spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1216

Tutupi Wajah Saat Disorot Kamera, Pria Ini Ditangkap Polisi

Telko.id, Jakarta – Seorang pria ditahan pihak berwajib karena menutupi wajahnya saat berjalan melewati kamera pengenal wajah atau face recognition. Seorang saksi menerangkan, pria tersebut mengenakan jumper untuk menutupi bagian wajah ketika melihat ada kamera face recogntion saat sedang berjalan.

Tindakan pria tersebut bisa jadi merupakan rasa ketidaknyamanan warga terhadap penerapan teknologi pengenal wajah di tempat umum.

Asal tahu saja, tak semua orang merasa nyaman dengan keberadaannya.

{Baca juga: Tak Ingin Diintai Polisi, Warga Kota Ini Tolak Face Recognition}

Beberapa orang merasa keberadaan teknologi pengenal wajah di tempat umum mengganggu privasi. Bahkan di beberapa kota, warga pun menolaknya.

Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Kamis (16/5/2019), sebenarnya gerak-gerik pria itu sama sekali tidak mencurigakan. Ia tampak hanya tidak nyaman disorot kamera pengenal wajah.

Namun, polisi justru curiga. Polisi kemudian melakukan mengejar pria tersebut. Setelah tertangkap, polisi meminta kepadanya untuk berhenti dan menunjukkan kartu identitas.

{Baca juga: Teknologi Face Recognition Bisa Diakali, Begini Caranya}

Tapi, pria itu keberatan dan marah. Nahas, ia justru ditangkap oleh polisi dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum. Ia lantas didenda sebesar 90 poundsterling atau Rp 1,6 jutaan.

Juru bicara kepolisian mengatakan, pria tersebut tampak mencurigakan kala melintas di kota Romford. Ia bahkan begitu agresif saat diinterogasi. Ia juga mengancam para petugas. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Ooredoo Myanmar Tunjuk ZTE Buat Kembangkan 5G

0

Telko.id –  Ooredoo Myanmar dan ZTE Corporation baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pengembangan 5G di Myanmar. Kolaborasi ini adalah salah satu dari banyak komponen program modernisasi jaringan Grup Ooredoo dan akan memastikan bahwa Myanmar siap untuk “Evolution to 5G”.

Penandatangan MoU dilakukan oleh Alok Verma, CEO Ooredoo Myanmar dan YanChangzhi, CEO ZTE Myanmar di kantor pusat Ooredoo Myanmar, dengan dihadiri oleh para eksekutif senior dari kedua perusahaan.

Dalam kemitraan ini, Ooderoo Myanmar akan memanfaatkan keahlian teknis dari ZTE Corporation untuk menyediakan infrastruktur telekomunikasi kelas dunia bagi rakyat Myanmar.

“Ooredoo adalah operator telekomunikasi pertama di Myanmar yang meluncurkan inisiatif menuju pengembangan 5G, mengakui potensi 5G, yang akan membuka kunci generasi berikutnya dari teknologi nirkabel dengan kecepatan tinggi, latensi sangat rendah dan kapasitas lebih besar, melepaskan kemungkinan baru dalam mobilitas, manufaktur, kesehatan, transportasi dan beberapa industri lainnya. Ini juga sejalan dengan visi kami untuk memperkaya kehidupan digital orang. Kami berharap dapat bekerja sama dengan ZTE Corporation dalam inisiatif baru yang menarik ini,” ujar Alok Verma, CEO Ooredoo Myanmar.

Untuk memulai kemitraan, Ooredoo Myanmar dan ZTE Corporation akan melakukan test environment untuk membangun jaringan 5G pada jaringan Ooredoo Myanmar. Environment test ini nantinya akan digunakan untuk mengevaluasi dari performance jaringan dan teknologi 5G serta memastikan layanan terbaik di kelasya sudah tercapai setelah jaringan beroperasi.

“Kami berharap dapat memanfaatkan keahlian 5G global Ooredoo melalui kolaborasi kami di Myanmar,” sahut MeiZhonghua, SVP dari ZTE Corporation.

Menurut MeiZhonghua, “5G adalah masa depan teknologi nirkabel yang dirancang untuk memenuhi persyaratan kinerja yang semakin maju dan semakin kompleks. Ini sekitar 100 kali lebih cepat dari 4G. Ini menawarkan latensi sangat rendah, akan mengkatalisasi mobilitas, jaringan industri, layanan kesehatan jarak jauh, realitas virtual, dan video definisi ultra-tinggi, dan meningkatkan pengalaman digital pelanggan kami dan membantu mereka menikmati Internet dengan cara baru dan menarik. 5G akan memengaruhi seluruh jaringan seluler dan ekosistem terkait, dari perangkat hingga akses radio, inti IP, dan ke cloud. ”

Sebagai informasi, Ooredoo membuat sejarah ketika menjadi operator pertama di dunia yang meluncurkan jaringan 5G langsung di Qatar pada Mei 2018. Ooredoo bersiap untuk menguji generasi baru teknologi nirkabel 5G ini sejak 2014.

