spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 975

Telkomsel Giat Uji Coba 5G Demi Jadi Yang Pertama

0

Telko.id – Usai uji coba teknologi 5G dalam gelaran Asian Games 2018. Telkomsel kembali sukses melakukan uji coba dan demonstrasi teknologi 5G di Batam pada akhir November 2019 lalu.

Hal ini juga menegaskan kesiapan Telkomsel untuk menggelar layanan 5G di Indonesia bagi segmen industri.

“Pada prinsipnya, Telkomsel sudah siap. Tetapi memang kami masih menunggu kepastian dari stakeholders untuk implementasi 5G di Indonesia secara komersial. Tidak hanya kepastian regulasi, tetapi juga ekosistem yang mendukung. Tentunya ini sangat dinamis dan kami akan terus memantaunya,” kata General Manager Network Strategic Roadmap Telkomsel, Christian Guna Gustiana, di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Dalam uji coba teknologi 5G di Batam, Telkomsel bekerja sama dengan Ericsson menghadirkan sejumlah use-case, antara lain Smart Air Patrol, Smart Surveillance, Immersive Collaboration, Future City Planning, 5G Call, Immersive Entertainment, Seamless Gaming, dan Industry 4.0 Enabler. Melalui use-case tersebut, Telkomsel memberikan kesempatan bagi para pelaku industri untuk melihat dan mencoba secara langsung sejumlah penerapan 5G yang mampu menunjang operasional perusahaan.

Untuk use-case Smart Air Patrol, Christian menjelaskan pemanfaatan droneberteknologi jaringan 5G dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi industri. Dengan menggunakan jaringan 5G, drone dapat dioperasikan dari jarak jauh dan dapat dimonitor secara langsung dengan video berkualitas HD serta Al untuk melacak objek. Untuk industri minyak dan gas, droneberteknologi 5G ini dapat memantau saluran pipa sepanjang 240 km dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan menggunakan helikopter.

Dalam use-case Smart Surveillance (Pengawas Pintar), melalui jaringan 5G dengan pengiriman visual serta data berlatensi rendah, memungkinkan live-streaming secara HD, serta mempermudah integrasi antara HD video streaming dengan kecerdasan buatan. Kombinasi dari keduanya dapat mempercepat proses pemindaian obyek seperti plat nomor atau pengenalan wajah yang secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi pengguna dalam melakukan pengawasan.

Sistem Pengawas Pintar ini dapat diimplementasikan ke dalam konsep smart-city, di mana pemerintah atau penegak hukum dapat dengan mudah memantau tempat-tempat tertentu seperti lalu lintas, pintu air, tempat parkir, dan lain-lain.

Teknologi 5G juga dapat menjadi Industry 4.0 Enabler. Menurut Christian, teknologi 5G membuka peluang baru untuk sektor industri di Indonesia dengan kemampuan throughput yang tinggi serta koneksi ber-latencyrendah, memungkinkan adanya konektivitas antar perangkat, mesin, sensor, kendaraan serta objek-objek lainnya melalui teknologi wireless.

Dalam industri manufaktur, implementasinya dapat meningkatkan efisiensi dengan menghubungkan berbagai perangkat melalui teknologi wireless, untuk mempercepat proses produksi, quality control, dan manajemen warehouse. Pada sektor pertanian juga dapat mempermudah proses pemupukan, pengawasan lahan, serta pengawasan pertumbuhan tanaman dengan menggunakan smart air patrol berbasis teknologi 5G.

“Dalam uji coba ini, Telkomsel juga berhasil melakukan panggilan telepon seluler menggunakan fitur video call berbasis aplikasi pertama di Indoensia dengan menggunakan jaringan 5G, yang didukung perangkat smartphone5G dari Oppo,” ujar Christian.

Dikatakan Acting CEO Telkomsel, Heri Supriadi, uji coba Telkomsel 5G ini merupakan wujud keseriusan transformasi Telkomsel menjadi digital telco company yang terus bergerak maju dalam mengakselerasikan negeri, dengan menghadirkan teknologi terkini yang dapat mendorong perwujudan ekosistem Industry 4.0.

“Teknologi seluler generasi ke lima ini diyakini akan menjadi faktor yang penting di era revolusi Industry 4.0, karena pemanfaatannya secara nyata akan meningkatkan produktivitas serta efisiensi operasional segmen industri, sekaligus memperkuat daya saing bangsa,” kata Heri.

