spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1369

Samsung Galaxy Watch Active Hadir Nan Cantik dan Elegan

0

Telko.id – Samsung Galaxy Watch Active kali pertama diperkenalkan pada 2019, February. Perangkat bermesin Exynos 9110 ini hadir dengan sistem operasi Tizen-based wearable OS 4.0 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 768 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Watch Active. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Watch).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Silver, Black, Rose Gold, Sea Green) dan memiliki body berdimensi 39.5 x 39.5 x 10.5 mm (1.56 x 1.56 x 0.41 in) dengan berat 25 g (0.88 oz).

Spesifikasi Samsung Galaxy Watch Active

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 9110 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Dual-core 1.15 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU Mali-T720. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 768 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 4GB 768MB RAM storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 230 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 1.1″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 360×360 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3,Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Watch Active sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas dilengkapi dengan GPS(Yes, with GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, gyro, heart rate, barometer, Natural language commands and dictation.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Watch Active :

NETWORK
Technology No cellular connectivity
2G bands N/A
3G bands
4G bands
Speed
LAUNCH
Announced 2019, February
Status Available. Released 2019, April
BODY
Dimensions 39.5 x 39.5 x 10.5 mm (1.56 x 1.56 x 0.41 in)
Weight 25 g (0.88 oz)
Build
SIM No
Colors Silver, Black, Rose Gold, Sea Green
Samsung Pay
MIL-STD-810G
50m water resistant (IP68)
Compatible with standard 20mm straps
DISPLAY
Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 1.1 inches, 9.2 cm2 (~58.8% screen-to-body ratio)
Resolution 360 x 360 pixels, 1:1 ratio (~302 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 3
Always-on display
PLATFORM
OS Tizen-based wearable OS 4.0
Chipset Exynos 9110 (10 nm)
CPU Dual-core 1.15 GHz Cortex-A53
GPU Mali-T720
MEMORY
Card slot No
RAM 768 GB
Internal 4GB 768MB RAM
MAIN CAMERA
Sensors No
Features
Video
SELFIE CAMERA
Sensors
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes
Radio No
USB No
FEATURES
Sensors Accelerometer, gyro, heart rate, barometer
Other Natural language commands and dictation
BATTERY
Type Li-Ion
Size 230 mAh
Non-removable Li-Ion 230 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Samsung Galaxy S10 5G, Yuk Intip Spesifikasi Lengkapnya!

0

Telko.id – Samsung Galaxy S10 5G kali pertama diperkenalkan pada 2019, February. Perangkat bermesin Exynos 9820 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10.0; One UI 2 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy S10 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy S20 5G)).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Crown Silver, Majestic Black, Royal Gold) dan memiliki body berdimensi 162.6 x 77.1 x 7.9 mm (6.40 x 3.04 x 0.31 in) dengan berat 198 g (6.98 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 6), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy S10 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy S10 5G :

  • 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
    12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom
    16 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1/3.1″, 1.0µm, Super Steady video
    0.3 MP, TOF 3D, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 10 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/3″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF TOF 3D, (depth sensor) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual video call, Auto-HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p@30fps, 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy S10 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 9820 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M4 & 2×2.31 GHz Cortex-A75 & 4×1.95 GHz Cortex-A55) – GlobalOcta-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) – USA dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP12 – GlobalAdreno 640 – USA. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 256GB/512GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.7″ Inch dengan jenis Dynamic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1440×3040 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6,HDR10+ Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy S10 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (7CA) Cat20 2000/150 Mbps; 5G (2+ Gbps DL). Selain itu ada juga konektifitas USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, ANT+, Bixby natural language commands and dictation
Samsung DeX (desktop experience support).

