Telko.id – Pos Layanan TNI di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), mulai tahun depan bakal memiliki fasilitas akses internet. Setidaknya, pemerintah akan menyiapkan 200 akses interent.
Ini merupakan salah satu hasil dari kunjunganPanglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Andika Perkasa ke Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Selasa (28/12/2021).
Dimana, pertemuan tersebutmembahas penyediaan titik akses internet di pos pelayanan TNI wilayah 3T (terluar, tertinggal dan terdepan) untuk mengatasi tantangan komunikasi dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara.
“Konkretnya Kominfo akan memberikan dukungan terhadap 200 titik pos layanan TNI di wilayah terluar melalui akses internet yang langsung dihubungkan ke satelit, dan ini akan dilaksanakan di tahun 2022,” ujar Johnny G. Plate usai pertemuan.
Johnny juga menyatakan bahwa infrastruktur yang paling feasible dan paling cepat untuk mendukung pelayanan TNI di 200 titik berupa VSAT yang dihubungkan langsung dengan satelit. Menurutnya, saat ini Kementerian Kominfo mempunyai kapasitas yang cukup untuk mendukung layanan TNI di wilayah terluar.
“Kalau yang berkaitan dengan secure communication itu betul-betul domain militer. Namun, (dukungan Kominfo) berkaitan dengan komunikasi nonmiliter untuk memberikan layanan pertahanan negara di wilayah 3T,” jelasnya.
Pertemuan ini menurut Johnny merupakan upaya memperkuat memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk efektifitas penyelenggaraan pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
“Tadi Pak Panglima menyampaikan apa saja kebutuhan telekomunikasi untuk TNI dan Kominfo juga saya menyampaikan dan menjelaskan kegiatan yang sedang kami tangani, didalamnya termasuk memberikan dukungan telekomunikasi bagi wilayah terluar,” paparnya.
Menurut Johnny, di wilayah terluar di Indonesia terdapat aktivitas pertahanan dan keamanan negara, sehingga TNI selalu hadir bersama masyarakat terluar.
“Oleh karena itu, Kementerian Kominfo akan memastikan tersedianya infrastruktur TIK yang lebih memadai di titik-titik terluar penyelenggaraan dan keamanan negara,” tegasnya.
Atasi Tantangan Komunikasi
Jenderal Andika Perkasa menyatakan, sejak ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Panglima TNI, langsung melakukan orientasi. Menurutnya, masih banyak titik operasi TNI yang belum terjangkau akses komunikasi.
“Tidak hanya pada wilayah perbatasan seperti di Kalimantan dan Papua tetapi juga di beberapa kepulauan lainnya. Ternyata begitu banyak pos kita yang tidak ada sarana komunikasi. Karena apa? Karena memang sinyalnya tidak ada, sehingga untuk laporan saja harus nyebrang pulau,” jelasnya.
Panglima TNI menyontohkan kondisi Pulau Dana Rote di Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, akses komunikasi yang suliti membuat koordinasi menjadi terhambat.
“Pulau Dana Rote ini, Pak Menteri sangat paham wilayah itu, (prajurit) untuk laporan harus nyebrang ke Pulau Rote, baru bisa laporan apa perkembangannya, Kan tidak bisa kita membiarkan pos-pos itu misalnya tanpa komunikasi sama sekali. Kalau ada apa-apa bagaimana?” ungkapnya.
Menurut Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, ada pula tantangan di daerah perbatasan lain seperti titik pos TNI di Provinsi Maluku dan Maluku Utara, serta wilayah yang dekat dengan Sulawesi Tenggara.
“Di Taliabu, di Kepulauan Sula itu sangat sulit. Jadi kami selama ini mendapatkan anggaran dari pemerintah dalam hal telekomunikasi ICT itu melalui Telkom, tetapi anggaran itu kan sangat terbatas sehingga kami diskusikan dengan Telkom sebagai mitra yang memang selama ini mendukung ICT TNI dan Kementerian Pertahanan, ternyata jalan buntu untuk 2022 karena memang jumlah anggarannya,” paparnya.
Oleh karena itu, dalam pertemuan dengan Menkominfo Johnny G. Plate, Panglima TNI mengapresiasi program dan kebijakan sektor infrastruktur telekomunikasi di seluruh Indonesia, khususnya untuk wilayah 3T.
“Pagi ini saya menghadap Menteri Kominfo karena kami berharap mungkin ada solusi, dan ternyata benar-benar ada solusi. Jadi kami akan didukung 2022 ini melalui program yang memang juga sudah berjalan dilakukan oleh Kominfo, Nilainya menurut saya cukup sangat membantu untuk menyediakan konektivitas titik-titik (layanan pos TNI),” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Johnny didampingi Sekretaris Jenderal, Mira Tayyiba; Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Ismail; Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan dan Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Anang Latif. (Icha)
Telko.id – Sambut MotoGP 2022 Mandalika, pemerintah akan menambah spectrum frekuensi sebesar 4 Megahertz di frekuensi 400-an sehingga nanti penyelenggaraan pertandingan itu sendiri, kompetisinya itu sendiri bisa berlangsung dengan baik.
Ya, meskipun rencana MotoGP di Mandalika masih akan ditargetkan 2022. Namun pemerintah terus mengebut melakukan perbaikan-perbaikan sirkuit. Terbaru, Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G sedang membahas persiapan perhelatan ajang MotoGP Mandalika 2022 bersama Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, khususnya di sektor infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Untuk pelaksanaan MotoGP 2022 Mandalika ini terdapat sejumlah hal yang menjadi fokus pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Pertama, terkait kesiapan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang memadai, termasuk spektrum frekuensi untuk paddock yang masih dibutukan penambahan.
Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G memberikan keterangan tentang persiapan perhelatan ajang MotoGP Mandalika 2022 bersama Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto
“Dan hari ini dapat saya sampaikan Kominfo menyiapkan tambahan spektrum frekuensi sebesar 4 Megahertz di frekuensi 400-an sehingga nanti penyelenggaraan pertandingan itu sendiri, kompetisinya itu sendiri bisa berlangsung dengan baik,” kata Johnny.
Selain itu, pemerintah juga akan memastikan ketersediaan jaringan fiber optik yang memadai agar transmisi data dari Mandalika ke seluruh Indonesia dan dunia berjalan lancar.
Untuk itu, Kominfo juga sudah mendiskusikan tentang penyediaan bandwidth dan Base Transceiver Station (BTS) dari operator seluler.
