spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 4

Youtube Shorts Hadirkan Fitur Kloning Kreator Berbasis AI

Telko.id – YouTube mulai mendorong kreator untuk memanfaatkan teknologi AI dengan menghadirkan fitur yang memungkinkan mereka “mengkloning diri” secara digital. Fitur ini memungkinkan kreator membuat versi AI dari suara maupun wajah mereka, sehingga dapat digunakan untuk memproduksi konten secara lebih efisien.

Langkah ini diambil di tengah upaya platform menyeimbangkan kehadiran fitur generatif dengan maraknya masalah konten tiruan. Perusahaan menyebut fitur ini memungkinkan pengguna membuat versi digital dari diri mereka sendiri yang disebut avatar.

Avatar pintar ini nantinya bisa disisipkan ke dalam video Shorts yang sudah ada sebelumnya. Pengguna juga bebas memanfaatkannya untuk membuat sebuah klip video yang benar-benar baru dari awal.

Secara teknologi, fitur ini memanfaatkan model AI generatif yang mampu meniru suara, ekspresi, hingga gaya komunikasi kreator. Dengan begitu, kreator bisa membuat video tanpa harus selalu tampil langsung di depan kamera, karena AI dapat membantu menyampaikan pesan atau narasi dengan karakter yang serupa.

Cara membuat tiruan digital ini rupanya tidak semudah menekan satu tombol. Pengguna harus merekam video swafoto langsung untuk menangkap wajah dan suara mereka sambil mengikuti serangkaian instruksi dari sistem.

Baca Juga:

Agar hasilnya maksimal, perekaman wajib dilakukan di tempat dengan pencahayaan yang bagus dan lingkungan yang tenang. Perangkat ponsel juga harus dipegang sejajar dengan tinggi mata dan pastikan tidak ada orang lain di latar belakang.

Setelah avatar selesai dibuat, pengguna bisa langsung memerintahkan sistem untuk membuat klip pendek berdasarkan teks. Klip hasil olahan kecerdasan buatan ini memiliki durasi maksimal hingga delapan detik.

YouTube juga menekankan bahwa penggunaan teknologi ini tetap harus melalui izin dan kontrol penuh dari kreator. Artinya, proses kloning digital tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa persetujuan, guna menghindari penyalahgunaan seperti deepfake atau pencurian identitas digital.

Pengguna berhak menghapus avatar maupun video yang memuat tiruan tersebut kapan pun mereka mau. Jika tiruan digital ini dibiarkan menganggur selama tiga tahun berturut-turut, sistem akan menghapusnya secara otomatis.

Semua video yang menggunakan avatar ini akan ditandai dengan jelas sebagai hasil buatan kecerdasan buatan. Penandaan ini mencakup tanda air visual serta label digital seperti SynthID dan C2PA, dikutip dari 9to5Google, Senin (13/4/2026).

Ketersediaan fitur ini akan dilakukan secara bertahap dan belum bisa dinikmati oleh semua orang secara serentak. Syarat utamanya adalah kreator harus berusia minimal 18 tahun dan sudah memiliki saluran YouTube yang aktif.


Waspadalah Modus Juice Jacking, Data Bisa Dicuri dari Charger

Telko.id – Munculnya modus kejahatan siber bernama juice jacking menjadi ancaman baru bagi pengguna smartphone, terutama saat mengisi daya di fasilitas umum. Teknik ini memanfaatkan port USB publik yang telah dimodifikasi untuk mencuri data atau menyisipkan malware ke perangkat tanpa disadari pengguna.

Dilansir dari laman American Association of Retired Persons, Juice jacking adalah istilah untuk modus kejahatan siber yang memanfaatkan port USB publik sebagai celah untuk menyerang perangkat pengguna.

Modus ini dikhawatirkan terjadi saat seseorang mengisi daya ponsel, tablet, atau perangkat lain di stasiun pengisian daya umum yang tersedia di bandara, hotel, pusat perbelanjaan, atau tempat publik lain. Dalam skenario ini, port USB yang tampak seperti charger biasa ternyata juga bisa dipakai untuk mentransfer data, bukan sekadar menyalurkan listrik.

Ancaman ini biasanya ditemukan di tempat umum seperti bandara, stasiun, hotel, atau pusat perbelanjaan yang menyediakan fasilitas charging gratis. Karena terlihat normal, banyak pengguna tidak menyadari bahwa port tersebut bisa saja telah disusupi perangkat berbahaya.

Istilah ini kembali ramai dibahas setelah FBI melalui kantor lapangan Denver pada April 2023 mengingatkan masyarakat agar menghindari penggunaan stasiun pengisian daya gratis di tempat umum.

Baca Juga:

FBI menyebut pelaku kejahatan siber telah menemukan cara untuk memakai port USB publik guna menyisipkan malware dan perangkat lunak pemantau ke perangkat korban. Peringatan serupa juga pernah diperbarui oleh Federal Communications Commission (FCC) yang menyebut juice jacking sebagai salah satu taktik pencurian siber yang perlu diwaspadai.

Selain pencurian data, juice jacking juga dapat digunakan untuk menanam malware ke dalam smartphone. Malware ini bisa berjalan di latar belakang, memantau aktivitas pengguna, hingga mencuri informasi secara berkelanjutan tanpa terdeteksi.

Meski terdengar mengkhawatirkan, risiko ini sebenarnya bisa diminimalkan dengan langkah sederhana. Pengguna disarankan untuk menggunakan charger pribadi, membawa adaptor sendiri (bukan langsung colok USB publik), atau menggunakan perangkat tambahan seperti USB data blocker yang hanya mengizinkan aliran listrik tanpa transfer data.

Perkembangan modus seperti juice jacking menunjukkan bahwa ancaman siber kini tidak hanya datang dari internet, tetapi juga dari perangkat fisik di sekitar kita. Seiring meningkatnya ketergantungan pada smartphone, kesadaran terhadap keamanan digital menjadi semakin penting dalam aktivitas sehari-hari.

Netzme Raih Penghargaan Sebagai Mitra Digitalisasi UMKM

0

Telko.id – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) secara resmi menerima penghargaan sebagai Mitra Kolaborator Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam acara Malam Halal Bihalal Jakarta 2026.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi aktif perusahaan dalam mendorong digitalisasi serta pemberdayaan UMKM dan pedagang pasar tradisional.

