spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1212

5 Smartphone yang Turun Harga di Bulan Ramadhan, Nomor 2 Paling Hot

0

Telko.id – Berburu smartphone bagus dengan harga terjangkau bisa menjadi pekerjaan yang sangat sulit dan melelahkan. Bahkan, sebagian dari kita mungkin akan bertanya dalam hati, sedikit frustasi, apa ada?

Untungnya, ada begitu banyak brand smartphone, yang menawarkan seri menengah (midranger) di luar sana. Dan dengan semakin sengitnya persaingan di lini ini, berbagai keunikan pun dibenamkan sebagai upaya untuk menjadi lebih unggul dibanding yang lainnya. Kini, dengan budget yang lebih terbatas dan dihargai jauh di bawah harga smartphone kelas premium, para pengguna  telah dimanjakan dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Bukan saja prosesor yang lebih baik, tetapi juga kamera lumayan, dan baterai tahan lama.

Kami mencoba mengumpulkan beberapa ‘berlian’ yang berserakan di luar sana. Bukan saja menjanjikan performa yang baik, kelima smartphone menengah ini juga datang dengan harga yang bersahabat. Kali ini bahkan lebih spesial, karena bulan Ramadhan membuatnya turun harga.

Untuk lebih lengkapnya mengenai smartphone yang kami maksud, yuk simak ulasan berikut. Dijamin membuat pencarian kamu akan smartphone bagus dengan harga terjangkau, menjadi lebih mudah.

Samsung Galaxy A50

Saat peluncurannya, seri tertinggi dari kuartet A series – Galaxy A50, A30, A20 dan A10, yakni Samsung Galaxy A50 menawarkan beberapa fitur unggulan yang biasa ada di perangkat flagship. Sebut saja sensor sidik jari optik yang berada di bawah layar, layar Super AMOLED, dan tiga kamera belakang. Sementara di bagian jeroan, ada chipset baru Exynos 9610, yang belum pernah digunakan di ponsel Galaxy apa pun.

Chipset ini dibangun pada proses fabrikasi 10nm, dan menggunakan arsitektur octa-core big.LITTLE. Keempat inti Cortex A73 memiliki clock speed 2.3GHz.

Secara garis besar, spesifikasi ini lebih dari mumpuni untuk melakukan semua kegiatan seperti main game, menjelajah sosial media, bahkan mengedit video dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Sementara empat core efisiensi Cortex A53 yang memiliki clock 1.7GHz, memastikan bahwa ponsel ini tidak menyedot daya saat tidak melakukan aktivitas yang berlebihan.

Galaxy A50 yang pernah mampir ke markas kami adalah dia yang memiliki RAM 4GB untuk ROM 64GB. Saat itu harganya masih Rp 4 jutaan. Tapi sekarang, Samsung Galaxy A50 bisa dibawa pulang dengan harga Rp 3,7 juta. Klik disini untuk mendapatkan penawaran istimewa tersebut.

Xiaomi MI 8 Lite

Membawa embel-embel Lite di belakang namanya,  anggota keluarga Mi 8 ini datang bukan saja dengan spesifikasi yang lebih rendah dari versi original, tetapi juga desain yang berbeda. Ini bisa dilihat dari ukuran notch yang diusung. Mi 8 Lite memiliki notch yang lebih pendek ketimbang anggota Mi 8 lainnya.

Meski spesifikasinya lebih rendah, tak berarti Mi 8 Lite menjadi murahan. Dari segi desain, Mi 8 Lite tetap solid dengan lapisan mengkilat menyerupai kaca, membuatnya tampak stylish.

Varian Mi 8 LiteSementara di bagian jeroan – tentu saja ini adalah alasan mengapa nama Lite ada di belakangnya, Xiaomi menggantikan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 yang digunakan Mi 8 dengan Snapdragon 660. Bersama CPU octa-core dengan 4x Kryo 260 core clock pada 2.2 GHz dan 4x Kryo 260 core pada 1.8 GHz yang dibawanya, ada juga RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.