“Di sana kebetulan ada dua operator besar yang beroperasi di Mandalika yaitu Telkomsel dan XL. Saya sendiri sudah melakukan rapat dengan operator seluler di mana mereka juga sudah memastikan akan memberikan layanan telekomunikasi yang memadai pada saat penyelenggaraan MotoGP,” ucap Johnny G, Menteri Komunikasi dan Informatika RI usai membahas persiapan perhelatan ajang MotoGP Mandalika 2022 bersama Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, khususnya di sektor infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Senin (27/12/2021).
Peningkatan layanan komunikasi juga akan dilakukan di area penginapan. Terkait hal itu, dirinya dan Hadi tengah mendiskusikan lokasi yang akan memperoleh penguatan sinyal telekomunikasi.
Selain kawasan di sekitar arena MotoGP, peningkatan layanan komunikasi juga akan dilakukan di area penginapan. Terkait hal itu, dirinya dan Hadi tengah mendiskusikan lokasi yang akan memperoleh penguatan sinyal telekomunikasi.
Johnny juga menyebutkan bahwa untuk memastikan keselamatan penerbangan imbas padatnya traffic pada saat gelaran MotoGP Mandalika, pihaknya akan menggerakkan mobile unit dari Balai Monitoring Kominfo yang ada di Lombok untuk berkoordinasi dengan Balai Monitoring Kominfo di Denpasar, Banyuwangi, dan Surabaya.
Sementara itu, Hadi menyampaikan bahwa pada Februari 2022 akan digelar pertandingan pra musim MotoGP di Mandalika. Nantinya, pertandingan tersebut akan dijadikan sebagai evaluasi untuk mematangkan persiapan gelaran MotoGP pada Maret mendatang.
“Pada bulan Februari nanti tanggal 11 sampai tanggal 13 ada pra musim yang dilaksanakan, akan dihadiri 900 pembalap dan official. Di situlah kita akan menstimulasi kekurangannya apa dalam penyelenggaraan Maret nanti supaya sukses,” ucap Hadi.
Hadi juga memastikan gelaran ajang MotoGP Mandalika 2022 akan menerapkan protokol kesehatan ketat, mulai dari penyaringan penonton melalui aplikasi PeduliLindungi, penyediaan fasilitas tes PCR dan antigen, hingga pengaturan kapasitas penonton agar kewajiban menjaga jarak tetap terpenuhi. (Icha)
Telko.id – Huawei P50 Pocket, menjadi smartphone lipat berteknologi engsel terkini keluaran dari produsen Huawei. Produk ini hadir dengan desain yang elegan dan menampilkan layar besar yang imersif serta fitur inovatif dalam mode terlipat.
Pada kesempatan ini juga, selain Huawei P50 Pocket White, diperkenalkan Huawei P50 Pocket Premium Edition hasil kerja sama dengan desainer Haute Couture Iris Van Herpen yang menampilkan gaya luar biasa dari pola mengalir secara organik dalam nada emas yang memukau, menghadirkan elemen organik, kehidupan kinetik ke teknologi mutakhir yang bergerak.
Produsen ini pun menjanjikan engsel multi-dimensi yang diperkuat dengan bahan inovatif yang dapat dilipat agar pas dengan mulus, dan terbuka tanpa kesulitan. Langsung berubah dari ukuran saku menjadi smartphone layar penuh terbaik.
Lalu seperti apa fitur unggulan Huawei P50 Pocket ini?
Desain
produk ini akan memiliki layar yang dapat dilipat secara vertikal yang disebut desain clamshell. Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan Mate X2 yang mereplikasi desain yang mirip dengan Samsung Galaxy Fold 3 tetapi Mate X2 memiliki sedikit peningkatan dibandingkan pesaingnya.
Namun, Huawei menyebutkan bahwa smartphone lipat ini berbeda dengan yang lain karena menjanjikan hadir dengan konsep yang sama sekali baru, seperti namanya, itu hanya adaptasi lipat dari ponsel Huawei P50. Perusahaan akan menghadirkan perangkat ini sebagai versi ramah saku.
Apalagi bagian belakang ponsel ini memiliki desain yang cukup unik yang menutupi ponsel dengan cangkang berpotongan berlian dan diukir dengan varian warna emas.
Layar
Ponsel ini memiliki dua layar, layar utama terlipat ke dalam dalam desain vertikal dan berukuran 6,85 inci. Di sisi lain, layar sampul berukuran 1 inci dan dapat digunakan untuk melihat notifikasi cepat serta jendela bidik untuk mengambil foto selfie berkualitas tinggi dari kamera belakang.
Perangkat lunak
Huawei kemungkinan akan membuat ponsel ini terbatas pada pasar Cina dan akan datang dengan sistem operasi HarmonyOS yang sudah diinstal sebelumnya. Namun, tidak ada konfirmasi tentang apa yang akan dilakukan Huawei dengan ekosistem perangkat lunaknya.
Perangkat keras
Fitur perangkat lipat yang akan datang ini dapat melengkapi Kirin dan kemudian ponsel dapat beralih ke versi perangkat Snapdragon. Namun, baterai perangkat tetap belum dijelajahi.
Kamera
Produk ini membawa kamera yang sama dengan P50 standar, ada dua lingkaran yang ditempatkan di sudut kiri atas perangkat, sementara hanya yang di atas yang dibuat untuk menahan sistem kamera dan tampilan penutup berada di yang kedua.
Berdasarkan info dari gsmarena, produk ini diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar 1250 euro atau sekitar Rp. 20 jutaan. (Icha)
Telko.id – AWS atau Amazon Web Services resmi membuka kantor nya di Indonesia. Target nya agar para penggunanya di Indonesia mendapatkan layanan dengan lantensi yang lebih rendah kepada pelanggan.
Mulai dari para pengembang, startups, wirausahawan, dan perusahaan-perusahaan berskala besar, serta pemerintah, dunia pendidikan, dan organisasi-organisasi nirlaba dapat menjalankan aplikasi-aplikasi serta melayani pelanggan-pelanggan mereka dari kumpulan beberapa pusat data yang berlokasi di Indonesia. Mereka juga dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi-teknologi AWS guna mendorong lahirnya inovasi-inovasi.
