spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 48

Acer Predator ES Storm Pro: Skuter Listrik untuk Mobilitas Perkotaan

0

Telko.id – Acer secara resmi memperkenalkan Predator ES Storm Pro, sebuah skuter listrik terbaru yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan dengan performa yang lebih tinggi.

Kendaraan ini hadir sebagai solusi cerdas dan serbaguna bagi pengguna yang membutuhkan alat transportasi lincah untuk menavigasi area kota yang padat, sekaligus mampu menangani rute perjalanan yang lebih menantang dibandingkan skuter konvensional pada umumnya.

Diperkenalkan pertama kali di Las Vegas pada 12 Januari 2025, perangkat ini menambah daftar portofolio Acer yang terus berkembang di luar segmen komputasi tradisional.

Predator ES Storm Pro tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga ketangguhan berkat penggunaan material rangka aluminium yang kokoh namun tetap praktis karena dapat dilipat.

Kehadiran skuter ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang mendukung gaya hidup modern yang dinamis.

Skuter listrik ini dirancang dengan mempertimbangkan berbagai kondisi jalan di perkotaan, termasuk permukaan yang tidak rata atau bergelombang.

Acer membekalinya dengan sistem kelistrikan canggih dan fitur keamanan terintegrasi, serta konektivitas cerdas melalui aplikasi khusus.

Langkah ini sejalan dengan tren teknologi terkini, mirip dengan inovasi wearable AI yang juga tengah dikembangkan oleh perusahaan untuk memperkaya ekosistem perangkat cerdas mereka.

Performa Mesin dan Kemampuan Akselerasi

Sebagai produk yang menyandang nama “Predator”, skuter listrik ini difokuskan pada aspek performa. Predator ES Storm Pro ditenagai oleh motor hub belakang dengan daya rata-rata 500 W.

Namun, untuk situasi yang membutuhkan tenaga ekstra, motor ini mampu menghasilkan output tertinggi hingga 1200 W. Kekuatan tersebut didukung oleh sistem kelistrikan 48 V yang memungkinkan skuter melakukan akselerasi cepat dan mempertahankan kecepatan yang konsisten.

Torsi motor yang mencapai 29Nm memberikan kemampuan menanjak yang andal, dengan klaim kemampuan mendaki kemiringan hingga 25%. Hal ini membuat Predator ES Storm Pro sangat cocok bagi pengguna yang sering menempuh rute lebih panjang atau jalur dengan topografi yang bervariasi.

Pengguna juga diberikan fleksibilitas melalui pilihan mode berkendara, yakni Pedestrian, ECO, D, dan S. Opsi ini memungkinkan pengendara menyesuaikan responsivitas skuter, apakah ingin memprioritaskan efisiensi baterai atau performa maksimal.

Content image for article: Acer Predator ES Storm Pro: Skuter Listrik Gahar untuk Mobilitas Perkotaan

Kecepatan maksimum skuter ini bervariasi tergantung pada regulasi di masing-masing wilayah. Untuk versi Amerika Serikat, kecepatan puncaknya mencapai 32 km/jam.

Sementara itu, untuk pasar Eropa seperti Jerman dan Italia dibatasi pada 20 km/jam, dan versi Spanyol mencapai 25 km/jam. Spesifikasi ini menempatkannya sebagai pesaing serius di pasar skuter listrik global yang semakin kompetitif.

Desain Rangka dan Sistem Suspensi

Kenyamanan dan stabilitas menjadi prioritas utama dalam desain Predator ES Storm Pro. Skuter ini menggunakan ban pneumatic tubeless berukuran 10 inci yang mampu meredam getaran jalan dengan lebih baik dibandingkan ban padat.

Untuk mendukung kontrol yang lebih optimal di jalan basah atau tidak rata, Acer menyematkan sistem kontrol traksi (TCS) yang mencegah roda selip saat berakselerasi di permukaan licin.

Sistem suspensi pada skuter ini tergolong lengkap untuk kelasnya. Bagian depan menggunakan Fork Suspension, sementara bagian belakang dilengkapi dengan Double Spring Shock.

Kombinasi ini memberikan stabilitas yang jauh lebih baik saat melintasi polisi tidur atau jalan berlubang. Rangka utama yang terbuat dari aluminium tidak hanya memberikan kekokohan struktural, tetapi juga menjaga bobot kendaraan tetap di angka 22,5 kg (termasuk baterai).

Desain rangka aluminium ini juga memungkinkan unit untuk dilipat dengan mudah. Dalam kondisi terlipat, dimensi skuter menyusut menjadi 122 x 58 x 58 cm, sehingga menghemat ruang penyimpanan.

Fitur ini sangat krusial bagi kaum urban yang mungkin perlu membawa skuter ke dalam transportasi umum atau menyimpannya di apartemen yang ringkas. Selain itu, skuter ini memiliki peringkat ketahanan air IPX5, memberikan perlindungan terhadap semprotan air dari berbagai arah.

Baterai Jarak Jauh dan Pengereman Regeneratif

Untuk mendukung mobilitas jarak jauh, Predator ES Storm Pro dibekali baterai berkapasitas 48V 12.8 Ah atau setara dengan 614Wh.

Dengan kapasitas tersebut, skuter ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 60 km hingga 65 km dalam sekali pengisian daya penuh. Jarak tempuh ini sangat memadai untuk perjalanan pulang-pergi harian di dalam kota tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

Efisiensi energi semakin ditingkatkan dengan adanya sistem pengereman regeneratif atau Kinetic Energy Recovery System (KERS). Teknologi ini bekerja bersamaan dengan sistem pengereman eABS di roda belakang.

Saat pengendara melakukan pengereman, energi kinetik yang dihasilkan akan diubah kembali menjadi energi listrik untuk mengisi ulang baterai, mirip dengan teknologi yang digunakan pada kendaraan listrik modern lainnya.

Sistem pengereman itu sendiri terdiri dari rem cakram (disc brake) di bagian depan dan eABS di bagian belakang yang dioperasikan melalui satu tuas. Konfigurasi ini memberikan daya pengereman yang andal dan responsif, sangat penting untuk bermanuver di area lalu lintas yang padat dan ramai.

Fitur Keselamatan dan Identitas Predator

Keselamatan pengendara menjadi perhatian utama Acer. Selain sistem pengereman yang mumpuni, Predator ES Storm Pro dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang komprehensif. Lampu utama (headlight), lampu belakang (tail light), lampu rem, dan lampu sein (turning signal) kiri dan kanan sudah tersedia sebagai standar.

Selaras dengan identitas brand Predator yang lekat dengan dunia gaming, skuter ini juga menyertakan elemen pencahayaan RGB dan lampu ambient.

Fitur ini tidak hanya berfungsi sebagai estetika untuk meningkatkan gaya hidup pengendara, tetapi juga meningkatkan visibilitas kendaraan bagi pengguna jalan lain, terutama saat kondisi minim cahaya atau malam hari.

Sebagai tambahan fitur keamanan fisik, terdapat dudukan terintegrasi untuk tag pintar. Pengendara dapat memasang aksesori pelacak pihak ketiga pada dudukan ini, sehingga memudahkan pelacakan lokasi skuter apabila terjadi kehilangan atau pencurian.

Konektivitas Aplikasi Acer eMobility

Predator ES Storm Pro bukan sekadar alat transportasi mekanis, melainkan perangkat yang terhubung. Skuter ini dapat disinkronkan dengan aplikasi Acer eMobility melalui koneksi Bluetooth. Aplikasi ini berfungsi sebagai dasbor digital yang menampilkan berbagai informasi penting terkait statistik perjalanan dan status kendaraan.

Melalui layar ponsel pintar yang kompatibel, pengguna dapat melihat perkiraan jarak tempuh yang tersisa, status baterai secara rinci, dan riwayat perjalanan.

Selain itu, aplikasi ini memungkinkan personalisasi pengaturan, seperti menyesuaikan efek pencahayaan RGB sesuai preferensi pengendara. Fitur keamanan tambahan berupa penguncian elektronik (Motor Lock) juga dapat diaktifkan langsung melalui aplikasi, memberikan lapisan perlindungan ekstra saat skuter diparkir.

Pada unit skuternya sendiri, terdapat layar LED berwarna yang menyajikan informasi esensial secara ringkas. Pengendara dapat memantau kecepatan, sisa daya, mode berkendara yang aktif, indikator perawatan, status koneksi Bluetooth, serta indikator arah kiri dan kanan tanpa perlu terus-menerus melihat ke ponsel.