But Hey, spesifikasi tersebut sudah lebih dari cukup untuk smartphone yang dibandrol dengan harga tidak sampai Rp 3 juta. Terlebih di bulan Ramadhan ini, iLOTTE memangkas harganya menjadi Rp 2,6 jutaan. Harga yang menurut kami cukup menggoda untuk sebuah smartphone mid end rasa flagship.

Asus Zenfone 4 Selfie Pro

Ada beberapa brand yang mengkhususkan produk smartphone-nya dengan fokus pada fitur selfe. Salah satunya Asus, yang kemudian hadir dengan Asus Zenfone 4 Selfie Pro. Bersamanya Asus membenamkan kamera utama 16 MP, dan kamera depan dengan dua lensa –  satu lensa utama dengan sudut standar 12MP, f/1.8,  dan dukungan 4K video; lensa kedua beresolusi 5MP dengan f/2.2, ultra wide  120 derajat untuk group selfie.

Di bagian prosesor, Asus Zenfone 4 Selfie Pro ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 625, dengan octacore 2.0 GHz, dikombinasikan dengan GPU Adreno 506, RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.

Asus ZenFone 4 Selfie dan Selfie Pro (Dok. Asus)

Tidak ada fitur pengisian cepat disini, meski prosesor yang dibawa Zen 4 Selfie Pro sendiri pada dasarnya memungkinkan untuk  quick charge 3.0 dari Qualcomm. Namun, baterai 3.000 mAh yang dibawanya lebih dari cukup untuk mendukung aktivitas harian Anda. Terlebih, berkah Ramadhan membuat smartphone ini bisa ditebus dengan harga Rp 1,8 jutaan. Klik disini untuk mendapatkan penawaran istimewa tersebut.

Honor 8X

Penerus Honor 7X ini membawa upgrade berkualitas dibanding pendahulunya, diantaranya bezel tipis, bodi kaca, rangka logam, dan  prosesor Kirin 710 yang menjanjikan pemrosesan cepat. Perusahaan mengklaim, ponsel ini merupakan produk kelas menengah, namun dengan fitur layaknya  flagship.

Selain rasio layar 19,5:9 yang dibawanya, ponsel ini juga punya  kapasitas baterai yang cukup besar, 3.750 mAh. Meski tetap terasa kurang untuk ponsel dengan layar 6,5 inci. Namun, seperti banyak seri ponsel Honor sebelumnya yang mampu memberikan performa baterai yang baik, Honor 8X juga memiliki daya tahan baterai yang bisa diandalkan.

Di bagian jeroan, kekuatan besar Cortex-A73 di dalam Kirin 710 menawarkan kinerja yang konsisten di seluruh aplikasi. Ketika kami mencobanya untuk melakukan banyak hal dalam satu waktu, Honor 8X bekerja dengan sangat baik. Bersamanya, ada juga RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB. Spesifikasi yang menurut kami cukup menggoda untuk sebuah smartphone berharga kurang dari Rp 4 juta. Terlebih saat ini iLOTTE memangkas harganya menjadi Rp 3,5 jutaan.

Vivo Y91C

Desain layar trendi Ultra All Screen berukuran 6,22 inci pada Y91C mendukung pengguna untuk dapat merasakan pengalaman menonton yang lebih baik. Bentuk notch yang didesain ulang membuat rasio layar-ke-bodi mencapai 88,6%, bahkan lebih besar dari versi sebelumnya. Selain desain yang elegan, fitur Gerakan Cerdas (Smart Motion) akan membuat layar besar ini semakin mudah untuk dioperasikan.

Vivo Y91C dilengkapi baterai berkapasitas 4030mAh, yang dipadukan dengan sistem manajemen daya yang cerdas dan eksklusif. Efeknya, ini akan membuat daya tahan baterai menjadi lebih lama.

Sebanding, dengan kinerja yang dijanjikan oleh prosesor octa-core dengan desain 12nm yang mencapai kecepatan clock speed hingga 2.0GHz. Ini akan menghasilkan kecepatan operasi yang lebih cepat dan konsumsi daya yang lebih sedikit.  Dan dengan ROM 32GB (dapat diperluas hingga 256GB), Y91C akan memberikan  kebebasan untuk menyimpan lebih banyak foto dan dokumen tanpa perlu sering menghapus.

