spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1215

Resmi Diluncurkan, Ini Harga Asus Zenfone 6

0

Telko.id, Valencia – Asus Zenfone 6 telah melenggang secara resmi di City of Arts and Sciences, Valencia, Spanyol. Suksesor Asus Zenfone 5 ini dikemas dengan serangkaian terobosan baru dari Asus, khususnya di sisi desain dan teknologi kamera. Lantas, berapa harga Asus Zenfone 6?

Masuk ke jajaran smartphone high-end, harga Asus Zenfone 6 cukup mengejutkan, karena cukup bersahabat jika dilihat dari spesifikasinya yang masuk kategori flagship.

Smartphone ini dibanderol dengan harga mulai dari 499€ atau sekitar Rp 8,1 jutaan untuk versi RAM 6GB dan ROM 64 GB. Sedangkan untuk versi lainnya dengan RAM 6 GB dan ROM 128 GB, Asus melepasnya di harga 559€ atau setara Rp 9 jutaan. Sementara untuk RAM 8 GB dan ROM 256 GB dibanderol seharga 599€ atau Rp 9,7 juta.

Asus Zenfone 6 sendiri hadir dengan layar berukuran 6.4 inci IPS LCD dengan resolusi 1080x2340px, dan aspek ratio 19.5:9, dan memakai pelindung anti gores Gorilla Glass 6. Bezel-nya sangat tipis dengan rasio screen to body ratio 83,82%.

{Baca juga: Asus Zenfone 6 Hadir dengan Flip Kamera Ganda}

Untuk jeroannya, Zenfone 6 menggunakan chipset Snapdragon 855 octa-core 7nm, GPU Adreno 640. Prosesornya disokong RAM LPDDR4X hingga 8 GB dan storage UFS 2.1 hingga 256 GB.

Smartphone ini memiliki kapasitas baterai super jumbo, yakni 5,000 mAh dan sudah mendukung Quick Charge 4 dengan daya maksimal 18 Watt, dan berjalan pada sistem operasi ZenUI berbasis Android Pie.

Salah satu yang paling menarik dari ponsel ini adalah pada bagian kameranya. Meski hadir tanpa kamera selfie, namun ZenFone 6 menawarkan fitur selfie yang unik, yakni dengan flip camera putar, atau Asus menyebutnya dengan motorized rotating dual camera.

Cara kerjanya, kamera utama di smartphone ini bisa diputar hingga menghadap ke arah pengguna, sehingga akan berfungsi sebagai kamera selfie. Untuk konfigurasinya, dual kamera utama ini memiliki sensor 48 MP Sony IMX586 f/1.79 untuk sensor utama, dan 13 MP f/2.0 untuk ultrawide.

Smartphone ini ditawarkan dalam dua varian warna, yakni Midnight Black dan Twilight Silver. Sedangkan untuk varian RAM dan storage, Asus menyediakan 3 varian, yakni 6 GB/64 GB, 6 GB/128 GB, dan 6 GB/256 GB. [HBS]

Asus Zenfone 6 Hadir dengan Flip Kamera Ganda

0

Telko.id, Valencia – Asus Zenfone 6 akhirnya resmi melenggang di acara peluncuran yang digelar di City of Arts and Sciences, Valencia Spanyol. Mengusung tagline “Defy Ordinary, smartphone ini memang memiliki desain yang berbeda dari seri Zenfone sebelumnya.

Asus Zenfone 6 memiliki layar berukuran 6.4 inci IPS LCD dengan resolusi 1080x2340px, dan aspek ratio 19.5:9, dan memakai pelindung anti gores Gorilla Glass 6. Bezel-nya sangat tipis dengan rasio screen to body ratio 83,82%.

Untuk jeroannya, Zenfone 6 menggunakan chipset Snapdragon 855 octa-core 7nm, GPU Adreno 640. Prosesornya disokong RAM LPDDR4X hingga 8 GB dan storage UFS 2.1 hingga 256 GB.

Smartphone ini memiliki kapasitas baterai super jumbo, yakni 5,000 mAh dan sudah mendukung Quick Charge 4 dengan daya maksimal 18 Watt, dan berjalan pada sistem operasi ZenUI berbasis Android Pie.

Salah satu yang paling menarik dari ponsel ini adalah pada bagian kameranya. Meski hadir tanpa kamera selfie, namun ZenFone 6 menawarkan fitur selfie yang unik, yakni dengan flip camera putar, atau Asus menyebutnya dengan motorized rotating dual camera.

