spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 65

Oppo Find X9 Ultra Bakal Hadirkan Baterai Lebih dari 7.000 mAh

0

Telko.id – Oppo dikabarkan tengah mempersiapkan peningkatan signifikan untuk seri flagship-nya. Eksekutif perusahaan, Zhou Yibao, mengonfirmasi bahwa Oppo Find X9 Ultra akan dibekali kapasitas baterai yang lebih besar dari 7.000 mAh. Pengungkapan ini disampaikan melalui tanggapan terhadap komentar pengguna di platform Weibo.

Zhou Yibao secara eksplisit menyebutkan bahwa baterai pada Find X9 Ultra akan melampaui angka 7.000 mAh. Pernyataan langsung dari eksekutif Oppo ini memberikan gambaran awal yang konkret tentang salah satu peningkatan utama yang akan dibawa oleh ponsel flagship terbaru tersebut.

Meski tanggal peluncuran resmi belum diumumkan, bocoran ini telah memicu antusiasme di kalangan penggemar.

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Oppo Find X8 Ultra, yang memiliki baterai 6.100 mAh, peningkatan ke angka di atas 7.000 mAh merupakan lompatan yang cukup besar.

Bahkan, spekulasi berkembang bahwa Find X9 Ultra bisa saja mengadopsi kapasitas 7.500 mAh, mengingat varian OPPO Find X9 Pro yang telah diluncurkan juga sudah menggunakan baterai berkapasitas tersebut.

Peningkatan daya tahan baterai menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan generasi baru ini.

Oppo Find X8 Ultra

Selain baterai, Oppo Find X9 Ultra juga diprediksi akan membawa sejumlah peningkatan di sektor performa dan fotografi. Ponsel ini diharapkan debut pada April 2026 dengan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Konfigurasi kameranya disebutkan akan berupa setup quad-camera di belakang, yang dipimpin oleh sensor utama beresolusi 200 MP.

Sensor beresolusi tinggi ini sebelumnya juga telah menjadi bahan perbincangan terkait kemungkinan kolaborasi Oppo dengan Sony.

Selain sensor utama, sistem kamera Find X9 Ultra dilengkapi dengan lensa telefoto periskop dengan zoom optikal 3x, lensa ultrawide, serta telefoto periskop sekunder dengan jangkauan zoom optikal yang lebih panjang.

Konfigurasi ini menegaskan posisinya sebagai perangkat yang berfokus pada kemampuan fotografi profesional. Inovasi dalam hal kualitas dan ketahanan perangkat juga menjadi perhatian Oppo, seperti yang terlihat dari komitmen mereka melalui standar baru seperti Apex Guard.

Strategi peluncuran Oppo yang menyebarkan produk sepanjang tahun bertujuan untuk menjaga momentum dan perhatian pasar. Dengan rencana peluncuran Find X9 Ultra pada kuartal kedua 2026, Oppo berusaha menghindari periode “mati” dimana brand bisa terlupakan dalam siklus produk.

Pendekatan ini juga memungkinkan setiap produk, termasuk varian Pro yang sudah lebih dulu dirilis, mendapatkan sorotan maksimal.

Informasi mengenai Oppo Find X9 Ultra ini masih bersifat rumor dan menunggu konfirmasi resmi dari Oppo.

Namun, pengungkapan dari eksekutif perusahaan mengenai kapasitas baterai memberikan indikasi kuat tentang arah pengembangan flagship mereka yang mendengarkan kebutuhan pengguna akan daya tahan yang lebih lama. (Icha)

Harga RAM Naik, Pasar Smartphone Global Diprediksi Turun 2,1% pada 2026

0

Telko.id – Lonjakan harga memori atau RAM yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap industri smartphone global pada tahun depan.

Lembaga analis Counterpoint merevisi proyeksi pengiriman smartphone global untuk 2026 dari yang sebelumnya stagnan menjadi kontraksi sebesar 2,1%.

Kenaikan harga komponen yang disebut “menghukum” ini diperkirakan masih akan berlanjut, bahkan berpotensi naik hingga 40% lagi hingga kuartal kedua 2026.

Senior Analyst Counterpoint, Yang Wang, menyatakan bahwa situasi ini akan sangat menantang bagi sebagian besar pemain.

Grafik perbandingan pangsa pasar smartphone global dan pertumbuhan tahunan (YoY) dari OEM kunci pada tahun 2026 berdasarkan proyeksi Counterpoint, menunjukkan revisi ke bawah.
Proyeksi pangsa pasar dan pertumbuhan smartphone global oleh OEM kunci untuk 2026 (Sumber: Counterpoint Research).

“Apple dan Samsung berada dalam posisi terbaik untuk menghadapi beberapa kuartal ke depan. Namun, akan sulit bagi yang lain yang tidak memiliki banyak ruang gerak untuk mengelola pangsa pasar versus margin keuntungan. Kita akan melihat ini terutama terjadi pada OEM China seiring berjalannya tahun,” kata Wang, seperti dikutip Telko.id dari laporan tersebut.

Revisi proyeksi ini menunjukkan pergeseran yang cukup tajam dari ekspektasi sebelumnya.

Dampak kenaikan harga sudah terasa pada Biaya Material (Bill of Materials/BoM) smartphone. Saat ini, BoM untuk ponsel kelas rendah dilaporkan 25% lebih tinggi dibandingkan awal tahun.

Sementara itu, ponsel kelas menengah dan tinggi mengalami kenaikan masing-masing sebesar 15% dan 10%. Jika prediksi untuk kuartal kedua 2026 terbukti, BoM diperkirakan dapat meningkat lagi sebesar 8% hingga 15%.

Smartphone Shipment YoY Growth Forecasts and Revisions, 2026

Counterpoint memperkirakan perusahaan smartphone akan mengalami penurunan pengiriman secara keseluruhan. Oppo dan vivo yang awalnya diproyeksikan akan meningkatkan pengiriman tahun depan, kini diprediksi justru mengalami penurunan.

Xiaomi dan terutama Honor diprediksi akan mengalami penurunan lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya. Meski Apple dan Samsung juga akan merasakan dampaknya, kondisi mereka diperkirakan tidak akan separah produsen lain.

Produsen smartphone telah mulai beradaptasi dengan biaya yang meningkat dengan merestrukturisasi lini produk dan memotong spesifikasi.

Senior Analyst Counterpoint lainnya, Shenghao Bai, mengungkapkan, “Pada beberapa model, kami melihat penurunan kualitas komponen seperti modul kamera dan solusi periskop, layar, komponen audio, dan tentu saja, konfigurasi memori.”

Strategi ini merupakan upaya untuk menjaga harga jual tetap kompetitif di tengah tekanan biaya produksi yang melonjak.

Analis juga memperingatkan bahwa Harga Jual Rata-rata (Average Selling Price/ASP) smartphone pada 2026 akan lebih tinggi dari perkiraan semula. Prediksi awal kenaikan ASP adalah 3,9%, namun prediksi baru menunjuk angka 6,9%.

