spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 859

IndonesiaNEXT 2020 Hadir Dengan Metode e-learning

0

Telko.id – IndonesiaNEXT 2020 hadir dengan metode e-learning. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Pada edisi kelima ini, IndonesiaNEXT 2020 hadir di 13 regional yang mencakup seluruh 34 provinsi di Indonesia demi menjangkau lebih banyak generasi muda di seluruh penjuru negeri. IndonesiaNEXT 2020 dibuka dengan seminar daring bertajuk “Agile Talent in Crisis” yang diselenggaraka pada 15 Desember 2020 melalui Zoom, MAXstream, dan YouTube Live.

“Kami merasa antusias karena dapat menggelar IndonesiaNEXT pada tahun ini. IndonesiaNEXT 2020 menjadi menarik karena hadir dengan metode e-learning sebagai bentuk penyesuaian program dari Telkomsel di tengah masa penuh tantangan ini,” ungkap Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel.

Denny pun memastikan IndonesiaNEXT2020 akan memberikan  pengalaman belajar daring yang terstruktur, efektif, dan efisien dengan dukungan pemateri dan materi yang berkualitas, sehingga setiap peserta dapat menerima manfaat dari inisiatif ini secara maksimal.

Dalam membuka IndonesiaNEXT 2020, webinar “Agile Talent in Crisis” menghadirkan materi seputar strategi adaptasi di kenormalan baru di lingkungan bisnis akibat pandemi COVID-19. Peserta diajak untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) dengan menjadi pribadi yang agile dan cepat beradaptasi sehingga dapat bersaing di industri yang sangat dinamis.

Webinar “Agile Talent in Crisis” akan terus digelar sampai 19 Januari 2021 dan menjangkau para peserta di seluruh 13 regional penyelenggaraan.

Telkomsel juga menghadirkan pemateri yang special di program IndonesiaNEXT 2020 kali ini, terutama pada sesi seminar daring “Agile Talent in Crisis” yang menyajikan pemateri dari para talenta Telkomsel di bidang teknologi digital dan big data, seperti UI/UX Research dan Data Science, untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan seiring dengan roadmap Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia.

Mereka juga akan membagikan pengalaman bekerja di Telkomsel sebagai leading digital telco company di Indonesia yang terus fokus mengembangkan layanan berbasis aplikasi dan pengolahan data. Khusus untuk penyelenggaraan webinar “Agile Talent in Crisis” perdana, IndonesiaNEXT 2020 juga mendatangkan Troy Reza Warokka (Chief Operating Officer PT Mahaka Media) untuk memberikan perspektif industri telekomunikasi digital yang lebih luas.

Selain webinar, IndonesiaNEXT 2020 juga memberikan rangkaian program lainnya yang mampu mengembangkan kompetensi para peserta lebih jauh lagi. Pertama, seluruh peserta diberi kesempatan untuk mengikuti kuis daring di laman IndonesiaNEXT, dan 300 peserta dengan skor terbaik di tiap regional akan lanjut menjalani program pelatihan.

Di tahap pelatihan tersebut, peserta ditantang untuk menunjukkan keterampilannya dalam menggunakan empat platform produktivitas dan akan dipilih 100 peserta terbaik dari tiap regional untuk mengikuti proses sertifikasi.

Pada program sertifikasi, IndonesiaNEXT 2020 akan memberikan sertifikasi skala internasional kepada seluruh peserta yang berhasil sampai di tahap ini, dan akan memilih 10 peserta per regional untuk mengikuti bootcamp tingkat area berdasarkan skor tertinggi dan waktu tercepat.

IndonesiaNEXT 2020 akan memberikan setidaknya 5 sertifikat bagi para peserta sesuai dengan ketentuan, antara lain E-Certificate Seminar  of Attendance, E-Certificate Hard Skill  Training  of Complation, Microsoft Office Specialist or Adobe Certified Associate E-Certificate, Communication Skills Training e-certificate serta Program Achievement e-certificate.

Di tahap bootcamp area yang diselenggarakan secara daring selama 5–7 hari, peserta akan mengikuti pelatihan komunikasi dan presentasi serta pembekalan tentang industri untuk menghadapi babak kualifikasi yang akan menyaring tiga peserta terbaik di tiap regional untuk berpartisipasi di bootcamp tingkat nasional.

Peserta yang berhasil lolos ke tahap bootcamp tingkat nasional akan kembali mengikuti berbagai pelatihan dan pembekalan materi secara daring selama 5–7 hari. Setelahnya, para peserta akan melakukan presentasi ide di depan panelis yang meliputi pimpinan Telkomsel, pemimpin industri, praktisi, dan tenaga profesional.

