spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1645

Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL bertumpu pada Snapdragon 652, 3/4 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 23 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2016, May ini dibekali sistem operasi Android 6.1 (Marshmallow), ZenUI 3 dan layar berukuran 6.8″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Glacier Silver, Titanium Gray, Metallic Pink) dan memiliki body berdimensi 186.4 x 93.9 x 6.8 mm (7.34 x 3.70 x 0.27 in) dengan berat 233 g (8.22 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 652 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.8 GHz Cortex-A72 & 4×1.4 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Adreno 510. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3/4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 4600 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.8″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×1920 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 4,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, EDR, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (front-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenfone 3 Ultra ZU680KL :

  • 23 MP, f/2.0, 1/2.6″, 1.0µm, PDAF, Laser AF, 4-axis OIS.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 23 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL bertumpu pada Snapdragon 820, 4/6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 23 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2016, May ini dibekali sistem operasi Android 6.1 (Marshmallow), upgradable to Android 8 (Oreo), ZenUI 3 dan layar berukuran 5.7″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Glacier Silver, Titanium Gray, Shimmer Gold) dan memiliki body berdimensi 156.4 x 77.4 x 7.5 mm (6.16 x 3.05 x 0.30 in) dengan berat 170 g (6.00 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM/ Micro-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 820 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core (2×2.15 GHz Kryo & 2×1.6 GHz Kryo)Quad-core (2×2.4 GHz Kryo & 2×2.0 GHz Kryo) dan prosesor grafis / GPU Adreno 530. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB/256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.7″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×1920 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 4,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat12 600/150 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 3.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, EDR, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL :

  • 23 MP, f/2.0, 1/2.6″, 1.0µm, PDAF, Laser AF, 4-axis OIS.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 23 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Asus Zenfone 3 ZE552KL

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenfone 3 ZE552KL bertumpu pada Snapdragon 625, 3/4 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2016, May ini dibekali sistem operasi Android 6.0.1 (Marshmallow), upgradable to 7.0 (Nougat), ZenUI 3 dan layar berukuran 5.5″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenfone 3 ZE552KL. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Sapphire Black, Moonlight White, Shimmer Gold) dan memiliki body berdimensi 152.6 x 77.4 x 7.7 mm (6.01 x 3.05 x 0.30 in) dengan berat 155 g (5.47 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 3), glass back (Gorilla Glass 3), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM/ Micro-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenfone 3 ZE552KL

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 625 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU Adreno 506. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3/4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.5″ Inch dengan jenis Super IPS+ capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×1920 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenfone 3 ZE552KL sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps (Global), LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps (Taiwan). Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, EDR, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Asus Zenfone 3 ZE552KL

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenfone 3 ZE552KL :

  • 16 MP, f/2.0, PDAF, Laser AF, 3-axis OIS.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Asus Zenfone Max ZC550KL (2016)

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenfone Max ZC550KL (2016) bertumpu pada Snapdragon 615, 2/3 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2016, May ini dibekali sistem operasi Android 6.0.1 (Marshmallow), ZenUI dan layar berukuran 5.5″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenfone Max ZC550KL (2016). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, White, Orange, Blue) dan memiliki body berdimensi 156 x 77.5 x 10.6 mm (6.14 x 3.05 x 0.42 in) dengan berat 202 g (7.13 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenfone Max ZC550KL (2016)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 615 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.5 GHz Cortex-A53 & 4×1.0 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Adreno 405. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2/3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1280 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 4,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenfone Max ZC550KL (2016) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.0, A2DP, EDR). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Asus Zenfone Max ZC550KL (2016)

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenfone Max ZC550KL (2016) :

  • 13 MP, f/2.0, Laser AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Asus Zenpad 10 Z300M

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenpad 10 Z300M bertumpu pada MT8163, 2 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2016, May ini dibekali sistem operasi Android 6.0 (Marshmallow) dan layar berukuran 10.1″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenpad 10 Z300M. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Dark Gray, Pearl White, Rose Gold) dan memiliki body berdimensi 251.6 x 172 x 7.9 mm (9.91 x 6.77 x 0.31 in) dengan berat 490 g (1.08 lb). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support No.

Spesifikasi Asus Zenpad 10 Z300M

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT8163 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU Mali-T720MP2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB/32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4890 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 10.1″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 800×1280 pixels dan telah dilengkapi dengan Oleophobic coating,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenpad 10 Z300M sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi No cellular connectivity yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal . Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, GLONASS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.0, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, compass, .

