spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 20

IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini via Paket Data

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi menghadirkan akses ke Google Gemini AI Plus bagi pelanggan IM3 dan Tri.

Akses ini diberikan melalui pembelian paket data bundling khusus di aplikasi myIM3 dan BIMA+, dengan masa berlaku hingga enam bulan. Kolaborasi ini merupakan kemitraan pertama di Indonesia yang menawarkan akses premium asisten AI Google melalui paket operator seluler.

Setelah sukses diuji perkenalkan kepada sebagian pengguna sejak Februari lalu, inisiatif ini kini diperluas untuk menjangkau seluruh basis pelanggan Indosat dalam beberapa minggu ke depan.

Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan penggunaan kecerdasan artifisial (AI) dalam aktivitas sehari-hari, seperti mengerjakan tugas, mencari informasi, dan membuat konten.

“Kini pelanggan IM3 dan Tri bisa lebih mudah memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari membantu menyelesaikan pekerjaan, mengerjakan tugas sekolah atau kuliah, hingga mencari inspirasi untuk membuat konten. Cukup dengan satu paket layanan, pelanggan bisa langsung mengakses AI yang membantu mereka lebih produktif tanpa perlu berlangganan platform AI secara terpisah,” ujar Bilal Kazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Paket bundling yang ditawarkan memiliki detail dan harga berbeda untuk pelanggan IM3 dan Tri. Pelanggan IM3 dapat membeli paket IM3 SATSPAM+ dengan kuota 150GB yang berlaku 28 hari seharga Rp150.000.

Paket ini dilengkapi upgrade ke Google Gemini AI Plus untuk enam bulan, akses streaming premium, serta layanan telepon dan SMS.

Content image for article: IM3 dan Tri Hadirkan Akses Google Gemini via Paket Data

Sementara itu, pelanggan Tri dapat mengakses paket Isi Ulang Happy dengan kuota 65GB/28 hari seharga Rp100.000.

Paket ini juga menyertakan akses Google Gemini AI Plus selama enam bulan, benefit telepon dan SMS yang lebih besar, akses ke Vidio Premium, serta perlindungan dari fitur Tri AI: Anti Spam & Scam Plus+.

Google Gemini yang dihadirkan melalui kolaborasi ini dilengkapi berbagai fitur, salah satunya Deep Research untuk membantu pengguna mencari informasi, merangkum materi, dan mengeksplorasi ide dengan cepat.

Asisten AI ini juga terintegrasi dengan layanan Google seperti Gmail, Drive, dan Photos, memudahkan pengguna dalam belajar, bekerja, dan berkreasi.

Sebagai nilai tambah, pelanggan yang membeli paket bundling juga akan mendapatkan bonus penyimpanan cloud sebesar 200GB di Google Cloud Storage.

Ruang penyimpanan ini dapat digunakan untuk menyimpan berbagai file penting seperti dokumen, tugas, foto, dan video.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan mitra industri untuk terus memperluas manfaat AI yang inovatif agar dapat diakses secara inklusif.

Melalui kolaborasi ini, Indosat dan Google menjalin kemitraan pertama di jenisnya di Indonesia,” ujar Rohan Tiwary, Director Global Platform & Device Partnerships, Google APAC.

Rohan menambahkan bahwa Gemini dirancang sebagai asisten AI yang personal, andal, dan proaktif untuk membantu tugas sehari-hari. Kolaborasi dengan Indosat diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat Indonesia di era digital.

Kehadiran Google Gemini melalui IM3 dan Tri merupakan bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat untuk menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Indosat tidak hanya fokus pada penyediaan konektivitas, tetapi juga membantu pelanggan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Kolaborasi operator dengan penyedia AI besar seperti Google menunjukkan tren integrasi layanan yang semakin dalam.

Sebelumnya, perangkat Samsung juga telah mengintegrasikan Gemini untuk fungsi pendamping perjalanan.

Di sisi lain, persaingan di pasar AI global terus memanas, di mana pertumbuhan ChatGPT dilaporkan mulai melambat sementara pesaing seperti Gemini terus mengejar.

Inisiatif serupa juga terlihat dari perusahaan teknologi lain. Apple dikabarkan akan memamerkan Siri yang ditenagai oleh Google Gemini dalam waktu dekat.

Sementara itu, inovasi Gemini terus berkembang, termasuk kemampuan untuk membuat musik dari teks, yang memperluas fungsionalitasnya di luar tugas konvensional.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu semakin banyak masyarakat memanfaatkan AI dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, kami ingin teknologi ini dapat mendukung masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkarya dengan cara yang lebih mudah, kreatif, dan produktif,” tutup Bilal Kazmi.

Dengan kemitraan ini, Indosat dan Google membuka akses yang lebih luas terhadap teknologi AI premium di Indonesia.

Pelanggan seluler kini dapat menikmati manfaat asisten AI canggih tanpa perlu berlangganan terpisah, sekaligus mendapatkan paket data dan benefit tambahan lainnya dalam satu transaksi. (Icha)

Kaspersky Ungkap Bisnis dan Adopsi SOC di Indonesia

Telko.id – Kaspersky melaporkan pertumbuhan bisnis yang positif di Indonesia seiring dengan meningkatnya kesadaran keamanan siber.