Selama beberapa bulan ke depan, Ooredoo berencana untuk menambah tonggak pertama di dunia dalam hal penguji 5G seluler dan jaringan melalui uji coba pengguna dan peluncuran komersial di Ooredoo Opcos di seluruh dunia. (Icha)

 

Instagram Ungkap Fakta di Balik Kasus “Polling Bunuh Diri”

Telko.id, Jakarta – Instagram langsung merespons kabar duka seorang gadis asal Malaysia bunuh diri setelah mengadakan polling hidup atau mati di platform. Instagram mengungkapkan bahwa hasil polling Instagram di akun korban tak seperti yang diberitakan.

Sebelumnya dikabarkan bahwa seorang remaja asal Malaysia nekat bunuh diri seusai melakukan jajak pendapat lewat Instagram. Dalam polling, 69 persen pengikut memilih ia mengakhiri hidup, sedangkan 31 persen memintanya tetap hidup.

“Kami mendoakan keluarga korban. Mengenai kasus ini, kami sangat berkomitmen menjaga keamanan para pengguna,” tulis Head of Communications Instagram, Ching Yee Wong, dikutip Telko.id dari Business Insider, Kamis (16/05/2019).

{Baca juga: Gadis 16 Tahun Bunuh Diri Usai Bikin Polling di Instagram}

Ia menegaskan bahwa hasil jajak pendapat korban menunjukkan 88 persen pengikut memintanya agar tetap hidup. Hanya 12 persen pengikut yang memilihnya untuk melakukan bunuh diri. Sayang, ia tak menjelaskan detail hasil jajak pendapat.

Dari kabar yang sebelumnya beredar, remaja itu melakukan jajak pendapat pada pukul 15.00. Ia ditemukan meninggal dunia pada pukul 22.00. Jasadnya kemudian dibawa oleh warga setempat ke rumah sakit Sarawak Malaysia untuk diautopsi.

{Baca juga: Tragis! Bocah 15 Tahun Bunuh Diri Karena Dilarang Main Game Online}

Ching Yee Wong mengimbuhkan, Instagram menghimbau kepada para pengguna supaya menggunakan fitur pelaporan serta menghubungi pihak berwajib manakala mengetahui ada perilaku janggal di platform yang membahayakan orang lain.

“Untuk kontan-konten mengganggu, Instagram secara otomatis melakukan penyaringan. Kami menghindari unggahan bermuatan sensitif. Kami juga menambahkan fitur pencegahan bunuh diri dan kegiatan yang melukai diri sendiri,” terangnya. (SN/FHP)

Sumber: Business Insider

Oppo F11 Edisi Jewelry White Diklaim Habis Terjual!

Telko.id –Oppo baru saja meluncurkan F11 dengan dua varian warna yakni Fluorite Purple dan Marble Green. Lalu, dilanjutkan dengan menghadirkan dengan varian baru yakni Jewelry White. Khusus pemasarannya, Oppo F11 edisi Jewelry White ini dibundling dengan printer foto instan Fujifilm Instax SP-2 dan dijual secara eksklusif di e-commerce Blibli dalam pre-order pada 8-14 Mei lalu. Dan, ternyata 100 unit yang disediakan sudah langsung ludes.

Hal itu disampaikan oleh Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia dalam acara buka puasa bersama media yang digelar di Jakarta (15/5).

“Saya baru dapat kabar baik bahwa (F11 Edisi Jewelry White) sudah habis terjual,” kata Aryo.

“Karena, melihat respon pasar yang positif, kami menimbang untuk kembali menjual produk Oppo F11 Edisi Jewwlry White. Tapi hanya unit handphone saja tanpa bundling,” ujar Aryo menambahkan.

Oppo F11 sendiri merupakan ponsel kelas menengah yang pertama kali dipasarkan di Indonesia pada bulan April lalu seharga Rp 3.999.000. Layar Oppo F11 berdiagonal 6,5 inci dengan poni model waterdrop yang memuat kamera selfie 16 megapiksel (f/2.2).