Kamera Asus Zenpad 10 Z300M

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenpad 10 Z300M :

  • 5 MP, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal Video recorder. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 2 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Honor V8

0

Telko.id – Spesifikasi Honor V8 bertumpu pada Kirin 950, 4 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2016, May ini dibekali sistem operasi Android 6.0 (Marshmallow), EMUI 4.1 dan layar berukuran 5.7″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor V8. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Silver, Gold, Rose Gold) dan memiliki body berdimensi 157 x 77.6 x 7.8 mm (6.18 x 3.06 x 0.31 in) dengan berat 170 g (6.00 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor V8

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 950 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.3 GHz Cortex-A72 & 4×1.8 GHz Cortex A53)Octa-core (4×2.5 GHz Cortex-A72 & 4×1.8 GHz Cortex A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-T880 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.7″ Inch dengan jenis IPS-NEO LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×1920 pixels (KNT-AL10, KNT-TL10) (~386 ppi pixel density)1440×2560 pixels (KNT-AL20) dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor V8 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, DLNA, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Honor V8

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor V8 :

  • 12 MP, f/2.2, 27mm (wide), 1/2.9″, 1.25µm, PDAF
    12 MP B/W.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.4 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

XL Perbesar Alokasi Spektrum 4G LTE, dari 10MHz Jadi 15MHz

0

Telko.id – Terhitung sejak 1 April 2016, PT XL Axiata Tbk (XL) telah memperbesar alokasi penggunaan frekuensi 1800MHz dari semula 10MHz menjadi 15Mhz. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan pelanggan di jaringan 4G LTE.

Langkah ini, seperti diutarakan Direktur/Chief Services Management XL, Yessie D. Yosetya, merupakan kali pertama dilakukan oleh operator, dan XL adalah pelopornya.

“Ini merupakan bagian dari roadmaps evolusi 4G LTE XL untuk menyediakan layanan 4G LTE yang superior di kota-kota yang kami nilai membutuhkan peningkatan kualitas segera. Selain itu, tentu saja kami ingin memanfaatkan spektrum 1800 MHz secara lebih efektif dan efisien,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (29/4).

Yessie menambahkan, secara teknis apa yang dilakukan XL dalam proyek ini adalah melakukan refarming frekuensi 1800 MHz dari 2G ke LTE, di mana sebelumnya menggunakan lebar pita 10 MHz menjadi 15 MHz untuk 4G LTE di BTS 4G Makro.

Dengan tambahan lebar pita 4G LTE ini akan menambah kapasitas dan kecepatan layanan 4G LTE, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi pelanggan. Kecepatan maksimum di BTS level akan naik dari 75 Mbps menjadi 100 Mbps.

Saat ini, penggunaan pita 15Mhz untuk internet 4G LTE baru dilakukan di 4 kota, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Pemilihan ini didasarkan pada kebutuhan di keempat kota tersebut terhadap layanan 4G LTE. Ke depannya, XL telah menyusun rencana pengembangan yang di dalamnya telah mempertimbangkan potensi dan kebutuhan pelanggan di kota-kota lainnya.

Langkah refarming ini juga memungkinkan untuk dilakukan karena antara lain kondisi di mana penetrasi penggunaan smartphone 4G yang tinggi, yang sekaligus mengurangi tingkat penggunaan spektrum 1800 MHz untuk GSM. Karena itu sangat memungkinkan jika kemudian dilakukan refarming 15 MHz untuk layanan LTE, tanpa mengurangi kualitas layanan untuk GSM.

Saat ini, layanan 4G LTE XL telah melayani pelanggan di 58 kota, yang didukung dengan lebih dari 3 ribu BTS 4G. XL menargetkan, hingga akhir tahun 2016, setidaknya 85 kota/area akan terlayani layanan 4G LTE.

 

NFV Di Indonesia dan Juga Asia Pasific Akan Sukses. Asal?

Telko.id – F5 Networks mengungkapkan gagasannya untuk menjamin programabilitas dalam penerapan NFV, khususnya yang kini semakin ramai dilakukan operator telekomunikasi di seluruh dunia. NFV semakin ramai diujicobakan oleh operator telekomunikasi karena mampu membantu mereka dalam meraih fleksibilitas kapasitas, memungkinkan prediktabilitas CAPEX, serta mewujudkan penerapan aplikasi dan layanan secara cepat dan fleksibel.