Nantinya, pengumuman pemenang dari IndonesiaNEXT 2020 akan dilakukan di program terpisah pada 2021 mendatang. Telkomsel juga memberikan reward khusus bagi para pemenang. Informasi lebih lanjut mengenai IndonesiaNEXT 2020 dapat diakses di www.indonesianext.id.

“Kami berharap, para peserta dapat memaksimalkan potensi dirinya melalui IndonesiaNEXT 2020 sebagai salah satu program CSR unggulan Telkomsel dan menjadi talenta digital yang mampu berkontribusi besar dalam menggerakkan industri yang terus mengalami perubahan secara dinamis. Dengan begitu, Indonesia akan memiliki lebih banyak sumber daya manusia berkualitas yang mampu memajukan Indonesia sebagai bangsa dan negara yang berdaya saing tinggi,” pungkas Denny. (Icha)

Paket Pas, eSIM Smartfren Unlimited dan Samsung Galaxy Note20 Series

0

Telko.id – eSIM Smartfren Unlimited kini bisa digunakan dengan Samsung Galaxy Note20 Series melalui program yang baru saja diperkenalkan oleh Smartfren. Bahkan dapat diperoleh dengan gratis eSIM Smartfren Unlimited senilai Rp85.000 jika membeli produknya di Samsung Store, Erafone Store, Sentra Ponsel, MHI Store, Samsung by NASA dan Telering.

Smartfren adalah operator telekomunikasi pertama yang merilis eSIM dan hingga sekarang masih menjadi satu-satunya yang memiliki teknologi tersebut di Indonesia. Paket bundling eSIM Smartfren Unlimited dengan Samsung Galaxy Note20 Series ini diluncurkan dalam rangka memudahkan pengguna gadget mendapatkan teknologi dan paket internet yang andal untuk segala kebutuhan.

Smartfren menggunakan teknologi multiple carrier, milimeter wave, small cell, 4×4 MIMO, Beam Forming, Full Duplex, serta 256 QAM yang seluruhnya bisa dimanfaatkan dengan maksimal lewat Samsung Galaxy Note20 Series.

“eSIM Smartfren Unlimited Rp85.000 dan Samsung Galaxy Note20 Series adalah perpaduan yang tepat untuk pelanggan yang ingin memperoleh manfaat maksimal, tanpa repot menghitung pengeluaran internet. Paket Unlimited memberikan akses penuh untuk berbagai aplikasi selama 24 jam, serta bisa digunakan di mana pun sehingga sangat mendukung berbagai kegiatan berkreasi, bekerja, maupun sekadar hiburan,” ungkap Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren.

Dengan teknologi terdepan yang dibenamkan pada Galaxy Note20 series mulai dari layar Dynamic Amoled 2X dengan refresh rate hingga 120Hz, kapasitas RAM hingga 12GB dan LPDDR5, Exynos 990, internal memory 512GB yang dapat ditambah hingga 1TB, dan kinerja Quad Camera dengan fitur pro video camera dapat mendukung gaya hidup produktif penggunanya.

“Samsung Galaxy Note20 series dilengkapi juga dengan hybrid slot SIM card yang dapat digunakan keduanya untuk SIM card atau kombinasi satu SIM card dan microSD. Melalui partnership dengan Smartfren memberikan, pengguna Galaxy Note20 series mendapatkan gratis eSIM Smartfren unlimited, sehingga pengguna Galaxy Note20 dapat lebih optimal mengaktifkan dua nomor ponsel bersamaan, sekaligus memperbesar kapasitas memori dengan menyematkan microSD hingga 1TB pada slot hybrid yang tersedia,” kata Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia.

Promo eSIM Smartfren Unlimited Rp85.000 untuk Samsung Galaxy Note20 Series berlaku selama periode 3 Desember 2020 – 10 Januari 2021 untuk pembelian gadget di offline store Samsung Store, Erafone Store, Sentra Ponsel, MHI Store, Samsung by NASA dan Telering. Menggunakan paket Smartfren Unlimited Rp85.000, pelanggan memperoleh paket internet dengan batas pemakaian wajar 1 GB per hari, yang diperbarui setiap 24 jam.

Pelanggan tetap bisa mengakses internet setelah batas pemakaian wajar tersebut dengan kecepatan yang disesuaikan. Adapun masa aktif eSIM Unlimited ini adalah 28 hari, dan setelahnya pengguna mesti memperbarui paket tersebut. Selain itu pelanggan juga mendapatkan bebas telepon dengan suara berkualitas HD ke sesama nomor Smartfren.

