spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1275

Samsung Galaxy View2 Tablet Dengan Layar Super Lebar

0

Telko.id – Samsung Galaxy View2 kali pertama diperkenalkan pada 2019, April. Perangkat bermesin Exynos 7884 ini hadir dengan sistem operasi Android 8.1 (Oreo) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 3 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy View2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Tab S5e).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Dark Grey) dan memiliki body berdimensi 417.1 x 263.4 x 17.3 mm (16.42 x 10.37 x 0.68 in) dengan berat 2.23 kg (4.92 lb). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Nano-SIM.

Kamera Samsung Galaxy View2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Sayang nya, Samsung Galaxy View2 ini tidak memiliki kamera utama. Tapi memiliki kamera depan.

Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy View2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 7884 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×1.6 GHz Cortex-A73 & 6×1.6 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G71 MP2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 12000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 17.3″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×1920 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy View2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, EDR). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy View2 :

NETWORK
Technology HSPA / LTE
2G bands N/A
3G bands HSDPA 900 / 2100 – Global
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 20(800) – Global
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2019, April
Status Available. Released 2019, April
BODY
Dimensions 417.1 x 263.4 x 17.3 mm (16.42 x 10.37 x 0.68 in)
Weight 2.23 kg (4.92 lb)
Build
SIM Nano-SIM
Colors Dark Grey
Built-in kickstand
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 17.3 inches, 825.1 cm2 (~75.1% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 1920 pixels, 16:9 ratio (~127 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 8.1 (Oreo)
Chipset Exynos 7884 (14 nm)
CPU Octa-core (2×1.6 GHz Cortex-A73 & 6×1.6 GHz Cortex-A53)
GPU Mali-G71 MP2
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 3 GB
Internal 64GB 3GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors No
Features
Video
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP
Features
Video 2160p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, EDR
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS
NFC
Radio No
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Accelerometer
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 12000 mAh
Non-removable Li-Po 12000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Amazon Siapkan Layanan Streaming Musik Gratis, Saingi Spotify?

Telko.id, Jakarta Amazon menebar ancaman serius kepada Spotify dalam waktu dekat. Sumber internal menyatakan bahwa Amazon sedang menyiapkan layanan streaming musik gratis yang didukung iklan.

Dilansir Telko.id dari Engadget pada Minggu (14/04/2019), layanan streaming musik tersebut juga akan memberikan akses “Limited Catalog” dan bisa dimainkan di speaker Echo tanpa harus membayar atau mendaftar untuk layanan lain.

Selain itu, layanan ini akan membayar label musik per aliran musik tanpa memikirkan jumlah iklan yang berjalan di lagu-lagu mereka.

Rencananya dalam waktu dekat, layanan streaming musik akan diluncurkan oleh perusahaan pimpinan Jeff Bezos tersebut.

Sayangnya, Amazon belum mau mengomentari rumor tersebut. Saat ini Amazon telah memiliki layanan streaming musik berbayar, Amazon Prime Music, yang telah memiliki 20 juta pelanggan di tahun 2018.

{Baca juga: Bos Amazon Ingin Pindahkan Orang Genius ke Antariksa }

Rencana Amazon ini patut diperhitungkan. Pasalnya jika mereka benar-benar merilis layanan streming musik gratis, bisa saja Amazon akan menjadi pesaing baru dalam industri layanan musik streaming dunia.

Layanan streaming yang saat ini sedang naik daun adalah Spotify. Pada kuartal keempat 2018 lalu, Spotify mengumumkan bahwa jumlah pengguna aktif bulanan mereka naik menjadi sebanyak 207 juta, dari 191 juta pada kuartal sebelumnya.

Menurut The Verge, jumlah pengguna premium naik dari 87 juta menjadi 96 juta, sementara jumlah pengguna gratis dengan iklan naik dari 109 juta menjadi 116 juta orang.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, Spotify memiliki 71 juta pengguna premium dan 93 juta pengguna “gratis”.

Tak hanya itu, Spotify juga untuk pertama kalinya meraup keuntungan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini meraup penghasilan EUR1,5 miliar atau setara Rp 23,8 triliun.