Cara kerjanya, kamera utama di smartphone ini bisa diputar hingga menghadap ke arah pengguna, sehingga akan berfungsi sebagai kamera selfie. Untuk konfigurasinya, dual kamera utama ini memiliki sensor 48 MP Sony IMX586 f/1.79 untuk sensor utama, dan 13 MP f/2.0 untuk ultrawide.

Smartphone ini ditawarkan dalam dua varian warna, yakni Midnight Black dan Twilight Silver. Sedangkan untuk varian RAM dan storage, Asus menyediakan 3 varian, yakni 6 GB/64 GB, 6 GB/128 GB, dan 6 GB/256 GB. [HBS]

 

 

Penjualan Nintendo Switch Kalahkan PlayStation 4 

0

Telko.id, Jakarta – Sony telah lama menjadi raja perangkat keras di pasar konsol Jepang lewat produk PlayStation 4. Namun, tampaknya Nintendo telah mengambil alih lagi posisi Sony.

Menurut sebuah laporan, penjualan seumur hidup Nintendo Switch sudah melampaui PlayStation 4 di negara asal perusahaan. Switch telah terjual lebih banyak daripada PlayStation 4 di Jepang.

Grafik penjualan terbaru dari Famitsu menunjukkan bahwa Nintendo Switch telah terjual 8.125.637 unit di Jepang dibanding gabungan 8.077.756 unit untuk PlayStation 4 dan PlayStation 4 Pro.

Menurut Ubergizmo,  hal itu tidak mengherankan. Sebab, Switch punya momentum luar biasa sejak peluncuran. Hanya soal waktu penjualan Switch benar-benar bisa menyalip PlayStation 4.

Yang menarik untuk dicatat, seberapa cepat  Switch mampu melampaui PlayStation 4? Sony sudah merilis PlayStation 4 pada Februari 2014. Sementara Nintendo, merilis Switch baru pada Maret 2017.

Belum lama ini diberitakan, Switch versi murah diprediksi akan diluncurkan pada Juni 2019. Laporan ini memperkuat rumor yang menyatakan bahwa Nintendo tengah mengembangkan Switch baru.

Belum diketahui spesifikasi dari Switch versi murah ini, namun karena harganya yang terjangkau, kemungkinan besar Nintendo akan mengurangi beberapa hal pada konsol game itu.

Seperti ukuran layarnya yang menjadi lebih kecil. Kemungkinan lainnya adalah konsol itu tidak akan memiliki dock. Dengan kata lain, konsol baru ini akan lebih fokus kepada fitur mobilitas.

Sumber :

ubergizmo.com 

Amazon Training Ulang Karyawannya, Kenapa?

Telko.id, Jakarta – Amazon melatih kembali para karyawan setelah diketahui salah memblokir beberapa pelapak beragama Kristen yang mengiklankan salib, Alkitab, dan sejenisnya di platform mereka.

Semua berawal ketika seorang pedagang beragama Kristen yang mengiklankan barang-barang bertema Nasrani di Amazon selama dua tahun tiba-tiba diblokir. Ia pun bertanya kepada Amazon.

Via email, perusahaan mengatakan bahwa semua konten iklan, termasuk suvenir Kristen dengan kutipan Alkitab, melanggar kebijakan baru. Amazon menerapkan kebijakan serupa untuk agama lain.

{Baca juga: Curi Apple Watch, Empat Karyawan Amazon Diciduk Polisi}

“Penjual yang mengiklankan produk-produk terkait agama kami anggap melakukan praktik tidak benar. Konsekuensinya, akun mereka bakal kami tangguhkan,” jawab Amazon via email, pekan lalu.

Namun, juru bicara Amazon mengatakan kepada CNBC bahwa tindakan itu terjadi karena kesalahan.  “Kebijakan kami tidak berubah,” katanya, dikutip Telko.id dari New York Post, Kamis (16/5/2019).

Ia menambahkan bahwa kini Amazon melatih ulang para karyawan. Harapannya, kejadian serupa tidak akan pada kemudian hari. Namun, beberapa penjual di Amazon tetap melancarkan protes.

{Baca juga: Karyawan Amazon Kembali Mogok Massal, Ada Apa Lagi?}

Sejumlah penjual menulis di forum penjual Amazon. Katanya, Amazon telah menghentikan semua iklan barang-barang religius sejak Februari 2019. Iklan salib, Alkitab, dan produk serupa dibatasi.

April 2019, seorang penjual juga mengatakan, iklan Rosario diblokir di Amazon karena bersifat religius.  Amazon berujar, kebijakan tersebut ada untuk menghilangkan praktik merendahkan agama. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

Samsung Galaxy Note 10 Punya Banyak Pilihan Warna?