Bersamaan dengan dibukanya AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, perusahaan ini juga merilis studi terbarunya tentang dampak ekonomi dari investasi pembangunan dan operasional AWS Asia Pacific (Jakarta) Region baru ini diharapkan akan menciptakan 24.700 lapangan pekerjaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan estimasi nilai investasi yang direncanakan sebesar $5 miliar (Rp71 triliun) bagi perekonomian Indonesia.
Dalam kurun waktu 15 tahun ke depan, perusahaan dengan region baru ini diestimasikan juga akan berkontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar $10,9 miliar (Rp155 triliun).
“Cloud menghadirkan beragam peluang bagi organisasi-organisasi, terlepas dari skala maupun jenis organisasinya—dari pelaku bisnis atau perusahaan-perusahaan, institusi pendidikan, hingga lembaga-lembaga pemerintahan—untuk mentransformasikan kegiatan operasional mereka serta menghadirkan pengalaman-pengalaman yang benar-benar baru dan menyeluruh bagi para pelanggan mereka,” kata Prasad Kalyanaraman, Vice President of Infrastructure Services, AWS.
Kehadiran AWS di Asia Pasifik guna membantu berbagai institusi, startup-startup inovatif, dan perusahaan-perusahaan terkemuka dunia yang ada di Indonesia, menghadirkan aplikasi-aplikasi yang didukung oleh cloud untuk turut menjadi motor pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
“Organisasi-organisasi dari berbagai industri di Indonesia saat ini dapat mengambil keuntungan dari kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region seperti biaya yang lebih rendah, meningkatkan agilty, dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi,” ungkap Prasad menambahkan.
“Infrastruktur yang dikembangkan oleh penyedia cloud terkemuka di dunia memainkan peran penting dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian digital kita,” kata Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.
Perry pun berharap bahwa dengan kehadiran teknologi cloud AWS akan membantu Indonesia untuk mencapai visi dan tujuan yang digariskan dalam cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia 2045, mendigitalkan sepenuhnya sistem pembayaran nasional dan mengintegrasikan banyak pemangku kepentingan dan kegiatan ekonomi di bawah prinsip panduan keamanan dan perlindungan data.
Dengan diluncurkannya AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, AWS memiliki 84 Availability Zone di 26 wilayah geografis secara global, dan memililki rencana untuk mengumumkan peluncuran 24 Availability Zone lagi serta delapan AWS Region lainnya di Australia, Kanada, India, Israel, Selandia Baru, Spanyol, Swiss, dan Uni Emirat Arab.
AWS Region terdiri dari Availability Zone yang menempatkan infrastruktur di lokasi geografis yang terpisah dan berbeda.
Availability Zone terletak cukup jauh satu sama lain untuk mendukung kelangsungan bisnis pelanggan, namun cukup dekat untuk menyediakan latensi rendah bagi aplikasi-aplikasi dengan ketersediaan tinggi yang menggunakan beberapa Availability Zone.
Setiap Availability Zone memiliki daya, pendinginan, dan keamanan fisik independen serta terhubung melalui jaringan redundan dengan latensi ultra-rendah.
Pelanggan AWS yang berfokus pada ketersediaan tinggi dapat merancang aplikasi mereka untuk berjalan di beberapa Availability Zone untuk mencapai toleransi kesalahan yang lebih besar.
Peluncuran AWS Region di Indonesia menghadirkan latensi yang bahkan lebih rendah di seluruh negeri bagi pelanggan dan mendukung aplikasi pemulihan bencana untuk kelangsungan bisnis.
AWS sendiri berencana menginvestasikan sekitar $5 miliar (Rp71 triliun) di Indonesia selama 15 tahun ke depan melalui AWS Asia Pacific (Jakarta) Region yang baru, yang mencakup belanja modal untuk pembangunan data center, biaya operasional terkait dengan utilitas yang sedang berjalan dan biaya fasilitas, dan pembelian barang dan jasa dari pelaku bisnis regional.
Investasi tersebut juga diperkirakan akan menopang rata-rata 24.700 lapangan pekerjaan, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam setiap tahunnya selama kurun waktu tersebut. Pekerjaan ini akan menjadi bagian dari rantai pasokan AWS di Indonesia, seperti konstruksi, pemeliharaan fasilitas, teknik, telekomunikasi, dan pekerjaan-pekerjaan dalam perekonomian Indonesia yang lebih luas.
Pembangunan dan pengoperasian infrastruktur AWS di Indonesia diperkirakan juga akan memberikan tambahan lebih dari $10 miliar (Rp155 triliun) ke Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia selama 15 tahun ke depan. (Icha)
Tecno terus berinovasi dengan meluncurkan HPTecno Pova 5G, untuk menghadirkan teknologi terbaru ke dalam genggaman Anda. Diperkenalkan pada 27 December 2021, HP ini menawarkan kombinasi antara kinerja dan estetika. Tecno Pova 5G menjanjikan pengalaman penggunaan yang tidak istimewa tapi masih bisa diandalkan melalui chipset Dimensity 900 yang memiliki score Antutu 10 rata-rata di angka 513615 dan ditopang oleh RAM berkapasitas 8 GB. Spesifikasi tersebut jadi modal Tecno Pova 5G untuk bersaing dengan Oppo A1 yang dilengkapi chipset Snapdragon 695 5G serta RAM 8/12 GB, dan Oppo A77 yang dilengkapi chipset Dimensity 810 serta RAM 4/6 GB. Tecno Pova 5G sendiri, menurut data terakhir kami di bulan April 2026, belum ada informasi harga dan ketersediaannya di pasar Indonesia.
Selain harga, prosesor, dan memori, variabel penting yang juga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih sebuah HP adalah layar. Untuk itu Tecno menanamkan layar IPS LCD berukuran 6.9 inches, 113.1 cm2 (~83.7% screen-to-body ratio) dengan resolusi 1080 x 2460 pixels (~389 ppi density) dengan refresh rate 120Hz. Pada sektor kamera, spesifikasi kamera utama 50 MP yang didukung perekaman video 1080p@30fps juga jadi andalan Tecno Pova 5G. Dan semua fitur tersebut ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 6000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W. Spesifikasi lainnya bisa Anda lihat pada tabel di bawah , atau cek ulasan lengkapnya dengan membaca artikel Tecno Pova 5G: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui.