Perusahaan keamanan siber global ini mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 3% year-on-year (YoY) di Indonesia pada 2025, dengan segmen B2C melonjak 48% YoY.

Adrian Hia, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, menyatakan komitmen perusahaan terhadap pasar Indonesia.

“Tahun lalu, kami menunjuk Country Manager pertama kami di Indonesia, Defi Nofitra, sebagai tanda keseriusan kami. Tahun 2025 merupakan awal yang baik baginya dan timnya yang semakin berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kematangan keamanan siber Indonesia yang semakin maju, Kaspersky mengharapkan tahun yang lebih kuat ke depannya.

Lanskap ancaman di Indonesia memang semakin kompleks. Data Kaspersky menunjukkan 14.909.665 serangan berbasis web dan 39.718.903 ancaman pada perangkat terdeteksi dan diblokir tahun lalu.

Selain itu, 20% perusahaan di Indonesia mengalami serangan rantai pasokan. Situasi ini mendorong banyak organisasi untuk beralih ke pendekatan keamanan yang lebih proaktif.

Secara global, Kaspersky mencatat penjualan bersih mendekati USD 836 juta pada 2025, tumbuh 4% YoY. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh portofolio produk B2B yang naik 16% YoY.

Di kawasan Asia Pasifik, pertumbuhan secara keseluruhan juga +4% YoY, dengan segmen enterprise meroket 22% YoY dan segmen non-endpoint tumbuh impresif 40% YoY.

Adopsi SOC dan Tantangan Integrasi AI

Sebagai respons terhadap lanskap ancaman yang dinamis, banyak perusahaan Indonesia mulai melihat pentingnya membangun Pusat Operasi Keamanan atau Security Operations Center (SOC).

SOC adalah unit khusus yang bertanggung jawab untuk pemantauan dan pengamanan infrastruktur TI secara berkelanjutan.

Menurut penelitian Kaspersky, 58% pemimpin TI di Indonesia percaya bahwa SOC dapat meningkatkan tingkat keamanan siber mereka.

Lebih lanjut, 65% perusahaan mengakui kemungkinan berencana meningkatkan SOC dengan integrasi Kecerdasan Buatan (AI), dengan 53% menyatakan alasan utamanya adalah meningkatkan efektivitas deteksi ancaman.

Namun, jalan menuju SOC yang diperkuat AI tidak tanpa hambatan. Studi yang sama mengungkap tantangan utama, termasuk kekurangan data pelatihan berkualitas tinggi (47%), kurangnya spesialis AI yang berkualitas dalam tim internal (37%), dan kurangnya solusi yang sesuai di pasaran (29%).

Tantangan ini selaras dengan upaya lebih luas untuk meningkatkan talenta keamanan siber di tanah air.

Defi Nofitra, Country Manager Kaspersky untuk Indonesia, menekankan pentingnya pendekatan terpadu.

“Organisasi tidak dapat lagi mengandalkan sistem keamanan yang terfragmentasi. SOC terintegrasi, yang didukung oleh SIEM dan intelijen ancaman real-time, sangat penting untuk deteksi dini dan respons insiden yang cepat,” komentarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keamanan siber Indonesia secara menyeluruh.

Solusi dan Rekomendasi Kaspersky

Untuk menjawab kebutuhan pasar, Kaspersky telah membangun SOC generasi berikutnya yang mengintegrasikan AI untuk deteksi, respons, dan otomatisasi yang lebih baik.

Implementasinya diperkuat dengan integrasi sistem Security Information and Event Management (SIEM) dan intelijen ancaman real-time.

Solusi ini bertujuan meningkatkan visibilitas, mengurangi waktu deteksi (MTTD) dan waktu respons (MTTR), serta mendukung kepatuhan regulasi.

Bagi perusahaan yang ingin mulai membangun SOC, Kaspersky memberikan beberapa rekomendasi kunci. Pertama, penting untuk memastikan karyawan memiliki keterampilan teknis yang memadai melalui pelatihan rutin yang fokus pada keamanan sistem industri.

Kedua, melakukan penilaian keamanan secara berkala dan pembaruan tepat waktu pada komponen jaringan.

Kaspersky juga menyarankan perusahaan untuk berinteraksi dengan layanan Kaspersky SOC Consulting selama penyiapan awal.

Selain itu, meningkatkan kinerja keamanan dengan solusi seperti Kaspersky SIEM yang didukung AI, serta melindungi perusahaan dengan lini produk Kaspersky Next yang menyediakan kemampuan EDR dan XDR.

Upaya kolaborasi semacam ini sejalan dengan inisiatif lain seperti sinergi keamanan siber yang dilakukan oleh pemain industri.

Dengan pertumbuhan bisnis yang tercatat dan fokus pada penguatan infrastruktur keamanan melalui SOC, Kaspersky menegaskan posisinya dalam mendukung transformasi digital Indonesia yang lebih aman.

Adrian Hia menyatakan bahwa posisi strategis perusahaan di Asia Pasifik siap untuk mengamankan perluasan digital di kawasan, termasuk Indonesia, yang tengah gencar melakukan transformasi digital dan adopsi cloud. (Icha)

Pabrik Robot Humanoi d di China, Produksi Hanya Butuh 30 Menit!!

