spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 37

BOOM Esports dan REKONIX Raih Runner-Up APAC Predator League 2026

0

Telko.id – Kompetisi esports bergengsi tingkat Asia Pasifik, Asia Pacific Predator League 2026, resmi berakhir di New Delhi, India, pada 28 Januari 2026.

Dalam ajang yang mempertemukan talenta terbaik dari 14 region ini, dua tim perwakilan Indonesia, BOOM Esports dan REKONIX, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi runner-up di masing-masing kategori.

Berlangsung di Bharat Mandapam Convention Centre, turnamen ini menyajikan atmosfer kompetisi berintensitas tinggi yang dipadukan dengan hiburan langsung. Ribuan penggemar esports menjadi saksi perjuangan tim-tim elit yang bertanding di kategori DOTA 2 dan Valorant.

Pencapaian tim Indonesia di babak Grand Final ini menjadi bukti nyata daya saing atlet tanah air di kancah internasional, meskipun harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.

Atas keberhasilan mereka menembus partai puncak dan mengamankan posisi kedua, baik BOOM Esports maupun REKONIX berhak membawa pulang hadiah turnamen sebesar USD 20.000 atau setara dengan ratusan juta rupiah.

Prestasi ini menutup rangkaian perjuangan panjang mereka mulai dari fase grup hingga babak penentuan melawan juara-juara regional lainnya.

Perjuangan BOOM Esports di Kategori Valorant

Di kategori Valorant, BOOM Esports tampil sebagai wakil Merah Putih dengan performa yang sangat meyakinkan sejak awal kompetisi.

Dominasi mereka terlihat jelas saat menjalani fase grup, di mana tim ini berhasil menyapu bersih kemenangan atas lawan-lawan kuat seperti Team NKT, GGEZ, dan LIT Esports. Kemenangan beruntun ini memuluskan langkah mereka menuju babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi.

Konsistensi permainan kembali ditunjukkan BOOM Esports saat berhadapan dengan XIPTO di babak semifinal. Melalui strategi yang matang dan eksekusi taktis yang disiplin, mereka sukses menyingkirkan XIPTO dan mengamankan satu tiket di babak Grand Final.

Perjalanan mulus ini sempat memunculkan harapan besar bagi penggemar di tanah air untuk melihat trofi juara dibawa pulang ke Indonesia.

Pada partai puncak, BOOM Esports harus berhadapan dengan Fancy United Esports, tim asal Vietnam yang juga berstatus sebagai juara regional. Pertandingan final berlangsung sangat ketat dalam format dua peta (map).

BOOM Esports memberikan perlawanan sengit dan berusaha menekan pertahanan lawan hingga detik-detik akhir laga. Namun, solidnya kerja sama tim dan strategi yang diterapkan Fancy United Esports membuat wakil Indonesia harus mengakui keunggulan lawan. BOOM Esports akhirnya menutup turnamen sebagai runner-up.

Content image for article: BOOM Esports dan REKONIX Raih Runner-Up APAC Predator League 2026, Vietnam Tuan Rumah Berikutnya

REKONIX Tampil Solid di Kategori DOTA 2

Sementara itu, di kategori DOTA 2, REKONIX menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim papan atas. Memulai perjalanan mereka dari fase Upper Bracket, tim ini tampil dengan organisasi permainan yang rapi dan disiplin tinggi.

Setiap pertandingan yang dilalui menjadi pembuktian kematangan strategi dan pengalaman para pemainnya dalam menghadapi tekanan kompetisi level Asia Pasifik.

Langkah REKONIX menuju babak final terbilang impresif. Mereka berhasil mengatasi berbagai rintangan dari tim-tim negara lain berkat kombinasi drafting hero yang cerdas dan eksekusi team fight yang presisi.

Konsistensi ini mengantarkan mereka ke laga penentuan gelar juara, membawa harapan besar bagi komunitas DOTA 2 Indonesia.

Di babak Grand Final, REKONIX bertemu dengan lawan yang sangat tangguh, Myth Avenue Gaming. Tim asal Malaysia ini merupakan juara bertahan APAC Predator League musim sebelumnya, sehingga pertandingan diprediksi akan berjalan berat.

Benar saja, laga final berlangsung penuh tensi dengan kedua tim saling melancarkan serangan dan tekanan (pressure) yang intens. Meski telah memberikan perlawanan maksimal, REKONIX harus mengakui dominasi Myth Avenue Gaming dan puas menempati posisi kedua.

Vietnam Tuan Rumah 2027 dan Pendaftaran Baru

Berakhirnya perhelatan di India sekaligus menandai dimulainya babak baru untuk musim kompetisi berikutnya. Pihak penyelenggara secara resmi mengumumkan bahwa Vietnam akan menjadi tuan rumah Grand Final APAC Predator League 2027.

Penunjukan Vietnam sebagai tuan rumah diharapkan dapat membawa warna baru dalam kompetisi esports di kawasan ini tahun depan.

Bagi tim esports di Indonesia yang ingin mengikuti jejak BOOM Esports dan REKONIX, kesempatan akan segera terbuka kembali. Pendaftaran untuk Predator League Indonesia dijadwalkan akan dibuka pada Oktober 2026.

Ini menjadi peluang emas bagi talenta-talenta baru maupun tim profesional untuk mempersiapkan diri dan kembali bersaing memperebutkan tiket menuju panggung Asia Pasifik.

Pencapaian dua tim Indonesia di India ini menegaskan bahwa ekosistem esports tanah air terus berkembang dan mampu bersaing di level tertinggi.