Ke depannya, Telkomsel juga akan melanjutkan rangkaian uji coba jaringan 5G di berbagai kota di Indonesia melalui implementasi lintas sektor, guna memastikan pemanfaatan teknologi 5G dapat mengakselerasikan ekosistem digital di Indonesia. (Icha)

 

 

2020 : MaxStream Akan Terus Perbanyak Serial Orisinal

0

Telko.id – Serial Orisinal memang menjadi sebuah kekuatan dari layanan video streaming. Itu sebabnya, Telkomsel melalui MaxStream akan terus berbanyak memproduksi serial orisinal di tahun 2020 mendatang.

“Strategi 2020 sama, kita akan produksi film. Tahun ini ada tujuh video orisinal, tahun depan bisa lebih dari tahun ini, bahkan bisa dua kali lipat mungkin,” ujar Luthfi Wibisono, General Manager Video Telkomsel, usai peluncuran serial “Isyarat” di kantor Telkomsel, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Tahun ini, MAXStream sudah meluncurkan serial dari berbagai genre, mulai dari live action dari komik “Journal of Terror: Afterlife,” horor berjudul “Nawangsih” hingga serial interaktif “Cinta Kamu: Jangan Minta Jatuh Cinta.”

Judul terakhir diklaim sebagai film interaktif pertama di Indonesia. Menurut Luthfi, serial tersebut mendapat respons yang baik, sehingga Telkomsel berniat untuk menghadirkan genre serupa di MAXStream tahun depan.

Soal pembiayaan, Luthfi menjelaskan serial pada MAXStream melalui berbagai model, termasuk pembiayaan mandiri hingga kerjasama yang memiliki nilai berbeda-beda.

Meski begitu, Luthfi mengatakan Telkomsel belum berencana untuk membuat rumah produksi sendiri untuk membuat serial orisinal.

“Belum ke arah sana, tapi belum tahu nanti tahun 2020 atau 2021,” ujar dia.

Kehadiran serial orisinil MAXStream diharap dapat menjaga loyalitas pelanggan. Sebab, Luthfi mengatakan layanan video streaming tersebut tidak berfokus pada pendapatan.

“Karena kita gratiskan, jadi kita berharap dengan adanya MAXStream, pelanggan Telkomsel makin engage sama kita, tidak mudah turn,” kata Luthfi.

Meski penayangan serial orisinal tidak dipungut biaya, MAXStream, yang merupakan martketplace layanan video streaming memungut biaya bagi pengguna yang ingin menonton konten video dari Over The Top (OTT).

“MAXStream itu platform marketplace jadi di dalamnya bisa banyak OTT, kalau orisinal kita, kita gratiskan beberapa film, di dalam kita ada HOOQ, Viu, Vidio.com, ada yang terakhir HBO Go itu berbayar,” ujar Luthfi.

Sebagai marketplace layanan video streaming, Luthfi menambahkan, MAXStream berencana untuk menggandeng lebih banyak OTT.

Hingga saat ini, aplikasi MAXstream telah diunduh lebih dari 20 juta kali baik melalui Google Play Store maupun App Store. Hal tersebut turut mengantarkan MAXstream dalam membukukan lebih dari 300 juta menit waktu menonton serta menggaet lebih dari 2,4 juta pengguna aktif bulanan.

Di dalam aplikasinya, MAXstream memiliki 60 saluran televisi, baik lokal maupun internasional, 13 video partner, dan lebih dari 10.000 koleksi video, meliputi film dan video. Baru-baru ini, Telkomsel menghadirkan HBO Go di dalam ekosistem MAXstream sebagai perwujudan komitmen untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri dengan memenuhi berbagai kebutuhan di dalam gaya hidup digital masyarakat di seluruh Indonesia. (Icha)

Isyarat, Kisah Nyata Stafsus Presiden yang Tunarungu

0

Telko.id – Kisah nyata memang dapat memberikan inspirasi bagi penontonya. Banyak nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. Ini yang ingin disebarluaskan oleh MAXstream, layanan video streaming Telkomsel dengan membuat serial orisinal ‘Isyarat’.

Perjuangan Angkie Yudistia, seorang tunarungu yang menjadi menginisiasi berdirinya Thisable Enterprise, perusahaan penyedia sumber daya manusia (SDM) disabilitas profesional yang kini menjabat sebagai staf khusus kepresidenan lah yang menjadi latar belakang film ini.

