spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1277

Unik! Capres Ini akan Gunakan Hologram 3D untuk Kampanye

Telko.id, Jakarta – Kemajuan teknologi dapat dikembangkan untuk segala sektor, termasuk politik. Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Andrew Yang termasuk salah satu orang yang memanfaatkan teknolog. Capres ini meluncurkan hologram 3D untuk kampanye jarak jauh.

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Sabtu (13/04/2019), hal tersebut diungkap Andrew pada acara TMZ Live pada Rabu (10/4) lalu.

Dalama pemaparannya, menurut Andrew, teknologi hologram memungkinkan dia bisa berada di dua atau tiga tempat sekaligus.

Andrew memiliki alasan mengapa dirinya akan menggunakan Hologram 3D untuk berkampanye. Dalam sebuah wawancara, Andrew beralasan jika di tahun 2019 ini teknologi selalu berkembang sehingga diperlukan cara baru untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

{Baca juga: Astronot NASA Ikut “Nyoblos” Pemilu AS di Luar Angkasa}

“Fakta bahwa tahun 2019, dan segera akan menjadi tahun 2020, dan banyak hal berubah.  Kita tidak bisa terus begitu saja melakukan hal yang sama berulang-ulang, dan mengharapkannya untuk mencapai hasil yang kita butuhkan” ucap Andrew.

Rencananya hologram akan disiarkan di belakang truk kampanye. Hologram 3D Andrew akan menyampaikan pidato yang direkam dan akan dikembangkan supaya bisa menjawab pertanyaan dari masyarakat.

Masih dalam wawancara di TMZ Live, Andrew mengatakan bahwa dia terinspirasi dengan hologram rapper kondang Tupac Shakur yang muncul di acara Coachella pada tahun 2012 lalu.

Kala itu rapper yang telah meninggal pada tahun 1996 itu muncul dalam bentuk hologram, dan menghibur penonton di lokasi yang berjauhan.

Di Indonesia, Presiden Jokowi juga sempat menggunakan teknologi hologram. Pada perhelatan Smart Citizen 2019 di Jakarta pada 28 Maret 2019 lalu, Jokowi hadir dalam bentuk hologram dan membuat pengunjung acara terperangah.

{Baca juga: Facebook Blokir 115 Akun Jelang Pemilu Paruh Waktu AS }

Saat itu, Jokowi muncul memberikan paparan tentang berbagai capaian pembangunan selama periode pertama pemerintahannya. Sambutan anak muda langsung ‘pecah’ menyaksikan kehadiran Jokowi.

Mereka sontak mengeluarkan telepon genggamnya untuk mengabadikan peristiwa langka penampilan Jokowi dalam kemajuan teknologi terkini karya anak bangsa. [NM/HBS]

Sumber: The Verge

Apex Legends Tiba-tiba Aktifkan Fitur Penalti, Kenapa?

Telko.id, Jakarta Apex Legends memungkinkan pemain rela meninggalkan permainan kapan pun mereka inginkan selama pertandingan. Namun, Respawn sebagai pengembang game tampaknya membuat perubahan terkait itu.

Pengembang Apex Legends, Respawn, beberapa waktu lalu diketahui secara tidak sengaja mengatur fitur penalti muncul sebelum siap. Namun demikian, akhirnya, Respawn menonaktifkan lagi fitur terbaru.

Dalam update subreddit, Community Manager Jay Frechette mengatakan bahwa studio tengah menggarap fitur baru. Tapi, fitur itu tidak direncanakan tayang dengan pembaruan.

{Baca juga: 5 Fakta Game Apex Legends, Si Pesaing PUBG dan Fortnite}

“Secara internal, kami telah mengerjakannya dan menguji fitur. Namun, bukan niat atau rencana kami membuatnya ditayangkan dengan pembaruan yang muncul pada 4 April 2019,” katanya.

