spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1283

Bos Samsung Yakin Pimpin Industri Smartphone 1 Dekade Lagi

Telko.id, Jakarta – Samsung menyatakan bahwa Huawei, dan para pesaingnya tidak akan menggeser posisi mereka sebagai pemimpin industri smartphone dunia. Hal ini ditegaskan langsung oleh bos Samsung Mobile, DJ Koh.

Menurutnya, Samsung akan terus memimpin industri smartphone dalam 10 tahun ke depan.

Pernyataan DJ Koh sendiri merupakan respon atas klaim pesaingnya, Huawei yang berulang kali ingin menggeser mereka dari posisi pertama.

{Baca juga: Bos Samsung Janji Galaxy F akan Dirilis Tiap Tahun}

Seperti dilansir dari GSMArena, Kamis (11/04/2019), Huawei memang sedang aktif untuk membuat beberapa langkah serius demi mengurangi gap atau jarak dengan Samsung.

Perusahaan yang baru saja merilis Huawei P30 Pro itu berkali-kali menyatakan komitmennya untuk menyalip Samsung untuk menjadi pemimpin di industri ini.

“Samsung selalu fokus pada inovasi dan meningkatkan produk-produknya yang akan terus menjadi fokus dalam dekade mendatang,” katanya.

Keyakinan Samsung ini memang dibarengi oleh sejumlah strategi yang mereka terapkan. Diungkapkan Koh, beberapa strategi telah dilakukan Samsung seperti merilis Samsung Galaxy Fold, sampai keinginan untuk memperluas seri smartphone lipatnya ke basis konsumen yang lebih besar.

Samsung sendiri baru saja merilis dua smartphone baru di lini seri Galaxy A, yaitu Samsung Galaxy A70 dan Samsung Galaxy A80 yang menjadi “bintang” di acara bertajuk A Galaxy Event yang digelar di bangkok, Thailand.

{Baca juga: Samsung Galaxy A80, Pertama dengan Tiga Kamera Depan dan 48MP}

Samsung Galaxy A80 membawa sejumlah hal baru yang bahkan tidak dimiliki trio Samsung Galaxy S10 sekalipun, salah satunya adalah kehadiran kamera berputar. Smartphone ini juga mengusung desain baru bernama “New Infinity Display”.

Samsung Galaxy A80 memiliki layar berukuran 6,7 inci berjenis Super AMOLED dengan resolusi Full HD+. Layar tersebut telah disematkan teknologi sensor sidik jari di dalamnya, yang mempunyai respon yang cukup cepat.

Membahas soal kameranya, ada tiga kamera utama yang bisa jadi kamera depan dan belakang. Masing-masing adalah 48MP lensa utama dengan aperture f/2.0, lensa ultra-wide 123° 8MP aperture f/2.2 dan lensa Tof atau (Time of Flight) 3D Depth. (FHP)

Sumber: GSMArena

Samsung Serius Ganti Galaxy J dengan Galaxy A?

0

Telko.id, Jakarta – Kabarnya Samsung tidak akan lagi memperbarui lini ponsel murah Galaxy J. Menurut informasi, Samsung menggantinya dengan seri Galaxy A yang bermunculan sejak awal tahun ini.

Phone Arena melaporkan, Samsung Malaysia sudah mempublikasikan video yang menyatakan bahwa Galaxy J berubah nama menjadi Galaxy A. Galaxy A berisi lebih banyak pilihan dan tersedia secara global.

Samsung juga memiliki lini yang mirip dengan segmen tersebut melalui seri Galaxy M. Galaxy M berisi ponsel kelas entry-level dan menengah ke bawah, diperuntukkan pasar India dan beberapa negara di Asia.

{Baca juga: Review Samsung Galaxy A50: Triple Kamera dengan Fingerprint di Layar}

Seperti dikutip Telko.id, Rabu (10/4/2019), Indonesia sudah mendapatkan Galaxy A dan Galaxy M sejak awal tahun ini. Sayang, tidak ada penjelasan kenapa Samsung mengganti Galaxy J dengan Galaxy A.

Kabarnya, Galaxy J mendapatkan banyak pesaing. Di lain sisi, Galaxy A mendapatkan respons lebih baik dari konsumen secara global. Galaxy A pun dirancang untuk kebutuhan siaran langsung lewat media sosial.