Bagi Telkomsel, melalui layanan video streaming, MAXstream selalu ingin menampilkan konten yang menghibur, serta memberikan nilai tambah sebagai bagian dari upaya kami dalam mengakselerasikan gaya hidup digital bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Nilai tambah tersebut kini kami wujudkan melalui serial orisinal yang mampu memberikan inspirasi bagi yang menontonnya,” ungkap Rachel Goh, Direktur Marketing Telkomsel saat peluncuran serial orisinal Isyarat menjelaskan.

Kisah kegigihan Angkie dalam menghadapi berbagai tantangan hingga berhasil berada di posisinya saat ini sangat luar biasa, sehingga perjalanannya yang terekam dalam serial Isyarat diharapkan mampu mewakili suara seluruh teman-teman berkebutuhan khusus yang tengah berjuang dalam meraih impiannya di masa depan.

Isyarat disutradarai oleh Bobby Prasetyo dan merupakan produksi dari production house PT Sinemata Indonesia Pratama. Sedangkan para aktor dan aktris yang beradu akting di serial ini di antaranya adalah Tissa Biani, Dominique Sandra, Rizky Nazar, dan Yati Octavia. Isyarat yang mulai tayang hari ini terdiri dari delapan episode tersebut, dengan durasi masing-masing episode adalah 20 menit.

Kehadiran serial tersebut semakin memperkaya konten yang dimiliki oleh MAXstream Original. Selain Isyarat, di tahun ini MAXstream juga telah merilis serial Cerita Kamu: Jangan Minta Jatuh Cinta sebagai serial interaktif pertama di Indonesia.

Selain itu, masih ada Journal of Terror: Afterlife yang merupakan versi live action dari komik dengan judul sama karya Sweta Kartika serta Cerita Dokter Cinta yang dibintangi oleh Deva Mahenra dan Prilly Latuconsina, serial dengan genre horor berjudul Nawangsih, dan Stand up Battle Indonesia.

“Sebagai layanan video streaming, MAXstream senantiasa konsisten dalam menghadirkan beragam konten orisinal berkualitas dengan berbagai genre yang merupakan bagian upaya kami dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan minat pelanggan.

Kami berharap, Isyarat dapat menjadi serial yang akan memperkaya tontonan yang dihadirkan di dalam MAXstream, sekaligus dapat menginspirasi masyarakat dengan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya,” tutup Rachel.

Hingga saat ini, aplikasi MAXstream telah diunduh lebih dari 20 juta kali baik melalui Google Play Store maupun App Store. Hal tersebut turut mengantarkan MAXstream dalam membukukan lebih dari 300 juta menit waktu menonton serta menggaet lebih dari 2,4 juta pengguna aktif bulanan.

Di dalam aplikasinya, MAXstream memiliki 60 saluran televisi, baik lokal maupun internasional, 13 video partner, dan lebih dari 10.000 koleksi video, meliputi film dan video. Baru-baru ini, Telkomsel menghadirkan HBO Go di dalam ekosistem MAXstream sebagai perwujudan komitmen untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri dengan memenuhi berbagai kebutuhan di dalam gaya hidup digital masyarakat di seluruh Indonesia. (Icha)

Tak Biasa, Begini Cara Kelas Pintar Dukung Kreativitas Siswa

Telko.id, Jakarta – Extramarks Education Indonesia mengaj kembali menunjukkan dukungannya pada dunia pendidikan tanah air. Kali ini, pemilik platform Kelas Pintar memberi apresiasi pada siswa dari SMA dan SMK yang membuat film pendek tentang konsep pendidikan yang diajarkan oleh Ki Hadjar Dewantara. Dalam bentuk apa? Nonton bareng alias Nobar.

Setidaknya, lebih dari 500 siswa SMA dan SMK se-Jakarta akan menjadi bagian dari acara nonton bareng ini, yang merupakan program kerjasama Kelas Pintar, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Yayasan Karakter Pancasila/Pusat Kajian Pendidikan – Budaya Dewantara dan Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Founder Kelas Pintar dan Country Manager PT. Extramarks Education Indonesia, Fernando Uffie, menyebut film pendek trilogi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara ini tidak hanya inspiratif dari sisi konten, tapi juga bisa menginspirasi melalui proses kreatif di belakangnya.

“Kami berharap, kreatifitas ini bisa menular ke lebih banyak siswa. Inilah alasan Kelas Pintar mendukung acara ini,” katanya.