Seiring dengan kemunculan Tecno Pova 5G di pasar HP, banyak pertanyaan muncul mengenai kapabilitas dan fitur-fiturnya. Dari daya tahan baterai, kualitas layar, hingga dukungan jaringan 5G, artikel ini akan mengungkap 7 fakta kunci yang membantu Anda memahami apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Tecno Pova 5G. Kami akan menyelidiki setiap aspek penting dari HP ini, memberikan gambaran yang jelas dan objektif untuk membantu Anda menentukan apakah Tecno Pova 5G sesuai dengan kebutuhan Anda.
1. Layar IPS LCD dengan Refresh Rate 120Hz
Layar IPS LCD memang bukan yang kami harapkan dari HP di kategori ini. Meskipun layar dengan ukuran 6.9 inches, 113.1 cm2 (~83.7% screen-to-body ratio) yang memiliki resolusi 1080 x 2460 pixels (~389 ppi density) dan support refresh rate 120Hz, juga tidak bisa dikatakan jelek.
Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti
Oppo A1 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate 120Hz, dan Oppo A77 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate 90Hz.
2. Chipset Grade B dengan GPU Rating 200
Di atas kertas, chipset Dimensity 900 yang dibawa Tecno Pova 5G mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 513615. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 8 GB. Di level performa yang sama,
ada Oppo A1 dengan chipset Snapdragon 695 5G - Antutu 441837 dan RAM 8/12 GB, dan ada Oppo A77 dengan chipset Dimensity 810 - Antutu 425066 dan RAM 4/6 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Mali-G68 MC4 milik Tecno Pova 5G kami beri rating 200. Sebagai pembanding, GPU Oppo A1 punya rating 148, dan GPU Oppo A77 punya rating 119.
3. Support 5G
Meski sebagian pengguna berpendapat bahwa 4G sudah cukup untuk memberikan pengalaman berselancar di dunia maya dengan nyaman, tapi keberadaan teknologi 5G di Tecno Pova 5G adalah sebuah nilai tambah. Paling tidak, HP ini sudah membawa Anda selangkah lebih maju untuk menapaki masa depan. Dimana HP di level yang sama seperti
Oppo A1 sudah support teknologi 5G , dan Oppo A77 sudah support teknologi 5G .
4. Baterai 6000 mAh - charging 18W
Semua fitur yang ada di Tecno Pova 5G ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 6000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired. Sementara pesaingnya,
Oppo A1, dan Oppo A77,
masing masing dilengkapi
baterai 5000 mAh - charging 67W, dan baterai 5000 mAh - charging 33W.
5. Dimensi 172.8 x 78.2 x 9.1 mm
Tecno Pova 5G memiliki dimensi 172.8 x 78.2 x 9.1 mm yang memiliki ketebalan 9.1 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di sisi ponsel. Adapun untuk variasi warna, Tecno Pova 5G menyediakan opsi warna Aether Black.
6. Kamera Utama 50 MP dan PDAF
Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Tecno Pova 5G menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 50 MP, (wide), PDAF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi 2 MP dan kamera ketiga beresolusi QVGA. Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 16 MP, (wide).
Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.
7. Opsi Memori
Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Tecno Pova 5G dilengkapi RAM berkapasitas 8 GB dengan opsi memori internal 128GB 8GB RAM.
Telko.id – Huawei P Series, merupakan salah satu dari lini series di Huawei yang mengedepankan unsur fotografi. Terutama pada kamera nya. Tak heran, banyak mendapatkan pujian dari para penggunanya.
Yang terbaru adalah Huawei P50 Pro yang diluncurkan secara global pada pertengahan tahun ini. Produk ini pun telah dinobatkan menjadi smartphone dengan kamera terbaik. Selama Satu Dekade Sebelum Peluncuran Huawei P50 Pro di Indonesia
Menuju perayaan 10 tahun seri Huawei P dan peluncuran Huawei P50 Pro di Indonesia pada awal tahun 2022, yuk kita lihat kilas balik ke sejarah lini produk ini, untuk melihat sejauh mana fotografi seluler dan desain smartphone ini telah berkembang selama dekade terakhir, dan ke mana arahnya dalam waktu dekat.
Huawei Ascend P1 – Januari, 2012
Huawei Ascend P1 dan Ascend P1s dirilis pada acara tahunan Consumer Electronics Show di Amerika Serikat pada Januari 2012. Pada saat itu Huawei Ascend P1s adalah smartphone tertipis yang pernah diproduksi, dengan bodi ramping 6,68 mm, dan Huawei Ascend P1 juga masih terbilang tipis dengan bodi hanya 7,69 mm.
Nyatanya, kedua ponsel tersebut sangat luar biasa, sehingga efek visual keseluruhannya digambarkan sebagai “lebih ramping dari sayap jangkrik”.
Patut dicatat juga bahwa kedua model seri P awal ini hadir dengan kamera mutakhir menurut standar saat itu. Huawei Ascend P1 menampilkan kamera 8 MP bercahaya belakang, dengan dukungan untuk pemfokusan otomatis dan HDR, serta fitur buka kunci cepat dan pemotretan beruntun kecepatan tinggi.
Berbagai macam efek dan fitur filter yang keren, termasuk pemotretan grup, pelacakan wajah, pelacakan senyum, pemotretan panorama, kecantikan kulit, dan pemotretan cahaya rendah, gambar yang diperkaya lebih lanjut, dengan segudang mode pemotretan yang menggona. Seri ini adalah asal muasal seri P menjadi standar emas untuk fotografi seluler, sejak awal.
Huawei Ascend P2 – Februari 2013
2013 adalah tahun rilis Huawei Ascend P2, yang membawa seri P ke level yang lebih tinggi lagi, berkat kehadiran layar yang luas. Ascend P2 terlihatmirip dengan P1 dalam desain keseluruhannya, menampilkan bodi ultra-ramping 8,4 mm sebagai ciri khasnya, hadir dalam warna hitam dan putih klasik.
Kombinasi tampilan yang luas dan bentuk yang ramping mengingatkan kita pada infinity pool yang tak terbatas, dan tepi melengkung yang anggun serta bezel yang sempit membuatnya nyaman digenggam. Keuntungan utama Ascend P2 dibandingkan pendahulunya adalah ukurannya yang lebih besar dan layar 4,7 inci yang luas.
Huawei Ascend P2 juga hadir dengan tombol rana inovatif di sisi kanan bingkai, yang memberikan kenyamanan baru, dan rasa bakat artistik untuk fotografer berdedikasi. Kamera dengan penerangan belakang 13 MP pada Ascend P2 juga merupakan peningkatan yang signifikan, dalam hal jumlah piksel, menghasilkan efek pemotretan yang lebih baik dalam kondisi pencahayaan yang buruk.