Dukungan konsisten dari berbagai pihak, termasuk Acer sebagai penyelenggara, terus membuka jalan bagi para pemain untuk berprestasi di kancah internasional. (Icha)

Elon Musk Ramal Populasi Robot Akan Lampaui Manusia

Telko.id – CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, akhirnya menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pekan lalu. Kehadiran ini menandai penampilan perdana Musk di forum ekonomi global tersebut, di mana ia langsung menyampaikan prediksi mengejutkan soal masa depan hubungan manusia dan mesin.

Musk memperkirakan bahwa dalam waktu dekat, populasi robot humanoid di Bumi akan melampaui jumlah populasi manusia.

Menurut kalkulasinya, rasio robot terhadap manusia nantinya bisa mencapai lebih dari satu banding satu.

“Saya pikir kita akan melihat sesuatu yang melampaui rasio 1:1 untuk robot humanoid terhadap manusia,” ujar Musk, sebagaimana dikutip dari Euronews.

Artinya, jika populasi manusia mencapai 8 miliar, jumlah robot yang beroperasi bisa jauh diatas angka tersebut.

Pernyataan ini bukan sekedar imajinasi fiksi ilmiah. Musk sedang menggambarkan pergeseran fundamental ekonomi global yang makin bergantung pada AI.

Ia meyakini bahwa ekonomi masa depan tidak lagi dibatasi oleh jumlah tenaga kerja manusia.

Robot humanoid, menurut Musk, akan mengambil alih sebagian besar pekerjaan fisik. Hal ini memungkinkan produktivitas ekonomi melonjak drastis tanpa batas yang selama ini menjadi kendala pertumbuhan negara-negara maju.

Pusat dari ambisi besar ini adalah Optimus, robot humanoid yang sedang dikembangkan secara agresif oleh Tesla. Musk sesumbar bahwa robot ini nantinya bisa melakukan berbagai tugas.

Mulai dari pekerjaan berbahaya di pabrik, tugas repetitive di gudang, hingga membantu urusan rumah tangga sehari-hari, seperti melipat baju dan memasak.

Oprimisme Musk soal ‘banjir’ robot ini sejatinya memiliki kaitan erat dengan strategi bisnis Tesla yang sangat ambisius.

Baca juga:

Robot kini telah menjadi salah satu pilar vital bagi valuasi perusahaan bahkan diproyeksikan bakal lebih bernilai ketimbang bisnis mobil listrik mereka.

Hal ini menjadi latar belakang mengapa para pemegang saham Tesla sebelumnya menyetujui paket gaji fantastis untuk Musk. Nilai nya tak main-main, mencapai US$56 miliar atau sekitar Rp 16.000 triliun.

Persetujuan gaji jumbo tersebut didasari oleh keyakinan investor bahwa Musk mampu merealisasikan visi futuristiknya.

Investor bertaruh bahwa di bawah kendali Musk, Tesla bisa bertransformasi dari sekedar produsen otomotif menjadi pemimpin global di bidang AI dan robotika.

Jika prediksi Musk di Davos benar dan Optimus suskses dikomersialisasikan secara massal, nilai saham Tesla diprediksi akan meroket.

Meski sangat antusias dengan potensi ekonomi dari robot, Musk tidak menutup mata terhadap risiko fatalnya.

Di hadapan para pemimpin dunia dan pebisnis top di Davos, pemilik media sosial X atau Twitter ini kembali menyalakan ‘lampu kuning’ soal bahaya keberadaan AI.

Ia menekankan bahwa keberadaan miliaran robot cerdas harus disertai dengan pengawasan yang sangat ketat.

Musk peringatkan agar pengembangan kecerdasan buatan ini tidak menjadi boomerang yang justru mengancam eksistensi penciptanya.

“Kita harus memastikan bahwa hasilnya baik untuk umat manusia,” pungkas Musk menutup visinya tentang masa depan yang penuh sesak oleh robot.

Analis Nilai OpenAI Berisiko Kolaps di Tengah Biaya Membengkak

Telko.id – Kesehatan finansial OpenAI tengah diperhatikan publik seiring rencana ekspansi agresif yang disiapkan untuk beberapa tahun mendatang. Sejumlah analis menilai perusahaan berpotensi menghadapi tekanan keuangan di masa depan.

Salah satunya adalah George Noble, mantan manajer aset di Fidelity, yang memberikan prediksinya dalam postingan panjang di Twitter/X. Noble mengatakan OpenAI mungkin sudah mulai hancur secara real-time.

Mengutip dari Futurism, Rabu (28/1/2026), “Saya terlah menyaksikan perusahaan-perusahaan runtuh selama beberapa dekade. Perusahaan ini menunjukkan semua tanda-tanda peringatan,” tulis Noble dalam cuitannya.

Noble mengambil contoh laporan bahwa OpenAI merugi US$12 miliar per kuartal serta membakar uang hingga US$ 15 juta per hari untuk aplikasi video generator Sora.

Baca juga:

Selain itu, pertumbuhan pelanggan berbayar ChatGPT juga melambat, yang mungkin menjadi alasan OpenAI akan menampilkan iklan di aplikasi chatbot tersebut. Ia juga meragukan janji industri AI untuk meningkatkan skala operasi yang akan membutuhkan biaya dan energi makin besar.

“Inilah persoalan besar yang tidak ingin dibahas siapa pun. Akan dibutuhkan energi dan uang 5 kali lipat untuk membuat model-model ini 2 kali lebih baik,” tulis Noble.

“Keuntungan yang mudah diraih sudah hilang. Setiap peningkatan yang bertahap sekarang membutuhkan lebih bayak daya komputasi, lebih banyak pusat data, dan energi yang jauh lebih besar,” lanjutnya.

Akibatnya, Noble memprediksi siklus hype AI sudah mencapai puncaknya. Ia memperingatkan investor untuk menjauhi OpenAI karena profil risikonya sangat tinggi.