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy S10 5G :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 – USA
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 13(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 25(1900), 26(850), 28(700), 32(1500), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100) – Global
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (7CA) Cat20 2000/150 Mbps; 5G (2+ Gbps DL)
LAUNCH
Announced 2019, February
Status Available. Released 2019, April
BODY
Dimensions 162.6 x 77.1 x 7.9 mm (6.40 x 3.04 x 0.31 in)
Weight 198 g (6.98 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 6), aluminum frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Crown Silver, Majestic Black, Royal Gold
Samsung Pay (Visa, MasterCard certified)
IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
DISPLAY
Type Dynamic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.7 inches, 112.0 cm2 (~89.4% screen-to-body ratio)
Resolution 1440 x 3040 pixels, 19:9 ratio (~502 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 6
HDR10+
Always-on display
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10.0; One UI 2
Chipset Exynos 9820 (8 nm) – GlobalQualcomm SM8150 Snapdragon 855 (7 nm) – USA
CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M4 & 2×2.31 GHz Cortex-A75 & 4×1.95 GHz Cortex-A55) – GlobalOcta-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) – USA
GPU Mali-G76 MP12 – GlobalAdreno 640 – USA
MEMORY
Card slot No
RAM 8 GB
Internal 256GB 8GB RAM, 512GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom
16 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1/3.1″, 1.0µm, Super Steady video
0.3 MP, TOF 3D, (depth)
Features LED flash, auto-HDR, panorama
Video 2160p@60fps (no EIS), 2160p@30fps, 1080p@30/60/240fps, 720p@960fps, HDR10+, dual-video rec., stereo sound rec., gyro-EIS & OIS
SELFIE CAMERA
Sensors 10 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/3″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF
TOF 3D, (depth sensor)
Features Dual video call, Auto-HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SOUND
SOUND 32-bit/384kHz audio
Tuned by AKG
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
NFC Yes
Radio FM radio (USA & Canada only)
USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
Other ANT+
Bixby natural language commands and dictation
Samsung DeX (desktop experience support)
BATTERY
Type Li-Ion
Size 4500 mAh
Non-removable Li-Ion 4500 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Asus Prediksi Tren Smartphone di Tahun Ini, Apa Katanya?

0

Telko.id, Jakarta – Asus Indonesia memberikan prediksinya soal tren smartphone di Indonesia untuk tahun ini. Diungkapkan Head of Public Relations and e-Marketing Asus Indonesia, Muhammad Firman, smartphone kelas menengah dengan harga terjangkau dan punya baterai besar akan menjadi tren di tahun ini.

Ia mengatakan, tahun ini banyak brand yang akan merilis smartphone dengan kisaran harga kurang dari Rp 3 jutaan, dan dibekali oleh baterai berkapasitas besar.

“Kita melihatnya memang di segmen harga Rp 3 jutaan dengan baterai besar trennya akan sangat besar sekali di tahun 2019 ini,” katanya, usai acara launching Asus VivoBook F570 di Jakarta, Kamis (14/02/2019).

{Baca juga: 3 Prediksi Tren Smartphone Tahun Ini Menurut Oppo, Apa Saja?}

Dia mengakui, bahwa Asus juga akan fokus di segmen tersebut. Sebab, merek kompetitor lainnya juga sudah mulai fokus di segmen yang sama, dengan merilis produk terjangkau dengan spesifikasi baterai yang mumpuni.

Seperti Samsung yang baru saja merilis Galaxy M20 di Indonesia, yang dibanderol dengan harga Rp 2,7 jutaan dan memiliki baterai berkapasitas 5,000 mAh. Belum lagi Redmi, yang diprediksi akan meluncurkan Redmi Note 7 dengan baterai berkapasitas 4,000 mAh dan dihargai Rp 2,1 jutaan.

“Kompetitor juga merilis produk yang hampir sama, karena fokus dan trennya di sana. Ini adalah pasar yang paling menggeliat sekarang ini,” ucapnya.

{Baca juga: 5 Fakta Redmi Note 7, Nomor 4 Paling “Greget”}

Asus sendiri saat ini masih fokus ke produk terbarunya, yakni Asus Zenfone Max Pro M2 yang juga memiliki baterai berkapasitas besar, tepatnya 5,000 mAh dan dihargai mulai dari Rp 2,8 jutaan. Firman mengatakan, mereka sebentar lagi bakal meningkatkan kemampuan smartphone itu dengan memberikan pembaruan sistem operasi.

Sekadar informasi, Zenfone Max Pro M2 ditenagai prosesor Snapdragon 660 yang didukung oleh chip Artificial Intelligence Engine (AIE), RAM 3GB/4GB/6GB, dan ROM 32GB/64GB.

Smartphone ini juga telah berjalan di sistem operasi Android 8.1 Oreo stock yang berjalan lebih smooth yang dijanjikan akan mendapatkan pembaruan ke Android Pie tak lama lagi. Sementara layarnya, berukuran 6,3 inci beresolusi Full HD+ yang telah dilapisi Corning Gorilla Glass 6. (FHP)

Alasan Asus “Berani” Gabungkan AMD dan Nvidia

0

Telko.id, Jakarta – Asus telah merilis laptop mainstream terbarunya, Asus VivoBook Pro F570. Laptop tersebut dinilai mengubah image VivoBook menjadi terlihat stylish dan juga powerful, berkat menggabungkan pengalaman dan performa ala laptop gaming dan desain khas laptop mainstream.