0

China kembali menunjukkan ambisinya di industri robotika dengan mengoperasikan pabrik yang mampu memproduksi robot humanoid hanya dalam waktu sekitar 30 menit per unit. Fasilitas ini berlokasi di Guangdong dan menjadi salah satu lini produksi robot humanoid paling efisien di dunia saat ini.

Pabrik robot humanoid pertama di China ini memiliki kapasitas produksi besar, hingga 10.000 robot humanoid per tahun. Pabrik ini dibuat hasil kerja sama antara perusahaan robot Leju Robotics dengan Dongfang Precision Science and Technology ini.

Bagi Leju Robotics, kemampuan memproduksi hingga 10.000 unit robot menjadi nilai penting untuk menarik investor sekaligus membuktikan bahwa bisnis mereka layak dan serius dikembangkan.

Untuk merakit robot humanoid, pabrik ini mengintegrasikan 24 tahap perakitan dan 77 titik inspeksi. Dengan dukungan tersebut, pabrik ini mampu mencetak satu robot dalam 30 menit, 50 persen lebih efisien ketimbang metode perakitan konvensional.

Baca Juga:

Sebelum meninggalkan jalur produksi, setiap robot juga menjalani 41 uji simulasi kondisi kerja, guna memastikan bahwa setiap robot humanoid mampu bergerak melampaui demonstrasi dan masuk ke operasi industri.

Tren ini juga terlihat pada perusahaan robotika China lainnya yang sama-sama mengejar skala produksi besar. Agibot, misalnya, baru saja mengumumkan robot humanoid ke-10.000 mereka.

Sementara itu, Unitree Robotics tengah mencari pendanaan sekitar 580 juta dollar AS untuk mendukung pembangunan pabrik dengan kapasitas produksi hingga 75.000 unit per tahun.
Di sisi lain, UBTech Robotics menargetkan produksi 5.000 unit robot per tahun dengan tujuan menekan harga agar bisa di bawah 20.000 dollar AS per unit.a

Ini menunjukkan bahwa tantangan industri robot humanoid saat ini bukan hanya soal produksi massal, tetapi juga memastikan kemampuan AI dan software di dalam robot benar-benar matang.

Perkembangan ini menegaskan bahwa China sedang mendorong percepatan besar di sektor robot humanoid, dengan fokus pada produksi massal dan efisiensi biaya.
Jika tren ini berlanjut, robot humanoid berpotensi menjadi lebih terjangkau dan mulai digunakan secara luas di berbagai sektor, mulai dari manufaktur hingga layanan.

OS Super Aman Dibobol AI, Tanpa Bantuan Manusia

Telko.id – Dunia keamanan siber diguncang setelah sebuah sistem AI dilaporkan berhasil mebobol salah satu sistem operasi yang dikenal sangat aman, yaitu FreeBSD, tanpa campur tangan manusia secara langsung.

Kejadian ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kemampuan AI kini sudah melampaui fungsi sebagai alat bantu, dan mulai bertindak sebagai ‘peretas’, mandiri dalam skenario nyata.

Mengutip dari Tekno Kompas, kabar mengejutkan ini diungkapkan oleh pakar teknologi siber, Amir Husain, dalam sebuah laporan analisis yang diterbitkan di Forbes. Insiden peretasan ini menjadi sebuah sinyal peringatan keras bahwa kemampuan AI telah berevolusi jauh.

AI kini telah bertransformasi menjadi aktor utama yang mampu meluncurkan operasi siber penyerangan tingkat tinggi terhadap sistem produksi yang sangat kompleks.

Dalam laporannya, Husain memaparkan bahwa model AI yang dibangun menggunakan Claude besutan Anthropic, berhasil menemukan pada celah kerentanan kritis di kernel FreeBSD (kode CVE-2026-4747).

Claude tersebut mampu menemukan celah kritis pada sistem, lalu menyusun serangan secara lengkap hingga berhasil mendapatkan akses tingkat tinggi (root).

Yang mengejutkan, proses yang biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu bagi peretas profesional bisa diselesaikan AI hanya dalam hitungan jam sekitar 4 hingga 8 jam saja.

Baca Juga:

Lebih sekedar dari menyalin kode, AI ini mampu bekerja layaknya ahli keamanan siber. Ia dapat menguji berbagai skenario, memperbaiki kesalahan saat eksploitasi gagal, hingga membangun rantai serangan kompleks secara mandiri. Bahkan, AI juga bisa membuat lingkungan uji sendiri untuk memastikan serangan berjalan efektif sebelum diterapkan ke sistem target.

Meski disebut ‘tanpa bantuan manusia’, tetap ada peran manusia di tahap awal, seperti memberikan tujuan dan menyiapkan sistem. Namun setelah itu, AI dapat menjalankan seluruh proses teknis secara mandiri.

Inilah yang membuat banyak ahli mulai khawatir, karena batas antara alat bantu dan pelaku serangan kini semakin tipis.