Acara puncak rangkaian Jakarta Festive Wonder tersebut digelar di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/04/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno hadir langsung dalam kegiatan yang menjadi simbol persatuan warga ibu kota.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Rano Karno menekankan semangat kolaborasi sebagai kunci pembangunan Jakarta. “Halal Bihalal Jakarta malam ini bukan milik satu golongan, bukan milik satu kelompok, bukan milik satu identitas. Halal bihalal ini adalah milik kita semua, milik warga Jakarta,” ujar Rano Karno.

Beliau menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai mitra, termasuk di sektor ekonomi digital, sangat krusial. “Kita ingin memastikan semua warga punya tempat, semua punya ruang, dan semua punya harapan di kota ini,” tegasnya.

Hingga April 2026, Netzme telah memberikan edukasi dan implementasi digitalisasi kepada pedagang di 21 pasar yang berada di bawah naungan Perumda Pasar Jaya. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Jakpreneur yang digalakkan Pemprov DKI.

Content image for article: Netzme Raih Penghargaan Mitra Digitalisasi UMKM dan Pasar Jaya di Halalbihalal Jakarta 2026

CCO Netzme, Bayu Wijanarto, menyatakan penghargaan ini menjadi mandat untuk terus memperkuat ekonomi akar rumput. “Sejalan dengan pesan Bapak Rano Karno mengenai kota yang merangkul, Netzme hadir untuk merangkul pelaku usaha yang selama ini kesulitan menjangkau teknologi finansial,” ungkap Bayu.

Bentuk nyata dukungan Netzme adalah penyediaan QRIS Soundbox, solusi teknologi yang memberikan notifikasi suara transaksi secara real-time. Alat ini membantu pedagang pasar tradisional bertransaksi dengan lebih aman dan percaya diri.

“Melalui QRIS Soundbox dan program edukasi berkelanjutan bersama Jakpreneur serta Pasar Jaya, kami ingin memastikan pedagang pasar tidak merasa asing dengan kemajuan digital di kotanya sendiri,” tambah Bayu Wijanarto.

Rangkaian Jakarta Festive Wonder, yang diawali dari perayaan Natal, tercatat memberikan dampak ekonomi signifikan. Selama periode tersebut, perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp 67,5 triliun.

Program mudik ke Jakarta yang diinisiasi Gubernur Pramono Anung juga mencatat transaksi hingga Rp20 miliar. Angka ini mencerminkan aktivitas ekonomi yang terus berjalan dan kepercayaan terhadap Jakarta sebagai pusat kegiatan.

Digitalisasi UMKM dan pasar tradisional menjadi fokus penting dalam transformasi ekonomi ibu kota. Upaya serupa juga dilakukan oleh berbagai pemain lain, seperti yang terlihat dalam program pemberdayaan UMKM oleh Telkom.

Keberhasilan acara di Kawasan Kota Tua ini juga tidak lepas dari dukungan infrastruktur teknologi. Sebelumnya, XL Axiata telah menguji coba jaringan 5G dan WiGig di lokasi yang sama, menyiapkan konektivitas untuk berbagai acara besar.

Transformasi digital Jakarta terus berjalan dengan berbagai inisiatif. Selain digitalisasi pasar, wacana pengembangan metaverse juga mulai dikaji untuk memperkuat identitas kota secara digital.

Pemerintah provinsi juga memanfaatkan teknologi untuk layanan lainnya. Seperti inisiatif pengawasan kendaraan yang menggunakan jaringan 5G untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban.

Penghargaan kepada Netzme menandai komitmen berkelanjutan antara sektor swasta dan pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang inklusif. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi teknologi di tingkat pedagang kecil, yang merupakan tulang punggung perekonomian lokal.

Dengan adanya program edukasi dan tools seperti QRIS Soundbox, diharapkan lebih banyak lagi pedagang pasar tradisional yang dapat bertransisi ke sistem pembayaran digital.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga membuka akses terhadap data transaksi yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha lebih lanjut.

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong terciptanya lingkungan usaha yang adaptif terhadap teknologi.

Dukungan terhadap mitra kolaborator seperti Netzme menjadi bagian dari strategi besar untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya maju, tetapi juga merangkul semua lapisan masyarakat dalam arus transformasi digital. (Icha)

Pasar Smartphone Global Turun 6% di Q1 2026 Akibat Krisis Memori

Telko.id – Pengiriman smartphone global mengalami penurunan 6% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal pertama 2026.

Penurunan ini didorong oleh kelangkaan komponen memori DRAM dan NAND yang mengganggu pasokan dan meningkatkan biaya produksi, menurut data terbaru dari Counterpoint Research.

Estimasi awal dari Counterpoint menunjukkan sentimen pasar secara keseluruhan tetap hati-hati. Penyebab utamanya adalah kekurangan komponen memori dan permintaan yang lebih lemah.

Pusat data AI yang sedang masif dibangun menyerap produk memori dalam jumlah besar, mirip dengan yang terjadi pada GPU, sehingga menyisakan lebih sedikit untuk elektronik konsumen seperti smartphone.

Analis Senior Counterpoint, Shilpi Jain, mengatakan, “Penurunan pengiriman ini terutama didorong oleh pemain memori yang memprioritaskan pusat data AI daripada elektronik konsumen, meninggalkan OEM dengan margin yang tertekan dan memaksa mereka untuk meneruskan kenaikan biaya Bahan Baku (BOM) langsung ke konsumen.”

Produsen (OEM) telah menyesuaikan strategi harga dan produksi mereka, seperti menunda produk dan mengurangi peluncuran. Di sisi lain, konsumen menahan pengeluaran di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Beberapa OEM justru melakukan pengiriman lebih awal untuk mengantisipasi kenaikan harga komponen dan biaya logistik yang lebih mahal, yang ternyata meredam penurunan pengiriman yang lebih besar.

Dalam peringkat OEM, Apple meraih kemenangan dengan memimpin pasar untuk pertama kalinya di kuartal pertama. Pangsa pasarnya mencapai 21% dengan pertumbuhan 5% YoY.

Berkat posisi premium dan rantai pasokannya yang sangat terintegrasi, Apple disebut sebagai merek yang paling tahan terhadap krisis memori. Faktor pendukung lainnya adalah popularitas seri iPhone 17, program tukar-tambah yang agresif, dan ketergantungan ekosistem yang mendorong pertumbuhan volume meski lingkungan makro lebih lemah.