Fitur-fitur utama di Galaxy A cukup lengkap, antara lain, daya baterai yang tahan lama, pengisi daya cepat, kamera multilensa, dan pemindai sidik jari di dalam layar. Fitur tersebut biasanya ada di lini ponsel premium.

{Baca juga: Duo Samsung Galaxy M Siap Hadang Xiaomi di India}

Nantinya, Galaxy A akan berada di bawah ponsel andalan Samsung, yaitu seri Galaxy S dan Galaxy Note. Beruntung, meski akan diganti Galaxy A, tetap ada dukungan perangkat lunak untuk ponsel-ponsel Galaxy J.

https://www.phonearena.com/news/Samsung-Galaxy-J-series-replaced-Galaxy-A_id115145

Baru Dirilis, Oppo Reno Langsung “Ngegas” di AnTuTu Benchmark

0

Telko.id, Jakarta – Situs benchmark, AnTuTu Benchmark langsung memperbarui daftar smartphone Android terkencang sesaat setelah Oppo Reno melenggang secara resmi di China, Rabu (10/04). Berdasarkan Weibo, Reno menjadi salah satu smartphone terkencang dengan skor benchmark yang mengesankan.

Sekadar informasi, Oppo memperkenalkan seri Reno yang mengisi kekosongan antar seri Oppo F dan Oppo Find. Ada dua yang diperkenalkan, Oppo Reno versi standar dan Reno versi 10x Zoom.

Khusus Reno 10x Zoom, smartphone ini ditopang oleh dapur pacu berupa prosesor Snapdragon 855, konfigurasi RAM dan ROM 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB, serta baterai berkapasitas 4,065 mAh.

{Baca juga: Usung Kamera 10X Zoom, Oppo Reno Resmi Meluncur}

Di situs AnTuTu, Reno mencatatkan skor 369.254 poin dan berhasil menjadi smartphone Android paling ngebut kedua setelah menggeser Samsung Galaxy S10+ (Snapdragon 855) ke posisi ketiga.

Smartphone ini hanya kalah dari jagoan Xiaomi, Mi 9 yang mencetak skor 372.006 poin di posisi pertama. Yang menarik, skor tersebut diperoleh bukan dari versi tertinggi Oppo Reno, melainkan versi menengahnya yang memiliki RAM 6GB dan ROM 256GB. Bisa jadi, apabila benchmark menggunakan versi RAM 8GB dan ROM 256GB, hasilnya akan lebih tinggi lagi.

Selain dapur pacu yang kencang, smartphone berlayar 6,6 inci ini merupakan seri dengan teknologi kamera yang mumpuni. Diklaim Vice President Oppo, Brian Shen, terdapat 1 kamera depan berdesain pivot rising camera dan 3 kamera belakang.

{Baca juga: Duo Oppo Reno Dipastikan akan Hadir di Indonesia}

Kamera depan beresolusi 16MP. Sedangkan kamera belakang memiliki konfigurasi 48MP lensa utama dengan sensor Sony IMX586 aperture f/1.7, lensa wide-angle 8MP, dan lensa telephoto 13MP dengan optical-zoom 10x.

Oppo Reno 10x Zoom sendiri dipastikan akan hadir ke Indonesia bersama dengan versi standarnya. Namun Oppo masih belum memberikan kapan tanggal pasti keduanya hadir ke Tanah Air. (FHP)

Sumber: Weibo

Pengguna Apple Watch Gugat Apple Gara-gara Baterai

Telko.id, Jakarta – Memasukkan baterai lithium-ion ke dalam benda sekecil jam tangan pintar sangatlah rumit dan berisiko. Bahkan, hal tersebut berpotensi memicu ledakan. Seperti halnya yang dialami seorang pengguna Apple Watch di Amerika Serikat.

Seorang pengguna asal New Jersey bernama Gina Priano-Keyer mengajukan gugatan kepada Apple terkait masalah baterai jam tangan pintar Apple Watch.

Dilansir Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Rabu (10/4/2019), Gina menuding Apple melakukan praktik penipuan terhadap konsumen.