Paket ini juga didukung oleh fitur Booster Unlimited untuk memudahkan pelanggan yang memerlukan batas pemakaian wajar lebih besar dan fleksibel. Pilihannya mulai dari Rp2.000 (0,5 GB untuk 1 hari), Rp5.000 (1.5GB dengan alokasi 0,5 GB per hari, selama 3 hari), dan Rp10.000 (3.5GB dengan alokasi 0,5 GB per hari, selama 7 hari). (Icha)

Huawei RuralStar, Solusi Bangun Jaringan di Daerah 3T

0

Telko.id – Huawei RuralStar, baru saja diperkenalkan oleh Huawei Indonesia. Sebuah solusi untuk bangun jaringan di daerah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) di Indonesia. Memang untuk membangun diwilayah Indonesia agar semua nya terkoneksi internet tidak mudah. Yang menjadi kendala terbesar adalah masalah geografis.

“Penerapan Huawei RuralStar ini bisa menjadi sebuah ‘keajaiban mobilitas’ bagi wilayah- wilayah yang selama ini belum tersentuh dengan konektivitas,” ujar Alex Xing, Chief Technology Officer Huawei Indonesia, pada sebuah diskusi panel, Selasa (15/12).

“Solusi Huawei RuralStar ini menghadirkan beragam inovasi, salah satu contohnya adalah penggunaan teknologi surya yang hemat energi sebagai solusi ketika muncul permasalahan terutama bagi wilayah-wilayah yang belum tersentuh oleh energi listrik. Solusi cell-site yang dilengkapi dengan kapabilitas untuk mencukupi kebutuhan energi secara mandiri ini mampu menangkap energi cahaya dan panas yang dipancarkan oleh matahari, terlebih bagi negara-negara yang terletak di sekitar ekuator, guna menghadirkan konektivitas jaringan yang berkesinambungan,” imbuhnya.

Huawei RuralStar ini mendukung pengembangan jangkauan jaringan seluler nasional yang makin luas, dengan konsumsi daya yang makin rendah dibandingkan solusi cell- site standar yang ada saat ini.

Huawei RuralStar
Alex Xing, Chief Technology Officer Huawei Indonesia

Selain itu, konsumsi daya pada komponen base band dan unit radio yang terdapat pada situs pemancar seluler ini lebih rendah dibandingkan dengan pada BTS makro standar lainnya, karena suplai energinya berasal dari panel surya, alih-alih dari generator disel yang mahal. Dengan demikian, biaya energi dan emisi CO2 bisa ditekan sedemikian rupa.

Seperti kita ketahui, saat ini, ada lebih dari 83.218 desa dengan 6.790 di antaranya bahkan belum terjangkau oleh jaringan 2G, 6.212 desa belum terjangkau oleh jaringan 3G, sementara sebanyak 12.548 belum terjangkau oleh jaringan 4G.

Dan, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menekan angka kesenjangan digital ini, khususnya di wilayah-wilayah yang belum terjangkau, yakni di daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Guna mewujudkan pemerataan jangkauan konektivitas secara umum, pemerintah sendiri menargetkan komitmennya untuk menghadirkan konektivitas hingga di wilayah-wilayah yang belum terjangkau dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Dengan adanya kebutuhan untuk mewujudkan pemerataan konektivitas broadband untuk semua, serta menimbang kendala yang besar apabila menggelar jaringan kabel fiber, juga tingginya keterbatasan akibat adanya koneksi warisan pada akses fixed wireless.

Alex menuturkan, “Huawei RuralStar ini sangat cocok untuk dimanfaatkan di sekolah-sekolah, area-area publik, hingga bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil.”

Pada intinya, penerapan solusi Huawei RuralStar akan mampu memangkas TCO sekaligus menghadirkan konektivitas dengan biaya murah bagi daerah-daerah terpencil.

Saat ini, proyek Huawei RuralStar telah berjalan secara komersial di lebih dari 110 jaringan di lebih dari 50 negara dan menjangkau setidaknya 50 juta penduduk dunia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil dengan proses penggelaran lapangan yang simpel, instalasi yang mudah, desain hemat energi dan dilengkapi dengan teknologi baterai yang mutakhir. (Icha)

vivo Y30 Standard

0

Telko.id – Spesifikasi vivo Y30 Standard bertumpu pada Helio P35, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 16 ini dibekali sistem operasi Android 10, Funtouch 10.5 dan layar berukuran 6.51″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo Y30 Standard. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aurora, Glacier Blue) dan memiliki body berdimensi 164.4 x 76.3 x 8.4 mm (6.47 x 3.00 x 0.33 in) dengan berat 191.4 g (6.77 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo Y30 Standard

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Helio P35 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.35 GHz Cortex-A53 & 4×1.8 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, Unspecified dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.51″ Inch dengan jenis IPS LCD. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo Y30 Standard sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera vivo Y30 Standard

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo Y30 Standard :

  • 13 MP, f/2.2, (wide), PDAF
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Hanya 3 Operator Ini Yang Lolos Lelang Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz

0

Telko.id – Kominfo baru saja mengumumkan peringkat seleksi dari proses lelang pita frekuensi radio 2,3 GHz. Hanya 3 operator yang ikut dalam proses lelang tersebut yakni Telkomsel (PT Telekomunikasi Selular), Tri Indonesia (PT Hutchison 3 Indonesia), dan Smartfren (PT Smart Telecom).