Harga dan Ketersediaan

Saat ini, Skuter Listrik Predator ES Storm Pro baru diperkenalkan di Las Vegas, Amerika Serikat. Mengenai harga dan ketersediaan di pasar global lainnya, Acer menyatakan bahwa hal tersebut akan bervariasi di masing-masing kawasan.

Konsumen di Indonesia disarankan untuk memantau informasi resmi melalui situs web Acer Indonesia untuk mendapatkan pembaruan terkini mengenai kapan produk ini akan tersedia di tanah air.

Peluncuran Predator ES Storm Pro ini menunjukkan keseriusan Acer dalam menggarap pasar micro-mobility. Dengan kombinasi spesifikasi tinggi, fitur keamanan lengkap, dan integrasi perangkat lunak yang cerdas, skuter ini siap menjadi pilihan menarik bagi kaum urban yang menginginkan transportasi personal yang efisien dan bergaya. (Icha)

Lenovo Perkenalkan Server AI Inferencing di CES

0

Telko.id – Lenovo secara resmi mengumumkan portofolio infrastruktur terbaru mereka yang dirancang khusus untuk beban kerja AI inferencing di ajang Tech World @ CES 2026.

Bertempat di Sphere, Las Vegas, raksasa teknologi ini memperkenalkan rangkaian server ThinkSystem dan ThinkEdge anyar, solusi, serta layanan enterprise yang bertujuan menghilangkan hambatan dalam penerapan kecerdasan buatan di dunia nyata.

Langkah strategis ini menandai babak baru dalam era AI, di mana fokus industri mulai bergeser dari sekadar pelatihan model bahasa besar (Large Language Models/LLM) menuju tahap inferensi.

Inferensi merupakan proses pemanfaatan model yang telah terlatih untuk menganalisis data baru dan mengambil keputusan instan. Lenovo menargetkan berbagai sektor industri, mulai dari ritel, manufaktur, hingga layanan kesehatan kritis yang membutuhkan diagnostik cepat.

Ashley Gorakhpurwalla, Executive Vice President Lenovo sekaligus President Lenovo Infrastructure Solutions Group, menegaskan pentingnya transisi ini bagi perusahaan modern.

Menurutnya, organisasi saat ini menuntut kemampuan untuk mengubah data dalam jumlah masif menjadi wawasan yang dapat langsung ditindaklanjuti.

“Melalui infrastruktur terbaru Lenovo yang dioptimalkan untuk inferensi, kami memberikan keunggulan real-time kepada pelanggan—mengubah volume data yang sangat besar menjadi intelijen instan dan dapat ditindaklanjuti, yang mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik, keamanan yang lebih kuat, serta inovasi yang lebih cepat,” ujar Ashley dalam pernyataan resminya.

Pentingnya infrastruktur inferensi ini didukung oleh data pasar yang signifikan. Berdasarkan estimasi dari Futurum, pasar global untuk infrastruktur AI inferencing diproyeksikan akan mengalami lonjakan nilai dari US$5,0 miliar pada tahun 2024 menjadi US$48,8 miliar pada tahun 2030.

Angka ini mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 46,3% selama periode enam tahun tersebut.

Pergeseran ini mengubah investasi modal besar yang sebelumnya dikeluarkan untuk pelatihan AI menjadi hasil bisnis yang nyata. Lenovo berupaya memaksimalkan nilai tersebut dengan menyatukan data organisasi di seluruh cloud, pusat data, dan edge melalui solusi IT yang terintegrasi.

Spesifikasi Server ThinkSystem dan ThinkEdge Terbaru

Dalam pengumuman tersebut, Lenovo memperkenalkan tiga perangkat keras utama yang menjadi tulang punggung strategi AI inferencing mereka. Produk-produk ini dilengkapi dengan kapabilitas GPU, memori, dan jaringan tercanggih untuk menangani beban kerja di berbagai skala.

Pertama adalah Lenovo ThinkSystem SR675i. Ini merupakan server AI inferencing berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk menjalankan LLM secara penuh dengan skalabilitas masif.

Server ini ditujukan untuk beban kerja terbesar serta simulasi terakselerasi, yang sangat krusial bagi lingkungan manufaktur, layanan kesehatan darurat, dan sektor jasa keuangan.

Selanjutnya, Lenovo menghadirkan Lenovo ThinkSystem SR650i. Perangkat ini menawarkan kekuatan AI inferencing terakselerasi dengan komputasi GPU berdensitas tinggi.

Keunggulan utamanya terletak pada skalabilitas dan kemudahan implementasi di pusat data yang sudah ada, memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas AI mereka tanpa perombakan infrastruktur total.

Untuk kebutuhan komputasi di lokasi data berada (edge), Lenovo meluncurkan Lenovo ThinkEdge SE455i. Server ini memiliki desain super ringkas namun tangguh, ideal untuk lingkungan ritel, telekomunikasi, dan industri. Perangkat ini diklaim sebagai server pemecah rekor yang mampu menghadirkan inferencing dengan latensi ultra-rendah.

Keandalan ThinkEdge SE455i juga teruji dengan fleksibilitas operasional pada rentang suhu ekstrem, mulai dari -5°C hingga 55°C.

Hal ini memastikan performa tetap stabil meskipun ditempatkan di lingkungan fisik yang menantang, mirip dengan ketangguhan yang dibutuhkan dalam teknologi global di ajang balap profesional.

Untuk mendukung performa tinggi tersebut, Lenovo menyematkan teknologi pendinginan cairan dan udara terdepan, Lenovo Neptune.

Teknologi ini membantu mengatasi kendala konsumsi energi bagi organisasi yang menjalankan performa AI kelas atas. Selain itu, ketersediaan model harga Lenovo TruScale pay-as-you-go memberikan fleksibilitas anggaran bagi perusahaan untuk mencapai efisiensi puncak.

Ekosistem Lenovo Hybrid AI Factory

Perangkat keras terbaru ini menjadi fondasi bagi Lenovo Hybrid AI Factory, sebuah kerangka kerja modular yang telah tervalidasi untuk membangun solusi AI dalam skala besar. Pendekatan ini merupakan bagian dari visi Lenovo Hybrid AI Advantage yang mencakup infrastruktur, perangkat lunak, dan layanan.

Platform ini dirancang untuk menyatukan infrastruktur, data, dan manajemen guna mempercepat waktu pemasaran serta memitigasi risiko implementasi. Dalam ekosistem ini, Lenovo bekerja sama dengan mitra strategis untuk menghadirkan solusi yang terintegrasi:

  • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Canonical Ubuntu Pro: Menawarkan solusi yang efisien secara biaya dan terintegrasi.
  • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Red Hat AI: Memberikan platform berskala enterprise yang dapat diskalakan untuk penerapan AI yang andal.
  • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Lenovo ThinkAgile HX dan Nutanix AI: Memudahkan organisasi memulai penerapan AI dengan deployment cepat, menggabungkan kemudahan penggunaan dengan fitur keamanan esensial.

Keamanan juga menjadi prioritas utama. Berdasarkan laporan ITIC 2024 Global Server Hardware, Server OS Reliability Report yang dirilis November 2024, server Lenovo berhasil meraih peringkat pertama untuk keamanan server x86 selama enam tahun berturut-turut. Keandalan sistem ini sangat penting, serupa dengan presisi yang dibutuhkan dalam sinergi teknologi tingkat tinggi.

Layanan Pendukung Adopsi AI

Selain perangkat keras, Lenovo juga memperkenalkan Lenovo Hybrid AI Factory Services. Layanan ini memberikan panduan komprehensif bagi perusahaan di setiap tahap siklus adopsi AI, mulai dari konsultasi, penerapan, hingga pengelolaan sistem.

Layanan ini bertujuan memastikan performa server optimal sejak hari pertama operasional. Dukungan mencakup pengelolaan pusat data melalui Lenovo Premier Support serta skema pembiayaan fleksibel melalui Lenovo TruScale Infrastructure-as-a-Service.

Hal ini memudahkan perusahaan melakukan penskalaan seiring berkembangnya kebutuhan inferencing dan operasional AI mereka.

Inovasi Lenovo tidak hanya sebatas teori, tetapi telah diterapkan dalam skala masif. Peluncuran di Sphere, Las Vegas, menjadi simbol kapabilitas infrastruktur perusahaan.