Ada dua film pendek trilogi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang akan diputar dalam acara nonton bareng tersebut. Pertama berjudul Maprah yang ditulis oleh Jihad Bangsawan, Adhika A.K., Labib Maulana, dan Salsabila K.P. dari SMA 28 dan SMK 48 Jakarta. Kedua, yang berjudul Manifestasi Arti, karya Nurul Azizah, Sonia Renata, Banedicta Vina Ursula, dan Dominique Amadea Vanessa, dari SMKN 51 dan SMA Santa Ursula Jakarta.

Lewat dua film pendek yang dihasilkan oleh para siswa sekolah menengah atas ini, Kelas Pintar percaya bahwa potensi siswa dapat digali, bukan hanya di kelas atau sekolah saja, tetapi juga di lingkungan siswa berada.

“Transfer ilmu pendidikan tidak hanya harus fokus pada materi akademis saja, tetapi juga perlu mendorong, membuka pola pikir, wawasan dan paradigm berfikir siswa seluas-luasnya. Hal ini dapat dilakukan melalui melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler,” tambah Uffie.

Dengan demikian, Uffie menyakini, prestasi akademik siswa juga akan terdorong naik karena adanya stimulus dari kegiatan positif tersebut yang akan terbawa juga dalam kegiatan belajar siswa, memberikan semangat belajar siswa baik di kelas, sekolah maupun di luar sekolah.

Apalagi, dengan adanya teknologi, siswa dapat belajar di mana saja dan kapan saja karena dapat mengakses materi pelajaran melalui laptop dan tablet. Seperti solusi Kelas Pintar yang memadukan teknologi dan metode pembelajaran yang teruji. Tidak hanya lengkap secara materi dan cara penyajian (visual, audio, kinesthetic), ini juga tercatat dan dapat dimonitor secara real-time. Bahkan solusi Kelas Pintar sudah tersedia dalam versi aplikasi berbasis Android dan iOS.

 

Tips Bijak Mengelola Cicilan Lewat Fintech Agar Hidup Tenang

0

Telko.id – Saat ini banyak jalan untuk bisa melakukan pinjaman. Baik masyarakat yang sudah mengenal bank maupun yang belum mengenal bank atau sering disebut dengan unbanked yaitu golongan masyarakat yang tidak memiliki akun bank. Hal ini dikarenakan banyak bermunculan financial technology yang memfasilitasi berbagai pinjaman dan menjadi solusi saat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Bagaimana tidak, dari sekitar 26% atau 47 juta jiwa dari total populasi penduduk dewasa di Indonesia yang telah memiliki rekening bank saja masih menghadapi keterbatasan akses ke layanan keuangan konvensional di ranah pembiayaan konsumen seperti kartu kredit dan KTA karena berbagai alasan, salah satunya riwayat kredit yang terbatas. Apalagi bagi masyakarat yang underbanked di Indonesia yang populasinya terbesar di Asia Tenggara.

“Penerimaan masyarakat terhadap industri fintech bisa dikatakan luar biasa. Kredivo sendiri sudah menilai kelayakan kredit lebih dari 3 juta pengguna dan menyalurkan hampir 30 juta pinjaman sampai tahun ini,” ungkapLily Suriani, General Manager Kredivo menjelaskan.

Bahkan, dia menyebutkan bahwa keamanan layanan menjadi kunci utama untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap industri ini. Di sisi lain, edukasi terhadap masyarakat underbanked menjadi prioritas yang tidak kalah penting guna memastikan pengguna dapat kritis dalam memilih produk dan layanan dari perusahaan yang kredibel selain juga bijak dalam mengelola pinjaman.

Sayang, dikarenakan masih banyak masyarakat yang minim pengetahuan terkait pinjaman ini juga membuat banyak yang terjerat hutang dan menjadi tidak nyaman kehidupannya. Lalu, bagaimana mengelola cicilan tetapi hidup tenang? Berikut Lily membagikan tips nya sebagai langkah edukasi Kredivo terhadap masyarakat Indonesia.

Pastikan Aplikasi Digital Lending Berizin Resmi Dari OJK

Sebelum melakukan pinjaman, pastikan terlebih dahulu bahwa aplikasi digital lending atau fintech yang akan Anda gunakan sudah terdaftar dan memiliki izin resmi dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Caranya, cek ke https://www.ojk.go.idlalu masuk kebagian Perusahaan Fintech terdaftar dan berizin di OJK.

