spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1494

Telkomsel Kerahkan 8 Mobile BTS Di Wilayah Gunung Agung Demi Jaga Kualitas

0

Telko.id – Wilayah Gunung Agung dan sekitar nya dilayani oleh 81 base transceiver station (BTS) Telkomsel. Saat ini semuanya tetap berfungsi normal untuk melayani pelanggan.

Dalam upaya mengantisipasi lonjakan trafik layanan di wilayah sekitar terjadinya bencana erupsi gunung berapi di Kabupaten Karangasem, Bali tersebut, Telkomsel mengerahkan delapan unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS dan menyiagakan 83 unit genset sebagai backup yang diharapkan dapat membantu memaksimalkan layanan kepada pelanggan.

Di samping mengamankan kualitas jaringan, Telkomsel juga menyediakan fasilitas komunikasi gratis di beberapa titik posko pengungsian di wilayah Karangasem, Klungkung, Gianyar, dan Singaraja. Bagi pelanggan yang membutuhkan layanan isi ulang pulsa dan kartu perdana, Telkomsel juga telah mengerahkan Mobile GraPARI (MoGi), Motor Recharge (MoRe), serta outlet di posko pengungsian.

“Saat ini kelancaran dan kenyamanan komunikasi pelanggan masih tetap terjaga dengan baik dan kami terus berupaya menjaga kualitas layanan tetap optimal. Kami berharap fasilitas dan layanan komunikasi yang kami sediakan dapat membantu masyarakat serta pihak-pihak yang tengah melakukan penanganan bencana untuk menyampaikan kabar kepada keluarga maupun koordinasi di lapangan seputar situasi terkini,” kata Adita IrawatI, Vice President Corporate Communications Telkomsel.

Sebagai wujud kepedulian bagi para korban bencana alam di Gunung Agung, Telkomsel juga telah menyerahkan bantuan logistik melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa empat unit tandon air bersih, masker, air mineral, susu bayi, makanan cepat saji, vitamin, obat-obatan, selimut, dan karpet.

“Kami terus melakukan koordinasi secara intensif dengan BNPB untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lokasi bencana,” tambah Adita.

Kenyamanan pelanggan Telkomsel di wilayah Kabupaten Karangasem dalam berkomunikasi didukung lebih dari 200 BTS, di mana lebih dari 30 di antaranya merupakan eNode B (BTS 4G) untuk menikmati layanan data yang lebih berkualitas.

Aktivitas Gunung Agung terus meningkat sejak Sabtu (25/11) lalu, di mana erupsi fase magmatik disertai kepulan abu tebal menembus ketinggian 2.000-3.400 meter dari puncak kawah. BNPB pun telah meningkatkan status Gunung Agung menjadi “Awas” sejak Senin (27/11) lalu. (Icha)

Huawei Experience Day Ketiga Tandai Rampungnya Program SmartGen Tahun Ini

0

Telko.id – Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) menggelar Huawei Experience Day yang ketiga. Acara ini merupakan bagian dari program Huawei SmartGen yang mengundang 45 mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Telkom (Tel U) ke Customer Solution Innovation & Integration Experience Center (CSIC) Huawei untuk mendapatkan pengetahuan terbaru tentang mengenai teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terkini bersama para ahli TIK Huawei.

Para mahasiswa ini akan belajar tentang teknologi jaringan terkini yang dikembangkan Huawei untuk mendukung pembangunan di dalam negeri, termasuk pentingnya ketersediaan akses jaringan di daerah pelosok untuk mendukung konektivitas Indonesia yang lebih baik dari para ahli TIK.

“Penyediaan akses jaringan ke daerah pedesaan merupakan salah satu rencana strategis Indonesia untuk meningkatkan penetrasi akses internet kepada masyarakat di seluruh Tanah Air, sehingga layanan mobile broadband dapat dirasakan secara merata manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” ujar Mohamad Rosidi, Director ICT Strategy & Marketing Huawei Indonesia.

Mohamad menambahkan “Dengan mendukung pemerintah dan operator untuk menyediakan akses jaringan di daerah pelosok, Huawei percaya bahwa hal tersebut akan membuka akses informasi dan pengetahuan yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut, serta mendorong pembangunan ekonomi nasional dalam jangka panjang.”

Dalam kesempatan terpisah, saat helatan Huawei – ITS Tech Day 2017 di Surabaya pada bulan Oktober lalu, Dr.Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), mengatakan: “Saya sangat menghargai kontribusi dan upaya Huawei yang berkesinambungan terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan, terutama untuk program SmartGen yang berfokus untuk transfer ilmu kepada pelajar Indonesia.”