Teknologi Lenovo sendiri mendukung proses pembuatan konten di Sphere Studios. Ratusan server Lenovo ThinkSystem SR655 V3, yang ditenagai prosesor AMD EPYC dan komputasi terakselerasi NVIDIA, digunakan untuk mengembangkan pengalaman imersif di venue berbentuk bola terbesar di dunia tersebut. (Icha)

MODENA Rilis Kompor Tanam Pintar Pertama Indonesia

Telko.id – MODENA secara resmi memperkenalkan lini produk Built-in Gas Hob terbaru yang membawa standar baru dalam teknologi peralatan dapur di tanah air.

Perangkat ini diklaim sebagai kompor tanam pertama di Indonesia yang mengintegrasikan fitur 6 Step Flame Control dan Low Battery Indicator, sebuah inovasi yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman memasak yang lebih presisi, aman, dan bebas gangguan bagi para pengguna modern.

Peluncuran ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi rumah tangga yang tidak hanya mengandalkan estetika, tetapi juga fungsionalitas tingkat tinggi.

Kompor merupakan elemen paling esensial di dapur yang menentukan kualitas, rasa, dan konsistensi hasil masakan.

Memahami hal tersebut, MODENA merancang seri terbaru ini dengan fokus pada teknologi kontrol api dan kenyamanan penggunaan jangka panjang, menjawab keluhan umum konsumen terkait sulitnya mengatur suhu yang tepat saat memasak.

Teddy Wijaya, Vice President Marketing MODENA, mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan jawaban langsung atas kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin kritis terhadap kualitas peralatan masak mereka.

Menurutnya, fitur-fitur baru ini akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan dapur mereka, memberikan kendali penuh yang sebelumnya sulit didapatkan pada kompor tanam konvensional.

“MODENA terus berinovasi untuk menghadirkan rekomendasi kompor terbaik yang benar-benar menjawab kebutuhan memasak sehari-hari masyarakat Indonesia.

Melalui lini produk Built-in Gas Hob kami, MODENA menjadi yang pertama menghadirkan fitur 6 Step Flame Control dan Low Battery Indicator pada kompor tanam di Indonesia.

Dua fitur ini memberikan pengalaman memasak yang lebih presisi, terkontrol, dan minim gangguan, sehingga pengguna bisa memasak dengan lebih nyaman dan percaya diri,” ujar Teddy.

Kontrol Api Presisi untuk Hasil Masakan Konsisten

Salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi pengguna kompor tanam adalah ketidakmampuan untuk mengatur besaran api dengan akurat.

Banyak konsumen yang memilih kompor hanya berdasarkan desain visual atau jumlah tungku (burner), tanpa memperhatikan aspek teknis pengapian.

Akibatnya, masalah seperti masakan cepat gosong, saus yang pecah, atau tingkat kematangan yang tidak merata sering terjadi bukan karena kesalahan resep, melainkan keterbatasan alat.

Content image for article: MODENA Rilis Kompor Tanam Pintar dengan Fitur Kontrol Api Presisi Pertama di Indonesia

Fitur 6 Step Flame Control pada Built-in Gas Hob MODENA hadir sebagai solusi utama permasalahan tersebut. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengatur tingkat api dalam enam tahapan yang presisi. Fleksibilitas ini sangat krusial untuk berbagai teknik memasak yang berbeda.

Pengguna dapat dengan mudah menyetel api kecil untuk proses simmering atau menjaga kehangatan saus, beralih ke api sedang untuk menumis sayuran, hingga menggunakan api besar yang kuat untuk teknik memasak dengan wok yang membutuhkan panas tinggi.

Dengan adanya kontrol bertahap ini, konsistensi rasa dan tekstur masakan dapat lebih terjaga. Risiko kegagalan dalam memasak dapat diminimalisir secara signifikan karena pengguna memiliki kendali penuh atas intensitas panas yang dihantarkan ke peralatan masak mereka.

Indikator Baterai dan Sistem Keamanan Canggih

Selain kontrol api, aspek kenyamanan dan keamanan juga menjadi sorotan utama dalam produk terbaru ini. Pengguna kompor tanam sering kali dihadapkan pada situasi menjengkelkan di mana kompor tidak dapat dinyalakan karena baterai pemantik habis tanpa peringatan. Karena posisi baterai yang tersembunyi, kondisi dayanya sulit dipantau secara visual.

MODENA mengatasi masalah klasik ini melalui fitur Low Battery Indicator. Melalui indikator khusus yang tersemat pada panel kompor, perangkat akan memberikan sinyal peringatan dini ketika kapasitas baterai mulai menipis.

Fitur cerdas ini memungkinkan pengguna untuk mengganti baterai sebelum daya benar-benar habis, memastikan aktivitas memasak—terutama saat momen penting seperti menjamu tamu atau memasak besar untuk keluarga—tidak terhenti mendadak akibat gangguan teknis sepele.

Content image for article: MODENA Rilis Kompor Tanam Pintar dengan Fitur Kontrol Api Presisi Pertama di Indonesia

Untuk melengkapi kenyamanan tersebut, MODENA juga menyematkan teknologi Zero Wait Ignition. Fitur ini memungkinkan api menyala secara instan tanpa jeda waktu yang lama saat pemantik diputar, meningkatkan efisiensi waktu di dapur.

Dari sisi keamanan, sensor termokopel turut dibenamkan dalam sistem gas. Sensor ini bekerja secara otomatis memutus aliran gas seketika jika api padam secara tidak sengaja, mencegah kebocoran gas yang berbahaya di dalam ruangan.

Durabilitas dan Ketersediaan Produk

Daya tahan produk menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam memilih peralatan dapur built-in. MODENA merancang seri ini menggunakan material tempered crystal glass yang tidak hanya memberikan tampilan elegan dan modern, tetapi juga memiliki ketahanan fisik yang tinggi.

Sebagai bukti kepercayaan terhadap kualitas materialnya, MODENA memberikan garansi seumur hidup untuk kaca tempered tersebut, menjamin ketenangan pikiran bagi pengguna untuk penggunaan jangka panjang.

MODENA menawarkan 7 varian pilihan produk dalam seri ini dengan konfigurasi jumlah burner dan ukuran yang beragam, memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk menyesuaikan dengan luas dapur dan kebutuhan memasak mereka.

Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung kecanggihan produk ini, unit tersedia di jaringan distribusi resmi perusahaan.

Konsumen dapat mengunjungi Home Center MODENA serta MODENA Experience Center yang tersebar di berbagai kota. Selain itu, untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas termasuk di wilayah Indonesia Timur, produk ini juga tersedia di mitra dealer resmi.

Kemudahan akses juga ditawarkan melalui platform digital, di mana konsumen bisa mendapatkan produk ini lewat berbagai e-commerce resmi atau situs web perusahaan yang kini tampil sebagai Website User Friendly untuk kenyamanan berbelanja.

Kehadiran seri Built-in Gas Hob terbaru ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi dapur modern di Indonesia, menggabungkan presisi teknologi dengan durabilitas material untuk menciptakan pengalaman memasak yang superior. (Icha)

HUAWEI FreeClip 2 Bawa Desain C-Bridge Lebih Ringan

0

Telko.id – Huawei Device Indonesia secara resmi mengumumkan kehadiran perangkat audio terbarunya, HUAWEI FreeClip 2, untuk pasar tanah air.

Perangkat True Wireless Stereo (TWS) dengan konsep open-ear ini dijadwalkan mulai tersedia secara komersial pada 15 Januari 2026, membawa pembaruan signifikan pada sektor desain dan kenyamanan penggunaan.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis Huawei dalam menjawab tren perangkat audio yang tidak mengisolasi pengguna dari lingkungan sekitar.

HUAWEI FreeClip 2 hadir dengan harga Rp2.899.000 dan menawarkan inovasi desain airy C-Bridge yang telah diperbarui. Struktur baru ini diklaim mampu memberikan pengalaman pemakaian yang jauh lebih ringan dan stabil, bahkan untuk durasi penggunaan sepanjang hari.

Kehadiran produk ini melanjutkan momentum positif dari generasi pertama HUAWEI FreeClip yang sebelumnya sukses di pasaran.

Berdasarkan data IDC periode Januari hingga Juli 2025, seri pendahulu tersebut berhasil menjadi produk open-ear earbuds terlaris di Tiongkok untuk segmen harga di atas CNY 1.000. Prestasi ini memperkuat posisi Huawei sebagai salah satu pionir utama dalam kategori teknologi audio open-ear global.

Desain Ergonomis dan Material Canggih

Sebagai suksesor, HUAWEI FreeClip 2 dirancang dengan fokus utama pada aspek ergonomi. Perangkat ini memiliki bobot yang sangat ringan, yakni hanya 5,1 gram per earbud.