Dilansir Game Spot, ia melanjutkan bahwa penalti ditayangkan lebih awal karena skrip yang hilang. Oleh karena itu, fitur tidak terlihat dalam patch notes.

“Kami memperbarui skrip, diuji dengan QA dan sekarang dinonaktifkan untuk semua platform. Kami tidak memiliki Estimate Time Arrival kapan ini akan keluar secara nyata. Maaf kami kepada para pengguna,” ujarnya.

Penalti tersebut, menurut laporan Trustedreview, tidak direncanakan untuk diterapkan pada pemain yang benar-benar mati atau tak punya full team.

{Baca juga: Respawn Blokir 355 Ribu Cheater Game Apex Legends}

Sebelumnya, Respawn Entertainment semakin gencar melawan pemain curang atau cheater game dalam game Apex Legends. Respawn mengklaim telah memblokir ratusan ribu cheater di platform.

Dengan menggunakan teknologi Easy-Anti-Cheat, Respawn berhasil memblokir lebih dari 355 ribu cheater yang banyak bermain di perangkat komputer PC. [BA/HBS]

Sumber: Game Spot

Ini Cara Kerja Chatbot Anti Hoaks Verifikasi Konten

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan layanan Chatbot Anti Hoaks di aplikasi Telegram. Sesuai namanya, layanan ini hadir untuk memerangi hoaks dengan melakukan verifikasi konten yang tersebar di masyarakat. Lantas, bagaimana cara kerjanya?

Kominfo berkolaborasi dengan startup teknologi bernama Prosa, untuk mengembangkan chatbot anti hoaks di aplikasi Telegram ini.

Di acara peluncurannya, CEO Prosa, Teguh Eko Budiarto menjelaskan bagaimana Chatbot anti-hoaks ini bekerja.

Yang pertama harus dilakukan pengguna adalah mengunjungi akun @chatbotantihoaks di aplikasi Telegram. Kemudian, pengguna bisa mengetik kata kunci atau tautan artikel di dalam chat dan mesin akan memberikan klarifikasi data tersebut.

{Baca juga: Perangi Hoaks, Kominfo Bikin Chatbot Anti Hoaks di Telegram}

“Kita ambil dulu kontennya nanti kita verifikasi dan memberikan informasi ke masyarakat. Ini semacam search engine, karena melalui pra processing, post processing dan kita cari relevansinya,” kata Teguh di Kantor Kominfo pada Jumat (12/04/2019).

Chatbot Anti Hoaks memiliki ratusan data sebagai bahan untuk melakukan verifikasi. Terkait data mereka mendapat bantuan dari Masyarkat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Kominfo, dan kolaborasi dengan beberapa media.

“Datanya sudah banyak dari Mafindo, Kominfo dan kita integrasikan juga ke data dari temen-temen media,” terang Teguh.

Dalam melakukan verifikasi data, Prosa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang dikolaborasi dengan jurnalis secara manual. Pasalnya, ada beberapa informasi yang membutuhkan tenaga jurnalis untuk melakukan verifikasi.

“Kita gak bisa itu menyerahkan semua pada teknologi, sedangkan fakta di dunia nyata. Jadi AI bukan sepenuhnya menggantikan manusia yang berfungsi sebagai investigator, tapi hanya untuk mempermudah saja,” paparnya.

{Baca juga: Kominfo Awasi Kampanye di Media Sosial Selama Masa Tenang}

Ia mengakui jika akurasi datanya belum 100%. Namun Chatbot Anti Hoaks akan terus dikembangkan supaya bisa terus melakukan verifikasi terhadap konten-konten di media sosial.