“Pelaksanaan Penentuan Peringkat Melalui Aplikasi Pencatatan Waktu telah dilaksanakan dengan diikuti oleh 3 (tiga) Peserta Seleksi, sehingga proses seleksi dapat dilanjutkan dengan pengumuman peringkat hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada rentang 2360 – 2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler berdasarkan urutan waktu tercepat pada aplikasi pencatatan waktu tersebut,” begitu isi dari pengumumannya.

Adapun urutan kesatu, kedua dan ketiga peringkat hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada rentang 2360 – 2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler sebagai berikut:

Diumumkan sebelumnya oleh Kemkominfo melalui keterangan resmi, penyelenggara jaringan bergerak seluler yang mendaftar sebagai calon peserta seleksi telah mengambil dokumen seleksi pada 24 November 2020 lalu.

Sebenarnya, ada lima operator seluler yang ikut mengambil dokumen seleksi Lelang Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz, yaitu XL Axiata, Telkomsel, Indosat Ooredoo, Smartfren, dan Tri Indonesia.

“Pada Kamis 10 Desember 2020, dari kelima calon peserta seleksi yang mengambil dokumen, terdapat empat calon peserta seleksi yang menyerahkan dokumen permohonan seleksi pengguna pita frekuensi radio 2.3GHz pada rentang 2360-2390MHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler,” tulis Kominfo dalam keterangannya, Senin (14/11/2020).

“Selanjutnya, jika hasil evaluasi administrasi hanya ada tiga peserta seleksi yang lulus tahap evaluasi administrasi dan memiliki waktu pengiriman dokumen permohonan yang sama, proses seleksi akan dilanjutkan ke penentuan peringkat melalui aplikasi pencatatan waktu,” kata Kominfo.

Lalu, peserta seleksi yang lulus evaluasi administrasi dapat mengambil username dan password pada 14 Desember 2020 pukul 13.00-15.00 WIB di Sekretariat Tim Seleksi.

“Penentuan peringkat melalui aplikasi pencatatan waktu akan dilaksanakan pada Selasa, 15 Desember 2020,” ujar Kominfo.

PT Indosat Tbk. dan PT XL Axiata Tbk. tidak masuk sebagai operator yang akan menggunakan pita frekuensi 2,3 Ghz. Kedua operator itu memiliki alasan berbeda ketika tidak ikut dalam proyek tersebut.

Pihak Indosat menyebutkan bahwa memang kali ini tidak mengikuti lelang. Alasannya yang dikemukakan oleh Adrian Prasanto. VP, Head of Strategic Communication Management Indosat Ooredoo bahwa spektrum yang dimiliki saat ini masih cukup.

“Dengan spektrum yang dimiliki saat ini, Indosat Ooredoo berada pada posisi yang baik, termasuk untuk rencana penyelenggaraan jaringan 3 tahun ke depan guna terus meningkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujarnya.

Sedangkan XL Axiata, ternyata terganjal persyaratan administrasi yang belum lengkap, seperti yang diungkapkan oleh Group Head Corporate Communication PT XL Axiata Tbk. Tri Wahyuningsih yang dikutip dari Bisnis.com.

“Kami tidak pernah berniat mundur dari ‘panggung’ lelang frekuensi 2,3 GHz. Kegagalan XL semata-mata karena terdapat persyaratan administrasi yang belum lengkap, yang tidak dapat diceritakan karena proses lelang yang sedang berlangsung saat ini”.

Frekuensi yang dilelang tersebut nantinya akan digunakan operator seluler untuk mendorong adopsi jaringan 5G. Dalam lelang ini, Kominfo akan melakukan seleksi sesuai ketentuan dalam Pasal 11 Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2018.

Kominfo menyebutkan juga bahwa seleksi ini menjadi salah satu cara untuk mendukung transformasi digital di sektor ekonomi, sosial, dan pemerintahan. Sebab, masih ada blok frekuensi radio yang saat ini belum ditetapkan penggunanya.