“OpenAI adalah perusahaan pembakar uang. Produk ini akan merugikan investor,” ucapnya.

Komentar Noble dilontarkan hanya seminggu setelah Sebastian Mallaby, peneliti senior di Council on Foreign Relations, memprediksi dalam esainya untuk New York Times bahwa OpenAI bisa kehabisan uang dalam 18 bulan ke depan.

“Kegagalan OpenAI tidak akan menjadi sebuah contoh buruk terhadap AI, melainkan hanya akan menjadi akhir dari pengembang AI yang paling dibantu hype,” tulis Mallaby.

Apple Bakal Pamerkan Siri Bertenaga Google Gemini Bulan Depan

0

Telko.id – Apple dilaporkan tengah bersiap untuk memamerkan pembaruan signifikan pada asisten virtual mereka, Siri, yang kini akan ditenagai oleh teknologi kecerdasan buatan milik Google, Gemini.

Raksasa teknologi asal Cupertino ini dijadwalkan untuk mengungkap integrasi teknologi tersebut pada bulan depan, sebuah langkah yang menandai pergeseran strategi besar dalam pengembangan ekosistem AI di perangkat iPhone.

Kabar ini muncul di tengah persaingan ketat industri teknologi dalam menghadirkan fitur kecerdasan buatan generatif yang mumpuni.

Keputusan Apple untuk menggandeng Google Gemini dinilai sebagai upaya percepatan untuk mengejar ketertinggalan fitur pintar pada sistem operasi mereka, dibandingkan mengembangkan model bahasa besar (LLM) secara mandiri dari nol untuk peluncuran segera.

Integrasi ini diharapkan membawa kemampuan percakapan yang jauh lebih natural dan pemahaman konteks yang lebih dalam pada Siri.

Pengguna iPhone nantinya dapat merasakan pengalaman interaksi yang lebih luwes, mirip dengan kemampuan yang ditawarkan oleh chatbot canggih saat ini, namun terintegrasi langsung ke dalam sistem inti perangkat.

Kolaborasi Strategis Dua Raksasa

Langkah Apple untuk menampilkan hasil integrasi dengan Gemini bulan depan mengindikasikan bahwa kesepakatan antara kedua perusahaan telah mencapai tahap matang.

Teknologi Gemini dari Google dikenal memiliki kemampuan multimodal yang kuat, mampu memproses dan memahami informasi dari berbagai jenis input, termasuk teks, gambar, dan suara dengan presisi tinggi.

Penerapan teknologi ini pada Siri berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan Chatbot AI di ponsel mereka.

Bukan sekadar menyetel pengingat atau memutar musik, Siri yang ditenagai Gemini diprediksi mampu menangani tugas-tugas kompleks seperti merangkum artikel, membuat draf email, hingga memberikan saran berbasis konteks layar pengguna secara real-time.

Meskipun Apple memiliki proyek pengembangan AI internal, kemitraan ini memberikan solusi cepat bagi perusahaan untuk menghadirkan fitur kompetitif di pasar.

Hal ini juga sejalan dengan rumor sebelumnya yang menyebutkan Apple sedang mencari mitra eksternal untuk menangani beban kerja AI generatif berbasis cloud, sementara model AI yang lebih ringan akan tetap berjalan secara on-device demi menjaga privasi.

Antisipasi Pembaruan iOS

Pengumuman yang dijadwalkan bulan depan ini kemungkinan besar akan bertepatan dengan siklus pembaruan perangkat lunak utama Apple.

Para pengamat industri memprediksi bahwa fitur ini akan menjadi nilai jual utama pada sistem operasi generasi berikutnya.

Pengguna yang menantikan Update iOS terbaru tentu berharap peningkatan kecerdasan Siri ini dapat langsung dinikmati tanpa menunggu perangkat keras baru.

Selain fokus pada perangkat lunak, integrasi AI yang mendalam seringkali membutuhkan spesifikasi perangkat keras yang mumpuni.

Masih harus dilihat apakah fitur Siri bertenaga Gemini ini akan tersedia untuk seluruh lini iPhone atau hanya terbatas pada model terbaru dengan chipset paling mutakhir.

Hal ini juga berkaitan dengan jajaran Produk Terbaru Apple lainnya yang mungkin juga mendapatkan cipratan kecerdasan buatan ini.

Di sisi lain, stabilitas sistem tetap menjadi prioritas. Apple dikenal sangat berhati-hati dalam merilis fitur baru untuk memastikan pengalaman pengguna tetap mulus.

Pengujian beta yang ketat dipastikan akan dilakukan sebelum fitur ini dirilis ke publik secara luas, mengingat kompleksitas integrasi model bahasa besar ke dalam sistem operasi mobile.

Dampak pada Ekosistem Apple

Kehadiran Gemini di dalam Siri tidak hanya berdampak pada iPhone, tetapi juga berpotensi meluas ke ekosistem Apple lainnya. Perangkat seperti Apple Watch dan iPad juga sangat bergantung pada asisten suara untuk navigasi hands-free.

Peningkatan kecerdasan Siri akan membuat interaksi antar perangkat menjadi lebih seamless dan intuitif.

Selain itu, langkah ini juga menunjukkan fleksibilitas Apple di bawah manajemen saat ini. Isu mengenai Transisi Kekuasaan di tubuh perusahaan tampaknya tidak menghalangi inovasi dan keputusan strategis untuk berkolaborasi dengan kompetitor demi kepentingan konsumen.

Kemitraan dengan Google ini bisa menjadi preseden baru dalam industri teknologi di mana kompetisi dan kolaborasi berjalan beriringan.