Peristiwa ini menandai perubahan besar dalam lanskap keamanan digital. Jika sebelumnya serangan tingkat tinggi hanya bisa dilakukan oleh kelompok dengan keahlian khusus, kini AI berpotensi menurunkan hambatan tersebut, membuat serangan menjadi lebih cepat, murah, dan mudah diulang.

Dampaknya, ancaman siber di masa depan bisa berkembang jauh lebih cepat dibanding kemampuan pertahanan yang ada saat ini.

Ke depan, para ahli menilai dunia siber akan memasuki fase baru, di mana pertarungan tidak lagi hanya antara manusia, tetapi juga antara sistem AI yang saling menyerang dan bertahan.
Kondisi ini memaksa perusahaan dan organisasi untuk memperkuat sistem keamanan mereka, karena pendekatan lama mungkin tidak lagi cukup menghadapi ancaman berbasis kecerdasan buatan.

Motorola Umumkan Moto G Stylus dan Moto Pad 2026

Telko.id – Motorola secara resmi mengumumkan kehadiran dua perangkat baru, yaitu Moto G Stylus (2026) dan Moto Pad (2026). Pengumuman ini menandai kembalinya lini G Stylus serta masuknya Motorola ke pasar tablet dengan nama Moto Pad.

Kedua produk ini diumumkan langsung oleh Motorola melalui saluran komunikasi resminya. Kehadiran Moto Pad (2026) menjadi langkah strategis Motorola untuk memperluas portofolio perangkatnya di luar smartphone, sementara Moto G Stylus (2026) melanjutkan warisan seri G yang dilengkapi stylus.

Meskipun pengumuman telah dilakukan, detail spesifikasi teknis, harga, dan tanggal rilis resmi untuk kedua perangkat ini belum diungkap lebih lanjut oleh Motorola. Informasi yang beredar masih terbatas pada nama dan keberadaan produk tersebut.

Peluncuran Moto G Stylus (2026) ini mengikuti tren perangkat yang mendukung input stylus, yang semakin populer untuk produktivitas dan kreativitas. Sebelumnya, bocoran Moto G Stylus telah beredar, mengisyaratkan minat pasar yang tetap tinggi terhadap fitur ini.

Kehadiran Moto Pad (2026) menandai babak baru bagi Motorola. Perusahaan ini sebelumnya lebih fokus pada pasar smartphone, termasuk seri lipat dan flagship. Dengan meluncurkan tablet, Motorola memasuki arena yang telah diisi oleh pemain seperti Apple, Samsung, dan vendor Android lainnya.

Lanskap pasar tablet sendiri terus berkembang dengan hadirnya perangkat-perangkat baru yang menawarkan performa tinggi. Baru-baru ini, Vivo Pad 6 Pro juga diluncurkan dengan membawa chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, menunjukkan persaingan yang ketat di segmen tablet premium.

Strategi Motorola dengan Moto Pad (2026) akan menarik untuk disimak, mengingat perusahaan ini memiliki sejarah panjang dalam perangkat mobile. Integrasi ekosistem antara smartphone Motorola, seperti seri Razr yang inovatif, dengan tablet baru ini mungkin menjadi nilai jual yang ditawarkan.

Motorola sendiri telah aktif memamerkan inovasi terbarunya di berbagai ajang teknologi. Seperti pada Lenovo Tech World 2026, perusahaan memperkenalkan konsep perangkat futuristik dan teknologi AI. Pengalaman tersebut mungkin akan diterjemahkan ke dalam fitur-fitur di Moto Pad dan Moto G Stylus (2026).

Fokus pada AI juga menjadi tren yang tidak terelakkan. Dalam bocoran perangkat lain, seperti Motorola Razr 70 Ultra, disebutkan adanya tombol AI khusus. Bisa jadi, kemampuan AI juga akan menjadi bagian dari pengalaman pengguna di dua perangkat yang baru diumumkan ini.

Pengumuman Moto G Stylus (2026) dan Moto Pad (2026) ini menunjukkan komitmen Motorola untuk tetap relevan di pasar perangkat mobile yang dinamis. Perusahaan tidak hanya mengandalkan lini smartphone lipat andalannya, tetapi juga berani berekspansi ke kategori produk baru.

Para penggemar dan konsumen kini menunggu informasi lebih detail dari Motorola mengenai spesifikasi, harga, dan kapan kedua perangkat ini akan tersedia secara global. Keberhasilan Moto Pad (2026) di pasar akan sangat bergantung pada proposisi nilai yang ditawarkannya dibandingkan dengan pesaing yang telah mapan.

Sementara itu, untuk seri Moto G Stylus (2026), tantangannya adalah menghadirkan nilai tambah stylus dengan harga yang kompetitif di segmen mid-range, di mana persaingan juga semakin ketat. Kedua peluncuran ini akan menjadi ujian bagi strategi produk Motorola di tahun 2026.

Realme C100 Resmi Diluncurkan dengan Baterai 7000 mAh

Telko.id – Realme secara diam-diam telah meluncurkan smartphone terbaru mereka, Realme C100. Perangkat ini langsung menarik perhatian dengan membawa baterai berkapasitas sangat besar, yaitu 7.000 mAh.

Peluncuran ini menandai langkah Realme dalam segmen smartphone dengan daya tahan baterai ekstrem.