Bobot yang minim ini membuat perangkat nyaris tidak terasa saat disematkan di telinga, memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna yang aktif.

Kenyamanan tersebut didukung oleh penggunaan material kombinasi antara silikon ramah kulit dan shape-memory alloy. Material ini memungkinkan perangkat menyesuaikan bentuk telinga pengguna secara optimal.

Struktur airy C-Bridge pada perangkat ini juga telah melalui uji ketahanan ekstrem, termasuk uji tekukan hingga 25.000 kali, untuk memastikan fleksibilitas dan durabilitas dalam penggunaan harian.

Desain yang adaptif ini memastikan TWS tetap stabil di telinga saat digunakan dalam berbagai kondisi. Pengguna dapat mengenakannya saat berjalan santai, bekerja di kantor, hingga melakukan aktivitas fisik intens seperti bersepeda.

Konsep ini serupa dengan tren perangkat yang mendukung aktivitas bertualang tanpa khawatir perangkat terlepas.

Content image for article: Resmi Hadir, HUAWEI FreeClip 2 Bawa Desain C-Bridge Lebih Ringan

Secara visual, HUAWEI FreeClip 2 tampil modern dengan tiga pilihan warna: biru, putih, dan hitam. Varian warna biru diposisikan sebagai warna andalan atau signature color yang terinspirasi dari tekstur denim klasik.

Huawei memberikan sentuhan detail berupa tekstur garis menyerupai anyaman pada bagian C-Bridge, yang dipadukan dengan aksen mengilap pada bagian acoustic ball dan comfort bean.

Teknologi Audio Adaptif Berbasis AI

Selain pembaruan fisik, HUAWEI FreeClip 2 juga membawa peningkatan pada sektor audio. Perangkat ini mengusung teknologi adaptive listening yang didukung oleh pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Fitur ini memungkinkan earbuds untuk menyesuaikan volume dan kejernihan suara secara otomatis berdasarkan tingkat kebisingan lingkungan sekitar.

Mekanisme ini memastikan pengguna tetap dapat menikmati konten audio dengan jelas tanpa perlu melakukan isolasi suara total. Hal ini sangat krusial bagi pengguna yang membutuhkan kesadaran situasional tinggi, seperti saat berada di area publik yang ramai.

Pendekatan teknologi ini sejalan dengan perkembangan tren audio open-ear yang memprioritaskan koneksi pengguna dengan dunia luar.

Untuk mendukung kebutuhan komunikasi, Huawei menyematkan sistem tiga mikrofon yang bekerja sinergis dengan teknologi pemrosesan suara canggih.

Konfigurasi ini berfungsi menjaga kualitas panggilan telepon tetap jernih meskipun pengguna berada di kondisi lingkungan yang kurang ideal atau berangin.

Content image for article: Resmi Hadir, HUAWEI FreeClip 2 Bawa Desain C-Bridge Lebih Ringan

Daya Tahan Baterai dan Promo Penjualan

Dalam hal performa daya, HUAWEI FreeClip 2 menawarkan ketahanan baterai hingga 36 jam jika digabungkan dengan charging case. Perangkat ini juga telah dilengkapi dengan fitur pengisian daya cepat serta sertifikasi IP57.

Rating ini menjamin ketahanan perangkat terhadap keringat dan cipratan air, menjadikannya pendamping yang andal untuk berbagai skenario penggunaan.

Konsumen di Indonesia dapat membeli HUAWEI FreeClip 2 mulai 15 Januari 2026 melalui HUAWEI Online Store dan berbagai mitra e-commerce resmi seperti Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, Blibli, dan Lazada.

Untuk kanal offline, produk ini tersedia di Huawei Authorized Experience Store, Erafone, Urban Republic, dan Digiplus.

Selama periode peluncuran yang berlangsung hingga 15 Februari 2026, Huawei menawarkan promo bundling eksklusif. Setiap pembelian unit akan mendapatkan keuntungan senilai Rp1.000.000, yang terdiri dari HUAWEI Band 10 dan layanan HUAWEI Loss Care.

Selain itu, terdapat penawaran diskon tambahan untuk pembelian bundling dengan smartphone atau tablet tipe tertentu.

Huawei juga menggelar kampanye media sosial bertajuk #NeverFeelNeverFall Challenge mulai 9 Januari hingga 9 Februari 2026.

Tantangan ini mengajak pengguna untuk membuktikan kenyamanan dan kestabilan desain C-Bridge terbaru dengan total hadiah mencapai Rp17 juta bagi konten terpopuler. (Icha)

OPPO Reno15 Series Buka PO, Bawa Desain Aurora

0

Telko.id – OPPO secara resmi membuka masa pemesanan awal atau pre-order Reno15 Series untuk pasar Indonesia mulai tanggal 1 Januari hingga 22 Januari 2026.

Lini seri terbaru ini hadir dengan membawa terobosan desain “Dancing Aurora” pertama di industri, bezel layar tertipis di kelasnya, serta penawaran total keuntungan hingga Rp4,5 juta bagi konsumen yang melakukan pemesanan selama periode ini.

Peluncuran ini mempertegas posisi perusahaan dalam menghadirkan perangkat yang menggabungkan estetika fashion dengan inovasi teknologi.

Patrick Owen, Vice President OPPO Indonesia, menyatakan bahwa seri ini dirancang khusus sebagai representasi gaya hidup generasi muda. Menurutnya, perangkat ini tidak hanya menonjolkan kecanggihan, tetapi juga menjadi identitas diri penggunanya.

“Reno15 Series kami hadirkan khusus untuk generasi muda yang melihat smartphone sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas diri. Melalui Dancing Aurora Design, kami menggabungkan keindahan alam, tren fashion, dan inovasi teknologi OPPO untuk menciptakan perangkat yang tidak hanya stylish, tetapi juga merepresentasikan semangat anak muda Indonesia yang aktif, kreatif, dan berani mengekspresikan diri,” ujar Patrick Owen dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, antusiasme konsumen terlihat cukup tinggi saat OPPO mulai membuka Pendaftaran Minat untuk perangkat ini. Kini, dengan dibukanya keran pemesanan resmi, konsumen dapat langsung menikmati berbagai inovasi desain yang ditawarkan.

Inovasi Dancing Aurora dan Tekstur OPPO Glow

Salah satu nilai jual utama dari Reno15 Series adalah penerapan desain Dancing Aurora. Konsep ini mengambil inspirasi dari fenomena alam aurora yang memikat, menyimbolkan harapan dan keberanian dalam mengejar mimpi.

OPPO menerjemahkan filosofi cahaya yang menari di langit malam serta hamparan bintang menjadi sebuah desain bodi smartphone yang dinamis.

Secara teknis, efek visual ini dicapai melalui proses ukir presisi tingkat tinggi. Reno15 Series menjadi perangkat pertama di industri yang mengaplikasikan jutaan tekstur OPPO Glow ultra-high-definition langsung ke permukaan bodi.

Teknik ini menghasilkan efek visual tiga dimensi yang diklaim tidak dapat dicapai oleh metode pelapisan pola konvensional.

Hasil dari proses rumit ini membuat penampang belakang smartphone mampu memantulkan warna yang mengalir dan berubah secara dinamis saat terkena cahaya.

Ketika sudut pandang atau gerakan tangan berubah, permainan cahaya dan bayangan pada perangkat akan memberikan kesan hidup, seolah-olah aurora sedang menari di genggaman pengguna. Pendekatan ini menjadikan Reno15 Series sebagai “tech fashion item” yang relevan dengan tren global.

Bezel Tertipis dan Konstruksi Aerospace

Selain estetika bodi belakang, sektor layar juga mendapatkan peningkatan signifikan. Varian Reno15 Pro Max mencatatkan pencapaian desain baru dengan empat bezel ultra tipis yang simetris, berukuran hanya 1,15 mm di seluruh sisi (atas, bawah, kiri, dan kanan).

Ketipisan ini dimungkinkan berkat penggunaan teknologi chip generasi kedua dan proses enkapsulasi layar vacuum potting otomatis penuh.

Dengan rasio layar ke bodi mencapai 95,5 persen, perangkat ini menjanjikan pengalaman visual yang sangat imersif, baik untuk menikmati konten multimedia maupun bermain gim.

Desain layar nyaris tanpa batas ini menjadi standar baru di segmennya, bersaing ketat dengan kompetitor yang menjadi Lawan Reno15 di pasar.

