spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 121

XLSMART Implementasi Registrasi SIM Card dengan Face Recognition

0

Telko.id – XLSMART secara resmi mengimplementasikan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) untuk proses registrasi kartu SIM. Inisiatif ini diumumkan dalam acara pengetesan implementasi yang digelar di XL Center XLSMART Tower, Jakarta, Selasa (29/9).

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Edwin Hidayat Abdullah, hadir dalam acara tersebut bersama perwakilan XLSMART dan Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

“Implementasi registrasi SIM card dengan face recognition ini merupakan bentuk dukungan XLSMART terhadap program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional,” jelas Merza Fachys, Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART.

Layanan registrasi biometrik ini masih bersifat opsional bagi pelanggan, sejalan dengan regulasi yang berlaku saat ini. Sistem biometrik terhubung langsung dengan database kependudukan nasional, memungkinkan proses verifikasi dilakukan secara otomatis untuk memastikan akurasi data pelanggan.

Kebijakan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik diterapkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai bagian dari upaya menjaga ruang digital Indonesia tetap aman, bersih, dan bertanggung jawab. Langkah ini semakin relevan di tengah pesatnya pertumbuhan pengguna layanan komunikasi di Indonesia.

Content image for article: XLSMART Implementasi Registrasi SIM Card dengan Face Recognition

Marwan O. Baasir, Direktur Eksekutif ATSI, menegaskan pentingnya standarisasi dalam implementasi teknologi biometrik. “Industri telekomunikasi terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan keamanan data pelanggan,” ujarnya.

XLSMART berharap regulasi resmi terkait registrasi biometrik dari Kementerian Komunikasi dan Digital dapat segera dirilis. Hal ini akan membuat implementasi teknologi face recognition dapat berjalan lebih terarah, konsisten, dan memberikan kepastian bagi seluruh pelaku industri telekomunikasi.

Untuk mengakses layanan registrasi biometrik, pelanggan XL dan AXIS dapat mengunjungi situs registrasi.xl.co.id. Sementara pelanggan SMARTFREN dapat melakukan registrasi melalui http://smartfren.com/activation. Proses ini dirancang untuk mempercepat registrasi sekaligus meningkatkan akurasi data pelanggan.

Implementasi teknologi biometrik dalam registrasi SIM card ini memperkuat standar Know Your Customer (KYC) di industri telekomunikasi. Sistem ini juga diharapkan dapat meminimalkan risiko penipuan identitas dan penyalahgunaan data pribadi pelanggan.

Registrasi wajib SIM card yang akan berlaku mulai 15 Desember mendorong operator telekomunikasi untuk menyiapkan sistem yang lebih canggih. XLSMART menjadi salah satu yang terdepan dalam mengadopsi teknologi mutakhir untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Inovasi dalam layanan telekomunikasi terus berkembang, termasuk penggunaan teknologi e-SIM. XL Axiata sebelumnya telah memperkenalkan e-SIM dengan berbagai keunggulan bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas lebih.

Implementasi teknologi face recognition untuk registrasi SIM card di XLSMART menandai babak baru dalam transformasi digital sektor telekomunikasi Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dan industri dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan terpercaya. (Icha)

Meta Perluas Akun Remaja ke Facebook dan Messenger di Indonesia

0

Telko.id – Meta secara resmi memperluas fitur Akun Remaja dari Instagram ke Facebook dan Messenger di Indonesia. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan remaja di platform media sosial dan memberikan ketenangan lebih bagi orang tua.

Perluasan ini didasari oleh hasil survei terbaru Ipsos yang menunjukkan dukungan kuat orang tua Indonesia terhadap akun media sosial khusus remaja dengan perlindungan tambahan.

Survei yang dilakukan oleh Ipsos atas nama Meta mengungkap bahwa 91% orang tua dan wali di Indonesia mendukung perusahaan media sosial menciptakan akun khusus untuk remaja dengan perlindungan tambahan.

Selain itu, 92% responden menganggap Akun Remaja Instagram bermanfaat bagi orang tua. Data ini menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya perlindungan digital bagi generasi muda.

Philip Chua, Direktur Kebijakan Publik untuk Produk APAC di Meta, menyatakan: “Guna lebih membantu menjaga keamanan remaja dan memberikan ketenangan lebih bagi orang tua, kami memperluas fitur Akun Remaja dari Instagram ke Facebook dan Messenger di Indonesia. Kami, di Meta, berkomitmen mendukung keluarga dan menciptakan pengalaman online yang lebih aman dan positif bagi remaja di Indonesia.”

Komitmen Meta dalam melindungi pengguna, termasuk remaja, telah menjadi prioritas utama selama lebih dari satu dekade.

Perusahaan terus mengembangkan produk yang mengutamakan keselamatan remaja, seiring dengan kesepakatan industri bahwa remaja berhak mendapatkan perlindungan yang konsisten di semua platform digital yang mereka gunakan.

Content image for article: Meta Perluas Akun Remaja ke Facebook dan Messenger di Indonesia

Dukungan Orang Tua terhadap Akun Remaja

Riset Ipsos menunjukkan respons yang sangat positif dari orang tua Indonesia terhadap kehadiran Akun Remaja. Sebanyak 87% orang tua dan wali yang disurvei mengatakan Akun Remaja Instagram membuat mereka lebih percaya diri membiarkan remajanya menggunakan Instagram. Angka ini mencerminkan efektivitas sistem perlindungan yang diterapkan Meta.

Lebih dari 90% orang tua dan wali menyatakan setiap perlindungan bawaan yang diberikan oleh Akun Remaja Instagram akan membantu mendukung anak remaja mereka di platform tersebut.

Dukungan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengatur usia penggunaan media sosial untuk melindungi generasi muda.

Akun Remaja dirancang khusus dengan mempertimbangkan kekhawatiran utama orang tua dan wali. Fitur ini pertama kali diperkenalkan di Instagram awal tahun ini, menghadirkan pengalaman baru bagi remaja serta orang tua dan wali mereka.

Akun Remaja memiliki perlindungan bawaan yang membatasi siapa yang dapat menghubungi remaja dan jenis konten yang dapat mereka lihat.