Bulan depan akan menjadi momen pembuktian bagi Apple. Apakah integrasi Gemini ini mampu menjawab kritik mengenai ketertinggalan Siri selama beberapa tahun terakhir, ataukah ini hanya langkah awal dari transformasi AI yang lebih besar di Cupertino. Dunia teknologi kini menanti demonstrasi langsung kemampuan baru Siri tersebut. (Icha)

Google Photos Kini Bisa Ubah Foto Jadi Video Lewat Perintah Teks

0

Telko.id – Google kembali menghadirkan inovasi cerdas untuk mempermudah penggunanya dalam mengelola kenangan digital.

Raksasa teknologi ini baru saja meluncurkan kemampuan baru pada Google Photos yang memungkinkan pengguna mengubah kumpulan foto diam menjadi video menarik hanya dengan menggunakan perintah teks (text prompts).

Pembaruan ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatisasi proses penyuntingan yang biasanya memakan waktu.

Fitur anyar ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang sering kali memiliki ribuan foto di galeri namun kesulitan merangkainya menjadi sebuah cerita visual yang utuh.

Dengan kemampuan generatif ini, pengguna tidak perlu lagi memilah satu per satu gambar atau menyusun klip secara manual di timeline editor. Cukup dengan mengetikkan deskripsi singkat, sistem akan bekerja secara otomatis.

Mekanisme kerja fitur ini cukup sederhana namun canggih. Pengguna hanya perlu memasukkan instruksi spesifik ke dalam kolom pencarian atau menu pembuatan kreasi.

Misalnya, Anda bisa mengetikkan perintah seperti “liburan di Bali tahun lalu” atau “momen ulang tahun kucing kesayangan”.

Algoritma Fitur AI Baru Google kemudian akan memindai seluruh perpustakaan foto, mengidentifikasi gambar yang relevan dengan deskripsi tersebut, dan memilih momen-momen terbaik.

Setelah aset visual terkumpul, Google Photos akan menyusunnya menjadi sebuah video kompilasi. Tidak hanya sekadar menempelkan foto, sistem juga secara cerdas menambahkan musik latar yang sesuai dengan suasana, serta menyinkronkan transisi antar gambar agar terlihat profesional.

Hal ini menjadi evolusi signifikan dari fitur “Movie” atau “Highlight Video” yang sebelumnya sudah ada, di mana kontrol pengguna kini lebih presisi berkat input berbasis teks.

Kemampuan untuk memahami konteks bahasa alami ini menunjukkan peningkatan signifikan pada mesin pencari visual Google.

Sebelumnya, pengguna mungkin sudah familiar dengan kemampuan aplikasi ini untuk Cari Teks di dalam gambar atau mengenali wajah. Kini, pemahaman tersebut diperluas untuk tujuan kreasi konten, bukan sekadar pencarian arsip.

Langkah ini sejalan dengan tren industri teknologi yang semakin gencar mengintegrasikan AI generatif ke dalam perangkat genggam.

Google tampaknya ingin memastikan bahwa ekosistem mereka tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna Android maupun iOS dalam menyimpan dan mengolah media.

Kemudahan ini tentu sangat membantu bagi pengguna awam yang tidak memiliki keahlian editing video namun ingin membagikan momen spesial mereka ke media sosial.

Selain kemudahan dalam pembuatan video, integrasi AI yang lebih dalam juga terlihat pada berbagai lini produk Google lainnya.

Misalnya, rumor mengenai kemampuan Fitur Edit AI yang semakin canggih di perangkat Pixel generasi mendatang menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mendominasi sektor fotografi komputasional.

Bagi para pengguna setia, fitur pembuatan video via teks ini menjadi solusi praktis untuk “menghidupkan kembali” foto-foto lama yang mungkin sudah terlupakan di tumpukan galeri.

Alih-alih membiarkan memori digital tersebut mengendap, teknologi ini memberikan cara baru yang segar dan efisien untuk menikmatinya kembali dalam format video yang dinamis.

Pembaruan ini diharapkan akan digulirkan secara bertahap kepada seluruh pengguna global. Dengan adanya fitur ini, Google Photos semakin mengukuhkan posisinya bukan hanya sebagai tempat penyimpanan awan (cloud storage), tetapi juga sebagai asisten kreatif pribadi yang bertenaga bagi setiap penggunanya. (Icha)

Registrasi Biometrik Nomor Seluler Resmi Berlaku, Cara Pemerintah Tekan Penipuan Online

0

Telko.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menerapkan sistem registrasi nomor seluler berbasis biometrik.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya tegas untuk menekan angka penipuan online yang semakin meresahkan masyarakat luas. Kebijakan ini mulai berlaku seiring dengan peluncuran program Senyum Nyaman dengan Biometrik (SEMANTIK).

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, secara langsung meresmikan penerapan sistem ini di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/01/2026).

Dalam sambutannya, Meutya menyoroti bahwa kejahatan siber, khususnya penipuan online dan penyalahgunaan nomor anonim, telah menjadi keluhan utama masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.

Penerapan teknologi ini diharapkan mampu menutup celah keamanan yang selama ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Dasar hukum dari pelaksanaan kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi ini mengatur tata cara pendaftaran kartu SIM yang kini mewajibkan verifikasi identitas yang lebih ketat dibandingkan mekanisme sebelumnya.

Dengan adanya aturan baru ini, setiap nomor seluler yang aktif dipastikan terhubung dengan identitas warga negara yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mekanisme Verifikasi Wajah

Sistem SEMANTIK bekerja dengan mengintegrasikan data kependudukan dan teknologi pengenalan wajah. Proses pendaftaran kartu SIM kini mengharuskan calon pelanggan untuk melakukan verifikasi wajah yang terhubung langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Metode ini dinilai jauh lebih aman untuk mencegah penggunaan identitas palsu atau penyalahgunaan data orang lain.