Sebelumnya, frekuensi 2,3 GHz ini digunakan oleh operator telekomunikasi Broadband Wireless Access (BWA). Namun, Kominfo mencabut izin frekuensi milik tiga operator BWA pada Desember 2018 lalu. Tiga operator yang dicabut ijinnya adalah PT First Media Tbk (KBLV), PT Internux, dan Jasnita Telekomindo. Pemerintah memutuskan tidak memperpanjang lisensi operator BWA dan mengalihkan frekuensi itu untuk layanan bergerak seluler.

Di samping itu, untuk mendorong adopsi jaringan 5G di Indonesia, pemerintah juga mempersiapkan tiga opsi frekuensi.

Pertama adalah lower band, ada dua opsi yaitu 700 MHz dan 800 MHz. Frekuensi 700 MHz saat ini masih dipakai untuk siaran TV analog, yang rencananya akan dimigrasi menjadi digital. Untuk menerapkan 5G di frekuensi ini, Kominfo menunggu UU Penyiaran disahkan lebih dahulu. Kemudian untuk middle band, mulanya Indonesia memiliki dua opsi frekuensi, yakni 2,6 GHz dan 3,5 GHz.

Keduanya saat ini sudah dipakai untuk koneksi satelit, penggunanya seperti Indovision dan BRI. Di upper band, Indonesia memiliki frekuensi 26 GHz. Frekuensi ini masih kosong dan menjadi kandidat kuat untuk implementasi 5G, jika ingin segera dikomersilkan. (Icha)

Pemda Diminta Selaraskan Regulasinya Demi Kebutuhan Internet Nasional

0

Telko.id – Pemda diminta selaraskan regulasinya demi kebutuhan internet nasional. Hal ini sebenarnya sudah sering dikemukakan oleh banyak pihak, tapi ternyata pemain diindustri telekomunikasi masih saja mengeluhkannya. Karena masih tersandung banyak regulasi daerah yang menyulitkan dalam membangun infrastruktur.

Persoalan krusial ini juga disinggung oleh Ahmad M Ramli, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, pada keynote speech-nya dalam forum Digital Telco Outlook 2021 sesi 1, yang mengambil tajuk ‘Mengungkap Peluang dan Kendala Perluasan Jaringan Internet di Berbagai Wilayah Indonesia’ yang berlangsung Selasa (15/12).

Ia menghimbau agar pemerintah daerah harus memiliki pandangan yang sejalan dengan pemerintah pusat, sekaligus perlu memiliki visi yang multiplayer efek.

“Kalau misalnya hanya berfikir untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelaran infrastruktur dan lain sebagainya, itu terlalu kecil. Tapi jika berfikir soal jangkauan dari servis telekomunikasinya yang mempengaruhi ekonomi masyarakat, layanan publik menjadi berjalan dengan baik, tentu itu jauh lebih bermanfaat,” jelasnya.

Terlebih kebutuhan internet saat ini sangat tinggi. Disaat banyak masyarakat yang harus menjalankan Work from Home maupun para siswa yang harus melakukan proses pembelajaran secara online.

Indonesia sendiri masih membutuhkan pembangunan jaringan internet lebih banyak lagi. Pasalnya, saat ini masih ada daerah yang hanya bisa mengakses telekomunikasi secara 2G atau bahkan belum sama sekali. Masih banyak juga yang baru dicover oleh 3G.

Sedangkan untuk daerah yang sudah tercover 4G baru 70.670 kelurahan atau desa dari 83.218 desa yang ada. Sisanya 12.548 kelurahan atau desa masih belum terjangkau 4G. Yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) ada 9.113 kelurahan atau desa dan sisanya berada di daerah non 3T yakni sebanyak 3.435 kelurahan atau desa.

Jamalul Izza sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan bahwa hasil dari penelitian APJII, peningkatan penetrasi pengguna internet di Indonesia terus tumbuh.

“Kenaikan pengguna internet sampai 73% ini merupakan angka yang cukup bagus tapi tak dipungkiri ada sekitar kurang lebih 12500 desa yang saat ini memang belum punya koneksi internet. Rencana kita memang di tahun 2021 akan konsen di penetrasi internet di pedesaan, melalui program kami yaitu Desa Internet Mandiri 2020 yang sudah kita canangkan dari tahun 2019,” terang Izza pada kesempatan yang sama.

Tantangan nyata untuk meningkatkan penetrasi internet di daerah, diakui memang bukan perkara mudah. Izza menceritakan letak geografis Indonesia yang sulit dicapai menjadi tantangan sulit yang perlu diselasaikan secara bersama.

“Lokasinya yang pegunungan, laut, pulau-pulau menjadi tantanga berat buat Indonesia, namun sebenarnya kita sudah punya teknologi-teknologi yang memang bisa kita andalkan untuk penetrasi internet, target kita adalah di Tahun 2022 itu semua daerah sudah di internet,” terangnya.