Realme C100 muncul di situs web resmi perusahaan di Bangladesh, mengonfirmasi kehadirannya di pasar. Meski diluncurkan secara diam-diam tanpa acara besar, spesifikasi utamanya sudah terungkap.

Kehadiran baterai berkapasitas jumbo ini menjadi nilai jual utama perangkat, yang ditujukan untuk pengguna yang mengutamakan penggunaan seharian penuh tanpa khawatir kehabisan daya.

Smartphone ini hadir dengan desain yang sederhana namun fungsional. Bagian belakang perangkat menampilkan modul kamera bulat yang menonjol, menampung dua sensor.

Panel depannya dilengkapi dengan notch berbentuk tetesan air untuk kamera selfie. Realme C100 didukung oleh chipset MediaTek Helio G36, yang dikombinasikan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB yang dapat diperluas via slot microSD.

Untuk urusan tampilan, Realme C100 mengusung layar IPS LCD berukuran 6,72 inci dengan resolusi HD+. Layar ini menawarkan refresh rate standar 60Hz dan tingkat kecerahan puncak 560 nits, cukup untuk penggunaan di dalam ruangan maupun di bawah cahaya matahari tidak langsung.

Fitur keamanan yang disematkan adalah pembaca sidik jari samping yang terintegrasi dengan tombol power.

Di sektor kamera, Realme C100 dibekali konfigurasi ganda di bagian belakang. Sensor utamanya beresolusi 13MP, didampingi oleh sensor kedalaman (depth sensor) 0,08MP. Sementara untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, terdapat kamera depan 5MP yang bersembunyi di dalam notch.

Dari sisi perangkat lunak, smartphone ini langsung menjalankan Android 14 dengan lapisan kustomisasi Realme UI di atasnya.

Kapasitas baterai 7.000 mAh menjadi sorotan utama. Realme mengklaim baterai ini dapat mendukung penggunaan yang sangat lama, cocok untuk pengguna berat atau mereka yang sering bepergian.

Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung pengisian cepat 18W via port USB-C. Realme C100 tersedia dalam dua pilihan warna: Metal Black dan Cloth Blue.

Langkah Realme ini turut memperkuat tren smartphone dengan baterai jumbo di pasar entry-level. Beberapa pesaing, seperti varian OPPO A6s, juga telah mengadopsi kapasitas serupa, menunjukkan persaingan ketat dalam hal ketahanan daya.

Realme C100 diposisikan sebagai solusi bagi konsumen yang menginginkan perangkat dengan masa pakai baterai maksimal tanpa harus sering mengisi ulang.

Harga dan ketersediaan global Realme C100, termasuk rencana kehadirannya di Indonesia, belum diumumkan secara resmi. Peluncuran di Bangladesh sering kali menjadi indikasi bahwa perangkat akan menyusul di negara-negara Asia lainnya.

Realme diharapkan segera memberikan pengumuman lebih lanjut mengenai rencana distribusi dan harga resmi untuk pasar di luar Bangladesh.

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Realme C100 berpotensi mengisi ceruk pasar yang sangat spesifik. Kombinasi chipset hemat daya, layar beresolusi standar, dan baterai raksasa menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan utilitas dan ketahanan di atas fitur-fitur premium.

Keberhasilan perangkat ini akan sangat bergantung pada harga penawaran dan strategi pemasaran yang diterapkan Realme di setiap negara. (Icha)

WhatsApp Hadirkan Fitur Noise Cancellation untuk Voice dan Video Call

Telko.id – WhatsApp secara resmi mengumumkan penambahan fitur noise cancellation atau pembatalan kebisingan untuk panggilan suara dan video.

Pembaruan ini bertujuan meningkatkan kualitas komunikasi pengguna dengan meminimalkan suara gangguan latar belakang selama melakukan panggilan.

Fitur baru ini dikembangkan untuk bekerja secara otomatis selama panggilan berlangsung. Teknologi yang diterapkan akan secara aktif menganalisis audio masuk dan menyaring suara-suara yang tidak diinginkan, seperti dengungan AC, ketukan keyboard, atau keramaian di sekitar. Dengan demikian, suara pengguna diharapkan terdengar lebih jernih dan fokus.

Kehadiran fitur pembatalan kebisingan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Meta, perusahaan induk WhatsApp, untuk meningkatkan pengalaman inti aplikasi perpesanan.

Panggilan suara dan video telah menjadi fungsi yang semakin vital, baik untuk komunikasi personal maupun profesional.

Pengembangan fitur ini juga berjalan seiring dengan ekspansi dukungan panggilan di berbagai platform. Sebelumnya, WhatsApp telah memperluas kemampuan panggilan suara dan video ke versi web, memungkinkan pengguna melakukan panggilan langsung dari browser komputer mereka. Informasi lebih lanjut tentang perluasan ini dapat dibaca di artikel mengenai dukungan panggilan WhatsApp Web.

Dalam konteks regulasi di Indonesia, keandalan layanan panggilan WhatsApp menjadi perhatian. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pernah menegaskan bahwa tidak ada rencana pemerintah untuk membatasi panggilan WhatsApp dan layanan VoIP lainnya.

Peningkatan kualitas panggilan melalui noise cancellation diharapkan dapat semakin mengukuhkan WhatsApp sebagai platform komunikasi yang andal.