Hal ini mengindikasikan bahwa produsen kemungkinan akan mencoba mengarahkan konsumen ke model-model yang lebih premium. Pada model premium, dampak kenaikan harga RAM relatif lebih kecil karena komponen memori hanya menyumbang porsi yang lebih kecil dari total Biaya Material.

Lonjakan harga memori ini menjadi tantangan tersendiri bagi inovasi spesifikasi di kelas menengah. Beberapa fitur yang biasanya menjadi andalan, seperti kamera periskop atau konfigurasi RAM besar, mungkin akan dikurangi atau dihilangkan untuk menekan biaya.

Situasi ini berpotensi mempengaruhi daya saing produk, seperti yang mungkin terjadi pada lini Galaxy Z Series yang selama ini mengandalkan spesifikasi tinggi untuk segmen kreator.

Di sisi lain, tekanan pada margin keuntungan bisa mendorong perusahaan untuk lebih agresif dalam efisiensi operasional dan strategi pemasaran.

Kesuksesan dalam meraih konsumen di tengah harga yang meningkat memerlukan pendekatan yang jitu.

Lingkungan bisnis yang semakin ketat ini juga menuntut ketahanan ekosistem digital. Kestabilan platform pendukung menjadi krusial, terlebih di tengah tren keamanan siber yang semakin ketat, sebagaimana terlihat dalam upaya pemblokiran agresif terhadap platform yang dimanfaatkan sindikat siber. Kepercayaan konsumen terhadap ekosistem produk akan semakin diuji ketika harga naik.

Revisi proyeksi pasar smartphone global ini menjadi sinyal bagi seluruh pemain industri, dari produsen, supplier, hingga retailer, untuk mempersiapkan strategi dalam menghadapi kuartal-kuartal yang menantang di tahun 2026.

Kemampuan beradaptasi dengan fluktuasi harga komponen dan menjaga nilai proposisi di mata konsumen akan menjadi penentu utama. (Icha)

POCO F8 Ultra vs F8 Pro: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

0

Telko.id – Xiaomi secara resmi telah meluncurkan dua varian unggulan terbaru dari lini POCO, yaitu F8 Pro dan F8 Ultra.

Keduanya hadir dengan segmentasi harga dan spesifikasi yang jelas, memunculkan pertanyaan utama: apakah selisih harga sekitar €180-200 untuk F8 Ultra benar-benar sepadan dengan peningkatan yang ditawarkan?

Perbedaan paling mendasar terletak pada desain dan material. POCO F8 Pro menggunakan kombinasi bodi belakang kaca dan rangka aluminium, dengan lapisan pelindung Gorilla Glass 7i di bagian depan.

Sementara itu, F8 Ultra hadir dengan Poco Shield Glass di depan, rangka aluminium, serta pilihan bodi belakang dari fiber-reinforced plastic atau silicone polymer pada varian Denim Blue.

Dari segi dimensi, F8 Pro lebih ringan dan kompak karena memiliki layar yang lebih kecil, sebuah pertimbangan bagi pengguna yang menyukai ponsel dengan ukuran lebih pas di genggaman.

Kedua ponsel ini memiliki kualitas layar yang hampir identik, dengan kemampuan kecerahan yang mengesankan dan sertifikasi HDR10+ serta Dolby Vision.

Namun, F8 Ultra unggul dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar, yang memberikan performa ketahanan baterai lebih lama dalam tes penelusuran web dan pemutaran video, meski perbedaannya secara keseluruhan tidak terlalu signifikan.

Keduanya mendukung pengisian cepat 100W HyperCharge milik Xiaomi, dengan F8 Ultra yang butuh waktu sedikit lebih lama untuk terisi penuh. Keunggulan lain F8 Ultra adalah dukungan pengisian nirkabel cepat 50W.

Performa dan Audio: Loncatan Generasi Chipset dan Speaker Premium

Di bagian audio, meski sama-sama mengusung speaker stereo hasil tuning Bose, terdapat perbedaan mencolok. F8 Ultra dilengkapi dengan “subwoofer” internal yang biasanya ditemukan di tablet, menghasilkan suara yang lebih penuh, hangat, dan bass yang lebih terasa.

Kualitas suaranya disebut-sebut termasuk yang terbaik dari ponsel belakangan ini. Di sisi lain, F8 Pro lebih keras dan cocok untuk podcast atau video dengan suara yang lebih datar serta fokus pada vokal dan mid.

Pembedaan performa dilakukan melalui chipset yang berbeda. F8 Pro ditenagai Snapdragon 8 Elite (flagship tahun lalu), sedangkan F8 Ultra mendapatkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.

Dalam benchmark, chipset di F8 Ultra menunjukkan peningkatan 26% pada CPU, 13% pada GPU, dan kurang dari 10% pada skor gabungan AnTuTu 10.

Meski keduanya mampu menangani aplikasi dan game berat, performa lebih tinggi pada F8 Ultra dapat dianggap sebagai investasi untuk masa pakai yang lebih panjang. Kedua perangkat menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan janji 4 pembaruan OS utama dan 6 tahun patch keamanan.

Kamera: Keunggulan Clear F8 Ultra dengan Beberapa Pengecualian

Sistem kamera menjadi area di mana F8 Ultra menunjukkan keunggulan yang lebih jelas. Ia memiliki sensor utama yang lebih besar, kamera telefoto dengan zoom optik 5x (vs 2.5x di F8 Pro), serta kamera ultrawide dengan resolusi dan sensor yang lebih baik. Kamera depan F8 Ultra juga beresolusi 32MP, lebih tinggi dari 20MP pada F8 Pro.

Dalam kondisi cahaya cukup, foto dari kamera utama keduanya terlihat mirip, namun hasil F8 Ultra lebih tajam, detail, dan memiliki definisi lebih baik, terutama di area gelap atau dalam ruangan.

Kamera ultrawide F8 Ultra juga menghasilkan gambar dengan detail lebih alami, sementara hasil F8 Pro cenderung oversharpened.

Untuk zoom, hasil crop 2x dari kamera utama F8 Ultra bahkan mengungguli foto dari kamera zoom 2.5x khusus di F8 Pro. Pada zoom 5x, kamera khusus F8 Ultra tentu lebih unggul, meski F8 Pro bisa mendekati kualitasnya dalam cahaya baik.

Dalam kondisi malam hari, keunggulan F8 Ultra kembali terlihat pada kamera utama dan zoom, dengan detail lebih banyak dan kontras lebih baik.

Namun, menariknya, kamera ultrawide 8MP F8 Pro justru lebih tajam dan akurat dalam reproduksi warna di beberapa situasi malam hari. Untuk video, tidak ada pemenang mutlak.

Video ultrawide 1080p F8 Pro sedikit lebih tajam, sementara video 4K dari kamera utama keduanya identik. Video malam dari kamera utama F8 Ultra memiliki dynamic range lebih baik.