“Sekarang memang belum 100%, tapi kita akan tambahin terus akurasinya,” tutup Teguh. [NM/HBS]

Nokia X71 Hadir Punya Layar Hole Punch dan Triple Camera 48 MP

0

Telko.id – Nokia X71 kali pertama diperkenalkan pada 2019, April 02. Perangkat bermesin Snapdragon 660 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), Android One dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia X71. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia X7).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black) dan memiliki body berdimensi 157.2 x 76.5 x 8 mm (6.19 x 3.01 x 0.31 in) dengan berat 180 g (6.35 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia X71

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia X71 :

  • 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, 1/3.1″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Nokia X71

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 660 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 512. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.39″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2316 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia X71 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia X71 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 28, 38, 40, 41
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2019, April 02
Status Available. Released 2019, April 17
BODY
Dimensions 157.2 x 76.5 x 8 mm (6.19 x 3.01 x 0.31 in)
Weight 180 g (6.35 oz)
Build Glass front, glass back, aluminum frame
SIM Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.39 inches, 100.9 cm2 (~83.9% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2316 pixels (~400 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), Android One
Chipset Qualcomm SDM660 Snapdragon 660 (14 nm)
CPU Octa-core (4×2.2 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
GPU Adreno 512
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 6 GB
Internal 64GB 6GB RAM, 128GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
5 MP, f/2.4, (depth)
Features Zeiss optics, dual-LED flash, panorama, HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.0, 1/3.1″, 1.0µm
Features
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 3500 mAh
Non-removable Li-Po 3500 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Habis Nyoblos, Makan dan Minum Kopi Cash Back 50% Pakai DANA

0

Telko.id – Hampir semua masyarakat Indonesia menunggu Pemilu 2019. Sayang, kabar beredar bakal banyak yang ‘Golput’. Nah, dalam upaya menarik masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi tahun ini dan mengajak masyarakat tidak ‘golput’, DANA, dompet digital Indonesia memberikan penawaran menarik bagi yang sudah ‘nyoblos’. Diskon 50% buat makan dan ngopi.

Ada 1 (Satu) gerai kopi dan 7 (tujuh) mitra merchant yang terdiri dari gerai makanan cepat saji dan restoran. Kenapa 1 dan 7, ya, supaya masyarakat ingat bahwa 17 itu adalah tanggal penting untuk melakukan ‘penyoblosan’ pada pesta demokrasi tahun ini.

Penawaran menarik itu berupa program pemberian cashback dan voucher ekstra bagi para pengguna dompet digital DANA yang bertransaksi pada tanggal 17 April tersebut.

“Pesta Demokrasi yang setiap 5 (lima) tahun kita rayakan adalah untuk masa depan Indonesia. DANA dikembangkan untuk tujuan yang sama, yaitu menjadikan masa depan Indonesia yang cemerlang.

Sebagai dompet digital yang dibangun serta dikembangkan oleh talenta-talenta terbaik Indonesia, DANA mendorong Indonesia menjadi lebih kompetitif dengan dompet digital yang praktis, efisien, dan terjamin keamanannya,” ujar Chrisma Albandjar, Chief Communication Officer DANA.

Selain itu, untuk mendorong keturutsertaan masyarakat dan mengingatkan tanggal penting pemilihan umum dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019, maka DANA memberikan cashback sebesar 50% atau maksimal Rp25.000, serta tambahan voucher senilai Rp17.000 bagi para pengguna DANA yang bertransaksi di 1+7 mitra merchant yang sudah kerjasama.

Mitra merchant tersebut adalah 1 (satu) coffee shop Kopi Kenangan dan 7 (tujuh) tempat makan favorit, yakni KFC, HokBen, Bakmi GM, Wendy’s, Domino’s Pizza, Sate Khas Senayan, dan Kafe Betawi.

Chrisma menambahkan, pada tanggal 17 April 2019 bukan saja kita mendapatkan pengalaman untuk merayakan Pesta Demokrasi melalui Pemilu dan Pilpres, tapi juga mendapatkan pengalaman mengesankan yang mampu mendorong masyarakat Indonesia makin beralih ke budaya bertransaksi nontunai dan nonkartu demi peningkatan ekonomi yang lebih besar.

“Siapa pun yang nanti terpilih, tetap saja, dompet digital seperti DANA harus tetap tumbuh dan berkembang karena akan mendukung revolusi industry 4.0 yang sudah dicanangkan pemerintah,” tutup Chrisma.