Last but not least, smartphone ini tidak menguras kantong. Anda bisa menebusnya dengan harga Rp 1,7 jutaan di iLOTTE.

Nah, itu tadi 5 Smartphone yang Turun Harga di Bulan Ramadhan ini. Semuanya bisa Anda dapatkan di iLOTTE, lengkap dengan  penawaran menarik  untuk smartphone lainnya, hanya selama bulan Ramadhan. Selain itu, kamu pun bisa mendapat promo cicilan hingga 18x lho!! Tunggu apalagi sob, buruan langsung belanja dan dapatkan promo Lebaran-nya ya!   [Adv]

 

Samsung Rilis Smartphone Khusus Olimpiade 2020, Unitnya Terbatas!

0

Telko.id, Jakarta – Untuk menyambut olimpiade 2020 yang dilaksanakan di Tokyo, Jepang, Samsung merilis edisi khusus, yaitu Samsung Galaxy S10+ Olympic Games. Brand asal Korea Selatan itu bekerja sama dengan operator asal Jepang, Docomo.

Asal tahu saja, Samsung merupakan salah satu sponsor dari pertandingan olimpiade sejak tahun 1998. Bahkan, mereka memperpanjang kontrak perjanjian hingga tahun 2028 mendatang.

Melansir dari GSMArena, Sabtu (18/05/2019), Samsung Galaxy S10+ Olympic Games memiliki logo “Tokyo 2020” di bagian belakang body smartphone yang berlapis warna Prism White.

Tak cuma smartphone, Samsung juga menyertakan Galaxy Buds warna putih dengan logo yang sama.

Edisi spesial ini hanya tersedia 10.000 unit saja, dan akan dijual pada akhir Juli mendatang dengan harga USD 1.000 atau setara Rp 14,5 jutaan. Belum diketahui, apakah Samsung akan menjualnya di luar Jepang atau tidak.

Samsung Galaxy S10+ sendiri punya layar berukuran 6,4 inci dengan resolusi QHD+ dan aspek rasio 19 : 9. Smartphone ini ditopang oleh prosesor Snapdragon 855 atau Samsung Exynos 9820, RAM 8GB/12GB, ROM 128GB/512GB,1TB, dan baterai berkapasitas 4,100 mAh.

Disematkan juga tiga kamera utama dengan konfigurasi 12MP lensa utama, 12MP lensa telephoto, dan 16MP lensa ultra-wide. Dan, kamera ganda di depan dengan resolsui 10MP dan 8MP. (FHP)

Sumber: GSMArena

Advan I6C Akan Diluncurkan Jelang Idul Fitri

Telko.id, Jakarta – Menjelang Idul Fitri Advan memperkuat line up produknya di segmen menengah ke bawah, brand lokal Advan bakal melucurkan dua produk terbaru untuk kategori ponsel dan tablet Yakni Advan I6C dan G-Tab.

“Yang pertama adalah ponsel Advan i6C dengan membawa keunggulan spesifikasi yang bisa diandalkan, namun dengan harganya terjangkau,”ungkap GM Marketing Advan, Aria Wahyudi, di Jakarta, Jumat (17/5/2019)

Aria juga menjelaskan Advan i6C menyajikan layar IPS LCD dengan ukuran 5,5 inci HD dan memiliki aspek rasio 18:9. Dengan ukuran layar itu, smartphone menjadi mudah dioperasikan dengan satu tangan.

{Baca juga : Advan Siap Luncurkan Advan S6 Plus, Harga Rp 800 ribuan}

Baterai ditopang dengan kapasitas 2.450 mAh yang diklaim mampu bertahan 8 jam untuk pemakaian normal dan 3,5 jam jika digunakan untuk bermain game online.

Sementara dari sektor kameranya, disematkan kamera belakang dengan resolusi 8 MP yang memiliki bukaan f/2.2 dan lampu LED Flash. Kemudian kamera depannya, 5 MP dengan bukaan lensa f/2.2.