Apple juga menikmati pertumbuhan yang lebih kuat di beberapa pasar kunci Asia-Pasifik, seperti China, India, dan Jepang.

Samsung kurang beruntung dengan penurunan pengiriman 6% YoY di Q1 dan pangsa pasar 20%. Merek ini mengalami permintaan yang lebih lemah di segmen pasar massal dan penundaan peluncuran seri Galaxy S26, meski laporan mencatat momentum awal seri S26 tetap kuat.

Untuk mengurangi tekanan biaya yang meningkat, Samsung menyesuaikan portofolio produknya dengan menyederhanakan opsi entry-level dan menekankan konfigurasi tier yang lebih tinggi, yang efektif menaikkan harga awal sekaligus memperkuat posisi premium perangkatnya.

Xiaomi di posisi ketiga mengalami penurunan tertinggi di antara lima merek teratas, yaitu 13% YoY. Counterpoint menyebutkan, karena terekspos berat pada segmen entry-level yang sensitif harga, Xiaomi menjadi sangat rentan terhadap kenaikan biaya memori. OPPO dan vivo menempati posisi keempat dan kelima, dan keduanya juga mengalami penurunan pengiriman.

Lebih jauh di peringkat, Google dan Nothing disebutkan meraih kemenangan. Google berhasil mencatatkan pertumbuhan pengiriman 14% YoY.

Counterpoint mengatakan jajaran Pixel “memperkuat kehadirannya di pasar matang kunci, dengan kemampuan AI tepi, fotografi komputasi, dan perangkat lunak yang bersih serta ramah pengguna membantu merek mendapatkan pangsa.”

Nothing menikmati pertumbuhan 25% YoY, karena “terus mendapat manfaat dari desainnya yang khas, posisi ceruk, dan kesadaran konsumen yang tumbuh, mendorong adopsi kuat di segmen targetnya.”

Shilpi Jain menambahkan, “Sementara pasokan tetap terbatas, kenaikan harga energi, biaya logistik yang lebih tinggi, dan ketidakpastian ekonomi yang didorong oleh ketegangan di Timur Tengah membuat sentimen konsumen untuk perangkat baru tetap rendah, mendorong permintaan untuk perangkat refurbished dan semakin menekan pengiriman”.

Ia juga menambahkan bahwa kekurangan chip memori dan kenaikan biaya paling berdampak pada segmen yang sensitif harga, seperti perangkat entry dan mid-range, yang paling terpapar tekanan permintaan dan pasokan seperti itu.

Outlook dan Perbedaan Pandangan

Prospek Counterpoint untuk sisa tahun ini tetap lemah, karena diperkirakan krisis memori mungkin berlangsung hingga akhir 2027. Diharapkan OEM akan memprioritaskan nilai daripada volume, pembaruan konfigurasi, memotong model bermargin rendah, dan lebih banyak bergerak di perangkat refurbished untuk mempertahankan pangsa pasar kelas bawah.

“Dengan premiumisasi yang tetap stabil tetapi margin di bawah tekanan, merek akan semakin mengandalkan perangkat lunak, ekspansi ekosistem, dan layanan untuk pertumbuhan di kuartal-kuartal mendatang,” simpul laporan tersebut.

Namun, pendapat terbagi mengenai waktu spesifik dampak krisis memori terhadap pasar smartphone. Menurut angka Omdia untuk periode yang sama, pasar smartphone global justru tumbuh 1% YoY.

Omdia menegaskan ini belum mencerminkan dampak penuh dari kenaikan biaya di sisi pasokan karena “pengisian inventaris vendor di saluran sementara mendukung pengiriman.”

Omdia memperkirakan harga DRAM dan NAND seluler naik sekitar 90% secara kuartalan (QoQ) di Q1 dan mengharapkannya meningkat 30% lagi di Q2.

Runar Bjorhovde, Analis Utama di Omdia, mengatakan, “Yang terburuk masih di depan karena tekanan yang digerakkan oleh biaya membebani rantai nilai smartphone. Dalam jangka pendek, harga yang lebih tinggi menciptakan guncangan permintaan, dengan konsumen menunda pembelian, sebelum secara bertahap beradaptasi saat harga stabil. Pada saat yang sama, ketidakpastian seputar harga dan ketersediaan mendorong beberapa mitra saluran untuk meningkatkan inventaris, yang sementara mendukung pengiriman.”

Dia menambahkan bahwa ini akan menunda daripada mengimbangi dampak bagi vendor, dengan tekanan diperkirakan semakin intens seiring berjalannya tahun. Qualcomm sebelumnya juga telah memperingatkan dampak krisis memori terhadap kinerja kuartalan.

Omdia mengharapkan pasar smartphone global semakin miring ke sisi negatif pada 2026, dengan pengiriman kemungkinan turun sekitar 15% di tengah biaya yang meningkat dan volatilitas makro.

Tren ini mengonfirmasi prediksi sebelumnya tentang penurunan pasar smartphone pada tahun ini, meski sebelumnya sempat ada pertumbuhan di kuartal III 2025.

Bagaimanapun, selama permintaan untuk membangun pusat data tidak surut, tekanan pada komponen yang menyertainya akan tetap ada.

Strategi vendor seperti Samsung yang mungkin fokus pada inovasi bentuk faktor, seperti smartphone trifold, dan penyesuaian portofolio akan menjadi kunci dalam menghadapi lingkungan pasar yang menantang ini. (Icha)

TCL A400 Pro TV Eksklusif Hadir di INFORMA, Desain Seperti Lukisan

Telko.id – TCL secara resmi meluncurkan televisi estetik TCL A400 Pro NXT VISION TV di Indonesia melalui kemitraan eksklusif dengan INFORMA Electronics.

TV dengan teknologi QD-Mini LED ini hadir dengan desain ultra-tipis dan layar matte anti-pantulan, dirancang untuk menyatu sempurna dengan dinding layaknya sebuah karya seni.

Kolaborasi ini menegaskan posisi INFORMA Electronics sebagai destinasi utama produk teknologi terkini. Bertha Hapsari, Vice President of Marketing Communication INFORMA Electronics, menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat kini berkembang tidak hanya pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada produk yang mampu menyatu dengan gaya hidup dan estetika hunian.