Huawei Ascend P6 – Juni 2013
Huawei Ascend P6 hadirkan peningkatan substansial di seluruh aspek, dengan bingkai setipis wafer 6,18 mm (lebih tipis n 7,69 mm pada Ascend P1s), dan evolusi dari bodi plastik ke bodi logam. Saat itu Ascend P6 adalah smartphone tertipis di pasaran, dan desainnya merupakan bukti minimalis, terinspirasi dari selembar kertas yang bersih dan segar. Bodi metalik dan penutup belakang mengingatkan pada teknik adopsi yang diterapkan pada jam tangan Swiss, menghasilkan tampilan yang menakjubkan dan rasa yang menggoda.
Dengan lompatan seri angka yang tidak biasa dari 2 ke 6, Ascend P6 signifikan lebih baik dari pendahulunya, benar-benar ponsel dengan paradigma baru. Smartphone ini menampilkan pengaturan kamera depan ganda 5 MP dan kamera belakang 8 MP, serta pemotretan makro 4 cm, jagonya fotografi seluler yang memiliki pengikut setia. Huawei Ascend P6 jelas mewakili era baru untuk seri HUAWEI P.
Huawei Ascend P7 – Mei, 2014
2014 adalah tahun tonggak sejarah dalam perkembangan sektor telekomunikasi Tiongkok, dan operator 4G mulai memikat konsumen pada waktu itu. HUAWEI Ascend P7 dirilis pada tanggal 7 Mei tahun itu di Paris, dan menampilkan bodi ultra-ramping 6,5 mm yang belum pernah ada sebelumnya pada ponsel 4G LTE, hasil upaya Huawei dalam menciptakan smartphone yang ramping dan kuat.
P7 mempopulerkan desain kaca dua sisi metalik, yang disempurnakan lebih lanjut dengan proses pelapisan 7 lapis yang teliti, yang memberikan tampilan dan nuansa ekstra istimewa. Dalam hal fotografi, P7 juga unggul pada masanya, menampilkan kamera depan 8 MP yang tangguh di saat selfie baru saja populer, membantu mengantarkan era baru pengambilan gambar selfie dengan sudut lebar.
Tidak ketinggalan adalah kamera belakang 13 MP, yang menggunakan sensor IMX214 andalan Sony, bersama dengan ISP independen tingkat kamera SLR, dan mesin pengolah gambar pintar 2.0. Hasilnya adalah pencitraan yang ditingkatkan secara dramatis dalam kondisi pencahayaan yang buruk, dengan detail yang disempurnakan di seluruh aspek, menjadi dasar bagi inovasi fotografi smartphone yang luar biasa.
Seri Huawei P8 – April, 2015
Huawei merilis lini produk baru pada April 2015, termasuk model Huawei P8 Lite, P8, dan P8 Max. Ponsel ini adalah yang pertama dalam garis keturunan seri P yang meninggalkan nama “Ascend”.
Ponsel Huawei P8 mengadopsi desain yang sepenuhnya metalik, bukan bodi kaca dua sisi seperti P7. Bingkainya terbuat dari paduan aluminium, yang dikombinasikan dengan tepian yang tajam dan cerah, menciptakan tampilan futuristik yang masih bersinar hingga saat ini. P8 juga diciptakan untuk nyaman digenggam.
Namun atribut yang menonjol pada Huawei P8 tidak diragukan lagi adalah fotografinya, berkat kehadiran mode grafiti cahaya yang inovatif, dan sensor RGBW empat warna yang belum pernah ada sebelumnya, yang meningkatkan kecerahan efek pencitraan sebesar 32% di lingkungan dengan kontras tinggi, dan mengurangi noise sebesar 78% di lingkungan cahaya rendah.
Kamera belakang 13 MP menggabungkan sensor IMX278 Sony dan aperture f/2.0, untuk area sensor yang jauh lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya IMX214. Tidak kalah pentingnya adalah penambahan teknologi OIS (optical image stabilization), yang menghasilkan pencitraan yang jauh lebih stabil. Ketika diwujudkan dalam bentuk satu perangkat, inovasi ini bekerja bersama-sama untuk menciptakan raksasa fotografi seluler baru.
Seri Huawei P9 – April, 2016
Seri Huawei P9, yang diluncurkan pada April 2016, memulai era baru dalam hal fotografi smartphone, serta kehadiran seri P Huawei seperti yang kita tahu sekarang. Dari sistem kamera warna monokrom ganda hingga kemampuan profesional Leica, banyak fitur perintis yang patut diperhatikan.
Kerjasama Huawei yang terus bekembang dengan produsen kamera ikonik dari Jerman, Leica, menandakan bahwa ponsel P9 adalah yang pertama menampilkan dua lensa Leica.
Selain itu, kualitas gambar lainnya juga ditingkatkan, berkat susunan kamera ganda 12 MP + 20 MP (kamera warna-monokrom ganda) yang didukung dengan aperture f/22 yang diperbesar.
Sensor monokrom ponsel mengumpulkan detail dan kontur, bekerja bersama dengan sensor warna, yang bertanggung jawab atas kualitas gambar, untuk menghasilkan gambar dengan ketajaman dan nuansa yang lebih besar. Kolaborasi dengan Leica mendapat pujian yang luar biasa oleh antara pengguna di seluruh dunia.
Dari segi tampilan, P9 mengadopsi desain minimalis yang mirip dengan P8, tetapi juga memiliki perbedaan dengan pendahulunya dalam beberapa hal penting, seperti adanya penyambahan sensor sidik jari belakang, serta layar 2.5D yang menyatu sempurna dengan kaca dan bodi logam. , menghasilkan efek reflektif yang berkilauan. Di bagian dalam dan luar, P9 menampilkan kesan high-end yang juga mencerminkan seri P Huawei.
Seri Huawei P10 – Februari 2017
Huawei P10 membawa kerjasama dengan Leica ke tingkat yang lebih tinggi, dengan menggabungkan lensa Leica aperture sebesar besar F/1.9 untuk pertama kalinya, yang dapat membuat hasil foto selfie lebih terfokus walau di tengah keramaian.