Meutya Hafid menjelaskan bahwa sebagian besar kasus penipuan online bermula dari penggunaan nomor seluler yang identitas pemiliknya tidak jelas atau anonim.

“Registrasi biometrik memastikan setiap nomor terhubung dengan identitas yang valid,” ujarnya.

Langkah ini secara efektif menutup ruang gerak bagi penggunaan nomor sekali pakai yang kerap digunakan untuk aktivitas ilegal seperti scam, phishing, hingga penyalahgunaan kode OTP (One-Time Password).

Sebelum kebijakan ini resmi digulirkan secara nasional, sejumlah operator seluler telah melakukan berbagai persiapan teknis.

Sinergi antara pemerintah dan penyedia layanan telekomunikasi menjadi kunci keberhasilan implementasi ini. Beberapa operator bahkan telah melakukan uji coba sistem untuk memastikan keandalan infrastruktur verifikasi wajah tersebut.

Perlindungan Warga di Ruang Digital

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini murni bertujuan untuk melindungi warga negara saat beraktivitas di ruang digital, baik saat berkomunikasi melalui telepon maupun pesan singkat.

Meutya menekankan bahwa registrasi biometrik tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan warga, melainkan memberikan rasa aman sejak awal kepemilikan nomor seluler.

Selain mewajibkan verifikasi wajah, pemerintah juga membatasi jumlah kepemilikan nomor seluler untuk satu identitas. Hal ini dilakukan untuk mencegah penimbunan nomor aktif yang berpotensi disalahgunakan.

Di sisi lain, penyelenggara jasa telekomunikasi diwajibkan untuk melindungi data pribadi pelanggan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, memastikan bahwa data biometrik yang dikumpulkan tersimpan dengan aman.

Penerapan biometrik wajah ini merupakan kelanjutan dari penataan registrasi kartu SIM yang sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2014. Namun, seiring dengan pola kejahatan digital yang terus berevolusi dan semakin canggih, sistem validasi identitas konvensional dinilai tidak lagi cukup.

Dibutuhkan sistem yang lebih kuat dan sulit dimanipulasi untuk menghadapi tantangan keamanan siber masa kini.

Dengan berlakunya registrasi biometrik ini, pemerintah berupaya menekan potensi penipuan online langsung dari hulunya.

Masyarakat diharapkan tidak lagi mudah menjadi korban panggilan atau pesan penipuan yang selama ini marak terjadi, sehingga tercipta ekosistem digital yang lebih kondusif dan tepercaya bagi seluruh pengguna layanan telekomunikasi di Indonesia. (Icha)

Samsung Siapkan Fitur Privasi Baru, Layar Galaxy Jadi Anti Intip

0

Telko.id – Samsung secara resmi mengumumkan rencana peluncuran lapisan perlindungan privasi terbaru yang dirancang khusus untuk perangkat Galaxy.

Inovasi ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan pengguna akan keamanan data visual saat menggunakan smartphone di ruang publik, memastikan aktivitas digital tetap terjaga dari pandangan orang lain di sekitar.

Penggunaan perangkat seluler telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, sering kali melibatkan akses data sensitif di tempat umum seperti transportasi massal, lift, atau antrean panjang.

Situasi ini kerap memicu kekhawatiran mengenai privasi, di mana pesan teks, kata sandi, atau informasi pribadi lainnya berisiko terbaca oleh orang asing yang berada di dekat pengguna.

Menjawab tantangan tersebut, teknologi terbaru dari Samsung ini memungkinkan pengguna untuk mengetik pesan atau mengakses informasi rahasia dengan lebih tenang.

Sistem ini bekerja dengan membatasi sudut pandang layar, sehingga tampilan visual pada perangkat menjadi sulit dilihat oleh orang lain yang berada di sisi pengguna, namun tetap jelas bagi pemilik perangkat.

Berbeda dengan pelindung layar fisik konvensional yang bersifat statis, fitur ini menawarkan fleksibilitas tinggi melalui integrasi perangkat lunak dan perangkat keras.

Pengguna diberikan kebebasan penuh untuk mengatur tingkat proteksi sesuai kebutuhan spesifik mereka. Pengaturan ini dapat disesuaikan untuk aplikasi tertentu yang membutuhkan keamanan ekstra, seperti aplikasi perbankan atau perlindungan data sensitif lainnya.

Selain itu, pengguna juga dapat membatasi visibilitas pada elemen spesifik antarmuka, seperti notifikasi pop-up. Pendekatan personal ini memastikan bahwa fitur keamanan tidak mengganggu kenyamanan penggunaan harian.

Inovasi ini merupakan hasil dari riset dan pengembangan intensif selama lebih dari lima tahun, di mana Samsung mempelajari perilaku pengguna dalam memandang privasi dan keamanan dalam rutinitas sehari-hari.

Teknologi ini menjadi standar baru dalam ekosistem keamanan perangkat mobile. Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, fitur ini memperkuat fondasi keamanan yang telah dibangun melalui Samsung Knox selama lebih dari satu dekade.

Sistem ini melengkapi proteksi yang sudah ada, mulai dari pengamanan perangkat keras melalui Knox Vault hingga keamanan ekosistem lewat Knox Matrix.

Content image for article: Samsung Siapkan Fitur Privasi Baru, Layar Galaxy Jadi Anti Intip
Content image for article: Samsung Siapkan Fitur Privasi Baru, Layar Galaxy Jadi Anti Intip

Kehadiran fitur ini menegaskan fokus perusahaan dalam menghadirkan pengalaman privasi yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh pengguna.