{Baca juga: Makin Lengkap, Apple Watch 2020 punya Pelacak Waktu Tidur}

Gina melaporkan baterai Apple Watch miliknya mengembung. Cacat di baterai Apple Watch tak hanya merusak layar, tetapi juga berpotensi melukai si pengguna.

Gina mengklaim, Apple tahu mengenai masalah itu, tetapi tetap menjual Apple Watch ke pasaran. Cacat tersebut kali pertama ia temukan saat sedang mengisi ulang baterai. Ia membawanya ke gerai resmi Apple di New Jersey.

Dasar sial, saat membawa Apple Watch ke Apple Store untuk diperbaiki, Gina malah harus membayar USD 229. Padahal, perangkat itu masih memiliki garansi servis. Gina pun berang dan menempuh jalur hukum.

{Baca juga: iPhone dan Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Gas Beracun}

Pengalaman serupa kabarnya tak hanya dialami oleh Gina. Informasi menyebut, sejumlah pengguna Apple Watch melaporkan hal yang sama. Dan bukan kali pertama ini Apple Watch mengalami masalah terkait kondisi baterai.

Tahun lalu, ada pihak melakukan gugatan hukum serupa kepada Apple. Namun, gugatan berakhir menggantung karena karena hakim mengatakan belum ada informasi lebih detail mengenai penyebab masalah baterai kembung. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Di Australia Bisa Pesan Kopi Dikirim Pakai Drone

Telko.id, Jakarta – Ada layanan pengiriman makanan yang unik di Canberra, Australia. Sebuah perusahaan lulusan program Google X, Wing mulai menawarkan layanan pengiriman makanan dan kopi menggunakan drone.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Rabu (10/04/2019), layanan antar makanan menggunakan drone ini berada di kota Canberra serta 3 kota sekitarnya yakni Kota Crace, Palmerston dan Franklin.

“Mereka akan bisa mendapatkan pengiriman makanan dengan drone dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,” tulis perusahaan Wing.

Pihak Wing telah menguji layanan tersebut sejak lama. Mereka  menguji layanan ini lebih dari 3.000 kali selama satu setengah tahun terakhir.

Namun hanya sejumlah produk yang dapat dipesan melalui layanan ini. Selain kopi, hanya bisa beberapa makanan yang bisa diangkut oleh pesawat tak berawak tersebut.

{Baca juga: Juarai Kompetisi Drone Dunia, Remaja Australia Bawa Pulang Rp355 Juta}

Seperti layanan lainnya, Wing juga bermitra dengan beberapa restoran. Mitra yang bekerja dengan Wing dalam hal ini termasuk Drummond Golf, Capital Chemist, Kickstart Expresso, Bakers Delight, dan masih banyak lagi.

“Wing sangat percaya bahwa dengan bekerja sama dengan pembuat kebijakan, regulator, dan masyarakat setempat, kita dapat meningkatkan akses ke layanan, membuka peluang ekonomi baru, dan menghubungkan kota-kota kita dengan lebih baik,” katanya.

Sebelumnya, layanan serupa untuk mengirimkan barang atau makanan juga terjadi di Malaysia. Negara tetangga Indonesia itu telah menyadari banyaknya manfaat dari drone, hingga mereka akhirnya menyatakan minatnya untuk menggunakan drone untuk pengiriman barang.

{Baca juga: Sebentar Lagi, Kirim Barang di Malaysia Pakai “Kurir Drone”}

Nantinya, barang belanjaan akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah di hari yang sama oleh kurir drone. Menurut Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Gobind Singh Deo, drone akan diadopsi dan digunakan dalam industri pos dan kurir dalam waktu lima tahun ke depan.

“Malaysia tidak ingin ketinggalan dalam arus modernisasi, dan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad juga mengatakan bahwa negara kita harus melihat teknologi baru seperti drone dan kecerdasan buatan,” katanya, seperti dikutip dari World of Buzz. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Battle Royale ala PUBG Diadakan di Dunia Nyata, Berani Ikut?

Telko.id, Jakarta – Kata Battle Royale sangat identik dengan sebuah pertempuran di dunia game. Tapi pernahkah Anda bayangkan jika apa yang sering Anda lihat di dunia game itu benar-benar terjadi di dunia nyata?

Battle Royale sendiri adalah pertempuran dimana puluhan, bahkan ratusan orang dikumpulkan di sebuah tempat dengan misi menghabisi satu sama lain hingga tersisa satu orang sebagai pemenang.