Pada tahun 2017, melalui program alih pengetahuan SmartGen, Huawei telah bekerja sama dengan 7 universitas terkemuka di Indonesia (UI, ITB, UGM, ITS, Tel U, UNPAD, dan UNDIP) untuk 7 program Tech Day, 3 program Huawei Experience Day, program pelatihan global, Seeds for the Future, dan program magang dan rekrutmen, telah memberi manfaat ke lebih dari 2.000 mahasiswa.

“Huawei percaya bahwa potensi besar yang ada di bidang TIK akan menjadi pendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup di Indonesia. Selama 30 tahun terakhir, Huawei fokus pada satu bidang, yakni membangun jaringan telekomunikasi. Berdasarkan pengalaman dan portofolio kami di lebih dari 170 negara dan melayani lebih dari sepertiga penduduk dunia, kami yakin bahwa hanya dengan infrastruktur TIK yang kuat dan sumber daya manusia yang mumpuni, maka peluang di masa depan dapat diraih. Karena itulah program SmartGen sangat penting untuk transfer ilmu. Kami hadir di Indonesia, dan kami hadir untuk Indonesia, demi membangun Indonesia yang lebih terkoneksi,” ucap Selina Wen, Director of Public Affairs and Communications, Huawei Indonesia.

Selama lebih dari 17 tahun Huawei Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitranya dalam membangun sektor TIK yang lebih maju di Indonesia serta merealisasikan Indonesia yang lebih terkoneksi. Huawei Indonesia telah aktif berpartisipasi dalam mengembangkan tenaga kerja dengan keahlian tinggi, mendidik talenta lokal, serta berkontribusi terhadap komunitas lokal. Bersama dengan para mitra strategisnya, Huawei telah melatih lebih dari 1.000 profesional TIK setiap tahunnya.

Sejak tahun 2009, selain SmartGen, Huawei juga telah secara aktif  berkontribusi untuk mengembangkan talenta muda Indonesia lewat berbagai program alih pengetahuan di bidang TIK seperti: beasiswa, magang, program pelatihan bersertifikat untuk lebih dari 1.000 pelajar dari 20 universitas dan politeknik di bidang datacom dan nirkabel, mengirim lebih dari 75 mahasiswa terbaik Indonesia untuk berpartisipasi dalam program pelatihan global di Tiongkok – Seeds for the Future – dan telah menggelar pelatihan lebih dari 300 pengembang lokal di bidang aplikasi mobile dan e-commerce di Kominfo – Huawei Joint Innovation Centre. (Icha)

 

 

Memulailah Transformasi Digital dengan Langkah Awal yang Sederhana

0

Telko.id –  Bagi perusahaan di Indonesia, “transformasi digital” atau “DX” adalah istilah yang sedang ramai dibicarakan. Pekerja yang mobile dan lincah, pengalaman pelanggan yang lebih baik, proses operasional yang lebih ramping – semua itu hanyalah beberapa dan banyak manfaat yang dihasilkan oleh teknologi digital.

Menurut IDC, untuk membantu momentum transformasi tersebut, penyedia layanan profesional untuk DX diharapkan untuk tumbuh 21.9% per tahunnya di Asia Pasifik, kecuali Jepang.

Namun, meskipun para CIO dan pemimpin lainnya menyadari bahwa transformasi itu perlu, mereka masih menghadapi kesulitan. Mereka perlu mengambil keputusan yang mungkin memakan investasi besar, mulai dari solusi jaringan dan layanan cloud hingga aplikasi database dan kolaborasi.

“Banyak yang percaya, untuk memastikan tidak ada IT yang tertinggal zaman, keseluruhan infrastruktur harus didesain ulang atau ditingkatkan dari luar hingga dalamnya. Ini sebenarnya hanya mitos,” kata Eddie Ang, Executive Director, Corporate and Public Sector Business, Lenovo Central Asia Pacific.

Eddie menambahkan bahwa “Sebenarnya, menjadi terlalu ambisius justru memperlambat proses DX. Banyak transformasi yang sukses justru dimulai dari hal-hal mendasar, dan naik ke fungsi-fungsi yang lebih canggih di langkah selanjutnya.”

Hal dasar yang terpenting adalah orang-orang serta pengalamannya. Kunci untuk mengubah cara kerja pegawai adalah dengan menyediakan perangkat end-user. Pengadaan perangkat ini memakan 10% dari anggaran transformasi, tapi menjadi faktor penentu kegagalan ataupun keberhasilan suatu inisiatif.

Namun banyak perusahaan yang tidak memberikan perhatian pada orang-orang di dalamnya. Berdasarkan survei Global Digital IQ 2017 dari PwC, meskipun ada 68% responen mengatakan bahwa CEO-nya mendukung kemajuan digital dan CIO-nya memiliki strategi yang tepat, banyak pegawai senior dan divisi fungsional yang merasa tidak begitu dilibatkan dalam transformasi digital.