Dengan sistem dual-camera 12 MP + 20 MP di bagian belakang (kamera warna-monokrom ganda) yang tersedia untuk hasil gambar yang sangat baik. Berkat chipset Kirin 960 yang tangguh, seri P juga mampu mendukung merekam video 4K, dan skor DxO 88 yang luar biasa merupakan bukti kecakapan fotografi dan videografi yang baru ditemukan.
Pada bagian luar, bentuk potongan berlian P10 dibuat untuk menciptakan kekaguman, dengan detail yang menakjubkan. Hal tersebut sangat unggul dibandingkan dengan smartphone glassback lainnya, smartphone ini hadir dalam delapan warna yaitu: Ceramic White, Prestige Gold, Mystic Silver, Rose Gold, Graphite Black, Dazzling Gold, Dazzling Blue, dan Greenery, menjadikannya yang paling unggul di tengah perkembangan desain smartphone yang meningkat dengan cepat.
Seri Huawei P20- Maret, 2018
Peluncuran seri Huawei P20 pada tahun berikutnya menandai datangnya era multi-kamera untuk fotografi seluler. Ponsel P20 tetap membawa sensor monokrom (20 MP) dan sensor warna (40 MP), tetapi menambahkan lensa telefoto (8 MP), membentuk rangkaian tiga kamera Leica yang menakjubkan.
Fotosensitivitas ISO 102400 setinggi langit pada seri Huawei P20 juga menjadi sumber daya tarik dan diskusi yang tidak ada habisnya di kalangan fotografer seluler. Kemampuan menakjubkan ini membantu pengguna mengimbangi kurangnya cahaya di lingkungan gelap, membuat bidikan di malam hari menjadi lebih terang seperti saat di siang hari. Bahkan, ponsel seri P20 bahkan diberi julukan “night vision” oleh para penggemar di Internet. Kemampuan AI yang didukung GPU tidak kalah luar biasa, terbukti mampu mengidentifikasi 500 jenis pemandangan dan latar belakang di 19 kategori berbeda.
Setelah mengidentifikasi pemandangan di jendela bidik (viewfinder), kemudian ponsel ini dapat beralih ke mode pemotretan optimal, untuk menyediakan fotografi level profesional secara alami yang mudah untuk digunakan.
Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa seri Huawei P20 mengumpulkan skor DxOMark tertinggi tahun 2018, memperkuat statusnya sebagai ponsel unggulan premium. Ponsel P20 juga dirancang dengan sangat hati-hati, terbungkus dalam bodi kaca berkilauan yang dilengkapi dengan warna gradien yang sama menakjubkannya, terutama model Twilight yang sangat terkenal.
Dengan menggunakan warna gradien yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saat itu, sebuah inovasi yang dengan cepat ditiru oleh brand smartphone besar lainnya.
Huawei P30 series – Maret, 2019
Seri Huawei P30 melanjutkan warisan seri P yang luar biasa, baik dari sisi desain maupun fotografi. Model P30 Pro disebut-sebut sebagai tonggak fotografi seluler yang out of the box, dan lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan saja, hal ini berkat susunan kamera quad-Leica yang sangat sensitif, yang memanfaatkan desain ringan yang inovatif untuk mengemas Kamera Super Sensing 40 MP, Lensa Ultra Wide Angle 20 MP, Lensa SuperZoom 8 MP, dan juga kamera ToF.
Sama pentingnya, P30 Pro juga hadir dengan Sensor RYYB SuperSpectrum pertama, untuk meningkatkan efisiensi input cahaya pada tingkat piksel. Sebagai ponsel pertama yang tersedia secara komersial yang memiliki fitur lensa periskop dengan kemampuan zoom 50x dan sensitivitas ISO 409600, serta pemotretan malam hari melibatkan noise minimal.
Modul fotosensitif yang baru dirancang, modul lensa, image signal processor (ISP) dan neural network unit (NPU) dirancang untuk bekerja dengan sempurna, dan menjadikan ponsel seri Huawei P30 unggul dalam persaingan.
Lini produk baru juga meningkatkan standar teknologi tampilan. P30 Pro mengadopsi layar OLED kaca lengkung 3D dengan tepi bulat melengkung yang cermat di kedua sisi, dan warna gradasi halus untuk mencerminkan bentuknya yang cantik. Ponsel ini dibuat dengan perhatian yang ketat terhadap detail, yang mampu berfungsi sebagai aksesori khusus yang fashionable.
Seri Huawei P40 – Maret, 2020
Seri Huawei P40 membuka pintu bagi fotografi ponsel yang sangat tanggap, dengan mengemas sensor CMOS 1/1,28 inci yang mutakhir, dan kamera penta Leica yang menakjubkan pada model P40 Pro+, dengan lensa utama Ultra Vision 50 MP, Ultra Wide 40 MP. Cine Camera, sensor ToF, lensa telefoto dengan 3x, dan lensa telefoto periskop dengan zoom optik 10x, dimana untuk pertama kalinya sistem lensa telefoto jarak jauh disematkan pada smartphone.
Lensa telefoto yang tangguh ini memberikan P40 Pro + kemampuan zoom yang menakjubkan, dengan dukungan hingga 10x optical zoom, dan rekor 100x digital zoom.
Model P40 Pro dan Pro+ juga hadir dengan Quad-Curve Overflow Display, untuk pengalaman menonton tanpa batas seperti layaknya air yang mengalir.
Seri Huawei P50 – Juli, 2021
Lini produk seri P terbaru ini merupakan latihan ketahanan bagi perusahaan yang dikarenakan oleh tantangan eksternal yang dihadapi Huawei. Bahkan dengan adanya rintangan ini, fotografi dan desain tetap tiada duanya.
Seri Huawei P50 mengeksplorasi kualitas gambar yang semakin kuat, dengan desain Kamera Dual-Matrix yang inovatif, untuk memastikan bahwa optik dapat sepenuhnya memanfaatkan kemampuan komputasi, dan melampaui keterbatasan fisik.
Dengan fitur tersebut, menghasilkan beragam warna yang begitu mempesona dan terlihat nyata. XD Fusion Pro yang baru dan sudah ditingkatkan memperkenalkan mesin warna primer, sistem filter, dan teknologi super dynamic range, untuk menyempurnakan detail, warna, dan rentang dinamis secara komprehensif.
Ponsel P50 juga hadir dengan fitur baru yang menakjubkan – True Chroma Shot, yang menggunakan kemampuan inti dari seri P seperti fotografi zoom, pemotretan malam hari, dan gambar HD, yang dapat memungkinkan para pembuat konten untuk menangkap vibrant setting dalam kemewahan yang maksimal.