“Ia dibenamkan prosesor Spreadtrum SC9863A Octa-Core di bagian dapur pacunya dan berjalan di sistem tampilan OS IDOS 8.32 berbasis Android Oreo. Performanya diperkuat dengan RAM sebesar 2GB dan ruang penyimpanan 32GB,”katanya

Advan i6C rencananya akan diluncurkan secara resmi pada 27 Mei 2019 dengan harga Rp 999.000,-. Tidak hanya produk smartphone, di awal Juni nanti Advan juga bakal meluncurkan G-Tab untuk pasar tablet.

{Baca juga : Diberitakan Pailit, Begini Tanggapan Advan}

Diakui Aria, pasar tablet belakangan ini memang semakin menurun tergerus oleh smartphone. Tetapi Advan melihat masih ada peluang untuk tablet, apalagi tablet juga sudah bertransformasi menjadi perangkat Point of Sale (POS) yang banyak digunakan untuk keperluan bisnis.

“Advan melihat masih ada peluang di pasar tabet, makanya kami menghadirkan G-Tab ini yang akan dijual dengan harga Rp 1.499.0000,” kata Aria. (MS)

Smartphone Murah Redmi Lainnya akan Dirilis, Redmi 7A

0

Telko.id, Jakarta – Setelah Redmi 7, kini Redmi sedang mempersiapkan seri smartphone murah lagi. Adalah Redmi 7A yang baru-baru ini muncul di situs TENAA dengan nomor model M1903C3EC.

Redmi 7A merupakan suksesor dari Redmi 6A, yang juga menjadi seri “lebih murah” dari Redmi 6 yang diluncurkan tahun lalu.

Dilansir dari Nashville Chatter, Sabtu (18/05/2019), 7A akan dikemas dengan desain yang sama dengan Redmi 7, tapi dengan sejumlah penurunan spesifikasi di dalamnya untuk membuat harganya menjadi lebih rendah.

{Baca juga: Redmi Ungkap Nama Smartphone “Flagship Killer” Mereka}

Body misalnya, samrtphone ini punya body berbahan dasar plastik dengan warna matte, dan hanya memiliki satu kamera utama saja.

Di bagian depan, Redmi menaruh logonya di dagu 7A, dan mungkin smartphone ini pun punya desain berponi dengan ukuran yang sedikit lebih besar dari versi regular.

Belum diketahui seperti apa spesifikasi dari Redmi 7A, tapi bisa jadi smartphone ini punya prosesor dan besaran RAM serta ROM yang jauh lebih kecil. Redmi 7 sendiri punya layar berukuran 6,26 inci dengan resolusi HD+.

{Baca juga: Smartphone Flagship Redmi “Berubah” jadi Pocophone F2?}

Smartphone tersebut ditenagai oleh prosesor octa-core Snapdragon 632, RAM 2GB/3GB, ROM 16GB/32GB/64GB, dan baterai berkapasitas 4,000 mAh dengan fast charging 10W. Di sektor kamera, terdapat kamera ganda 12MP dan 2MP, serta kamera depan dengan resolusi 8MP. (FHP)

Sumber: Nashville Chatter

Suksesor Oppo N3 dengan Kamera Berputar akan Diluncurkan?

0

Telko.id, Jakarta – Oppo dilaporkan akan merilis smartphone dengan kamera berputar, mirip seperti Samsung Galaxy A80 atau Asus Zenfone 6 yang baru saja diluncurkan. Nantinya, smartphone Oppo itu bakal menjadi suksesor dari Oppo N3.

Dikutip Telko.id dari GSMArena, Sabtu (18/05/2019), laporan tersebut bisa dipastikan setelah Oppo mengajukan paten di WIPO (World Intellectual Property Office).

Terlihat dari gambar, smartphone dengan kamera berputar ala Oppo memiliki mekanisme motor yang mirip dengan Asus Zenfone 6.

Bedanya, motor tersebut terlihat lebih canggih, dan punya lebih banyak kamera. Ya, selain memiliki kamera ganda, terdapat juga satu kamera di sisi lainnya.

Kedua pengaturan kamera ini dapat digunakan untuk selfie atau memotret secara normal, dan dapat disesuaikan secara manual apabila diperlukan. Sayang, tidak ada penjelasan lainnya dalam paten ini. Yang pasti, Oppo mungkin akan segera mengembangkannya dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Asus resmi merilis smartphone dengan konsep kamera berputar, yaitu Asus Zenfone 6 di sebuah acara khusus yang diadakan di City of Arts and Sciences, Valencia, Spanyol. Smartphone mengusung layar berjenis IPS berukuran 6,4 inci dengan resolusi Full HD+.