Perbandingan video zoom 2x vs 2.5x cukup berimbang, dengan F8 Pro unggul di malam hari untuk ketajaman dan noise.

Peluncuran POCO F8 series ini semakin memperkuat posisi brand di segmen performa tinggi. Keputusan antara F8 Pro dan F8 Ultra pada akhirnya kembali pada prioritas pengguna.

F8 Ultra jelas merupakan ponsel yang lebih mampu dengan performa, audio, dan kamera yang lebih baik. Namun, selisih harga yang cukup signifikan menjadikan F8 Pro pilihan yang sangat masuk akal bagi yang memiliki budget terbatas atau lebih menyukai ponsel dengan ukuran lebih kompak, meski bukan termasuk ponsel kecil. Seperti yang terjadi di pasar global, di mana persaingan dengan iPhone 16 begitu ketat, diferensiasi produk seperti ini menjadi kunci.

Tren ponsel dengan kemampuan AI khusus juga semakin berkembang, seperti yang terlihat pada rencana kolaborasi ByteDance dan ZTE. (Icha)

MDI Ventures dan Goers Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg

0

Telko.id – MDI Ventures, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di bidang venture capital, bersama platform ticketing Goers meluncurkan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Heritage for the Next Generation”.

Program ini berupa upaya pemugaran dan peningkatan fasilitas taman bermain di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih edukatif, interaktif, dan nyaman, khususnya bagi anak-anak. Opening ceremony program berlangsung pada 14-15 Desember 2025 di lokasi museum.

Direktur MDI Ventures Roby Roediyanto dalam sambutannya menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan kontribusi untuk menghadirkan ruang literasi yang positif dan kreatif dengan melibatkan masyarakat dalam pelestarian sejarah.

“Kami percaya bahwa pendidikan dan sejarah harus bisa diakses secara inklusif dan juga menyenangkan. Melalui program ini, MDI Ventures ingin berkontribusi pada ruang publik yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat daya tarik wisata agar tetap relevan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai salah satu destinasi sejarah utama di kawasan Malioboro, Museum Benteng Vredeburg mencatat lebih dari 450 ribu pengunjung pada periode Januari hingga November 2025.

Data museum menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung adalah keluarga dan anak-anak, dengan lebih dari 80 ribu pengunjung anak tercatat dalam periode yang sama. Angka ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan fasilitas yang tidak hanya edukatif dan menyenangkan, tetapi juga aman dan nyaman bagi pengunjung usia dini.

Kolaborasi MDI Ventures dan Goers dalam program CSR ini difokuskan pada peningkatan kualitas taman bermain yang ada. Target penyelesaian pemugaran fasilitas tersebut ditetapkan pada akhir April 2026.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan bermain yang lebih inklusif dan interaktif, yang mampu memperkaya pengalaman wisata keluarga sekaligus menjadi media pengenalan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda dengan cara yang lebih menarik.

Chief Operating Officer Goers Niki Tsuraya Yaumi menekankan pentingnya kualitas ruang fisik dalam mendukung pengalaman wisata. “Setiap hari kami membantu ribuan pengunjung mengakses pengalaman wisata dan edukasi melalui teknologi.

Hal tersebut membuat kami menyadari bahwa pengalaman terbaik tidak hanya bergantung pada digitalisasi, tetapi juga pada kualitas ruang fisik yang mereka kunjungi,” jelas Niki.

Lebih lanjut, Niki menyampaikan harapan dari program ini. “Kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar di tempat yang menarik dan mendorong rasa ingin tahu mereka, kami juga berharap bahwa taman bermain ini dapat menjadi ruang yang menginspirasi sekaligus meningkatkan kenyamanan keluarga saat berkunjung.”

Goers sebagai platform ticketing dikenal dengan layanan digitalisasi pengelolaan tiket atraksi wisata, dan program ini menjadi momentum bagi Goers untuk berkontribusi langsung pada peningkatan daya tarik fisik destinasi wisata.

Rangkaian kegiatan pembukaan program “Heritage for the Next Generation” tidak hanya diisi oleh opening ceremony. Berbagai aktivitas lain turut memeriahkan, seperti workshop pengelolaan pengunjung anak dan keluarga, aktivasi publik di area taman bermain, pameran lukisan anak bertema “Aku dan Vredeburg”, serta pentas seni anak-anak.

Kegiatan-kegiatan ini melibatkan komunitas dan masyarakat sekitar, merefleksikan pendekatan kolaboratif dalam program ini.

Program CSR kolaborasi MDI Ventures dan Goers ini diharapkan dapat menjadi model implementasi nyata kerja sama antara sektor korporasi dan pengelola aset budaya pemerintah.

Tujuannya adalah menghadirkan ruang edukasi publik yang aman, nyaman, dan menyenangkan, khususnya bagi anak-anak.

Melalui pemugaran taman bermain ini, komitmen untuk memberikan pengalaman wisata terbaik bagi keluarga sekaligus memperkenalkan sejarah dan kebudayaan kepada generasi muda diwujudkan dalam bentuk aksi konkret.

Keberadaan Museum Benteng Vredeburg sebagai cagar budaya tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang hidup yang berinteraksi dengan masyarakat kontemporer.

Peningkatan fasilitas pendukung seperti taman bermain yang berkualitas diharapkan dapat menjembatani narasi sejarah dengan kebutuhan rekreasi keluarga masa kini, sehingga museum tetap relevan dan dikunjungi oleh berbagai kalangan.

Inisiatif dari MDI Ventures ini juga selaras dengan visi besar Telkom Group dalam mendukung ekosistem digital dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai bagian dari holding company BUMN telekomunikasi dan teknologi, kontribusi melalui program CSR berbasis pelestarian budaya dan pendidikan menunjukkan pendekatan holistic dalam membangun masa depan.

Program ini tidak hanya tentang renovasi fisik, tetapi juga investasi pada pendidikan dan pengalaman generasi penerus bangsa.

Dengan ditargetkan selesai pada April 2026, pemugaran taman bermain Museum Benteng Vredeburg akan menjadi perhatian bagi para pelaku pariwisata dan budaya di Yogyakarta.

Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan, memperpanjang durasi kunjungan keluarga, dan pada akhirnya berkontribusi pada pelestarian warisan sejarah melalui pendekatan yang lebih modern dan ramah anak. (Icha)

Telkom dan CCSI, Jajaki Bangun SKKL SUB-2 Gresik-Makassar-Takisung

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama strategis dengan PT Communication Cable Systems Indonesia (CCSI) untuk menjajaki pengembangan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2 ruas Gresik–Makassar–Takisung.

Inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan President Director CCSI Peter Djatmiko di Jakarta, Senin (15/12).

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi investasi, mengoptimalkan pemanfaatan rute kabel laut milik Telkom, dan memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional.