“Melalui kehadiran TCL A400 Pro secara eksklusif di seluruh toko kami, INFORMA Electronics ingin menghadirkan nilai tambah dan pengalaman baru dalam menciptakan ruang yang nyaman,” ujarnya.

Evan Tang, CEO TCL Indonesia, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menjangkau konsumen yang mengapresiasi perpaduan teknologi flagship dan gaya hidup.

“Melalui fitur QD-Mini LED, kami memastikan kualitas gambar tetap menjadi yang utama, sementara desain ‘Fit Everywhere’ memastikan TV ini menjadi pusat perhatian yang artistik di dalam ruangan,” kata Tang.

TCL A400 Pro diklaim sebagai televisi artistik pertama di Indonesia yang mengusung teknologi flagship QD-Mini LED.

Teknologi ini menghasilkan tingkat kecerahan tinggi, kontras tajam, dan akurasi warna presisi untuk pengalaman menonton film, olahraga, atau bermain game yang lebih optimal. Performa visual tersebut didukung oleh sistem audio premium dari ONKYO.

Content image for article: TCL A400 Pro TV Eksklusif Hadir di INFORMA, Desain Seperti Lukisan

Fitur unggulan utama TV ini adalah mode Art Gallery dan layar matte. Saat tidak digunakan untuk menonton, layar dapat menampilkan lukisan digital atau foto keluarga dengan tampilan seperti kanvas asli, bebas dari pantulan cahaya yang mengganggu.

Desain ultra-slim dan opsi pemasangan Seamless Wall-mount memungkinkan TV terpasang rapat di dinding.

INFORMA Electronics menjadi satu-satunya retailer di Indonesia yang menyediakan varian ukuran terbesar, yaitu 75 inci, secara eksklusif di semua gerainya.

Selain ukuran 75 inci, seri TCL A400 Pro juga tersedia dalam pilihan ukuran 32, 43, 55, dan 65 inci untuk menyesuaikan berbagai kebutuhan ruang.

Fleksibilitas penempatan menjadi poin penting. Selain dapat dipasang di dinding, TV ini juga mendukung penggunaan mobile floor stand untuk kemudahan memindahkannya antar ruangan sesuai keinginan pengguna.

Kehadiran TCL A400 Pro memperkaya pilihan TV premium di pasar Indonesia yang semakin mengedepankan desain. Tren integrasi perangkat elektronik dengan interior rumah kini semakin kuat, di mana perangkat tidak hanya berfungsi tetapi juga menjadi elemen dekorasi.

Peluncuran produk eksklusif melalui jalur retail tertentu, seperti yang dilakukan TCL dengan INFORMA, menjadi strategi umum untuk membangun positioning produk.

Konsumen dapat mengunjungi gerai INFORMA Electronics terdekat untuk melihat dan merasakan langsung fitur TCL A400 Pro.

INFORMA Electronics juga menawarkan kemudahan pembelian dengan cicilan 0% hingga 24 bulan, termasuk opsi tanpa kartu kredit. Informasi produk dan pembelian dapat diakses melalui INFORMA Mobile App atau platform omnichannel Ruparupa dari Kawan Lama Group.

Inovasi pada televisi terus berkembang, tidak hanya pada kualitas gambar tetapi juga pada integrasi dengan ekosistem rumah pintar. Sebelumnya, Samsung memperkenalkan TV Micro RGB 130 inci yang menawarkan teknologi layar terbaru.

Sementara itu, perangkat pendukung seperti WiZ TV Sync Lights juga hadir untuk menciptakan pengalaman hiburan rumah yang lebih imersif. (Icha)

BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi Sains

0

Telko.id – BINUS University secara resmi meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS).

Peluncuran program yang berfokus pada integrasi teknologi dan kecerdasan buatan ini digelar di kampus BINUS @Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/4). Program ini dirancang untuk menyiapkan pemimpin riset dan transformasi bisnis di era digital.

Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menegaskan komitmen institusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan unggul.

“Program Doctor of Accounting Science ini adalah wujud komitmen BINUS University dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul secara akademik dan mampu memberdayakan masyarakat melalui riset yang berdampak,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menambahkan, program ini bertujuan melahirkan pemimpin pemikiran yang mampu menjawab tantangan global.

Acara peluncuran juga dihadiri oleh Dekan School of Accounting BINUS University, Prof. Ang Swat Lin Lindawati, serta Head of Department DAS Prof. Toto Rusmanto.

Turut hadir Dr. Selvia Vivi Devianti dari Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Prof. Ang Swat Lin Lindawati menyampaikan bahwa program DAS dirancang untuk menjawab kebutuhan riset akuntansi yang semakin kompleks. Fokusnya adalah pada pengembangan peneliti dan profesional yang mampu mengintegrasikan teori, teknologi, dan praktik bisnis.

“Program ini menghasilkan riset yang kuat secara metodologis dan relevan dengan kebutuhan industri global,” jelasnya.

Content image for article: BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi Sains

Talkshow bertajuk ‘The Future of Accounting Research and Practice in the Age of AI’ menjadi salah satu rangkaian acara. Diskusi ini mengupas transformasi profesi akuntansi di era kecerdasan buatan.

Para pakar seperti Dr. Selvia Vivi Devianti, Prof. Gatot Soepriyanto, dan Prof. Dr. Sani Muhamad Isa hadir sebagai pembicara untuk menyoroti pentingnya adaptasi teknologi.

Prof. Toto Rusmanto, selaku Head of Department, mengungkapkan keunikan utama program ini. “Salah satu keunikan utama program ini terletak pada fokus pada accounting analytics sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis data,” paparnya.

Program ini dirancang agar ilmu akuntansi berperan sebagai alat strategis berbasis data dan teknologi. Mahasiswa didorong untuk menghasilkan riset yang berdampak dan aplikatif.

Kurikulum program Doctor of Accounting Science dirancang komprehensif dengan bobot 42 SKS. Materi dapat diselesaikan dalam enam semester. Kurikulum tersebut mengintegrasikan fondasi teoritis, metodologi riset, serta pemanfaatan teknologi digital. Pendekatan pembelajaran berorientasi pada riset.

Program doktoral ini menghadirkan berbagai bidang riset yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi. Cakupannya meliputi akuntansi, kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan teknologi informasi.

Bidang riset spesifik yang ditawarkan antara lain Financial Accounting and Capital Market, Sustainability Business, Corporate Governance, dan ESG.