Penggunaan perangkat komputasi yang kuat merupakan langkah pertama dalam perjalanan transformasi. Perangkat komputasi memungkinkan bisnis untuk membangun fondasi solid di keseluruhan ekosistem IT dan mempersiapkan diri untuk perubahan yang akan terjadi. Entah ini kemampuan kolaborasi yang baru, pengalaman pelanggan yang ditingkatkan, atau alat-alat yang diperkuat dengan AI atau kecerdasan buatan.

Penting juga diingat bahwa tidak semua pegawai cocok menggunakan satu jenis perangkat yang sama, dan fungsinya pun perlu mempertimbangkan faktor kebutuhan di masa depan. Masa di mana semua pegawai menggunakan satu jenis laptop standar sudah berlalu.

Contohnya, staf penjualan membutuhkan perangkat premium dan ringan dengan daya tahan baterai yang lama dan berperforma tinggi. Staf operasional dan riset lapangan membutuhkan tablet yang tahan lama. Sementara staf di toko lebih memilih desain laptop yang ramping, bisa diandalkan dan memiliki banyak port kabel.

Sebagai contoh nyata, Lenovo memiliki salah satu pelanggan yang perangkat end-usernya terhubung ke berbagai server di pusat datanya. Perusahaan yang sedang berkembang dengan pesat ini menambah 30 sampai 50 pegawai per bulannya. Karena mampu menyediakan perangkat yang sesuai untuk tiap pengguna, para pegawai pun menjadi lebih bahagia dan produktif. Mereka bisa memberikan presentasi di lapangan, log in dari lokasi terpencil atau punmemproduksi video di studio milik perusahaan. Transformasi ini menjadikan timnya lebih fleksibel dan lincah.

“Kunci kesuksesan lainnya adalah memilih mitra IT yang tepat,” lanjut Eddie Ang. “Transformasi digital memang kerap mengintimidasi, dan mitra yang tepat bukan hanya membantu perusahaan mengambil langkah pertama yang tepat, tapi juga berpikir ke depan dan mendampingi perusahaan melalui setiap langkah di perjalanan transformasinya.”

Memiliki perangkat yang tepat adalah langkah pertama yang krusial di dalam transformasi digital yang sukses, tapi seringkali terlewatkan. Padahal ini bisa menjadi faktor keberhasilan terkuat di dalam transformasi digital dan mencapai kesuksesan bisnis jangka panjang. (Icha)

 

 

Lolos ULO 2.3 GHz, Telkomsel Geber Bangun 500 BTS 4G Sampai Akhir Tahun

0

Telko.id – Telkomsel baru saja lolos Uji Laik Operasi (ULO) dari Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi untuk frekuensi 2.3 Ghz yang baru didapat dari hasil lelang dari. Dan, tidak menunggu lama, operator plat merah ini pun langsung menggeber pembangunan BTS LTE TDD di frekuensi barunya hingga 500 unit sampai akhir tahun 2017. Pada tahap awal ini yang akan prioritaskan dalam pembangunan adalah Jabodetabek, Palembang dan Bandung.

“Kami terus gerak cepat pasca pengumuman pemenang lelang spektrum untuk frekuensi 2,3 GHz, agar pelanggan dapat segera merasakan pengalaman mobile broadband Telkomsel yang lebih baik lagi. Penyesuaian izin jaringan bergerak seluler pun sudah selelsai dan telah ditetapkan oleh Kominfo,” kata Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan dalam press conference (28/11) di Jakarta.

Gerak cepat dari Telkomsel ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, pertumbuhan trafik internet pelanggan Telkomsel tiap tahunnya naik 120 persen dan menyerap kapasitas yang besar. Itu sebabnya, yang didahulukan dalam pembangunan adalah wilayah yang padat, yang memiliki trafik data yang tinggi dan penetrasi smartphone 4G yang tinggi.

Dengan demikian, Ririek menambahkan bahwa tambahan spektrum ini memungkinkan Telkomsel untuk memperkuat dan memaksimalkan kualitas layanan layanan 4G LTE bagi pelanggan, khususnya di wilayah-wilayah yang kapasitas penggunaan layanan datanya sudah padat. Dengan kecepatan akses mobile broadband yang lebih tinggi, Telkomsel mampu menghadirkan pengalaman digital lifestyle terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia, dan pelanggan pun semakin nyaman dalam mengakses berbagai informasi secara mobile, khususnya layanan video streaming.

Telkomsel dalam penambahan kapasitas ini menggunakan teknologi TDD atau Time Division Duplex yang dikombinasikan dengan FDD atau Frequency Division Duplex. Sehingga persoalan uplink dan downlink tidak menjadi isu lagi karena akan menyesuaikan dengan kebutuhan para pelanggannya secara otomatis. Boleh dibilang, kombinasi tersebut merupakan yang pertama di Indonesia. Apalagi, TDD dan FDD yang dimiliki oleh Telkomsel sangat besar sehingga kenyamanan pelanggan dalam mengakses data pun menjadi lebih baik.