{Baca juga: Spotify Dulang Untung, Seberapa Banyak?}

Itu artinya, untuk pertama kalinya Spotify meraup keuntungan operasional. Keuntungan itu mencapai EUR 94 juta (Rp 1,5 triliun). Ini adalah peningkatan yang sangat drastis dari kerugian sebesar EUR 87 juta (Rp 1,38 triliun) yang mereka derita pada akhir Q4 2017. [NM/HBS]

Sumber: Engadget

Apes, Pemuda Ini Babak Belur Dikeroyok Gara-gara Selfie

Telko.id, Jakarta – Peristiwa ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati ketika berselfie di tempat umum. Sebab, barangkali apa yang kita lakukan dapat menyinggung perasaan orang di sekitar kita.

Seperti yang terjadi di sebuah restoran di Kuching, Serawak. Seorang pemuda berusia 22 tahun yang sedang asyik berfoto selfie dengan pasangannya, tiba -tiba diserang orang tak dikenal.

Beberapa orang terkadang memang bereaksi berlebihan pada hal-hal kecil, tanpa menyadarinya. Namun, pria ini jelas melewati batas ketika dia menyerang pasangan hanya karena mengambil selfie di dekatnya.

Menurut laporan dari Buletin TV3, siang itu korban bersama teman wanitanya sedang berkunjung di sebuah restoran. Karena ingin memiliki kenang-kenangan di restoran itu, pemuda ini mengambil beberapa foto narsis bersama teman wanitanya.

{Baca juga: Tragis! Gara-gara Selfie, Gadis Cantik Tewas Tertabrak Kereta}

Namun, tak disangka, apa yang dia lakukan membuat seorang pengunjung restoran marah. Dia menuduh pemuda itu mengambil foto dirinya dan mulailah terjadi pertengkaran.

Tiba-tiba, pria yang marah itu meninggalkan tempat kejadian, dan beberapa saat kemudian kembali datang bersama pria lain dan mulai menyerang pemuda itu.

Korban ditebas menggunakan senjata tajam di lengan dan kaki hingga memgalami pendarahan yang hebat akibat serangan itu.

Sejumlah netizen mengaku prihatin atas atas insiden itu. Mereka berdoa agar korban segera pulih dari rasa sakit dan trauma.

Sementara, ada beberapa netizen yang mengemukakan bahwa ada fakta lain yang mungkin terjadi dan tidak diketahui.

“Saya yakin ada motif lain di balik itu, dan bukan hanya karena dia mengambil selfie,” tulis seorang pengguna Facebook.

{Baca juga: 10 Selfie Terbaik yang Pernah Dibuat Orang, Pernah Kepikiran?}

Bagaimanapun, kekerasan tidak dapat menyelesaikan apa pun. Saran bagi siapa pun, adalah agar lebih berhati-hati dengan lingkungan di sekitar Anda. [NM/HBS]

Sumber: Worldofbuzz

WhatsApp, Instagram, Facebook Kompak Down (Lagi)

Telko.id, Jakarta – Layanan WhatsApp, Instagram, dan Facebook dikabarkan kembali tumbang, karena mengalami server down. Kabar ini cepat menyebar setelah netizen di seluruh dunia mengeluhkan tidak bisa mengakses ketiga layanan tersebut di media sosial.

Berdasarkan pantauan Tim Telko.id dari situs Down Detector pada Minggu (14/04/2019), terjadi peningkatan aduan terhadap 3 platform tersebut sejak sore tadi.

Pada aplikasi WhatsApp, aduan meningkat sejak pukul 18.00 WIB dan puncaknya sekitar pukul 19.00 WIB, dimana aplikasi pesan instant itu menerima 2676 pengaduan.

Secara presentase, ada sekitar 40% pengguna melaporkan jika mereka tidak bisa mengirim dan menerima pesan, sedeangkan 38% pengguna melaporkan terkait konektivitas, dan 21% mengeluh tak bisa melakukan log-in di aplikasi tesebut.

Angka pengaduan yang lebih tinggi muncul di platform Instagram. Down Detector menerima hingga 7.019 aduan sekitar pukul 19.00 WIB.

Secara presentase 49% pengguna melaporkan bahwa ada gangguan di News Feed, lalu di sistem Log-in sebanyak 29% dan sekitar 20% pengguna melaporkan jika mereka tidak bisa mengakses website Instagram.

{Baca juga: Tagar #InstagramDown dan #FacebookDown Ramai di Twitter}

Laporan aduan pada Facebook lebih tinggi lagi. Laporan di Facebook mulai meningkat sejak pukul 17.00 WIB. Kemudian ketika para pengguna semakin resah, jumlah aduan meningkat sampai 14.353 aduan yang mengindikasikan bahwa Facebook telah mengalami server down.