Langkah ini sejalan dengan strategi transformasi jangka panjang TLKM 30 Telkom, yang berfokus pada akselerasi monetisasi aset strategis dan penciptaan nilai melalui kemitraan.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat fondasi konektivitas digital.

“Sinergi pembangunan SKKL SUB-2 bersama CCSI merupakan wujud komitmen Telkom dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional secara lebih efisien, agile, dan berkelanjutan,” ujar Nanang dalam pernyataannya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini dilandasi niat bersama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan melalui penambahan kapasitas jaringan kabel laut yang andal.

“Sehingga dapat beroperasi secara optimal dalam jangka panjang serta mendukung pemerataan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya.

Content image for article: Telkom dan CCSI Sinergi Bangun SKKL SUB-2 Gresik-Makassar-Takisung

Dukungan untuk Infrastruktur Nasional

CCSI, sebagai produsen dan penyedia kabel serat optik darat dan laut, akan memanfaatkan kapabilitasnya untuk mendukung pengembangan infrastruktur konektivitas secara terintegrasi bersama Telkom.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penjajakan pembangunan SKKL SUB-2 dengan memanfaatkan rencana teknis dan perizinan yang ada.

President Director CCSI Peter Djatmiko menyatakan bahwa penandatanganan MoU menjadi langkah awal rencana pembangunan jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Rencana ini akan melibatkan skema joint operation dan joint investment antara kedua entitas.

“Kami mengapresiasi kepercayaan Telkom untuk berkolaborasi dengan CCSI dalam inisiatif strategis ini,” kata Peter.

Ia berharap kerja sama ini tidak hanya mendorong efisiensi investasi dan operasional bagi kedua pihak, tetapi juga dapat mempercepat pembangunan infrastktur konektivitas digital nasional.

Pendekatan kolaboratif dinilai mampu memberikan manfaat lebih optimal dibandingkan pembangunan jaringan secara terpisah. Sebagai dasar pertukaran informasi dalam tahap penjajakan, Telkom dan CCSI telah lebih dulu menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 21 Maret 2025.

Mempercepat Pemerataan Konektivitas

Inisiatif pengembangan SKKL SUB-2 ini merupakan bagian dari upaya Telkom mempertegas perannya sebagai digital telco dengan kapabilitas layanan digital end-to-end.

Layanan tersebut mencakup Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services. Sinergi dengan mitra strategis seperti CCSI diharapkan dapat mendorong pengembangan infrastruktur digital yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi ekosistem nasional.

Penguatan konektivitas antar pulau, khususnya menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan, memiliki implikasi strategis bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Infrastruktur yang andal menjadi tulang punggung untuk berbagai layanan digital, cloud computing, dan ekonomi data di kawasan timur Indonesia. Upaya ini juga selaras dengan inisiatif pemerintah untuk mempercepat peta jalan nasional IPv6 Enhanced yang membutuhkan fondasi jaringan yang kuat.

Ke depan, Telkom dan CCSI akan melanjutkan pembahasan teknis operasional dan komersial secara lebih mendalam untuk merealisasikan potensi kerja sama ini.

Tujuannya adalah memastikan pengembangan jaringan SKKL SUB-2 dapat memberikan manfaat optimal bagi para pemangku kepentingan, masyarakat, dan kemajuan ekosistem digital nasional.

Kolaborasi semacam ini menunjukkan bagaimana sinergi BUMN dengan pelaku industri dalam negeri dapat menjadi katalis untuk pembangunan infrastruktur kritikal.

Seperti yang terlihat dalam event besar seperti MotoGP Mandalika 2025, konektivitas yang kuat merupakan prasyarat untuk mendongkrak aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Selain itu, transformasi digital di sektor lain, seperti yang didorong melalui acara Indonesia AI Day oleh Indosat, juga sangat bergantung pada jaringan backbone yang tangguh dan berkapasitas besar.

Dengan proyeksi peningkatan permintaan bandwidth yang terus tumbuh, kerja sama Telkom dan CCSI dalam mengembangkan SKKL SUB-2 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan konektivitas masa depan Indonesia yang lebih merata dan berkualitas. (Icha)

PaDi UMKM Gelar PBFS 2025, Cetak Transaksi Rp993 Miliar

0

Telko.id – Platform digital PaDi UMKM dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar ajang kolaborasi bisnis tahunan, PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2025.

Acara yang berlangsung pada 10 Desember 2025 di The Gade Tower, Jakarta Pusat, berhasil mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp993,03 miliar.

Gelaran ketiga ini mengusung tema “Inspire, Connect, Empower” dan dihadiri oleh 70 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, dalam sambutannya menyoroti perkembangan PaDi UMKM yang kini telah bertransformasi dari sekadar marketplace menjadi ekosistem digital yang lengkap.

“Selama 5 Tahun PaDi UMKM terus berkembang, berawal dari marketplace kini sudah menjadi sebuah ekosistem digital yang lengkap. Kedepannya kami berkomitmen untuk terus berinovasi menciptakan fitur yang tidak hanya mempermudah proses pengadaan, namun juga tetap selaras dengan Tata Kelola Perusahaan yang baik,” ujarnya.

Faizal menambahkan, dengan dukungan Danantara dan BP BUMN, PaDi UMKM bertujuan menjadi ekosistem digital yang berpihak kepada UMKM dan produk lokal melalui sistem yang transparan dan efisien.

Senior Director Chief Marketing Officer Danantara, Dendi T. Danianto, menekankan pentingnya transformasi budaya layanan.

“Melalui penerapan #MelayaniSepenuhHati, PaDi UMKM tidak lagi sekadar marketplace, tetapi bergerak menuju ekosistem layanan yang menghadirkan pengalaman bisnis yang lebih mudah, andal, dan responsif bagi UMKM,” kata Dendi.

Ia menegaskan bahwa PaDi UMKM harus siap menjadi National B2B Catalyst yang mencerminkan semangat ‘Layanan Bangsa’ dengan memperbaiki pain points dan memperkuat koneksi emosional antar pelaku ekonomi.

Rangkaian Kegiatan dan Kolaborasi Strategis

PBFS 2025 menghadirkan beragam kegiatan yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan pertukaran ide. Salah satunya adalah sesi Speed Business Dating, yang mempertemukan penjual dan pembeli secara satu lawan satu untuk mempercepat proses negosiasi.

Selain itu, diselenggarakan juga talkshow bertajuk “Penguatan Tata Kelola Pengadaan melalui Jaminan Pelaksanaan” yang menghadirkan pembicara seperti Chief Economist Bank Rakyat Indonesia Anton Hendranata, Kepala Divisi Pengadaan & Logistik Pegadaian Ismanto, dan Branch Manager Jakarta Cikini Asuransi Kredit Indonesia M Abdul Iwan Siswandono.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BP BUMN Loto Srinaita Ginting, Senior Executive Vice President General Affairs Pegadaian Zulfan Adam, VP GSPS Telkom Arfianto Ramadhian, dan Senior Principal Expert Government and Danantara Digitalization Telkom Sandhy Widyasthana. Kehadiran mereka menguatkan komitmen multisektor dalam mendukung digitalisasi pengadaan.