Dari sisi perusahaan, dengan mengaplikasikan TDD di 2.3 GHz ini juga akan menambahk efisiensi dari penggunaan Capex atau Capital expenditure. Menurut Ririek, pembangunan 500 BTS 4G LTE sampai akhir tahun saja sangat kecil sekali. “Kurang dari 1 persen saja Karena tidak perlu site khusus. Cukup menambahkan radio saja di site yang sudah ada”.

Selanjutnya, di awal tahun 2018, BTS LTE TDD akan digelar untuk menyasar kota-kota lainnya di seluruh Indonesia yang memiliki kepadatan akses layanan data yang cukup tinggi.

Perlu dicatat, pelanggan tak perlu mengganti kartu SIM untuk menikmati layanan LTE TDD, selama perangkat mobile yang digunakan sudah mendukung band frekuensi tersebut. Saat ini, dari 50 juta perangkat LTE yang ada di jaringan Telkomsel, sekitar 85 persen sudah mendukung frekuensi TDD 2,3 GHz.

Adapun komposisi alokasi spektrum yang dimiliki Telkomsel saat ini secara keseluruhan adalah 30 MHz di frekuensi 2,3 GHz, 15 MHz di frekuensi 2,1 GHz, 22 MHz di frekuensi 1,8 GHz, 7,5 MHz di frekuensi 900 MHz, dan 7,5 MHz di frekuensi 800 MHz. (Icha)

Google Pixel XL: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

0

Dalam dunia HP yang terus berkembang, Google Pixel XL menawarkan pendekatan yang berimbang antara fitur dan harga. Banyak pertanyaan muncul seputar spesifikasi kunci, seperti performa prosesor, kualitas kamera, dan daya tahan baterai. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 7 aspek penting dari Google Pixel XL, memberikan pandangan lebih dekat tentang bagaimana perangkat ini mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari kemudahan penggunaan sehari-hari hingga kemampuan multimedia, temukan fakta-fakta esensial yang dapat membantu Anda memahami apa yang ditawarkan oleh Google Pixel XL.

1. Layar AMOLED

Layar AMOLED adalah fitur yang istimewa untuk HP kategori menengah bawah seperti Google Pixel XL.. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL memiliki layar IPS LCD, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL memiliki layar IPS LCD.

2. Chipset Grade C

Di atas kertas, chipset Snapdragon 821 yang dibawa Google Pixel XL mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 263067. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Di level performa yang sama, ada Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL dengan chipset Snapdragon 660 - Antutu 226617 dan RAM 3-6 GB, dan ada Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL dengan chipset Snapdragon 632 - Antutu 201915 dan RAM 3/4 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Adreno 530 milik Google Pixel XL kami nilai sesuai dengan harganya. Sebagai pembanding, GPU Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL punya rating , dan GPU Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL punya rating .

3. Mentok di GSM / HSPA / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / HSPA / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL support GSM / HSPA / LTE, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 3450 mAh - charging 18W

Semua fitur yang ada di Google Pixel XL ditenagai oleh baterai Li-Ion berkapasitas 3450 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired dan PD. Sementara pesaingnya, Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 10W, dan baterai 4000 mAh.

5. Frame Aluminum

Google Pixel XL memiliki detail bodi Glass front (Gorilla Glass 4), aluminum/glass back, aluminum frame dengan dimensi 154.7 x 75.7 x 8.5 mm yang memiliki ketebalan 8.5 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bagian belakang. Adapun untuk variasi warna, Google Pixel XL menyediakan opsi warna Quite Black, Very Silver dan Really Blue.

6. Kamera Utama 123 MP dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Google Pixel XL menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 12.3 MP, f/2.0, 1/2.3", 1.55µm, PDAF, Laser AF. . Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP, f/2.4, 1/3.2", 1.4µm.

Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Google Pixel XL dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 32GB 4GB RAM dan 128GB 4GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Google Pixel XL.

Google Pixel XL Versus Samsung Galaxy A05

Google Pixel XLSamsung Galaxy A05
HargaBelum TersediaRp 1.699.000
CPUSnapdragon 821, dengan CPU rating 27Helio G85, dengan CPU rating 28
GPUAdreno 530Mali-G52 MC2, 119
LayarAMOLEDPLS LCD
Kamera12.3 MP, f/2.0, 1/2.3", 1.55µm, PDAF, Laser AF50 MP, f/1.8, (wide), AF

2 MP, f/2.4, (depth)
Memori32GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM128GB 6GB RAM
BateraiLi-Ion 3450 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging18W wired, PD25W wired

FleetSight Solusi End to End IoT Khusus Pengelolaan Armada

0

Telko.id – Armada, bagi perusahaan adalah aset. Apalagi bagi perushaan logistik. Tidak hanya monitoring, tetapi juga analisa sangat dibutuhkan agar lebih efisien. Dengan adanya teknologi Internet of things, pasti akan menjadi lebih mudah.