Fitur Keamanan Akun Remaja

Akun Meta ini dirancang dengan berbagai fitur keamanan yang komprehensif. Remaja secara otomatis ditempatkan ke dalam Akun Remaja, dan remaja di bawah 16 tahun memerlukan izin orang tua atau wali untuk mengubah pengaturan bawaan menjadi lebih longgar. Sistem ini membantu memastikan waktu mereka di media sosial digunakan secara positif.

Serupa dengan yang diterapkan di Instagram, Facebook dan Messenger kini memiliki pembatasan otomatis terhadap kontak yang tidak pantas atau tidak diinginkan.

Fitur-fitur ini juga membantu memastikan waktu remaja di media sosial digunakan secara positif, sejalan dengan tren peningkatan trafik layanan data yang signifikan selama periode tertentu.

Perlindungan ini mencakup pembatasan siapa yang dapat mengirim pesan kepada remaja, siapa yang dapat melihat postingan mereka, dan jenis konten yang dapat mereka akses.

Pendekatan ini mirip dengan upaya platform lain seperti TikTok dalam menjaga keamanan pengguna mudanya.

Pengalaman remaja lewat Facebook dan Messenger akan memberikan dukungan dan ketenangan lebih bagi orang tua dan wali, sekaligus memastikan remaja dapat terhubung dengan teman dan mengeksplorasi minat mereka di media sosial dengan perlindungan yang memadai.

Hal ini penting mengingat dinamika industri media sosial yang terus berkembang, termasuk perkembangan terbaru mengenai kebijakan platform digital global.

Meta berkomitmen untuk terus bermitra dengan keluarga dan komunitas dalam menciptakan lingkungan daring yang aman bagi remaja. Dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan ini, perusahaan ingin mendukung keluarga dan meningkatkan pengalaman daring yang aman bagi remaja di Indonesia.

Langkah ini merupakan bagian dari evolusi berkelanjutan dalam ekosistem digital yang semakin kompleks.

Perluasan yang dilakukan Meta ke Facebook dan Messenger menandai babak baru dalam upaya kolektif melindungi generasi muda di ruang digital. Sebagai salah satu penyedia platform media sosial terbesar di dunia,

Meta terus menyelaraskan kebijakan perlindungan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat, khususnya orang tua dan remaja Indonesia.(Icha)

Telkom Luncurkan Program Pilah Sampah di Tenant Day The Telkom Hub

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi meluncurkan Program Pengelolaan Sampah sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. Peluncuran dilakukan dalam acara Tenant Day yang diselenggarakan Telkom Landmark Tower (TLT) selaku building management The Telkom Hub pada 25 September 2025.

VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menyerahkan Segregated Waste Bin kepada Direktur Telkom Landmark Tower Suratman dalam acara tersebut. Fasilitas ini menjadi sarana awal penerapan sistem pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu di kawasan The Telkom Hub yang merupakan pusat operasional Telkom bersama berbagai tenant lainnya.

SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan mindset dalam pengelolaan sampah. “Kami berharap melalui acara ini, seluruh tenant di The Telkom Hub dapat berperan aktif dalam mengelola sampah. Kuncinya adalah perubahan mindset, dari sekadar membuang sampah menjadi memilah dan mengolah dengan bijak,” ujarnya.

Acara Tenant Day kali ini menghadirkan talkshow mengenai isu pengelolaan sampah dengan narasumber VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri serta komunitas lingkungan Pandawara Group. Diskusi tersebut menyoroti tantangan dan peluang penerapan pemilahan sampah di kawasan perkantoran modern.

Content image for article: Telkom Luncurkan Program Pilah Sampah di Tenant Day The Telkom Hub

VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menambahkan bahwa kolaborasi dengan TLT menjadi kunci keberhasilan program ini. “Inisiatif ini kami harap dapat menjadi pilot project di The Telkom Hub yang kemudian direplikasi di lokasi operasional lainnya. Dengan dukungan building management yang memfasilitasi, serta partisipasi aktif tenant, kita bisa menciptakan budaya keberlanjutan bersama,” jelasnya.

Direktur Telkom Landmark Tower Suratman menegaskan komitmen TLT dalam mendukung program pengelolaan sampah ini. “Tenant Day tahun ini tidak hanya mempererat kebersamaan tenant, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak semua pihak lebih peduli terhadap lingkungan. Sebagai building management, kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi upaya pengelolaan lingkungan serta mendorong tenant agar konsisten dalam praktik pemilahan sampah,” kata Suratman.

Program ini merupakan langkah nyata Telkom dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih dan berkelanjutan. Inisiatif pengelolaan sampah di The Telkom Hub sejalan dengan komitmen TelkomGroup terhadap penerapan prinsip-prinsip ESG dalam operasional perusahaan.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari kontribusi TelkomGroup dalam mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait pengelolaan sampah dan pola konsumsi berkelanjutan. Program pemilahan sampah di lingkungan kantor ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diadopsi di seluruh lokasi operasional Telkom lainnya.

Sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan, Telkom terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui berbagai inisiatif lingkungan. Sebelumnya, perusahaan juga telah meluncurkan berbagai program serupa di berbagai daerah, termasuk inovasi pengolahan sampah dari karyawan yang terbukti efektif dalam mengurangi dampak lingkungan.

Program pengelolaan sampah di The Telkom Hub ini juga sejalan dengan upaya global dalam mengatasi permasalahan sampah elektronik yang terus meningkat. Seperti yang dilakukan Jepang dalam memberdayakan sampah elektronik, Telkom berkomitmen untuk menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan limbah secara menyeluruh.

Dengan adanya fasilitas Segregated Waste Bin dan dukungan penuh dari building management, diharapkan seluruh tenant di The Telkom Hub dapat secara konsisten menerapkan pemilahan sampah dalam aktivitas sehari-hari. Kolaborasi antara Telkom, TLT, dan seluruh tenant menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang berkelanjutan.

Implementasi program pengelolaan sampah ini memperkuat posisi Telkom sebagai perusahaan yang peduli terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Inisiatif ini juga mendukung komitmen energi terbarukan yang telah ditegaskan perusahaan dalam berbagai kesempatan sebelumnya.