Showcase Produk dan Sesi Tawaria yang Interaktif

Selama acara berlangsung, area showcase dipadati oleh pelaku usaha dari berbagai kategori, seperti alat tulis kantor (ATK), makanan & minuman, elektronik, dan fashion.

Beberapa peserta yang terlibat antara lain Diva Sinergi Adipradana, The British Institute (TBI), PT Inti Kesles Nusantara, Mejikuhibiniu, Rendang Mamaden, PT Aseli Dagadu Djokdja, dan Liberty Society. Keberagaman produk ini menunjukkan luasnya cakupan ekosistem PaDi UMKM.

Sesi spesial bernama Tawaria juga menjadi highlight. Sesi lelang dengan mekanisme transparan dan interaktif ini tidak hanya meningkatkan peluang transaksi retail, tetapi juga mendorong terwujudnya kolaborasi yang saling menguntungkan serta memperkuat kepercayaan antar pelaku bisnis.

Inovasi semacam ini sejalan dengan upaya PaDi UMKM dalam menyediakan solusi lengkap, termasuk melalui fitur Invoice Financing untuk mengatasi kendala cash flow.

Apresiasi untuk BUMN dengan Transaksi Tertinggi

Sebagai bentuk apresiasi, PaDi UMKM memberikan penghargaan kepada BUMN dengan volume transaksi tertinggi selama periode 1 November hingga 10 Desember 2025.

Penghargaan ini dibagi dalam tiga tipe berdasarkan klasifikasi tertentu. Untuk Tipe A, peringkat pertama diraih oleh Pertamina dengan transaksi Rp328 miliar, disusul Telkom (Rp90,8 miliar), dan Mandiri (Rp85,8 miliar).

Pada kategori Tipe B, Semen Indonesia Group (SIG) berada di posisi teratas dengan nilai Rp73,3 miliar, diikuti Pelindo (Rp62,9 miliar), dan Pegadaian (Rp37,6 miliar).

Sementara untuk Tipe C, AirNav Indonesia memimpin dengan transaksi Rp27,5 miliar, lalu Pelni (Rp16,9 miliar), dan ASDP (Rp9,3 miliar). Pemberian penghargaan ini menegaskan peran aktif BUMN dalam mendorong pertumbuhan transaksi dan memperkuat ekosistem UMKM digital.

Gelaran PBFS 2025 menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan PaDi UMKM dalam menciptakan ruang sinergi yang memperkuat pasar UMKM dan mendorong transformasi pengadaan BUMN.

Platform ini terus berupaya menghadirkan solusi menyeluruh, termasuk memfasilitasi UMKM dalam memperoleh sertifikat TKDN secara gratis, untuk mendukung peningkatan daya saing dan perluasan pasar. (Icha)

bluExtraCash BCA Digital, Bantu Atasi Darurat Finansial

0

Telko.id – BCA Digital meluncurkan bluExtraCash, sebuah layanan pinjaman tanpa agunan yang terintegrasi langsung dalam aplikasi blu.

Layanan ini dirancang sebagai solusi cepat dan aman untuk mengatasi kebutuhan dana darurat, dengan proses pencairan dana yang dijanjikan maksimal dalam waktu 24 jam.

Rainer Sutedja, Head of Card & Personal Loan Business BCA Digital, menekankan pentingnya kepastian di saat genting.

“Dalam kondisi genting, masyarakat butuh kepastian, bukan kebingungan. Karena itu, setiap fitur di blu, termasuk bluExtraCash, kami hadirkan dengan akses yang mudah, serta informasi yang jelas, agar pengguna tahu persis apa yang mereka setujui,” ujar Rainer.

Kehadiran layanan ini menjawab tantangan kesiapan finansial masyarakat yang, berdasarkan data, masih perlu ditingkatkan.

Financial Resilience Index 2025 oleh Sun Life Asia mencatat hanya sekitar 50% responden yang merasa siap menghadapi kondisi darurat finansial. Sementara, data dari GoodStats 2024 menunjukkan hanya 30,1% responden yang memiliki tabungan.

Kondisi ini seringkali membuat masyarakat kesulitan ketika dihadapkan pada kebutuhan mendesak, seperti biaya kesehatan, kebutuhan keluarga mendadak, atau perbaikan alat kerja penting seperti laptop yang rusak menjelang deadline.

bluExtraCash menawarkan pengajuan pinjaman yang dapat dilakukan dalam hitungan menit langsung dari aplikasi blu. Layanan ini memberikan limit pinjaman hingga Rp50 juta dengan tenor fleksibel hingga 12 bulan.

Besaran bunga ditampilkan secara transparan di aplikasi, yaitu bunga flat mulai dari 1% per bulan, yang mengikuti hasil analisa kredit setiap pengguna atau Sobatblu.

Content image for article: bluExtraCash BCA Digital: Solusi Pinjaman Cepat untuk Kondisi Darurat Finansial

Transparansi menjadi kunci utama. Sebelum menyelesaikan pengajuan, pengguna dapat melihat simulasi cicilan, biaya admin, dan ketentuan terkait lainnya dengan jelas di dalam aplikasi.

Setelah pengajuan disetujui, dana dapat segera dicairkan ke bluAccount pengguna, memungkinkan dana langsung digunakan untuk kebutuhan mendesak tanpa proses tambahan yang berbelit.

Rainer Sutedja menegaskan komitmen BCA Digital dalam menghadirkan solusi yang terpercaya. “Dengan proses pencairan dana dalam waktu maksimal 24 jam, kami ingin memastikan pertolongan benar-benar terasa cepat ketika dibutuhkan.

Kepercayaan adalah fondasi dari layanan digital banking, dan kami berupaya hadir sebagai partner yang dapat diandalkan di saat paling mendesak,” tegasnya.

Layanan pinjaman digital seperti ini semakin menjadi kebutuhan di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat. Kemudahan akses dan kecepatan proses menjadi faktor penentu, terutama ketika dibandingkan dengan proses pinjaman konvensional yang memakan waktu lebih lama.

Inovasi serupa juga terlihat di sektor telekomunikasi, di mana operator seperti Indosat menghadirkan UCan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan kredit instan, atau XL Axiata dengan fitur pulsa daruratnya.

Kehadiran bluExtraCash juga memperkuat ekosistem layanan keuangan digital dalam aplikasi blu by BCA Digital. Sejak diluncurkan pada Juli 2021, blu telah berkembang dengan berbagai fitur seperti bluSaving, bluDeposit, bluInvest, bluInsurance, dan bluBisnis.

Layanan pinjaman ini melengkapi portofolio tersebut, memberikan kontrol lebih besar bagi pengguna dalam mengatur seluruh aspek finansial mereka dari satu platform tunggal.