Itu sebabnya, Telkomsel meluncurkan solusi Internet of Things (IoT) yakni solusi Fleet Management untuk Enterprise yang diberi nama Telkomsel FleetSight.
Telkomsel FleetSight merupakan solusi layanan pengelolaan armada yang mensinergikan perangkat telematika berbasis satelit (termasuk sensor-sensor) yang dipasangkan pada aset bergerak/kendaraan, dengan layanan konektivitas Telkomsel serta platform Fleet Management yang disupport oleh partner strategis Telkomsel.

Solusi ini diharapkan bisa membantu klien pengguna dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan operasional armada, dengan meminimalkan risiko yang terkait dengan investasi kendaraan melalui peningkatan keselamatan, keamanan, efisiensi, dan produktivitas armada.

Dengan total jumlah kendaraan bermotor (selain sepeda motor) yang mencapai 24 juta unit pada tahun 2016, dengan 40% nya merupakan kendaraan komersial, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk solusi Fleet Management. Ditambah lagi dengan besarnya biaya logistik dan transportasi di Indonesia yang mencapai 24% dari total GDP dan merupakan yang tertinggi di ASEAN, melatar belakangi tingginya permintaan solusi Fleet Management.

Solusi vertikal yang terintegrasi dengan layanan Telkomsel IoT Control Center ini merupakan jawaban atas kebutuhan perusahaan dalam mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan keselamatan fleet/armada operasional yang mereka miliki.

“Telkomsel berkomitmen pada transformasi digital perusahaan yang menghasilkan berbagai macam produk, layanan, dan solusi yang tidak hanya memecahkan masalah pelanggan, namun juga meningkatkan kualitas hidup mereka. Inovasi solusi berbasis IoT merupakan bentuk kontribusi kami dalam mendukung perkembangan ekosistem IoT sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel dalam peluncuran Fleetsight di Jakarta (26/11).

“Sebagai bagian dari transformasi dan memanfaatkan jangkauan jaringan terluas di Tanah Air, kami berupaya menjadi penyedia solusi Fleet Management terdepan di Indonesia dengan memberikan teknologi digital yang inovatif dan layanan profesional berkualitas terbaik,” tambah Ririek.

Telkomsel FleetSight didukung konektivitas jaringan berkualitas handal yang sudah menjangkau lebih dari 95% wilayah populasi di Indonesia dengan layanan 2G dan 3G. Layanan ini juga mengadopsi teknologi berstandard internasional termasuk perangkat pelacak yang bisa beroperasi baik di jaringan 2G maupun 3G untuk memastikan kontinuitas layanan.

Sebagai komitmen atas kualitas solusi Fleet Management yang diberikan, Telkomsel juga bekerjasama dengan Michelin, perusahaan ban dan mobilitas terkemuka di dunia yang melalui anak perusahaannya Sascar, menjadi penyedia Solusi Fleet Management berskala global dengan lebih dari 265 ribu kendaraan telah terkoneksi pada platform aplikasinya.

Dalam layanan solusi FleetSight, perangkat telematika berbasis GPS dengan sensitivitas tinggi akan disematkan pada armada dan terhubung dengan platform melalui jaringan 2G/3G Telkomsel.

Selanjutnya melalui jaringan internet, semua data dan informasi mengenai armada bisa diakses oleh pengguna melalui Web Dashboard yang didesain sedemikian rupa dengan mempertimbangkan User Interface dan User Experience terbaik.

Telkomsel FleetSight dibangun dan ditawarkan dengan memanfaatkan keunggulan jangkauan jaringan terluas dan dukungan teknis berskala nasional. Layanan berkonsep managed service ini juga memberikan keuntungan secara bisnis kepada klien pengguna, dengan menawarkan skema bisnis yang mudah, fleksibel, dan bisa sepenuhnya diimplementasikan sesuai kebutuhan bisnis klien pengguna.

Selain itu, infrastruktur teknologi yang digunakan oleh layanan FleetSight ini akan memungkinkan integrasi dengan platform yang sudah dimiliki oleh pengguna. (Icha)

Tim Legal Indosat Raih Penghargaan Indonesia Law Awards 2017

0

Telko.id – Tim Legal Indosat Ooredoo meraih Indonesia Law Awards 2017 dari Asian Legal Business (ALB) pada kategori In-House, sub-kategori Technology, Media and Telecommunications Law Firm of the Year, dari 4 sub-kategori yang dinominasikan.

