif ini pun terus memperluas rangkaian acaranya agar dapat mengakselerasikan terciptanya ekosistem digital secara keseluruhan dan berkelanjutan di Indonesia, seperti The NextDev Talent Scouting, The NextDev Academy, Telkomsel On The Mission, The NextDev Hub, dan The NextDev Summit.

Bersamaan dalam acara The NextDev Summit, Telkomsel meluncurkan The NextDev Hub, yaitu sebuah tempat untuk mewadahi kolaborasi dan konektivitas bagi startup digital dari berbagai tingkatan pertumbuhan bisnis sebagai inisiatif terbaru Telkomsel untuk mendorong akselerasi industri kreatif digital Indonesia di masa depan.

The NextDev Hub akan menjadi titik referensi dan rujukan utama berbagai pihak yang ingin berkolaborasi dengan para startup digital Indonesia, baik BUMN, institusi komersial, atau investor, dari Indonesia maupun dunia internasional. The NextDev Hub yang berlokasi di BSD City dirancang untuk berperan sebagai center of excellence yang menjadi penghubung industri kreatif digital Indonesia dengan pusat inovasi digital utama di seluruh dunia. (Icha)