Sementara itu senada dengan Izza, Ronald Limoa, GM Future Network Project Telkomsel mengakui kendala geografis memang masih menjadi kendala hingga saat ini. Kendati demikian, ia menyampaikan operator perlu membuat inovasi agar servis yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah-daerah bisa tetap tersampaikan dan tidak terhalangi oleh infrastruktur pendukung seperti listrik misalnya.

“Telkomsel dalam hal ini, sudah membangun pembangkit listrik tenaga surya atau bahkan di daerah-daerah yang memang aliran sungainya baik, kami juga mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), itu sudah kami kembangkan. Kedepan sebenarnya kebutuhan dari masyarakat di daerah-daerah tersebut adalah bagaimana mereka mendapatkan benefit tambahan dari akses telekomunikasi yang dihadirkan,” jelasnya. (Icha)

HUAWEI Mate 40 Pro, Hadir Dibekali Chipset Kirin 9000 5nm SoC

0

Telko.id – HUAWEI Mate 40 Pro akhir nya resmi hadir di Indonesia. Banyak kelebihannya, salah satunya adalah dibekali Chipset Kirim 9000 5nm SoC yang diklaim sebagai smartphone pertama di dunia yang menggunakannya.

Ditambah dengan sistem kamera Ultra Vision Cine, dan desain Space Ring yang ikonik, serta pengalaman digital yang lebih cerdas membuatnya layak dilirik bagi yang ingin mengganti smartphone nya.

Selain itu, apa lagi kemampuan dari HUAWEI Mate 40 Pro?

Dari sisi desain, smartphone ini memiliki Space Ring Design yang ikonik, sebuah evolusi dari desain melingkar dan simetris ikonik HUAWEI Mate Series. Perangkat ini mengusung cut-out kamera depan berukuran kecil yang dikemas penuh teknologi, dengan 3D Face Unlock, Ultra Vision Selfie Camera, dan Smart Gesture Control. Oh iya, Smartphone ini juga menawarkan tahan debu dan air IP68, pilihan kontrol volume virtual dan fisik serta algoritma pencegahan kesalahan sentuh yang ditingkatkan.

Di Indonesia, HUAWEI Mate 40 Pro tersedia dalam warna Mystic Silver yang memesona, sentuhan akhir dengan efek pengalihan warna yang membangkitkan misteri yang tak terlihat.

HUAWEI Mate 40 Pro

“Untuk mendukung kinerjanya, HUAWEI Mate 40 Pro, dibekali Kirin 9000 yang merupakan SoC 5G 5nm paling canggih yang tersedia saat ini. Hal ini memberikan kinerja dan efisiensi daya yang jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya,” ungkap Lo Khing Seng, Deputy Country Head Huawei Consumer Business Group Indonesia menjelaskan saat peluncuran.

Untuk pertama kalinya, SoC 5G unggulan memiliki lebih dari 15,3 miliar transistor, menjadikannya SoC 5G terpadat dan berfitur lengkap hingga saat ini. CPU yang bertenaga memiliki arsitektur efisiensi daya tiga tingkat dengan inti yang bekerja pada clock frequency hingga 3.13GHz. Juga terintegrasi ke dalam SoC adalah GPU Mali-G78 24-core, serta NPU inovatif yang menampilkan dua inti besar dan satu inti kecil, membawa AI pada perangkat ke level yang baru.

GPU Mali-G78 24-core di HUAWEI Mate 40 Pro adalah GPU paling kuat yang pernah ada di perangkat Huawei. Ini memberikan kinerja grafis yang canggih dan dilengkapi dengan pengalaman audiovisual yang luar biasa untuk permainan yang imersif.

Layar 90Hz bekerja bersama dengan kecepatan pengambilan sampel sentuh 240Hz untuk respons yang lebih baik dan sekarang memberikan umpan balik haptik yang sesuai dengan pengalaman visual. Pengaturan hiburan ini dilengkapi dengan speaker stereo ganda untuk menciptakan pengalaman dengan stereo bass super.

Smartphone ini juga dilengkapi dengan teknologi baterai yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan 5G, mendukung iterasi tercepat dari HUAWEI SuperCharge.

Bagaimana dukungan untuk fotografinya? Didukung dengan all-round image system yang dirancang untuk membuat fotografi menjadi sederhana. Lalu, untuk kamera produsen ini bekerjasama degan Leica dengan Dual Cine Cameras dan Dual Ultra Wide Cameras. Menangkap video dan gambar sudut lebar pun dapat dilakukan melalui kamera depan dan belakang.