Ketangguhan perangkat juga menjadi prioritas. Reno15 Series dibangun menggunakan rangka aluminium kelas aerospace yang memiliki kekuatan hingga 200% lebih tinggi dibandingkan rangka plastik biasa.

Material ini meningkatkan ketahanan terhadap risiko tekukan dan benturan dalam penggunaan sehari-hari. Selain itu, bodi belakang menggunakan one-piece sculpted glass setebal 1,8 mm yang melalui proses cold-sculpting sebanyak 65 tahapan, menghasilkan transisi lengkung yang halus serta kombinasi finishing glossy dan matte yang elegan.

Detail Kamera Dynamic Halo dan Promo Pre-order

Sektor kamera tidak luput dari sentuhan artistik melalui desain modul Dynamic Halo. OPPO meninggalkan desain statis dan beralih ke konsep yang lebih hidup.

Komposisi pola mosaik diaplikasikan pada area dekoratif kaca cold-carved yang terintegrasi, dipadukan dengan tekstur lensa berkilau. Hasilnya, modul kamera tampak seperti lingkaran cahaya bintang yang bergerak mengikuti pantulan cahaya, selaras dengan tema aurora.

Bagi konsumen yang berminat, OPPO menetapkan uang muka (DP) sebesar Rp200.000 untuk mengamankan unit melalui OPPO Online Store, OPPO Experience Store, dan toko rekanan resmi.

Periode pre-order yang berlangsung hingga 22 Januari 2026 ini menawarkan total benefit senilai Rp4,5 juta. Keuntungan tersebut meliputi layanan OPPO Care+, garansi internasional hingga 2 tahun, fasilitas cicilan 0%, cashback trade-in hingga Rp1 juta via eSwop, serta voucher belanja senilai Rp700.000 di aplikasi My OPPO.

Tersedia pula penawaran eksklusif dari mitra operator seperti IM3 Platinum, Telkomsel Halo, dan XL Prioritas untuk melengkapi paket penjualan. Kehadiran Reno15 Series ini diharapkan dapat menstimulasi Pasar Smartphone di awal tahun 2026 dengan standar desain dan durabilitas baru. (Icha)

Acer Aspire AI Hadirkan Intel Core Ultra Series 3 dan OLED

0

Telko.id – Acer secara resmi mengumumkan kehadiran model terbaru dari lini laptop mainstream andalannya, yakni Acer Aspire 14 AI dan Acer Aspire 16 AI.

Diperkenalkan di Las Vegas, kedua perangkat ini menjadi sorotan karena telah ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman Copilot+ PC yang optimal serta solusi kecerdasan buatan (AI) on-device yang canggih.

Peluncuran ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi terdepan ke segmen pasar yang lebih luas. Acer Aspire 14 AI (model A14-I71M/T) dan Acer Aspire 16 AI (model A16-I71M/T) menawarkan kombinasi desain premium yang tipis serta performa mulus dengan harga yang tetap terjangkau bagi konsumen.

Laptop ini dirancang sebagai perangkat serbaguna yang menyeimbangkan gaya dan fleksibilitas untuk kebutuhan produktivitas harian, belajar, hingga hiburan.

Salah satu nilai jual utama dari seri Aspire AI Terbaru ini adalah fleksibilitas konfigurasi layar yang ditawarkan. Pengguna dapat menikmati visual tajam melalui opsi layar OLED yang memanjakan mata, serta dukungan refresh rate tinggi untuk pengalaman navigasi yang lebih halus.

Dapur Pacu Intel Core Ultra Series 3

Kedua model Acer Aspire AI ini dipersenjatai dengan spesifikasi yang mumpuni untuk kelasnya. Acer membenamkan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 386H.

Chipset ini dirancang dengan arsitektur hybrid yang menggabungkan core performa dan efisiensi terbaru, serta dipadukan dengan Intel Graphics generasi anyar.

Kombinasi ini tidak hanya meningkatkan kinerja CPU dan grafis, tetapi juga mendukung akselerasi tugas-tugas berbasis AI yang semakin esensial dalam komputasi modern.

Untuk mendukung multitasking yang lancar, seluruh lini Aspire AI dibekali dengan memori LPDDR5X onboard hingga 32 GB. Sektor penyimpanan juga tidak kalah lega, dengan dukungan SSD PCIe Gen 4 hingga 2 TB untuk model 16 inci dan 1 TB untuk model 14 inci.

Spesifikasi ini memastikan sistem berjalan responsif, baik saat membuka aplikasi berat maupun mengelola file berukuran besar dalam alur kerja hybrid.

Content image for article: Acer Aspire AI Resmi Hadir dengan Intel Core Ultra Series 3 dan OLED

Visual Memukau dan Desain Ergonomis

Pada sektor tampilan, Acer Aspire 14 AI dan 16 AI mengusung layar beresolusi WUXGA (1920×1200) dengan rasio aspek 16:10 yang memberikan ruang pandang vertikal lebih luas.

Layar ini mendukung refresh rate hingga 120 Hz dan cakupan warna 45% NTSC. Acer menyediakan varian layar sentuh dan non-sentuh, serta opsi panel OLED bagi pengguna yang menginginkan kontras warna lebih dalam dan akurat.

Desain fisik perangkat ini difokuskan pada kenyamanan pengguna. Bodi laptop dibuat tipis dan ringan dengan dimensi ketebalan mulai dari 11,5 mm.

Bobotnya pun cukup ringkas, yakni 1,25 kg untuk varian 14 inci dan 1,52 kg untuk varian 16 inci, menjadikannya ideal bagi pelajar atau profesional dengan mobilitas tinggi. Engsel layar dapat dibuka hingga 180 derajat (rata), memudahkan kolaborasi atau berbagi konten di atas meja.

Fitur AI Cerdas dan Konektivitas Lengkap

Sebagai perangkat yang menyandang label Copilot+ PC Acer, laptop ini dilengkapi rangkaian fitur cerdas. Acer Intelligent Space hadir sebagai pusat kontrol AI personal untuk manajemen tugas.

Fitur AcerSense memungkinkan pemantauan dan optimasi sistem secara real-time. Untuk kebutuhan konferensi video, teknologi Acer PurifiedView™ dan Acer PurifiedVoice™ bekerja simultan untuk menjernihkan kualitas video serta meredam kebisingan latar belakang menggunakan tiga mikrofon array.

Selain itu, terdapat fitur Acer My Key yang memberikan akses cepat ke fungsi Copilot+ PC, seperti Live Captions dengan terjemahan langsung. Hal ini sangat membantu pengguna dalam berkomunikasi lintas bahasa atau mengakses informasi dengan lebih efisien.

Dari sisi konektivitas, Acer Aspire AI menyediakan port yang sangat lengkap untuk mendukung produktivitas tanpa dongle tambahan. Pengguna mendapatkan dua port USB Type-C yang mendukung Thunderbolt™ 4, dua port USB Type-A, HDMI 2.1, serta audio jack.

Koneksi nirkabel juga telah didukung oleh Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3 untuk transfer data yang cepat dan stabil. Berbeda dengan seri Laptop 2 in 1 lainnya, seri ini lebih fokus pada format clamshell tradisional namun dengan engsel fleksibel.

Meskipun telah diperkenalkan secara global di Amerika Serikat, ketersediaan dan harga spesifik untuk pasar Indonesia akan bervariasi. Konsumen di Tanah Air dapat memantau informasi terbaru melalui laman resmi Acer Indonesia untuk detail kedatangan produk ini. (Icha)

Acer Segarkan Lini Copilot+ PC Berbekal AMD Ryzen AI 400 Series

0

Telko.id – Acer secara resmi mengumumkan pembaruan besar-besaran pada jajaran laptopnya dalam ajang pameran teknologi di Las Vegas, 8 Januari 2025.

Pabrikan teknologi global ini memperkenalkan penggunaan prosesor AMD Ryzen™ AI 400 series terbaru untuk seluruh lini Laptop Acer Copilot+ PC mereka.

Pembaruan ini mencakup berbagai segmen perangkat, mulai dari laptop tipis Acer Swift, seri mainstream Acer Aspire, hingga laptop gaming performa tinggi Acer Nitro.

Seluruh perangkat terbaru ini hadir dengan sistem operasi Windows 11 dan dirancang untuk memaksimalkan pengalaman Copilot+ PC.

Penggunaan arsitektur canggih “Zen 5” pada prosesor AMD Ryzen™ AI 400 series menjadi kunci utama dalam peningkatan performa kali ini.

Teknologi tersebut diklaim mampu mendongkrak produktivitas serta kemampuan kreatif pengguna secara menyeluruh berkat integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam.