0

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy Note 10 bakal hadir pada musim panas tahun ini dengan fitur dan spesifikasi unggulan. Menurut MySmartPrice, Samsung akan merilis Galaxy Note 10 dalam berbagai warna.

Sebelumnya, Galaxy Note 8 dan Galaxy Note 9 hadir ke pasaran dalam empat pilihan warna. Sekarang, menurut laman Phone Arena, Samsung ingin memberi lima pilihan warna ke Samsung Galaxy Note10 kepada pengguna.

Dikutip Telko.id, Kamis (16/5/2019), tiga dari lima warna yang kabarnya akan diadopsi Galaxy S10, yakni Prism Black, Prism White, dan Flaming Pink. Sementara untuk warna lain, mengadopsi Galaxy Note 9.

{Baca juga: Samsung Siapkan Empat Model Galaxy Note 10, Termasuk 5G}

Dengan kata lain, penerus Note 9 ini bakal hadir dengan warna Cloud Silver. Satu warna lagi adalah merah. Meski demikian, Samsung akan menyediakan pilihan warna bervariasi.

Kabarnya, Samsung akan menghadirkan pilihan warna menyesuaikan permintaan pasar. Galaxy Note 10 warna merah akan tersedia hanya di beberapa pasar. Ada pula warna lain berupa gradasi biru gradien.

Informasi yang beredar, Samsung memutuskan untuk menyematkan layar berukuran 6,66 inci, yang artinya, layar Galaxy Note 10 akan jauh lebih besar ketimbang milik Galaxy Note 9, Galaxy S9+, atau iPhone XS Max.

{Baca juga: Galaxy Note 10 akan Jadi Smartphone Layar Terbesar}

Sebagai perbandingan, Galaxy Note 9 memiliki layar 6,4 inci, Galaxy S9+ berlayar 6,2 inci, dan iPhone XS Max berukuran layar 6,5 inci. Adopsi layar lebih besar dipandang akan menjadi tren baru untuk menargetkan konsumen gamer. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Google Kenalkan Aneka Fitur Penunjang Ibadah Ramadan

Telko.id, Jakarta – Google memperkenalkan aneka fitur untuk menunjang aktivitas ibadah di bulan Ramadan. Fitur-fitur tersebut bisa membantu pengguna mengenai informasi jadwal sholat, arah kiblat dan aneka fitur lainnya.

Menurut Product Marketing Manager Google Indonesia, Ridzky Novasandro terdapat dua fitur Ramadan di Google Search. Pertama adalah Jadwal Salat. Informasi Jadwal Salat di Google Search semakin praktis.

Pengguna cukup mencari melalui kata kunci seperti Ramadan, Bulan Ramadan atau Puasa. Hasilnya akan muncul informasi jadwal salat pada hari itu dan sesuai dengan lokasi tempat pengguna tinggal. Selain itu pengguna juga dapat melihat jadwal dalam 30 hari kedepan mulai dari Subuh hingga Isya.

“Ini adalah informasi mengenai  Jadwal Salat 5 waktu mulai dari shubuh sampai Isya dan sesuai dengan lokasi kita,” kata Sandro di Jakarta, Kamis (16/05/2019).

{Baca juga: Aktivitas Googling Naik 40% di Bulan Ramadhan}

Fitur kedua adalah Arah Kiblat atau Qibla Finder. Fitur ini cocok bagi pengguna yang  sering berada dalam perjalanan atau sedang berada di tempat baru. Biasanya pengguna kesulitan untuk mengetahui arah kiblat apalagi tidak ada masjid atau mushola di sekitar mereka.

Fitur Qibla Finder hadir untuk menjawab masalah tersebut. Menurut Sandro, Qibla Finder menggunakan teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi AR akan terhubung dengan kamera ponsel, untuk nantinya akan menampilkan petunjuk arah kiblat berupa panah.

Pengguna bisa mengarahkan ponsel mereka ke panah tersebut sampai akhirnya menemukan arah kiblat yang sebenarnya. “Melalui teknologi Augmented Reality maka arah kiblat benar-benar ditunjukan sehingga lebih mudah,” ucap Sandro.

Selain Google Search, fitur Google Assistant juga bisa digunakan untuk membantu pengguna menjalani ibadah di bulan Ramadan. Google Assistant akan membantu pengguna untuk mengetahui informasi dan mengatur aktivitas saat Ramadan.

