spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 939

Sesuai Jadwal, 18 April Aturan Validasi IMEI Mulai Berlaku

0

Telko.id – Semua elemen yang terkait dengan aturan validasi IMEI sudah siap melaksanakannya pada 18 April, yang tinggal 3 hari lagi ini. Masih ada sedikit-sedikit yang belum selesai, tapi semua diusahakan akan selesai sebelum tanggal tersebut.

“Tanggal 18 April, Gong harus tetap dipukul, Aturan validasi IMEI harus tetap diberlakukan. Jika nanti ada penyempurnaan, akan terus dilakukan sampai nanti akhirnya 100%. Setiap aturan baru memang tidak bisa selalu sempurna diawal, contoh seperti awal diperbalukan registrasi prabayar, semua baru berjalan dengan baik setelah 2 tahun,” ungkap Merza Fachys, Wakil Ketua ATSI yang juga merupakan Presiden Direktur Smartfren menjelaskan dalam Talkshow Online yang diselenggarakan oleh ITF hari ini (15/04).

Pada intinya yang menjadi perhatian dari ATSI adalah pengalaman pengguna (Consumer experience) tidak boleh berubah dari sebelum tanggal 18 April.

Baca juga : Aturan Validasi IMEI Ditunda Akan Berdampak Lebih Buruk Bagi Industri?

“Kami operator menjaga, semua pelanggan kami tidak ada perubahan apapun dalam pengalamannya (consumer experience). Tetap bisa aktif, dapat menikmati layanan tanpa ada perubahan pengalaman sama sekali”.

Namun, operator juga sudah menyiapkan beragam langkah-langah jika ada yang ketinggalan atau terjadi tidak smooth ketika aturan ini sudah diberlakukan.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Hasan Aula, Ketua Umum Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI). “Yang menjadi perhatian bagi APSI dalam pelaksanaan aturan validasi IMEI ini adalah Consumer harus dilindungi. Jadi, dari awal ketika aturan IMEI ini disampaikan oleh pemerintah akan diberlakukan, anggota APSI terus meneru diinformasikan perkembangannya. Terutama pada pemegang merek, produsen, sampai distributor agar menginformasikan pada channel-channel nya,” ungkap nya pada kesempatan yang sama.

Dengan semakin dekat aturan validasi IMEI ini akan diberlakukan, APSI sudah membicarakannya juga dengan para anggota nya, ketika ada masalah di lapangan. Pertama, jika terjadi di toko resmi maka masyarakat atau konsumen dapat langsung melakukan refund ke toko tempat membeli nya,” sahutnya.

Lalu, Jika ada di level dealer maka akan dibuka channel komunikasi ke distributor untuk menyelesaikan kasus yang muncul. Sehingga harapannya, pemberlakukan aturan IMEI ini pun dapat berjalan smooth, tapi kalau ada masalah dapat diselesaikan dengan cepat.

“Dengan begitu, kami berharap konsumen juga tidak perlu takut membeli smartphone baru. Bagi pengguna ponsel saat ini dan menggunakan simcard lokal juga tidak ada masalah. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya aturan IMEI yang akan diberlakuka tanggal 18 April mendatang,” ungkap Hasan menambahkan.

Tentu, harapan tersebut juga diamini oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). “Yang harus dikedepankan adalahaspek perlindungan konsumen, bukan semata kerugian negara,” ujar Tulus Abadi, Ketua YLKI. Yang penting, katanya, “Masyarakat harus memastikan ponsel yang akan dibelinya adalah ponsel legal dan jangan terima jaminan toko karena itu berarti ponsel BM.”

Tinggal kini, bagaimana pemerintah dan pihak-pihak terkait juga secara terus menerus mensosialisasikan aturan validasi IMEI ini pada masyarakat sehingga benar-benar paham.

Termasuk juga terkait perlindungan data pribadi yang diungkapkan oleh Najamudin, Kepala Subdirektorat Industri Peralatan Informasi dan Komunikasi, Perkantoran, dan Elektronika Profesional Kemenperin bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang hal tersebut karena Sistem Informasi Industri Nasional atau SIINAS dan CEIR (Central Equipment Identification Registration) tidak bisa membaca data secara detail. Hanya bisa membaca IMEI-MSISDN-IMSI saja. Jadi, dapat dipastikan data-data pribadi masyarakat aman. (Icha)

 

 

 

 

 

 

 

 

7 Hari Lagi, OPPO Siap Luncurkan 3 Smartphone Baru

0

Telko.id – 7 Hari lagi, Oppo bakal siap meluncurkan 3 smartphone terbaru nya untuk memenuhi kebututah konsumen nya di Indonesia. Langkah ini dianggap sebagai  keberlanjutan bisnisnya di Indonesia, walaupun ditengah pandemic Covid-19, OPPO optimis masyarakat akan menerima dengan baik produk smartphone terbarunya tersebut.