Diluncurkannya VivoBook Pro F570 juga menjadi “langkah yang berani” dari Asus. Sebab, mereka menjadi brand pertama yang menggabungkan dua perusahaan yang bersaing di industri kartu grafis, yakni AMD dan Nvidia.

“Ini satu-satunya model laptop saat ini dengan perpaduan AMD dan Nvidia,” kata Jonas Chen, Notebook Country Product Manager Asus Indonesia, di acara launching Asus VivoBook F570 di Jakarta, Kamis (14/02/2019).

{Baca juga: Asus Rilis Laptop Mainstream Rasa Gaming, VivoBook Pro F570}

Lantas, apa alasan Asus sampai “berani” menggabungkan AMD dan Nvidia dalam satu laptop, yakni VivoBook Pro F570?

Diungkapkan Head of Public Relations and e-Marketing Asus Indonesia, Muhammad Firman, mereka ingin meningkatkan marketshare produk laptop berbasis AMD di Indonesia yang tergolong rendah daripada kompetitor lainnya. Berdasarkan data GFK sampai tahun 2018, marketshare Asus di pasar ini berada di bawah 20-an %.

Selain itu, pihaknya juga melihat marketshare dari laptop dengan layar 15 inci dan laptop dengan GPU Nvidia GTX di Indonesia yang mencapai masing-masing 51% dan 40%. Sehingga, dengan merilis VivoBook Pro F570 dengan layar berukuran 15,6 inci dan ditopang oleh AMD dan Nvidia, bisa meningkatkan marketshare laptop berbasis AMD dari Asus.

“Di pasar ini memang kita rendah. Harapannya, ketertinggalan kita di pasar ini bisa mengejar kompetitor kita. Kita berharap bisa growth sampai 50% dari sebelumnya,” jelas Firman.

{Baca juga: Pakai GeForce RTX, Segini Harga Trio Laptop Gaming Asus}

Sekadar informasi, VivoBook Pro F750 didesain dengan layar besar berukuran 15,6 inci beresolusi Full HD dengan body yang tipis dan ringan, karena bobotnya hanya sekitar 1,9 kg.

Foto: Muhammad Faisal/Telko.id

Ada dua model yang dibawa Asus. Kedua model ini, dibedakan dari jenis prosesor, GPU, dan juga konfigurasi dari memori penyimpanannya.

Model paling standar, diperkuat oleh prosesor AMD Ryzen 5 2500U (4C/8T, 6MP cacheup to 3,6 GHz), RAM 8 GB DDR4, ROM SATA 1 TB HDD, GPU AMD Radeon Vega 8 dan Nvidia GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM, dan sistem operasi Windows 10 Home 64-bit.

Sedangkan model tertinggi,  punya prosesor AMD Ryzen 7 2700U (4C/8T, 6MP cacheup to 3,6 GHz), ROM SATA 1 TB HDD + SATA 3 256 GB SSD, dan GPU AMD Radeon RX Vega 10 dan Nvidia GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM. (FHP)

Butuh Uang? Awas Terjebak Pinjaman Online Ilegal

0

Telko.id – Saat ini pinjaman online marak ditawarkan. Tapi, awas, tidak semua fintech itu legal. Satgas Waspada Investasi dibawah OJK saja, diawal tahun ini sudah menghentikan kembali 231 layanan Pinjam meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau fintech peer-to-peer lending ilegal, sehingga total fintech peer-to-peer lending yang telah dihentikan adalah 635 entitas sampai saat ini.

Yang terdaftar? Ternyata tidak banyak. Fintech peer-to-peer lending yang terdaftar di OJK berjumlah 99 perusahaan.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing meminta masyarakat untuk tidak melakukan pinjaman terhadap Fintech Peer-To-Peer Lending tanpa terdaftar atau izin OJK tersebut, agar tidak dirugikan ulah Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal tersebut.

Tongam mengatakan saat ini banyak entitas Fintech Peer-To-Peer Lending yang melakukan kegiatan melalui aplikasi yang terdapat di appstore atau playstore bahkan juga di sosial media yang tidak terdaftar dan tidak berizin dari OJK sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 sehingga berpotensi merugikan masyarakat.