Secara presentasi ada 55% pengguna yang melaporkan jika fitur News Feed mengalami gangguan. Sisanya ada 23% pengguna yang mengaku tak bisa melakukan Log-in dan 21% pengguna tak bisa masuk sama sekali ke website atau mengalami total Black Out.

{Baca juga: Layanan Sudah Normal, Tagar #WhatsAppDown Masih Ramai}

Seruan warganet pun nyaring di jagat Twitter. Mereka secara bersama-sama memasang tagar #WhatsAppDown, #InstagramDown dan #FacebookDown sebagai respon bahwa mereka tak bisa mengakses ketiga platform tersebut.

Sontak tagar tersebut pun berada di posisi teratas berdasarkan pantauan kami di Trends24.id pada Minggu malam (14/04/2019)

Kasus server down oleh ketiga aplikasi tersebut belum lama ini juga terjadi. Pada Kamis (14/03/2019) mereka juga mengalami server down sehingga pengguna tak bisa menggunakan aplikasi tersebut secara normal. [NM/HBS]

Sumber: Down Detector

XL Prediksi Trafik Data Naik 10% Saat Pilpres 2019

0

Telko.id, Jakarta – Pemilihan Umum (Pilpres 2019) akan berpengaruh pada peningkatan trafik komunikasi. Operator seluler XL Axiata (XL) memprediksi trafik data akan naik sekitar 5% hingga 10% pada hari ‘pencoblosan’, yakni tanggal 17 April 2019.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya memprediksi bahwa kenaikan trafik data terjadi di layanan media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter.

Selain media sosial, Yessie juga memperkirakan kenaikan trafik juga akan terjadi disejumlah layanan pesan instan, seperti WhatsApp, Telegram dan LINE.

Pihak XL telah mengantisipasi lonjakan trafik tersebut, dengan menguatkan jaringan di sejumlah wilayah. Hal itu dilakukan agar komunikasi masyarakat tetap berjalan lancar selama pesta demokrasi berlangsung.

“Kami sudah melakukan langkah antisipatif dalam rangka Pilpres 2019 ini. Kebetulan, karena ini berdekatan dengan bulan Ramadhan lalu Lebaran, maka kami antisipasi ini sudah sekalian masuk dengan persiapan untuk jaringan Lebaran,” ujar Yessie, dalam keterangan yang diterima Telko.id, Minggu (14/04/2019).

{Baca juga: Industri Telko Lesu, Pendapatan XL Axiata Naik 0,4 %}

Yessie menyebutkan bahwa penguatan jaringan juga dilakukan di beberapa titik di Jakarta, seperti Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Tujuannya supaya tidak ada hambatan ketika proses perhitungan ataupun kegiatan adminstrasi terkait pemilu 2019 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

“Kami juga akan monitor terus kondisi jaringan di sejumlah titik penting di Jakarta, seperti kantor KPU, Media Center, serta area Ring 1,” tambah Yessie. 

Lokasi kenaikan trafik kemungkinan terjadi di kota-kota besar, terutama Ibu Kota Jakarta dan Kota Penyangga sekitarnya  seperti Bogor, Depok, Tangerang,  Bekasi serta ibukota-ibukota provinsi.

{Baca juga: XL Prediksi Trafik Internet Naik 30% Saat Lebaran 2019}

Kota-kota kecil juga akan mengalami kenaikan sepanjang pemilu berlangsung. Selain trafik data, trafik untuk voice dan Short Message Service (SMS) diprediksi akan mengalami kenaikan hingga 3%.

Selama ini trafik normal untuk layanan data XL Axiata di hari kerja biasa rata-rata sekitar 9.300 Terabyte (TB), voice sekitar 4 juta menit dan 71 juta untuk SMS. [NM/HBS]

Hacker Bocorkan Data Pribadi Polisi dan Agen FBI

Telko.id, Jakarta – Sekelompok hacker telah menyerang beberapa website yang berafiliasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI). Mereka mempublikasikan file yag berisi informasi pribadi ribuan polisi dan agen federal yang seharusnya tidak boleh diketahui publik.

Dilansir Telko.id dari Tech Crunch pada Minggu (14/04/2019), peretas menyerang 3 situs yang terkait dengan Asosiasi Akademik Nasional FBI atau (FBINAA). Peretas mengeksploitasi kelemahan server dan  mengunduh konten rahasia dari semua server tersebut.