Persaingan dan perubahan yang amat cepat dari offline ke digital membuat operator telekomunikasi harus tetap relevan, meraih efisiensi operasional dan kelincahan layanan, serta terpenting, terus meraih pendapatan di era digital yang baru. Mereka tentu memahami bahwa era NFV ini akan membawa berbagai manfaat seperti pengurangan CAPEX dan OPEX. Namun, manfaat yang lebih menggiurkan bagi penyedia layanan saat ini adalah yang berhubungan dengan penerapan jaringan yang fleksibel, mudah diprogram, serta lincah.

Berdasarkan data dari IDC, Asia Pasifik – termasuk Indonesia – diperkirakan akan menjadi salah satu wilayah utama yang akan menyambut pengadopsian NFV dalam tahun-tahun mendatang. Hampir dua per tiga (64%) operator di 14 pasar dalam wilayah tersebut kini tengah memasuki fase penerapan NFV ke dalam infrastruktur jaringan mereka.

Akan tetapi, para operator telekomunikasi masih terganjal dengan tantangan untuk mengorkestrasi teknologi untuk NFV, yakni dalam mengintegrasikan infrastruktur yang telah ada sebelumnya dengan NFV, serta dalam mendesain ulang proses operasi dengan mengadopsi pengaturan standar yang telah ditetapkan oleh ETSI/NFV-ISG. Meskipun pengaturan tersebut telah menjelaskan perihal Pengaturan dan Orkestrasi dengan gamblang, masih belum ada satu solusi yang mampu menjawab semua tantangan dalam menentukan langkah yang paling efisien untuk mengelola rantai layanan.

Kendati orkestrasi pada NFV telah dipadukan masih ada beberapa pertimbangan utama dalam hal meraih programabilitas di era NFV.

Manfaat dari Ekosistem Hybrid

Para operator telekomunikasi memanfaatkan NFV untuk menjelajahi berbagai kesempatan bisnis dalam menggerakkan infrastruktur cloud, sambil di saat bersamaan menjaga operasional on-premise tetap berjalan dengan lancar. Akan tetapi, masih banyak operator yang terjebak dalam infrastruktur yang telah ada sebelumnya. Mengapa?

Sebab, para operator tersebut harus tetap melayani pelanggan dengan layanan voice, data, dan multimedia. Akan tetapi di balik itu semua, operator sedang menghadapi tantangan yang amat pelik yakni keinginan untuk mengintegrasikan infrastruktur virtualisasi berbasis NFV yang baru dengan infrastruktur yang telah ada sebelumnya.

Itu sebabnya, sangat penting bagi operator sebuah jaminan bahwa integrasi yang akan dilakukannya tersebut berjalan dengan lancar. Dan solusi yang dibangun untuk menyesuaikan kebutuhan mereka mungkin akan lebih cocok untuk skalabilitas dari fungsi jaringan tertentu seperti SSL, IPSec, dan kompresi video. Ekosistem hybrid menawarkan manfaat besar dalam menyikapi berbagai tantangan yang dihadapi operator telekomunikasi.

Gambar 1: NFV memungkinkan layanan pengiriman yang lebih baik dengan memanfaatkan hardware COTS dan pengiriman software melalui cloud
Gambar 1: NFV memungkinkan layanan pengiriman yang lebih baik dengan memanfaatkan hardware COTS dan pengiriman software melalui cloud

Berbicara Dalam Bahasa Yang Sama

Dengan ekosistem on-premise dan berbasis cloud, menyambut NFV tentu telah menambah kompleksitas dalam operasional bisnis. Pada awal 2012, perbincangan seputar NFV masih membahas tentang standarisasi dan dukungan dari berbagai vendor. Kini, hal tersebut telah berevolusi menjadi bermitra dengan berbagai vendor seperti OpenStack Neutron, Cisco APIC, VMware NSX, dan Microsoft HNV untuk mendukung programabilitas NFV dan efisiensi biaya. Dalam dua tahun, tren telah bergeser dari dukungan protokol menjadi ketersediaan dalam REST API.

Di dalam ekosistem yang kompleks seperti S/Gi networks, operator telekomunikasi kini mencari sebuah titik pusat yang menjadi point dimana APIs diperlukan untuk menyederhanakan proses orkestrasi. REST API menyediakan fleksibilitas untuk IT dalam menemukan solusi yang tepat untuk operasional mereka, sambil di saat yang bersamaan menjamin programabilitas yang tinggi.