Asus Zenfone 6 ditenagai oleh prosesor terbaru dan tertinggi dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 855 octa-core 2.84 GHz, yang dipadu dengan RAM 6GB/8GB, ROM 64GB/128GB/256GB, dan baterai berkapasitas 5,000 mAh dengan dukungan Quick Charge 4.0 18W.

Sementara kameranya, 48MP aperture f/1.8 dengan sensor Sony IMX586 sebagai lensa utama, dan 13MP sebagai lensa ultra-wide dengan aperture f/2.4. Asus Zenfone 6 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 8,1 jutaan untuk versi terendah sampai Rp 9,7 jutaan untuk versi tertingginya. (FHP)

Sumber: GSMArena

Robot Ini Berikan Sensasi Bermain Game VR

Telko.id, Jakarta – Apakah Anda menyukai pengalaman bermain game pertarungan berteknologi Virtual Reality (VR)? Jika iya, masihkan Anda merasakan kehampaan bermain game seperti itu?

Tenang, sekarang ada robot yang menawarkan sensasi berbeda bagi Anda pencinta game pertarungan AR. Penciptnya adalah Insinyur robotik sekaligus kreator konten di kanal YouTube.

Ia adalah James Bruton. Ia bekerja sama dengan mahasiswa University of Portsmouth dalam merancang robot yang bertarung dengan manusia di kehidupan nyata saat bermain game VR.

Seperti dikutip Telko.id dari The Verge, Jumat (17/5/2019), robot tersebut berputar di sekitar pangkalan kayu dan memiliki lengan pneumatik yang terbuat dari bagian cetak 3D dan pompa kaki.

Robot itu didukung oleh antarmuka Arduino Mega. Sementara pelacak Vive berfungsi mengoperasikan lengan robot. Pemain wajib mengenakan headset pemain dan tongkat baseball.

Gerakan robot disinkronkan ke permainan VR yang dibuat secara khusus. Sang robot memakai sarung tinju untuk melunakkan pukulan sehingga pemain tidak akan merasa begitu kesakitan.

Konsep tersebut sangatlah lucu, tetapi benar-benar tampak seperti sebuah ide yang brilian. Pemain berusia dewasa akan terlihat seperti anak-anak ketika beradu game dengan robot pintar itu.

Sumber: The Verge

Prototipe Penerjemah AI Google Tiru Persis Suara Kamu

Telko.id, Jakarta – Komunikasi sangat tergantung kepada apa yang dikatakan. Bagaimana cara mengatakannya pun penting. Itulah sebabnya prototipe penerjemah AI terbaru Google tidak hanya menerjemahkan kata-kata yang keluar dari mulut Anda.

Menurut laporan The Verge, seperti dikutip Telko.id, Jumat (17/5/2019), prototipe penerjemah AI terbaru Google akan menyalin nada dan irama suara pengguna. Sistem tersebut disebut Translatotron. Peneliti Google menjelaskan cara kerjanya.

Mereka tidak mengatakan bahwa Translatotron akan hadir dalam waktu dekat ke produk komersial. Mereka mengatakan, saat ini perusahaan ingin menambah nuansa di alat terjemahan Google yang mampu secara nyata meniru peniru suara pengguna.

Translatotron menerjemahkan suara langsung dari input ke output audio.  Translatotron tak menerjemahkannya ke teks perantara biasa. Model AI semacam itu dikenal sebagai sistem ujung ke ujung sehingga menghindari risiko kesalahan terjemahan.

Data yang diproses bukan audio mentah. Sebagai gantinya, Translatotron menggunakan data spektrogram atau visualisasi suara yang terperinci. Google memang tak akan menghadirkan Translatotron dalam waktu dekat. Tapi, siapa yang tahu?

Belum lama ini, Google memperbarui dan meningkatkan kemampuan aplikasi penerjemah, Google Translate. Google Translate bakal lebih mudah digunakan lantaran pengguna hanya perlu memanfaatkan fitur kamera berkemampuan deteksi lebih baik.