Terkait videografi sinematik, smartphone ini menawarkan fitur Dual Cine Cameras dengan sensor rasio pengambilan gambar bergaya bioskop 3:2 yang mendukung pengambilan gambar Steady Shot. Lalu memiliki Video HDR Fusion XD yang memastikan eksposur yang seimbang, bahkan ketika pengguna mengambil gambar dengan kontras pencahayaan yang ekstrim.

Evolusi lainnya termasuk Tracking Shot, sedangkan Story Creator memungkinkan adanya efek sinematik yang sebenarnya. Musik latar, filter, dan efek juga dapat ditambahkan dengan mudah. Tidak mengabaikan audio, HUAWEI Mate 40 Series memiliki fitur Audio Focus, Audio Zoom, dan dual stereo speaker.

Ultra Wide Cine Camera sekarang menawarkan bidang pandang yang lebih luas, serta detail yang lebih kaya, performa cahaya rendah yang ditingkatkan, dan algoritma koreksi distorsi, memungkinkan pengguna untuk menangkap lanskap luas yang indah, sedangkan Super Sensing Wide Camera memberikan bidikan definisi tinggi yang sebenarnya.

Kualitas gambar semakin ditingkatkan dengan Full Pixel Octa PD AutoFocus. Koreksi distorsi yang ditingkatkan menargetkan wajah, tubuh, dan anggota tubuh, menjadikan lensa sudut ultra lebar berguna dalam lebih banyak skenario daripada sebelumnya.

HUAWEI Mate 40 Pro juga memiliki fitur Periscope Telephoto Camera untuk mendukung 10x hybrid zoom dan 50x digital zoom.

Kamera Selfie Ultra Vision pada HUAWEI Mate 40 Series membawa selfie dan video ke tingkat yang lebih tinggi dengan dukungan untuk pengambilan gambar 4K dan opsi untuk mengambil gambar di salah satu dari tiga sudut pandang yang tersedia, mulai dari dekat dan pribadi hingga ultra-wide.

Selfie Gerak Lambat menambahkan lebih banyak fitur dari kamera depan dengan memungkinkan pengguna menambahkan efek dramatis saat mendokumentasikan tindakan cepat mereka. Kemampuan luar biasa dari HUAWEI Mate 40 Pro, memungkinkan semua orang membuat video yang memikat dari satu perangkat.

Pre-order HUAWEI Mate 40 Pro di Indonesia akan tersedia mulai tanggal 15 – 22 Desember 2020 di semua Huawei High-End Experience Store, toko online Huawei di JD.ID, eraspace.com dan tokopedia, juga toko offline erafone dan toko lainnya. Harga resmi HUAWEI Mate 40 Pro di Indonesia adalah Rp 15.999.000. (Icha)

GoBiz PLUS, Kolaborasi Gojek dan BCA Untuk Dukung Digitalisasi UMKM

0

Telko.id – GoBiz PLUS, hasil kolaborasi Gojek dengan BCA untuk dukung digitalisasi UMKM. Langkah ini diambil oleh Gojek karena berdasarkan pengamatannya, banyak UMKM yang ingin melakukan digitalisasi tapi tidak paham untuk memulainya.

Untuk itu, GoBiz PLUS untuk menjadi perangkat teknologi pertama di Indonesia yang dapat menerima seluruh jenis pembayaran nontunai. Inovasi ini menjawab kebutuhan para pelaku usaha terhadap efisiensi dalam bertransaksi, serta sejalan dengan kebutuhan konsumen dan anjuran Pemerintah dalam meminimalisir kontak fisik langsung dengan opsi pembayaran digital, khususnya di masa pandemi COVID-19.

Sebenarnya, sudah sejak 2018, Gojek mengembangkan super app GoBiz untuk manajemen operasional bisnis hingga dapat bermitra dengan 900.000 mitra usaha di Asia Tenggara. GoBiz PLUS pengembangan selanjutnya. Bukan hanya aplikasi saja tetapi juga  GoBiz dalam bentuk perangkat keras (hardware) agar pelaku usaha dapat menjalankan bisnis lebih efisien serta mengembangkan usaha ke tahap selanjutnya.

“Misi Gojek dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha UMKM tetap sama, bahkan semakin kuat. Kami sadar, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Disini, Gojek memiliki peranan untuk mendukung teman-teman pelaku usaha agar terus memperoleh akses untuk go-digital, terlebih di masa pandemi ini dimana masyarakat semakin mengedepankan transaksi nontunai agar dapat meminimalisir kontak fisik langsung,” ungkap Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek saat peluncuran GoBiz PLUS yang dilakukan secara virtual pada Selasa, 15/12/2020.