Gamers di hampir seluruh belahan dunia sekarang tengah menggandrungi game Battle Royale, seperti PUBG dan Fortnite. Namun, apakah mereka berminat berkompetisi sungguhan di dunia nyata?

Dilansir IGN, seorang miliuner yang disembunyikan identitasnya disebutkan ingin hal itu benar-benar terjadi. Dia akan mengadakan kompetisi Battle Royale sungguhan di sebuah pulau pribadi.

{Baca juga: Tips Nekat Main PUBG dengan “Random Squad”}

Namun, senjata yang digunakan adalah airsoft dan touch-sensitive body armour. Dengan kata lain, kompetisi ini tidak akan merenggut nyawa siapapun.

Setidaknya ada 100 orang yang akan hadir dan bertempur satu sama lain dalam kompetisi Battle Royale tersebut.

Nantinya, pemenang kompetisi tersebut tentunya tidak sekadar mendapatkan winner winner chicken dinner seperti dalam game PUBG, melainkan hadiah berupa uang senilai USD 130.000 atau sekitar Rp 1,8 miliar.

{Baca juga: Akhirnya, Voice Chat di Fortnite Aktif Kembali!}

Sayang, belum jelas apakah semua orang bisa mendaftar sebagai peserta secara bebas atau peserta tertentu akan diundang secara khusus. Yang jelas, panitia penyelenggara membuka pendaftaran untuk yang tertarik.

Panitia akan membantu para peminat untuk melakukan perencanaan dan pelaksanaan kompetisi Battle Royale. Jika tak ada kendala, kompetisi tersebut rencananya berlangsung pada musim dingin mendatang. [BA/HBS]

Sumber: Sea IGN

Usung Kamera 10X Zoom, Oppo Reno Resmi Meluncur

Telko.id, Jakarta – Setelah muncul banyak bocorannya, Oppo akhirnya resmi mengumumkan kehadiran smartphone seri terbarunya, Oppo Reno di China pada Rabu (10/04/2019) waktu setempat.

Dalam acara peluncuran tersebut, ada dua varian yang diperkenalkan Oppo, yakni Reno 10x Zoom dan Reno regular.

Vice President Oppo, Brian Shen mengatakan bahwa Reno hadir untuk mengisi kekosongan antar seri Oppo F dan seri Find

“Oppo Reno ini diluncurkan untuk mengisi gap antara seri F dan seri Find,” kata Brian Shen di acara peluncuran di China.

{Baca juga: Berkualitas! Ini Hasil Foto Malam dari Kamera Oppo Reno}

Dijelaskan Shen, bahwa Reno 10x Zoom memiliki 1 kamera depan dan 3 kamera utama. Kamera depan memiliki 16 megapiksel pivot rising kamera.

Sedangkan di bagian belakang terdapt 3 kamera yang terdiri 48 megapiksel primary lens (IMX586 f1.7 Aperture), 8 megapiksel Wide Angle Lens dan 13 megapiksel  Telephoto yang bisa melakukan 10x zoom kamera.

“Kamera ini bisa digunakan untuk melakukan eksplorasi dalam berfoto,” tambah Shen.

Reno 10x Zoom memiliki layar 6,6 inci OLED. Untuk menopang kekuatan kamera, smartphone ini menggunakan chipset Qualcomm SnapDragon 855, sistem Android 9.0 Pie dan Color OS 6.

Reno 10x Zoom tersedia dalam 3 pilihan RAM dan penyimpanan internal, yakni 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB. Sedangkan kapasitas baterainya sebesar 4.065 mAh dan didukung dengan fast charging Vooc 3.0, NFC, USB Type-C 3.0, dan in-display fingerprint.

{Baca juga: Mirip Smartphone Gaming, Oppo Reno Punya “Liquid Cooling”}

Pada peluncuran tersebut Oppo juga memperkenalkan Reno regular yang tidak memilki fitur 10x Zoom kamera. Reno regular tampak lebih kecil dengan ukuran layar 6,4 inci, dengan chipset Snapdragon 710.