Sebuah infrastruktur jaringan adaptif (ANI) mampu mengorkestrasi beberapa (Virtual Network Function) VNF dan elemen-elemen jaringan melalui koleksi metrik kunci real-time, analisis metrik dari beberapa dan elemen berbeda melalui model heuristik yang canggih, serta penyesuaian infrastruktur jaringan untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi berdasarkan kebijakan yang disesuaikan untuk penyedia layanan.

Hal tersebut, memungkinkan operator telekomunikasi untuk mengorkestrasi dan memprovisi layanan dan melaksanakan pemisahan kewajiban untuk tugas-tugas pendistribusian di dalam infrastruktur.

Pengendalian trafik dan rantai layanan yang cerdas tersebut memungkinkan operator telekomunikasi untuk selalu memberikan yang terbaik, mengurangi waktu time to market, serta memungkinkan mereka untuk menggunakan Value Added Service (VAS) dengan biaya seminimal mungkin. Layanan pengendalian VAS seperti parental control, video optimization, dan keamanan membutuhkan fungsi layanan cerdas dan dinamis yang memahami konteks aplikasi dan pelanggan dalam hal trafik data.

Gambar 2: REST API mampu mengorkestrasi ekosistem yang kompleks, mengelilingi gambaran penuh dari pengiriman NFV kepada penyedia layanan
Gambar 2: REST API mampu mengorkestrasi ekosistem yang kompleks, mengelilingi gambaran penuh dari pengiriman NFV kepada penyedia layanan

Gambar 2: REST API mampu mengorkestrasi ekosistem yang kompleks, mengelilingi gambaran penuh dari pengiriman NFV kepada penyedia layanan

Meraih Kesuksesan Di Era NFV

Sebuah infrastruktur tervirtualisasi menawarkan framework demi meraih arsitektur jaringan yang skalabel, dapat diandalkan, serta fleksibel kepada operator telekomunikasi. Akan tetapi, virtualisasi dari layanan dan aplikasi dengan pemanfaatan VNF bukan berarti semua manfaat tersebut dapat tersampaikan dengan sendirinya.

Gambar 3: Rantai layanan tradisional VS rantai layanan cerdas dengan F5
Gambar 3: Rantai layanan tradisional VS rantai layanan cerdas dengan F5

Application Delivery Controllers (ADC) amat diperlukan untuk skalabilitas dan keandalan dari trafik. Pembatasan kinerja dari hardware commercial-off-the shelf (COTS) melawan platform hardware yang dioptimalkan untuk vendor membuat penyedia layanan perlu mengombinasikan sumber daya tradisional dengan ranah virtual, melalui teknologi load balancing.

Hal tersebut juga menyediakan deteksi kesalahan secara otomatis, desain high availability melalui model aktif/standby, serta fleksibilitas untuk menambah atau mengurangi sumber daya di dalam ranah virtual tanpa adanya disrupsi layanan.

Faktor penting dalam meraih kesuksesan di ekosistem NFV adalah penyedia layanan perlu menjamin trafik mudah di konfigurasi ulang dan dapat berjalan secara konsisten. Terpenting, penyedia layanan harus mengadopsi layanan yang mampu menghadirkan segala fungsi-fungsi tersebut secara bersamaan untuk berasa pada platform yang terunifikasi dengan keahlian yang tepat untuk meningkatkan operasional para operator telekomunikasi. (Icha)

Hadir di Indonesia, Kinerja Pay Sediakan Solusi ‘Triple Play’

0

Telko.id – Kinerja Pay yang merupakan platform e-commerce yang berasal dari Indonesia, menyapa Tanah Air dengan membawa solusi ‘Triple Play’.

Triple Play yang dimaksud disini adalah tiga layanan utama yang disediakan oleh e-commerce ini, yang mana layanan tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

Tiga solusi yang dimaksud adalah Pay, Play dan Buy yang tentunya memiliki solusi yang berbeda.

Pay adalah solusi pembayaran yang dihadirkan oleh Kinerjapay untuk mendukung bisnis e-commerce Tanah Air. Meski belum menjalin kerjasama dengan marketplace lainnya, namun Denny Raharjo selaku CEO dari Kinerja Pay mengaku optimis jikalau solusi ini bisa menjadi pemecah masalah prmbayaran e-commerce yang saat ini masih menghinggapi para pelaku e-commerce di Indonesia.