Bidang lainnya adalah Taxation, Fraud, Auditing, Accounting Education, serta Management Accounting and Business Transformation berbasis teknologi.

Beragam pilihan ini memungkinkan mahasiswa mendalami spesialisasi yang sesuai dengan tren industri dan kebutuhan pasar. Program ini juga didukung fasilitas modern dengan infrastruktur digital lengkap.

Dukungan jejaring akademik dan industri global menjadi salah satu keunggulan program. Jejaring ini membuka peluang kolaborasi riset dan akses data industri bagi mahasiswa.

Sejak awal masa studi, mahasiswa sudah didorong untuk menghasilkan publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan kapasitas riset.

Lulusan program Doctor of Accounting Science diproyeksikan memiliki prospek karier yang luas. Mereka dapat berkarier sebagai akademisi, peneliti, konsultan bisnis dan pajak, hingga auditor senior. Peluang lain termasuk menjadi business transformation specialist dan Chief Financial Officer (CFO).

Peluncuran program ini menjadi langkah strategis BINUS University dalam memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi di tingkat global.

Program ini juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan sumber daya manusia unggul di era transformasi digital yang terus bergerak cepat. Inisiatif ini sejalan dengan upaya BINUS dalam mendorong literasi pasar modal dan keuangan.

Transformasi pendidikan tinggi, khususnya di bidang akuntansi, semakin penting seiring dengan disrupsi teknologi. Program DAS hadir sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut.

Integrasi AI dan data analytics dalam kurikulum diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks bisnis nyata.

Komitmen terhadap riset aplikatif menjadi ciri khas program ini. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dari dunia industri, akan memperkaya pengalaman belajar.

Pendekatan ini mirip dengan semangat kolaborasi dalam kursus pajak intensif yang digelar institusi lain, yang juga berfokus pada keterampilan praktis.

Dengan durasi enam semester, program ini menawarkan intensitas belajar yang tinggi. Fokus pada penelitian diharapkan dapat menghasilkan kontribusi baru bagi tubuh ilmu pengetahuan akuntansi. Publikasi ilmiah menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran.

Program Doctor of Accounting Science BINUS University kini terbuka untuk pendaftaran. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme seleksi dapat diakses melalui kanal resmi universitas. Peluncuran program ini menandai babak baru dalam pendidikan akuntansi tingkat doktoral di Indonesia. (Icha)

Meta Umumkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Perkuat Meta AI

Telko.id – Meta secara resmi mengumumkan Muse Spark, model kecerdasan buatan (AI) pertama dalam seri large language models (LLMs) baru yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs.

Langkah ini merupakan bagian dari perjalanan perusahaan menuju personal superintelligence, yaitu asisten AI yang dapat membantu pengguna dalam berbagai hal penting.

Muse Spark dirancang khusus untuk produk-produk Meta. Model AI ini akan membuat Meta AI menjadi lebih cerdas dan cepat, sekaligus menghadirkan fitur-fitur baru yang menampilkan rekomendasi dan konten dari Instagram, Facebook, dan Threads.

Model ini menjadi fondasi kuat untuk generasi AI berikutnya yang sudah dalam tahap pengembangan.

Selama sembilan bulan terakhir, Meta Superintelligence Labs membangun kembali AI stack Meta dari nol dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan siklus pengembangan sebelumnya.

Muse Spark adalah model pertama dalam seri Muse terbaru yang menggunakan pendekatan terencana berbasis ilmiah untuk menjalankan model AI dalam skala besar.

“Setiap generasi divalidasi dan menjadi dasar bagi generasi berikutnya sebelum melangkah ke skala yang lebih besar,” jelas Meta dalam pengumuman resminya.

Model ini dirancang agar cepat dan efisien, sehingga andal untuk menjawab pertanyaan kompleks di bidang sains, matematika, dan kesehatan.

Content image for article: Meta Umumkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Perkuat Meta AI

Saat ini, Muse Spark telah mendukung asisten Meta AI di aplikasi Meta AI dan situs web meta.ai. Model ini dirancang khusus untuk mendukung penalaran kompleks dan tugas multimodal, yang menjadi tren dalam pengembangan model AI mutakhir.

Aplikasi Meta AI dan situs web meta.ai mendapatkan pembaruan signifikan hari ini, lengkap dengan tampilan baru.

Meta AI kini mampu menangani pertanyaan singkat sekaligus persoalan kompleks yang memerlukan penalaran kuat. Pengguna dapat beralih antarmode sesuai kebutuhan.

Teknologi baru ini memungkinkan Meta AI menjalankan beberapa subagents secara paralel untuk menyelesaikan satu pertanyaan.

Misalnya, saat merencanakan liburan keluarga ke Florida, satu agen dapat menyusun rencana perjalanan, agen lain membandingkan destinasi, dan agen ketiga mencari aktivitas ramah anak—semua dilakukan bersamaan untuk jawaban yang lebih cepat dan komprehensif.

Content image for article: Meta Umumkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Perkuat Meta AI

Kemampuan multimodal menjadi salah satu pilar utama Muse Spark. Meta membangun kemampuan ini agar Meta AI dapat melihat dan memahami apa yang dilihat pengguna, bukan hanya membaca teks yang diketik.

“Inilah kemampuan sesungguhnya dari AI yang dapat melihat dunia bersama pengguna,” tulis Meta.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengambil foto beberapa camilan di bandara, dan Meta AI dapat mengidentifikasi serta memberi peringkat camilan dengan kandungan protein tertinggi tanpa perlu membaca label satu per satu. Kemampuan memindai produk dan membandingkannya dengan alternatif lain juga menjadi fitur unggulan.

Kemampuan multimodal Muse Spark sangat bermanfaat dalam bidang kesehatan. Meta AI kini dapat membantu memahami pertanyaan seputar kesehatan dengan respons yang lebih rinci, termasuk gambar dan grafik.

Meta telah bekerja sama dengan tim dokter untuk mengembangkan kemampuan ini agar dapat memberikan informasi yang bermanfaat.

Content image for article: Meta Umumkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Perkuat Meta AI

“Topik kesehatan merupakan salah satu alasan utama orang menggunakan AI,” ungkap Meta. Pengembangan ini sejalan dengan upaya berbagai perusahaan teknologi untuk menghadirkan AI gambar dan analisis visual yang canggih.

