spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 837

Oppo X 2021, Smartphone Layar Gulung Tampil Perdana Di Oppo Gallery

0

Telko.id – Oppo X 2021, smartphone layar gulung pertama di dunia yang dipamerkan pada Oppo Gallery. Smartphone ini hadir terinspirasi dari eksplorasi mendalam Oppo menuju tampilan infinite-swimming-pool. Berkat teknologi inovatif Oppo, perangkat ini memiliki fitur layar yang dapat diperluas dan menghilangkan garis lipatan yang biasanya sering ditemui pada smartphone lipat.

Oppo X 2021 tampil perdana dan dapat disaksikan secara eksklusif di Oppo Gallery yaitu showroom terbaru OPPO yang mengombinasikan teknologi dan seni melalui berbagai instalasi menarik berlokasi di Plaza Indonesia lantai dua.

“Oppo selalu melakukan berbagai inovasi. Sebagai perusahaan terdepan dalam hal tampilan fleksibel dan teknologi, Oppo X 2021 mewakili terobosan OPPO dalam upaya kontinue menciptakan smartphone dengan experience terbaru. Dalam pengembangan purwa rupa smartphone layar gulung yang perdana ini, Oppo telah mengajukan 122 paten dan 12 di antaranya terkait dengan mekanisme rollable. Pengalaman dengan Oppo X 2021 akan menjadi pengalaman yang belum pernah dirasakan sebelumnya,” ungkap Patrick Owen, Chief Creative Officer, Oppo Indonesia menjelaskan.

Patrick Owen menambahkan, “Pecinta teknologi maupun pengunjung umum dapat melihat langsung keunikan dan kecanggihan Oppo X 2021 di Oppo Gallery mulai 17 Maret hingga 25 Maret 2021 mendatang.

Oppo Gallery resmi dibuka untuk umum pada 10 Februari 2021,  merupakan sebuah showroom yang memiliki kualitas layaknya sebuah galeri seni yang didedikasikan untuk memberikan inspirasi mulai dari area ritel hingga area peraga. Di Oppo Gallery terdapat berbagai instalasi teknologi seni yang interaktif, produk kolaborasi, produk terbaru, dan inovasi Oppo lainnya termasuk Oppo X 2021.”

Oppo X 2021 didesain dengan 2 ukuran konfigurasi layar OLED yaitu 6,7 inci ketika dilipat dan menjadi 7,4 inci ketika diperluas. Layar dapat beralih di antara konfigurasi ini dengan cara digulung dan ditarik. Layar dapat bertahan hingga lebih dari 100.000 retraksi (digulung) dan ekstensi (diperluas) tanpa menimbulkan celah dalam tampilan. Layar dapat diatur ke ukuran yang berbeda dengan mendorong pada tombol samping secara bergantian ke arah atas dan bawah.

Teknologi inovatif memberikan pengalaman yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk menciptakan display otomatis saat dilipat dan diperluas, Oppo menciptakan Powertrain Roll Motor yaitu 2 drive motors di handset yang membantu layar dilipat atau diperbesar dengan mulus. Bahkan jika ditarik dan diperluas secara mendadak, tampilan akan tetap mulus.

Pada smartphone layar gulung ini memiliki 6.88mm Axis. Ya, Oppo menciptakan axis atau titik tengah di bagian display saat ditarik dan diperluas untuk memastikan tampilan layar tanpa celah.

Dilengkapi dengan Pelat 2-in-1 memastikan layar tetap tegak tanpa celah di antara segmen yang diperpanjang. Tidak ketinggalan, Oppo juga melengkapi dengan Laminasi Warp Track dengan baja berkekuatan tinggi yang dikembangkan oleh Oppo meningkatkan kekuatan dan elastisitas layar secara keseluruhan untuk memberikan perlindungan yang andal dan peningkatan fleksibilitas.

Berbagai dukungan juga sudah disiapkan agar pengguna dapat merasakan pengalaman terbaik saat menggunakan smartphone layar gulug ini. Seperti adanya fitur ColorOS yang menampilkan kustomisasi otomatis dan menyesuaikan tampilan visual agar sesuai dengan ukuran layar yang berbeda.

Lalu, sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi pendukung, album foto, browser, pemutar video, dan aplikasi produktivitas dan hiburan multi-media lainnya, pengguna dapat menikmati pengalaman interaktif yang belum pernah ada sebelumnya melalui layar berukuran dinamis.

Asyiknya, Oppo X 2021 ini memberikan tampilan lebih luas dan pengalaman menonton video yang lebih interaktif. Bahkan bagi pecinta games, smartphone ini akan memberikan keluasan tampilan yang diperlukan untuk memenangkan games.

Dengan layar yang bisa diperlebar smartphone ini juga akan memberikan pengalaman membaca buku digital yang lebih cepat dan mengurangi waktu untuk klik tombol ke halaman buku berikutnya.

Layar yang dapat diperlebar ini pun akan menangkap area gambar dan video yang lebih luas. Bahkan dengan kemampuannya Paralel space mode mampu menampilkan double. Pas buat para pecinta media sosial. Smartphone ini memungkinkan untuk menampilkan pesan sekaligus konten feed secara bersamaan.

Termasuk juga ketika akan digunakan bagi para karyawan. Oppo X 2021 juga memungkinkan pengguna bekerja efektif dari smartphone dan secara signifikan meningkatkan produktivitas kerja. (Icha)

Lelang Frekuensi 2,3 GHz Dibuka Kembali!

0

Telko.id – Lelang frekuensi 2300 MHz atau 2,3 GHz dibuka kembali. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomifo) baru saja mengumumkan akan membuka kembali seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz di dalam rentang 2360–2390 MHz untuk keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler 2021 yang sempat dibatalkan pada penghujung 2020 lalu.