“Kinerja Pay hadir di Indonesia untuk memberikan solusi pembayaran yang aman dalam bertransaksi di e-commerce. Sementara ini masih digunakan oleh marketplace kita, dan belum digunakan oleh marketplace lainnya,” ujar Denny Raharjo, pada saat jumpa media di salah satu Restaurant di Jakarta (29/4).

Sekadar informasi, Alasan masyarakat indonesia enggan mencoba ecommerce adalah maslah pembayaran yang rumit, dengan sedikitnya pengguna bank account serta kredit card.

Solusi berikutnya adalah Play. KinerjaPay menghadirkan sebuah game di dalam e-commerce mereka. Game ini ditujukan untuk promosi kepada calon pembeli dan bersifat seperti loyalty program. Pengunjung akan mendapatkan sebuah poin yang berguna untuk berbelanja di Kinerja Pay sebagai reward dari game tersebut.

Untuk solusi terakhir adalah Buy. Sebagai platform e-commerce, Kinerja Pay juga menyediakan berbagai barang layaknya sebuah e-commerce pada umum nya. Kinerja Pay juga berperan sebagai intermediator, serta menyediakan pemesanan voucher seperti tiket pesawat, hotel ataupun tiket nonton. Sampai dengan saat ini, Denny mengungkapkan bahwa pemesanan Voucher menjadi yang terlaris dari e-commerce mereka.

Sampai dengan bulan April 2016, Kinerja Pay mengklaim telah menjaring sebanyak 36 ribu active user, memproses 170 ribu lebih transaksi, serta menyediakan lebih dari 15 ribu produk, dengan lebih dari 1600 merchant.

Namun, ketika tim Telko.id mencoba mengakses situs ini melalui web ataupun aplikasi, ternyata Kinerja Pay tidak dapat diakses dan mengalami ‘down server’. Terkait hal ini, Edwin Witarsa selaku Chairman dari Kinerja Pay menjelaskan bahwa platform mereka sedang dalam proses perbaikan.

“Problem yg sedang kita alami adalah ketika kami mulai masuk ke google dan facebook untuk advertising, karena banyak yg akses, database dan server kami ternyata overload dan sedang kami upayakan untuk update,” Edwin Witarsa mengklaim.

Sayang sekali tidak bisa diakses, namun dengan business model yang seperti ini, bukan tidak mungkin jika Kinerja Pay bisa menjelma menjadi platform e-commerce besar. Hal ini terlihat dari nama Kinerja Pay yang telah ‘mejeng’ di Bursa Efek Amerika Serikat dengan nama KPAY.

Ekosistem 4G Masih Jauh Dari Ideal

0

Telko.id – Teknologi 4G LTE memang kini sedang menjadi jualan utama operator telekomunikasi di Indonesia. Maklum, ini teknologi baru dan menawarkan kecepatan akses internet yang jauh lebih baik dibandingkan dengan 3G. Namun, 4G LTE ini akan tumbuh lebih cepat lagi jika ekosistem pendukung juga terbantuk. Sayangnya, ekosistem 4G yang harus dipenuhi yakni Device, Network dan Aplikasi, ternyata sampai saat ini masih belum bisa dibilang ideal.

Network

Dari sisi network, memang operator telekomunikasi sudah berlomba membangun jaringan. Hampir disetiap kota besar sudah dilayani oleh 4G LTE. Masyarakat tinggal pilih saja, operator mana yang sudah aktif layanan 4G LTE nya. Walaupun belum menyeluruh, tetapi sudah mulai merata, khususnya di kota besar. Dengan berjalannya waktu, akan semakin melebar jangkauannya. Artinya, dari sisi network, tidak terlalu banyak masalah. Tinggal beli perangkat, bangun dan jaringan 4G sudah bisa diberikan.

Untuk frekuensi juga tinggal menunggu aturan dari pemerintah saja. Namun, di awal, operator sudah mendapatkan frekuensi di 1800 Mhz yang dapat digunakan untuk melayani pelanggannya.

Device

Yang masih sulit untuk dibentuk ekosistemnya adalah dari sisi device. Untuk memasok smartphone yang dapat berjalan di jaringan 4G, pemerintah mengeluarkan aturan bahwa smartphone harus memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri sebesar 30% per Januari 2017. Bagi perangkat 4G yang tidak memenuhi 30 persen komponen lokal (TKDN) dilarang masuk ke Indonesia.