Sebagai infrastruktur pembayaran digital berplatform terbuka, dompet digital DANA memiliki kemampuan dan manfaat untuk setiap pelaku usaha online dan offline, termasuk startup,” jelasnya.

Sebagai contoh, berbagai jenis pengusaha baik offline maupun online, dapat langsung melakukan semua transaksi secara digital, non tunai dan non kartu. Pengusaha offline diantaranya adalah para pedagang di pasar tradisional, pengemudi jasa transportasi umum, pemilik toko individual hingga gerai-gerai yang memiliki ratusan cabang.

Sementara, pengusaha online seperti para pelaku bisnis e-commerce dan media sosial, atau startup individual, dapat siap melayani transaksi nontunai dan nonkartu dengan memanfaatkan layanan-layanan yang tersedia pada dompet digital DANA. (Icha)

Harganya Lebih Mahal, Huawei P30 Pro “Keok” dari Oppo Reno

0

Telko.id, Jakarta – Oppo Reno resmi diluncurkan di China, pada Rabu (10/04) lalu. Sebagai pendatang baru, Reno rupanya langsung “tancap gas”. Tanpa perlu gembar-gembor publikasi, jagoan Oppo ini langsung melibas sejumlah smartphone flagship di AnTuTu Benchmark. Bahkan seri Reno 10x Zoom mengangkangi Huawei P30 Pro yang dibanderol dengan harga selangit.

Smartphone ini ditopang oleh dapur pacu prosesor Snapdragon 855, konfigurasi RAM dan ROM 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB, serta baterai berkapasitas 4,065 mAh.

Meski memiliki spesifikasi tinggi, namun Reno 10x Zoom dibanderol dengan harga yang terbilang terjangkau. Melansir dari The Verge, Jumat (12/04/2019), smartphone ini dibanderol seharga mulai dari USD 600 atau Rp 8,4 jutaan hingga USD 710 atau Rp 10 jutaan untuk versi tertingginya.

{Baca juga: Usung Kamera 10X Zoom, Oppo Reno Resmi Meluncur}

Reno berhasil mencatatkan skor 369.254 poin dan mengisi posisi kedua di bawah Xiaomi Mi 9. Skor itu berhasil mengalahkan sejumlah smartphone flagship yang dibanderol dengan harga lebih mahal, seperti Huawei P30 Pro.

Sekadar informasi, P30 Pro dijual seharga Rp 12,9 jutaan di Indonesia untuk model 8GB dan 256GB. Meski dipatok dengan harga mahal, namun tidak menjamin smartphone ini memiliki performa lebih baik. Terbukti, P30 Pro hanya sanggup menempati posisi 7 saja dengan skor 290.189 poin.

Padahal jika melihat ke sisi spesifikasinya, keduanya sama-sama ditenagai oleh prosesor berbasis 7nm, yakni Snapdragon 855 untuk Reno dan Kirin 980 untuk P30 Pro. Keduanya juga sama-sama menerapkan sistem pendingin khusus untuk meningkatkan performa smartphone secara signifikan.

Tapi yang menarik sebenarnya, skor tinggi yang diperoleh Reno 10x Zoom bukanlah dari versi tertingginya, melainkan versi menengahnya yang “hanya” memiliki RAM 6GB dan ROM 256GB.

Jadi bisa Anda bayangkan, apabila benchmark menggunakan versi RAM 8GB dan ROM 256GB, hasil yang dicatat Reno akan lebih tinggi lagi dan jauh meninggalkan pesaingnya, termasuk P30 Pro.

{Baca juga: 10 Smartphone Android Terkencang, Huawei P30 Pro Masih “Kedodoran”}

Selain dapur pacu yang kencang, Reno juga merupakan seri dengan teknologi kamera yang mumpuni. Diklaim Vice President Oppo, Brian Shen, terdapat satu kamera depan berdesain pivot rising camera dan 3 kamera belakang.