Berbeda dengan lelang sebelumnya, kali ini operator seluler peserta lelang berpeluang untuk memenangkan lebih dari 1 blok. Menurut Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu tujuan dari pelaksanaan seleksi kembali pita frekuensi 2,3 GHz, mencangkup beberapa hal.

Pertama, untuk menambah pita frekuensi radio bagi Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler dalam rangka meningkatkan kapasitas jaringan bergerak seluler. Kedua, meningkatkan kualitas layanan jaringan dengan teknologi generasi keempat (4G/LTE).

“Jika memungkinkan juga terimplementasikannya teknologi generasi kelima [5G/IMT- 2020], serta mengoptimalkan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak [PNBP] khususnya dari Biaya Hak Penggunaan [BHP] spektrum frekuensi radio,” kata Ferdinandus dalam siaran pers, Senin (15/3/2021). 

Ferdinandus menambahkan seleksi dilaksanakan dengan Objek Seleksi pada pita frekuensi radio 2,3 GHz yang terdiri atas tiga blok pita frekuensi radio di dalam rentang 2360-2390 MHz dengan lebar pita masing-masing blok adalah 10 MHz.

Peserta Seleksi diberikan kesempatan untuk mengajukan penawaran minimal satu blok (1 x 10 MHz) dan diperkenankan melakukan penawaran dua blok atau tiga blok (3 x 10 MHz) sehingga tidak ada pembatasan jumlah blok yang dapat dimenangkan oleh Peserta Seleksi sesuai dengan hasil seleksi.

“Ketentuan lebih lanjut terkait dengan Seleksi mengacu pada Dokumen Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler 2021,” kata Ferdinandus. Para peserta dapat mengambil dokumen pada Rabu (17/3/2021) pukul 13.00–15.00 WIB di Sekretarian Tim Seleksi di Wisma Antara, Jakarta Pusat. 

Disampaikan Anggota Tim Pelaksana Seleksi 2,3 GHz Kementerian Kominfo Adis Alifiawan yang dikutip dari detik.com, peserta lelang frekuensi 2,3 GHz kali ini bisa memborong semua blok kosong yang dilelang.

“Perbedaan antara seleksi tahun 2020 dengan seleksi tahun 2021 untuk pita frekuensi radio 2,3 GHz antara lain dalam jumlah blok objek seleksi yang dapat dimenangkan oleh peserta,” ungkap Adis menambahkan.

Diketahui di frekuensi 2,3 GHz ini yang awalnya untuk layanan Broadband Wireless Access sekarang dihuni oleh Telkomsel dan Smartfren yang masing-masing mempunyai lebar pita 30 MHz. Lalu, Berca menguasai di zona 8, dan sisanya pada rentang 2360-2390 MHz yang sedang dilakukan lelang.

Sebelumnya, pemerintah batalkan lelang frekuensi 2.3 GHz yang diumumkan pembukaannya pada tanggal 20 November 2020 lalu. Padahal sudah ada pemenang nya juga yang diumumkan 14 Desember 2020 lalu.

Pemenang lelang frekuensi selebar 30 MHz yang dialokasikan untuk jaringan 5G itu dimenangkan oleh tiga operator: Telkomsel, Smartfren dan Hutchison Tri (3). Ketiga nya memberikan penawaran hanya diangka masing- masing Rp144.867.000.000,00 saja.

Padahal, sebelumnya Telkomsel memenangkan lelang frekuensi selebar 30 MHz di spektrum sama, 2300 MHz beberapa waktu lalu dengan harga sedikit di atas satu triliun rupiah (Rp 1.050.000.000.000). 

Lalu, berapa kah nilai lelang frekuensi 2,3 GHz kali ini? Di mana Kementerian Kominfo punya kewajiban untuk mengumpulkan sebanyak mungkin PNBP yang didapat antara lain dari lelang frekuensi, BHP (biaya hak penggunaan frekuensi), upfront fee, dan lain-lain. Kita tunggu saja hasilnya. (Icha)

realme C25 dan realme C21 Minggu Depan Diluncurkan, Intip Dikit Yuk!

Telko.id – realme C25 dan realme C21 bakal diluncurkan minggu depan. Tepatnya, Selasa 23 Maret 2021. Dalam produksi smartphone ini, realme bermitra dengan otoritas terkemuka di dunia dalam hal kualitas – TÜV Rheinland untuk memberikan sentuhan berbeda pada sang entry-level king, realme C-Series.

Entry-Level Pertama dengan Sertifikasi High Reliability

Kedua seri C ini merupakan smartphone entry-level pertama yang mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland High Reliability. Dengan sertifikasi ini, kedua penerus tahta entry-level king realme C-Series ini akan menetapkan standar baru di segmennya, khususnya di Indonesia. Sertifikasi ini juga membuat dua smartphone entry-level terbaru dari realme ini menjadi lebih tangguh dari sebelumnya.

Ketika Durabilitas Bertemu Trendsetting Geometric Design

Meski menghadirkan Real Quality yang ditingkatkan, keduanya tetap menghadirkan trend setting design dari realme. Geometric Design Spesial yang ada pada kedua nya pun dibentuk sedemikian rupa oleh realme untuk mendukung 23 uji keandalan tinggi yang dilakukan oleh otoritas TÜV Rheinland. Hal ini lantas membuat realme C25 dan realme C21 tidak hanya menawarkan trendsetting design, akan tetapi juga kualitas yang kuat di luar maupun di dalam.