Tak heran, banyak produsen smartphone berbondong-bondong buat pabrik atau menggandeng produsen smartphone tanpa merek atau OEM atau Original Equipment Manufacturer. Walau demikian, tetap saja, untuk memenuhi aturan pemerintah ini masih sangat sulit. Pasalnya, ekosistem pendukung kandungan lokal ini, boleh dibilang sangat minim. Misalnya, tidak ada suplier lokal untuk layar, IC, main board dan lainnya. Buntutnya, tetap saja, harus impor. Jika ekosistem pendukung tidak diberikan dukungan dari pemerintah maka masalah TKDN ini nantinya akan sulit dipenuhi oleh para produsen. Jikapun dilepas ke pasar begitu saja, bisa saja akan terbentuk, tapi pasti akan membutuhkan waktu lama.

Advan misalnya, saat ini sudah memiliki pabrik dengan kapasitas 32 ribu unit/hari. Namun, untuk masalah TKDN, sampai saat ini masih belum bisa dipenuhi. “Saat ini, Advan baru bisa memenuhi TKDN 20%,” ujar Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan menjelaskan dalam talkshow Indonesia Technology Forum 2016. Padahal, Advan adalah merek smartphone yang mampu merangsek ke pasar sebanyak 2,8 juta unit smartphone ditahun 2015 lalu. Dari total smartphone yang beredar di Indonesia yang mencapai 19 jutaan smartphone.

Selain itu, untuk membangun ekosistem di bagian device ini ada beberapa faktor yang perlu dipenuhi oleh produsen smartphone. Pertama, harga harus terjangkau. Di mana, berdasarkan survei yang dilakukan Advan, harga terjangkau ini berkisar Rp.1 juta hingga Rp.3 juta. Kedua, fitur dan benefit dari produk. Ketiga, ditribusi channel yang merata di seluruh Indonesia. Ke empat, after sales service yang tersebar.

Jika kita disuruh untuk membangun ekosistem pendukung juga, sangat berat. Untuk bangun pabrik saja, untuk 1 line membutuhkan dana sekitar 10 triliun. Jadi memang sebaiknya ada yang membangun atau mengadakan komponen yang dibutuhkan oleh kami, produsen smatphone agar dapat memenuhi TKDN yang menjadi peraturan pemerintah,” ujar Tjandra menambahkan.

Aplikasi

Memang, pemerintah menyebutkan bahwa TKDN 30% ini tidak hanya hardware saja. Bisa dipenuhi dengan memasukan aplikasi lokal ke dalam smartphone 4G yang akan diluncurkan. Namun, ternyata developer lokal ini banyak yang belum dilirik oleh para produsen smartphone.

“Kebanyakan para produsen smartphone inginnya bekerjasama dalam hal marekting dan share biaya marketing. Lah, kita ini startup, dana kita ya tidak akan cukup untuk itu. Malah kita cari yang gratis,” ujar Calvin Kizana, Founder & CEO Picmix, menceritakan ketika akan bekerjasama dengan produsen smartphone.

Selain itu, para produsen smartphone juga selalu bertanya, “bisa dikecilin ndak aplikasinya”. Calvin juga menambahkan bahwa pertanyaan itu muncul karena memori smartphone tidak cukup untuk menampung aplikasi tersebut. Maklum saja, produsen harus secermat mungkin dalam perhitungan kemampuan smartphone yang akan diluncurkan agar dari sisi harga masih afordable atau terjangkau oleh masyarakat Indonesia. Jadi, muncul lah versi light.

Sebenarnya, bagi developer lokal, embeded di smartphone tidak terlalu menyenangkan hasilnya. Pasalnya, berdasarkan pengalaman David Wayne Ika, Founder & CEO Kurio, orang Indonesia memang senang install. Tapi, pengalaman yang diperoleh harus menyenangkan. “Jika pengalamannya menyenangkan baru pelanggan itu akan awet. Fenomena itu terlihat jelas pada pelanggan yang menggunakan smartphone android. Sedangkan, pengguna iOs, tidak terlalu senang install. Tapi begitu dia install, maka akan terus menggunakan aplikasi yang diinstalnya itu,” ahut David menjelaskan. (Icha)