Dalam pembaruan Google Translate, Google menghadirkan kualitas penerjemahan yang lebih baik dan mendukung banyak bahasa. Saat ini, pengguna masih harus memilih sumber dan target bahasa sebelum mengakses kamera. Sistemnya semi-manual.

Google juga mengembangkan fitur Augmented Reality Instant. Gunanya untuk menerjemahkan teks dan menampilkannya di layar dalam bahasa sesuai pilihan. Semua pembaruan yang dilakukan oleh Google hadir lewat pembaruan Google Translate versi 5.29.

Sumber: The Verge

 

Ibu Ini Kaget Beli Lapangan Basket di Toko Online

Telset. Id, Jakarta – Seorang ibu tiga orang anak nyaris terlilit hutang dalam jumlah besar karena kebiasaannya berbelanja online pada saat tidur sambil berjalan.

Wanita berusia 37 tahun ini mengaku telah berjuang melawan penyakit tidur berjalan atau somnabulisme (sleepwalking) sejak masa kanak-kanak, dan semakin parah ketika ia dewasa.

Dilansir dari Fox News, perempuan bernama Kelly Snipes dari Essex, Inggris, ini mengaku kondisinya yang semakin parah membuatnya berbelanja online secara acak ketika ia sedang tidur. Selama ini, nomor kartu kreditnya telah disimpan dalam sistem belanja online sehingga membuat proses transaksi menjadi mudah.

Dia pernah menghabiskan £ 58 atau sekitar Rp 1 juta hanya untuk membeli stoples kue dan beberapa permen. Satu di antara sekian banyak pembelian terliarnya adalah lapangan basket ukuran penuh.

Ia baru menyadari bahwa dia telah melakukan pembelian lapangan basket secara online setelah sebuah truk muncul di rumahnya untuk memasang lapangan basket. Untuk menghindari hutang dalan jumlah yang banyak, dia mengembalikan semua barang yang dia beli, termasuk lapangan basket.

Selain berbelanja online, ia juga akan melakukan kegiatan acak yang sangat berbahaya. Tidak hanya berbahaya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk anak-anaknya.

“Ketika saya hamil 20 minggu, saya mengalami overdosis saat tidur. Karena saya penderita diabetes, saya harus minum obat untuk itu dan saya overdosis dengan metformin. Saya bermimpi bahwa saya berbicara dengan dokter dan saya terus mengatakan bahwa saya tidak ingin minum obat lagi. Tetapi ketika saya bangun, saya telah mengambil semua tablet,” katanya.

Kelly mengatakan, gejala yang dia alami kian memburuk setelah melahirkan anak sulungnya. Sejak itu ia mulai mencari bantuan medis dari beberapa dokter.

Dia kemudian didiagnosis mengalam sleep apnea dan parasomnia, yang menjelaskan sleepwalking dan mimpi buruknya. Kini, Kelly telah menjalani perawatan untuk mengatasi gangguannya.

“Ketika saya menggunakan mesin CPAP, saya merasa beristirahat dan kembali berenergi untuk pertama kalinya setelah sekian lama,” tambahnya.

Kelly mendapatkan penanganan yang serius dari para spesialis medis, serta  semua bantuan yang ia butuhkan. Dia akhirnya bisa tidur nyenyak tanpa harus khawatir ada barang yang dikirim ke rumahnya lagi.

Sumber : foxnews

Gamer PC Selamatkan Bisnis Ubisoft

Telko.id, Jakarta – Penjualan game di PC ternyata membuat Ubsiof meraup banyak keuntungan. Jumlahnya mencapai USD2,27 miliar atau sekitar Rp 33 triliun. Informasi menyebut, pemasukan itu pun menyelamatkan masa depan bisnis Ubisoft.

PCGamer melaporkan, penjualan game Ubisoft di seluruh konsol, mulai PlayStation 4 (PS4), Xbox One, sampai Nintendo Switch, tercatat turun. Game Ubisoft di Xbox 360, PS3, Nintendo Wii, dan Wii U pun masih stagnan di angka dua persen.