Saat ini pengguna sering mengaplikasikan hand sanitizer dan cenderung khawatir lambat laun akan membuat perubahan atau pudarnya warna pada smartphone. Berangkat dari alasan itulah realme melakukan uji kualitas pada realme C25 dan realme C21, dan ternyata tidak ditemukan adanya perubahan atau pudarnya warna pada saat pengujian. Desain Geometrik yang trendi di bodi belakang smartphone akan bertahan dari abrasi selama tiga tahun.

Isi kotak realme C25

Menjelang debut globalnya di Indonesia, realme C25 yang ditenagai oleh Mediatek Helio G70 akan membawa hal-hal berikut di dalam kotak: realme C25, adapter charging 18W, kabel USB Type-C, buku panduan, kartu garansi dan pelontar kartu SIM. realme C25 sendiri akan dinobatkan sebagai smartphone entry-level paling tahan banting di Indonesia.

Isi kotak realme C21

Sementara realme C21 yang akan mengusung 3 kamera ini menawarkan harga yang lebih agresif dan akan dinobatkan sebagai smartphone dengan sertifikasi ketahanan paling terjangkau. Saat membuka kotak penjualan realme C21, pengguna akan mendapatkan realme C21, charger adapter, kabel micro-USB, buku panduan, kartu garansi dan pelontar kartu SIM.

Pada saat peluncurannya nanti, realme akan mengajak anak muda di seluruh Indonesia untuk menjadi saksi durabilitas kedua smartphone tersebut. Uji durabilitas itu pun akan dilakukan secara online di YouTube Channel realme Indonesia pada tanggal 23 Maret pukul 13:30 WIB. Jadi, jangan sampai ketinggalan! (Icha)

XL Axiata Terus Cermati UU Cipta Kerja Sektor Telekomunikasi

0

Telko.id – XL Axiata terus cermati UU Cipta Kerja sektor telekomunikasi dan masih menunggu Peraturn Menteri (Permen) Komunikasi dan Informatika sebagai aturan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (Postelsiar).

Hal ini dilakukan karena akan sangat berpangaruh terhadap investasi dan ekspansi yang akan dilakukan. Setidaknya ada 3 hal yang dicermati oleh operator ini. Pertama adalah masalah Infrastruktur sharing. Harapannya ada semangat konsolidasi dan kolaborasi dalam menterjemahkan UU Cipta Kerja ini dalam Permen Kominfo.

“Pasalnya, dalam infrastruktru sharing ini bukan hanya dengan para operator lain saja, tetapi juga dengan penyelenggara fiber optic lain dan juga pemerintah daerah terutama dalam masalah duckting,”ungkap Marwan O. Baasir, Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata dalam sharing session yang digelar XL Axiata secara daring, Kamis (18/3).

Permen Kominfo juga harus bisa memfasilitasi keperluan pelaku industri dalam mengembangkan jaringan, termasuk dengan lembaga pemerintahan lainnya dan pihak pemerintah daerah (Pemda).

Marwan memberikan gambaran, dalam memperluas infrastruktur jaringan seperti fiber optic (fiberisasi), XL berharap ada mekanisme penetapan tarif yang fair sehingga biaya yang akan ditetapkan oleh pemda tidak membebani pelaku industri telekomunikasi.

“Kamu berharap Kominfo bisa menjadi fasilitator seperti dengan Kemendagri, Pemprov dan Pemda sehingga penetapan harga tidak menjadi beban. Koordinasi antar lembaga untuk mengatur harga sewa untuk penggelaran fiber,” kata Marwan.

Pasalnya, fiberisasi ini sangat penting dalam penguatan jaringan. Termasuk untuk meningkatkan kapasitas data demi mempersiapkan kehadiran teknologi jaringan 5G. “Kalau itu mahal, 5G di daerah bisa jadi susah,” imbuh Marwan.

Kedua adalah masalah Sharing Spektrum dan Ketiga terkait lisensi spectrum. Ketiga permasalahan ini akan sangat mempengaruhi dari sisi belanja modal atau capital expenditure (CAPEX) yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Dengan demikian efisiensi di sector telekomunikasi juga bisa terjadi.

XL sendiri mengkhawatirkan tentang kondisi dominansi dari penyelenggara telekomunikasi. Menurut Khairul Hidayat Tanjung, Group Head Regulatory & Government Relation XL Axiata dalam acara yang sama mengemukan agar dominasi itu jangan sampai disalahgunakan.

“Misalnya, disuatu daerah sudah ada yang masuk duluan, lalu jika ada yang mau masuk dihalang-halangi. Ini yang kita kita harapkan. Semangat harus semangat kolaborasi. Jadi, harapan UU Cipta Kerja ini dapat membuat efisiensi di sector telekomunikasi secara keseluruhan bisa terjadi,” ujarnya.

Khairul juga menambahkan bahwa sharing aktif infrastruktur, dengan mengacu pada prinsip persaingan usaha yang sehat. Selain itu, implementasi regulasi sharing pasif diatur lebih terjamin dengan fasilitas dari pemerintah pusat dan daerah, dengan harga yang wajar dan adanya kontrol batas atas dari menteri.

“Setelah Omnibus Law (UU Cipta Kerja) diterbitkan, maka tidak ada pilihan lain lagi untuk industri ini untuk terbuka. Kelihatannya ke depan memang ingin mendorong konsolidasi dan kolaborasi di industri ini,” terang Khaerul dalam sharing session yang digelar EXCL secara daring, Kamis (18/3).

Kendati begitu, regulasi baru di sektor telekomunikasi ini bukan tanpa catatan. Para pelaku industri telekomunikasi masih belum bisa sepenuhnya mengimplementasikan apa yang diatur dalam UU Cipta Kerja. Saat ini, operator ini pun tengah menanti Permen Kominfo yang akan menjadi aturan pelaksanaan dari UU Cipta Kerja tersebut. (Icha)

Xiaomi Mi 11 Hadir Yang Pertama Gunakan Qualcomm Snapdragon 888

Telko.id – Xiaomi Mi 11 jadi yang pertama gunakan chipset Qualcomm Snapdragon 888. Tak heran, Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse begitu percaya bahwa smartphone flagship nya ini akan menjadi produk yang terbaik tahun 2021.