Dapur pacunya mengandalkan chip MediaTek Helio P70 dengan RAM 4 GB dan storage 128 GB. Di punggungnya terdapat kamera ganda yang masing-masing memiliki resolusi 48 megapiksel (f/1.8) dan 5 megapiksel (f/2.4). Ada juga baterai 4.000 mAh dengan fast charging VOOC 3.0, dan OS Android 9.0 Pie.

Oppo F11 Edisi Jewelry White memiliki spesifikasi serupa dengan F11 reguler, hanya saja bagian punggungnya bercorak gradasi warna putih dan ungu. Oppo juga memasarkan F11 Pro dengan keunggulan berupa kamera Pop-up, tapi sebagian besar spesifikasinya mirip dengan seri F11. (Icha)

Marak Aksi “Swatting”, Kepolisian Cegah Pakai Cara Khusus

Telko.id, Jakarta – Polisi di Seattle, Amerika Serikat (AS), mewaspadai aksi Swatting yang telah memakan korban jiwa. Asal tahu saja, Swatting adalah tindakan melaporkan kejahatan palsu ke polisi supaya tim SWAT turun tangan.

Dilaporkan PC Gamesn, Seperti dikutip pada Kamis (16/05/2019), polisi AS menyebutnya sebagai panggilan hoaks di layanan 911.

Kepolisian Seattle pun berinisiatif dengan cara menyediakan layanan khusus di situs resmi agar warga tak menjadi korban.

{Baca juga: Polisi New York akan Gunakan Perangkat VR untuk Latihan}

Warga cukup mendaftarkan diri dan melaporkan alamat domisili jika menjadi korban Swatting. Kepala kepolisian Seattle, Carmen Best yakin cara itu cukup jitu dalam mengantisipasi kejahatan palsu untuk memanggil tim SWAT.

“Kami menjamin setiap panggilan darurat termasuk akan ditanggapi secara serius. Kami akan mengirim tim dengan melakukan verifikasi domisili korban. Kami akan melakukan tindakan dengan penuh kehati-hatian,” terangnya.

Swatting cukup marak di kalangan gamers AS sebagai tindakan arogan. Sebab, alamat lokasi atau orang yang menjadi korban sama sekali tidak mengetahui apa-apa. Aksi ini diinisiasi oleh beberapa gamers yang tidak saling mengenal.

{Baca juga: Polisi Minta Riwayat Lokasi Pengguna ke Google, Ada Apa?}

Desember 2018 lalu, kasus tersebut telah memakan korban jiwa seorang pria berusia 28 tahun. Ia ditembak mati oleh personel SWAT dari kepolisian Wichita. Korban ditembak oleh SWAT sesaat membuka pintu rumahya.

Kepolisian Wichita mendapat laporan palsu dari pelaku bahwa korban telah menyandera anggota keluarganya dan sudah menyiram bensin ke dalam rumah. Usut-punya usut, pelapor adakah dua gamers Call of Duty yang melakukan taruhan. (BA/FHP)

Sumber: PC Gamesn

Netflix Gabung Acara E3 2019, Mau Rilis Game?

Telko.id, JakartaNetflix mungkin melihat kalau industri game “lebih sexy” ketimbang industri film maupun musik. Karenanya, layanan streaming film ini ingin mengembangkan bisnis mereka ke dunia game, dengan merilis game Netflix yang diadaptasi dari film.

Dilansir dari Gamesradar, Kamis (16/05/2019), Netflix diberitakan siap berpartisipasi pada gelaran E3 2019 pada 12 Juni 2019 mendatang.

Asal tahu saja, E3 2019 merupakan acara industri game terbesar dan termegah sejagat.

{Baca juga: Film Homecoming Laku, Netflix Bayar Beyonce Rp 845 Miliar}

Pada acara yang diadakan di Los Angeles Convention Center, California, Amerika Serikat, Netflix rumornya akan pamer konten berjudul “Bringing Your Favorite Shows to Life: Developing Netflix Originals into Video Games” dan “Stranger Thing 3: The Game”.

Sepertinya, layanan ini akan membuat sebuah game berdasarkan satu serial TV. Sayang, mereka belum bisa dimintai konfirmasi, apalagi memberi bocoran mengenai game yang sedang digarap oleh mereka.

{Baca juga: Niantic Labs Pastikan Ingress: The Animation Tayang di Netflix}

Belum lama ini, lewat akun Twitter, Niantic Labs mengumumkan bahwa serial Ingress: The Animation tayang di Netflix pada 30 April 2019. Serial animasi itu diadaptasi dari game augmented reality Ingress buatan Niantic Labs.