Langkah strategis ini menegaskan komitmen Acer dalam menghadirkan perangkat keras yang relevan dengan kebutuhan komputasi modern.

Kehadiran prosesor anyar ini tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga efisiensi daya yang lebih baik untuk mendukung mobilitas pengguna sehari-hari, baik untuk profesional, pelajar, maupun gamer.

Acer Swift Go 16 AI: Tipis dengan Visual OLED Memukau

Salah satu sorotan utama dalam peluncuran ini adalah Acer Swift Go 16 AI (model SFG16-A71/T). Laptop ini dirancang bagi pengguna yang membutuhkan perangkat laptop super ringkas namun tetap bertenaga.

Dapur pacunya mengandalkan prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 465 yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon™ 880M. Kombinasi ini memastikan kinerja mulus untuk berbagai tugas produktivitas harian.

Content image for article: Acer Segarkan Lini Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 400 Series

Secara fisik, perangkat ini tampil elegan dengan sasis aluminium berukir laser dan desain engsel fleksibel yang dapat dibuka hingga 180 derajat.

Sektor visual dimanjakan oleh layar beresolusi hingga WUXGA+ dengan panel OLED yang menawarkan akurasi warna tinggi (DCI-P3 100%) dan tingkat kecerahan hingga 400 nits.

Untuk mendukung multitasking, Acer menyematkan memori RAM hingga 32 GB LPDDR5x dan penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga 1 TB.

Fitur penunjang produktivitas juga menjadi perhatian utama. Acer Swift Go 16 AI dilengkapi kamera IR 5MP dengan teknologi High Dynamic Range dan Human Presence Detection untuk privasi dan kualitas panggilan video yang lebih baik.

Konektivitas nirkabel sudah mendukung standar terbaru Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4, menjamin transfer data super cepat.

Acer Aspire 14 AI dan 16 AI: Andalan Kelas Mainstream

Bagi segmen pengguna yang lebih luas, Acer menghadirkan pembaruan pada seri Acer Swift AI versi mainstream, yakni Acer Aspire 14 AI dan Aspire 16 AI.

Kedua model ini juga ditenagai oleh pilihan prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 465. Keunggulan utama seri Aspire kali ini terletak pada efisiensi daya, di mana baterai 65 Wh yang tertanam diklaim mampu bertahan hingga beberapa hari dengan frekuensi pengisian daya yang minim.

Content image for article: Acer Segarkan Lini Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 400 Series

Kedua laptop ini mengusung layar WUXGA dengan rasio aspek 16:10 dan refresh rate hingga 120 Hz, memberikan pengalaman visual yang halus. Pengguna dapat memilih opsi layar sentuh atau panel OLED sesuai kebutuhan.

Fleksibilitas penggunaan didukung oleh engsel 180 derajat dan touchpad berukuran lebar yang memudahkan navigasi. Konektivitas fisik tergolong lengkap dengan hadirnya port USB Type-C, HDMI 2.1, dan slot MicroSD, menjadikan seri ini ideal bagi pelajar dan profesional muda.

Acer Nitro V 16 AI: Performa Gaming dengan RTX 50 Series

Acer tidak melupakan segmen gaming dengan memperkenalkan Acer Nitro V 16 AI (ANV16-A71). Laptop ini membawa lompatan spesifikasi signifikan.

Selain menggunakan prosesor AMD Ryzen™ AI 9 465, Nitro V 16 AI dibekali kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 Laptop GPU.

Kartu grafis ini dibangun dengan arsitektur Blackwell terbaru, yang menawarkan performa AI tingkat tinggi dan dukungan teknologi NVIDIA DLSS 4 untuk frame rate yang lebih tinggi.

Content image for article: Acer Segarkan Lini Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 400 Series

Visual game ditampilkan melalui layar 16 inci beresolusi WUXGA dengan refresh rate 180 Hz dan cakupan warna 100% sRGB. Untuk menjaga suhu tetap optimal saat sesi permainan intens,

Acer menerapkan sistem pendingin ganda dengan dua kipas dan ventilasi dual-intake serta dual-exhaust. Pengalaman audio juga ditingkatkan dengan teknologi DTS:X Ultra, memberikan suara yang imersif bagi para gamer.

Seluruh rangkaian laptop terbaru ini juga dilengkapi dengan Acer Intelligence Space, sebuah pusat kontrol berbasis AI yang membantu pengguna mengelola tugas dan mengakses alat bantu cerdas dengan mudah.

Mengenai ketersediaan di pasar Indonesia, spesifikasi dan harga akan bervariasi. Konsumen di tanah air dapat memantau informasi terkini melalui situs resmi Acer Indonesia. (Icha)

Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

0

Telko.id – Acer secara resmi memperkenalkan jajaran perangkat jaringan terbaru mereka di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 8 Januari 2025. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi konektivitas canggih melalui peluncuran empat produk anyar yang mengusung teknologi Router Wi-Fi 7 dan 5G.

Lini produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pengguna, mulai dari gamer profesional, penghuni rumah pintar, hingga pekerja hybrid yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Keempat perangkat yang diperkenalkan meliputi Predator Connect X7S 5G CPE, Acer Connect Ovia T360 Wi-Fi 7 Dual-Band Mesh Router, Acer Connect Ovia T520 Wi-Fi 7 Tri-Band Mesh Router, dan Acer Connect M4D 5G Mobile Wi-Fi.

Kehadiran jajaran produk ini menjawab tantangan area tanpa sinyal atau dead zone serta kebutuhan akan bandwidth besar untuk aktivitas digital modern.

Fokus utama dari peluncuran ini adalah integrasi teknologi nirkabel terbaru yang menjanjikan kecepatan, stabilitas, dan keamanan data.

Acer memastikan bahwa setiap perangkat telah dilengkapi dengan spesifikasi mumpuni untuk menangani trafik data yang padat, baik untuk keperluan hiburan seperti streaming 8K maupun produktivitas bisnis yang menuntut koneksi tanpa putus.

Predator Connect X7S 5G CPE untuk Performa Gaming Maksimal

Bagi para gamer dan pengguna yang memprioritaskan performa tinggi, Acer menghadirkan Predator Connect X7S 5G CPE. Perangkat ini menggabungkan keunggulan konektivitas 5G dengan kecepatan unduh mencapai 4,67 Gbps.

Kemampuan ini sangat krusial bagi pengguna yang tinggal di lokasi dengan akses fiber optik terbatas namun tetap menginginkan pengalaman bermain game online yang responsif dan streaming tanpa buffering.

Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

Predator Connect X7S mendukung teknologi Wi-Fi 7 tri-band yang mencakup frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz. Dukungan tri-band ini memungkinkan perangkat menghadirkan latensi rendah serta throughput tinggi di seluruh area rumah.

Kecepatan Wi-Fi 7 pada perangkat ini diklaim mampu mencapai angka fantastis hingga 5.764 Mbps, memastikan transfer data berjalan sangat cepat antar perangkat yang terhubung.

Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah Pengoperasian Multi-Link Tingkat Lanjut. Fitur ini bekerja dengan memanfaatkan beberapa pita frekuensi secara bersamaan untuk menstabilkan koneksi, terutama saat banyak perangkat aktif dalam satu jaringan.

Selain itu, terdapat Sistem Jaringan Hybrid yang kompatibel dengan Intel Killer Prioritization Engine. Teknologi ini berfungsi mengoptimalkan bandwidth untuk aplikasi sensitif latensi seperti game online dan layanan cloud.

Dari sisi perangkat keras, Predator Connect X7S ditenagai oleh prosesor IPQ5322+FM550 quad-core A53, didukung memori 1GB LPDDR4 dan penyimpanan 512 MB NAND.

Fleksibilitas konektivitas juga menjadi nilai tambah, di mana perangkat ini mendukung Nano-SIM untuk koneksi 5G atau 4G LTE sebagai jalur utama. Pengguna juga dapat beralih ke Ethernet WAN 2,5 Gbps sebagai cadangan untuk menjaga kontinuitas koneksi saat bermain game atau mengontrol perangkat rumah pintar.

Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

Solusi Mesh Wi-Fi 7 Acer Connect Ovia untuk Cakupan Luas

Untuk kebutuhan rumahan dan kantor kecil, Acer memperkenalkan seri Acer Connect Ovia yang terdiri dari model T360 dan T520. Kedua router mesh ini dirancang dengan estetika minimalis berwarna putih yang mudah menyatu dengan interior modern, serta fokus pada eliminasi area tanpa sinyal di dalam ruangan.