Inovasi perlindungan layar cerdas ini dijadwalkan akan segera hadir melengkapi kecanggihan Galaxy S25 Series dan perangkat Galaxy lainnya dalam waktu dekat.

Kombinasi antara presisi perangkat keras dan kecerdasan perangkat lunak ini diharapkan mampu memberikan rasa aman maksimal bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi, menjadikan perangkat Galaxy sebagai garda terdepan dalam menjaga kerahasiaan informasi di era digital yang semakin terbuka.

IndiHome Gamer Tawarkan Speed Stabil 1:1 Mulai Rp290 Ribu

0

Telko.id – Telkomsel melalui layanan fixed broadband unggulannya, IndiHome, secara resmi memperkenalkan varian terbaru dari paket IndiHome Gamer pada 27 Januari 2026 di Jakarta.

Menggandeng Nuon Digital Indonesia (Nuon) sebagai mitra strategis penyedia platform gim, layanan bertajuk “The New IndiHome Gamer” ini menawarkan inovasi konektivitas dengan standar full symmetrical 1:1 speed, di mana kecepatan unggah dan unduh memiliki kualitas yang setara demi kenyamanan maksimal para pengguna.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan internet rumah yang andal bagi komunitas gaming di tanah air.

Paket terbaru ini tidak hanya sekadar pembaruan layanan internet biasa, melainkan sebuah komitmen serius untuk memberikan performa jaringan yang optimal.

Hardika Nugroho, Vice President Home Broadband and FMC Product Marketing Telkomsel, menegaskan bahwa kehadiran paket ini merupakan bentuk transformasi kualitas layanan yang nyata bagi pelanggan.

Dalam peluncuran ini, Telkomsel menekankan pentingnya dukungan infrastruktur digital yang mumpuni untuk memperkuat daya saing lebih dari 100 juta gamer di Indonesia.

Dengan koneksi yang lebih stabil, diharapkan para talenta lokal dapat lebih fokus mengasah kemampuan mereka untuk bersaing, tidak hanya di kancah nasional tetapi juga menuju panggung global. Hal ini sejalan dengan berbagai inisiatif perusahaan dalam mendukung ekosistem digital, termasuk melalui berbagai turnamen esport yang kerap digelar.

Keunggulan Kecepatan Simetris dan Harga Paket

Fitur utama yang menjadi daya tarik The New IndiHome Gamer adalah penerapan skema full symmetrical 1:1 speed. Teknologi ini memastikan bahwa kecepatan upload yang didapatkan pelanggan sama cepatnya dengan kecepatan download.

Stabilitas koneksi semacam ini sangat krusial dalam aktivitas gaming kompetitif maupun kasual, karena dapat meminimalisir lag dan memastikan respons permainan yang lebih presisi (low latency).

Content image for article: IndiHome Gamer Tawarkan Speed Stabil 1:1 Mulai Rp290 Ribu

IndiHome menyediakan variasi paket yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan dan anggaran pelanggan. Kecepatan internet yang ditawarkan mulai dari 50 Mbps hingga 200 Mbps.

Dari segi biaya, paket ini dibanderol dengan harga yang cukup kompetitif, yakni mulai dari Rp290.000 hingga Rp600.000 per bulan. Penyesuaian harga dan kualitas ini dirancang agar tetap nyaman di kantong pelanggan namun tetap menghadirkan performa premium.

Hardika Nugroho menambahkan bahwa peningkatan ke standar simetris ini adalah wujud komitmen perusahaan untuk memberikan performa optimal.

Bersama Nuon, Telkomsel ingin memastikan para penggemar gim di Indonesia dapat mengembangkan potensi mereka sepenuhnya tanpa terkendala masalah teknis jaringan.

Upaya ini juga melengkapi prestasi perusahaan yang terus mendapatkan pengakuan, seperti penghargaan global di industri telekomunikasi.

Kolaborasi Ekosistem Gaming Terintegrasi

Kerja sama antara Telkomsel dan Nuon memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan IndiHome Gamer. Selain koneksi internet cepat, pelanggan juga dimanjakan dengan beragam benefit gim populer.

Integrasi layanan ini mencakup judul-judul gim ternama seperti Mobile Legends: Bang Bang, Free Fire, Call of Duty, Delta Force, Asphalt Legends, Point Blank, hingga Ayodance.

Tak hanya itu, akses ke platform GameQoo juga menjadi bagian dari penawaran yang terus diperbarui secara berkala.

Executive Vice President Digital Games Nuon, Dradjat Keesan, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman bermain gim yang lebih optimal.

Menurutnya, The New IndiHome Gamer membuka pintu peluang lebih lebar melalui akses ke berbagai judul gim, komunitas yang solid, serta kompetisi yang lebih profesional.

Ini merupakan langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan industri gim nasional agar memiliki daya saing yang lebih kuat, serupa dengan inisiatif layanan game lainnya yang pernah dihadirkan.

Sebagai bentuk apresiasi khusus bagi pelanggan baru yang berlangganan IndiHome Gamer, tersedia kesempatan untuk mendapatkan hadiah langsung berupa gamepad senilai Rp300 ribu.

Penawaran ini berlaku selama persediaan masih ada dan ditujukan untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih imersif sejak hari pertama berlangganan.

Ketersediaan dan Cara Berlangganan

Bagi masyarakat yang tertarik menjajal performa The New IndiHome Gamer, paket ini sudah tersedia di seluruh area jangkauan jaringan IndiHome. Saat ini, layanan tersebut telah menjangkau lebih dari 500 kota di Indonesia dan melayani lebih dari 10 juta pelanggan.

Perlu dicatat bahwa ketersediaan paket dan harga mungkin dapat berbeda tergantung pada lokasi wilayah pemasangan.