Tiga sub-kategori lainnya adalah sub-kategori Dispute Resolution Lawyer of the Year dan sub-kategori Young Lawyer of the Year, yang dalam hal ini diwakili oleh Billy Nikolas Simanjuntak, dan sub-kategori BDO Award Indonesia In-House Team of the Year.

Pada penyelenggaraannya di tahun ke-4 ini, Indosat Ooredoo menjadi salah satu perusahaan yang mendapatkan penghormatan dari ALB sebagai praktisi swasta dan tim in-house yang kinerjanya dinilai luar biasa.

”Kami sangat senang mendapatkan penghargaan ini. Hal ini akan memotivasi kami agar terus bekerja sebaik-baiknya untuk mendukung visi perusahaan menjadi perusahaan digital telko terdepan di Indonesia,” kata Gilang Hermawan, Group Head Legal Indosat Ooredoo.

Ajang ALB Indonesia Law Awards 2017 melibatkan panel juri independen yang terdiri dari 25 pemimpin senior dan ahli di industri hukum untuk menentukan pemenang penghargaan. (Icha)

Transformasi Digital Indonesia Bakal Meraup USD 150 Miliar Pertahun di 2015

0

Telko.id – Era digital merambah ke seluruh sendi kehidupan di dunia tak terkecuali Indonesia.  Kini Indonesia menghadapi transformasi model binsis dari konvensional ke era digital dan teknologi. Dengan modal populasi penduduk 262 juta, pengguna internet 132, 7 juta, pengguna sekitar 63 juta, Indonesia memiliki potensi besar di sektor ini.   Bagaimana peluang serta dampaknya? Serta sejauhmana kesiapan ekosistem yang ada?

“Semua elemen bangsa harus terlibat dalam pemanfaatan teknologi secara positif, pengawasan secara intensif, dan bersama-sama dengan Kemenkominfo untuk menjadikan teknologi berdaya guna,” pesan Rudiantara, Menkominfo yang diwakili oleh Dirjen Bidang Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan event Lintas Teknologi Solutions Day dengan Tema : “BUSINESS TRANSFORMATION THROUGHT TECHNOLOGY”, Kamis (23/11) di Jakarta.

“Event penting ini digagas oleh PT. Lintas Teknologi Indonesia, yaitu perusahaan lokal  yang telah lama berkecimpung di infrastruktur teknologi inti, aplikasi dan solusi layanan. Sebagai sebuah event yang memberikan nilai tambah pada pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan teknologi secara tepat dan cerdas,” pungkas Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT. Lintas Teknologi Indonesia.

Ada lima isu yang harus ditata untuk membantu mendorong transformasi digital di Indonesia. Kelima hal tersebut adalah infrastruktur/standarisasi, legal, ekonomi, pembangunan serta sosial dan budaya.

Transformasi digital sendiri bisa dikatakan sebagai perubahan yang terkait dengan penerapan teknologi digital di semua aspek masyarakat manusia. Tahap transformasi berarti penggunaan inheren digital memungkinkan jenis baru dari inovasi dan kreativitas dalam domain tertentu, bukan hanya meningkatkan dan mendukung metode tradisional

Menurut Paisol, mengacu pada survei global dari Pure Storage bertajuk Evolution mengungkapkan sebanyak hampir 70% dari 200 bisnis di Indonesia yang terjaring sebagai responden menuturkan bahwa lebih dari separuh pendapatan yang mereka kantongi dihasilkan dari arus-arus digital pada bisnis mereka. Adapun hasil ini lebih tinggi dari angka rata-rata yang tercatat untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang, yakni sebesar 46%.

Survei ini mencatat meskipun saat ini Indonesia masih berada di tahap awal perjalanan digitalisasi, namun bisnis-bisnis terkoneksi tampaknya makin gencar memperkukuh strategi digital mereka. Hal ini membawa imbas yang cukup signifikan dari sisi ekonomi.

Indonesia diharapkan bisa meraup hingga USD150 miliar per tahun pada 2025. Adapun teknologi-teknologi yang tengah naik daun, seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta machine learning menjadi pemicu bagi bisnis dalam mempercepat kesuksesan mereka beralih ke digital serta mendukung mereka dalam mengubah cara mereka mengoperasikan bisnis di tengah ekonomi digital saat ini.

Survei independen ini menjaring lebih dari 9.000 responden yang berasal dari kalangan pemimpin IT di organisasi-organisasi di seluruh dunia, mencakup 3.000 orang yang berasal dari perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik dan Jepang.