Dengan hasil benchmark AnTuTu ini, kita dapat melihat bagaimana harga mahal sebuah smartphone belum tentu bisa jadi jaminan akan memiliki performa terbaik. Reno telah membuktikannya, dengan melibas P30 Pro yang memiliki harga jauh lebih mahal.

Oppo Reno 10x Zoom sendiri dipastikan akan hadir di Indonesia bersama dengan versi standarnya. Namun Oppo masih belum memberitahu kapan tanggal pasti keduanya akan hadir di Tanah Air. Kita tunggu saja. (FHP/HBS)

Sumber: The Verge

Sniper Elite V2 Versi Daur Ulang Hadir 24 April

Telko.id, Jakarta – Spesifikasi dan kualitas grafis PC dan konsol yang semakin mumpuni, membuat banyak game lawas diperbarui. Satu game tua yang mendapatkan versi daur ulang atau remastere adalah Sniper Elite garapan Rebellion Developments.

Game Sniper Elite pertama kali dirilis pada 30 April 2012. Sniper Elite adalah franchise game yang menggabungkan genre tactical shooter dan stealth game dengan latar era Perang Dunia II.

Pemain akan bermain sebagai penembak jitu yang memerangi Nazi. Gameplay yang disajikan dilengkapi dengan efek slow motion saat peluru menuju dan mengenai musuh.

Sebelumnya, pada Maret 2019, Rebellion Development mengumumkan rencana untuk meluncurkan versi remastered dari game tersebut. Salah satu perbaikan pada versi daur ulang ini adalah resolusi yang ditingkatkan ke kualitas 4K dan HDR.

{Baca juga: Gearbox Software Pamer Cuplikan Game Borderlands 3}

Kabar terbaru menyebutkan bahwa game tersebut akan dirilis ulang pada bulan Mei, dan sudah bisa dipesan saat ini. Kabar baiknya, semakin banyak platform yang akan mendukung game ini. Pada 14 Mei, game Sniper Elite akan dirilis untuk PC dan PS4.

Sementara versi untuk Xbox dan Nintendo Switch, menurut laporan Niche Gamer, akan dirilis pada 24 April 2019 mendatang. Video trailer terkait pengumuman itu juga sudah dirilis oleh Rebellion Development.

Salah satu video menunjukkan perbedaan signifikan dari grafis versi original dan daur ulang. Pada versi remastered, tampilan bayangan dan cahaya terlihat lebih dramatis dan nyata. Karakter dan ekspresinya juga dibuat lebih hidup.

Selain menyajikan opsi kualitas grafis 4K dan HDR, versi remastered dari game Sniper Elite ini juga menyiapkan opsi dengan frame rate 60fps, sehingga Sniper Elite V2 Remastered akan tidak kalah dari game AAA sekarang.

Tidak ketinggalan, fitur seperti Photo Mode juga bakal disediakan untuk memberikan kesempatan pemain mengabadikan momen seru saat bermain game.

Untuk versi remastered, semua DLC dari Sniper Elite V2 akan langsung disediakan di dalamnya. Ada tujuh karakter baru yang bisa dimainkan dari seri Zombie Army dan mendukung mode multiplayer hingga 16 pemain.

{Baca juga: Ubisoft Rilis Game Baru Watch Dog 3? Ini Bocorannya

Bagi gamer yang ingin mendapatkan Sniper Elite V2 di Steam harga yang dipasang adalah USD34,99 atau sekitar 495 ribu. Sementara gamer yang sudah memiliki Sniper Elite V2 versi original cukup melakukan pembelian senilai USD 9,99 atau sekitar Rp 141 ribu. [BA/HBS]

Sumber: Niche Gamer

Perangi Hoaks, Kominfo Bikin Chatbot Anti Hoaks di Telegram

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berupaya untuk memerangi hoaks. Salah satu cara terbaru yang diperkenalkan adalah dengan meluncurkan Chatbot Anti Hoaks di platform Telegram.