Content image for article: IndiHome Gamer Tawarkan Speed Stabil 1:1 Mulai Rp290 Ribu

Pelanggan dapat memperoleh paket ini melalui berbagai kanal resmi, antara lain laman resmi IndiHome dan Telkomsel, aplikasi super MyTelkomsel, GraPARI terdekat, serta mitra penjualan resmi Telkomsel lainnya.

Calon pelanggan juga dapat melakukan pengecekan detail paket dan lokasi melalui petugas penjualan yang ada di sekitar area tempat tinggal.

Peluncuran varian baru ini menegaskan posisi Telkomsel dan IndiHome dalam mendukung gaya hidup digital masyarakat, khususnya segmen gamers yang membutuhkan spesifikasi jaringan khusus.

Dengan kombinasi kecepatan simetris 1:1 dan beragam benefit dari Nuon, IndiHome Gamer diharapkan menjadi solusi komprehensif bagi ekosistem esports dan hiburan digital di Indonesia. (Icha)

Harga SSD Murah Tinggal Kenangan, Era Storage Murah Berakhir

Telko.id – Kabar buruk untuk Anda yang mau merakit PC atau menambah storage laptop dalam waktu dekat. Masa keemasan harga SSD (Solid State Drive) yang ramah di kantong tampaknya harus berakhir.

Peringatan ini datang langsung dari petinggi Kioxia, salah satu produsen memori flash terbesar di dunia. Petinggi Kioxia secara terbuka menyatakan bahwa era SSD muarah, khususnya kapasitas 1 TB yang sempat menjadi standar baru bagi konsumen sudah berlalu.

Penyebab utamanya bukan lagi gangguan rantai pasok seperti saat pandemi, namun karena adanya ledakan permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI) yang tak terbendung. Kondisi pasokan chip memori saat ini digambarkan sangat kritis. Kioxia mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa seluruh persediaan chip NAND flash mereka untuk tahun ini sudah habis terjual.

Baca juga:

Bukan hanya tahun ini, “krisis” ketersediaan ini diprediksi akan berlanjut dalam jangka panjang, seperti dikutip dari Toms Hardware. Petinggi Kioxia tersebut memperkirakan bahwa stok mereka kemungkinan besar sudah habis dipesan hingga tahun 2027 mendatang.

Artinya, produsen perangkat elektronik, mulai dari smartphone, laptop, hingga konsol game, harus berebut jatah sisa kapasitas produksi yang sangat terbatas. Dampaknya harus membayar harga tinggi untuk mendapatkan komponen memori, yang pada akhirnya dibebankan kepada pembeli.

Tingginya kebutuhan server AI

Biang kerok dari kelangkaan ini adalah tingginya kebutuhan untuk industri AI. Pusat data (data center) yang menjadi otaj dari berbagai layanan AI membutuhkan kapasitas penyimpanan yang masif dan cepat.

Korporasi raksasa ini memborong pasokan chip memori dalam jumlah besar, hanya menyisakan sedikit untuk pasar konsumen ritel. Akibatnya, hukum ekonomi dasar berlaku, dimana permintaan meroket sementara pasokan terkunci, menghasilkan harga yang melambung. Kioxia mewanti-wanti bahwa konsumen harus mulai terbiasa dengan harga SSD yang lebih tinggi.

Harga SSD dengan kapasitas 1 TB, yang sebelumnya sempat menyentuh titik terendah dan menjadi primadona bagi perakit PC, kini dipastikan akan merangkak naik dan sulit untuk turun kembali dalam waktu dekat.

Bagi konsumen, pesan tersitat dari Kioxia ini jelas, jika Anda melihat SSD dengan harga wajar di pasaran saat ini, mungkin itu adalah momen terakhir sebelum harganya melesat tinggi.

Kartu Debit blu Kini Dukung Transaksi Valas Bebas Konversi Kurs

0

Telko.id – blu by BCA Digital secara resmi mengumumkan peningkatan fitur layanan transaksi kartu debit blu yang kini terintegrasi dengan bluValas.

Langkah strategis ini diambil guna menjawab lonjakan aktivitas perjalanan nasabah, baik di lingkup domestik maupun internasional, yang tercatat signifikan sepanjang tahun 2025.

Melalui pembaruan ini, nasabah dapat menikmati kemudahan transaksi debit di luar negeri tanpa dikenakan biaya konversi kurs.

Inovasi ini hadir sebagai solusi atas berbagai kendala yang kerap dialami masyarakat saat bepergian ke mancanegara. Masalah klasik seperti perbedaan nilai tukar mata uang yang fluktuatif, sulitnya menemukan money changer dengan harga kompetitif, hingga biaya tambahan akibat konversi transaksi sering kali mengurangi kenyamanan perjalanan.

Dengan fitur baru ini, nasabah yang menggunakan bluVirtual Card, bluDebit Card, maupun Garuda x bluDebit Card dapat bertransaksi lebih efisien dan transparan.

Rainer Sutedja, Head of Card & Personal Loan Business BCA Digital, menjelaskan bahwa mobilitas global masyarakat yang meningkat menuntut solusi perbankan yang lebih praktis. Pihaknya ingin memastikan nasabah dapat bertransaksi di luar negeri dengan perasaan tenang, lancar, dan tetap hemat dalam satu ekosistem aplikasi.

“Seiring meningkatnya mobilitas global masyarakat, kebutuhan akan solusi transaksi lintas negara yang praktis, transparan, dan tetap terkendali juga semakin relevan. Melalui transaksi kartu debit blu dengan bluValas, kami ingin memastikan sobatblu dapat bertransaksi di luar negeri dengan lebih tenang, seamless, dan hemat, dalam satu ekosistem blu,” ujar Rainer.