Muse Spark juga unggul dalam pemrograman visual. Pengguna dapat membuat situs web dan mini game secara custom langsung dari sebuah prompt.

Fitur ini memungkinkan pembuatan dashboard untuk merencanakan pesta kejutan, arcade game bergaya retro, atau simulator penerbangan yang unik, lalu membagikannya kepada teman.

Dalam hal personalisasi, Meta AI kini dapat membantu pengguna memilih outfit, menata interior ruangan, atau menentukan hadiah untuk seorang teman.

Mode belanja memanfaatkan inspirasi gaya dan narasi merek yang sudah banyak muncul di seluruh aplikasi Meta, menampilkan ide dari para kreator dan komunitas yang diikuti pengguna.

Untuk pencarian lokasi atau topik tren, Meta AI kini menampilkan konteks yang kaya dan relevan langsung di dalam percakapan.

Pengguna dapat men-tap suatu lokasi untuk melihat unggahan dari warga setempat, atau menanyakan tren untuk mendapatkan rekomendasi lengkap yang diambil dari konten komunitas.

Rilis Muse Spark ini menunjukkan model AI dari Meta terus berkembang secara konsisten. Perusahaan juga sedang mengembangkan model AI yang lebih besar sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Langkah ini terjadi di tengah persaingan ketat di industri AI, termasuk isu-isu terkait pelatihan AI dan hak cipta.

Aplikasi Meta AI dan meta.ai akan menghadirkan pengalaman yang ditingkatkan dengan mode Instant dan Thinking di seluruh wilayah yang saat ini mendukung fitur tersebut. Kedua fitur ini sudah mulai diluncurkan di Amerika Serikat.

Dalam beberapa pekan ke depan, Meta akan menghadirkan mode dan kemampuan baru ini ke lebih banyak negara di mana Meta AI sudah banyak digunakan.

Integrasi akan meluas ke Instagram, Facebook, Messenger, WhatsApp, dan kacamata AI Meta, sehingga kemampuan multimodal menjadi semakin kuat.

Meta juga membuka akses ke teknologi dasar Muse Spark, yang akan ditawarkan kepada mitra-mitra terpilih melalui private preview bersama API. Perusahaan menyatakan harapannya untuk membuka sumber versi model berikutnya di masa depan.

“Langkah ini baru permulaan,” tegas Meta. Dengan perluasan fitur, pengguna bisa mendapatkan hasil yang lebih kaya dan visual yang lebih bagus, lengkap dengan Reels, foto, dan format unggahan lainnya yang terintegrasi langsung ke dalam jawaban dari model AI, dengan atribusi bagi para kreator konten.

Meta berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai perlindungan keamanan dan privasi seiring dengan peningkatan model AI. Perlindungan ini dimulai dengan kerangka risiko yang diperkuat dan perlindungan lainnya yang dibagikan hari ini.

Masa depan Meta AI, menurut perusahaan, berakar pada hubungan dan konteks yang sudah menjadi inti kehidupan pengguna. Meta siap bergerak maju menuju personal superintelligence, yaitu AI yang tidak sekadar menjawab pertanyaan, tetapi benar-benar memahami dunia pengguna.(Icha)

POCO X8 Pro Series Laris Manis, 30.000 Unit Terjual dalam Sehari

Telko.id – POCO X8 Pro Series membukukan penjualan spektakuler di hari pertama peluncurannya di Indonesia. Pada 4 April 2026, lebih dari 30.000 unit smartphone dari seri ini berhasil terjual hanya dalam kurun 24 jam.

Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia, menyatakan bahwa respons pasar ini menunjukkan gamer kalcer di Tanah Air siap naik level.

“POCO X Series selalu jadi favorit, dan kali ini kita bawa ke level berikutnya. Gaming bukan cuma soal menang, tapi juga soal bagaimana lo tampil stand out,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dengan Speed to the max yang responsif dan stabil, POCO X8 Pro Series siap diajak gas terus di berbagai kondisi.

Kehadiran POCO X8 Pro Series ini melanjutkan momentum yang telah dibangun POCO F7 Series awal tahun, yang disebut telah menetapkan standar baru sebagai true flagship.

Seri terbaru ini hadir dengan kombinasi Extreme Performance dan Extreme Value untuk memenuhi ekspektasi penggemar POCO.

POCO X8 Pro Max menjadi perhatian utama sebagai ponsel pertama di dunia yang ditenagai chipset Dimensity 9500s. Chipset ini menghasilkan skor AnTuTu yang mencapai angka 3.085.998.

Performa tersebut didukung RAM LPDDR5X 9600Mbps yang membuat setiap interaksi di layar 6,83 inci berpanel flagship M10 terasa instan.

Untuk pengalaman visual yang lebih imersif, perangkat ini dilengkapi teknologi ray tracing. POCO juga menyematkan sistem pendingin POCO 3D IceLoop untuk menjaga suhu tetap optimal selama sesi gaming panjang.

Daya tahan baterai menjadi keunggulan lain. Untuk pertama kalinya, POCO menyematkan baterai raksasa berkapasitas 8.500mAh berbasis silicon-carbon yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian.

Ketika perlu diisi ulang, teknologi 100W HyperCharge siap mengisi daya dengan cepat. Di sektor kamera, POCO X8 Pro Max mengandalkan sensor 50MP Light Fusion 600 dengan stabilisasi optik (OIS).

Sementara itu, varian POCO X8 Pro hadir sebagai jawaban bagi pengguna yang mencari keseimbangan efisiensi dan performa. Ponsel ini membawa debut chipset Dimensity 8500-Ultra yang menawarkan peningkatan performa GPU yang signifikan dengan konsumsi daya yang efisien.

Fitur WildBoost Optimization hadir untuk mencegah frame drop di momen krusial. Meski memiliki desain yang lebih ringkas, perangkat ini tetap dibekali baterai 6.500mAh dan kamera utama 50MP Sony IMX882 dengan OIS.

POCO juga menghadirkan edisi khusus untuk para kolektor dan penggemar Marvel, yaitu POCO X8 Pro – Iron Man Edition. Edisi kolaborasi ini menampilkan desain futuristik dengan sentuhan khas Iron Man, termasuk lampu flash kamera yang dirancang menyerupai Arc Reactor dan dapat menyala saat notifikasi masuk.