“Kami yakin, Xiaomi Mi 11 akan menjadi smartphone terbaik tahun 2021 karena banyak hal baru yang dapat dilakukan. Dan rasanya itu sangat masuk akal,” ungkap Alvin saat peluncurkan Xiaomi Mi 11 secara virtual pada Selasa (16/03/2021).

Apa saja keunggulannya?

Kita lihat dulu apa yang dimiliki oleh chipset anyar dari Qualcomm Sanpdragon 888 ini. Chipset terbaru ini sudah berteknologi 5G dengan manufaktur 5nm. Sedangkan untuk koneksi, sudah dilengkapi dengan WiFi 6 yang dua kali lebih cepat. Plus di sisi penyimpanan, chipset Snapdragon 888 dikawinkan dengan RAM 8 GB dan ROM 256 GB untuk keleluasaan penggunaan oleh para Mi Fans (fans Xiaomi).

Selain itu juga memiliki baterai yang tahan lama. Tak hanya itu, untuk wired chardging sudah menganut 55W, ditambah lagi inbox charging 55W, plus wireless charging 50W dan reserve wireless 10W. Jadi wajar jika smartphone ini mampu bertahan lama saat digunakan dan cepat dalam pengisian baterainya.

Di area layar, perangkat ini hadir dengan layar premium 6,81 inci AMOLED DotDisplay dengan refresh rate 120 Hz untuk menampilkan resolusi WQHD Plus atau setara 3.200 x 1.440 piksel dengan ketajaman 515 pixel per inci. Dengan kata lain, layar smartphone ini bisa menampilkan 4,57 juta pixel sekaligus untuk memanjakan mata pengguna melalui konten resolusi tinggi.

Dengan kemampuan layar yang dimiliki Mi 11, pengguna bisa menikmati konten video dengan standar HDR10 Plus yang bisa menampilkan palet warna 10-bit yang lebih kaya dari layar smartphone pada umumnya yang masih didukung 8-bit. Tingkat akurasi warna yang dimiliki layar telah jauh melampaui standar yang digunakan untuk industri profesional, termasuk oleh layar dari kompetitor.

Hadir dengan refresh rate hingga 120 Hz, Mi 11 menerapkan teknologi AdaptiveSync untuk memastikan berbagai skenario penggunaan layar agar hemat energi dari 120 Hz ke 90 Hz, ke 60 Hz, dan terakhir 30 Hz. Refresh rate diatur maksimal ke 120 Hz sewaktu pengguna sedang menjalankan gim yang mendukung refresh rate tersebut, atau turun menjadi 60 Hz sewaktu memutar video atau tampilan statis.

Layar ini juga memiliki touch sampling rate hingga 480 Hz menjadikannya sangat responsif dalam bermain game. Desain dan performa layar yang apik juga ditemani oleh perlindungan terbaik untuk layar berkat Corning Gorilla Glass Victus serta Corning Gorilla Glass 5 untuk panel belakang.

Untuk urusan fotografi, Mi 11 hadir dengan triple-camera system yang bisa diandalkan untuk menangkap segala momen dengan dramatis. Kamera utama 108 MP memiliki resolusi ultra-tinggi untuk menangkap segala detail, kamera ultra-wide 13 MP serta kamera telemacro 5 MP untuk mengabadikan detail. Sementara untuk bagian depan, terdapat kamera selfie 20 MP yang tertanam di dalam area layar.

Keunggulan lain perangkat ini adalah hadirnya dual speaker yang disetel secara khusus oleh harman/kardon. Selain itu, Mi 11 juga hadir dengan pengisian daya 55 W dengan kabel dan 50 W nirkabel untuk mengisi baterainya yang berukuran 4.600 mAh.

Untuk ketersediaan perangkat ini, Mi 11 baru bisa dipesan mulai 23 Maret mendatang melalui berbagai kanal penjualan baik online maupun offline. Dalam kesempatan peluncuran Mi 11, Xiaomi juga turut memperkenalkan produk ekosistem pintar lainnya seperti jajaran vacuum cleaner canggih. (Icha)

Mengenal Fitur Terbaru Koin Virtual Kelas Pintar

0

Telko.id, Jakarta – Kelas Pintar menghadirkan inovasi menarik kepada para pengguna. Bersamaan dengan peluncuran Paket Extra Pintar, penyedia solusi pembelajaran ini juga meluncurkan Koin Kelas Pintar. Lalu apa itu Koin Kelas Pintar?

Menurut CEO dan Founder Kelas Pintar Fernando Uffie, Koin Kelas Pintar merupakan koin virtual yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi di platform Kelas Pintar baik di aplikasi ataupun website.

“Bersamaan dengan peluncuran Paket Extra Pintar ini, kami juga memperkenalkan Koin Kelas Pintar, yang merupakan alat tukar berupa koin virtual yang digunakan untuk melakukan transaksi di platform Kelas Pintar,” jelas Uffie.

{Baca juga: Bantu Siswa Persiapkan Ujian, Kelas Pintar Rilis Paket Extra Pintar}

Uffie menyatakan bahwa seluruh pengguna Kelas Pintar setiap harinya bisa mendapatkan koin tersebut secara gratis, untuk selanjutnya digunakan saat mengajukan pertanyaan yang dikirimkan melalui fitur TANYA.