Acer Connect Ovia T360 merupakan router dual-band Wi-Fi 7 yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz. Perangkat ini mampu memberikan cakupan hingga 90 meter persegi per node, menjadikannya solusi ideal untuk apartemen atau rumah berukuran sedang.

Ditenagai oleh prosesor Quad-Core ARM 2.0 GHz, T360 menawarkan kecepatan hingga 2.882 Mbps pada pita 5 GHz dan 688 Mbps pada pita 2,4 GHz.

Sementara itu, bagi pengguna dengan ruang tinggal yang lebih besar, Acer Connect Ovia T520 menawarkan konfigurasi tri-band dengan tambahan pita 6 GHz. Router ini memberikan cakupan lebih luas hingga 110 meter persegi per node.

Keunggulan pita 6 GHz memungkinkan kecepatan Wi-Fi 7 hingga 5.764 Mbps, sangat cocok untuk lingkungan dengan banyak perangkat pintar, PC Desktop, dan konsol game yang terhubung secara bersamaan.

Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

Kedua model Ovia ini mendukung fitur canggih Wi-Fi 7 seperti Pengoperasian Multi-Link Tingkat Lanjut untuk menurunkan latensi. Dalam pengaturan multi-mesh, pengguna dapat menambahkan node tambahan sesuai kebutuhan luas bangunan.

Fitur peralihan node otomatis memastikan pengalaman roaming yang mulus saat pengguna berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya tanpa putus koneksi.

Mobilitas Tinggi dengan Acer Connect M4D 5G Mobile Wi-Fi

Menjawab kebutuhan pekerja hybrid dan pelancong, Acer Connect M4D 5G Mobile Wi-Fi hadir sebagai hotspot portabel yang ringkas namun bertenaga.

Perangkat ini memiliki bobot kurang dari 205 gram untuk unit Mi-Fi-nya, sehingga mudah dibawa ke mana saja. Acer Connect M4D memungkinkan pengguna membagikan koneksi seluler 5G ke hingga 16 perangkat sekaligus melalui Wi-Fi 6 dual-band.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama, dengan kemampuan bertahan hingga 15 jam untuk penggunaan normal. Hal ini memungkinkan pengguna tetap produktif seharian penuh tanpa ketergantungan pada sumber listrik tetap.

Fleksibilitas juga ditawarkan melalui dukungan berbagai format SIM, termasuk Nano-SIM, eSIM, dan Virtual SIM (vSIM), memudahkan akses 5G di berbagai wilayah dan operator seluler.

Acer Connect M4D dilengkapi dengan docking station bawaan yang memiliki port LAN RJ45. Fitur ini memungkinkan perangkat berfungsi sebagai router rumahan ringkas, mendukung fungsi 5G NR ke LAN dan WAN yang dapat dipilih melalui layar antarmuka. Dukungan USB tethering juga tersedia untuk berbagai sistem operasi seperti Windows, macOS, ChromeOS, dan Linux.

Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

Perangkat ini didukung oleh memori 3GB LPDDR4 dan penyimpanan 8GB eMMC, serta perangkat lunak on-device yang intuitif. Pengguna dapat menyimpan beberapa profil eSIM dan berpindah penyedia layanan dengan mudah saat bepergian, memastikan konektivitas tetap terjaga di berbagai lokasi tanpa repot mengganti kartu fisik.

Keamanan Terintegrasi dan Kemudahan Pengelolaan

Acer menempatkan keamanan siber sebagai prioritas dalam seluruh lini produk terbarunya. Baik seri Predator maupun Acer Connect Ovia telah dilengkapi dengan standar keamanan WPA3, dukungan VPN, dan firewall yang kuat.

Fitur-fitur ini dirancang untuk melindungi jaringan rumah dan data pengguna dari ancaman daring yang semakin kompleks.

Pengelolaan perangkat dibuat sederhana melalui aplikasi Acer Connect. Pengguna dapat melakukan pengaturan awal, menambahkan node mesh, memantau perangkat yang terhubung, hingga mengatur kontrol orang tua langsung dari smartphone.

Fitur pembaruan perangkat lunak otomatis over-the-air (OTA) juga disematkan pada Acer Connect M4D untuk memastikan perangkat selalu mendapatkan perlindungan dan fitur terbaru dengan upaya minimal.

Meskipun spesifikasi teknis dan fitur unggulan telah diungkap, harga dan ketersediaan produk-produk ini akan bervariasi tergantung pada masing-masing kawasan.

Acer menyarankan konsumen di Indonesia untuk memantau informasi resmi guna mengetahui kapan teknologi Chipset Canggih dan fitur jaringan terbaru ini tersedia di pasar lokal. (Icha)

Acer Monitor Gaming Predator XB273U F6, Refresh Rate 1000 Hz

0

Telko.id – Acer kembali menggebrak panggung teknologi dunia di Las Vegas dengan memperkenalkan jajaran perangkat visual teranyar yang mendorong batas performa perangkat keras.

Sorotan utama dalam peluncuran kali ini tertuju pada monitor gaming Acer Predator XB273U F6, sebuah perangkat revolusioner yang menawarkan refresh rate fenomenal hingga 1000 Hz, menjadikannya salah satu layar tercepat yang pernah diperkenalkan untuk pasar esports kompetitif.

Selain model unggulan tersebut, perusahaan teknologi raksasa ini juga mengungkap varian lain yang tidak kalah impresif, termasuk monitor dengan panel QD-OLED, layar resolusi 5K, hingga monitor profesional 6K untuk para kreator konten.

Langkah ini menegaskan posisi Acer dalam kompetisi pasar monitor global yang semakin ketat, di mana kecepatan dan akurasi visual menjadi tolok ukur utama.

Peluncuran ini mencakup empat model monitor dan satu proyektor laser ramah lingkungan. Charles Wang, Senior Manager Product Management Digital Displays di Acer, menyatakan bahwa Predator XB273U F6 merepresentasikan batas baru dalam teknologi visual gaming.

Menurutnya, dengan refresh rate 500 Hz yang dapat dipacu hingga 1000 Hz melalui mode dinamis, perangkat ini mendefinisikan ulang ekspektasi para gamer profesional yang membutuhkan presisi sepersekian detik.

Dominasi Kecepatan dengan Predator XB273U F6

Monitor gaming Predator XB273U F6 hadir sebagai jawaban bagi atlet esports yang menuntut performa tanpa kompromi. Mengusung panel IPS seluas 27 inci, monitor ini secara native menawarkan resolusi QHD (2560 x 1440) dengan kecepatan 500 Hz.

Namun, inovasi sesungguhnya terletak pada fitur Dynamic Frequency and Resolution (DFR). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memacu refresh rate hingga angka fantastis 1000 Hz pada resolusi 1280 x 720.

Kecepatan ekstrem ini dipadukan dengan teknologi AMD FreeSync Premium untuk mengeliminasi tearing dan stuttering. Acer memastikan bahwa setiap bingkai gambar ditampilkan dengan kejernihan maksimal, bebas dari efek motion blur atau ghosting yang sering mengganggu dalam aksi permainan cepat.

Akurasi warna juga menjadi perhatian utama, di mana panel ini telah dikalibrasi untuk mencakup 95% gamut warna DCI-P3 dan 99% sRGB.

Content image for article: Acer Luncurkan Monitor Gaming Predator XB273U F6 dengan Refresh Rate 1000 Hz

Dari segi spesifikasi teknis, Predator XB273U F6 memiliki rasio kontras 2.000:1 dengan tingkat kecerahan mencapai 350 nits. Sudut pandang luas 178 derajat menjamin konsistensi warna meski dilihat dari sisi samping.

Untuk mendukung konektivitas modern, monitor ini dibekali dengan dua port HDMI 2.1, satu DisplayPort 1.4, serta audio-out. Aspek ergonomis juga diperhatikan melalui penyertaan dudukan yang fleksibel, memungkinkan pengaturan ketinggian, kemiringan, hingga putaran layar sesuai kenyamanan pengguna.

Visual Memukau QD-OLED pada Predator X34 F3

Bagi penggemar visual imersif, Acer menghadirkan Predator X34 F3. Ini adalah monitor lengkung berukuran 34 inci yang memanfaatkan keunggulan teknologi panel QD-OLED.

Perangkat ini menawarkan resolusi UWQHD (3440 x 1440) yang memberikan ruang pandang lebih luas, sangat ideal untuk game bergenre RPG atau simulasi balap.