Reno regular memiliki kamera depan 16 megapiksel pivot kamera dan 2 kamera belakang sebesar 48 megapiksel primary lens dan 5 megapiksel depth of field camera. Smartphone ini tersedia dalam 3 pilihan RAM dan memori internal, yakni 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB, dengan kapasitas baterai 3.765 mAh

Di China duo Reno akan tersedia pada tanggal 19 April 2019 dengan 5 varian warna yaitu Nebula Purple, Mid-Night Black, Calm Black, Mist Powder, and Fog Sea Green.

{Baca juga: Unik! Oppo Reno Pakai Konsep “Kamera Ngintip”}

Oppo Reno regular dijual dengan harga  2.999 Yuan atau Rp 6,3 juta untuk RAM 6 GB/128 GB. Sedangkan Oppo Reno 10x Zoom Edition akan dijual di China 3.999 Yuan atau Rp 8,4 juta untuk RAM 6 GB/128 GB. [NM/HBS]

Duo Oppo Reno Dipastikan akan Hadir di Indonesia

Telko.id, Jakarta – Ada kabar gembira bagi fans Oppo di Indonesia, karena usai peluncuran di China pada hari ini (10/04/2019) dua seri dari Oppo Reno dipastikan akan hadir ke Indonesia.

Sayangnya, pihak Oppo Indonesia masih belum mau memberikan konfirmasi kapan tepatnya Oppo Reno 10x Zoom dan Reno regular akan tiba di Tanah Air.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto bahwa pihaknya masih menunggu kesiapan pabrik Oppo di China terkait ketersediaan perangkat tersebut di Indonesia.

“Reno akan hadir di Indonesia tapi terkait kapan waktunya tiba, kami belum bisa jawab karena harus menunggu kesiapan pabrik,” kata Aryo di acara Oppo Reno First Look di Jakarta, Rabu (10/04/2019).

{Baca juga: Berkualitas! Ini Hasil Foto Malam dari Kamera Oppo Reno}

Tetapi Aryo memberikan sedikit bocoran tentang kepastian seri apa yang akan diboyong ke Indonesia, yakni dari Reno 10x Zoom dan Reno regular.

Menurutnya Reno 10x Zoom akan hadir dalam 1 pilihan varian, yaitu RAM 8GB/256. Sedangkan untuk kategori Reno regular akan ada 2 varian, yaitu RAM 6 GB/128 GB dan RAM 8 GB/256 GB.

Sayangnya Aryo kembali enggan menjelaskan terkait harga kedua smartphone tersebut di Indonesia. “Kami tidak suka mengumbar harga dan belum tahu kisarannya berapa,” tambah Aryo.

Sebelumnya, Oppo resmi memperkenalkan seri Reno kepada publik pada peluncurannya di China pada Rabu (10/04/2019) waktu setempat. Smartphone ini memiliki fitur andalan kamera Zoom Optik 10x atau Reno 10x Zoom dan versi regular.

Vice President Oppo, Brian Shen mengatakan bahwa Reno hadir untuk mengisi kekosongan antar seri Oppo F dan seri Find “Reno ini diluncurkan untuk mengisi gap antara seri F dan seri Find,” ucap Brian Shen.

{Baca juga: Unik! Oppo Reno Pakai Konsep “Kamera Ngintip”}

Reno 10x Zoom memiliki 1 kamera depan dan 3 kamera utama. Kamera depan memiliki 16 megapiksel pivot rising kamera. Sedangkan di bagian belakang terdapat 3 kamera, yang terdiri 48 megapiksel primary lens (IMX586 f1.7 Aperture), 8 megapiksel Wide Angle Lens dan 13 megapiksel Telephoto yang bisa melakukan 10x zoom kamera. [NM/HBS]

Tak Cuma Android, iOS Juga Jadi Sasaran Spyware Exodus

Telko.id, Jakarta Spyware bernama Exodus ternyata semakin merajalela. Setelah menyerang perangkat berbasis Android, virus tersebut sekarang merambah perangkat bersistem operasi iOS.

Menurut peneliti keamanan Lookout, spyware Exodus untuk iOS ditemukan di sejumlah situs phishing yang didesain khusus untuk menipu konsumen sejumlah operator seluler di Italia dan Turkmenistan.