Fitur ini menjadi relevan mengingat tingginya volume aktivitas pengguna. Data menunjukkan tingginya trafik pesan, seperti yang tercatat jelang pergantian tahun dimana miliaran pesan WhatsApp bertukar. Lebih jelasnya, situasi tersebut diuraikan dalam reportase mengenai 9 miliar pesan WhatsApp.

Selain noise cancellation, Meta diketahui terus mengembangkan berbagai fitur untuk WhatsApp. Salah satu fitur yang sedang dalam pengembangan adalah kemampuan untuk menjadwalkan pengiriman pesan, memberikan kendali lebih kepada pengguna atas waktu komunikasi mereka.

Perkembangan terbaru mengenai fitur penjadwalan pesan ini dapat diikuti pada artikel pengembangan Scheduled Messages.

Roll out fitur noise cancellation ini akan dilakukan secara bertahap kepada pengguna WhatsApp di seluruh dunia. Pengguna tidak perlu melakukan tindakan khusus untuk mengaktifkannya, karena fitur akan diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi melalui pembaruan perangkat lunak.

Dengan tambahan ini, WhatsApp semakin memperkuat posisinya dalam persaingan layanan komunikasi instan yang menawarkan kualitas media yang tinggi. (Icha)

Marshall Monitor III ANC Cream, Tawarkan Daya Tahan 100 Jam

Telko.id – Marshall resmi menghadirkan varian warna terbaru untuk headphone andalannya, Monitor III ANC, di Indonesia.

Varian Cream ini diluncurkan melalui Erajaya Digital, salah satu vertikal Erajaya Group (ERAA), mulai 7 April 2026.

Headphone ini menawarkan daya tahan baterai hingga 100 jam dan teknologi Active Noise Cancelling (ANC) canggih.

Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, menyampaikan antusiasmenya terhadap peluncuran produk ini.

“Peluncuran varian warna Cream untuk Monitor III ANC ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan produk audio yang tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga relevan dengan gaya hidup konsumen saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kombinasi desain ikonik, kenyamanan, serta fitur canggih seperti ANC dan baterai tahan lama menjadi nilai tambah yang dicari pasar.

Monitor III ANC Cream dirancang untuk menunjang gaya hidup dinamis dengan estetika klasik khas Marshall. Warna Cream yang elegan dipadukan dengan teknologi audio modern untuk pengalaman mendengarkan yang lebih optimal dan personal.

Dari segi performa, headphone ini menawarkan waktu pemakaian yang sangat panjang, berkisar antara 70 hingga 100 jam dalam sekali pengisian daya penuh.

Fitur Active Noise Cancelling dan Transparency Mode memungkinkan pengguna menyesuaikan kebisingan sekitar secara real-time, baik untuk memblokir suara yang tidak diinginkan maupun tetap terhubung dengan lingkungan.

Content image for article: Marshall Monitor III ANC Cream Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Daya Tahan 100 Jam

Desain kokoh dan dapat dilipat menjadikan Monitor III ANC Cream praktis untuk mobilitas tinggi. Headphone ini dilengkapi dengan multi-directional control knob yang memungkinkan kontrol intuitif atas musik, pairing Bluetooth®, serta menyalakan atau mematikan perangkat hanya dengan satu sentuhan.

Untuk kustomisasi yang lebih mendalam, headphone ini memiliki tombol M yang dapat disesuaikan melalui aplikasi Marshall Bluetooth. Pengguna dapat mengakses pengaturan equalizer (EQ), mengontrol aplikasi Spotify, dan mengaktifkan asisten suara favorit dengan mudah.

Dukungan teknologi Bluetooth LE Audio juga membuka pengalaman berbagi audio generasi baru melalui Auracast™.

Material premium digunakan untuk memastikan daya tahan optimal dalam berbagai aktivitas harian, mulai dari bekerja, berolahraga, hingga menikmati hiburan. Headphone ini mempertahankan DNA desain klasik Marshall sebagai perpaduan antara gaya, kenyamanan, dan performa tinggi.

Monitor III ANC Cream telah tersedia secara resmi di Indonesia sejak 7 April 2026 dengan garansi resmi TAM. Produk ini dapat diperoleh melalui jaringan ritel Erajaya Group, termasuk iBox, erafone, dan Urban Republic.

Untuk pembelian online, konsumen dapat mengunjungi Marshall Official Store di platform seperti Tokopedia dan Shopee, serta situs resmi erafone.com dan iBox.co.id.

Headphone ini dipasarkan dengan harga Rp5.099.000. Kehadiran varian Cream ini semakin memperkaya pilihan bagi pecinta musik dan audio di Indonesia yang mengutamakan kualitas suara sekaligus ekspresi gaya hidup.

Peluncuran ini menegaskan posisi Marshall sebagai brand audio yang konsisten menghadirkan inovasi. Sebelumnya, Monitor III ANC telah mendapat sambutan positif dari pasar.

Fitur baterai tahan lama pada perangkat ini sejalan dengan tren perangkat elektronik portabel lainnya, seperti yang ditawarkan Samsung Galaxy Book6.