Keberhasilan program pemilahan sampah di The Telkom Hub diharapkan dapat menjadi contoh bagi gedung perkantoran lainnya di Indonesia untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan.

Samsung Galaxy Buds3 FE dan Buds Core, TWS Premium Harga Terjangkau

0

Telko.id – Samsung secara resmi meluncurkan dua produk true wireless stereo (TWS) terbaru, Galaxy Buds3 FE dan Galaxy Buds Core, di Indonesia. Keduanya hadir untuk memenuhi kebutuhan audio berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, memperluas akses teknologi audio premium bagi konsumen Tanah Air.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Samsung dalam menghadirkan pengalaman audio imersif yang bisa dinikmati lebih banyak kalangan.

Galaxy Buds3 FE dan Galaxy Buds Core mulai tersedia di Samsung Store offline sejak 18 September 2025.

Untuk pembelian online melalui samsung.com/id dan partner e-commerce, kedua produk ini bisa didapatkan mulai 26 September 2025. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif, dengan Galaxy Buds3 FE dibanderol Rp1.999.000 dan Galaxy Buds Core seharga Rp799.000.

Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran kedua produk ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap diversifikasi kebutuhan konsumen.

“Kami memahami bahwa kebutuhan konsumen Indonesia sangat beragam. Untuk itu, kami menghadirkan dua pilihan yang sama-sama powerful namun dengan value proposition yang berbeda,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id.

Content image for article: Samsung Galaxy Buds3 FE dan Buds Core Resmi, TWS Premium Harga Terjangkau

Menurut Annisa, Galaxy Buds3 FE ditujukan bagi pengguna yang menginginkan fitur flagship seperti Active Noise Cancelling (ANC) dan integrasi Galaxy AI. Sementara Galaxy Buds Core hadir sebagai solusi bagi mereka yang mengutamakan fondasi audio andal dengan kesederhanaan penggunaan.

Konsep #MakinWorthIt untuk Galaxy Buds3 FE dan #YangPentingPas untuk Galaxy Buds Core menjadi positioning yang diusung Samsung untuk kedua produk ini.

Galaxy Buds3 FE: Fitur Premium dengan Harga Terjangkau

Galaxy Buds3 FE menghadirkan sejumlah fitur premium yang biasanya ditemukan di TWS kelas atas. Produk ini dilengkapi Active Noise Cancelling (ANC) yang efektif meredam kebisingan lingkungan, cocok untuk penggunaan saat commuting, bekerja, atau belajar di tempat ramai.

Integrasi dengan Galaxy AI melalui Gemini AI Quick Access menjadi nilai tambah, memberikan pengalaman audio yang lebih cerdas dan personal.

Fernanda Gunsan, audio reviewer dan content creator, mengungkapkan kekagumannya terhadap Galaxy Buds3 FE. “Yang langsung terasa dari Galaxy Buds3 FE adalah kenyamanan pakai seharian dan kualitas audio yang benar-benar impresif untuk harganya. Desainnya ergonomis, ringan, dan nggak gampang lepas,” ujarnya.

Dari segi kualitas suara, Fernanda menambahkan bahwa bass pada Galaxy Buds3 FE terasa dalam dan punchy, sementara detail di treble tetap jernih dan jelas.

Fitur kostumisasi Equalizer memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyesuaikan karakter suara sesuai preferensi. Pengalaman audio yang imersif berhasil dihadirkan berkat kombinasi tuning yang matang dan fitur ANC yang efektif.

Daya tahan baterai dan ketahanan menjadi perhatian utama dalam desain Galaxy Buds3 FE. Produk ini memiliki sertifikasi IP54 yang membuatnya tahan terhadap debu, keringat, dan percikan air. Baterai yang awet memastikan pengguna bisa memakainya seharian tanpa khawatir kehabisan daya.

Galaxy Buds Core: Solusi Praktis untuk Kebutuhan Harian

Galaxy Buds Core hadir sebagai pilihan TWS entry-level yang mengutamakan kepraktisan dan kemudahan penggunaan. Produk ini dibekali koneksi Bluetooth 5.3 yang stabil dengan dukungan format audio universal codec SBC dan AAC.

Kombinasi ini memastikan kualitas suara yang jernih dan sinkronisasi sempurna saat digunakan untuk menonton video atau menerima panggilan.

Daya tahan baterai Galaxy Buds Core cukup mengesankan, mampu bertahan hingga 35 jam dengan charging case. Kemampuan ini membuat pengguna tidak perlu sering mengisi ulang daya, cocok untuk aktivitas harian yang padat. Sertifikasi IP54 juga disematkan, memberikan ketahanan terhadap keringat dan percikan air.

Fernanda Gunsan memberikan apresiasi terhadap pendekatan sederhana yang diusung Galaxy Buds Core.

“Hal yang saya suka dari Galaxy Buds Core adalah pendekatannya yang fokus pada hal esensial. Meski harganya sangat terjangkau, build quality-nya tidak mengecewakan,” katanya.

Menurut Fernanda, desain Galaxy Buds Core yang ringan dan pas di telinga cocok untuk pemakaian berjam-jam. Koneksi Bluetooth yang stabil dan kualitas suara yang jelas untuk panggilan membuatnya menjadi pilihan tepat untuk meeting online atau bekerja dari rumah.

“Ini adalah pilihan entry-level yang tepat untuk pengguna pertama kali atau yang mencari TWS simpel tanpa ribet,” tambahnya.

Integrasi dengan perangkat Samsung lainnya, seperti Galaxy S25 FE yang telah dilengkapi fitur Galaxy AI untuk pembuatan konten, semakin melengkapi ekosistem perangkat Samsung yang saling terhubung.

Strategi Harga dan Ketersediaan

Samsung menawarkan harga yang menarik untuk kedua produk TWS terbarunya. Galaxy Buds3 FE memiliki harga normal Rp1.999.000, namun konsumen bisa mendapatkan promo cashback Rp200.000 hingga 31 Oktober 2025. Dengan demikian, harga spesial yang ditawarkan menjadi Rp1.799.000 selama periode promosi.