GoBiz PLUS

“Hasil kerjasama dengan BCA ini membuat perangkat GoBiz PLUS ini berbeda dan memiliki kemampuan yang belum dimiliki perangkat lain di Indonesia, yaitu platform terbuka (open platform) yang memungkinkan penerimaan seluruh jenis pembayaran nontunai agar kegiatan transaksi lebih efisien”, imbuh Andre.

Membuka peluncuran GoBiz PLUS, Syailendra, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan mengatakan, “Selama masa pandemi, pelaku UMKM menghadapi tantangan besar, terutama karena daya beli masyarakat yang menurun cukup drastis. Di sisi lain, data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan bahwa kontribusi terhadap struktur ekonomi Indonesia itu 99 persen berasal dari UMKM, dengan nilai pendapatan Produk Domestik Bruto (PDB) yang signifikan sebesar 60%”.

Syailendra pun menambahkan bahwa “Demi mendukung UMKM untuk bangkit dan semakin maju, upaya kolaborasi dan inovasi agar pasar UMKM Indonesia semakin luas harus menjadi prioritas. Peluncuran GoBiz PLUS ini merupakan sebuah awal sinergi yang dapat memberi manfaat untuk meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus mewujudkan pemenuhan target inklusi keuangan digital di Indonesia.”

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Santoso Liem menyampaikan, “Keselarasan visi BCA dan Gojek dalam mendukung kemajuan karya anak bangsa khususnya sektor UMKM, merupakan faktor yang melatarbelakangi inovasi GoBiz PLUS ini. BCA mengimplementasikan teknologi yang memungkinkan pengguna untuk memilih berbagai opsi pembayaran. Hadirnya kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong efisiensi pembayaran demi terwujudnya ekosistem nontunai dan cashless society“.

GoBiz PLUS adalah satu perangkat serba bisa agar UMKM dapat beroperasi lebih efisien dan mendukung pertumbuhan usaha. Beberapa fitur unggulan GoBiz PLUS yang merupakan kelanjutan pengembangan dari GoBiz ini antara lain dapat menerima pembayaran berbagai kartu, berkat kerjasama dengan Bank BCA, guna mendukung efisiensi kegiatan transaksi. Lalu, menerima pembayaran berbasis kode QR (QRIS) dan berbagai dompet digital, guna mendukung higienitas atau contactless payment.

GoBiz PLUS

Selain itu, pengguna GoBiz PLUS ini juga dapat mencetak resi secara instan tanpa perlu terhubung ke perangkat kasir lainnya, karena telah dilengkapi dengan ‘built-in’ printer dan tersedia layanan Point of Sales (POS) sehingga mempermudah para mitra usaha dalam pencatatan pesanan, memperbaharui menu maupun harga.

Untuk memanfaatkan layanan ini, mitra usaha hanya perlu mengeluarkan dana Rp 4.900,- setiap harinya. Mitra usaha sudah mendapatkan perangkat ini untuk membantu mengelola usaha dengan lebih mudah dan efisien, sangat terjangkau bagi para pelaku bisnis. (Icha)

Nokia C1 Plus

0

Telko.id – Spesifikasi Nokia C1 Plus bertumpu pada , 1 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 15 ini dibekali sistem operasi Android 10 (Go edition) dan layar berukuran 5.45″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia C1 Plus. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Blue, Red) dan memiliki body berdimensi 149.1 x 71.2 x 8.8 mm (5.87 x 2.80 x 0.35 in) dengan berat 146 g (5.15 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Nokia C1 Plus

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.4 GHz dan prosesor grafis / GPU . Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 2500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.45″ Inch dengan jenis IPS LCD. Resolusi layarnya 480×960 pixels dan telah dilengkapi dengan Yes,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia C1 Plus sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Kamera Nokia C1 Plus

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia C1 Plus :

  • 5 MP.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur LED flash dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p@30fps.

Nokia 5.4

0

Telko.id – Spesifikasi Nokia 5.4 bertumpu pada Snapdragon 662, 4/6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 15 ini dibekali sistem operasi Android 10 dan layar berukuran 6.39″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 5.4. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Polar Night, Dusk) dan memiliki body berdimensi 161 x 76 x 8.7 mm (6.34 x 2.99 x 0.34 in) dengan berat 181 g (6.38 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Nokia 5.4

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 662 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.39″ Inch dengan jenis IPS LCD, 400 nits (typ). Resolusi layarnya 720×1560 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 5.4 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, aptX Adaptive). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, .

Kamera Nokia 5.4

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 5.4 :

  • 48 MP, f/1.8, (wide), PDAF
    5 MP, 13mm (ultrawide)
    2 MP, (macro)
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.