Data tersebut lalu dipublikasikan ke website mereka. Data yang dipublikasikan sangat banyak. Mereka mengungah 4000 catatan unik termasuk nama anggota, alamat email pribadi, jabatan, nomor telepon dan alamat kantor pos anggota.

{Baca juga: Selebriti dan Atlet NBA Jadi Korban Hacker Asal Georgia}

FBINAA sempat bungkam terkait kasus ini. Baru pada sabtu kemarin (13/04/2019) FBINAA mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.

“Kami percaya kami telah mengidentifikasi tiga situs yang terkena dampak yang telah diretas dan mereka saat ini bekerja untuk memeriksa pelanggaran dengan otoritas keamanan data mereka,” tulis pihak FBINAA.

Media TechCrunch sempat berbicara pada peretas pada Jumat malam (13/04/2019). Pada percakapan tersebut peretas mengaku sebagai komplotan berpengalaman yang telah meretas lebih dari 1000 situs.

Sedangkan soal data anggota FBI ini peretas berniat untuk menjualnya. “Sekarang kami menyusun semua data, dan segera mereka akan dijual. Saya pikir sesuatu yang lain akan diterbitkan dari daftar situs pemerintah yang diretas,” kata Peretas.

{Baca juga: Akun Bukalapak Dibobol Hacker, Ini Tanggapan Kominfo}

Peretas mengaku telah memiliki lebih dari 1 juta data karyawan di beberapa lembaga federal AS dan organisasi layanan publik. Dalam obrolan terenkripsi, peretas juga memberikan bukti situs web yang diretas lainnya, termasuk subdomain milik raksasa produksi Foxconn.

Salah satu tautan yang disediakan tidak memerlukan nama pengguna atau kata sandi tetapi mengungkapkan back-end ke sistem webmail berbasis Lotus yang berisi ribuan catatan karyawan, termasuk alamat email dan nomor telepon. Tampaknya tujuan akhir mereka adalah pengalaman dan uang. [NM/HBS]

Sumber: Tech Crunch

Masa Tenang Pemilu, Kominfo Himbau Stop Kampanye di Medsos

Telko.id, Jakarta – Memasuki masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu 2019), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kampanye di media sosial atau platform digital lainnya.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel A. Pengerapan mengatakan bahwa di masa tenang, yaitu dari tanggal 14 April hingga 16 April 2019, pihaknya melarang untuk mengunggah kembali atau mengajak atau mempromosikan peserta Pemilu 2019.

“Konten yang diupload pada masa tenang oleh siapapun tidak boleh ada yang mengarah kepada kampanye, bukan berarti memberangus kebebasan berekspresi lewat media sosial,” kata Semuel di Media Center Kantor Bawaslu, Jakarta  Sabtu (13/04/2019).

{Baca juga: Kominfo: 62 Konten Hoaks Beredar Jelang Pemilu 2019}

Pada kesempatan tersebut, Kominfo menegaskan bahwa berkomitmen dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pengendalian konten kampanye tersebut.

Semuel menambahkan, jika larangan untuk berkampanye ini merupakan arahan dari Bawaslu. Larangan tersebut berlaku baik untuk media massa dan platform digital yang bertujuan agar pemilu lebih kondusif dan lancar.

“Di media massa tidak boleh pasang iklan kan? Di media sosial juga sama. Ini di ruang siber, kalau kita liat tidak boleh lagi mempromosikan, tidak boleh lagi me-reposting,” tutur Semuel.

Dalam dunia nyata, pengendalian masa tenang Pemilu dilakukan dengan menurunkan spanduk-spanduk atau poster yang berkaitan dengan peserta pemilu atau kampanye peserta pemilu.

Sedangkan di dunia siber pengendalian dilakukan dengan menurunkan atau menghapus hingga penanganan suspend akun media sosial tersebut.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

“Saya imbau masyarakat, kita punya mesin yang bisa mencari habis itu kita take down. Kita juga bisa suspend akunnya. Kita menghimbau agar tetap tenang,” ucap Semuel.

Terakhir, Kominfo meminta semua pihak harus turut berpartisipasi dalam menjalani masa tenang yang telah ditetapkan dalam aturan ini.