Maklum saja, untuk membuat aplikasi Peer-to-peer lending ini sekarang sudah semakin mudah. Kemudian, permintaan masyarakat terhadap pinjaman online ini juga ternyata sangat besar. Persyaratan untuk meminjam juga mudah. Alhasil, trend pinjaman online ini pun tumbuh pesat.

Bahkan, menurut Tongam, pengembang platform ini bukan hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga negara-negara lain, seperti China, Rusia dan Korea Selatan. Kondisi ini membuat otoritas kesulitan memantau server yang berada di luar negeri.

Dengan berbagai kemudahan itu, platfom ilegal ini menjebak masyarakat dengan bunga dan denda tinggi. Jika tidak terpenuhi, mereka tidak segan melakukan penagihan yang tidak beretika, seperti pemaksaan, teror, mengakses data pribadi dan pelecehan seksual.

Untuk itu, OJK secara regular selalu mengumumkan Fintech Peer-To-Peer Lending yang illegal, agar masyarakat tidak terjebak dan dirugikan.

Secara rutin, pemerintah juga sudah mengajukan pemblokiran website dan aplikasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Lalu, mendorong penegakan hukum dari Polri terhadap Laporan Polisi yang saat ini sudah masuk tahap penyidikan. Selain itu, pemerintah dalam hal ini Satgas Waspada Investasi meminta Bank Indonesia melarang fintech payment system untuk bekerja sama dengan fintech fintech peer-to-peer lending ilegal.

Secara aktif, Satgas Waspada Investasi juga menyampaikan imbauan kepada perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK dan melakukan konfirmasi untuk rekening existing yang diduga digunakan untuk kegiatan fintech peer-to-peer lending ilegal.

Pemerintah juga mendorong Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) lebih berperan lagi untuk untuk penanganan fintech fintech peer-to-peer lending ilegal. Dan sudah tentu, pemerintah juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. (Icha)

 

Asus Rilis Laptop Mainstream Rasa Gaming, VivoBook Pro F570

0

Telko.id, Jakarta – Tahun ini, Asus rupanya sedikit mengubah image salah satu seri laptop mainstream-nya, VivoBook menjadi lebih terlihat stylish dan juga powerful. Lewat produk terbarunya, Asus VivoBook Pro F570brand asal Taiwan ini menggabungkan pengalaman dan performa ala laptop gaming dan desain khas laptop mainstream.

“VivoBook Pro merupakan perpaduan dari notebook consumer dengan laptop gaming Asus. Laptop ini terlihat eye-catching,” kata Jonas Chen, Notebook Country Product Manager Asus Indonesia, di acara launching Asus VivoBook F570 di Jakarta, Kamis (14/02/2019).

Menurutnya, VivoBook Pro F750 didesain dengan layar besar berukuran 15,6 inci beresolusi Full HD dengan body yang tipis dan ringan, karena bobotnya hanya sekitar 1,9 kg.

{Baca juga: Pakai GeForce RTX, Segini Harga Trio Laptop Gaming Asus}

Tak hanya itu, brand ini juga memberikan sentuhan desain ala laptop gaming Asus ROG atau TUF. Sebab,  laptop tersebut dikemas dengan perpaduan warna antara hitam dan biru dengan pola yang unik di bagian belakang body-nya.

Foto: Muhammad Faisal/Telko.id

Selain desain, sisi performa juga sudah powerful dengan memadukan CPU dari AMD Ryzen dengan GPU dari Nvidia GTX. Diklaim Jonas, VivoBook Pro F570 merupakan laptop pertama yang ditopang oleh perpaduan antara AMD dengan Nvidia.

Ada dua model yang dibawa Asus. Kedua model ini, dibedakan dari jenis prosesor, GPU, dan juga konfigurasi dari memori penyimpanannya.

Foto: Muhammad Faisal/Telko.id

Model paling standar, diperkuat oleh prosesor AMD Ryzen 5 2500U (4C/8T, 6MP cacheup to 3,6 GHz), RAM 8 GB DDR4, ROM SATA 1 TB HDD, GPU AMD Radeon Vega 8 dan Nvidia GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM, dan sistem operasi Windows 10 Home 64-bit.