Chatbot Anti Hoaks adalah piranti lunak yang dirancang untuk melakukan verifikasi atau menjawab setiap pertanyaan publik mengenai informasi yang masih diragukan kebenarannya.

“Jika kita menerima sebuah informasi dan masih meragukannya, kita bisa kirim informasinya ke Chatbot Anti Hoaks, lalu kita kasih penjelasannya mengenai kejelasan informasi tersebut,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo RI, Semuel A Pangerapan, di Kantor Kominfo, Jumat (12/04/2019).

Dalam mengembangkan layanan ini, Kominfo menggandeng Prosa, sebuah startup pengembang Natural Language Processing (NLP). Anda bisa mengunjungi akun Chatbot Anti Hoaks yang bernama @chatbotantihoaks di aplikasi Telegram.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

“Diharapkan pengguna bisa lebih kritis terhadap informasi yang mereka terima,” tambah Semuel.

Terkait klarifikasi data, berasal dari pangkalan data Mesin AIS Kominfo serta kolaborasi media yang bekerja sebagai fact checker Chatbot Anti Hoaks serta Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Semuel pun menjelaskan cara kerja chatbot Anti Hoaks.

Pengguna mengetik atau menyertakan tautan website mengenai informasi yang mereka ragukan kebenarannya. Lalu Chatbot Anti Hoaks akan melakukan verifikasi dan memberikan klarifikasi jika data yang pengguna ajukan ternyata hoaks.

“Pengguna bisa menanyakan kata kunci pada artikel lalu chatbot akan melakukan verifikasi apakah data tersebut hoaks atau tidak,” ujar Semuel.

Sayangnya saat ini Chatbot Anti Hoaks baru ada di aplikasi telegram. Kominfo bersama Prosa sedang berusaha mengembangkan Chatbot ini supaya bisa berada di aplikasi WhatsApp dan Line yang juga memiliki banyak pengguna.

“Saat ini kominfo sedang mendorong supaya layanan ini bisa hadir di WhatsApp dan Line,” tutur Semuel.

{Baca juga: Kominfo Awasi Kampanye di Media Sosial Selama Masa Tenang}

Hal tersebut juga dikatakan oleh Teguh Eko Budiarto selaku CEO Prosa. Menurut Teguh saat ini verifikasi fakta baru bisa melakukan verifikasi dalam bentuk kata serta artikel. Sedangkan pengaduan dalam bentuk gambar dan video.

“Ke depannya untuk gambar dan video akan tersedia. Kemudian akan ada chating dan sosial media dan Anda bisa bergabung dalam sistem ini,” tutup Teguh. [NM/HBS]

Kominfo Luncurkan Chatbot Anti Hoaks di Telegram, Efektifkah?

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berupaya untuk memerangi hoaks. Salah satu cara terbaru yang diperkenalkan adalah dengan meluncurkan Chatbot Anti Hoaks di platform Telegram.

Chatbot Anti Hoaks adalah piranti lunak yang dirancang untuk melakukan verifikasi atau menjawab setiap pertanyaan publik mengenai informasi yang masih diragukan kebenarannya.

“Jika kita menerima sebuah informasi dan masih meragukannya, kita bisa kirim informasinya ke Chatbot Anti Hoaks, lalu kita kasih penjelasannya mengenai kejelasan informasi tersebut,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo RI, Semuel A Pangerapan, di Kantor Kominfo, Jumat (12/04/2019).

Dalam mengembangkan layanan ini, Kominfo menggandeng Prosa, sebuah startup pengembang Natural Language Processing (NLP). Anda bisa mengunjungi akun Chatbot Anti Hoaks yang bernama @chatbotantihoaks di aplikasi Telegram.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

“Diharapkan pengguna bisa lebih kritis terhadap informasi yang mereka terima,” tambah Semuel.