Dengan tetap meneruskan kampanye #BetterAtHome, ketiga perangkat baru tersebut nantinya akan menjadi pilihan menarik bagi konsumen OPPO yang menginginkan upgrade terhadap smartphone miliknya.

“Situasi saat ini memang tidak ideal bagi OPPO untuk meluncurkan produk baru, namun OPPO berusaha memberikan pilihan-pilihan baru bagi O-fans dan konsumen yang ingin memperbarui smartphone-nya,” ungkap Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia optimis.

Kenapa optimis? Aryo mengaku bahwa diri nya tetap optimis terhadap bisnis smartphone yang akan cerah kembali pada tahun ini karena sudah mempersiapkan produk – produk dengan mengusung konsep technology for everyone dan fashionable technology. “Detailnya nanti akan kami paparkan saat peluncuran digital dalam waktu dekat,” ujar nya.

Smartphone Oppo terbaru untuk segmen technology for everyone akan hadir dengan fitur yang memenuhi kebutuhan dan melengkapi kegiatan konsumen sehari-hari, serta dengan kapasitas penyimpanan yang cukup besar.

Baca juga : Oppo Optimis, Reno 3 Bakal Diterima Pasar Walau Ada COVID-19

Sementara, dua perangkat lainnya menyasar fashion technology akan membawa fitur dan teknologi baru bagi konsumen yang menggeluti hobi mobile photography.

Ketiga smartphone yang akan meluncur tersebut menambah lima portofolio smartphone OPPO yang telah hadir sebelumnya di pasar Indonesia, yakni Find X2, Find X2 Pro, Reno3, A31, dan A91.

Nantinya, OPPO juga akan mempermudah konsumen dalam memperoleh ketiga perangkat terbaru tersebut melalui penjualan online dan offline. Perpaduan cara penjualan ini lah yang dianggap OPPO dapat tetap memenuhi kebutuhan masyarakat ketika akan ganti smartphone.

Ditambahkan, pada awal April 2020 lalu, OPPO juga telah mulai kampanye #BetterAtHome. Sebuah layanan khusus untuk pemesanan produk terbaru smartphone OPPO melalui aplikasi WhatsApp. Konsumen cukup menghubungi Official Whatsapp OPPO Indonesia di nomor 0815-9550-000. Melalui layanan ini, OPPO Indonesia mempermudah konsumen untuk memperoleh perangkat idamannya dari rumah. (Icha)

 

Smartfren Distribusikan 10 ribu Masker Bantu Cegah Virus Corona

0

Telko.id – Smartfren mendistribusikan 10 ribu masker sebagai salah satu langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Untuk itu, operator ini berkolaborasi dengan kreator muda asal Bandung, doodle artistAddy Debil, masker kain unik ini akan dibagikan gratis kepada masyarakat supaya tetap menjaga kesehatannya.

Dengan mengusung tema besar #StaySafeAntiWasWas dalam gerakan melawan COVID-19, Smartfren saat ini tengah membagikan puluhan ribu masker kain gratis kepada masyakarat yang masih melaksanakan kegiatan di luar rumah, seperti memberikan masker kain ini kepada petugas Transjakarta dan Gojek yang masih harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah. Ribuan masker lainnya juga akan dibagikan ke beberapa daerah di Indonesia melalui kantor – kantor cabang Smartfren.

Baca juga : Smartfren CloudTalk Buat Petugas Call Center Bisa #Bekerjadarirumah

“Melihat semakin langkanya masker dan terus bertambahnya penderita COVID-19, Smartfren berinisiatif untuk memproduksi masker kain dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Bersamaan dengan himbauan pemerintah yang mewajibkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat di luar rumah. Masker kain yang kami produksi adalah masker kain tiga lapis yang dapat dicuci setelah digunakan agar tetap terjaga kebersihannya, selain itu pemilihan bahannya memungkinkan agar masker ini bekerja efektif, namun tetap nyaman digunakan,” ungkap Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren.