Serial Inggres: The Animation sebetulnya sudah dirilis lebih dulu di Jepang pada 2018 lalu. Rencana adaptasi game tersebut ke serial animasi bergaya Jepang sebenarnya sudah diumumkan sejak Juli 2018 lalu. (BA/FHP)

Sumber: Gamesradar

Gadis 16 Tahun Bunuh Diri Usai Bikin Polling di Instagram

Telko.id, Jakarta – Seorang gadis asal Kuching, Sarawak, Malaysia nekat melakukan bunuh diri atas “saran” para netizen di polling Instagram. Kisah tragis ini bermula ketika gadis berusia 16 tahun itu mengadakan polling di Instagram berisi, apakah dirinya harus mati atau hidup.

“Really Important, Help Me Choose D(Die)/ L (Live),” katanya dalam jajak pendapat tersebut.

Ia juga mengunggah status di Facebook yang menyatakan bahwa ia sudah bosan dengan kehidupannya.

“WANNA QUIT (MY) F*CKING LIFE, I’M TIRED,” keluh gadis ini.

Dilansir dari World of Buzz, Kamis (16/05/2019), setelah melihat hasil polling, 69 persen pengikutnya di Instagram mendukung keputusannya untuk mengakhiri hidupnya. Hingga akhirnya, ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai tiga sebuah toko di Bandar Baru Batu Kawa, Senin (13/05) sore waktu setempat.

“Sekitar 69 persen pengikut Instagramnya mendukung keputusannya (untuk mengakhiri hidupnya) melalui jajak pendapat, yang dibuat sekitar pukul 15.00, Senin (13/05) kemarin sore,” kata Kepala Polisi Distrik Padawan, Inspektur Aidil Bolhassan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap smartphone korban oleh pihak berwenang, mereka menemukan bahwa gadis itu telah menulis status WeChat yang menyedihkan kepada teman-temannya dalam bahasa Cina sebelum melakukan bunuh diri.

Aidil menjelaskan, gadis itu mungkin merasa stres setelah ayah tirinya menikahi seorang wanita asal Vietnam di Singapura. Rupanya setelah menikah, keduanya menjadi jarang pulang ke rumah.

Tubuh korban ditemukan seorang pria sekitar pukul 8 malam, dan ia segera melaporkan kejadian itu ke kantor polisi Batu Kawa. Setelah itu, saudara laki-laki korban dan ibu korban yang berkebangsaan Indonesia juga menemukan mayatnya tergeletak ketika mereka sedang dalam perjalanan pulang setelah makan malam.

Mayat korban selanjutnya dibawa ke Departemen Forensik Rumah Sakit Umum Sarawak untuk dilakukan otopsi. Pihak berwenang kemudian menyimpulkan bahwa tidak ada motif kejahatan yang terdeteksi dan kasus itu diklasifikasikan sebagai bunuh diri. (BA/FHP)

Edan! Kereta Tercepat di Dunia Buatan Jepang Tembus 400 km/jam

Telko.id, Jakarta – Jepang kini sedang melakukan uji coba salah satu kereta tercepat di dunia dengan kecepatan maksimum 400 km/jam. Kereta cepat Shinkansen bernama Alfa-X ini merupakan singkatan dari Advanced Labs for Frontline Activity in rail eXperimentation.

Alfa-X diproduksi oleh Kawasaki Heavy Industries dan Hitachi. Kereta ini punya kelir warna perak metalik dengan garis-garis hijau di sepanjang body-nya.

Uji coba kereta  sudah dilakukan pada 10 Mei lalu, dan dilakukan dua kali seminggu tiap malam hari selama 3 tahun. Uji coba dilakukan di jalur antara kota Aomori dan Sendai di Jepang Utara.

Kereta Alfa-X dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2030. Perusahaan kereta api Jepang, JR East mengatakan bahwa ketika kereta tersebut resmi beroperasi, kecepatannya akan diturunkan menjadi 360 km/jam.

Pada kecepatan ini, Alfa-X akan lebih cepat 10 km/jam dibandingkan China Fuxing Hao, kereta cepat yang menghubungkan Beijing dan Shanghai yang juga punya top speed mencapai 400 km/jam.

Untuk meminimalkan tekanan dan kebisingan, serta mengatasi hambatan angin yang sangat besar ketika melewati terowongan, gerbong pertama Alfa-X dirancang memiliki moncong aerodinamis yang ramping nan panjang berukuran 22m.

Agar tetap stabil ketika melaju, digunakan juga peredam dan suspensi udara. Selain itu, terdapat rem udara dan plat magnetik untuk memperlambat laju kereta.