Bukan hanya platform media sosial yang harus turut menjaga dengan menurunkan postingan atau menurunkan tagar saja, tapi masyarakat juga bisa berkontribusi dengan tidak mengunggah apapun yang berkaitan dengan kampanye Pemilu. [NM/HBS]

Twitch Luncurkan Game Karaoke Pesaing Smule

Telko.id, Jakarta – Tidak merilis game seperti biasanya, kali ini situs streaming game, Twitch meluncurkan fitur karaoke yang bernama Twitch Sings. Fitur ini untuk pengguna agar dapat menyanyikan lagu-lagu secara online, mirip seperti Smule.

Dilansir Telko.id dari CNET pada Minggu (14/04/2019) Twitch selama ini adalah pelopor layanan streaming bagi para gamer.

Tetapi melalui Twitch Sings, tampaknya layanan ciptakan Amazon ini akan bersaing dengan aplikasi karaoke yang sudah populer seperti Smule.

Twitch Sings sebelumnya telah tersedia bagi beberapa streamer dalam versi beta, selama 6 bulan terakhir. Namun layanan ini baru resmi dirilis pada Sabtu (13/04/2019) dan membuka kesempatan bagi para pengguna untuk bernyanyi.

Untuk membuat siaran karaoke  lebih interaktif, permainan ini memungkinkan penonton untuk meminta lagu, bersorak untuk mengaktifkan pertunjukan cahaya, dan mengirim tantangan bernyanyi kepada pemain.

{Baca juga: Saingi Twitch, Sony Perkenalkan Streaming Game “PlayJ”}

Selain itu para pemain dapat bernyanyi solo atau berduet dengan seseorang yang telah merekam lagu mereka dengan judul yang sama. Pelaku juga dapat menyiarkan video diri mereka sendiri atau tampil melalui avatar yang dipersonalisasi.

Sayangnya walau perusahaan menyebutnya Twitch Sings resmi diluncurkan tetapi  beberapa pasar dikecualikan karena masalah hak lisensi seperti Korea Selatan.

Twitch merupakan layanan streaming game, yang memungkinkan pengguna untuk menyiarkan potongan gameplay mereka. Video-video di situs Twitch juga dapat disiarkan di game konsol Xbox One dan PlayStation 4.

{Baca juga: Pemerintah China Blokir Aplikasi Streaming Game Twitch}

Memang semakin banyak ditonton oleh warga dunia. Hal ini tidak terlepas dari game Fortnite dan sosok Tyler “Ninja” Blevins yang semakin populer. Pada Juli 2018, Twitch sudah ditonton hingga 775 juta jam.

Jumlah ini dua kali lipat dari live streaming di YouTube. Jika dihitung maka rata-rata ada 3 juta orang yang menyaksikan layanan streaming video game Twitch. [NM/HBS]

Sumber: CNET

Keren, Begini Konsep Eskalator Bandara Masa Depan

Telko.id, Jakarta – Seorang desainer industri bernama Ashish Thulkar, dari Bengaluru, membuat sebuah konsep eskalator bandara masa depan yang ia beri nama Aerochk on Imaginactive.

Konsep desainnya ini memungkinkan para penumpang pesawat melakukan check-in, pemeriksaan keamanan dan imigrasi, kurang dari satu menit.

Menurutnya, check-in, pemeriksaan keamanan dan imigrasi dapat menyebabkan stres di masa depan. Ini merupakan proses yang menjenuhkan, namun harus dilewati.

Untuk mengatasi hal tersebut, dia membuat sebuah konsep berupa desain eskalator yang dapat menyelesaikan tiga langkah ini dalam waktu kurang dari satu menit.

{Baca juga: Percepat Proses Boarding, Maskapai Inggris Pakai Face Recognition}

“Keterlambatan yang disebabkan lamanya pemeriksaan keamanan bandara dan check-in telah mengakibatkan jutaan penumpang di seluruh dunia, kehilangan penerbangan mereka,” katanya.

Dia menuturkan, penumpang pesawat yang bepergian secara teratur dapat menghabiskan waktu berjam-jam hanya bisa melewati pos pemeriksaan manual yang dapat menyebabkan frustrasi.

“Kami percaya bahwa adalah mungkin untuk meningkatkan proses penyaringan di pusat-pusat transportasi menggunakan teknologi dan infrastruktur yang ada,” katanya.

Dengan konsepnya, penumpang tak perlu lagi mengantre untuk pemeriksaan keamanan. Para wisatawan dapat memasuki Aerochk terdekat sembari menuju ke gerbang boarding.