Sementara itu, untuk pengalaman audio yang berbeda, pasar juga diramaikan oleh produk seperti Sony Inzone Buds yang dikhususkan untuk gaming.

Inovasi di segmen audio nirkabel terus berkembang, tidak hanya dari headphone tetapi juga dari perangkat pendukung seperti mikrofon nirkabel dari Sony yang menawarkan kualitas suara luar biasa.

Persaingan di pasar gadget Indonesia semakin ketat dengan kehadiran berbagai perangkat stylish dan andal, termasuk vivo V60 Lite yang baru saja diluncurkan.

Dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, Marshall Monitor III ANC Cream diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan perangkat audio premium dengan desain yang ikonik dan performa yang tangguh untuk penggunaan sehari-hari. (Icha)

Telkomsel – ZTE Pimpin Revolusi Jaringan AI dan Inklusi Digital

0

Telko.id – ZTE Corporation dan Telkomsel secara resmi memperkuat kemitraan strategis dengan menandatangani Strategic Partnership Agreement (SPA) pada ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026.

Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan konektivitas digital yang lebih cerdas dan inklusif di Indonesia melalui fokus pada jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI), perluasan broadband di wilayah rural, serta inovasi solusi enterprise.

Penandatanganan ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam mengembangkan jaringan adaptif dan cerdas yang berorientasi pada pengalaman pelanggan.

Kerja sama akan mengeksplorasi teknologi AI-native dan inovasi enterprise untuk menciptakan pengalaman digital yang lebih andal, merata, dan bernilai bagi pelanggan dan pelaku industri di Tanah Air.

Kolaborasi ini melanjutkan berbagai inisiatif sebelumnya, seperti pengalaman 1 Gbps dan pengembangan solusi 5G.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan bahwa Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan yang mengutamakan pelanggan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berupaya mengintegrasikan kapabilitas jaringan cerdas berbasis AI untuk meningkatkan keandalan layanan, memperluas akses broadband yang lebih inklusif, dan membuka peluang baru bagi pelanggan serta pelaku industri di seluruh Indonesia,” ujarnya.

President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, mengatakan transformasi digital Indonesia menunjukkan momentum positif seiring meningkatnya adopsi teknologi.

“Bersama Telkomsel, kami berkomitmen mendukung pengembangan kapabilitas jaringan yang cerdas dan adaptif guna menjawab kebutuhan pengguna dan industri yang terus berkembang,” kata Richard.

Ia menambahkan, kolaborasi diharapkan mendorong pertumbuhan digital berkelanjutan dan membangun ekosistem digital yang tangguh.

AI-Native RAN untuk Layanan 5G Adaptif

Salah satu pilar utama kolaborasi adalah evaluasi kapabilitas AI-native Radio Access Network (RAN). Pendekatan ini dirancang untuk memungkinkan layanan 5G yang lebih adaptif dan berorientasi pada pelanggan.

Telkomsel dan ZTE akan melakukan uji coba konsep modul AIREngine pada platform BBU V9200. Teknologi ini memungkinkan pengelolaan jaringan berbasis pengalaman pengguna, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan secara konsisten dan lebih terdiferensiasi.

Ekspansi Edge UPF untuk Perkuat Broadband di Daerah Terpencil

Untuk mendorong inklusi digital yang lebih merata, kedua perusahaan akan memperluas implementasi Edge User Plane Function (UPF).

Teknologi ini memungkinkan pemrosesan data dilakukan lebih dekat dengan pengguna, yang secara signifikan menurunkan latensi dan meningkatkan efisiensi jaringan.

Pendekatan ini sangat krusial untuk memperkuat stabilitas dan keandalan layanan, khususnya di wilayah terpencil dan rural di berbagai penjuru Indonesia, sejalan dengan upaya pemerataan akses digital.

Kolaborasi strategis di MWC 2026 ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan konektivitas dan kesenjangan digital di Indonesia.

Fokus pada AI dan edge computing tidak hanya bertujuan meningkatkan performa jaringan bagi pengguna perkotaan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas dan stabil bagi masyarakat di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur.

Selain penguatan jaringan, kerja sama ini juga mencakup program inovasi bersama dengan pelanggan enterprise.

Program tersebut akan melibatkan uji coba terarah untuk mengidentifikasi use case AI yang relevan, terukur, dan aplikatif bagi kebutuhan berbagai sektor industri di Indonesia.

Hal ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di sektor korporat dan menciptakan solusi yang lebih tepat guna.

Implikasi dari kemitraan yang diperdalam ini adalah percepatan menuju jaringan telekomunikasi yang tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan spesifik pengguna.

Dengan pendekatan berbasis AI dan komitmen pada perluasan jangkauan, kolaborasi Telkomsel dan ZTE berpotensi menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. (Icha)

Samsung Galaxy A57 5G, Tipis, AI Cerdas, Harga Spesial

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia secara resmi meluncurkan Galaxy A57 5G di pasar Indonesia, Senin (7 April 2026).

Ponsel terbaru seri A ini menghadirkan peningkatan signifikan pada desain, performa, dan kecerdasan buatan (AI), dengan fokus pada pengguna muda yang aktif dan sosial.