Pastikan Anda Paham Istilah Financial Terkait Pinjaman

Seringkali pengguna hanya fokus dengan jumlah uang yang ingin dipinjam tanpa kritis menganalisis total uang yang harus dikembalikan. Nah, bijaklah dalam melakukan riset awal. Pastikan Anda menghitung besaran bunga yang dikenakan oleh aplikasi digital lending yang Anda gunakan. Jika kemudian Anda ingin menggunakan hutang tersebut untuk kebutuhan produktif, maka Anda bisa tahu apakah hutang tersebut menguntungkan atau tidak jika diambil dalam tenor atau waktu yang Anda pilih.

Maksimal Hutang 30% Dari Total Pendapatan Bulanan

Idealnya, hutang seseorang tidak lebih dari 30% pendapatan tiap bulannya. Namun jika kamu juga ingin menyiapkan dana lebih untuk pos-pos lain, tidak ada salahnya untuk menentukan standar pribadi yang lebih rendah dari persentase yang dianjurkan tersebut. Ingat, Anda harus disiplin untuk mencapai tujuan keuangan yang diimpikan.

Ingin Punya Beberapa Cicilan? Boleh tapi….

Sebaiknya selesaikan dulu tanggungan tersebut setidaknya sampai angsurannya berjalan setengah dari masa tenor yang ditentukan. Sehingga jika ada kebutuhan mendadak di kemudian hari, Anda tidak akan berat untuk mengelola seluruh cicilan tersebut.

Pikir matang-matang tujuan pinjaman

Meski proses pengajuannya mudah dan cepat, pinjaman online harus digunakan dengan bijak, sesuai kebutuhan terutama yang sangat mendesak. Kalaupun Anda ingin menggunakan untuk membeli produk konsumtif, pikirkan dulu dengan matang-matang apakah memang dibutuhkan atau hanya keinginan impulsif semata. (Icha)

Nokia C1 Sasar Entry Level Dengan Dukungan Android Go!

0

Telko.id – Nokia C1 kali pertama diperkenalkan pada 2019, December 11. Perangkat bermesin ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 Pie (Go edition) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 1 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia C1. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 1 Plus).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Red) dan memiliki body berdimensi 147.6 x 71.4 x 8.7 mm (5.81 x 2.81 x 0.34 in) dengan berat 155 g (5.47 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia C1

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia C1 :

  • 5 MP, f/2.4, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur LED flash dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p@30fps.

Spesifikasi Nokia C1

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.3 GHz . Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 2500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.45″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 480×960 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia C1 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia C1 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands
Speed HSPA 21.1/5.76 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, December 11
Status Available. Released 2020, December 11
BODY
Dimensions 147.6 x 71.4 x 8.7 mm (5.81 x 2.81 x 0.34 in)
Weight 155 g (5.47 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black, Red
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.45 inches, 76.7 cm2 (~72.7% screen-to-body ratio)
Resolution 480 x 960 pixels, 18:9 ratio (~197 ppi density)
Protection Yes
PLATFORM
OS Android 9.0 Pie (Go edition)
Chipset
CPU Quad-core 1.3 GHz
GPU
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 1 GB
Internal 16GB 1GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.4, AF
Features LED flash
Video 720p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP
Features LED flash
Video 720p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Ion
Size 2500 mAh
Removable Li-Ion 2500 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Nokia 2.3 Mengusung Dual Camera 13 MP dan Android 9.0

0

Telko.id – Nokia 2.3 kali pertama diperkenalkan pada 2019, December 05. Perangkat bermesin MT6761 Helio A22 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 2.3. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 2.2).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Cyan Green, Sand, Charcoal) dan memiliki body berdimensi 157.7 x 75.4 x 8.7 mm (6.21 x 2.97 x 0.34 in) dengan berat 183 g (6.46 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 2.3

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 2.3 :

  • 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, AF
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.4 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Nokia 2.3

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6761 Helio A22 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.2″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1520 pixels dan telah dilengkapi dengan Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 2.3 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 2.3 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100 – Global
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 – Global
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, December 05
Status Available. Released 2019, December 19
BODY
Dimensions 157.7 x 75.4 x 8.7 mm (6.21 x 2.97 x 0.34 in)
Weight 183 g (6.46 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Cyan Green, Sand, Charcoal
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.2 inches, 95.9 cm2 (~80.7% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1520 pixels, 19:9 ratio (~271 ppi density)
Protection
Always-on display
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One
Chipset Mediatek MT6761 Helio A22 (12 nm)
CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU PowerVR GE8320
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 2 GB
Internal 32GB 2GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, AF
2 MP, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.4
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Belanja Iklan Shopee dan Blibli di TV Bersaing Ketat!