Pengalaman tema Iron Man juga terintegrasi penuh ke dalam antarmuka pengguna dan animasi booting yang eksklusif.

Komitmen POCO tidak hanya pada performa hardware, tetapi juga dukungan jangka panjang. POCO X8 Pro Series dijamin akan mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga 4 kali dan pembaruan keamanan selama 6 tahun ke depan.

Perusahaan juga terus mengembangkan konektivitas lintas perangkat untuk memperluas ekosistem pengguna.

Penjualan perdana atau first sale POCO X8 Pro Series masih berlangsung hingga 25 April 2026. Konsumen dapat membeli perangkat ini melalui kanal resmi seperti Mi.com atau POCO Official Store di berbagai platform e-commerce, termasuk Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, dan Akulaku.

Kesuksesan penjualan hari pertama ini menegaskan posisi kuat POCO di pasar smartphone performa tinggi Indonesia. Kombinasi spesifikasi flagship, desain yang menarik, dan nilai tambah seperti edisi kolaborasi serta dukungan pembaruan jangka panjang menjadi daya tarik utama.

Pesaing seperti Vivo S50 Series juga menawarkan paket serupa dengan chipset gahar dan baterai besar, menunjukkan persaingan yang ketat di segmen ini.

POCO terus memperkuat portofolionya dengan menghadirkan pilihan di berbagai segmen, mulai dari flagship ekstrem seperti seri X8 Pro dan POCO F7, hingga smartphone dengan harga lebih terjangkau seperti yang diulas dalam Review POCO C71.

Dengan penjualan yang terbukti kuat, POCO X8 Pro Series diproyeksikan akan menjadi salah satu produk andalan perusahaan sepanjang tahun 2026. (Icha)

NextDev Summit 2026: Telkomsel Pilih 10 Technopreneur AI Terbaik

0

Telko.id – Telkomsel resmi menyelenggarakan NextDev Summit 2026 sebagai puncak program inkubasi NextDev ke-11.

Acara yang bertema “Unleashing AI Impact” ini menampilkan Final Pitching dari 10 technopreneur terbaik dengan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, dalam sambutannya menyatakan komitmen perusahaan dalam memberdayakan talenta digital Indonesia.

“Indonesia ini penuh dengan talenta yang sangat potensial. Telkomsel punya visi agar kita semua bisa memberdayakan bangsa Indonesia dalam kesehariannya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Program ini hadir di tengah tantangan pendanaan bagi technopreneur di Asia Tenggara, sekaligus menegaskan fokus pada solusi digital berbasis AI yang menjawab kebutuhan nyata.

Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital, Ahmad Ridha Sabana, mengapresiasi konsistensi NextDev yang telah berjalan satu dekade.

“Telkomsel, sebagai infrastruktur dan platform yang signifikan, adalah langkah awal bagaimana kita semua bisa memastikan kedaulatan digital. Dengan mendukung penguasaan AI, kami berharap NextDev bisa terus membantu kita membangun ekosistem digital yang benar-benar kita butuhkan,” kata Sabana.

Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, yang hadir memberikan keynote speech, menekankan pentingnya konsistensi dan proses kreatif di era AI.

“NextDev telah menghasilkan bakat-bakat hebat di Indonesia. 10 tahun itu adalah bukti konsistensi. Teknologi AI adalah sebuah keniscayaan, namun jangan dijadikan sebagai sumber kreatif utama karena AI hanyalah mesin canggih yang bisa mempercepat berbagai proses kerja kita,” pesan Yovie.

Content image for article: NextDev Summit 2026: Telkomsel Pilih 10 Technopreneur AI Terbaik

Rangkaian Summit menghadirkan berbagai agenda utama seperti keynote speech, sesi Final Pitching, diskusi ekosistem dalam NextDev Talks, serta pengumuman pemenang. Sebelum mencapai puncak ini, para finalis telah melalui fase Academy yang intensif berupa Bootcamp, mentoring, expert sessions, dan ecosystem benchmarking.

Dari proses penilaian yang ketat, technopreneur Tax Point asal Tabanan, Bali, terpilih sebagai Best of The Best NextDev ke-11. Solusi yang dibawa adalah layanan konsultasi pajak yang responsif dan terjangkau dengan ahli bersertifikasi, dirancang untuk membebaskan klien dari kerumitan administratif perpajakan.

Founder Tax Point, Pande Putu Khrisna Ariyudha, mengungkapkan nilai program NextDev bagi pengembangan bisnisnya.

“NextDev ke-11 memberikan ruang belajar yang sangat berharga. Pendampingan mentor dan akses jejaring NextDev telah membantu kami memperjelas masalah nyata yang kami sasar, model bisnis, hingga strategi implementasi AI,” ujar Ariyudha.

Selain pemenang utama, Epployee asal Bandung terpilih sebagai Runner Up dengan membawa solusi ekosistem HRIS (Human Resource Information System) berbasis Cloud dan AI dalam satu platform.

Sementara itu, technopreneur Sumrize dari Subang meraih gelar Most Attractive Digital Business berkat platform AI yang mampu merangkum percakapan grup WhatsApp secara otomatis.

NextDev Summit 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi yang mempertemukan technopreneur dengan mentor, alumni program sebelumnya, investor, serta berbagai mitra ekosistem digital.

Pendekatan ini sejalan dengan upaya membangun dampak sosial melalui teknologi, sebagaimana visi program sejak awal.

Program NextDev telah menunjukkan kontribusi nyata bagi ekosistem startup lokal. Sejak digelar, program yang terdiri dari tiga fase umum (Scouting–Academy–Summit) ini telah menginkubasi 162 technopreneur terbaik dari 6.798 pendaftar.

Program juga melibatkan 229 juri dan lebih dari 2.300 expert serta mentor, menyelenggarakan 127 sesi seminar dan 113 expert talks, serta mencatatkan hampir 1000 jam mentoring.

Ke depan, NextDev akan terus membuka peluang networking, matchmaking, piloting project, hingga potensi integrasi dan kemitraan dengan ekosistem luas Telkomsel.

Dukungan terhadap technopreneur perempuan juga menjadi perhatian, mengingat pentingnya inklusivitas dalam ekosistem digital, sebagaimana terlihat dalam inisiatif lain seperti SheHacks dari Indosat.