Adapun jumlah koin yang bisa didapatkan secara gratis akan berbeda, sesuai dengan tipe akses fitur TANYA yang dimiliki oleh pengguna.

Untuk pengguna akses fitur TANYA Regular, setiap harinya akan mendapatkan 6 koin gratis dan pengguna akses fitur TANYA Prioritas mendapatkan 10 koin gratis setiap harinya, sedangkan pengguna akses fitur TANYA Plus mendapatkan koin sesuai dengan status berlangganan paket yang dimiliki.

Dengan membeli Paket Extra Pintar, pelanggan akan mendapatkan 50 Koin Kelas Pintar setiap bulan yang secara otomatis meng-upgrade akses fitur TANYA apapun yang dimiliki pelanggan menjadi TANYA Plus, sehingga pertanyaan yang diajukan akan didahulukan untuk dijawab oleh Guru Ahli Kelas Pintar

“Bagi pelanggan yang memiliki akses fitur TANYA Plus, mereka bisa mengajukan pertanyaan tanpa batasan kuota,” ucap Uffie.

“Jadi selama memiliki Koin Kelas Pintar, mereka bisa bertanya di dua sesi TANYA yang disediakan, yaitu jam 9 pagi sampai 12 siang dan 6 sore sampai 9 malam, mulai dari hari Senin sampai Jumat,” terang Uffie.

Koin Kelas Pintar itu sendiri dapat dibeli oleh semua pengguna Kelas Pintar dengan harga Rp 5.000/koin melalui website dan aplikasi Kelas Pintar.

Koin tersebut berlaku selama satu tahun sejak pembelian Koin Kelas Pintar yang terakhir, jika masa aktif berakhir, maka Koin Kelas Pintar yang tersisa akan otomatis hangus.

Namun, masa aktif koin bisa diperpanjang jika pelanggan melakukan pembelian Koin Kelas Pintar sebelum masa aktifnya berakhir. Hingga 30 Juni 2021, pembelian minimal 20 Koin Kelas Pintar mendapatkan diskon 50%.

Terakhir saat ini Koin Kelas Pintar hanya bisa digunakan untuk melakukan transaksi di fitur TANYA Plus saja namun tidak menutup kemungkinan jika Koin akan hadir di fitur-fitur Kelas Pintar lainnya.

{Baca juga: Kelas Pintar Luncurkan Aplikasi Khusus Android TV}

“Saat ini Koin hanya untuk Tanya Plus tapi nanti dalam jangka panjang kita punya Guru, Kelas semua akan diintegrasikan di Kelas Pintar,” tutup Uffie.

Sebelumnya Kelas Pintar resmi merilis Paket Extra Pintar yang merupakan paket belajar yang dapat membantu siswa melakukan pembelajaran dan persiapan ujian hingga 18 bulan kedepan.

Melalui Paket Extra Pintar, para siswa bisa mengakses layanan Kelas Pintar Regular selama 18 bulan, mendapatkan 50 Koin Kelas Pintar setiap bulan selama 18 bulan serta akses fitur TANYA Plus selama 18 bulan. Semua itu dapat diperoleh hanya dengan harga Rp.990.000. [NM/IF]

Bantu Siswa Persiapkan Ujian, Kelas Pintar Rilis Paket Extra Pintar

0

Telko.id,Jakarta – Para siswa selalu dihadapkan dengan berbagai penilaian akademik atau ujian. Untuk mendukung siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian Kelas Pintar resmi merilis Paket Extra Pintar.

Menurut CEO dan Founder Kelas Pintar Fernando Uffie Paket Extra Pintar hadir untuk membantu siswa dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai ujian atau penilaian mulai dari Penilaian Harian hingga Penilaian Akhir Tahun (PAT).

“Bulan lalu kami meluncurkan aplikasi Kelas Pintar khusus untuk perangkat Android TV sebagai sebuah solusi dalam menjawab kebutuhan siswa dan orang tua akan kemudahan perangkat akses,” kata Uffie melalui konferensi pers virtual pada Rabu (17/03/2021).

{Baca juga: Kelas Pintar Luncurkan Aplikasi Khusus Android TV}

“Kini, untuk membantu siswa mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai ujian sekolah, kami menghadirkan Paket Extra Pintar,” tambahnya.

Paket Extra Pintar

Paket Extra Pintar sendiri merupakan sebuah paket belajar yang tidak hanya didedikasikan untuk persiapan ujian semester tahun ini saja tapi juga untuk pembelajaran dan persiapan ujian hingga 18 bulan kedepan.

Melalui paket ini, para siswa bisa mengakses layanan Kelas Pintar Regular selama 18 bulan, mendapatkan 50 Koin Kelas Pintar setiap bulan selama 18 bulan serta akses fitur TANYA Plus selama 18 bulan. Semua itu dapat diperoleh hanya dengan harga Rp.990.000.

“Dan untuk semua benefit tersebut, para orang tua tidak harus membayar mahal.” ujar Uffie.

Melalui paket ini, siswa dapat melakukan pembelajaran secara mandiri menggunakan layanan Kelas Pintar Regular dan ketika siswa menghadapi kesulitan mereka dapat langsung mengirimkan pertanyaan melalui fitur TANYA Plus yang akan selalu didahulukan untuk dijawab oleh guru ahli dari Kelas Pintar.

{Baca juga: Cek, Ini Daftar Paket Layanan GURU dari Kelas Pintar!}

“Bagi pelanggan yang memiliki akses fitur TANYA Plus, mereka bisa mengajukan pertanyaan tanpa batasan kuota. Jadi selama memiliki Koin Kelas Pintar, mereka bisa bertanya di dua sesi TANYA yang disediakan, yaitu jam 9 pagi sampai 12 siang dan 6 sore sampai 9 malam, mulai dari hari Senin sampai Jumat,” terang Uffie.