0

Telko.id – Untuk menarik perhatian dan dapat meningkatkan jumlah transaksi, banyak platform eCommerce melakukan promosi melalui TV. Berdasarkan pengamatan dari Sigi Kaca Pariwara, Shopee dan Blibli Bersaing Ketat pada periode januari sampai November 2019. Seberapa besar yang dibelanjakan ke dua platform eCommerce tersebut?

Periode Januari – November 2019, Shopee bersaing ketat dengan Blibli dalam promosi iklan sektor e-commerce di televisi. Shopee berbelanja iklan televisi dengan total nilai Rp. 825,62 miliar menjadi urutan teratas dalam belanja iklan.

Posisi kedua, Blibli.com dengan jumlah belanja iklan mencapai Rp. 500 miliar. Untuk tema iklan, Shopee mengusung sejumlah tema seperti: Shopee X Gfriend, Shopee 11.11 Big Sale, Shopee 12.12 Birthday Sale, dan Shopee Liga 1 2019. Sedangkan, beberapa tema iklan Blibli di antaranya: Blibli Seru Ga Habis Habis, Blibli Hysteria Syok 11:11, Blibli 24 Jam Buat Kamu, dan Blibli Indonesia Open 2019.

Selain kedua nama tersebut, pada posisi ke-3 ada Traveloka dengan total belanja iklan Rp. 472,37 miliar. Posisi ke-4 adalah Misteraladin.com dengan total belanja iklan Rp. 429,63 miliar. Tempat ke-5 ditempati Tokopedia dengan jumlah belanja iklan Rp. 336,08 miliar.Secara keseluruhan industri e-commerce, periode Januari-November 2019, belanja iklan televisi sektor e-commerce tercatat mencapai Rp. 4,44 triliun. Angka ini ternyata turun sedikit 3,90% dibandingkan (year on year) periode sama 2018 yang mencapai Rp. 4,62 triliun. Dari sisi jumlah iklan televisi, periode tahun ini tercatat sebanyak 126.607 iklan atau turun 10,80% dibandingkan dengan periode Januari – November 2018.

Apabila membandingkan dengan belanja Iklan televisi industri ritel, periode Januari-November 2019 belanja iklan ritel tercatat mencapai Rp. 343,66 miliar. Angka ini merupakan penurunan tajam 33,59% dibandingkan periode sama 2018 yang tercatat Rp 517,50 miliar. Secara jumlah iklan, periode tahun ini tercatat 11.094 iklan atau turun 30,68% dari periode sama 2018 yang tercatat 16.004 iklan. (Icha)

 

 

Ancaman Finansial 2020: Fintech, Mobile Banking dan E-commerce

0

Telko.id  – Financial technology (Fintech), Mobile Banking dan eCommerce tahun 2020 harus lebih waspada lagi. Pasalnya, Kaspersky melihat bahwa pada tahun 2020 ketiga industri tersebut menjadi sasaran para penjahat siber. Pediksi tersebut diambil berdasarkan perkembangan lansekap ancaman di sektor keuangan atau finansial yang selalu dipantau oleh lembaga ini.

Tahun depan, para pelaku kejahatan siber yang bermotif finansial kemungkinan mulai menargetkan aplikasi investasi, sistem pemrosesan data keuangan online, dan mata uang kripto yang akan datang, bersama dengan menyediakan akses berbayar ke infrastruktur bank dan mengembangkan perpanjangan malware mobile banking baru berdasarkan kode sumber yang bocor.

Hal ini perlu diwaspadai karena ancaman siber finansial dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya, karena dampaknya biasanya mengakibatkan kerugian finansial langsung bagi para korban. Tahun 2019 telah menunjukkan beberapa perkembangan signifikan dalam industri dan juga bagaimana pelaku kejahatan siber finansial beroperasi. Peristiwa-peristiwa ini membuat para peneliti Kaspersky mengungkapkan beberapa prediksi penting mengenai potensi perkembangan lansekap ancaman finansial di tahun 2020.

Apa saja yang menjadi ancaman?