Desain kamera perintis dan kemampuan gambar yang semakin baik, saling melengkapi dengan sempurna, yang menghadirkan ponsel terbaik dari segala sisi.
Ringkasan
Selama satu dekade terakhir, smartphone seri P milik Huawei telah memelopori satu demi satu desain smartphone utama dan kemajuan fotografi, seperti bodi kaca dua sisi, layar tanpa batas, sistem kamera penta, dan banyak lagi, benar-benar bukti sebuah inovasi. Siapa yang menyangka bahwa kita akan menyaksikan begitu banyak terobosan luar biasa dalam waktu sesingkat itu?
Bahkan saat kita menyisihkan waktu untuk merenung, penting untuk diingat bahwa pencapaian masa lalu ini masih belum seberapa dibandingkan dengan apa yang ada di depan. Seri Huawei P akan terus menangkap imajinasi publik, selama kita bergantung pada ponsel untuk mengabadikan dunia kita.
Konsumen dapat menantikan peluncuran Huawei P50 Pro di Indonesia awal tahun depan. (Icha)
Telko.id – IMSecure baru saja diluncurkan oleh Indosat Ooredoo. Aplikasi ini menghadirkan layanan pemeriksaan keamanan tambahan dari berbagai data pribadi pelanggan Indosat Ooredoo yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan terhadap keamanan data pribadi masyarakat di tengah peningkatan penggunaan jaringan internet yang masif.
Berdasarkan data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), aktivitas kejahatan siber atau cybercrime, termasuk peretasan data, telah meningkat 600% sejak awal mula pandemi COVID- 19. Survey yang dilakukan oleh Google dan YouGov secara daring pada September 2021 di beberapa negara di kawasan Asia Pasifik, juga menunjukkan bahwa hampir dua dari tiga pengguna internet di Indonesia, telah mengalami kebocoran data pribadi.
Melihat kondisi tersebut, Indosat Ooredoo berinisiatif untuk meluncurkan IMSecure, yang memungkinkan para pengguna untuk menelusuri bila ada data-data pribadinya, seperti nomor telepon, email, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama ibu kandung, dan data penting lainnya, telah diambil dan digunakan oleh pihak-pihak lain di jaringan internet.
Data pribadi merupakan informasi penting seseorang yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk aktivitas kejahatan siber. Maka perlindungan terhadap keamanan data pribadi menjadi hal yang sangat penting seiring dengan peningkatkan aktivitas digital masyarakat di masa kini.
“Oleh karena itu, Indosat Ooredoo menghadirkan IMSecure sebagai suatu solusi bagi masyarakat, di mana mereka tidak perlu khawatir lagi atas keamanan data pribadinya karena mereka dapat memantau penggunaan data-data pribadinya di jaringan internet secara praktis dan mudah. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat mewujudkan hidup bebas dari insecure dengan IMSecure,” ungkap Ritesh Kumar Singh, Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo.
Menawarkan akses yang mudah, semua pelanggan Indosat Ooredoo dapat bergabung dalam layanan IMSecure dengan mengakses tautan pendaftaran, melengkapi data diri, termasuk nomor telepon seluler dan email, dan pelanggan dapat langsung menikmati layanan Perlindungan Identitas dari IMSecure yang didukung oleh Mastercard.
Layanan IMSecure dapat memantau penggunaan data pribadi pelanggan dalam beberapa kategori, yaitu: (1) Essentials, termasuk penggunaan data alamat email, NIK, nomor telepon, dan alamat; (2) Financial Well-Being, termasuk penggunaan akses rekening bank, kartu kredit, debit, maupun prabayar, serta loyalty card seperti frequent flyer card; (3) Identity, Cards & Documents, termasuk penggunaan akses media sosial, Surat Izin Mengemudi (SIM), nama Ibu kandung, dan paspor; hingga (4) Insurance Documents, termasuk penggunaan kartu asuransi medis dan kendaraan.
Semua pelanggan Indosat Ooredoo berkesempatan untuk mendapatkan akses gratis layanan IMSecure selama 30 hari. Selanjutnya, IMSecure juga menawarkan harga berlangganan yang terjangkau dengan hadiah bonus kuota untuk setiap periode berlangganan, mulai dari Rp 10.000 untuk 1 bulan akses dengan bonus kuota 300MB hingga Rp 100.000 untuk 1 tahun akses dengan bonus kuota 3,25GB. Bonus kuota yang didapatkan berlaku 24 jam di semua jaringan dan dapat dinikmati selama 30 hari.
“Saat ini, semuanya menjadi digital, dan Mastercard memahami bahwa “jejak digital” menjadi perhatian besar bagi banyak orang. Untuk itu, inovasi digital harus diimbangi dengan kebutuhan untuk membangun dan meningkatkan kepercayaan publik melalui perlindungan data individu,” ujar Navin Jain, Country Manager, Indonesia, Mastercard.
Oleh karena itu, Mastercard dengan senang hati berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo untuk meluncurkan IMSecure yang akan memperingatkan pengguna jika data pribadi mereka disusupi atau jika terjadi pelanggaran identitas. (Icha)
Telko.id – XL Axiata dan Scopi lakukan kolaborasi untuk tingkatkan kualitas kopi pakai solusi IoT atau Internet of Things. Bukan hanya itu, solusi ini juga bisa mengefisienkan biaya operasional lho!
Berdasarkan hasil data Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, tingkat konsumsi kopi meningkat sebesar 7% setiap tahunnya. Untuk mendapatkan pasar yang lebih luas dan memiliki nilai mutu yang tinggi, diperlukan usaha untuk menjaga konsistensi kualitas kopi.
“Salah satu yang bisa kita tempuh adalah dengan memanfaatkan solusi berbasis IoT seperti “XL Smart Coffee Monitoring” ini,” ungkap Feby Sallyanto, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata menjelaskan.
Menurut Feby, solusi IoT ini tidak sekadar untuk mendigitalisasi proses produk kopi, namun benar-benar dapat menjadi personal assistant bagi para petani kopi khususnya dalam proses fermentasi dan pengeringan.