Content image for article: bluExtraCash BCA Digital: Solusi Pinjaman Cepat untuk Kondisi Darurat Finansial

Strategi BCA Digital sebagai bank digital generasi berikutnya tidak hanya fokus pada layanan langsung (direct digital banking) tetapi juga sebagai bank as a service (BaaS).

Kolaborasi dengan berbagai mitra dari beragam industri, seperti Blibli, tiket.com, hingga beberapa universitas terkemuka, memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan tanpa perlu berpindah aplikasi. P

endekatan ini sejalan dengan upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital di Indonesia.

Pentingnya adaptasi dan ketangguhan di sektor digital semakin kentara, sebagaimana tercermin dari kinerja perusahaan telekomunikasi yang mampu terjaga selama masa penuh tantangan.

Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan talenta digital yang kompeten juga menjadi perhatian, seperti yang dilakukan Indosat dengan menghadirkan kelas AI gratis di IDCamp 2025.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai bluExtraCash, termasuk simulasi cicilan yang detail, pengguna dapat mengakses langsung aplikasi blu atau mengunjungi website resmi blu by BCA Digital.

Layanan ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan solusi finansial yang cepat, transparan, dan dapat diandalkan bagi masyarakat dalam mengantisipasi berbagai kebutuhan mendesak yang tidak terduga. (Icha)

Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual

0

Telko.id – Xiaomi menghadirkan pendekatan baru untuk memudahkan pengguna merangkai cerita visual melalui konten yang estetik dengan kemampuan kamera pada seri terbarunya.

Melalui Xiaomi 15T Series, proses menciptakan visual yang bercerita kini dapat dilakukan secara lebih intuitif, konsisten, dan relevan untuk berbagai kebutuhan konten kreator.

Kolaborasi berkelanjutan dengan Leica pada seri ini mengusung filosofi “Masterpieces far closer”. Filosofi ini memungkinkan pengguna menangkap detail yang sebelumnya sulit dijangkau dengan kualitas profesional.

Sistem kamera terbaru dilengkapi Leica Optical Summilux Lens, Leica 5x Pro Telephoto, serta multi-focal length dari 15mm hingga 230mm.

Eksplorasi kemampuan kamera dilakukan di kawasan Bromo, membuktikan keleluasaan dalam memotret lanskap luas, human interest, hingga detail jarak jauh.

Berikut tiga pendekatan esensial yang diungkap untuk membantu pengguna memaksimalkan kemampuan Xiaomi 15T Series dalam menciptakan visual estetik yang lebih bercerita.

Manfaatkan Telephoto 5x untuk Cerita dari Jarak Aman

Salah satu temuan menonjol dari eksplorasi di Bromo adalah kemampuan Leica 5x Pro Telephoto dalam menangkap detail jarak jauh tanpa kehilangan ketajaman. Para kreator menilai telephoto memiliki peran penting sebagai “alat storytelling jarak jauh”.

Alat ini memungkinkan mereka mengabadikan aktivitas manusia, detail landscape, hingga ekspresi candid tanpa harus mendekat secara fisik.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Di area seperti Caldera atau lautan pasir yang luas, telephoto membantu menangkap siluet kuda, tekstur pasir tertiup angin, hingga nuansa kabut pagi dengan kompresi jarak yang dramatis.

Bagi fotografer yang fokus pada human interest, kemampuan ini memungkinkan pembuatan foto yang intim namun tetap menghormati ruang personal subjek.

Sistem kamera tersebut memungkinkan pengguna menangkap lanskap luas, human interest, hingga detail jarak jauh dengan jelas dan tetap mempertahankan nuansa emosional dalam setiap foto.

Tren penggunaan lensa telefoto periskop semakin mengukuhkan pentingnya kemampuan zoom optik berkualitas dalam fotografi smartphone modern.

Tips praktis yang diberikan untuk memaksimalkan fitur ini antara lain menggunakan zoom 5x untuk subjek jarak menengah seperti manusia, hewan, atau objek bergerak.

Untuk menangkap detail kecil di lanskap luas, disarankan menggunakan 10x optical-level zoom. Teknik tap to focus penting untuk menjaga ketajaman pada subjek yang bergerak, dan mengambil beberapa frame disarankan untuk mendapatkan satu komposisi terbaik.

Tone Leica Authentic untuk Suasana Natural

Selama eksplorasi, para peserta sepakat bahwa Leica Authentic memberikan tone paling ideal untuk memotret kondisi Bromo yang penuh perubahan cahaya.

Warna pasir, kabut, sunrise, hingga bayangan bukit terekam natural dan lembut tanpa saturasi berlebih. Tone ini juga mempermudah kreator mempertahankan konsistensi visual saat membuat konten berbentuk reels, carousel, atau vlog.

Bagi kreator yang mengutamakan storytelling, Leica Authentic menjadi fondasi mood yang natural dan “jujur”. Sementara bagi fotografer, tone ini membantu menjaga gradasi langit dan highlight tetap halus meski memotret langsung ke arah matahari.

Pendekatan terhadap warna dan suasana ini menjadi pembeda penting, sebagaimana juga terlihat dalam inisiatif brand lain seperti Oppo yang menampilkan talenta fotografi smartphone dengan pendekatan artistik serupa.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Tips praktis untuk mode ini adalah menggunakan cahaya pagi atau golden hour untuk memaksimalkan gradasi warna. Pengguna juga disarankan menghindari overexposure dengan menurunkan exposure sedikit dari default.

Memanfaatkan backlight dapat menciptakan foto siluet yang dramatis, dan menggunakan grid membantu menjaga horizon tetap stabil.

Eksplorasi Focal Length untuk Storytelling Dinamis

Para kreator menilai fleksibilitas focal length dari 0.6x hingga 10x sebagai keunggulan paling penting dalam proses kreatif mereka.

Dengan perubahan focal length yang instan, mereka bisa memulai cerita dengan wide shot, mengarahkan fokus dengan mid shot, lalu menutup dengan detail close-up dalam satu alur yang natural.

Saat Jeep bergerak melewati lautan pasir, kreator dapat menangkap video stabil menggunakan 1x, lalu berpindah ke 5x untuk menangkap interaksi antara pengendara kuda dan wisatawan, tanpa kehilangan momentum.

Mode ini juga ideal bagi jurnalis dan reviewer yang membutuhkan fleksibilitas cepat untuk dokumentasi.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Fleksibilitas ini menunjukkan evolusi smartphone Xiaomi di ranah fotografi, melanjutkan warisan dari lini smartphone khusus fotografi yang pernah diluncurkan sebelumnya.

Ketersediaan berbagai focal length menjadi jawaban atas kebutuhan konten kreator yang semakin kompleks.

Tips praktis yang dibagikan mencakup penggunaan 0.6x untuk establishing shot atau lanskap luas. Focal length 1x cocok untuk perspektif natural dan dokumentasi, sementara 2x ideal untuk framing bersih dan human interest.