Dengan hadirnya paket ini beserta fitur TANYA Plus ini, diharapkan akan meningkatkan kepercayaan diri siswa dan siap dalam menghadapi berbagai ujian di sekolah.

Untuk memperoleh Paket Extra Pintar ini, siswa dapat mengakses laman https://www.kelaspintar.id/ atau melalui aplikasi Kelas Pintar yang tersedia di Google Play Store dan juga Apple Apps Store.

vivo iQOO Neo5

0

Telko.id – Spesifikasi vivo iQOO Neo5 bertumpu pada Snapdragon 870 5G, 8/12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 16 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS for iQOO dan layar berukuran 6.62″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo iQOO Neo5. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Orange) dan memiliki body berdimensi 163.3 x 76.4 x 8.4 mm (6.43 x 3.01 x 0.33 in) dengan berat 196 g (6.91 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo iQOO Neo5

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 870 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×3.2 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.80 GHz Kryo 585) dan prosesor grafis / GPU Adreno 650. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4400 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.62″ Inch dengan jenis AMOLED, 120Hz, HDR10+, 1300 nits (peak). Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo iQOO Neo5 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD, aptX Adaptive). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera vivo iQOO Neo5

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo iQOO Neo5 :

  • 48 MP, f/1.8, 25mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, OIS
    13 MP, f/2.2, 16mm, 120˚ (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Oppo Reno5 F Hadir Seminggu Lagi, Yuk Intip Kemampuannya!

0

Telko.id – Oppo Reno5 F memiliki posisi yang sangat berbeda dengan Oppo Reno5 dan Oppo Reno5 5G. Oppo Reno5 F dengan jargon “Picture Life in Speed” berupaya untuk menawarkan kecepatan pada perangkat smartphone dengan harga terbaik di kelasnya.

“Oppo Reno5 F ditujukan untuk pasar anak muda dengan rentang usia 18 – 25 tahun, mahasiswa atau orang yang pertama kali bekerja dan memasuki tahapan lain dalam kehidupan mereka. Pengguna OPPO Reno5 F adalah tipikal konsumen yang selalu berkaitan dengan kecepatan dalam merespon setiap keadaan yang terjadi maupun dalam menciptakan sebuah tren baru,” ungkap Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia dalam acara Oppo Reno5 F 1st Appearance Experience Event, Selasa (16/3/2021).

Ultra Slim Design

Smartphone ini memiliki ketebalan 7,8 mm dan berat 172 g. Oppo telah berupaya mengurangi berat dari perangkat kerasnya tanpa mengorbankan kemampuan pembuangan panas pada Oppo Reno5 F. Desain nya cukup ramping sehingga dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam saku tanpa menggembung. Selain itu, perangkat ini juga cukup ringan sehingga ketika digunakan bermain game dalam waktu yang sangat lama tidak menyebabkan kelelahan tangan.

Penutup baterainya memiliki desain 3D melengkung yang menimbulkan kesan tipis dan modern. Oppo Reno5 F menyajikan tampilan premium, elegan, dan simpel, sekaligus nyaman saat digengam dengan satu tangan.

Multi cooling-System

Ada berbagai inovasi yang dibuat oleh Oppo agar smartphone nya ini tidak cepat panas. Inovasi tersebut adalah Multi Cooling system. Di mana, pada smartphone ini, paduan aluminium yang digunakan memiliki konduktivitas termal tinggi sehingga meningkatkan efisiensi pembuangan panas sebesar 30% dan meningkatkan kekuatan struktur perangkat.

Oppo juga mengoptimalkan tata letak lembaran grafit di bingkai tengah mampu meningkatkan efektivitas pembuangan panas CPU dan chip hard drive.

Ditambah lagi ada empat lapisan tabung grafit yang berfungsi untuk meningkatkan pembuangan panas dari CPU dan chip hard drive. Kemudian dengan meningkatkan jumlah lapisan lembaran grafit di sekitar layar dari 2 menjadi 3 lapisan dapat meningkatkan efisiensi pembuangan panas sebesar 30% dan tanpa menambah ketebalan perangkat.

Selain itu, Oppo juga meningkatkan solusi pembuangan panas. Di mana, perangkat ini akan membaca dan menganalisis data dari sensor suhu yang terletak pada bagian dalam dan menggunakannya untuk memperkirakan suhu penutup belakang telepon (± 1,5 °C).

Bahkan perangkat ini mampu menyesuaikan frekuensi CPU dan pengisian daya berdasarkan perkiraan suhu agar dapat mengontrol suhu dengan lebih akurat dan efisien.

Oppo Reno5 F pun memiliki kontrol suhu pintar yang dapat menyeimbangkan suhu dengan kinerja ponsel berdasarkan skenario penggunaan.

Selain itu, perangkat ini juga mampu membatasi konsumsi daya dengan cara mendeteksi arus komponen saat menjalankan beberapa aplikasi yang sering digunakan, dan mengoptimalkannya secara keseluruhan berdasarkan data.

Flowing Light Design

Flowing Light Design menonjolkan sudut lengkung yang membuat Oppo Reno5 F tampil tipis, simpel, namun tetap terlihat elegan. Smartphone ini menampilkan tekstur matte dalam penampang material glossy. Dengan Flowing Light Design, smartphone ini dapat menunjukkan berbagai warna lain bergantung dari sudut penglihatan dan arah datangnya cahaya.

Bagian belakang baterai smartphone ini dibuat dengan panel komposit. Bahannya memiliki transparansi tinggi yang sebanding dengan kaca dan lebih tahan terhadap pecah dan retak.