{Baca juga: Asus Masih Kuasai Pasar Laptop Indonesia}

Sedangkan model tertinggi,  punya prosesor AMD Ryzen 7 2700U (4C/8T, 6MP cacheup to 3,6 GHz), ROM SATA 1 TB HDD + SATA 3 256 GB SSD, dan GPU AMD Radeon RX Vega 10 dan Nvidia GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM.

Foto: Muhammad Faisal/Telko.id

“AMD ingin membuat masyarakat merasakan bagaimana teknologi AMD. Intel sudah dengan Radeon, kenapa tidak jika Ryzen dengan Nvidia?,” ucap Armawati Chen, Consumer BDM AMD Indonesia.

Di Indonesia, Asus VivoBook Pro F570 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 11,7 jutaan untuk model Ryzen 5 dan Nvidia GTX 1050. Sementara untuk harga VivoBook Pro F570 dengan Ryzen 7 dan Nvidia GTX 1050, mencapai Rp 13,9 jutaan. Keduanya bisa didapatkan konsumen melalui e-commerce JD.ID. (FHP)

Advan Siap Luncurkan Advan S6 Plus, Harga Rp 800 ribuan

0

Telko.id, Jakarta – Sebuah perangkat baru siap diluncurkan Advan dalam waktu dekat. Dipanggil Adavan s6 Plus, smartphone anyar ini akan dibanderol dengan harga yang sangat murah, yaitu sekitar Rp 800 ribuan.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Kamis (14/02/2019), Mohammad Ilham Pratama selaku Public Relations Manager Advan mengatakan bahwa smartphone memiliki layar berukuran 5,5 inci, dengan rasio 18:9 dan dilengkapi dengan pendeteksi wajah atau Face ID.

“Sudah di bawah Rp 1 juta, smartphone ini malah fullview display 5,5 inci dan punya Face ID. Tak salah jika Advan menyandang Raja Smartphone di Bawah Rp 1 juta,” tulis Ilham.

Ihlam menambahkan jika Advan s6 Plus dibekali RAM 1 GB dan ROM 8 GB. Ponsel pintar ini akan menjalankan sistem operasi Android GO. Nantinya beragam aplikasi akan berjalan lebih ringan dan mudah.

“Advan dikenal sebagai produsen yang sangat mengerti akan kebutuhan konsumen. Bagi merek dagang dari PT Bangga Teknologi Indonesia (BTI), teknologi harus dimiliki dan dinikmati semua orang dan harganya terjangkau,” tambah Ilham.

Advan s6 Plus sendiri nantinya akan dirilis pada akhir Februari 2019. Advan sendiri memang dikenal dengan smartphone murahnya.  Tahun lalu, perusahaan juga meluncurkan Advan S50 4G, yang didukung akses internet Unlimited, Gratis YouTube Setahun.

{Baca juga: Advan Luncurkan S50 4G, Gratis YouTube Setahun}

S50 4G adalah smartphone pertama Advan yang menjalankan sistem operasi Android GO. Sistem operasi ini memungkinkan perangkat berspesifikasi ringan dengan keterbatasan jaringan. Dengan harga Rp 777 ribu, pelanggan mendapatkan smartphone Advan s50 4G dengan benefit paket Unlimited dari IM3 Ooredoo. [NM/IF]

Telah Dibuka Konsultasi Publik RPM Tentang Pengaturan Tarif Operator

0

Telko.id – Pemerintah akhirnya menyelesaikan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Kominfo tentang Tata Cara Penetapan Tarif Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi yang saat ini memasuki tahap konsultasi publik.

RPM dimaksud menyederhanakan dan mengganti Peraturan Menteri Kominfo Nomor 9/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Bergerak Seluler dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 15/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Tetap sekaligus untuk mengatur seluruh tata cara penetapan tarif jasa telekomunikasi lainnya.

Ferdinandus Setu, Plt Kepala Biro Humas Kominfo dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa harapannya, RPM ini dapat mewujudkan iklim usaha yang kondusif melalui persaingan usaha yang sehat dan menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi serta untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pengguna telekomunikasi terhadap penerapan tarif layanan jasa telekomunikasi.