“Semoga dengan masker ini dapat membantu masyarakat yang sulit menemukan masker dan dapat bermanfaat untuk terus menjaga kesehatan”, lanjut Roberto.

Smartfren sebagai perusahaan telekomunikasi yang lahir dan besar di Indonesia. Smartfren percaya tindakan sekecil apapun dapat berdampak sangat baik bagi Pemerintah dan masyarakat Indonesia. Dengan puluhan ribu masker kain yang akan didistribusi, semoga semakin banyak pihak – pihak yang turut berperan aktif dalam mendukung upaya Pemerintah melindungi masyarakat dari ancaman penyebaran virus COVID-19.

Sebelumnya, Smartfren melalui akun Instagram @smartfrenworld akan mengadakan #WOWkustik bersama Rizky Febian. #WOWkustik merupakan salah satu inisiatif Smartfren untuk mendukung himbauan pemerintah kepada masyarakat yang beraktivitas bekerja, belajar, beribadah di rumah dan untuk selalu menjaga semangat masyarakat melalui berbagai inovasi hiburan dari Smartfren. (Icha)

 

 

3 Indonesia Bagikan 5.000 Kartu Perdana Gratis 25GB

0

Telko.id – 3 Indonesia menyediakan 5.000 kartu perdana KitaBersatu dengan kuota 25GB secara gratis untuk pasien, tenaga medis, dan relawan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. Bantuan  ini telah diterima oleh perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Wisma Atlet Kemayoran untuk selanjutnya didistribusikan secara bertahap.

Selain menyediakan 5.000 kartu perdana, 3 Indonesia juga mengoptimalkan jaringannya di kawasan Wisma Atlet Kemayoran dengan memasang unit teknologi penguat jaringan portabel Cell on Wheel (COW).

Baca juga : 3 Indonesia Galang Dana Lewat Paket Data KitaBersatu Lawan COVID-19

Melalui uji coba di lapangan, optimalisasi jaringan ini telah memungkinkan sinyal 3 untuk menjangkau setiap sudut Wisma Atlet Kemayoran, siap mendukung aktivitas seluruh penghuninya.

“Kami berharap kartu perdana KitaBersatu dan optimalisasi jaringan 3 di kawasan Wisma Atlet Kemayoran dapat membantu pasien, relawan, dan tenaga medis di sana untuk dapat tetap terhubung dengan keluarga dan orang-orang tercinta,” ujar Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia M. Danny Buldansyah.

Sebelumnya, 3 Indonesia juga telah mengajak para pelanggannya untuk berkontribusi dalam penanganan COVID-19 dengan membuka kanal donasi dalam bentuk paket data KitaBersatu.

Dengan membayar Rp10.000 untuk paket data KitaBersatu 1,1GB seharga Rp9.000, pelanggan 3 telah mendonasikan Rp1.000 untuk upaya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) UNICEF yang tengah aktif terlibat dalam penanganan COVID-19 di Indonesia.

Periode penggalangan dana KitaBersatu akan berlangsung selama dua bulan dimulai dari 6 April 2020 sampai dengan 6 Juni 2020. Selain kesempatan untuk berdonasi, paket data KitaBersatu memberikan pelanggan kuota 1.1GB dan 20 menit telepon gratis ke sesama pengguna 3 dengan masa aktif 7 hari.

Pembelian paket data KitaBersatu dapat dilakukan melalui aplikasi Bima+, menu USSD *123# , atau melalui layanan pengiriman paket data KiKiDa. Informasi lengkap mengenai penggalangan dana ini dapat ditemukan di https://tri.co.id/Paket-Kita-Bersatu. (Icha)

 

LinkAja Syariah, Strategi LinkAja Buat Nambah 1 Juta Pengguna

0

Telko.id – LinkAja Syariah baru saja diluncurkan oleh Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan menjadi uang elektronik syariah pertama di Indonesia. Strategi ini cukup unik karena yang disasar adalah kau muslim di Indonesia yang jumlah nya sangat besar.

Produk ini dibuat untuk memberikan kemudahan bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat muslim Indonesia yang saat ini sudah memiliki tingkat literasi keislaman yang makin baik seiring dengan penetrasi media sosial dan berbagai macam produk teknologi informasi lainnya.

Baca juga : LinkAja Partisipasi Pada Pekan QRIS Nasional 2020 di 46 KPwDN

Layanan diberikan juga disesuaikan dengan kaidah syariah. Diantaranya memberikan kemudahan transaksi produk halal di e-commerce, pembayaran dan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF) serta dana sosial keagamaan lainnya.