Single Punch-Hole AMOLED Display

Oppo Reno5 F dilengkapi layar AMOLED 6,43 inci dengan tampilan lubang tunggal (single punch-hole) berukuran 5,69 mm menghadirkan tampilan layar smartphone yang lebih modern dibandingkan dengan layar tetesan air (teardrop notch display). Keuntungan desain layar ini membuat smartphone ini lebih nyaman digunakan untuk menikmati pengalaman bermain game, menonton video, dan menikmati konten media sosial. Dikombinasikan dengan bezel sempit, Oppo Reno5 F menawarkan rasio layar-ke-bodi yang sangat tinggi yaitu 90,8%.

All-day AI Eye Comfort

Kombinasi dari layar Sunlight Screen dan Moonlight Screen menawarkan All-day AI Eye Comfort, yang akan menyesuaikan dengan preferensi pengguna seiring intensitas penggunaan ponsel dari waktu ke waktu yang semakin sering.

Teknologi Sunlight Screen meningkatkan visibilitas layar sehingga pengguna dapat melihat layar mereka dengan jelas di siang hari bahkan saat di bawah terik matahari.

Pada malam hari, Moonlight Screen secara otomatis meredupkan layar dengan mengatur kecerahan terendah pada 2 nits untuk memberikan pengalaman menonton yang nyaman. Dengan tingkat kecerahan dan temperatur warna yang lebih rendah, layar terasa lebih lembut di mata.

AI Backlight secara otomatis menyesuaikan pengaturan lampu latar sepanjang hari dengan mempelajari pola dan kebiasaan pengguna dalam menyesuaikan kecerahan secara manual dalam kondisi pencahayaan yang berbeda.

In-Display Fingerprint 3.0

Teknologi In-Display Fingerprint Unlock generasi ketiga dari Oppo memperkenalkan teknologi kompensasi cahaya terbaru dikombinasikan dengan teknologi antipemalsuan berbasis perangkat keras, membuka kunci telepon sekarang menjadi lebih aman.

Fitur pemindai antipemalsuan merupakan generasi ketiga yang menggunakan sensor untuk membedakan antara sidik jari asli dan palsu. Fitur ini membedakan antara penyerapan dan reflektivitas dari kulit manusia dan karakteristik sidik jari nonorganik atau yang dipalsukan.

Dibandingkan dengan detektor sidik jari yang diletakkan pada bagian samping atau belakang, detektor sidik jari dalam layar memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan akurasi pengenalan.

OPPO Reno5 F 1st Appearance

  • 7,8mm thickness
  • 172g weight
  • Flowing Light Design
  • 6.43-inches Single Punch-hole Display
  • 2400×1080 pixels; AMOLED
  • 60HZ Refresh Rate; 90.8% Screen to Body Ratio
  • In-Display Fingerprint 3.0
  • Fluid Black & Fantastic Purple Color

Oppo Reno4 F vs Oppo Reno5 F

DeviceOPPO Reno4 FOPPO Reno5 F
Dimensions & WeightDimensions:7.48mm x 73.8mm x 160.1mmDimensions: 7.8mm x 73.2mm x 160.1mm  
 Weight: 164gWeight: About 172 g
Display6.43-inches 6.43-inches 
 Dual Punch-hole DisplaySingle Punch-hole Display
 2400×1080 pixels; FHD+ Super AMOLED2400×1080 pixels; FHD+ Super AMOLED
 60HZ Refresh Rate60HZ Refresh Rate
 20:9 Screen Ratio20:9 Screen Ratio
 90.7% Screen to Body Ratio; 408 PPI90.8% Screen to Body Ratio
 Gorilla Glass 3+409 PPI
  Gorilla Glass 3+
Fingerprint SensorIn-Display Fingerprint 3.0In-Display Fingerprint 3.0
ColorsMatte Black & Metallic White Fluid Black & Fantastic Purple

(Icha)

Studio 5G Industry 4.0 Jadi Proyek Uji Coba 5G Singapura

0

Telko.id – Studio 5G Industry 4.0 jadi proyek uji coba 5G Singapura. Studio ini merupakan hasil insiatif dari IBM, Samsung Electronics, dan M1 yang didukung oleh IMDA (Infocomm Media Development Authority) dibawah kementerian Komunikasi dan Infomasi Singapura.

Dalam Studio 5G Industry 4.0 ini akan menggabungkan konektivitas 5G canggih dengan kecerdasan buatan (AI), cloud hybrid, dan kemampuan komputasi edge untuk mengembangkan dan menguji Industri 4.0 yang inovatif. solusi untuk perusahaan di Singapura dan di seluruh wilayah. Harapannya dapat mempercepat bagaimana perusahaan merangkul Industri 4.0.

Studio 5G Industry 4.0 juga akan mensimulasikan kasus penggunaan operasional yang mendemonstrasikan bagaimana bisnis dapat memanfaatkan kekuatan teknologi hybrid cloud dan AI serta kemampuan 5G canggih untuk mengubah operasi penting dan mendorong nilai baru – dari meningkatkan kualitas dan produktivitas di lini produksi hingga memberdayakan personel layanan dan kontrol kualitas.

Termasuk juga akan mengembangkan, menguji, dan membandingkan kasus penggunaan Industri 4.0 dunia nyata yang melibatkan kendaraan berpemandu otonom, robot kolaboratif, augmented reality 3-D, dan pengenalan serta klasifikasi visual dan akustik AI secara real-time.

IBM telah bekerja dengan Samsung dan M1 untuk memberikan solusi yang memanfaatkan latensi ultra-rendah, keandalan tinggi, dan keamanan konektivitas 5G, menggabungkan solusi jaringan 5G mandiri Samsung yang canggih dan perangkat seluler dengan cloud hybrid IBM, edge computing, dan teknologi AI, serta keahlian layanan jaringan dan teknik M1 dalam perancangan dan integrasi solusi 5G SA dan perumusan kasus uji 5G untuk memenuhi persyaratan peraturan.