{Baca juga: Warganet Diprediksi Makin Getol Unggah Stories di Bulan Ramadhan}

Menurut Sandro bisa membantu pengguna untuk bangun pagi untuk sahur. Caranya pengguna cukup mengucapkan “Ok, Google. Bangunin sahur jam 3 pagi,” maka Google Assistant akan mengaktifkan alarm di ponsel yang akan berbunyi di pukul 03.00 pagi waktu setempat.

“Dengan mengatakan bangunin sahur jam 3 pagi maka alarmnya akan terpasang,” tutup Sandro. [NM/HBS]

Asyik! Ada Rekomendasi Tempat Bukber di Google Maps

Telko.id, Jakarta – Buka puasa bersama alias bukber merupakan salah satu “aktivitas wajib” di bulan Ramadhan. Di momen tersebut, masyarakat bisa berkumpul dengan teman atau keluarga untuk sekadar berbuka puasa bersama-sama.

Google pun memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk mencari tempat bukber. Lewat Google Maps, raksasa pencarian ini bekerja sama dengan Qraved untuk menampilkan rekomendasi restoran untuk buka puasa bersama.

Menurut Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, fitur ini hadir untuk membantu pengguna ketika ingin menggelar buka puasa bersama di restoran yang tepat.

“Biasanya mereka pada bingung mau buka puasa dimana, apalagi bagi mereka yang ingin melaksanakan Buka Puasa Bersama (Bukber),” kata Veronica di Jakarta, Kamis (16/05/2019)

Fitur Rekomendasi terkait restoran untuk bukber ini telah dikurasi sesuai dengan lokasi terdekat pengguna. Nantinya, melalui fitur tersebut pengguna tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menentukan dimana spot ideal untuk buka puasa bersama.

“Jadi ini memudahkan pengguna untuk mencari list restoran untuk bukber,” tambah Veronica.

Penggunaan fitur ini cukup mudah. Di Google Maps, pengguna harus menggeser ke atas bar ikon-ikon di bagian bawah halaman. Lalu Pengguna akan dibawa menuju daftar kurator, kemudian ketuk kotak ikon Qraved. Pengguna akan masuk ke halaman rekomendasi pilihan tempat untuk bukber bersama orang terdekat Anda.

Selain fitur rekomendasi restoran untuk bukber, Google juga memberikan aneka informasi dan promosi di Google Play Store, untuk aktivitas menunggu waktu berbuka atau dikenal dengan ngabuburit.

Veronica mengatakan untuk mengisi momen ngabuburit, pengguna bisa menikmati list aplikasi informasi seputar bulan Ramadan. Selain itu ada juga aplikasi berupa permainan, film dan hiburan lainnya dengan beragam promosi.

“Mau ngapain sambil nunggu buka bersama?  Google Play memiliki list rekomendasi aplikasi dan promo spesial di bulan Ramadan. Melalui Google Playstore Tab ramadan ada informasi mulai dari belajar agama, games dan segala macem,” tutup Veronica. (NM/FHP)

Unik, Warga Amerika Cukup ke McDonalds Saat Kehilangan Paspor

Telko.id, Jakarta – Kabar baik bagi warga Amerika Serikat (AS) yang bepergian ke Austria. Jika kehilangan paspor atau memerlukan bantuan lainnya, mereka akan mendapat pertolongan dari pegawai di gerai McDonalds Austria. Kok bisa?

Kerja sama antara McDonalds Austria dan Kedutaan Besar AS di Wina membuatnya menjadi lebih mudah. Ketika kesulitan mengontak Kedutaan Besar AS di Wina, datang saja ke gerai McDonalds terdekat.

Menurut unggahan di Facebook, warga negara Paman Sam yang bepergian ke Austria akan dibantu oleh pegawai McDonalds untuk menghubungi Kedutaan Besar AS. Mereka bisa mengakses layanan konsuler.

{Baca juga: Arkeolog Temukan “Gerai McDonalds” Zaman Romawi}

Dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Kamis (16/05/2019), layanan konsuler yang dimaksud meliputi pelaporan kehilangan paspor atau dicuri serta mencari bantuan perjalanan. Inovasi tersebut pun mendapat pujian.

Beberapa waktu lalu, McDonalds memutuskan memaksimalkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Mereka menggunakan teknologi AI untuk mengoptimalkan layanan Drive-Thru kepada para pelanggan.

{Baca juga: McDonalds Gunakan AI untuk Layanan Drive-Thru}

McDonalds mengakuisisi startup pengembang mesin pembelajaran Dynamic Yield senilai USD 300 juta atau Rp 4,2 triliun untuk mengembangkankan layanan itu. Tenaga manusia pun kemudian direduksi.