Fintech under attack– Aplikasi investasi seluler telah menjadi lebih populer di kalangan pengguna di seluruh dunia. Tren ini akan selalu dipantau oleh para aktor ancaman pada tahun 2020. Tidak semua aplikasi tersebut menggunakan praktik keamanan terbaik, seperti otentikasi multi-faktor atau perlindungan koneksi aplikasi, yang memungkinkan para pelaku kejahatan siber menemukan cara potensial untuk menargetkan pengguna aplikasi semacam itu.

Trojan mobile banking baru– Penelitian dan pemantauan Kaspersky terhadap forum underground menunjukkan bahwa kode sumber dari beberapa Trojan perbankan seluler populer telah bocor ke domain publik. Kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya tentang kebocoran kode sumber malware (mis. Zeus, SpyEye) menghasilkan peningkatan variasi baru pada Trojan ini. Di tahun 2020, pola ini mungkin dapat terulang.

Akses berbayar ke infrastruktur perbankan dan serangan ransomware terhadap bank– Pada tahun 2020, para ahli Kaspersky memprediksi peningkatan aktivitas kelompok-kelompok yang berspesialisasi dalam penjualan jaringan akses dari kriminal ke kriminal ke bank-bank di kawasan Afrika dan Asia, serta di Eropa Timur. Target utama mereka adalah bank kecil, serta organisasi keuangan yang baru-baru ini dibeli oleh pemain besar, dan membangun kembali sistem keamanan siber mereka sesuai dengan standar perusahaan induknya.

Selain itu terdapat kemungkinan bahwa bank yang sama dapat menjadi korban serangan ransomware yang ditargetkan, karena bank merupakan salah satu organisasi dengan kecenderungan akan melakukan pembayaran tebusan dibandingkan harus menerima kehilangan data.

Magecarting 3.0– lebih banyak kelompok pelaku kejahatan dunia siber akan menargetkan sistem pemrosesan pembayaran online. Selama beberapa tahun terakhir, apa yang disebut JS-skimming (metode mencuri data kartu pembayaran dari toko online) telah mendapatkan popularitas luar biasa di kalangan pelaku kejahatan siber.

Saat ini, para peneliti Kaspersky menyadari setidaknya terdapat 10 aktor berbeda yang terlibat dalam jenis serangan ini. Para ahli juga percaya bahwa jumlah mereka akan terus bertambah selama tahun mendatang. Kemungkinan serangan paling berbahaya dapat terjadi pada perusahaan yang menjadikan e-commerce sebagai layanan, dan dapat membahayakan ribuan perusahaan lainnya.

“Tahun ini telah menjadi salah satu dari banyak perkembangan canggih. Seperti yang kami prediksi pada akhir 2018, kita dapat melihat kemunculan kelompok cybercriminal baru, seperti CopyPaste, serangan geografi baru oleh kelompok Silence, para pelaku kejahatan siber mengalihkan fokus mereka ke data yang dapat membantu menembus jalan pintas sistem anti-penipuan dalam serangannya. Data prilaku dan biometrik pun kini sedang dijual di pasar bawah tanah (underground),” ungkap Yuriy Namestnikov, seorang peneliti keamanan di Kaspersky.

Yuriy juga menyebutkan bahwa dia perkirakan serangan basis JS-skimmer akan meningkat dan mereka benar-benar aktif. Dengan tahun 2020 akan kita hadapi beberapa saat lagi, kami merekomendasikan tim keamanan di wilayah yang berpotensi terkena dampak industri keuangan untuk bersiap menghadapi tantangan baru. Tidak ada yang dapat menghindari potensi ancaman di masa depan, namun menjadi penting bagi kita untuk memiliki persiapan terbaik dalam menghadapinya.

Selain sektor keuangan, peneliti Kaspersky mengidentifikasi industri lain yang akan menghadapi tantangan keamanan terbaru di tahun mendatang seperti industri kesehatan. Industri ini disarankan untuk fokus dalam melindungi catatan dan perangkat medis yang terhubung, karena kini mereka akan menjadi target para pelaku ancaman.

Divisi keamanan perusahaan juga diingatkan oleh Kaspersky untuk harus lebih memperhatikan infrastruktur cloud dan juga mengatasi risiko yang semakin besar dari para tim internal saat mengakses jaringan. Akan ada kelompok kejahatan siber yang berspesialisasi dalam merekrut orang melalui berbagai teknik, termasuk pemerasan.