Dari hasil temuan itu, Exodus untuk iOS adalah versi modifikasi dari Exodus untuk Android lewat sejumlah pengurangan. Jika sudah menginfeksi perangkat, Exodus bisa mencuri kontak, foto, video, dan rekaman audio.

{Baca juga: Google Hapus 200 Aplikasi Terinfeksi Malware di Play Store}

Tak cukup itu saja, seperti dikutip Telko.id dari Engadget, Rabu (10/4/2019), informasi GPS dan lokasi perangkat pun ikut tercuri. Peretas bisa memanfaatkan spyware Exodus untuk merekam audio secara real time.

Lalu, adakah kesamaan antara spyware Exodus untuk iOS dengan Android? Ada. Kesamaannya adalah Exodus untuk iOS maupun Android sama-sama mengunggah data curian ke server serupa.

Spyware Exodus bisa menyebar ke iOS jika pengguna menginstal aplikasi selain di App Store. Peretas memanfaatkan sertifikat enterpris yang mendapat izin dari Apple agar bisa menginfeksi perangkat iOS milik pengguna.

{Baca juga: Awas! Game di App Store Terhubung ke Server ‘Malware Golduck’}

Informasi terbaru menyebut, Apple sudah menarik izin sertifikat tersebut. Dengan kata lain, spyware Exodus untuk iOS seharusnya tak lagi bisa beroperasi. Sayang, pihak Apple belum memberi konfirmasi terkait hal ini. [SN/HBS]

Sumber: Engadget

PBB Bahas Gagasan Kota Terapung, Seperti Apa?

Telko.id,Jakarta – Rencana untuk membuat sebuah kota terapung yang ramah lingkungan dan tahan terhadap bencana tsunami serta badai telah diumumkan oleh PBB. Seperti apa teknologi yang akan digunakan pada konsep rumah terapung?

Proyek ini dianggap dapat membantu manusia bertahan hidup ketika terjadi perubahan iklim yang mengancam kehidupan di Bumi. Gagasan kota terapung ini telah dibahas di ruang rapat gedung PBB di New York, minggu ini.

Para ahli meminta untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dari ide tersebut dan meluncurkan visi konsep tentang bagaimana kota-kota ini akan terlihat di masa depan.

“Kota terapung adalah sarana untuk memastikan ketahanan iklim, karena bangunan dapat naik bersama dengan laut,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB, Amina Mohammed.

{Baca juga: Insinyur Belanda Bikin Lima Rumah Gunakan Printer 3D}

“Dan ketika seluruh komunitas terapung dirancang dari awal, mereka dapat dirancang sebagai iklim netral sejak awal. Mengapa tidak menggunakan angin dan air yang berlimpah untuk memenuhi semua kebutuhan listrik mereka?,” tambahnya.

Sebagai bagian dari yang dibahas dalam pertemuan itu, para petinggi PBB meluncurkan konsep untuk kota terapung yang dinamai, Oceanix City.

Konsep teknologi dan desain ini dikembangkan oleh arsitek Bjarke Ingels dan Oceanix, sebuah perusahaan yang secara khusus membangun struktur terapung.

Dijelaskan, dalam konsep ini setiap kota akan terdiri dari beberapa platform heksagonal yang dapat menampung 10.000 penduduk. Kota terapung ini dirancang untuk tahan terhadap banjir, tsunami, dan angin topan kategori 5.

Potensi akan cuaca berbahaya atau bencana alam, diperkirakan akan meningkat seiring dengan meningkatnya suhu global yang disebabkan perubahan iklim.

Ada belasan desain kota terapung yang sudah ada sebelumnya. Namun, rencana Oceanix memiliki sesuatu yang khusus untuk masalah ini.

{Baca juga : Elon Musk Bangun Pangkalan di Mars Tahun 2028}

Konsep ini didukung oleh Program Pemukiman Manusia PBB (UN-Habitat), badan PBB untuk pembangunan perkotaan berkelanjutan. Sejak dibuka pada Rabu (3/4/2019) lalu, bos UN-Habitat Maimunah Mohd Sharif mengatakan, mereka berencana untuk membangun prototype dalam beberapa bulan ke depan.

“Semua orang di tim benar-benar menginginkan ini dibangun. Kami tidak hanya berteori,” kata CEO Oceanix, Marc Collins, kepada Business Insider. [BA/HBS]

Sumber: The Sun