Menurut survei, tercatat sebanyak 79% bisnis di Indonesia bergantung pada layanan-layanan digital dalam rangka mempercepat inovasi. Sementara itu, sebanyak 71% dari mereka yakin bahwa langkah tersebut akan mendukung mereka untuk tetap unggul dan kompetitif di kancah persaingan pasar yang kian sengit.

“Untuk memaksimalkan era digitalisasi berbasis Teknologi ini, diperlukan konsistensi dan peran serta masyarakat untuk mendukung, mengendalikan, dan mengembangkan teknologi inovasi yang diciptakan agar dapat digunakan secara optimal demi kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berdaya saing tinggi,” ungkap Paisol. (Icha)

 

 

 

Resume Assistant LinkedIn Bantu Anda Cari Kerjaan Baru

0

Telko.id – LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, hari ini mengumumkan ketersediaan Resume Assistant bagi para pelanggan Office 365 di Indonesia. Fitur ini membantu profesional untuk dapat menulis resumeyang lebih efektif guna meraih kesempatan kerja baru, dengan cara memberikan inspirasi, informasi yang relevan, serta sumber daya lainnya secara langsung di dalam Microsoft Word.

“Ketika mencari kesempatan kerja baru, langkah awal untuk memulainya sering kali menjadi halangan. Padahal, profil LinkedIn seharusnya menjadi hal pertama yang Anda perbarui, agar mencerminkan prestasi, pengalaman kerja, dan minat profesional Anda,” kata Kylan Nieh, Senior Product Manager, LinkedIn.

“Profil LinkedIn tidak hanya berguna untuk membangun jaringan, tetapi juga memastikan bahwa perekrut dapat menemukan Anda dan tentunya jaringan Anda dapat membantu menghubungkan Anda dengan berbagai kesempatan karier yang dicita-citakan.”

Kylan menambahkan, “Kami mengerti bahwa resume merupakan bagian penting dari proses perekrutan. Karena itu, kami ingin membantu Anda untuk dapat merefleksikan pengalaman kerja serta berbagai hal penting lainnya yang dapat menunjang karier, di dalam profil LinkedIn maupun resume secara tepat dan efektif. berdasarkan semangat ini, kami membawa kekuatan LinkedIn ke Microsoft Word dengan meluncurkan fitur Resume Assistant.”

Resume Assistant ini akan membantu para professional untuk menulis resume yang dapat merepresentasikan profesionalitas, pengalaman, serta keahlian seorang profesional secara tepat, dan juga sesuai dengan posisi/industri yang diincar merupakan tantangan besar.

Studi terbaru dari LinkedIn, yang melakukan survey pada para profesional di Amerika Serikat, mengungkap bahwa ketidaktahuan tentang bagaimana merepresentasikan diri secara efektif adalah hal yang paling menantang (diungkap oleh 70% responden). Data juga mengungkap bahwa, sebanyak 50% responden merasa resume yang ditulis khusus untuk menyasar satu jenis posisi justru menjadi penghalang kesuksesan mereka.

Saat memilih posisi dan industri yang dituju, Resume Assistant akan mengambil wawasan yang di dapat dari jutaan profil anggota LinkedIn lainnya, sehingga penulis dapat melihat contoh-contoh terbaik, dan lebih penting lagi mengetahui bagaimana para profesional lain – di posisi ataupun industri yang dituju- merepresentasikan diri mereka.

Selain itu, Resume Assistant juga akan menampilkan keahlian yang dibutuhkan pada suatu posisi/industri yang ingin diraih, membantu perekrut menemukan kandidat mereka dengan lebih cepat dan mudah, lalu bagaimana caranya menentukan keahlian-keahlian yang tepat untuk dimasukkan ke dalam resume.

Resume Assistant juga akan memberikan informasi tentang apa saja keahlian dari profesional lainnya yang telah sukses mencapai posisi yang diinginkan tersebut, serta keahlian spesifik yang dibutuhkan pada suatu industri tertentu – sehingga para profesional dapat mempelajarinya, dan/atau jika sudah dimiliki dapat langsung dicantumkan di resume.

Mempelajari keahlian baru yang dibutuhkan juga dapat dilakukan dengan lebih mudah berkat LinkedIn. Pasalnya LinkedIn Learning dapat langsung diakses melalui Resume Assistant. Akses ini membantu profesional mempelajari keahlian yang dibutuhkan pada tiap lowongan pekerjaan secara langsung, guna memperbesar kesempatan untuk mendapatkan posisi tersebut.

Resume Assistant memberikan akses ke lebih dari 11 juta lowongan pekerjaan yang relevan dan tersedia di LinkedIn. Selain posisi pekerjaan, informasi yang lebih mendetail tentang keahlian dan pengalaman yang dibutuhkan untuk mengisi posisi tersebut juga dapat terlihat. Dengan begitu, resume dapat ditulis dan disesuaikan dengan kebutuhan dari posisi yang sedang diincar.