Untuk foto candid atau objek spesifik, 5x menjadi pilihan, dan 10x digunakan untuk detail dan aksen visual yang menarik.

Xiaomi 15T Series hadir bukan sekadar sebagai kamera smartphone, tetapi sebagai alat kreatif yang lengkap untuk menangkap cerita, suasana, dan detail dari berbagai kondisi.

Dengan telephoto yang kuat, tone Leica yang natural, serta fleksibilitas focal length, setiap fitur dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan karya visual yang lebih bercerita.

Kehadiran seri ini memperkaya pilihan di pasar smartphone yang kompetitif, di mana performa kamera sering menjadi penentu keputusan pembelian, sebagaimana tercermin dalam kesuksesan berbagai brand di platform e-commerce.

Kini, pengguna diajak menjelajahi kreativitas dan menciptakan Masterpieces far closer bersama Xiaomi 15T Series. (Icha)

Lenovo Luncurkan Solusi Infrastruktur Data Siap AI

0

Telko.id – Lenovo mengumumkan rangkaian solusi penyimpanan data, virtualisasi, dan layanan manajemen data terbaru.

Peluncuran ini dirancang untuk membantu pelanggan memodernisasi infrastruktur IT dan data mereka guna mendukung aplikasi enterprise serta kapabilitas yang siap untuk kecerdasan buatan (AI).

Pengumuman mencakup solusi penyimpanan dan virtualisasi Lenovo ThinkSystem serta ThinkAgile terbaru, yang diluncurkan bersamaan dengan layanan manajemen data.

Menurut Sumir Bhatia, President, Asia Pacific, ISG, Lenovo, perubahan cepat dalam virtualisasi dan meningkatnya kebutuhan data yang siap AI mendorong organisasi mencari infrastruktur terbuka dan modern.

“Solusi dan layanan penyimpanan terbaru dari Lenovo menyediakan fondasi tersebut dengan meningkatkan kinerja, keamanan, dan kesederhanaan operasional,” ujarnya.

Penawaran ini bertujuan membantu pelanggan mempersiapkan data, menyederhanakan penerapan, dan memperoleh nilai lebih dari lingkungan yang ada.

Konteksnya, survei dari Gartner® menunjukkan 63 persen organisasi tidak memiliki atau tidak yakin dengan praktik manajemen data yang tepat untuk AI.

Sementara itu, 80% penyimpanan yang digunakan dalam lima tahun terakhir masih berbasis hard drive yang lebih lambat, berdasarkan laporan IDC.

Kondisi ini tidak optimal untuk kebutuhan AI yang membutuhkan akses data cepat. Bisnis perlu memitigasi risiko dengan memastikan sistem dan praktik pengelolaan data mereka telah dimodernisasi.

Kumar Mitra, Executive Director, CAP & ANZ, Infrastructure Solutions Group, Lenovo, menambahkan bahwa organisasi di Asia Pasifik tetap membutuhkan solusi yang mampu memberikan nilai sejak hari pertama.

“Solusi penyimpanan dan layanan data Lenovo yang telah ditingkatkan menghadirkan kesederhanaan operasional, fleksibilitas hybrid, serta efisiensi biaya yang diharapkan pelanggan,” jelas Mitra.

Lenovo berkomitmen mendukung pelanggan melalui teknologi yang mengurangi kompleksitas dan memperkuat ketahanan siber.

Rangkaian Solusi ThinkSystem dan ThinkAgile Terbaru

Lenovo memperkenalkan rangkaian penawaran enterprise terbaru, Lenovo ThinkSystem dan Lenovo ThinkAgile, yang dioptimalkan untuk AI, virtualisasi, serta mengatasi hambatan kinerja penyimpanan.

Solusi ini dirancang untuk memberikan efisiensi, ketahanan siber, kinerja, kesederhanaan, dan skalabilitas dengan opsi penerapan on-premise maupun hybrid.

Pertama, Lenovo ThinkSystem DS Series Storage Arrays merupakan sistem penyimpanan all-flash dan protected Storage Area Network (SAN) berbasis block storage.

Solusi ini mudah di-deploy dan dikelola untuk lingkungan tervirtualisasi, sehingga meningkatkan performa dan efisiensi bagi kebutuhan virtualisasi dan modernisasi data.

Content image for article: Lenovo Luncurkan Solusi Penyimpanan dan Layanan Data Terbaru untuk Infrastruktur Siap AI

Kedua, Lenovo ThinkAgile FX Series menghadirkan infrastruktur Hyperconverged (HCI) dengan arsitektur terbuka. Keunggulannya adalah mendukung konversi mulus antar solusi HCI tertentu tanpa mengganti perangkat keras, memberikan perlindungan investasi maksimal dan fleksibilitas tinggi.

Ketiga, Lenovo ThinkAgile MX Series untuk penyimpanan terdisagregasi bagi Microsoft Azure Local. Sebagai penyedia perangkat HCI terintegrasi bersama Microsoft, Lenovo memperluas dukungan untuk penyimpanan eksternal Fibre Channel SAN yang terpisah.

Hal ini menghadirkan dukungan penyimpanan enterprise yang lebih luas bagi pelanggan virtualisasi.

Keempat, Lenovo ThinkAgile MX Series dengan NVIDIA RTX Pro 6000 mendukung GPU generasi terbaru yang terintegrasi.

Ini menghadirkan kapabilitas kinerja AI tingkat lanjut, termasuk kebutuhan inferensi atau pemrosesan prediktif di lingkungan enterprise melalui Microsoft Azure Local.

Kelima, Lenovo ThinkAgile HX Series for AI menghadirkan rangkaian perangkat lunak Nutanix Enterprise AI (NAI).

Solusi HCI ini membantu pelanggan di lingkungan virtual dan aplikasi yang dikemas secara modern (container) dalam melakukan deployment, menjalankan, dan meningkatkan kapasitas model AI hanya dalam hitungan menit.

Layanan Lifecycle End-to-End untuk Beban Kerja AI

Untuk membantu pelanggan merasakan manfaat penuh dari sistem terbaru dan mempersiapkan data untuk AI, Lenovo juga memperkuat portofolio layanan hybrid cloud dan siklus hidup data.

Penawaran ini bertujuan memodernisasi lingkungan, meningkatkan keandalan, serta mendukung kebutuhan penyimpanan dan beban kerja AI yang terus berkembang.

Layanan tersebut mencakup Lenovo Deployment Services untuk ThinkAgile dan ThinkSystem guna mempercepat waktu bagi pelanggan untuk memperoleh manfaat.

Selain itu, tersedia layanan penyimpanan fleksibel yang bisa diakses secara individual maupun melalui Lenovo TruScale untuk meningkatkan performa dan kelincahan di seluruh siklus hidup data.