Demikian juga pada industry telekomunikasi dan industri lain yang menggunakan komunikasi seluler berjumlah banyak harus bersiap untuk mengelola dan mengatasi risiko yang akan datang. Dengan adopsi 5G lebih luas, yang diproyeksikan akan dimulai pada tahun 2020, kita harus lebih dapat membangun pertahanan lebih baik. (Icha)

 

 

 

Indonesia Bakal Jadi Negara Adidaya Smartphone Pada Tahun 2025?

0

Telko.id – Baru saja, Mobile Marketing Association (MMA), memaparkan laporan bertajuk Indonesia Mobile  Ecosystem Report 2019.  Laporan ini merupakan lanjutan kesuksesan dari peluncuran Mobile Ecosystem Report yang sebelumnya telah diluncurkan di Vietnam dan India.

Penggunaan layanan berbasis seluler dalam skala global semakin berkembang secara signifikan. Berdasarkan GSMA Intelligence, di akhir tahun 2018, lebih dari 5,1 miliar orang di seluruh dunia (hampir 67% dari populasi global) terkoneksi dengan telepon genggam dan diprediksi pada tahun 2025, 71% dari keseluruhan populasi akan terkoneksi dengan layanan seluler. Indonesia sendiri merupakan negara dengan 97% populasi atau sekitar 171 juta orang merupakan pengguna internet.

Laporan ini sendiri berisi tentang data primer dan sekunder yang bersumber dari anggota MMA dan beberapa mitra seperti Facebook, Google, Twitter, Gojek, GroupM, Nestle, Kompas Gramedia, Inmobi, AdColony, Havas Group, Mindshare, Euromonitor International, PubMatic, GlobalWebIndex, Hootsuite, Comscore, dan Telkomsel DigiAds. Laporan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman utama yang dapat membantu para pemasar untuk dapat menavigasikan ekosistem berbasis seluler di Indonesia.

Temuan utama dalam Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019:

Dominasi Ponsel Pintar – Indonesia akan menjadi negara adidaya ponsel pintar di tahun 2025 dengan 410 juta pengguna mengikuti China (1469 juta) dan India (983 juta) sebagai tiga besar pasar ponsel pintar secara global. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Global Web Index, hampir 97% pengguna internet di Indonesia menggunakan ponsel pintar untuk terhubung ke web.

Pergeseran Pemilihan Layar– Masyarakat Indonesia mulai beralih dari laptop ke ponsel di tahun 2014-2019. Mereka bahkan menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan ponsel dibandingkan dengan negara lain.

Kebangkitan Micro & Nano Influencer– Masyarakat Indonesia banyak menghabiskan waktunya untuk berinteraksi secara online di media sosial. 92% pengguna internet di Indonesia rata-rata menghabiskan 3 jam 26 menit per hari untuk mengakses media sosial. Banyak pertimbangan berbelanja dipengaruhi oleh media sosial, hal ini merupakan alasan pemasaran melalui influencer meningkat dan menjadi sebuah trend.

Konsumen Indonesia lebih memilih pelayanan dan pengalaman dibandingkan produk– Traveling merupakan sektor individual dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, bahkan menghabiskan sekitar 14% pengeluaran. Pelayanan dalam bidang kuliner merupakan sektor terbesar kedua dengan angka pengeluaran 19%. Menurut bank investasi JP Morgan, Indonesia adalah salah satu pasar perdagangan seluler paling cepat berkembang di dunia, dan bernilai $ 7,1 miliar.

Meningkatnya Iklan Programmatic Untuk meningkatkan efisiensi dan daya jangkau pemasaran, para pemasar meningkatkan adopsi periklanan yang dirancang secara khusus atau terprogram. Hal ini menjadikan pesan yang disampaikan para pemasar sampai ke target khalayak yang diinginkan, di waktu yang tepat dengan konteks yang sesuai, menggunakan pemahaman khalayak dan sarana teknologi.

Pengeluaran untuk periklanan digital tumbuh hingga 19% di tahun 2019, pertumbuhan ini relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan luar biasa hingga tiga digit beberapa tahun yang lalu. Pertumbuhan digital dipimpin oleh video (+33%) dan sosial (+27%)

Shanti Tolani, Country Manager, MMA Indonesia mengatakan “Sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan industri berbasis seluler tercepat, Indonesia menawarkan peluang besar bagi pemasar dalam memanfaatkan berbagai saluran dinamis untuk meraih khalayak yang luas. Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019 dapat membantu para pelaku di industri ini untuk membuka potensi seluler secara maksimal dan mempersiapkan diri untuk dunia berbasis seluler yang selalu berkembang.” (Icha)