“Targetnya, pada tahun pertama ini, LinkAja syariah mampu memiliki 1 juta pengguna aktif,” ungkap Haryati Lawidjaja, Pelaksana tugas Direktur Utama LinkAja saat peluncuran LinkAja Syariah pada Selasa (14/04).

Untuk mencapai target tersebut, menurut Haryati ada tiga hal yang menjadi fokus. Pertama, ekosistem zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf). Hingga saat ini, LinkAja syariah telah bekerja sama dengan 242 lembaga Ziswaf.

Fokus kedua, adalah pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Saat ini LinkAja Syariah bekerja sama dengan lebih dari 1.000 masjid. Ketiga, Digitalisasi Pesantren dan UMKM, pada tahap awal ini baru tiga pesantren, yang nanti akan ditambah terus.

Selain itu, LinkAja juga sudah bekerja sama dengan e-commerce dan offline merchants. Bahkan lebih lanjut, layanan yang diberikan juga akan seperti layaknya LinkAja konvensional. 

Bahkan, ke depan, menurut Group Head Layanan Syariah LinkAja Widjayanto Djaenudin, LinkAja juga akan masuk layanan financial Islamic wealth management. Lalu, bila sudah ada kebutuhan pinjaman ataupun pembiayaan maka akan ada juga layanan pinjam meminjam dengan mengandeng bank syariah maupun fintech syariah.

“Bila inklusi mereka naik kelas lagi dan butuh proteksi maka LinkAja syariah bakal jual asuransi syariah. Naik kelas lagi untuk investasi kita sediakan produk investasi syariah,” tambah Widjayanto. 

Sebelumnya Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dalam menargetkan pada 2024 pangsa pasar ekonomi syariah senilai Rp 2.000 triliun. Adapun pada 2019, pangsa pasar ekonomi syariah sekitar Rp 400 triliun. 

Dalam menjalankan bisnis uang elektronik non riba ini, LinkAja Syariah telah mendapatkan sertifikat kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) pada 16 September 2019. 

Selain itu, uang elektronik pelat merah ini telah mengantongi izin pengembangan fitur produk uang elektronik berbasis server dari Bank Indonesia pada 25 Februari 2020. (Icha)

Telkomsel dan MPRI RI Bantu Ekosistem Gojek Yang Terdampak Covid-19

0

 

Telko.id– – Kondisi pandemic COVID-19 yang masih terjadi di Indonesia membuat ekosistem Gojek terganggu. Mulai dari dari mitra driver, mitra merchant UMKM, dan mitra lainnya. Telkomsel pun bersama dengan Kitabisa dan Gojek pun digandeng oleh MPR RI dan BPIP dalam Inisiatif “MPR RI Peduli Lawan COVID-19” untuk membantu meringankan beban para mitra di ekosistem Gojek.

Dana yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk voucher pulsa untuk meringankan beban biaya sehari-hari, mengingat layanan telekomunikasi merupakan salah satu kebutuhan pokok para mitra Gojek saat bekerja.

“Dalam kerangka menggugah solidaritas serta semangat gotong royong kebangsaan, MPR RI menginisiasi program MPR Peduli Lawan COVID-19 dengan donasi pulsa bagi para pengemudi online, merchant UMKM dan penyedia jasa online lainnya sebagai salah satu elemen masyarakat yang terdampak,” ungkap Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI dalam peluncuran program “MPR RI Peduli Lawan COVID-19” yang dilakukan secara online.

Bambang juga mengajak seluruh komponen bangsa dapat menerapkan dan meneladankan rasa solidaritas dan jiwa kegotong-royongan sesama anak bangsa untuk saling peduli dalam melewati masa-masa sulit menghadapi pandemi COVID-19 ini.

Telkomsel sendiri memahami bahwa kebutuhan akan terus terkoneksi menjadi penting, terutama di masa ketika kita perlu saling menjaga jarak untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Maka dari itu, Telkomsel sebagai connectivity enabler berupaya untuk menghubungkan masyarakat dengan menyediakan jaringan berkualitas dan kemudahan akses telekomunikasi, termasuk bagi mereka yang terdampak langsung seperti para pekerja informal harian,” ungkap Irfan A. Tachrir, Direktur Human Capital Management Telkomsel menyambut baik kolaborasi bersama MPR RI, BPIP, Kitabisa dan Gojek dalam memperkuat sikap gotong royong antar lini tersebut.

Irfan pun berharap semoga upaya kolektif ini bisa membantu pihak terdampak untuk dapat terus melangkah menghadapi tantangan di masa sulit seperti sekarang.

Baca juga : Telkomsel Gratiskan Akses Ke 3 Situs Resmi Informasi Covid-19

CEO Kitabisa.com Alfatih Timur mengatakan “Kitabisa.com sebagai platform penggalangan dana, mendukung semua pihak yang ingin melakukan kebaikan, seperti gerakan yang diinisiasi oleh MPR RI dan BPIP bekerjasama dengan Telkomsel dan Gojek dalam bergotong royong untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat COVID-19. Inisiasi ini tentu akan membantu masyarakat, khususnya para pekerja informal melewati krisis ini. Pandemi ini bisa dilawan dengan dukungan dan kerjasama banyak pihak.”

Sebagai inisiator MPR RI Lawan COVID-19, Ketua MPR RI akan mendonasikan gajinya selama tiga bulan ke laman galang dana Kitabisa. Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi anggota MPR RI yang terdiri dari 575 anggota DPR RI, 136 anggota DPD RI, seluruh anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, termasuk masyarakat lainnya  untuk turut berkontribusi dalam program donasi ini maupun program bantuan sosial lainnya yang bertujuan untuk membantu mereka yang terdampak pandemi COVID-19.

Pelanggan Telkomsel dapat memberikan donasi melalui menu akses UMB *811#, dengan pilihan denominasi 5.000 hingga 25.000 dari deposit prabayar (pulsa) atau pembebanan tagihan pascabayar pelanggan Telkomsel. Selain itu, masyarakat juga bisa berdonasi melalui layanan GoGive yang mudah diakses oleh pengguna di aplikasi Gojek, yang menawarkan opsi donasi mulai dari Rp1.000.

Penggalangan dana ini terbuka dari tanggal 14 April 2020. Seluruh dana akan dihimpun oleh Kitabisa, dan disalurkan dalam bentuk pulsa kepada puluhan ribu mitra di ekosistem Gojek, seperti mitra driver, mitra penyedia layanan, serta mitra merchant UMKM di dalam ekosistemnya di seluruh Indonesia.

Chief of Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho mengatakan, “Mewakili manajemen Gojek, kami menyampaikan apresiasi atas inisiatif MPR RI, BPIP, serta Telkomsel atas kolaborasi penggalangan dana melalui Kitabisa. Dukungan dalam bentuk pulsa untuk mitra Gojek ini akan meringankan beban biaya harian mitra kami yang saat ini cukup terdampak akibat pandemi ini.

Dukungan ini sejalan dengan salah satu pilar program Gojek yaitu membantu meringankan biaya sehari-hari mitra. Sebagai perusahaan anak bangsa yang tumbuh bersama dengan para mitra, Gojek senantiasa berada di garda terdepan untuk membantu mitra kami melewati masa sulit ini.”

Shinto pun melanjutkan, “Berbagai inisiatif dan program telah kami luncurkan, seperti penghimpunan dana bantuan mitra melalui Yayasan Anak Bangsa Bisa dan 12 Program Kesejahteraan Mitra Driver akhir Maret lalu, untuk mendukung para mitra yang melayani masyarakat dengan aman di tengah pandemi.”

MPR RI dan BPIP bersama Telkomsel, Kitabisa, dan Gojek memastikan bahwa bantuan pada program MPR RI Peduli Lawan COVID-19 akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat sehingga dapat tepat sasaran.

Pada kesempatan ini, MPR RI juga terus mengundang pemangku kepentingan lain untuk bersama-sama menjaga Indonesia dengan bergotong royong membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

Masyarakat yang ingin melakukan donasi bisa langsung mengakses halaman berikut kitabisa.com/mprripeduli.

Saat peluncuran “MPR RI Peduli Lawan COVID-19”, beberapa anggota MPR RI dan DPR RI juga turut menyumbangkan sebagian dari gaji nya untuk program tersebut. (Icha)

 

Oppo Ace2 Smartphone Pertama Oppo Yang Punya Wireless Charging

0

Telko.id – Oppo Ace2 kali pertama diperkenalkan pada 2020, April 13. Perangkat bermesin Snapdragon 865 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; ColorOS 7.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 8/12 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo Ace2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo Reno Ace).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aurora Silver, Moon Rock Grey, Fantasy Purple) dan memiliki body berdimensi 160 x 75.4 x 8.6 mm (6.30 x 2.97 x 0.34 in) dengan berat 186 g (6.56 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo Ace2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo Ace2 :

  • 48 MP, f/1.7, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, AF
    2 MP B/W, (depth)
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.4, 29mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo Ace2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 865 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585) dan prosesor grafis / GPU Adreno 650. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.55″ Inch dengan jenis AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,500 nits typ. brightness (advertised), HDR10+, 90Hz refresh rate. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo Ace2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo Ace2 :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 800 / 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 17(700), 20(800), 34(2000), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500) – China
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, April 13
Status Coming soon. Exp. release 2020, April 20
BODY
Dimensions 160 x 75.4 x 8.6 mm (6.30 x 2.97 x 0.34 in)
Weight 186 g (6.56 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Aurora Silver, Moon Rock Grey, Fantasy Purple
DISPLAY
Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.55 inches, 103.6 cm2 (~85.9% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~402 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
500 nits typ. brightness (advertised)
HDR10+
90Hz refresh rate
PLATFORM
OS Android 10.0; ColorOS 7.1
Chipset Qualcomm SM8250 Snapdragon 865 (7 nm+)
CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585)
GPU Adreno 650
MEMORY
Card slot No
RAM 8/12 GB
Internal 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.7, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, AF
2 MP B/W, (depth)
2 MP, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/240fps; gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.4, 29mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.1, A2DP, LE, aptX HD
GPS Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS
NFC Yes
Radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Teknologi AI Huawei Bantu Rumah Sakit Dalam Mendiagnosa COVID-19

Telko.id – Teknologi AI Huawei bantu Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, rumah sakit terbesar dari 16 rumah sakit yang dikelola oleh Pertamedika (PT Pertamina Bina Medika) IHC, menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menerapkan solusi TIK berbasis teknologi AI dari Huawei, yaitu AI-Assisted Analysis.

Penerapan teknologi AI Huawei di RSPP ini merupakan bagian dari realisasi aksi global Huawei dalam membantu dunia internasional memerangi pandemi COVID-19.

Sumbangsih Huawei dalam mengontribusikan kecanggihan teknologinya kepada dunia kesehatan selama masa pandemi berlangsung dengan tanpa mengenakan biaya, mendapat sambutan positif dari pihak manajemen RSPP. Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp. BTKV (K), MPH, Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC, menyatakan bahwa saat ini dunia kesehatan Indonesia menghadapi tantangan besar berupa masih tingginya tingkat mortalitas yang disebabkan oleh COVID-19, yaitu sekitar 9-10%.

“Saat ini, salah satu upaya strategis yang harus dilakukan untuk mengurangi tingkat mortalitas akibat penyebaran COVID-19 di Indonesia adalah dengan meningkatkan kecepatan pendeteksian dan penemuan pasien-pasien yang terinfeksi COVID-19 dengan tingkat akurasi tinggi. Semakin cepat kita bisa melakukannya, maka semakin cepat pula kita bisa melakukan upaya medis yang mampu mengonversi jumlah pasien positif COVID-19 menjadi negatif,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya memberikan apresiasi terhadap aksi penuh komitmen Huawei dalam menyediakan solusi AI-Assisted Analysis yang mampu mendukung percepatan dan peningkatan akurasi diagnosis para pasien yang terinfeksi COVID-19 di RSPP.

Menurutnya, di era Big Data seperti sekarang ini, teknologi-teknologi canggih yang mampu melakukan analisis data secara cerdas dan efisien, seperti tekologi AI dari Huawei ini, menjadi sangat penting untuk didayagunakan, apalagi di negara yang memiliki jumlah penduduk yang sangat besar ini.

RSPP mulai menerapkan solusi AI-Assisted Analysis dari Huawei sejak 2 April 2020. Menurut Ahmad Hariri, ST, CDT, MM, Pws. Radiologi RSPP, penerapan teknologi tersebut membawa dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas penanganan pasien.

“Solusi ini efektif meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam melakukan pendeteksian serta diagnosis terhadap pasien-pasien terdampak COVID-19. Berdasarkan pengalaman kami, teknologi AI dari Huawei untuk dunia kesehatan adalah selangkah lebih maju. Teknologi ini secara nyata membantu tim medis sebagai garda terdepan dapat menjalankan tugasnya secara efektif dalam memerangi COVID-19,” ujar Ahmad.

Ahmad menjelaskan, dengan memanfaatkan teknologi AI dari Huawei, pihaknya dapat secara langsung mengetahui kondisi paru-paru pasien dan munculnya area pelukaan pada organ tersebut yang menjadi beberapa penanda adanya gejala akibat infeksi Covid-19, sebelum dilakukan konfirmasi oleh dokter spesialis radiologi.

“Kami sangat terbantu dengan adanya teknologi AI dari Huawei ini. Solusi ini mampu mendeteksi gambaran Pneumonia sejak di tahap awal. Melalui alat buatan Huawei ini, dalam kisaran waktu sekira 30 detik kami bisa memperoleh indikasi apakah pasien terinfeksi COVID-19 atau tidak. Ketika didapatkan gambaran normal, maka akan muncul ikon warna hijau. Namun ketika didapatkan gambaran infiltrat (ciri khas pneumonia), ikon warna merah akan muncul. Dengan kata lain, pasien tersebut terindikasi terinfeksi virus,” jelas Ahmad.

Menurutnya, solusi ini sangat bermanfaat bagi RSPP untuk melakukan percepatan treatment lanjutannya. Dalam aplikasi AI Huawei juga, ketika ditemukan gambaran akibat infeksi virus, akan langsung diketahui volumenya dan segmen-segmen wilayah parunya. Hal ini akan memberikan referensi tambahan bagi radiolog dalam melakukan ekspertisnya. Jika aplikasi ini diberikan akses ke klinisi pengirim akan sangat membantu dalam percepatan tindakan lanjutan untuk mereka, sembari menunggu hasil ekspertis radiologis.

Tingkat akurasi dengan menggunakan teknologi AI huawei juga sangat tinggi. Dari 50 data pasien yang diperiksa, disandingkan dengan ekpertis radiologis, tingkat akurasinya mencapai 93%. Menurut Ahmad, pihaknya optimistis, dengan makin banyaknya data-data yang akan bertambah dan dianalisis melalui teknologi AI dari Huawei, maka hasil ke depannya akan makin bertambah akurat.

Ken Qijian, Vice President Public Affairs and Communications Huawei Indonesia, mengatakan, “Kontribusi ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial korporasi kami untuk dunia, termasuk Indonesia. Kami berharap, dengan menyinergikan kemampuan teknologi terdepan dari Huawei dengan kepakaran-kepakaran di bidang lain, seperti dunia kesehatan dan juga bidang-bidang lainnya, dunia akan segera berhasil menuntaskan persoalan COVID-19. Mari bahu-membahu dan bersatu untuk mengalahkan pandemi ini. We stand as One!”. (Icha)

 

 

EraXpress dan Mobile Selling jadi Andalan Erajaya Saat COVID-19

Telko.id – Dalam kondisi pandemic COVID-19 yang membatasi ruang gerak masyarakat, Erajaya Retail group harus berputar strategi agar tetap bisa jualan. Yang dilakukan adalah membuka semua channel digital dan langsung mengantarkan barang ke depan pintu pembeli nya. Nama program nya adalah Mobile Selling dan EraXpress.

Mobile Selling dan EraXpress, sebuah layanan baru berupa Home Delivery Service langsung dari toko terdekat sehingga Konsumen bisa menerima produk pesanannya dengan cepat. Pemesanan produk bisa dilakukan melalui aplikasi WhatsApp atau melalui fasilitas online to offline (O2O) dari eraspace.com yang kemudian barang dan pengirimannya akan diproses dari toko yang dipilih Konsumen.

“Kami menyadari pandemi Covid-19 telah menyebabkan mobilitas masyarakat sangat terbatas. Layanan EraXpress ini bertujuan untuk mempermudah Konsumen mendapatkan produk tanpa keluar rumah. Cukup pesan melalui WA Center kami atau eraspace.com, personel kami akan mengantarkan barang sampai ke rumah. Kami juga bisa membantu melakukan unboxing dan memberikan penjelasan produk atas permintaan Konsumen,” ungkap Djatmiko Wardoyo, Director of Marketing and Communication Erajaya Group.

Untuk mempermudah Konsumen mencari produk pilihan, Erajaya Retail Group mengeluarkan e-Catalog yang berisi informasi mengenai produk, harga, dan promo yang berlaku. E-Catalog dalam format PDF ini dilengkapi hotlink dimana bila nomor WA di-klik akan langsung terhubung dengan chat WA Center untuk masing-masing area atau ERICA.