Fokus pada AI sebagai akselerator dampak menjadi penanda penting NextDev tahun ini. Telkomsel menegaskan bahwa AI telah menjadi lebih dari sekadar tren, melainkan alat penting untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat validasi produk, dan memberi kontribusi ekonomi yang signifikan.

Langkah ini juga selaras dengan berbagai kemitraan strategis di industri teknologi untuk memperkuat kapabilitas digital tanah air.

Dengan dukungan pemerintah yang kuat, program seperti NextDev diharapkan dapat memperkuat fondasi kedaulatan digital Indonesia.

Komitmen berkelanjutan Telkomsel melalui NextDev menunjukkan peran aktif operator telekomunikasi dalam tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan talenta dan solusi digital masa depan. (Icha)

Spotify Umumkan 10 Artis RADAR Indonesia 2026

Telko.id – Spotify secara resmi mengumumkan sepuluh nama yang masuk dalam program RADAR Indonesia 2026. Mereka adalah Alisha Dira, Amanda Caesa, Betrand Putra Onsu, dia, eńau, Jordy Riz, Maisha Kanna, PORIS, Tsaqib, dan Vanessa Zee.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif global Spotify untuk menemukan, mendukung, dan mengangkat talenta-talenta baru di industri musik.

Kesepuluh artis tersebut membawa warna musik yang beragam, mulai dari Pop, R&B, hingga Hipdut. Spotify menilai mereka sebagai nama-nama yang patut diperhatikan saat ini, bahkan sebelum potensinya semakin dikenal di kancah global. RADAR Indonesia 2026 disebut sebagai salah satu jajaran artis RADAR paling menarik sejauh ini.

“Industri musik di Asia Tenggara, terutama di Indonesia terus berkembang, dengan semakin banyak artis yang berani menghadirkan warna dan perspektif baru. RADAR selalu berfokus pada mereka yang mendorong perubahan tersebut,” ujar Kossy Ng, Head of Music Spotify Southeast Asia, Taiwan, dan Hong Kong.

Ia menambahkan, Spotify senang bisa membawa musik mereka ke lebih banyak pendengar sekaligus mendukung perjalanan karier mereka tanpa menghilangkan identitas khas Indonesia.

Fenomena ini sejalan dengan upaya lain dalam mendukung talenta muda Indonesia, seperti yang dilakukan Telkomsel dukung melalui program serupa.

Industri musik Asia Tenggara kini semakin bersinar. Data Spotify menunjukkan, sembilan dari 20 artis teratas RADAR Global di tahun 2025 berasal dari kawasan ini, termasuk musisi Indonesia seperti The Lantis, Rony Parulian, dan Aftershine.

Content image for article: Spotify Umumkan 10 Artis RADAR Indonesia 2026, Soroti Gelombang Baru Musik Tanah Air

Artis RADAR Indonesia juga mulai menjangkau pendengar di berbagai negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, Jepang, Singapura, dan Australia. Hal ini menunjukkan daya tarik musik Indonesia yang semakin mendunia.

Beberapa artis yang terpilih membagikan pengalamannya. Penyanyi-penulis lagu yang mononim dengan nama dia mengungkapkan, menjadi bagian dari RADAR membuka peluang besar agar musiknya bisa didengar lebih banyak orang.

“Karena aku memproduksi semua musikku sendiri dari nol, prosesnya terasa sangat personal. Antusias banget melihat sejauh mana lagu-lagu ini bisa berkembang dan siapa saja yang bisa terhubung dengannya,” kata dia.

Ia menekankan, baginya ini bukan sekadar soal jumlah pendengar, tapi tentang menemukan pendengar yang benar-benar nyambung dengan apa yang ia ciptakan di studio.

Sementara itu, Maisha Kanna melihat RADAR sebagai langkah besar untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

“Buatku, musikku bisa ada di Spotify saja sudah sangat berarti. Sekarang, bisa jadi bagian dari RADAR rasanya seperti melangkah lebih jauh lagi,” ujarnya.

Profil dan Potensi Artis RADAR 2026

Setiap artis yang terpilih membawa keunikan dan cerita sendiri. Alisha Dira adalah penyanyi muda dan kreator digital yang dikenal lewat konten “sambung lirik” di media sosial. Amanda Caesa memulai karier musik sejak usia muda dengan karakter vokal soulful. Betrand Putra Onsu dikenal dengan vokal kuat dan pembawaan emosional dalam lagu-lagu pop.

Musisi folk eńau dikenal lewat penulisan lagu yang jenaka dan produksi lo-fi, sementara PORIS menghadirkan energi rage rap dari Tangerang.

Jordy Riz, yang juga seorang aktor, sedang mengembangkan identitas musiknya menuju debut EP. Tsaqib dari Bandung menghadirkan nuansa pop melankolis, dan Vanessa Zee, finalis Indonesian Idol, membawa karakter vokal yang khas.

Platform seperti Spotify terus berinovasi untuk mendukung pengalaman pengguna dan penemuan musik baru, termasuk dengan menghadirkan rekomendasi musik melalui integrasi dengan teknologi AI.

Inovasi serupa juga terlihat di perangkat seperti Samsung Galaxy A series yang menawarkan pengalaman multimedia yang mumpuni.

Kossy Ng dari Spotify menambahkan, nilai menarik dari program RADAR adalah kehadiran Spotify sejak tahap awal perjalanan karier seorang artis.

“Kami jadi bagian dari perjalanan mereka, mencari cara untuk memperluas jangkauan audiens, sekaligus melihat pendengar mereka terus bertumbuh. Ini bukan soal kesuksesan instan,” jelasnya.

Program ini bertujuan membantu para artis membangun karier yang bertahan lama, dengan basis penggemar yang solid sejak awal. Sepuluh artis dari Indonesia ini dinilai memiliki sesuatu yang benar-benar spesial, dan Spotify menyatakan tidak sabar melihat perjalanan mereka selanjutnya.

Dukungan bagi industri kreatif juga datang dari berbagai pihak, seperti kesempatan eksklusif yang diberikan Acer Indonesia untuk menyaksikan ajang penghargaan musik besar.

Melalui RADAR Indonesia 2026, Spotify terus berkomitmen menyoroti gelombang baru artis Indonesia.

Mereka tidak hanya membentuk tren musik yang sedang berkembang, tetapi juga berpotensi menentukan arah industri musik tanah air ke depannya. (Icha)