Sementara Galaxy Buds Core tetap dijual dengan harga Rp799.000 di semua channel penjualan. Harga ini menempatkan Galaxy Buds Core sebagai salah satu TWS dengan value terbaik di kelas entry-level.

Kedua produk ini tidak hanya melengkapi lini TWS Samsung, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem perangkat Samsung yang semakin terintegrasi.

Seperti halnya Galaxy S25 FE yang membawa Galaxy AI untuk segmen Gen Z, Galaxy Buds3 FE dan Buds Core turut memperkuat posisi Samsung dalam menghadirkan teknologi terkini dengan harga yang lebih terjangkau.

Kehadiran Galaxy Buds3 FE dan Galaxy Buds Core di pasar Indonesia diharapkan dapat memenuhi kebutuhan audio yang beragam dari konsumen.

Mulai dari pengguna yang menginginkan fitur lengkap dengan harga terjangkau hingga mereka yang mencari solusi praktis untuk kebutuhan harian, keduanya menawarkan proposition value yang jelas sesuai dengan segmennya masing-masing. (Icha)

DeepSeek Rilis V3.2-Exp, Klaim Tekan Biaya Inference 50%

Telko.id – DeepSeek memperkenalkan model eksperimental baru bernama DeepSeek V3.2-Exp yang dirancang untuk menekan biaya inferensi yang jauh lebih rendah saat digunakan dalam operasi konteks panjang. DeepSeek menyebut model tersebut sebagai ‘langkah anatara menuju arsitektur generasi berikutnya’.

Arsitektur baru yang dimaksud kemungkinan akan menjadi peluncuran produk terpenting DeepSeek sejak model V3 dan R1 yang sempat mengejutkan publik.

Mengutip dari TechCrunch, Selasa (30/9/2025) fitur utama dalam model baru ini disebut DeepSeek Sparse Attention.

Mekanismenya cukup unik menggunakan modul Bernama Lighting Indexer untuk memprioritaskan bagian-bagian tertentu dari jendela konteks. Setelah itu, ada sistem lain Bernama fine-grained token selection yang memilih token paling relevan dari potongan tersebut untuk dimasukkan ke jendela perhatian model yang terbatas.

Dengan cara ini, model DeepSeek V3.2-Exp ini tetap bisa menangani konteks panjang tanpa membebani server terlalu besar. Berdasarkan uji awal, biaya panggilan API untuk operasi dengan konteks panjang bisa ditekan hingga 50%.

Baca juga:

Meski begitu, pengujian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan klaim tersebut. Karena model ini bersifat open weight dan tesedia gratis di Hugging Face, uji coba independes dari pihak ketiga diperkirakan akan segera menyusul.

Riset terbaru dari DeepSeek ini menambah deretan inovasi yang berfokus pada pengurangan biaya inference yaitu biaya menjalankan model AI yang sudah dilatih, berbeda dengan biaya melatihnya.

Upaya ini berangkat dari kebutuhan agar arsitektur transformer bisa bekerja lebih efisien. DeepSeek, perusahaan yang berbasis di Tiongkok ini dikenal sebagai pemain unik di tengah persaingan riset AI Global.

Pada awal 2025 lalu, mereka sempat mencuri perhatian lewat model R1 yang dilatih terutama dengan reinforcement learning dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pesaing dari Amerika Serikat. Namun, gaungnya meredup setelah R1 tidak memicu perubahan besar seperti yang sempat diprediksi.

Meski mungkin tidak menimbulkan kehebohan sebesar R1, pendekatan baru berbasis ‘Sparse Attention’ ini diyakini tetap dapat memberikan Pelajaran penting bagi penyedia AI di AS dalam menjaga biaya operasional tetap rendah dan memberikan pesaing domestik seperti Qwen milik Alibaba sebuah tekanan yang besar.

Google Rilis Gemini 2.5 Flash, Fitur Lebih Kreatif dan Produktif

0

Telko.id – Google meluncurkan pembaruan besar pada Gemini yaitu Gemini 2.5 Flash. Fitur-fitur baru ini langsung menarik banyak perhatian publik karena memudahkan pengguna dalam berkreasi dan bekerja. Platform AI yang kini bukan hanya pintar menjawab pertanyaan, tetapi juga semakin mumpuni untuk mengolah gambar, audio, dan kolaborasi kreatif.

Pembaruan ini menarik perhatian pengguna karena menghadirkan fitur-fitur yang mudah dipakai dan cepat jadi tren di media sosial. Pembaruan pertama yang diarahkan untuk membuat Gemini 2.5 Flash lebih bisa diandalkan ketika membantu mengerjakan tugas-tugas akademis.

Google menyempurnakan cara kerja model ini agar mampu memecahkan materi yang rumit menjadi penjelasan yang lebih runtut, mudah dipahami, dan terstruktur. Selain itu, Google juga memperbaiki tampilan jawaban yang diberikan.

Sekarang, respon dari Gemini 2.5 Flash akan disusun dengan format yang lebih rapi, misalnya dengan tambahan header, poin-poin daftar, hingga tabel. Tujuannya agar informasi yang padat dapat disajikan dengan lebih jelas dan gampang dibaca.

Salah satu yang paling ramai diperbincangkan adalah model pengeditan / generasi gambar Bernama ‘Nano Banana’ (alias Gemini 2.5 Flash Image). Nano Banana ini memungkinkan pengguna untuk mengubah atau menata ulang foto dengan tingkat realisme dan konsistensi subjek yang lebih baik.

Misalnya membuat versi ‘miniatur’ dari orang atau mengubah gaya foto menjadi tampak seperti Polaroid atau figure 3D, dll. Fitur ini sempat viral karena hasilnya mudah digunakan untuk membuat edit kreatif, konten personalisasi cepat hingga membuat meme.

Baca juga:

Selain itu, Gemini kini juga mendukung beberapa fitur seperti;

Unggah Audio

Gemini kini mendukung pengunggahan dengan format file audio sepeti MP3, WAV, M4A. Rekaman bisa langsung ditranskripsikan atau diringkas otomatis. Sangat berguna bagi para pelajar, jurnalis, maupun profesional.

Kolaborasi  & Integrasi

Google juga memperluas fungsi Gemini ke layanan lain, termasuk Google Photos, serta menyediakan dokumentasi API agar pengembang bisa mengintegrasikan gambar dan audio dalam aplikasi mereka.

Versi Preview Baru untuk Para Pengembang

Selain pembaruan untuk pengguna umum, Google juga merilis versi preview baru dari Gemini 2.5 Flash dan 2.5 Flash-Lite yang dibuat khusus untuk para pengembang. Versi ini sudah bisa dicoba lewat AI Studio dan Vertex AI.

Untuk Gemini 2.5 Flash versi preview, Google meningkatkan kemampuan penggunaan tools agar lebih efektif dalam aplikasi yang membutuhkan beberapa langkah sekaligus. Selain itu, versi ini juga dibuat lebih efisien dari sisi biaya.

Sedangkan pada Flash-Lite, peningkatan utamanya ada pada kemampuan mengikuti instruksi dengan lebih baik, memberikan jawaban yang lebih singkat, dan menghasilkan transkripsi audio dan terjemahan yang lebih akurat.

Dengan pembaruan-pembaruan ini, Gemini semakin menegaskan posisinya sebagai asisten AI serbaguna yang dapat membantu kerja produktif, sekaligus membuka ruang kreatif bagi semua orang. Meski fitur-fitur ini membuka peluang kreatif besar, pengguna disarankan tetap berhati-hati soal etika dan privasi.

Menggunakan gambar promosi atau wajah orang lain hanya jika mendapat izin. Waspadai pembuatan gambar yang meniru identitas publik tanpa konteks, dan periksa ketentuan layanan sebelum menggunakan hasil generatif untuk kepentingan komersial.

Google juga menempatkan beberapa pembatasan dan pedoman untuk mencegah penyalahgunaan, namun kewaspadaan pengguna tetap penting.

ASUS ROG GM700: Kekuatan Komponen Terbaik ASUS dalam Pre-Built Desktop

0

Telko.id – ASUS adalah brand terdepan dan terpercaya di industri komponen PC global. Sebagai pemimpin pasar di segmen motherboard, kartu grafis, dan berbagai solusi hardware lainnya, ASUS memiliki rekam jejak yang kuat dalam menghadirkan performa dan keandalan kelas dunia.

Kini, keahlian tersebut diwujudkan dalam bentuk pre-built desktop ASUS ROG GM700 — sebuah PC desktop yang dirancang secara menyeluruh dan diuji ketat untuk memberikan performa tinggi, stabilitas sistem, serta pendinginan optimal, demi menghadirkan pengalaman gaming dan kreasi konten profesional tanpa kompromi.

ASUS ROG GM700 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna paling demanding, baik gamer profesional maupun kreator konten. Ditenagai oleh prosesor hingga AMD Ryzen 9 9935X3D dan kartu grafis hingga NVIDIA® GeForce RTX™ 5080 dengan 16GB GDDR7 VRAM, desktop ini mampu menjalankan game AAA dan proyek kreatif skala besar dengan lancar.

Dukungan hingga 64GB DDR5 RAM serta penyimpanan SSD NVMe PCIe Gen 4 berkapasitas 2TB dengan kecepatan tinggi PCIe Gen 5 memastikan pengalaman multitasking yang responsif dan tanpa hambatan.

Baca juga :

Spesifikasi tinggi ini diseimbangkan dengan sistem pendingin komprehensif yang tersedia dalam konfigurasi pendingin liquid atau udara (khusus untuk pasar Indonesia konfigurasi pendingin liquid).

Dengan 4 kipas yang dioptimalkan dan desain sirkulasi udara terbaik, GM700 mampu mempertahankan suhu operasional yang dingin dan stabil bahkan saat beban kerja berat dan suhu lingkungan tinggi.

ASUS ROG GM700 hadir dengan desain chassis terbaru yang mengedepankan kemudahan perawatan berkat fitur tool-less access pada panel samping dan depan. Penggunaan komponen standar memastikan proses upgrade di masa depan jauh lebih mudah dan fleksibel, tanpa batasan yang biasanya ditemui pada sistem pre-built pada umumnya.

ASUS ROG GM700 memberikan layanan garansi yang memanjakan pengguna yaitu garansi onsite selama 3 tahun, yang berarti layanan perbaikan dapat dilakukan langsung di lokasi pengguna tanpa repot.

Selain itu, ASUS juga memberikan perlindungan 100% terhadap kerusakan akibat kecelakaan (Accidental Damage Protection) selama satu tahun pertama. Garansi komprehensif ini menjadi nilai tambah yang signifikan, memastikan kenyamanan dan rasa aman pengguna setelah pembelian.

Desain Chasis Ikonik dengan Inovasi Tool-less Access

ASUS ROG GM700 mengusung desain yang mencerminkan identitas ROG. Tegas, agresif, namun tetap elegan. Chassis-nya dirancang sepenuhnya oleh tim ROG, menggunakan komponen standar yang memudahkan perawatan maupun upgrade.

Konsep tool-less Access menjadi daya tarik utama, karena pengguna bisa membuka panel samping tanpa obeng, menjadikannya ramah bahkan bagi pengguna yang baru pertama kali mengenal PC desktop.

Dari sisi estetika, GM700 tampil dengan garis desain futuristis, dipadukan sentuhan RGB yang bisa diatur melalui Aura Sync. Pencahayaan ini bukan sekadar dekorasi, melainkan juga elemen yang menambah identitas gaming pada desktop. Strategi penempatan lampu yang presisi membuat efek visual lebih dramatis tanpa terasa berlebihan.

Selain itu, ASUS juga memperhatikan aspek ergonomi. Penempatan port depan dioptimalkan agar pengguna mudah mengakses koneksi USB atau audio tanpa harus repot. Bagi gamer yang ingin membangun “battlestation” dengan tampilan seragam, GM700 jelas menjadi pelengkap ideal.

Siap untuk Penggunaan Jangka Panjang

ASUS ROG Desktop GM700 hadir dengan fitur-fitur yang memanjakan gamer modern. Pertama adalah opsi prosesor: pengguna dapat memilih antara AMD Ryzen™ 7-9700X, AMD Ryzen™ 79800X3D atau Ryzen™ 9-9955X3D.

Ketiga pilihan ini menawarkan performa kelas atas yang cocok untuk berbagai skenario, baik gaming kompetitif maupun produktivitas berat seperti editing video 4K atau rendering 3D.

Kartu grafis menjadi salah satu bintang utama, yakni NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 hingga  RTX™ 5080 dengan VRAM 16GB GDDR7. Kehadiran teknologi DLSS 3.5 dan Frame Generation memastikan pengalaman gaming dengan framerate tinggi sekaligus kualitas visual memukau. Bahkan untuk game AAA terbaru, konfigurasi ini sanggup memberikan performa tanpa kompromi.

Untuk multitasking, GM700 dilengkapi hingga 64GB DDR5 RAM. Kapasitas besar ini memungkinkan gamer untuk bermain sambil melakukan streaming, membuka banyak aplikasi, bahkan menjalankan virtual machine tanpa hambatan. Penyimpanan juga tak kalah impresif: SSD NVMe PCIe Gen 4 berkapasitas 2TB yang super cepat, dengan dukungan PCIe Gen 5 untuk masa depan.

Sistem Pendingin Komperhensif

ASUS ROG GM700 tersedia dalam dua konfigurasi pendinginan, yaitu pendingin udara dan pendingin liquid, untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda. Versi yang terdapat di Indonesia merupakan pendingin liquid, yang diperuntukan kepada pengguna yang menginginkan suhu serendah mungkin dan headroom performa ekstra.

Dengan radiator 240mm, motor pompa 3-fase, dua kipas radiator yang didukung penuh oleh Aura Sync, serta kapasitas termal lebih dari 200W, pendingin cair AIO pada GM700 memberikan performa pendinginan terbaik untuk beban kerja berat.

ASUS menambahkan intake udara tersembunyi di belakang panel kaca depan, yang memungkinkan tiga kipas intake menarik udara segar secara efisien. Dipadukan dengan satu kipas exhaust di bagian belakang casing, desain ini menciptakan jalur aliran udara alami yang mendinginkan semua komponen penting dengan turbulensi dan kebisingan yang minimal.

Semua kipas pada casing GM700 menggunakan teknologi Loop Dynamic Bearing yang menawarkan daya tahan luar biasa dan operasi yang sangat senyap dengan masa pakai hingga 160.000 jam.

Desain self-lubricating memastikan kipas bekerja dengan halus dan mengurangi keausan seiring waktu. Dengan laju aliran udara sebesar 65 kaki kubik per menit, GM700 memiliki pasokan udara yang cukup untuk menjaga suhu sistem tetap optimal.

Performa Gaming Tanpa Kompromi

Dari sisi performa, ASUS ROG GM700 adalah definisi nyata dari desktop gaming kelas flagship. Dengan prosesor AMD Ryzen 9-9935X3D, performa single-core dan multi-core sama-sama menonjol. Game-game eSports seperti Valorant atau CS2 bisa berjalan di ratusan FPS, sementara judul AAA seperti Cyberpunk 2077 atau Starfield dapat dimainkan di setting ultra dengan ray tracing aktif tanpa drop frame berarti.

GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5080 membawa lompatan besar dalam teknologi visual. Dengan dukungan VRAM 32GB, desktop ini bukan hanya siap untuk game modern, tapi juga aplikasi kreatif berbasis AI maupun rendering 3D kompleks. Bahkan bagi kreator konten, performa GM700 dapat menggantikan workstation profesional.

RAM DDR5 hingga 64GB memastikan kelancaran multitasking ekstrem. Dalam uji simulasi, GM700 mampu menjalankan game, live streaming, browser dengan puluhan tab, serta aplikasi editing sekaligus tanpa bottleneck. Penyimpanan SSD NVMe 2TB juga memperlihatkan waktu booting hanya beberapa detik dan loading game nyaris instan.

Kesimpulan

ASUS ROG GM700 adalah bukti nyata keunggulan ASUS sebagai pemimpin di segmen komponen PC, yang kini menghadirkan PC pre-built dengan komponen-komponen unggulan terbaik ASUS. Kombinasi desain futuristis, fitur lengkap, serta performa tak tertandingi menjadikan desktop ini pilihan tepat bagi gamer serius, kreator, dan profesional yang membutuhkan mesin bertenaga tinggi.

Dilengkapi dengan garansi onsite selama 3 tahun serta perlindungan 100% Accidental Damage Protection (ADP) pada tahun pertama, ASUS tidak hanya memuaskan pengguna saat membeli ROG GM700, tetapi juga memberikan layanan purna jual yang istimewa dan penuh perhatian.

Dengan segala keunggulannya, ASUS ROG GM700 melengkapi portofolio gaming ROG sebagai bagian dari No. 1 Gaming Ecosystem yang paling komprehensif di pasar. GM700 adalah pilihan sempurna bagi gamer enthusiast yang mengutamakan kualitas, keandalan, dan kenyamanan — sebuah paket lengkap yang bukan sekadar PC, tetapi investasi jangka panjang untuk pengalaman gaming premium.

Lenovo Luncurkan Solusi IT Berbasis AI untuk UKM Indonesia

0

Telko.id – Lenovo secara resmi meluncurkan rangkaian solusi infrastruktur IT berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung percepatan pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.

Solusi ini menghadirkan teknologi server, software, dan opsi pembayaran fleksibel yang telah melalui proses uji dan validasi, memungkinkan UKM mengadopsi teknologi modern dengan lebih mudah dan efisien.

President Asia Pacific Infrastructure Solutions Group Lenovo, Sumir Bhatia, menekankan komitmen perusahaan dalam menjawab tantangan UKM.

“UKM kini menghadapi persaingan yang semakin ketat, sementara banyak yang masih berjuang memodernisasi infrastruktur IT dengan biaya terkontrol. Lenovo hadir sebagai penyedia solusi IT yang mendefinisikan ulang cara UKM mengakses, menerapkan, dan mengembangkan teknologi terbaru,” ujar Bhatia dalam pernyataan resminya.

Langkah Lenovo ini sejalan dengan tren digitalisasi UKM Indonesia yang semakin masif. Beberapa operator telekomunikasi juga telah meluncurkan beragam inisiatif serupa, seperti program solusi digital Telkomsel dan paket digital XL Axiata yang khusus ditujukan untuk segmen UKM.

Rangkaian solusi Lenovo menawarkan tiga pilihan utama yang siap digunakan. Pertama, Infrastruktur Siap Pakai untuk Bisnis berbasis Lenovo ThinkSystem SR635 V3 atau SR630 V4 yang telah divalidasi dengan Windows Server 2025 Hyper-V.

Kedua, AI Edge-Ready Node menggunakan Lenovo ThinkEdge SE100 untuk kebutuhan edge deployment yang ringan. Ketiga, Perlindungan Bisnis Siap Pakai dengan Lenovo ThinkSystem SR650 V3 yang mampu mendukung hingga 55 virtual machine.

Content image for article: Lenovo Luncurkan Solusi IT AI untuk UKM Indonesia

Executive Director CAP & ANZ Infrastructure Solutions Group Lenovo, Kumar Mitra, menjelaskan bahwa solusi ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan adopsi AI di kalangan UKM.

“UKM adalah tulang punggung perekonomian digital Indonesia, namun rendahnya adopsi AI membuat banyak UKM tertinggal. Seluruh solusi ini telah teruji, aman, dan fleksibel dalam penggunaannya,” jelas Mitra.

Lenovo menyediakan platform manajemen melalui Lenovo XClarity One, portal cloud dengan visibilitas berbasis AI, kontrol, dan pemeliharaan prediktif untuk mengurangi downtime dan biaya operasional.

Untuk aspek keamanan data, Lenovo berkolaborasi dengan Veeam guna melindungi workloads dari ancaman ransomware dan kegagalan sistem, dengan kemampuan pemulihan instan dalam hitungan menit.

Inisiatif pendukung UKM melalui solusi digital semakin marak di Indonesia. Sebelumnya, Telkom telah meluncurkan solusi Microsoft 365 yang difokuskan untuk meningkatkan produktivitas UKM.

Berbagai program ini menunjukkan semakin besarnya perhatian pelaku industri teknologi terhadap penguatan kapabilitas digital UKM nasional.

Model bisnis yang ditawarkan Lenovo melalui TruScale Infrastructure as-a-Service (IaaS) memungkinkan UKM mengakses infrastruktur IT dengan skema sewa, langganan, dan pembayaran berbasis konsumsi.

Pendekatan ini dilaporkan dapat mempercepat implementasi hingga 30%, sekaligus menghindari investasi besar di awal.

Pengalaman implementasi di Malaysia melalui kerjasama dengan Microtree Sdn Bhd (M3) menunjukkan bagaimana model fleksibel Lenovo memungkinkan perusahaan menghadirkan solusi ke pasar lebih cepat dan membuka peluang pertumbuhan bersama UKM.

TruScale memungkinkan scaling yang presisi tanpa biaya berlebih, menjadi keunggulan strategis yang mempercepat kelincahan operasional.

Kehadiran solusi IT berbasis AI dari Lenovo ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital UKM Indonesia, memungkinkan mereka memodernisasi infrastruktur secara efisien dan membuka peluang pertumbuhan berbasis AI tanpa perlu membangun sistem IT dari nol. (Icha)

realme Luncurkan Smartphone Game of Thrones Pertama di Dunia

0

Telko.id – realme, secara resmi mengumumkan kolaborasi edisi terbatas dengan Warner Bros. Discovery Global Consumer Products untuk menghadirkan smartphone pertama di dunia yang terinspirasi serial HBO legendaris, Game of Thrones.

Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi crossover realme yang berani, memadukan kisah epik dengan desain imersif untuk menjangkau generasi pengguna baru.

Chase Xu, Vice President and CMO realme, menegaskan komitmen brand terhadap inovasi yang relevan bagi anak muda.

“Kolaborasi ini adalah bukti komitmen realme terhadap inovasi yang menyenangkan sekaligus relevan bagi anak muda,” ujarnya.

“Dengan memadukan legenda yang menginspirasi dengan desain imersif, kami mendorong anak muda untuk merangkul identitas mereka dan memberi dampak nyata,” ujar Chase menambahkan.

Perilisan realme 15 Pro Game of Thrones Limited Edition memperkuat strategi branding realme knows how to play. Smartphone ini mengambil inspirasi dari karakter dan tema legendaris Game of Thrones, menghadirkan resonansi emosional melalui penceritaan visual dan pengalaman pengguna yang kreatif.

Semangat pemberontakan, pembaruan, dan ketangguhan dari karakter seperti Arya Stark dan Jon Snow diwujudkan dalam desain produk.

Desain smartphone ini merupakan penghormatan pada kemegahan Westeros dan kekuatan “Fire Cannot Kill a Dragon”.

Gaya hitam-emas menghadirkan nuansa kemewahan abad pertengahan, sementara motif ukiran nano berbentuk naga melambangkan kekuatan dan warisan.

Inovasi utama terletak pada teknologi color-changing dragonfire pertama di dunia—material sensitif panas yang berubah dari hitam menjadi merah saat disentuh, terinspirasi kebangkitan Daenerys Targaryen dari api.

Pendekatan realme dalam kolaborasi ini melampaui sekadar penggunaan nama besar. Setiap detail dirancang imersif, memungkinkan pengguna memihak pada House favorit. Tema UI khusus terinspirasi House Stark dan House Targaryen mengubah antarmuka dengan nuansa sinematis.

Box edisi terbatas dilengkapi micro-replica Westeros, stand ponsel berbentuk Iron Throne, serta kartu insignia setiap House untuk memperkuat ikatan emosional.

Kolaborasi ini mencerminkan strategi brand realme secara lebih luas dalam mendorong batas sains material, desain, dan pemasaran berfokus anak muda.

realme berencana memperluas portofolio crossover dengan lebih banyak kolaborasi global yang menggabungkan teknologi dan cerita kreatif.

Langkah ini sejalan dengan tren industri, seperti yang terlihat pada realme 10 Pro 5G Coca-Cola Edition dan kolaborasi Oppo dengan Maison Kitsuné untuk menjangkau segmen berbeda.

Dengan menggandeng salah satu waralaba hiburan paling dikenal di dunia, realme memposisikan diri sebagai brand smartphone paling kreatif dan menyenangkan.

Tema kampanye “Own Your Real Power” berbicara langsung pada aspirasi anak muda yang menghadapi dunia kompleks. Inisiatif semacam ini semakin umum di industri, seperti yang dilakukan OPPO dalam program Golden Month yang menawarkan insentif langsung kepada konsumen.

Di dunia di mana teknologi sering terasa impersonal, realme mendefinisikan ulang arti kata bermain melalui produk yang melampaui fungsi dasar.

Game of Thrones Limited Edition menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati terletak pada keberanian dan kesenangan menjadi diri sendiri, sesuai dengan nilai-nilai brand yang konsisten di setiap lini produk. (Icha)

ATSI Kembali Desak Pemerintah Review Regulatory Charges

0

Telko.id – Pelaku industri telekomunikasi Indonesia kembali mendesak pemerintah untuk mereview regulatory charges yang dinilai sudah sangat tinggi, berkisar antara 12% hingga 40% dari total pertumbuhan pendapatan.

Desakan ini kembali disampaikan untuk menciptakan industri yang lebih berkembang, sehat, dan seimbang bagi semua pemangku kepentingan, termasuk negara dan masyarakat.

Menurut Dian Siswarini, usai dirinya didapuk menjadi Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia periode 2025 – 2029, regulatory charges di Indonesia saat ini sudah berada pada level yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.

“Kalau menurut saya sebetulnya lebih baik kalau misalnya regulatory charges ini direview sehingga industri ini bisa lebih berkembang, lebih sehat, lebih berkembang,” ujar nya.

Review regulatory charges dinilai akan menciptakan keseimbangan yang lebih baik bagi negara. Dengan beban yang lebih seimbang, perkembangan atau ekspansi coverage maupun kapasitas jaringan dapat berjalan lebih optimal.

Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan, khususnya layanan internet yang saat ini masih di bawah rata-rata negara tetangga.

Industri telekomunikasi secara konsisten telah menghimbau pemerintah untuk melakukan revisit terhadap kebijakan ini, terutama dalam persiapan menghadapi era 5G. Kekhawatiran utama adalah jika formula spektrum 4G tetap diterapkan untuk 5G, tidak ada operator yang mampu membayar bebannya.

“Karena kalau untuk 5G kan jumlah bandwidth yang diperlukan itu jauh lebih besar daripada 4G, jadi kalau untuk 5G itu minimal 50Mhz,” jelasnya.

Content image for article: Industri Telekomunikasi Desak Pemerintah Review Regulatory Charges

Penerapan formula yang sama untuk 5G dikhawatirkan akan membuat bisnis 5G tidak visible bagi para operator.

Padahal, Indonesia sudah tertinggal dari negara-negara lain dalam hal implementasi 5G. Perjuangan untuk merevisi regulatory charges ini telah berlangsung cukup lama, bahkan disebutkan sudah mencapai 10 tahun.

Pendekatan holistik diperlukan dalam meninjau ulang regulatory charges, tidak hanya berfokus pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pemerintah juga perlu mempertimbangkan sumber pendapatan alternatif jika terjadi penurunan PNBP. Seperti yang disebutkan dalam laporan aksi sebelumnya, jika regulatory charges diberlakukan secara lebih adil, pemerintah akan mendapatkan penggantinya melalui income pemerintah dari sumber lain.

Industri menekankan bahwa manfaat dari dunia telekomunikasi saat ini tidak hanya dinikmati oleh operator, tetapi banyak pemain lain.

Namun, beban regulatory charges terbesar justru ditanggung oleh operator telekomunikasi. “Kalau misalnya para pemain itu diberlakukan regulasi yang sama, saya yakin ini industri lebih sehat dan pemerintah pun bisa mendapatkan manfaat yang lebih banyak,” ujar Dian menambahkan.

Konsep regulatory charge yang adil menurut Dian adalah penerapan prinsip same service, same role, atau same playing field bagi semua pemain digital.

Saat ini, selain operator telekomunikasi, terdapat pemain lain seperti Over-The-Top (OTT) yang belum dikenakan regulatory charges, padahal mereka mendapatkan manfaat terbesar dari industri telekomunikasi.

“Sekarang kan para OTT ini belum mendapatkan regulatory charges, belum bayar. Sedangkan mereka kalau dibilang manfaat, mereka itu yang mendapatkan manfaat terbesar,” tegas Dian.

Oleh karena itu, diperlukan perlakuan yang sama terhadap semua pemain untuk menciptakan keadilan sesuai dengan apa yang diberikan dan apa yang didapat.

Harapan besar ditumpukan kepada pemerintah karena isu regulatory charges ini bukan hanya menyangkut kepentingan industri, tetapi juga pemerintah, masyarakat, dan seluruh negara.

Penyelesaian isu ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri yang lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat Indonesia.

Desakan untuk menciptakan level playing field ini sejalan dengan upaya meningkatkan kinerja operator telekomunikasi di tengah tantangan regulasi yang ada.

Seperti yang tercermin dalam laporan kinerja beberapa operator, beban regulasi yang tinggi dapat mempengaruhi kemampuan investasi dan ekspansi jaringan.

Isu regulatory charges ini juga berkaitan erat dengan perkembangan teknologi global, termasuk tantangan yang dihadapi vendor perangkat telekomunikasi.

Kondisi ini semakin mempertegas pentingnya lingkungan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri.

Dengan review regulatory charges yang komprehensif, diharapkan dapat tercipta ekosistem telekomunikasi yang lebih kompetitif dan berkeadilan, mendorong investasi dalam infrastruktur jaringan, serta mempercepat transformasi digital di Indonesia. (Icha)