Semua itu dibangun di atas Red OpenShift, kasus penggunaan Industry 4.0 menggunakan solusi AI IBM untuk analisis visual dan akustik serta teknologi augmented reality.

Didukung oleh Infocomm Media Development Authority Singapura sebagai bagian dari perjalanan 5G Singapura, Studio menjadi tuan rumah uji coba 5G Industri 4.0 pertama di negara itu, menguji aplikasi dunia nyata yang dapat diterapkan di sektor manufaktur, sambil mengukur dan mengoptimalkan kinerja 5G perusahaan untuk penggunaan industri.

Dengan kemampuan mandiri 5G yang lengkap yang mencakup setidaknya setengah dari Singapura pada akhir tahun 2022, Singapura akan mendorong lebih banyak bisnis untuk mengevaluasi bagaimana mereka dapat mengintegrasikan 5G ke dalam operasi yang ada, tetapi mereka membutuhkan cara untuk menguji kasus penggunaan baru untuk mengevaluasi strategi adopsi dan mengembalikannya. tentang investasi.

Peluncuran ini merupakan langkah selanjutnya dalam kemitraan strategis global Samsung dan IBM untuk memajukan 5G dan inovasi industri canggih melalui jaringan perusahaan dan melalui kolaborasi silang dengan operator seluler global.

Samsung dan IBM telah bekerja sama dalam memberikan solusi baru bagi perusahaan untuk mengembangkan kekuatan 5G yang akan meningkatkan produktivitas dan membuka peluang bisnis baru. Selain itu, upaya gabungan dari kedua perusahaan memfasilitasi perusahaan untuk menyesuaikan dan menerapkan aplikasi mereka dengan cepat, sambil secara fleksibel mengelolanya di cloud, lingkungan lokal, atau pribadi apa pun yang mereka pilih.

“5G menghadirkan peluang besar bagi perusahaan untuk mendorong nilai baru dan mengubah operasi mereka untuk memanfaatkan era konektivitas industri berikutnya. Proyek ini dibangun di atas kemitraan strategis jangka panjang IBM dengan Samsung, dan visi bersama dengan M1 dan IMDA, untuk membantu bisnis memanfaatkan teknologi hybrid cloud dan AI yang akan menentukan kesuksesan masa depan mereka,” kata Brenda Harvey, Manajer Umum, IBM APAC.

Brenda pun menambahkan bahwa langkah ini sangat penting bagi bisnis ini untuk memiliki kesempatan untuk menguji dan mengevaluasi investasi teknologi ini, dan IBM berkomitmen untuk bekerja bahu membahu dengan perusahaan untuk memastikan dapat membuat keputusan terbaik yang benar-benar akan mendorong bisnis nya maju.

“5G adalah pengubah permainan potensial untuk Industri 4.0. Ini adalah lapisan konektivitas penting yang dapat mengaktifkan manufaktur cerdas. Saya ingin mengucapkan selamat kepada IBM atas pembukaan studio Industri 4.0 berkemampuan 5G di sini, di Singapura. Penting bagi Singapura untuk menjadi tempat di mana solusi 5G yang inovatif dapat dikembangkan dan disebarkan secara global,” kata Lew Chuen Hong, Kepala Eksekutif, IMDA.

Lew juga menambahkan bahwa dengan ekosistem 5G yang kuat akan memberikan lebih banyak peluang bagi bisnis dan karyawan di negara nya. Ia pun akan bekerja dengan industri untuk terus maju dengan 5G, seiring kami merancang masa depan digital Singapura.

M1 merupakan pelopor dalam pengembangan 5G di Singapura. Operator ini menjadi yang pertama menggelar jaringan yang meluncurkan uji coba 5G pada awal 2018 dan telah mengembangkan lebih dari 15 kasus penggunaan, uji coba, dan kemitraan 5G – sebuah rekor dalam industri, di bidang kendaraan otonom , robotika, AI, dan lainnya.

Kemungkinan tak terbatas yang dapat dibawa jaringan 5G SA ke manufaktur Industri 4.0 di Singapura diatur untuk menguntungkan perusahaan. Hiper-konektivitas 5G M1, pembagian jaringan ujung-ke-ujung, latensi ultra-rendah, serta komunikasi yang sangat andal dan aman akan memungkinkan bisnis untuk bekerja tidak hanya lebih cepat, lebih efisien dan aman, tetapi juga lebih pintar.

“Kasus penggunaan yang diuji dan dikembangkan dari proyek ini akan membantu lebih banyak bisnis Singapura untuk mengadopsi 5G, menambah nilai pada percepatan Industri 4.0 dan membangun ekosistem 5G yang dinamis untuk Singapura,” kata Manjot Singh Mann, CEO M1.

Menurut KC Choi, Wakil Presiden Eksekutif & Kepala Global Bisnis B2B, Bisnis Komunikasi Seluler, Samsung Electronics, kolaborasi dengan IBM, IMDA dan M1 dalam proyek ini akan sangat membantu mewujudkan 5G bagi pelanggan.

Itu sebabnya, bagi Samsung, pembukaan Studio di Singapura merupakan tonggak penting dalam menerapkan solusi jaringan dan seluler berkemampuan 5G dengan kemampuan Industri 4.0 untuk membantu mengubah manufaktur. Kemampuan seluler dan 5G seperti ini memberdayakan pekerja dan mengubah cara pabrik dan gudang beroperasi, menghadirkan efisiensi dan produktivitas baru ke dalam operasi. (Icha)