Terkait klarifikasi data, berasal dari pangkalan data Mesin AIS Kominfo serta kolaborasi media yang bekerja sebagai fact checker Chatbot Anti Hoaks serta Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Semuel pun menjelaskan cara kerja chatbot Anti Hoaks.

Pengguna mengetik atau menyertakan tautan website mengenai informasi yang mereka ragukan kebenarannya. Lalu Chatbot Anti Hoaks akan melakukan verifikasi dan memberikan klarifikasi jika data yang pengguna ajukan ternyata hoaks.

“Pengguna bisa menanyakan kata kunci pada artikel lalu chatbot akan melakukan verifikasi apakah data tersebut hoaks atau tidak,” ujar Semuel.

Sayangnya saat ini Chatbot Anti Hoaks baru ada di aplikasi telegram. Kominfo bersama Prosa sedang berusaha mengembangkan Chatbot ini supaya bisa berada di aplikasi WhatsApp dan Line yang juga memiliki banyak pengguna.

“Saat ini kominfo sedang mendorong supaya layanan ini bisa hadir di WhatsApp dan Line,” tutur Semuel.

{Baca juga: Kominfo Awasi Kampanye di Media Sosial Selama Masa Tenang}

Hal tersebut juga dikatakan oleh Teguh Eko Budiarto selaku CEO Prosa. Menurut Teguh saat ini verifikasi fakta baru bisa melakukan verifikasi dalam bentuk kata serta artikel. Sedangkan pengaduan dalam bentuk gambar dan video.

“Ke depannya untuk gambar dan video akan tersedia. Kemudian akan ada chating dan sosial media dan Anda bisa bergabung dalam sistem ini,” tutup Teguh. [NM/HBS]

Salut! Bos Xiaomi Donasikan Bonus Rp 13,6 Miliar untuk Amal

Telko.id, Jakarta – CEO Xiaomi, Lei Jun, baru saja menerima bonus besar dari perusahaan, mencapai Rp 13,6 triliun. Bingung mau dipakai buat apa uang sebanyak itu, akhirnya bos Xiaomi ini memutuskan untuk donasikan bonus yang ia dapat untuk amal.

Dilansir Business Today, Lei Jun menerima bonus tahunan setelah Xiaomi melantai di bursa Hong Kong. Ia mendapat lebih dari 636,6 juta saham sebagai bonus karena telah mengabdi delapan tahun di Xiaomi.

Dikutip Telko.id, Jumat (12/4/2019), sesuai harga terkini saham Xiaomi, jumlah tersebut setara 7,54 miliar dolar Hong Kong atau setara USD 961 juta. Kalau dirupiahkan, jumlahnya berada di kisaran Rp 13,6 triliun.

{Baca juga: Bos Xiaomi Pamer Smartphone Lipat, Mi Mix Flex?}

Yang menarik, Xiaomi juga memberi pernyataan bahwa Lei Jun sudah berjanji untuk mendonasikan semua bonus untuk keperluan amal. Namun demikian, jumlahnya harus terlebih dahulu kena potongan pajak.

Sayang, Xiaomi tidak menjelaskan lebih lanjut ke mana bonus yang diterma Lei Jun akan didonasikan. Xiaomi belum pula memberi pernyataan secara detail terkait hal tersebut. Lei Jun pun masih bungkam.

Xiaomi membukukan kinerja mentereng sepanjang kuartal II-2018. Pendapatan Xiaomi melonjak 68,3 persen seiring kenaikan penjualan ponsel. Xiaomi memang tengah populer di berbagai negara, khususnya India.

{Baca juga: Terbesar dalam Sejarah, Ini Bonus yang Diterima Bos Xiaomi}

Pendapatan Xiaomi dari pasar luar negeri melonjak dua kali lipat ketimbang periode yang sama pada 2017. Laporan tersebut baru dibeberkan oleh Xiaomi sejak melantai perdana di bursa saham senilai USD 4,72 miliar. [SN/HBS]

Sumber: Business Today