Perangkat ini memiliki antara lain fitur notifikasi dan alert yang mengatur batas atas dan batas bawah di setiap variabel lalu memberikan peringatan jika kondisi lingkungan melewati batas tersebut supaya biji kopi tidak over-processed atau under-processed, terlebih jika terdapat perubahan kondisi iklim dan cuaca. Pengguna pun bisa memonitor data-data tersebut kapan saja dan di mana saja melalui perangkat selulernya.
Manfaat lain dari produk ini adalah dapat memetakan dan memperbaiki best practice dari proses produksi kopi di mana setiap daerah akan berbeda satu sama lain. Selain itu, dalam konteks riset, produk ini dapat menyediakan data-data dari proses produksi kopi secara unik. Lebih lanjut data tersebut dapat dipakai untuk melakukan penelitian lanjutan dalam berbagai bidang keilmuan pada proses produksi kopi.
Feby menambahkan, Smart Coffee Monitoring ini dapat digunakan oleh pemroses atau produsen kopi sekelas UMKM sampai perusahaan dalam skala industri besar. Solusi ini juga bisa diterapkan di daerah-daerah penghasil kopi yang banyak di antaranya berlokasi jauh di area pelosok.
“Sejak setahun belakangan ini kami terus mengembang produk Smart Coffee Monitoring yang awalnya single probe sensor, sekarang dengan pembaruan menjadi multi-probe dengan firmware yang sudah di upgrade, perangkat IoT kami juga didesain sedemikian rupa supaya mudah dan aman digunakan oleh petani dengan adanya Touch Screen Display dan Electrical Safety sehingga kami semakin optimis solusi ini akan sangat membantu para petani kopi,” lanjut Feby.
“XL Axiata merupakan perusahaan pertama yang bekerja sama dengan SCOPI dalam penggunaan teknologi untuk teknik pascapanen kopi, ini menjadi salah satu modal pendukung utama untuk meningkatkan diseminasi informasi, pengetahuan & peluang akses ke pasar di sektor pertanian,“ ungkap Paramita Mentari Kesuma, Direktur Eksekutif SCOPI.
Berangkat dari situasi tersebut, XL Axiata Business Solution memutuskan untuk menggandeng SCOPI sebagai organisasi nirlaba yang menjembatani petani dengan pelaku pasar pada sektor kopi dalam memperkenalkan solusi IoT ini kepada para petani kopi yang berada di bawah SCOPI.
Kerja sama ini juga merupakan tahapan dari proses Go-to-Market solusi Smart Coffee Monitoring dengan pengenalan peran teknologi kepada seluruh stakeholders dalam industri kopi, khususnya pada member SCOPI (Eksportir, Industri Hilir dan juga pelaku petani Kopi).
Lewat kerja sama ini pula XL Axiata Business Solution berharap bisa mendapatkan informasi mengenai apa saja yang menjadi masalah yang dialami oleh para petani di lapangan. Data dan informasi tersebut bisa menjadi referensi menyusun product roadmap ke depannya. (Icha)
Telko.id – Hadapi NARU atau Natal dan Tahun Baru 2022, setiap operator mempersiapkan jaringannya agar ketika terjadi lonjakan trafik bisa tetap aman dan pelanggan tetap nyaman.
Nah, Tri Indonesia pun melakukan peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan untuk antisipasi lonjakan trafik jelang Natal dan Tahun Baru 2022. Apa saja yang dilakukan?
Untuk menemani aktivitas liburan para pelanggan agar tetap lancar selama libur Natal dan Tahun Baru, 3 Indonesia telah meningkatkan kualitas jaringannya di ratusan titik Points of Interest (PoI) di kawasan permukiman dan berbagai lokasi yang diperkirakan akan menjadi titik keramaian.
Hadapi NARU, Tri Indonesia juga menyiapkan armada mobile Cells on Wheels (CoW) tambahan untuk menjaga kestabilan layanan terutama di lokasi-lokasi penting termasuk jalan tol yang tersebar di Bandung, Purwokerto, Pemalang, Banguntapan, Kartasura, jalur Surabaya – Gempol, jalur tol SUMO (Sumput – Gresik) dan Jembatan Suramadu.
“Jelang Natal dan Tahun Baru, tim kami akan terus memastikan layanan komunikasi berjalan lancar untuk seluruh pelanggan, termasuk pelanggan kami di sektor bisnis. Baru-baru ini, kami telah meningkatkan kapasitas jaringan di ribuan site untuk memberikan kecepatan data dan akses internet yang lebih cepat,” ungkap Desmond Cheung, Chief Technical Officer 3 Indonesia.
Desmond mendambahkan bahwa Tri Indonesia juga menambah mobileBase Transceiver Station terutama di area-area dengan trafik data yang tinggi.
Dan, untuk pemantauan seluruh aktivitas jaringan secara menyeluruh (360 degree), dilakukan melalui Digital Network Operation Center (DNOC) yang beroperasi non-stop 24/7. Demikian juga layanan pelanggan 3Care yang dapat dihubungi 24/7.
Tahun ini, Tri Indonesia telah memperluas jangkauan di 70 desa terpencil mulai dari Kabupaten Tapanuli Selatan di Sumatra Utara, hingga Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat.
Semua site Tri Indonesia dilengkapi dengan baterai dan generator cadangan yang membantu menjaga ketersediaan jaringan jika terjadi pemadaman listrik. Tri Indonesia juga telah memodernisasi 3 data center menjadi data center Tier-3 dengan fungsi facility management yang cerdas yang dilengkapi peralatan canggih untuk kehandalan yang lebih tinggi.
“Tri Indonesia berkomitmen untuk menyediakan layanan digital terbaik dengan cakupan dan ketersediaan jaringan yang lebih luas. Selama momen akhir tahun, pelanggan Tri juga dapat menikmati digital entertainment seperti menonton video streaming dan bermain mobile games dengan latensi yang rendah bersama dengan anggota keluarga dan teman-teman mereka, meskipun mereka mungkin terpisah jarak satu sama lain.” Tutup Desmond.
Tri Indonesia juga berkomitmen berikan kemudahan mendapatkan berbagai produk dari Tri dengan kuota besar dan harga yang hemat serta memberikan pilihan alternatif bagi pelanggan untuk menikmati waktu bersama keluarga atau teman sekaligus melengkapi momen liburan akhir tahun dengan menginap ataupun bekerja di hotel pilihan hanya dengan menukarkan poin BonsTri mereka.
Bagi masyarakat yang akan bepergian saat libur Natal dan Tahun Baru disarankan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan). (Icha)