Selain itu, Resume Assistant juga menyediakan wawasan, seputar tips dan juga beragam konten yang tersedia di LinkedIn, tentang cara menulis resume yang efektif dan informasi seputar industri. Lebih jauh lagi, pengguna dapat terhubung dengan penulis resume profesional melalui ProFinder, sebuah marketplace yang khusus menyediakan beragam jasa dari para freelancer. (Icha)

 

 

 

DOKU Merchant Dukung Pebisnis Online Untuk Ekspansi

0

Telko.id – Bisnis jual beli online atau e-commerce di Indonesia terus berkembang dengan tingkat pertumbuhan mencapai dua digit setiap tahunnya. Strategi ‘go online’ pun semakin menjadi pilihan bagi pemilik usaha, baik yang baru mulai merintis maupun perusahaan yang ingin melakukan ekspansi bisnis ke ranah online.  Dari sisi konsumen adopsi cashless juga semakin meningkat sejalan dengan menjamurnya portal belanja online yang konsisten memberikan pengalaman belanja lebih praktis.

Sebagai perusahaan pembayaran yang melayani sisi merchant dan konsumen secara luas DOKU pun selalu berinovasi untuk memberikan kenyamanan dalam proses jual beli online. DOKU meluncurkan DOKU Merchant, sebuah web portal terintegrasi dengan fitur reporting & market analytics baru yang siap mendukung segala jenis bisnis merchant.

“DOKU Merchant adalah cara tercepat bagi para pemilik usaha untuk segera memulai bisnis dan menerima pembayaran secara online. Portal ini dapat memangkas proses on-boarding yang sebelumnya semi- manual menjadi lebih ringkas dan sistematis,” ucap Nabilah Alsagoff, Chief Operating Officer DOKU.

Menurut Badan Ekonomi Kreatif, Indonesia merupakan pasar potensial industri e-commerce global dengan nilai mencapai USD 8,3 miliar atau sekitar Rp 107 triliun di 2017 ini.

Pertumbuhan industri e-commerce Indonesia diprediksi mencapai nilai USD 130 miliar pada tahun 2020 dengan pertumbuhan per tahun mencapai 50 persen. Belum lagi ditambah dengan semakin banyaknya pengguna smartphone, diperkirakan pertumbuhan sektor industri baru ini akan melonjak di tahun 2025 dengan nilai mencapai USD 156 miliar.

Untuk mengimbangi potensi lonjakan pertumbuhan  ecommerce di atas, diperlukan infrastruktur mumpuni yang tidak hanya menjamin kemudahan dan keamanan transaksi, namun lebih jauh lagi membantu para pemilik usaha mengatur laju bisnis dan siap berkembang bersama bisnis mereka.

DOKU Merchant merupakan solusi manajemen toko online untuk segala jenis bisnis, mulai dari enterpreneur yang gencar berjualan di media sosial, start-up dan UKM yang sudah memiliki toko online maupun yang belum, sampai dengan perusahaan besar yang sudah memiliki sistem internal sendiri.

“Web portal DOKU Merchant yang dilengkapi dengan fitur reporting & market analytics baru ini siap mendukung bisnis jenis apa saja, intinya satu akses untuk mendukung semua jenis bisnis. Fitur reporting & market analytics kami sangat membantu para merchant untuk mengontrol, menganalisa, memproyeksikan serta merencanakan strategi bisnis yang sedang dijalankan “ tambah Nabilah.

Beberapa fitur reporting & market analytics baru yang dibenamkan dalam web portal DOKU Merchant diharapkan dapat membantu para merchants untuk lebih dekat memantau pergerakan penjualan, menganalisa kebiasaan pelanggan, serta memberikan proyeksi tren penjualan di toko online mereka. Selain fitur, DOKU juga memberikan akses cepat bagi para merchant yang ingin mengembangkan bisnis dan memerlukan modal usaha tambahan. Akses cepat ke P2P lending ini DOKU berikan untuk para merchant yang bergabung dengan DOKU setidaknya 6 bulan dengan history transaksi yang baik.

Nabilah menjelaskan lebih lanjut bahwa kapabilitas portal DOKU Merchant yang dapat dioperasikan dari manapun (remote management) sangat relevan dengan gaya berbisnis masa kini, dimana para pelaku usaha kian mobile dalam menjalankan bisnisnya dan istilah digital nomad menjadi kian populer dan digemari oleh para pemilik usaha.

Penyempurnaan web portal ini dapat terlaksana dengan maksimal berkat riset tim dan masukan (learnings) yang didapat dari para merchant DOKU. Penyempurnaan web portal DOKU Merchant masih akan terus berlanjut dan ditargetkan akan benar – benar rampung di akhir 2017.  (Icha)