Secara subtansi, perubahan pengaturan pada RPM ini dibandingkan pengaturan sebelumnya adalah sebagai berikut:

  1. Penggabungan dan penyederhanaan pengaturan tarif penyelenggaraan jasa telekomunikasi yang sebelumnya diatur dalam PM Kominfo No. 9/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Bergerak Seluler dan PM Kominfo No. 15/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Tetap, serta penambahan pengaturan untuk penyelenggara jasa telekomunikasi lainnya yang belum diatur.
  2. Penyesuaian dan penambahan pada bagian ketentuan umum terkait definisi istilah.
  3. Penambahan ketentuan mengenai skema pembayaran yang sebelumnya tidak diatur sebagai dasar hukum bagi model bisnis yang sudah berjalan.
  4. Formula yang berlaku umum untuk seluruh penyelenggara jasa telekomunikasi, termasuk tarif layanan akses internet.
  5. Penambahan ketentuan pembatasan tarif untuk daerah (area layanan) yang hanya dilayani oleh satu penyelenggara dalam hal diperlukan dalam rangka melindungi pengguna layanan telekomunikasi dan menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi.
  6. Penambahan ketentuan pada bundling layanan dengan kartu perdana.
  7. Penambahan ketentuan tentang promosi (etika dalam beriklan) dan sosialisasi tarif agar masyarakat pengguna layanan dapat menerima informasi yang jelas dan lengkap tentang pilihan layanan jasa telekomunikasi yang ada.
  8. Penambahan mekanisme pengawasan dan pengendalian oleh Pemerintah melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)dalam penerapan penetapan tarif jasa telekomunikasi.

Penyusunan RPM ini, menurut Fernando, telah melalui proses pembahasan yang melibatkan para pemangku kepentingan (penyelenggara telekomunikasi, asosiasi penyelenggara, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)), juga telah melalui proses harmonisasi Kementerian Hukum dan HAM dan Biro Hukum serta telah dikoordinasikan dengan Kedeputian VII Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kementerian Polhukam. (Icha)

Kartu Perdana XL Go Izi, Pas Buat Internetan Di Dalam dan Luar Negeri

0

Telko.id – Akses internet sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat Indonesia. Namun, kalau pakai smartphone, pasti kurang maksimal. Itu sebabnya, banyak yang menggunakan modem mifi. Untuk itu, XL Axiata meluncurkan kartu perdana XL Go Izi yang bisa digunakan pada semua jenis modem yang mendukung jaringan XL.

Asyik nya lagi,  kartu ini memungkinkan isi pulsa otomatis menjadi kuota data sehingga sangat fleksibel untuk memanfaatkannya. Tidak hanya itu, pelanggan juga bisa menggunakannya dalam perjalanan ke berbagai negara dengan paket yang efisien.

Paket Kuota Kartu Perdana XL Go Izi ini bisa diperoleh hanya Rp 5 ribu / 1GB dengan isi ulang mulai dari Rp 50 ribu mendapatkan kuota 10GB. Kartu Perdana XL Go Izi ini hanya dijual sebagai kartu perdana saja dan berbeda dengan bundling XL Go Izi sebelumnya yang merupakan satu paket dengan perangkat MiFi. Kartu Perdana ini sudah tersedia sejak 1 Februari 2019.

Direktur Komersial XL Axiata, Allan Bonke mengatakan, “Kami terus mencari cara agar bisa menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses internet cepat di mana pun dan kapan pun, termasuk saat di luar negeri. Kartu Perdana XL Go Izi ini kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan sebagian masyarakat Indonesia yang selama ini terbiasa mengakses internet cepat menggunakan modem atau mifi. Kami tawarkan paket yang sangat menarik yang bisa dipakai di modem mifi jenis apa pun.”

Kelebih lain dari Kartu Perdana XL Go Izi ini adalah kuota datanya berlaku selamanya atau tak ada batas waktu. Pelanggan hanya memastikan kartunya tetap aktif. Dengan begitu, pelanggan tidak perlu khawatir kuota datanya hangus. Untuk menambah kuota, yang perlu dilakukan pelanggan hanya isi pulsa.

Selain itu, kartu perdana ini juga menawarkan beberapa kemudahan untuk pelanggan dengan harga yang sama seperti harga kartu perdana regular. Pelanggan bisa memperoleh produk ini di Toko Pulsa, Outlet Handphone, XL Center/Xplor, Toko Online dan Toko Komputer.

Kartu perdana ini juga bisa digunakan di 58 negara. Termasuk di negara-negara yang banyak dikunjungi warga negara Indonesia, baik di Asia & Australia, Eropa, Afrika, juga Amerika.

Dari daftar 58 negara tersebut, yang berada di Asia dan Australia, pelanggan bisa menggunakannya antara lain di Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, Selandia Baru serta tentunya negara-negara Asia Tenggara. Eropa antara lain di Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, Italia, Spanyol, Turki, Swedia, Denmark, hingga Rusia.