Portofolio produk lengkap dapat diperoleh melalui e-Catalog ini, yaitu smartphone semua brand (Samsung, iPhone, OPPO, VIVO, Xiaomi, Huawei, Realme, Nokia, Honor, Asus), electrical dan wearable accessories, produk lifestyle technology (Internet of Things), produk Home Appliances dan Gaming, produk SIM Card dan isi ulang Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL, dan Smartfren, serta produk untuk perbaikan dan penggantian TecProtec.

Sedangkan untuk pembayaran, ada dua metode pembayaran untuk pemesanan barang melalui WhatsApp Center. Pertama, melalui bank transfer ke rekening BCA PT Erafone Artha Retailindo no.rek 268 303 3308 BCA Cabang Muwardi. Setelah diverifikasi, barang akan langsung dikirimkan.

Kedua melalui Kartu Kredit atau Kartu Debit di mana personel outlet akan datang ke alamat Konsumen dengan membawa mesin EDC mobile untuk melakukan transaksi pembayaran, kemudian barang dikirim oleh personel outlet yang lain. Untuk pembayaran Kartu Kredit, tersedia fasilitas cicilan 0% hingga 24 bulan dari BCA, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, Citibank, BRI, HSBC, Digibank, dan Permata Bank.

Konsumen juga bisa melakukan transaksi melalui eraspace.com dan bila jarak Konsumen dengan toko kurang dari 10km, akan muncul fitur pengiriman EraXpress di mana barang akan diproses di toko dan dikirim langsung oleh personel outlet ke alamat Konsumen tanpa tambahan biaya kirim. Konsep Online to Offline (O2O) ini dirancang Erajaya untuk fleksibilitas dan kenyamanan Konsumen, sehingga Konsumen bisa memperoleh produk dengan cepat dan aman.

Guna menjaga kesehatan dan kenyamanan, team personel outlet yang melakukan pengiriman barang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang meliputi penggunaan masker, sarung tangan, dan sanitizer pada saat mengirimkan barang ke Konsumen. (Icha)

Nokia 4.2 Kini Hadir Menggunakan OS Android 10

Telko.id – Nokia melalui HMD Global, hari ini mengumumkan bahwa Nokia 4.2 adalah smartphone terbaru yang mendapatkan pembaruan Android 10. Dengan demikian sudah terdapat 9 smartphone Nokia yang mendapatkan Android OS terbaru sejak peluncuran resminya.

Smartphone Nokia mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam melakukan update OS tercepat dan sekali lagi berada pada deretan depan untuk implementasi Android 10 terbaru. HMD Global kian mengukuhkan komitmennya dalam menjadikan smartphone Nokia terus kekinian dari waktu ke waktu. Nokia 4.2, diluncurkan dengan pembaruan keamanan bulanan selama tiga tahun dan pembaruan OS dua tahun.

Menurut penelitian Counterpoint, smartphone Nokia merupakan brand yang paling cepat, menghadirkan pembaruan software terbaru, menjangkau 94% dari portofolio produknya, hal ini menunjukkan komitmen HMD Global yang konsisten melakukan pembaruan software, termasuk pada perangkat entry level.

Baca juga : HMD Rilis Nokia 4.2 di Indonesia, Ini Harganya!

Sampai hari ini, Nokia 4.2, Nokia 9 PureView, Nokia 8.1, Nokia 7.2, Nokia 7 Plus, Nokia 7.1, Nokia 6.1 Plus, Nokia 6.1, Nokia 2.2, telah mendapat upgrade ke Android 10.

Apa saja fitur baru yang ditawarkan dalam Android 10 ini? Yang pertama adalah Gesture Navigation. Anda akan lebih mudah dalam menggunakan smartphone Nokia Anda, berkat kontrol yang lebih cepat dan intuitif dengan jari Anda.

Lalu ada Smart Reply. Respon setiap kegiatan pada Nokia yang berbasis Android 10 ini lebih cerdas sehingga dapat merespon pesan yang Anda terima, bukan hanya dengan kata-kata, 
Anda bahkan dapat memilih tindakan.

Keamanan juga diperhatikan, dimana di dalamnya terdapat Privacy Controls. Data pribadi Anda akan lebih aman karena ada lebih banyak kontrol terhadap data pribadi Anda pada satu tempat, dan pengaturan berbagi lokasi pada aplikasi yang digunakan – selalu demikian, hanya ketika digunakan atau tidak sama sekali.

Selain itu, Nokia berbasis Android 10 ini juga memiliki Focus mode. Anda pun dapat memblokir aplikasi yang mengganggu ketika Anda perlu konsentrasi pada hal-hal penting. (Icha)