Untuk strategi jangka panjang, Hybrid Cloud Advisory Services Lenovo membantu organisasi menyelaraskan lingkungan on-premise dan hybrid dengan kebutuhan kepatuhan, perlindungan data, dan tujuan operasional.

Sementara Lenovo Migration Services mengoptimalkan data dan beban kerja dengan menggabungkan fleksibilitas cloud dengan infrastruktur yang sudah ada.

Sebagai bagian dari portofolio Data Management Services yang diperluas, Lenovo Premier Enhanced Storage Support menghadirkan dukungan berfokus pada penyimpanan dengan pendampingan ahli untuk beban kerja bisnis yang sangat penting.

Melalui pemantauan proaktif, optimalisasi performa, dan panduan penyelesaian masalah, pelanggan mendapatkan ketahanan dan perlindungan yang diperlukan untuk mendukung inovasi AI dan pertumbuhan hybrid cloud.

Peluncuran solusi dan layanan terbaru Lenovo ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan adopsi AI di tingkat enterprise.

Dengan fondasi infrastruktur yang kuat, organisasi diharapkan dapat lebih percaya diri dalam mengelola data mereka yang semakin kompleks dan volumenya terus bertambah.

Modernisasi penyimpanan data menjadi langkah kritis, sebagaimana juga terlihat pada trend perangkat keras yang semakin powerful untuk menangani beban komputasi berat.

Selain itu, efisiensi dan ketahanan sistem juga menjadi fokus utama, tidak hanya di infrastruktur enterprise tetapi juga dalam pengembangan perangkat konsumen seperti yang ditawarkan pada seri smartphone terbaru yang mengedepankan daya tahan baterai.

Langkah Lenovo ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi banyak bisnis, terutama dalam menyiapkan data sebagai aset strategis untuk kompetisi di era AI. (Icha)

LG Perkuat Solusi B2B untuk Operational Excellence Industri di Indonesia

0

Telko.id – PT LG Electronics Indonesia (LG) memperkuat komitmennya dalam mendukung operational excellence para pelaku industri dan pemerintah di Tanah Air.

Perusahaan menghadirkan solusi cerdas dan efisien melalui portofolio produk B2B di kategori Information Display dan Heating, Ventilation and Air Conditioning (HVAC).

Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya modernisasi ruang publik dan komersial serta pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Presiden LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, menyatakan bahwa inovasi menjadi kunci di tengah laju pembangunan yang cepat.

“Solusi inovatif merupakan kunci agar setiap ruang publik dan komersial dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. LG siap mendukung para pelaku industri dan pemerintah dalam berinovasi sekaligus menjalankan operasional yang efisien melalui teknologi berstandar global,” ujarnya, Senin (16/12/2025).

Komitmen ini merupakan bagian dari perjalanan LG selama 35 tahun di Indonesia, yang juga dirayakan dengan berbagai inisiatif strategis, seperti yang tercermin dalam LG Rayakan 35 Tahun di Indonesia dengan Kolaborasi dan Integrasi.

Ha Sang-chul menambahkan bahwa peruntukan B2B Information Display di Indonesia sangat luas, mencakup sektor swasta dan pemerintah yang sedang bertransformasi digital.

Implementasinya dapat ditemui dalam bentuk kiosk interaktif untuk memesan makanan di restoran, mengambil nomor antrian di rumah sakit, atau membeli tiket. Digital signage di mal, bandara, stasiun, serta layar interaktif untuk pendidikan dan TV di perhotelan juga menjadi contoh penerapannya.

Di sisi lain, permintaan terhadap solusi HVAC dinilai sangat besar, didorong oleh iklim tropis dan pembangunan masif. Kesadaran akan efisiensi energi juga menciptakan kebutuhan akan solusi HVAC yang lebih hemat listrik.

Baik Information Display maupun HVAC menjadi kontributor utama konsumsi listrik di sebuah gedung, sehingga manajemen energi yang optimal menjadi tantangan penting.

Marketing & Relations Director LG Electronics Indonesia, Jay Jang, menekankan urgensi peningkatan operational excellence.

“Solusi Information Display dan HVAC tersertifikasi semakin dibutuhkan. Lini produk yang mengadopsi teknologi canggih dan standar kualitas tertinggi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga relevansi di era modern,” jelasnya.

Teknologi Canggih dan Efisiensi Energi

Menjawab kebutuhan tersebut, LG menghadirkan lini produk B2B dengan tiga keunggulan utama: teknologi canggih teruji, kapabilitas produksi dalam negeri, dan layanan berstandar global.

Pada Information Display, keunggulan tidak hanya pada resolusi gambar superior, warna akurat, dan refresh rate tinggi, tetapi juga pada platform webOS yang responsif untuk manajemen konten dan ketahanan di berbagai cuaca.

LG menjadi perusahaan pertama di dunia yang mendapatkan verifikasi UL untuk teknologi Anti-Discoloration pada outdoor digital signage.

Sementara solusi HVAC LG mengedepankan teknologi AI untuk mengalirkan udara jernih serta mengelola suhu dan kelembaban secara cerdas.

Teknologi cloud yang diterapkan mampu mengidentifikasi masalah secara otomatis, membuat pemeliharaan sistem menjadi efektif, bahkan untuk gedung berskala besar. Kedua kategori produk ini juga dirancang untuk mendukung pengurangan konsumsi energi.

Panel LED pada Information Display LG lebih hemat energi dibanding LCD atau CCFL, sedangkan solusi HVAC telah menggunakan kompresor inverter bergaransi panjang untuk penghematan daya signifikan.

Produksi Lokal dan Layanan Berstandar Global

Untuk memastikan kualitas produk yang konsisten, LG mengandalkan pusat produksi dalam negeri di Tangerang dan Cibitung. Kedua pabrik ini menerapkan LG Korean Quality Control System dan standar manajemen mutu internasional ISO 9001.

Pemusatan produksi lokal memungkinkan LG memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sekaligus berkontribusi pada kemajuan manufaktur Indonesia.

Dukungan layanan purnajual berskala nasional dengan kendali mutu global juga menjadi prioritas. LG menghadirkan LG HVAC Academy sebagai sarana pelatihan berkelanjutan bagi teknisi dan mitra, memastikan performa produk dan sistem tetap optimal.

Pendekatan berkelanjutan ini selaras dengan komitmen LG terhadap praktik bisnis bertanggung jawab, yang juga tercermin dalam inisiatif seperti LG Gelar Kampanye Daur Ulang Sampah Elektronik di Indonesia.

Ke depan, LG berkomitmen untuk terus mendukung dunia usaha Indonesia dengan solusi relevan dan berdaya saing tinggi.

“Melalui inovasi yang membantu pelaku industri dan pemerintah beroperasi lebih cerdas, efisien dan berkelanjutan, kami ingin memastikan setiap mitra dapat bertumbuh dan beradaptasi di tengah dinamika yang terus berkembang,” tutup Ha Sang-chul. (Icha)