Di Afrika, layanan XL Go Izi bisa dipergunakan antara lain di Ghana, Afrika Selatan, Congo, dan Tanzania. Selain itu juga bisa digunakan di Amerika Serikat.

Untuk bisa memanfaatkannya selama di luar negeri, pelanggan Kartu Perdana XL Go Izi cukup menukarkan kuota XL Go Izi di aplikasi MyXL. Aplikasi MyXL bisa pelanggan dapatkan dengan mendownload di PlayStore/AppStore. Rincian kuota untuk XL Pass Izi adalah 50GB untuk XL Pass Izi 3 hari dan 70GB untuk XL Pass Izi 7 hari.

Untuk pelanggan yang sebelumnya telah menggunakan paket XL Go Izi lama dengan benefit XL Pass Lite gratis di 10 negara, tidak perlu menukarkan kuotanya untuk bisa menggunakan roaming data di negara tersebut tetapi agar bisa digunakan di negara lainnya maka pelanggan perlu menukarkan kuota XL Go Izi menjadi XL Pass dan tidak perlu mengganti kartunya.

XL Pass Lite sendiri merupakan layanan aktivasi roaming XL Go Izi, tidak dijual sebagai paket XL Pass tetapi didapatkan gratis khusus untuk XL Go Izi bundling MiFi (bukan kartu perdana).

Dengan XL Pass Izi, kuota XL Go Izi dapat digunakan tanpa repot mengganti kartu SIM atau mencari spot wifi, cukup tukarkan kuota Izi menjadi XL PASS sesaat sebelum terbang ke negara tujuan.

Pelanggan juga harus memastikan kuota cukup ketika melakukan penukaran kuota menjadi XL Pass Izi. XL Pass Izi hanya berlaku untuk kartu perdana bundling MiFi XL Go Izi dan Kartu Perdana XL Go Izi. (Icha)

 

Glossy dengan Tiga Kamera, Begini Tampang Xiaomi Mi 9

0

Telko.id, Jakarta – Bos Xiaomi, Lei Jun memastikan bahwa smartphone flagship terbaru mereka, Xiaomi Mi 9 akan hadir tak lama lagi. Sebab, baru-baru ini dia mengunggah teaser yang mengungkapkan tanggal peluncuran Mi 9, yakni 20 Februari mendatang.

Dalam teaser yang dibagikan Lei Jun, diperlihatkan juga desain bagian belakang smartphone yang tampak memiliki body berlapis kaca yang glossy alias mengkilap.

Selain itu, terlihat juga adanya tiga kamera utama dan LED FLash yang ditempatkan secara vertikal di sisi kiri body belakang.

{Baca juga: Bos Xiaomi Gak Sengaja Bocorkan Desain Xiaomi Mi 9}

Dilansir Telko.id dari phoneArena, Kamis (14/02/2019), beberapa saat setelah teaser tersebut terungkap ke permukaan, muncul kembali bocoran Mi 9 lainnya yang jauh lebih jelas.

Bocoran ini menampilkan foto hands-on Xiaomi Mi 9. Terlihat, smartphone itu benar-benar memiliki body dengan kesan premium karena dilapisi kaca di bagian belakang dengan finishing warna yang glossy dan mewah.

{Baca juga: Setelah Xiaomi Mi 9, Giliran Black Shark 2 Nongol di Weibo}

Smartphone ini juga mengusung desain fullscreen dengan bezel yang tipis dan adanya notch atau poni berbentuk waterdrop di bagian atasnya. Sayang, karena desainnya tersebut, Mi 9 mungkin tidak akan membawa teknologi 3D Face Scanning yang sebelumnya diperkenalkan pada seri Mi 8 Pro.

Di bagian kiri smartphone, sedikit terlihat adanya tombol baru yang disematkan Xiaomi. Bukan tombol Power apalagi Volume, melainkan tombol Xiao AI. Perlu diketahui, Xiao AI merupakan asisten virtual buatan Xiaomi, mirip seperti Bixby dari Samsung ataupun Siri dari Apple.

Secara spesifikasi, Mi 9 dipastikan akan ditenagai oleh prosesor Snapdragon 855, RAM 6 GB, dan ROM 128 GB. Smartphone ini diperkirakan akan dibanderol dengan harga mulai dari USD 436 atau Rp 6,1 jutaan. (FHP)