Perangkat ini menawarkan desain lebih tipis dengan ketebalan hanya 6,9mm dan bobot 179 gram, menjadikannya Galaxy A Series paling tipis saat ini.

Galaxy A57 5G didukung chipset Exynos 1680 dan seperangkat fitur Awesome Intelligence yang lebih responsif untuk mendukung produktivitas dan kreativitas sehari-hari.

“Galaxy A57 5G kami hadirkan sebagai jawaban untuk pengguna yang menginginkan paket lengkap dalam satu perangkat,” ujar Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

“Kini tampil dengan desain yang semakin premium, didukung performa yang lebih powerful dibandingkan generasi sebelumnya. Dilengkapi Awesome Intelligence, pengguna dapat melakukan banyak hal dengan lebih cepat, praktis, dan seamless.”

Content image for article: Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia: Desain Tipis, AI Cerdas, Harga Spesial

Desain Tipis dan Layar Imersif

Galaxy A57 5G hadir dengan dimensi 161,5 x 76,8 x 6,9mm. Desain yang ramping dan ringan ini ditujukan untuk kenyamanan genggaman sepanjang hari, terutama bagi pengguna yang aktif bergerak.

Perangkat ini tetap mempertahankan layar Super AMOLED+ berukuran 6,7 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz untuk pengalaman visual yang smooth. Teknologi Vision Booster juga disematkan untuk menjaga kualitas tampilan di bawah sinar matahari.

Awesome Intelligence yang Lebih Lengkap

Ditenagai prosesor baru, kemampuan AI pada Galaxy A57 5G diklaim lebih cepat dan intuitif. Fitur-fitur seperti Object Eraser, Best Face, dan Edit Suggestion hadir untuk mempermudah editing foto secara instan.

Fitur produktivitas baru, Voice Transcription, mampu mengubah rekaman suara menjadi teks tertulis dan menerjemahkannya dalam hitungan detik, berguna untuk keperluan rapat atau kuliah.

Content image for article: Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia: Desain Tipis, AI Cerdas, Harga Spesial

Fitur Circle to Search with Google juga ditingkatkan dengan kemampuan multi-object recognition melalui “Find the look”, yang memungkinkan pengguna mencari beberapa item dalam satu gambar sekaligus, seperti outfit lengkap dari sebuah postingan media sosial.

Pengguna juga dapat memilih asisten AI favorit mereka langsung dari perangkat, antara Gemini, Bixby, atau Perplexity, sesuai kebutuhan.

Performa dan Ketahanan Harian

Galaxy A57 5G ditenagai chipset Exynos 1680 berbasis fabrikasi 4nm yang menjanjikan peningkatan performa dan efisiensi daya. Perangkat ini dibekali baterai 5.000mAh dengan dukungan pengisian cepat Super Fast Charging 45W.

Untuk menjaga suhu, Samsung menggunakan vapor chamber yang 13% lebih besar dari generasi sebelumnya, serta dukungan konektivitas Wi-Fi 6E.

Samsung merancang ponsel ini untuk penggunaan jangka panjang dengan janji pembaruan sistem operasi hingga enam generasi dan update keamanan selama enam tahun.

Perangkat juga memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 serta dilindungi oleh keamanan berbasis hardware Samsung Knox Vault. Fitur keamanan seperti Auto Blocker, Secure Folder, dan Private Album turut disertakan.

Sistem Kamera untuk Konten Kreatif

Bagian kamera diisi oleh lensa utama 50MP dengan aperture F1.8 yang telah ditingkatkan Image Signal Processor (ISP)-nya untuk hasil foto lebih tajam dan berwarna hidup.

Kemampuan Nightography dihadirkan untuk fotografi low-light. Kamera pendukung terdiri dari ultra-wide 12MP, makro 5MP, dan kamera depan 12MP untuk selfie dan video call.

Persaingan di segmen smartphone lipat tipis dan ponsel premium mid-range semakin ketat. Kehadiran Galaxy A57 5G dengan fokus pada AI dan desain tipis menjadi penawaran menarik, mirip dengan pendekatan produktivitas bisnis yang diusung pesaing.

Harga dan Penawaran Perdana

Galaxy A57 5G telah tersedia di toko offline Samsung di seluruh Indonesia dengan pilihan warna Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icy Blue, dan Awesome Lilac. Hingga 30 April 2026, Samsung menawarkan harga spesial perdana dengan total keuntungan yang dijanjikan hingga Rp 5,3 juta.

Harga spesial untuk periode terbatas adalah Rp7.099.000 untuk varian 8GB RAM/128GB penyimpanan, Rp7.599.000 (8/256GB), dan Rp8.299.000 (12/256GB).

Penawaran lainnya mencakup cashback bank hingga Rp750.000, extra cashback untuk pembelian aksesori, program trade-in dengan jaminan harga terbaik hingga Rp3.450.000 untuk pemilik Galaxy lama, serta opsi cicilan 0%.

Peluncuran Galaxy A57 5G memperkuat lini mid-range Samsung di Indonesia, menawarkan kombinasi desain premium, fitur AI terkini, dan komitmen dukungan jangka panjang.

Tren perangkat tipis terus berkembang, dan Samsung turut merespons dengan menghadirkan pilihan yang lebih ramping di segmen A Series. (Icha)