Keunggulan utama panel QD-OLED terletak pada kemampuan menghasilkan warna hitam yang pekat dan kontras yang sangat tinggi. Predator X34 F3 memiliki rasio kontras fantastis mencapai 1.000.000.000:1 (ACM) dan cakupan warna 99% DCI-P3.

Selain kualitas gambar yang superior, monitor ini juga sangat responsif dengan response time super cepat 0,03 ms (GTG), yang hampir sepenuhnya menghilangkan jejak visual pada objek bergerak cepat.

Dukungan refresh rate 360 Hz melalui DisplayPort 1.4 dan HDMI 2.1 memastikan animasi berjalan sangat mulus. Monitor ini juga telah tersertifikasi AMD FreeSync Premium Pro, menjamin sinkronisasi sempurna antara kartu grafis dan layar, bahkan saat memproses konten HDR dengan kecerahan puncak hingga 500 nits.

Fleksibilitas Resolusi Tinggi Nitro XV270X P

Acer juga memperkenalkan Nitro XV270X P, sebuah monitor unik yang menawarkan fleksibilitas antara resolusi tinggi dan kecepatan refresh.

Menggunakan panel IPS 27 inci, monitor ini mampu menampilkan gambar dalam resolusi 5K (5120 x 2880) pada 165 Hz, memberikan ketajaman detail yang luar biasa untuk game AAA maupun produktivitas. Ini sejalan dengan tren monitor gaming masa kini yang mulai merambah resolusi ultra-tinggi.

Namun, bagi pengguna yang memprioritaskan kelancaran gerakan di atas resolusi, fitur DFR pada Nitro XV270X P memungkinkan layar beroperasi pada resolusi 2560 x 1440 dengan refresh rate 330 Hz.

Fleksibilitas ini menjadikan Nitro XV270X P pilihan menarik bagi pengguna hibrida yang bekerja di siang hari dan bermain game kompetitif di malam hari.

Spesifikasi pendukung lainnya meliputi waktu respons minimum 0,5 ms, dukungan HDR400, dan tingkat kecerahan maksimum 400 nits. Konektivitas yang disediakan juga sangat lengkap dengan HDMI 2.1 dan DisplayPort 1.4, memastikan kompatibilitas dengan konsol generasi terbaru maupun PC high-end.

Acer ProDesigner PE320QX: Standar Baru Profesional

Tidak hanya menyasar segmen gaming, Acer turut memperbarui lini profesionalnya lewat ProDesigner PE320QX. Monitor berukuran 31,5 inci ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan editor video, desainer grafis, dan profesional kreatif lainnya.

Fitur utamanya adalah resolusi 6K (6016 x 3384) yang memberikan kerapatan piksel luar biasa untuk detail pekerjaan yang presisi.

Akurasi warna menjadi nilai jual utama seri ProDesigner. Monitor ini mendukung gamut warna 99% Adobe RGB dan 98% DCI-P3, memastikan reproduksi warna yang konsisten dari layar ke hasil cetak atau format digital lainnya.

Panel IPS yang digunakan juga dilengkapi teknologi bebas pantulan, sehingga nyaman digunakan dalam berbagai kondisi pencahayaan studio.

Untuk menunjang produktivitas, Acer menyematkan konektivitas canggih termasuk port USB Type-C yang mendukung protokol USB4. Fitur ini memungkinkan pengiriman daya (power delivery) hingga 100 watt, cukup untuk mengisi daya laptop kerja sembari mentransmisikan data video resolusi tinggi.

Fitur cerdas AI ProxiSense turut hadir untuk mendeteksi kehadiran pengguna, secara otomatis mematikan layar saat tidak digunakan demi efisiensi energi.

Hiburan Rumah dengan Proyektor Vero HL1820

Melengkapi jajaran produk visualnya, Acer meluncurkan proyektor laser Vero HL1820. Perangkat ini dirancang dengan filosofi ramah lingkungan, menggunakan material plastik Post-Consumer Recycled (PCR) hingga 50% pada sasisnya.

Sebagai proyektor laser RGB, Vero HL1820 mampu menghasilkan kecerahan hingga 5.500 lumen, membuatnya andal digunakan meski di ruangan dengan cahaya ambien.

Content image for article: Acer Luncurkan Monitor Gaming Predator XB273U F6 dengan Refresh Rate 1000 Hz

Proyektor ini mendukung resolusi 4K UHD dengan kemampuan HDR, memberikan pengalaman sinematik yang tajam di rumah. Bagi para gamer, Vero HL1820 menawarkan mode 1080p dengan refresh rate 240 Hz dan latensi ultra-rendah 4,2 ms, angka yang sangat impresif untuk sebuah proyektor.

Fleksibilitas pemasangan didukung oleh fitur 1,6x optical zoom, koreksi keystone 4 sisi, dan kemampuan proyeksi 360 derajat.

Seluruh jajaran produk terbaru ini, mulai dari perangkat gaming hingga proyektor, telah diperkenalkan secara resmi di Amerika Serikat. Meskipun spesifikasi dan ketersediaan dapat bervariasi di setiap wilayah, kehadiran inovasi ini menandakan keseriusan Acer dalam memimpin pasar teknologi visual di tahun 2025. (Icha)

Apple Resmi Tetapkan iPhone 11 Pro Sebagai Produk Vintage

Telko.id – Apple memasukkan 16 produk lawas ke dalam daftar vintage dan obsolete, salah satunya iPhone 11 Pro. IPhone 11 Pro, bersama saudaranya iPhone 11 Pro Max, memperkenalkan desain ‘kamera boba’ yang saat ini menjadi ciri khas iPhone Pro.

Bicara soal iPhone 11 Pro Max, ponsel ini sudah masuk dalam daftar produk antik lebih dulu sejak September 2025.

Walau dianggap sebagai barang antik, iPhone 11 Pro masih mendapatkan update iOS 26, sistem operasi terbaru yang tersedia untuk iPhone. Namun, ponsel ini merupakan model iPhone yang paling lawas yang dapat menjalankan iOS 26.

Selain iPhone 11 Pro, Apple juga memasukkan Macbook  Air 13 inch generasi terakhir yang ditenagai prosesor Intel. Laptop ini diperkenalkan pada Maret 2020 dan menggunakan prosesor Intel Core i3 dual-core 1,1 GHz, Intel Core i5 quad-core 1,1 GHz atau Intel Core i7 quad-core 1,2 GHz tergantung konfigurasinya.

Laptop ini usianya tidak lama, hanya tersedia di pasaran selama delapan bulan setelah rilis sebelum di-discontinue. Pada November 2020, Apple merilis Macbook Air M1 sebagai bagian dari peluncuran awal Apple Silicon, seperti yang dikutip dari MacRumors, Kamis (8/1/2026).

Apple menganggap sebuah perangkat sebagai produk antik setelah perangkat itu berhenti dijual lebih dari lima tahun. Apple dan Apple Authorized Service Providers masih bisa memperbaikki perangkat antik, asalkan komponennya masih ada.

Baca juga:

Namun, khusus untuk MacBook berhak mendapatkan perpanjangan masa perbaikan hanya untuk baterai hingga 10 tahun sejak tanggal penghentian produksi, tergantung ketersediaan komponen.

Selain dua perangkat di atas, Apple juga memasukkan belasan perangkat lainnya ke daftar barang antik, yaitu:

  • IPhone 8 Plus 128 GB (kapasitas lainnya sudah menjadi barang antik)
  • IPhone 11 Pro
  • Macbook Air (Retina, 13-inch, 2020)
  • iPad Air 3, Wi-Fi + Cellular (model Wi-Fi only belum jadi barang antik)
  • Apple Watch Series 5, Aluminum, 40mm
  • Apple Watch Series 5, Aluminum, 44mm
  • Apple Watch Series 5, Ceramic, 40mm
  • Apple Watch Series 5, Ceramic, 44mm
  • Apple Watch Series 5 Hermes, 40mm
  • Apple Watch Series 5 Hermes, 44mm
  • Apple Watch Series 5 Nike, 40mm
  • Apple Watch Series 5 Nike, 44mm
  • Apple Watch Series 5, Stainless Steel, 40mm
  • Apple Watch Series 5, Stainless Steel, 44mm
  • Apple Watch Series 5, Titanium, 40mm
  • Apple Watch Series 5, Titanium, 44mm

Selain perangkat baru di daftar produk antik, Apple juga memindahkan headphone Beats Solo3 Wireless edisi khusus dari daftar Produk antik ke produk usang. Perangkat ini diluncurkan pada tahun 2018 untuk merayakan ulang tahun Mickey Mouse ke-90.