Penumpang akan meletakkan paspor mereka di sisi kiri eskalator dan barang bawaan mereka di sebelah kanan, sehingga memungkinkan keduanya diperiksa secara bersamaan.

Sistem pengenalan wajah akan mengkonfirmasi foto paspor dengan penumpang. Sementara ‘perangkat khusus’ lainnya akan memeriksa dokumen perjalanan dan validitasnya sebelum terbang.

Sementara itu, di sisi lain eskalator, tas akan dipindai untuk mencari apakah ada barang berbahaya atau terlarang yang akan diselundupkan, sebelum dilewatkan ke dalam cargohold.

{Baca juga: Upss! Gara-gara Bau Badan, Pesawat Mendarat Darurat}

“Teknologi untuk mencapai jenis check-in yang cepat dan efisien ini sudah ada. Bahkan, versi lain dari sistem Aerochk juga dapat dirancang dan diadaptasi untuk anak-anak, orang cacat, wanita hamil, dan lain-lain,” imbuhnya.

Konsep yang ia tawarkan ini terbuka untuk diperdebatkan. Tetapi jelas bahwa kita semua dapat memperoleh manfaat dari konsep ini, agar lebih cepat dan lebih mudah. Namun, belum jelas kapan,Thulkar berencana untuk mewujudkan visinya ini menjadi kenyataan. [BA/HBS]

Sumber: Mirror.co.uk

Pesawat Terbesar di Dunia Ciptaan Paul Allen Berhasil Mengudara

Telko.id, Jakarta – Perusahaan Stratolaunch menciptakan sejarah baru. Perusahaan yang didirikan oleh mending Paul Allen ini berhasil menerbangkan pesawat terbesar di dunia, Scaled Composites Startolaunch untuk pertama kalinya.

Dilansir telset.id dari Engadget pada Minggu (14/04/2019), pesawat yang ditenagai dua roket ini lepas landas dari Mojave Air and Space Port, Amerika Serikat pada Sabtu (13/04/2019).

Pesawat raksasa yang mengudara tepat pukul 10:00 ini terbang sekitar 2,5 jam, di ketinggian maksimum 17.000 kaki atau 5,1 kilometer di atas permukaan laut.

Pesawat Startolaunch memiliki bentang sayap sebesar 117,3 meter dan berat 226. Pesawat ini merupakan visi mendiang Paul Allen ketika mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 2011.

Ketika itu Allen bermimpi untuk menciptakan pesawat yang bisa bersaing dengan pesawat White Knight Two milik Virgin Galatic. Allen ingin menciptakan pesawat pengantar roket yang mampu mengurangi biaya penerbangan ke luar angkasa dan mampu terbang hingga ketinggian 35.000 kaki atau 10,6 kilometer.

{Baca juga: Co-Founder Microsoft Bangun Pesawat Terbesar, Buat Apa?}

Rencana pembuatan pesawat itu bukan tanpa kendala. Mereka awalnya ingin menerbangkan pesawatnya pada tahun 2016 namun batal karena belum siap. Tahun 2017 mereka mulai melakukan pengujian internal, sebelum pada akhirnya berani melakukan uji coba terbang pada Sabtu kemarin.

Stratolaunch masih terus dikembangkan untuk mencapai target bisa terbang mencapai orbit. Selain itu pihak perusahaan masih berusaha mencari pelanggan yang mau menggunakan jasa pesawat tersebut.

{Baca juga: Pendiri Microsoft, Paul Allen Tutup Usia Karena Kanker}

Paul Allen sendiri tahun lalu telah meninggal dunia. Salah satu pendiri Microsoft itu meninggal dunia pada Senin (15/10/2018), di usia 65 tahun. Paul meninggal akibat komplikasi limfoma non-Hodgkin, penyakit semacam kanker getah bening yang telah dideritanya sejak lama.

Menurut Jody Allen, saudara perempuan Paul, sosok Paul merupakan seorang yang luar biasa dan sangat dicintai oleh saudara, dan teman-temannya. Ia menjelaskan, di sela-sela kesibukannya, ia selalu meluangkan waktu untuk keluarga dan teman-temannya.

“Paul adalah individu yang luar biasa di setiap level. Bagi kami, dia adalah seorang saudara dan paman yang sangat dicintai, dan seorang teman yang luar biasa,” katanya mengenang sang kakak. [NM/HBS]

Sumber: Engadget