Kereta ini direncanakan akan menawarkan layanan perjalanan supercepat ke Sapporo, kota terbesar di pulau paling utara Hokkaido. (BA/FHP)

Sumber: Mothership

Warganet Diprediksi Makin Getol Unggah Stories di Bulan Ramadhan

Telko.id, Jakarta – Instagram memberikan laporan terkait penggunaan Stories oleh warganet Instagram di bulan Ramadhan pada tahun 2018. Media sosial ini mengungkapkan, penggunaan Instagram Stories naik 28% apabila dibandingkan dari bulan lainnya. Lantas, bagaimana dengan tahun ini?

Menurut Client Partner Facebook Instagram Indonesia, Aldo Rambie, data mengenai penggunaan Stories di Ramadhan 2019 masih dalam proses pengolahan.

Aldo belum bisa mempublikasikannya, tetapi berharap jika penggunaan fitur Instagram tersebut di tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.

“Harapannya begitu karena penggunaan fitur stories ya sangat tinggi di Indonesia,” jelasnya.

Meski demikian, Aldo tetap membeberkan data internal Instagram sejak 20 Januari 2018 hingga 24 Juni 2018. Dalam data tersebut, ditunjukkan bahwa terjadi peningkatan penggunaan Stories di bulan Ramadhan di tahun lalu.

“Tahun lalu, penggunaan Instagram Stories sangat tinggi dan ada peningkatan 28% dibanding bulan-bulan sebelumnya,” kata Aldo di Jakarta, Selasa (14/05/2019).

Menurutnya, sepanjang Ramadhan 2018, keluarga menjadi topik yang paling banyak diposting oleh warganet Instagram Indonesia. Dibandingkan topik berbuka puasa, makanan, perjalanan dan belanja online, keluarga tetap berada di urutan pertama.

“Bahkan topik keluarga mulai banyak diposting 2 minggu sebelum bulan Ramadhan dimulai,” tutur Aldo.

Kemudian, Ramadhan juga berpengaruh pada aktivitas posting pengguna Indonesia di Instagram. Aldo mengatakan, selama bulan suci, pengguna pada umumnya membuat postingan seputar Ramadhan pada saat siang dan sore hari.

Dalam grafik yang dipaparkan, topik yang banyak dibicarakan saat siang dan sore hari terkait aktivitas buka puasa bersama.

“Pagi sampai siang topiknya online shopping dan travel, tetapi siang dan sore biasanya seputar buka puasa bersama dan makanan,” tambah Aldo. (NM/FHP)

China Blokir Wikipedia, Apa Penyebabnya?

Telko.id, Jakarta – Pemerintah China memang terkenal sering menyensor situs-situs tertentu. April 2019 lalu, mereka juga melakukan upaya ekstra untuk blokir Wikipedia.

“Pada akhir April 2019, Wikimedia Foundation menetapkan bahwa Wikipedia tidak lagi dapat diakses di China,” demikian kata Samantha Lien, manajer komunikasi untuk Wikipedia Foundation, seperti dilansir CNET.

Sayang, tidak ada penjelasan kenapa China memblokir Wikipedia. Pada Mei 2017 silam, China mengajukan rencana untuk membuat ensiklopedia online sendiri dengan lebih dari 300 ribu artikel dari 20.000 sarjana.

{Baca juga: Trik Hubungi Kontak yang Blokir Kamu di WhatsApp}

Seperti dikutip Telko.id, Kamis (16/05/2019), sebelumnya China hanya memblokir Wikipedia versi bahasa China. Sekarang, keputusan berubah seiring China memiliki situs serupa bernama The Encyclopaedia of China.

Informasi menyebut bahwa situs tersebut fokus kepada ilmu pengetahuan, budaya, sejarah, hingga pencapaian teknologi yang telah dilakukan di Negeri Tirai Bambu. Situs itu pun mulai beroperasi pada 2018 lalu.

{Baca juga: Parlemen India Desak Pemblokiran Aplikasi TikTok, Kenapa?}

Sebenarnya tak hanya China yang memblokir Wikipedia. Selain China, Turki dan Venezuela juga melakukan hal serupa. Secara berurutan, mereka memberlakukan pemblokiran terhadap Wikipedia pada 2017 dan 2018.

Jauh sebelumnya atau pada 2014, Rusia pun mengumumkan versi lain dari Wikipedia. Maksud hati, Rusia ingin memberi informasi yang lebih baik tentang berbagai hal kepada masyarakat, khususnya yang ada di dalam negeri. (SN/FHP)

Sumber: CNET