Penjualan game Ubisoft di PS4 anjlok dari 42 persen ke 36 persen. Demikian pula di Xbox One, yang turun dari 23 persen ke 20 persen. Sama halnya di Nintendo Switch, yang merosot dari tujuh persen ke enam persen.

Dari semua game Ubisoft yang laris manis di PC, ternyata The Division 2 memberi kontribusi terbanyak.  Keuntungan yang didapat Ubisoft dari game The Division 2 untuk platform PC bahkan mengalami kenaikan sampai 10 kali lipat.

Ubisoft sudah melakukan pembaruan The Division 2. Terkini, Ubisoft memperbarui Operation Dark Hours yang menurut rencana bakal rilis pada 25 Mei 2019. Namun, rencana itu diubah, Ubisoft merilis pembaruan tersebut pada 17 Mei 2019.

Meski gratis dan tidak menghadirkan penambahan cerita signifikan, Operation Darks Hours menampilkan opsi mode permainan terbaru nan menantang. Misi operasi tidak cuma bisa dimainkan oleh empat pemain, tetapi sampai delapan pemain dalam satu tim.

Menurut laporan Polygon, pembaruan Ubisoft untuk Operation Dark Hours menyajikan mode Raid. Misi operasi yang dilakukan oleh delapan pemain mengharuskan satu tim melakukan serangan ke basis musuh dengan beragam kelas dan boss.

Ubisoft menyebut, level kesulitan di Operation Dark Hours lebih tinggi. Delapan pemain dalam satu tim pun harus bekerja sama baik untuk menemukan sistem mekanik atau strategi yang tepat guna menyelesaikan misi.

Operation Dark Hours menawarkan misi yang panjang. Agent The Division akan berusaha merebut kembali Washington National Airport yang dikuasai oleh basis pasukan Black Tusk. Namun, di sana terdapat berbagai hadiah menarik.(BA)

Sumber:pcgamer

 

 

Microsoft Siapkan Controller Xbox Khusus Tunanetra

Telko.id, Jakarta –  Microsoft mendaftarkan paten desain controller Xbox untuk gamer tunanetra. Berdasarkan dokumen paten yang diserahkan oleh Microsoft, desain controller Xbox bakal memiliki huruf Braille.

Menurut Inverse, desain controller Xbox ber huruf Braille memiliki nama haptic vrailler chording capability. Gamer tunanetra bisa merancang fungsi controller sesuai keinginan lewat bantuan huruf Braille.

Nantinya, di controller itu terdapat aksesoris berupa paddle. Paddle bisa digunakan untuk mengetik teks menjadi sebuah kombinasi huruf Braillle. Paddle bisa pula membaca huruf Braille yang diterjemahkan dari teks.

Dokumen paten Microsoft mengungkap pula keberadaan fitur untuk mengubah audio atau kalimat yang diucapkan gamer ke dalam huruf Braille yang juga bisa terbaca di controller Xbox. Dengan begitu gamer difabel mudah memainkan game fighting.

Baru-baru ini, Microsoft menghadirkan pembaruan perangkat lunak untuk konsol Xbox One. Pembaruan Mei 2019 ini menghadirkan beberapa fitur baru. Satu di antaranya, pengguna bisa kepo, melihat apakah teman sedang bermain game di PC atau Xbox One.

Dalam pembaruan tersebut, menurut laporan Ubergizmo, ada pula perbaikan layanan yang bisa mempermudah pengguna dalam menemukan game dan aplikasi di konsol. Game dan aplikasi sekarang diurutkan berdasarkan kategori sehingga lebih mudah ditemukan.

Seperti dikutip Telko.id, Jumat (17/05/2019), daftar teman dasbor di Xbox sekarang akan menampilkan ikon baru. Gunanya, untuk mengidentifikasi apakah teman-teman mereka tengah bermain game menggunakan konsol, PC, atau perangkat seluler.

Penambahan ikon-ikon baru juga digadang bakal bisa mencegah pengguna mencoba mengundang orang lain ke game yang tidak memungkinkan untuk diakses melalui PC dan konsol. Pun demikian dengan peningkatan kemampuan layanan lainnya.

Sumber: universe