Saat Anda ingin memesan sandwich, menu Dive-Thru bisa secara proaktif merekomendasikan kentang goreng atau item sampingan lain. AI di McDonalds juga bisa mempromosikan kopi es atau McFlurry. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Aktivitas Googling Naik 40% di Bulan Ramadhan

Telko.id, Jakarta – Google melaporkan adanya peningkatan aktivitas pencarian di bulan Ramadhan. Total, peningkatan aktivitas googling mencapai 40% dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Menurut Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, di bulan Ramadhan, pengguna lebih sering menggunakan smartphone dan gadget lainnya untuk berselancar di internet.

“Terjadi peningkatan 40% terkait pencarian dan di bulan Ramadhan orang lebih banyak mencari apa yang ingin dicari,” ujar Veronica di Jakarta, Kamis (16/05/2019)

Google Indonesia mengklasifikasi kategori pencarian informasi pengguna selama bulan Ramadhan. Hasilnya, ada 4 kategori pencarian yakni Informasi Penunjang Ibadah, Makanan di Bulan Ramadan, Terbaik, Terbaru dan Termurah serta Konten Religius.

“Mereka mencari info untuk menunjang ibadah, membeli pakaian atau gadget, dan konten religus untuk beribadah di bulan Ramadan,” tambahnya.

Peningkatan aktivitas juga terjadi di Youtube. Dalam pemaparannya, Veronica menjelaskan jika waktu menonton lebih tinggi di bulan Ramadhan yakni 40%, dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Menurutnya, peningkatan ini terjadi karena ada pengguna mengganti aktivitas makan siang mereka menjadi menonton video di Youtube.

“Biasanya kan makan siang, tapi kalo sekarang kan enggak. Jadi mereka menghabiskan waktu sektiar 1 jam untuk menonton video di Youtube,” tutur Veronica.

Tidak hanya pencarian di Google dan Youtube. Peningkatan aktivitas juga terjadi di aplikasi Google Play Store. Di bulan Ramadhan, terjadi peningkatan download aplikasi hingga 20%. Peningkatan terjadi pengguna ingin mengunduh film, buku atau aplikasi terbaru untuk menunjang kegiatan mereka di bulan puasa ini.

“Mereka ingin mencari hiburan tambahan seperti aplikasi, buku ataupun film,” ucap Veronica. (NM/FHP)

Kini, Terjemahan via Google Translate Pakai Augmented Reality

Telko.id, Jakarta – Google memperbarui dan meningkatkan kemampuan aplikasi penerjemah, Google Translate. Kabarnya, Translate bakal lebih mudah digunakan lantaran pengguna hanya perlu memanfaatkan fitur kamera, karena kemampuan deteksi bahasa otomatisnya yang lebih baik.

Tak cuma itu, dalam pembaruan Translate, Google menghadirkan kualitas penerjemahan yang lebih baik dan mendukung banyak bahasa.

Dilansir phoneArena, dikutip Telko.id, Kamis (16/05/2019), saat ini pengguna masih harus memilih sumber dan target bahasa sebelum mengakses kamera. Pengguna harus pula menggarisbawahi teks yang ingin diterjemahkan.

{Baca juga: Gandeng Google Translate, Wikipedia Tersedia dalam Banyak Bahasa}

Google juga mengembangkan fitur Augmented Reality Instant. Gunanya untuk menerjemahkan teks dan menampilkannya di layar dalam bahasa sesuai pilihan. Semuanya hadir lewat pembaruan Google Translate versi 5.29.

Beberapa waktu lalu, Translate mendapat pembaruan dengan tambahan 13 bahasa baru. Translate pun total punya 39 bahasa yang bisa diterjemahkan setelah ada pembaruan fitur Kamera Google Translate.

{Baca juga: Terjemahan Real-time Hadir di Headphone dengan Google Assistant}

Sebanyak 13 bahasa baru yang ditambahkan di fitur Kamera Google meliputi Arab, Thai, Vietnam, Hindi, Bengali, Gujarati, Kannada, Malayalam, Marathi, Nepali, Punjabi, Tamil, dan Telugu. Fitur itu sangat berguna bagi pelancong.

Mereka bisa mengetahui terjemahan kata-kata asing dengan hanya memfoto tulisan via kamera ponsel. Hasil terjemahan akan ditampilkan berdampingan dengan foto dalam jendela terpisah seperti melakukan terjemahan biasa. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena