spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1175

Ada Fitur Speedometer di Google Maps, Apa Fungsinya?

Telko.id, Jakarta – Google sedang mengembangkan fitur baru di aplikasi Google Maps. Aplikasi navigasi tersebut akan memiliki fitur indikator kecepatan berkendara atau Speedometer demi keselamatan pengguna saat berkendara.

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Senin (10/06/2019) fitur tersebut memungkinkan Anda untuk mengawasi apakah kecepatan berkendara Anda masih aman atau sudah diluar batas normal kecepatan.

Fitur penunjuk kecepatan ini dapat dilihat di bagian kiri bawah layar ketika menggunakan layanan penunjuk arah di Google Maps. Untuk mengaktifkannya Anda bisa membuka aplikasi dan klik ikon tiga garis horizontal yang ada di sisi kiri atas layar.

Lalu, sentuh ke bawah dan pilih menu Settings kemudian klik Navigation Settings. Setelah itu ke menu Driving Options lalu klik toggle untuk Speedometer dan fitur akan aktif. Sayangnya Speedometer Google Maps masih tahap uji coba dan belum tersedia secara global.

{Baca juga: Fitur Waze di Google Maps Hadir di 40 Negara, Indonesia Kebagian Gak?}

Tetapi fitur tersebut muncul di Argentina, Australia, Belgia, Brasil, Kanada, Republik Ceko, Finlandia, Jerman, India, Belanda, Polandia, Portugal, Swedia, Taiwan, Inggris, dan Amerika Serikat.

Perlu diketahui jika fitur ini hanyalah satu dari sekian banyak fitur ciptaan Waze yang masuk ke Google Maps. Selepas membeli Waze di tahun 2013, Google terus mengadopsi fitur-fitur Waze untuk dimasukan ke Google Maps.

Bahkan di Waze ada juga fitur pendukung speedometer yakni pelaporan insiden, yang memungkinkan Anda untuk memberi tahu pengemudi lain tentang kecelakaan, pos pemeriksaan polisi, dan kamera kecepatan.

{Baca juga: Google Maps Luncurkan Fitur Rekomendasi Makanan Favorit}

Sebelumnya, Google juga meluncurkan fitur berupa rekomendasi makanan favorit di sebuah restoran yang bisa pengguna pilih ketika berkunjung ke sana. Pengguna bisa mendapatkan foto, ulasan dan peringkat restoran di layanan peta buatan Google tersebut.

Selain itu, Anda akan mendapatkan informasi tentang makanan paling favorit di sebuah restoran yang bisa dipesan di restoran tersebut. [NM/HBS]

Sumber: The Verge

Lagi Diboikot, Huawei Mate X Dibanderol Rp 37 Juta, Ada yang Beli?

Telko.id, Jakarta – Huawei masuk daftar hitam Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Masa depan Huawei Mate X pun menjadi semakin tidak jelas. Meski begitu, ponsel layar lipat ini kabarnya akan dipatok pada harga yang mahal, yakni Rp 37 juta. Pertanyaannya, apakah ada yang mau beli?

Bulan lalu, Google menghapus Huawei Mate X dan Huawei P30 Pro dari situs resmi Android.com. Huawei mengklaim telah menimbun chip dan komponen selama satu tahun sebagai antisipasi.

Dengan cara itu, Huawei ingin meyakinkan konsumen bahwa ponsel lipat tersebut kemungkinan bisa rilis pada musim panas tahun ini. Ponsel ini kabarnya akan menjadi yang pertama memakai sistem operasi buatan sendiri, yang bernama HongMeng OS atau Ark OS, bukan Android.

{Baca juga: Spek Huawei Mate 30 Bocor, Tak Lagi Pakai Android?}

Seperti dikutip Telko.id dari Phone Arena, Minggu (9/6/2019), keberadaan sistem operasi Oak atau Ark OS buatan Huawei dinilai masih sulit bersaing dengan Android, karena kurang populer, khususnya di negara-negara di luar China.

Mate X, memiliki layar menghadap ke depan 6,6 inci dengan resolusi 1.148 x 2.480 piksel. Pada saat yang sama, tampilan belakang berukuran 6,4 inci dengan resolusi serupa.

Saat perangkat dibuka, kedua layar menjadi tablet 8 inci yang hampir berbentuk bujur sangkar dengan resolusi 2.200 x 2.480. Lalu, bagaimana nantinya bisa mendapatkan Huawei Mate X?

Kemungkinan, satu-satunya cara untuk mendapatkan Huawei Mate X di Amerika Serikat adalah dengan membeli secara impor. Namun, apakah sistem operasi itu bisa berjalan secara maksimal?

{Baca juga: Sistem Operasi Huawei, HongMeng OS akan Meluncur Tahun Ini}

Pihak Huawei belum bisa menjawabnya. Yang jelas, usulan penetapan harga untuk ponsel tersebut adalah USD 2.600 atau lebih kurang Rp 37 juta per unit. Lakukah Huawei Mate X semahal itu? [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Libur Lebaran, Trafik Data XL Axiata Melonjak 57%

0

Telko.id, Jakarta – Operator seluler XL Axiata (XL Axiata) berhasil melalui masa krusial periode libur Lebaran 2019 dengan performa yang baik. Bahkan trafik Internet melonjak sekitar 57% dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Sedangkan jika dibandingkan dengan hari biasa juga terjadi peningkatan layanan data hingga 24% ketika lebaran 2019 kemarin. Selain ada trafik layanan SMS juga meningkat sebesar 3% dan layanan voice cenderung mengalami penurunan.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan hal yang paling krusial selama libur lebaran adalah menyediakan layanan berkualitas yang merupakan kombinasi antara jaringan dengan performa tinggi dan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

“Jika kami bisa memastikan semua berjalan baik, maka pelanggan akan nyaman dan trafik dengan sendirinya juga meningkat” kata Yessie.

{Baca juga: Pendapatan XL Axiata di Q1 2019 Naik 9%}

Berdasarkan pusat monitoring jaringan XL, kenaikan trafik tertinggi berada di wilayah-wilayah yang menjadi tujuan mudik. Jepara menjadi kota dengan trafik tertinggi dengan naik 137% dibanding hari biasa, disusul oleh Kuningan dengan 102% dan Kabupaten Pemalang yaitu 83%.

Di Kalimantan trafik tertinggi dimiliki oleh Kabupaten Kutai Kartanegara dengan kenaikan 79% kemudian Kota Tanah Laut yang naik 51% dan Balikpapan 40%. Sementara di Sulawesi, trafik data di Kabupaten Pinrang mengalami kenaikan tertinggi dengan 81% dan Kota Manado naik 16%.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Senin (10/06/2019) lonjakan trafik data juga berpengaruh pada penggunaan aplikasi layanan di smartphone.  Trafik layanan pesan berbasis data seperti WhatsApp, LINE dan sebagainya rata-rata mengalami peningkatan 48%.

{Baca juga: Siapkan Capex Rp 7,5 Triliun, Ini Target XL Axiata}

Kemudian trafik di layanan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram  juga meningkat 22% dan trafik data di aplikasi games juga menanjak sebesar 15% dibandingkan hari biasa.  Ada juga peningkatan trafik di Waze sebesar 93%, Spotify 8% dan Netflix 77%. [NM/HBS]

Asyik! Ada Mode Street Football dan Futsal di FIFA 20  

Telko.id, Jakarta – Di tengah berlangsungnya ajang internasional E3 2019 di Amerika Serikat, Electronic Arts (EA) mengumumkan bahwa game FIFA 20 bakal rilis pada 27 September 2019. Dalam presentasinya, EA mengungkap bahwa ada mode ‘Street Footbal dan Futsal di FIFA 20

Seperti dilansir GameSpot, ada mode anyar di FIFA 20 yang akan memanjakan para gamer itu diberi nama mode Volta, yang memberi sentuhan baru di lapangan hijau untuk sepak bola konvensional.

Mode Volta membawa pemain ke lapangan berukuran lebih kecil dan punya aturan main berbeda. Orang mengenalnya dengan street football dan futsal. Mode Volta pada FIFA 20 menghadirkan kustomisasi yang lebih luas.

{Baca juga: FIFA dan EA Gelar ‘Piala Dunia Online’}

Nantinya, EA mengajak pemain menciptakan karakter sendiri, lengkap dengan pakaian dan sepatunya. EA menyatakan, pemain bisa bertanding dalam beberapa pilihan, seperti 3 lawan 3 tanpa penjaga gawang.

Pemain juga bisa bertanding empat lawan empat dan lima lawan lima. Permainan bisa menggunakan lapangan dengan tembok seperti street football atau tanpa tembok layaknya pertandingan futsal profesional.

Ukuran lapangan pun hadir dengan lebih banyak pilihan sesuai mode permainan. FIFA 20 diklaim menjanjikan beberapa arena permainan yang tidak membosankan, seperti lapangan warga di London atau di atap gedung di Tokyo.

{Baca juga: Ini Game PS4 Terlaris di 2017, FIFA dan PES Bersaing!}

Mode Volta juga akan menawarkan cerita dalam mode Story dan mengajak seluruh pemain untuk adu kemampuan dalam ajang Volta League. FIFA 20 bakal tersedia untuk PC, Xbox One, dan PlayStation 4. [BA/HBS]

Sumber: Gamespot

Italia akan Bangun Inkubator Startup di Indonesia

Telko.id, Jakarta – Pemerintah Italia akan mengembangkan inkubator startup Indonesia. Hal ini dikatakan oleh Menkominfo Rudiantara usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan Ekonomi, Buruh dan Kebijakan Sosial Italia, Luigi Di Maio dalam pertemuan negara G20 di Jepang Minggu (09/06/2019) kemarin.

“Italia baru saja merilis Startup Exchanged Program, dimana startup mereka ditempatkan di inkubator-inkubator negara-negara G20, selanjutnya mereka mau kembangkan dengan Indonesia juga,” ucap Menkominfo.

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Senin (10/06/2019), Italia juga akan meluncurkan Program Promosi Teknologi di Indonesia. Tujuannya untuk memperkenalkan teknologi buatan Italia di Tanah Air.

“Italia juga akan me-launch program Promoting Italy in Technology di Indonesia, dan meminta bantuan untuk dalam mencari lokasi yang crowded dan banyak orang lalu lalang,” ungkapnya.

{Baca juga: Rudiantara Rayu Singapura Investasi di Indonesia}

Dalam pertemuan itu Rudiantara juga mengundang Italia sebagai penasehat dalam inisiatif Inclusive Digital Economy Accelerator Hub (IDEA Hub). Inisiatif tersebut berupa pembentukan platform repository digital yang berisi informasi tentang model bisnis ekonomi digital.

“Indonesia mengundang Italia untu menjadi Board of Advisor G20 IDEA Hub Organizing Body,” jelasnya.

Pertemuan bilateral itu berlangsung di sela Forum Menteri Perdagangan dan Menteri Digital Negara G20. Dalam pertemuan itu, Menteri Kominfo didampingi oleh Staf Khusus Menteri Bidang Ekonomi Digital, Lis Sutjiati dan Direktur Pos Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ikhsan Baidirus. 

{Baca juga: Indonesia Dorong Pertukaran Data Antar Negara G20}

Forum ini sendiri berlangsung sejak tanggal 8-9 Juni 2019 di Tsukuba, Perfektur Ibaraki, Jepang. Pertemuan menteri lintas negara tersebut mendiskusikan cara mengamankan keselamatan dan privasi dalam menghadapi penyebaran data elektronik dan kecerdasan buatan yang cepat di seluruh dunia. [NM/HBS]

WhatsApp Web, Cara Pakai dan Trik Memaksimalkannya

Telko.id, Jakarta – WhatsApp Web menjadi salah satu fitur WhatsApp yang sangat bermanfaat bagi pengguna. Maklum, fitur itu memungkinkan pengguna untuk mengakses WhatsApp via desktop dengan membukanya menggunakan browser ataupun aplikasi berbasis Windows dan juga Mac.

Lalu apa fungsinya? Well, meski secara fitur tidak lebih lengkap dari versi mobile, tapi WhatsApp web bisa sangat bermanfaat tatkala Anda sedang melakukan aktifitas di depan PC ataupun Laptop. Paling tidak, Anda bisa tetap terhubung ke WhatsApp saat berada jauh dari HP dan tidak perlu bolak balik membuka HP untuk sekadar balas chattingan saat Anda tengah sibuk berada di depan PC ataupun Laptop. Yup, kemudahan inilah yang ingin diberikan WhatsApp kepada penggunanya.

Nah.. untuk Anda yang belum tahu cara menggunakannya, berikut kami berikan tutorial tentang bagaimana menggunakan WhatsApp Web, lengkap dengan trik untuk memaksimalkan WhatsApp web untuk beragam kebutuhan. Check this out!

Cara Menggunakan WhatsApp Web Via Browser

  • Pertama, akses situs WhatsApp Web di browser Anda. Bisa Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, sampai Microsoft Edge.
  • Kemudian, buka aplikasi WhatsApp di smartphone Anda.
  • Tekan tombol tiga titik bertumpuk di kanan atas layar, dan tekan WhatsApp Web.

  • Selanjutnya, pindah QR Code yang muncul pada browser desktop Anda menggunakan smartphone.

  • Apabila proses pemindaian selesai, otomatis WhatsApp Anda akan “pindah” ke browser desktop. Sehingga Anda dapat mengaksesnya tanpa harus menggunakan smartphone.

Bagaimana, mudah kan? Selamat mencobanya, dan semoga bermanfaat ya!

Cara Menggunakan WhatsApp Web Via Aplikasi

Untuk Anda yang tidak mau repot buka tutup browser untuk mengakses WhatsApp Web, Anda bisa menginstall aplikasinya ke dalam desktop, baik yang berbasis Windows maupun Mac. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Buka laman download di situs WhatsApp.com
  2. Download aplikasi WhatsApp web versi Windows ataupun Mac (tergantung OS yang anda gunakan)
  3. Buka aplikasi WhatsApp web yang Anda install di PC/Laptop
  4. Selesai! sekarang Anda bisa menikmati WhatsApp di Laptop/PCtanpa membuka browser.

Cara Menggunakan WhatsApp Web di HP Android

Seharusnya, WhatsApp Web hanya dapat diakses pada perangkat seperti PC dan laptop. Tapi ternyata, salah satu fitur andalan WhatsApp ini dapat diakses juga lewat smartphone Android. Bagaimana caranya?

Well, memang perlu trik khusus untuk dapat akses fitur itu di smartphone Android. Tapi jangan khawatir, karena tim Telko.id akan membagikan caranya untuk Anda.

Trik ini berguna untuk Anda, karena Anda dapat menjalankan dua akun WhatsApp di satu smartphone tanpa bantuan aplikasi apapun. Yuk simak triknya!

Catatan: Trik ini hanya berlaku apabila Anda menggunakan dua smartphone. Sehingga dapat memindai dan mengakses WhatsApp Web dengan mudah.

  • Sebelum mengakses situs WhatsApp Web, sebaiknya hapus history dari browser smartphone yang akan Anda gunakan. Dalam trik ini, kami menggunakan Google Chrome.
  • Caranya, tekan tombol tiga titik bertumpuk di kanan atas layar. Kemudian, tekan tombol History, dan klik Clear browsing data.
  • Jika sudah, sekarang akses situs WhatsApp Web. Lalu, tekan tombol tiga titik bertumpuk di kanan atas layar, dan aktifkan toggle Desktop Site.

  • Otomatis, tampilan situs tersebut akan berubah dengan menampilkan QR Code yang biasanya muncul pada WhatsApp Web versi desktop.

  • Sekarang buka aplikasi WhatsApp pada smartphone lainnya. Langkahnya sama, tekan tombol tiga titik bertumpuk di kanan atas layar, dan tekan WhatsApp Web.

  • Selanjutnya, pindah QR Code yang muncul. Apabila proses pemindaian selesai, otomatis WhatsApp Anda akan “pindah” ke browser smartphone lainnya, yang berarti Anda memiliki dua akun WhatsApp di satu smartphone.

Mudah kan caranya? Selamat mencobanya, dan semoga bermanfaat ya!

Trik Memaksimalkan WhatsApp Web

WhatsApp Web menjadi salah satu fitur WhatsApp yang sangat bermanfaat bagi pengguna. Maklum, fitur itu memungkinkan pengguna untuk mengakses WhatsApp via desktop dengan membukanya menggunakan browser.

Para pengguna biasanya hanya menggunakan WhatsApp sebatas untuk mengirim chat, video atau foto sampai dokumen, hingga mengirimkan lokasi real-time. Tapi sebenarnya, ada hal lainnya yang bisa dilakukan oleh para pengguna via WhatsApp.

Nah, dalam tulisan kali ini tim Telko.id akan membagikan 3 trik WhatsApp Web yang seharusnya Anda tahu dan lakukan dengan mudah.

Tapi sebelumnya, Anda harus mengetahui terlebih dahulu cara menggunakan WhatsApp di desktop. Kami telah memberikan cara tersebut, Anda hanya harus melihatnya di tautan di bawah ini.

1. Shortcuts WhatsApp Web

Di WhatsApp versi Web, ada beberapa shortcuts atau pintasan keyboard yang bisa digunakan. Namun, shortcuts ini hanya bisa dimanfaatkan untuk WhatsApp versi aplikasi untuk PC atau laptop, bukan versi browser. Berikut daftar shortcuts yang bisa digunakan:

  • Ctrl + N untuk memulai chat baru
  • Ctrl + Shift + ] untuk melihat chat selanjutnya
  • Ctrl + Shift + [ untuk melihat chat sebelumnya
  • Ctrl + E untuk archive chat
  • Ctrl + Shift + M untuk mute chat
  • Ctrl + Backspace untuk menghapus chat
  • Ctrl + Shift + U untuk menandai chat sebagai Unread
  • Ctrl + Shift + N untuk membuat grup baru
  • Ctrl + P untuk melihat status profil

2. Mencari Emoji dengan Keyboard

Selama ini, untuk mencari dan memilih emoji di WhatsApp kita selalu menekan tombol Emoji dan memilih emoji sesuai keinginan. Namun, itu merupakan “cara lawas” yang cukup menghabiskan waktu.

Nah, ada cara yang lebih cepat untuk mencari dan mengirimkan emoji. Caranya, tekan tombol (key). Key di sini adalah dua huruf pertama dari emoji yang ingin Anda ungkapkan.

Misalnya, dengan menekan tombol :+sm, maka akan menampilkan emoji smile dan emoji lainnya yang berkaitan dengan itu. Ketika sudah menemukan emoji yang diinginkan, maka tekan saja tombol Enter, maka emoji siap untuk langsung dikirimkan.

3. Menggunakan Beberapa Akun WhatsApp di Desktop

Sebelumnya, kami sempat memberikan tips untuk menjalankan dua akun WhatsApp di satu smartphone dengan WhatsApp Web. Nah sekarang, ada trik lainnya yang memungkinkan Anda untuk menjalankan beberapa akun WhatsApp di desktop.

{Baca juga: Trik Akses WhatsApp Web di Smartphone Android}

Caranya, adalah dengan memanfaatkan Mode Incognito atau menggunakan lebih dari satu browser. Jadi, ketika Anda login di browser Google Chrome, maka Anda bisa login ke akun lainnya apabila mengakses WhatsApp di browser Firefox, Microsoft Edge, Opera, dan lainnya.

Tapi apabila Anda tidak memiliki lebih dari satu browser, dan juga tidak mengerti cara mengaktifkan Mode Incognito, Anda bisa menggunakan metode lainnya. Caranya adalah dengan mengakses proxy dari WhatsApp Web, yakni dyn.web.WhatsApp.com.

Itu dia 3 trik yang wajib Anda tahu di WhatsApp Web. Selamat mencobanya!

Pengguna di India Bingung Bedakan Ponsel-ponsel Nokia

0

Telko.id, Jakarta HMD Global, perusahaan asal Finlandia yang berafiliasi dengan Nokia, meluncurkan sekitar selusin perangkat baru setiap tahun, mencakup semua tingkatan harga.

Semakin banyak ponsel yang diluncurkan oleh HMD Global setiap tahun, semakin sulit untuk melacaknya setelah beberapa tahun. Dimungkiri atau tidak, hal tersebut benar-benar terjadi.

Jika perusahaan tidak menggunakan skema penamaan yang jelas untuk banyak ponsel buatannya, pelanggan pasti akan bingung. Menurut Phone Arena, perusahaan pun percaya tentang hal itu.

{Baca juga: 2 Smartphone 5G Nokia Siap Meluncur, Apa Saja?}

Pihak perusahaan mengaku telah melakukan pekerjaan luar biasa yang mencakup semua poin, termasuk pemeringkatan harga ponsel. Namun, mereka merasa gagal membuat skema penamaannya.

GM Portofolio HMD Global, Pranac Shroff, mengatakan bahwa meski perusahaan meluncurkan setidaknya 12 ponsel baru di India, konsumen tetap kebingungan untuk membedakannya.

Seperti dikutip Telko.id, Minggu (9/6/2019), para pelanggan di India masih tidak menyadari bahwa ada perbedaan besar antara ponsel seperti Nokia 3 dan Nokia 3.1 atau Nokia 8 dan Nokia 8.1.

{Baca juga: Hore! Smartphone Nokia akan Punya Night Mode ala GCam}

Perusahaan yang berbasis di China ini bertekad untuk mengatasi masalah itu. Strategi perusahaan kini menyasar skema penamaan ponsel yang akan memudahkan pelanggan untuk mengidentifikasinya satu per satu. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

CEO Axiata Janji Tidak Akan Ada ‘PHK’ Paska Merger Dengan Telenor

Telko.id – Presiden dan Chief Executive Officer Tan Sri Jamaludin Ibrahim mengatakan tidak akan ada PHK paksa dari potensi merger dengan Telenor ASA.

“Tidak akan ada pengurangan tetapi tentu saja untuk beberapa posisi tidak akan ada dua orang yang melakukan posisi yang sama. Misalnya kita tidak bisa memiliki dua kepala petugas keuangan atau dua kepala petugas pemasaran, “kata Jamaludin, seperti dilansir dari laman The Star menjelaskan.

“Dalam kasus seperti ini, kami dapat menawarkan skema pemisahan sukarela. Ini hanya sukarela dan bukan penawaran paksa. Kami juga dapat memberi orang itu pekerjaan yang berbeda atau membiarkan dia menjadi wakil (departemen) yang baru atau kami mungkin memiliki peluang di lokasi lain kelompok kami yang dapat ia pindahkan,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa mengingat sifat kompetitif industri sekarang, bahwa akan lebih baik untuk merger terjadi dan bagi industri untuk menangani masalah yang berkaitan dengan pekerjaan dari posisi yang kuat.

“Kalau tidak seperti di Eropa pada 2016 ada 107.000 pekerjaan hilang karena tekanan dari industri. Keindahan dari hal ini adalah dengan mendapatkan kekuatan, neraca, dan profitabilitas, kita tidak perlu melakukan apa pun secara paksa karena saya memiliki kemewahan untuk menawarkan orang secara sukarela (skema pemisahan). Dengan asumsi kita tidak melakukan ini, saya pikir kita akan tetap melakukannya dengan sangat baik tetapi kita tidak akan tahu bagaimana dalam lima tahun, “katanya.

Walau demikian, menurut juru bcara Axiata, adanya merger antara Axiata Grup Bhd dan Telenor ASA ini akan melihat penciptaan lebih banyak pekerjaan dan peluang.

Memang, duplikasi dalam hal infrastruktur dan belanja modal akan dihilangkan, tetapi akan ada lebih banyak pekerjaan ketika datang melihat pada bagian pemasaran dan melayani basis pelanggan yang lebih besar dari hampir 22 juta, hanya di Malaysia saja, menurut juru bicara Axiata.

“Rencananya, karyawan kami akan di retraining dan  reskilling  ke area-area baru.

Akan ada lapangan kerja baru yang diciptakan, lebih dari yang bisa dilakukan oleh masing-masing perusahaan, karena kekuatan finansial dari rencana merger Celcom dan Digi, ”katanya.

Memang, dalam sejarah Axiata mengelola Celcom, tidak pernah ada pemecat karyawannya.

Pada 5 Mei, Axiata mengatakan entitas gabungan baru (MergedCo) akan menciptakan juara global dengan pendapatan proforma lebih dari RM50bil.

Tiga juara global berbeda yang akan diciptakan dari merger adalah MergedCo yang diakui secara internasional, yang akan menjadi yang terbesar di kawasan ini; Global Tower Company menjadi kombinasi edotco Group dan aset Telenor Asia, menjadikannya perusahaan menara terbesar keempat di dunia; dan Pusat Inovasi Regional, yang akan mengembangkan produk dan solusi standar global.

MergedCo akan menginvestasikan sejumlah RM100mil setiap tahun ke pusat inovasi untuk area sekitar Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, robotika, dan solusi 5G.

Rasio kepemilikan yang direncanakan dari MergedCo adalah 56,5% untuk Telenor dan 43,5% untuk Axiata. Salah satu perusahaan di bawah MergedCo adalah rencana merger Celcom dan Digi (MalaysiaCo), di mana sekitar 67% akan dimiliki oleh MergedCo.

Termasuk MalaysiaCo, ini adalah empat perusahaan yang akan membayar pajak di Malaysia. MergedCo, MalaysiaCo, dan TowerCo juga akan terdaftar secara terpisah di Malaysia dalam lima tahun.

Juru bicara itu mengatakan penghematan dalam pengeluaran modal dan pengurangan duplikasi akan menghasilkan lebih banyak manfaat, dengan lebih banyak penghematan biaya yang diturunkan ke konsumen.

“MalaysiaCo, dengan skala, neraca yang kuat, dan profitabilitas, akan memiliki kemampuan untuk menawarkan layanan 5G dan broadband yang terjangkau sambil meningkatkan jangkauan dan kualitas jaringan, jauh lebih baik dan lebih awal daripada yang bisa dilakukan Celcom atau Digi secara individual.

“Kami berharap konsumen pada akhirnya akan mendapatkan keuntungan dengan harga yang terjangkau, kualitas jaringan dan jangkauan yang lebih baik serta produk yang lebih inovatif karena entitas Malaysia yang jauh lebih kuat dan Pusat Inovasi Regional,” katanya.

Ke depan, juru bicara itu menambahkan bahwa merger akan membuka pasar untuk lebih banyak investor. Ini juga akan memperluas ekosistem digital.

Sementara itu, meskipun Telenor memiliki saham mayoritas di MergedCo, konsep merger setara adalah fundamental bagi merger yang diusulkan.

Campuran dewan direksi akan mencerminkan kepemilikan saham tetapi ketua akan berasal dari Axiata.

Adapun MalaysiaCo yang diusulkan, ketua akan dinominasikan oleh Axiata dan orang Malaysia. CEO juga akan menjadi orang Malaysia. (Icha)

Senior Gedung Putih Serukan Penundaan Larangan Huawei Di AS

0

Telko.id – Seorang pejabat senior Gedung Putih berusaha untuk menunda penempatan beberapa bagian dari undang-undang yang membatasi bisnis pemerintah AS dengan Huawei Technologies Co.

Hal ini muncul setelah ada sepucuk surat yang dilayangkan oleh kepala pejabat anggaran Gedung Putih Russell Vought pada Wakil Presiden Mike Pence. Wall Street Journal adalah yang pertama kali melaporkan surat itu.

Dalam surat tersebut Vought meminta adanya penundaan ketentuan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2019 yang melarang lembaga eksekutif, kontraktor pemerintah atau perusahaan mana pun yang menerima pinjaman atau hibah pemerintah dari penggunaan peralatan Huawei.

Vought juga memperingatkan bahwa undang-undang tersebut akan membebani perusahaan AS yang menggunakan teknologi Huawei. Secara dramatis, pelarangan tersebut juga akan mengurangi jumlah perusahaan yang akan dapat memasok pemerintah AS.

Dalam surat nya tersebut, Vought juga mengatakan pemberlakuan larangan tersebut dalam satu tahun ke depan, sesuai rencana, akan menyebabkan terlalu banyak beban bagi perusahaan-perusahaan Amerika.

Dia juga berusaha untuk menunda aturan yang melarang penerima hibah dan pinjaman federal untuk menggunakan peralatan Huawei, suatu tindakan yang khususnya mengenai penyedia telekomunikasi pedesaan.

“Ini adalah untuk memastikan bahwa perusahaan yang melakukan bisnis dengan pemerintah AS atau menerima hibah dan pinjaman federal punya waktu untuk membebaskan diri dari melakukan bisnis dengan Huawei dan perusahaan teknologi Cina lainnya yang dicakup oleh undang-undang”, kata Jacob Wood, juru bicara untuk kantor anggaran, seperti yang dikutip dari Washington Post.

Perusahaan-perusahaan Amerika telah melobi terhadap berbagai tindakan administrasi Trump terhadap Huawei. Perusahaan, yang berpusat di Shenzhen dan merupakan penyedia telekomunikasi terbesar di dunia, berada di jurang pertempuran ekonomi dan perdagangan Gedung Putih melawan China.

Huawei membangun jaringan nirkabel dan memasok handset ke 170 negara dan dipandang secara luas oleh administrasi Trump sebagai ancaman terhadap kepemimpinan teknologi Amerika Serikat dan keamanan nasional.

Huawei sendiri sudah membantah bahwa teknologinya digunakan untuk pengawasan. Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah Cina telah melawan, memperingatkan perusahaan teknologi Amerika tentang konsekuensi mengerikan jika mereka mematuhi larangan Amerika Serikat.

Tetapi sejak tindakan tersebut, sektor teknologi telah mengeluh bahwa tidak realistis untuk sepenuhnya melarang perusahaan melakukan bisnis dengan Huawei karena rantai pasokan telekomunikasi terkait dengan peralatan dari perusahaan di berbagai negara.

“Sementara pemerintah mengakui pentingnya larangan ini untuk keamanan nasional, sejumlah lembaga telah mendengar keprihatinan yang signifikan dari berbagai pemangku kepentingan yang berpotensi terkena dampak yang akan terpengaruh,” tulis Vought dalam sepucuk surat pekan lalu kepada Wakil Presiden Mike Pence dan beberapa anggota Kongres. The Wall Street Journal pertama kali melaporkan surat itu.

Sebelumnya, pemerintahan Trump pernah mengatakan bahwa Huawei, perusahaan teknologi terbesar di China, mengancaman keamanan nasional dan telah mendesak sekutu untuk mengeluarkan perusahaan tersebut dari jaringan 5G.

Pemerintah AS juga telah memasukkan perusahaan China ke daftar hitam, serta memotong pasokan komponen Amerika yang diperlukan untuk membuat ponsel cerdas dan peralatan jaringan. (Icha)

Embargo AS ke Huawei Bisa Tunda Pengembangan Jaringan 5G

Telko.id, Jakarta – Kebijakan embargo Huawei yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dinilai bisa menghambat pengembangan jaringan 5G secara global. Pasalnya, raksasa teknologi China itu banyak terlibat dalam pengembangan jaringan generasi kelima tersebut di banyak negara.

Dilansir Telko.id dari Phone Arena pada Senin (10/06/2019) beberapa perusahaan tidak mengizinkan karyawan mereka untuk berbicara dengan karyawan Huawei tentang standar teknis untuk jaringan 5G.

Perusahaan Amerika juga terus menahan diri  tidak berdiskusi dengan Huawei karena khawatir mendapat sanksi. Begitupun dengan Intel, Qualcomm, dan operator Korea Selatan LG Uplus.

Selain itu, Huawei adalah termasuk anggota dari beberapa organisasi yang ditugaskan untuk menetapkan standar teknis untuk jaringan 5G. Itu artinya, para ahli dari Huawei harus dilibatkan dalam diskusi tentang standar teknis jaringan 5G, jika ingin mengembangkannya secara global.

{Baca juga: Huawei ‘Dikeroyok’, China Ancam Microsoft, Dell, dan Samsung}

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan-perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan-perusahaan yang menimbulkan risiko keamanan nasional.

Trump terkhusus sangat antipati untuk membuka jalan terkait larangan melakukan bisnis dengan Huawei. Tidak hanya itu, AS dilaporkan mendorong Korea Selatan untuk segera embargo Huawei.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (24/05), seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS melakukan pertemuan dengan mitra Korea Selatan.

Walaupun begitu Huawei tepat mengembangan jaringan  5G secara mandiri. Perusahaan asal China tersebut akan tetap meluncurkan Pusat Penelitian Jaringan 5G, di Seoul, Korea Selatan pada Kamis (30/05/2019).

{Baca juga: Kena Embargo AS, Huawei Tetap Luncurkan Laboratorium 5G}

Huawei tetap meluncurkan Pusat Penelitian Jaringan 5G di Korsel sesuai jadwal. Rencananya peluncurkan akan dilakukan di Kantor Pusat Huawei Korea di Jung-Gu, Seoul Korea Selatan.

Huawei sendiri nampaknya tak tinggal diam mendapat tekanan bertubi-tubi dari AS. Bukannya ciut, Huawei malah merapat ke Rusia. Perusahaan teknologi asal China itu baru saja menandatangani perjanjian kerjasama pengembangan 5G di negara yang menjadi musuh bebuyutan AS tersebut.

Raksasa China itu telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan telekomunikasi Rusia MTS untuk mengembangkan jaringan nirkabel generasi kelima di negara itu.

{Baca juga: Diboikot Amerika Serikat, Huawei Merapat ke Rusia}

MTS sendiri adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Rusia, memegang 31 persen pangsa pasar dan memiliki 78,3 juta pelanggan. Tak hanya menguasai pasar Rusia, MTS juga beroperasi di Ukraina, Armenia dan Belarus.

Perusahaan itu mengatakan bahwa dengan adanya perjanjian kerjasama itu, mereka akan mengizinkan Huawei mengembangkan jaringan 5G di Rusia. Kedua perusahaan akan melakukan uji coba jaringan seluler generasi kelima itu pada 2019-2020. [NM/HBS]

Sumber: Phone Arena