Mekanisme Transaksi Otomatis dan Mata Uang yang Didukung

Salah satu keunggulan utama dari integrasi ini adalah sistem deteksi otomatis. Ketika nasabah melakukan transaksi di luar negeri menggunakan kartu debit blu, sistem akan secara otomatis mengenali mata uang lokal di negara tujuan.

Dana kemudian akan langsung didebet dari saldo bluValas yang sesuai, bukan dari saldo Rupiah, sehingga meniadakan proses konversi kurs yang biasanya memakan biaya tambahan.

Mekanisme ini memungkinkan nasabah untuk tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar yang berisiko. Saat ini, fitur tersebut mendukung delapan mata uang asing utama yang populer digunakan di berbagai destinasi favorit.

Mata uang tersebut meliputi Dolar Singapura (SGD), Yuan China (CNH), Yen Jepang (JPY), Dolar Hong Kong (HKD), Dolar Amerika Serikat (USD), Euro (EUR), Dolar Australia (AUD), dan Poundsterling Inggris (GBP).

Fitur ini tidak hanya berlaku untuk transaksi fisik di mesin EDC (Electronic Data Capture) di luar negeri, tetapi juga mendukung pembayaran di berbagai merchant internasional berbasis online.

Hal ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah yang gemar berbelanja di situs e-commerce global tanpa khawatir terkena selisih kurs yang merugikan. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan, fitur ini bisa membuat pengalaman Liburan Seru menjadi lebih hemat.

Biaya Tarik Tunai Kompetitif di ATM Mancanegara

Selain kemudahan berbelanja non-tunai, bluValas yang terhubung dengan kartu debit blu juga menawarkan solusi penarikan uang tunai di ATM luar negeri.

BCA Digital menetapkan struktur biaya yang bersahabat dan kompetitif untuk menjaga efisiensi pengeluaran nasabah selama berada di negara tujuan.

Biaya penarikan tunai disesuaikan dengan mata uang negara tempat transaksi dilakukan. Berikut adalah rincian biaya penarikan tunai internasional menggunakan bluValas:

  • Amerika Serikat (USD): $1.5
  • Singapura (SGD): $1.5
  • Australia (AUD): $2.5
  • Hong Kong (HKD): $10
  • Eropa (EUR): €1.5
  • Inggris (GBP): £1
  • Jepang (JPY): ¥150
  • China (CNH): ¥10

Penting untuk dicatat bahwa jika nasabah melakukan penarikan tunai di luar dari delapan mata uang yang didukung bluValas, maka akan dikenakan biaya standar sebesar Rp 25.000 (IDR). Transparansi biaya ini diharapkan dapat membantu nasabah dalam merencanakan anggaran perjalanan dengan lebih matang.

Strategi Perencanaan Keuangan dan Bonus GarudaMiles

Fitur bluValas dirancang untuk mendukung strategi perencanaan keuangan “beli sekarang, pakai nanti”. Nasabah dapat memantau pergerakan kurs dan membeli mata uang asing saat nilai tukar sedang menguntungkan, jauh sebelum tanggal keberangkatan.

Dana yang tersimpan di bluValas kemudian aman dari fluktuasi kurs mendadak yang mungkin terjadi saat nasabah sudah berada di destinasi tujuan.

Bagi pengguna Garuda x bluDebit Card, terdapat keuntungan tambahan berupa kesempatan mengumpulkan GarudaMiles. Setiap transaksi menggunakan bluValas dalam mata uang asing dengan nilai setara Rp 50.000 memberikan peluang untuk mendapatkan miles.

Ini menjadi nilai tambah signifikan bagi nasabah yang rutin bepergian menggunakan maskapai nasional tersebut.

Kemudahan ini sejalan dengan tren Belanja Hemat dan cerdas yang kini banyak diadopsi oleh pelancong modern. Dengan persiapan dana yang matang, risiko pembengkakan anggaran akibat selisih kurs dapat diminimalisir secara efektif.

Cara Aktivasi dan Pengaturan di Aplikasi

Untuk menikmati layanan ini, nasabah perlu melakukan aktivasi terlebih dahulu melalui aplikasi blu. Prosesnya dirancang sederhana agar dapat dilakukan secara mandiri oleh pengguna. Berikut adalah langkah-langkah aktivasinya:

  1. Buka aplikasi blu, geser layar ke kiri, lalu klik tombol “Aktifkan” pada kartu bluValas.
  2. Pilih opsi “Aktifkan” pada halaman utama (landing page) bluValas.
  3. Ikuti instruksi selanjutnya dan masukkan PIN transaksi untuk verifikasi.
  4. Setelah berhasil, akun bluValas untuk delapan mata uang asing akan otomatis terbentuk dan terhubung dengan kartu debit blu.

Akun bluValas ini menggunakan nomor rekening yang sama dengan bluAccount utama, sehingga memudahkan pengelolaan. Selain itu, tersedia fitur pengaturan toggle ‘Transaksi bluValas’ di dalam aplikasi.

Fitur ini memberikan kendali penuh kepada nasabah untuk memilih sumber dana transaksi, apakah ingin mendebet saldo mata uang asing di bluValas atau tetap menggunakan saldo Rupiah.

Nasabah juga dapat memantau riwayat pengeluaran melalui fitur tracker bluValas secara real-time. Hal ini memastikan setiap penggunaan mata uang asing tetap transparan dan terkontrol, mirip dengan kemudahan memantau saldo pada layanan Dompet Digital pada umumnya.

Melalui pengembangan fitur ini, BCA Digital menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi perbankan yang relevan dengan gaya hidup modern. Integrasi bluValas dengan kartu debit diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi internasional yang praktis, nyaman, dan hemat bagi seluruh nasabah. (Icha)