spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 11

Garmin Instinct 3 Warna Baru: Perpaduan Street Style dan Ketangguhan

0

Telko.id – Garmin Indonesia resmi meluncurkan varian warna terbaru untuk lini Garmin Instinct 3, baik model AMOLED maupun Solar, pada 29 April 2026.

Langkah ini merespons tren gorpcore yang kian populer di kalangan masyarakat urban, di mana perlengkapan outdoor fungsional menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Varian warna baru yang diperkenalkan mencakup Sunburst yang berani, Citrine yang earthy, serta Fern Green yang lebih understated. Dengan pilihan tersebut, Garmin ingin menunjukkan bahwa smartwatch rugged tidak hanya tangguh, tetapi juga bisa menjadi pernyataan gaya.

“Kami melihat pergeseran di mana pengguna tidak hanya mencari fitur teknis, tetapi juga cara untuk mengekspresikan kepribadian mereka,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Selama ini, smartwatch berstandar militer identik dengan tampilan maskulin dan warna gelap. Garmin menghadirkan pendekatan berbeda melalui Instinct 3 dengan warna-warna cerah dan earthy yang tetap mempertahankan karakter tangguhnya. Warna seperti Citrine dan Sunburst memberikan kontras sempurna untuk outfit monokromatik atau gaya earth-tone yang sedang tren.

Dengan pilihan ukuran 45mm dan 50mm, smartwatch ini tetap proporsional dan nyaman digunakan sepanjang hari, baik untuk aktivitas luar ruang maupun kegiatan di perkotaan. Kehadiran warna baru ini menjadi simbol semangat petualangan yang kini semakin relevan di tengah kehidupan urban.

Ketangguhan Standar Militer Tetap Dipertahankan

Di balik tampilan yang semakin stylish, Garmin Instinct 3 tetap mempertahankan DNA utamanya sebagai smartwatch tangguh. Perangkat ini dirancang dengan standar militer MIL-STD 810, sehingga mampu menghadapi kondisi ekstrem seperti suhu tinggi, benturan, hingga paparan debu dan air. Ketahanan ini membuatnya tetap menjadi pilihan utama bagi para petualang dan pekerja lapangan.

Varian Solar menghadirkan daya tahan baterai lebih panjang berkat pengisian tenaga surya, sementara varian AMOLED memberikan tampilan visual lebih tajam dan modern.

Keduanya dilengkapi fitur kesehatan lengkap seperti pemantauan detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), Pulse Ox, hingga pelacakan tidur lanjutan. Untuk navigasi, Instinct 3 dibekali GPS multi-band dan berbagai sensor pendukung.

Fitur Garmin Share juga tersedia, memungkinkan pengguna berbagi lokasi, rute, maupun aktivitas dengan mudah. Bagi Anda yang tertarik dengan varian khusus, Fitur Terbaru dari edisi Tactical juga bisa menjadi referensi menarik.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Varian warna terbaru Garmin Instinct 3 resmi tersedia mulai hari ini melalui Garmin Official Stores Online di Shopee, Tokopedia, TikTok, Blibli, Lazada, dan Eraspace.

Sementara itu, Garmin Brand Store Offline di seluruh Indonesia baru akan mulai menjualnya pada 6 Mei 2026. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Garmin Indonesia.

Berikut daftar harga lengkap varian warna baru Garmin Instinct 3:

  • Instinct 3 – 45mm, AMOLED (Citrine w/ Gray Accents): Rp 7.999.000
  • Instinct 3 – 45mm, Solar (Sunburst w/ Gray Accents): Rp 7.149.000
  • Instinct 3 – 50mm, AMOLED (Fern Green w/ Gray Accents): Rp 8.899.000
  • Instinct 3 – 50mm, Solar (Sunburst w/ Gray Accents): Rp 7.999.000

Dengan peluncuran ini, Garmin memperkuat posisinya di segmen smartwatch rugged yang juga mengakomodasi kebutuhan gaya hidup urban.

Inovasi serupa juga terlihat pada Layar Paling Terang dari seri fēnix 8 MicroLED, serta program Riset Kesehatan Lokal melalui Garmin Health Research Grant 2026. Bagi penggemar desain hybrid, Spesifikasi Lengkap Instinct Crossover AMOLED juga patut disimak.

Implikasi dari langkah ini cukup jelas: Garmin tidak hanya menjual perangkat teknis, tetapi juga gaya hidup. Dengan menghadirkan warna-warna yang lebih ekspresif, Instinct 3 diharapkan mampu menarik segmen pengguna baru yang sebelumnya mungkin ragu karena tampilan smartwatch rugged yang terlalu maskulin. Kini, petualangan dan gaya bisa berjalan beriringan. (Icha)

ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center 5G-Advanced di Jakarta

0

Telko.id – ZTE Corporation bersama XLSMART resmi meluncurkan Innovation Center di Jakarta pada 29 April 2026.

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat uji coba untuk mengakselerasi adopsi teknologi 5G-Advanced (5G-A) dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Berlokasi di kantor ZTE Indonesia, The East Building, Kuningan, Jakarta Selatan, pusat inovasi ini menjadi platform kolaboratif bagi pelaku industri, akademisi, dan mitra ekosistem.

Mereka dapat bersama-sama menguji berbagai solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar Tanah Air.

Peresmian Innovation Center dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting. Hadir antara lain Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong, Chairman Sinarmas Telecommunication & Technology Franky Oesman Widjaja, Senior Vice President ZTE James Zhang, serta jajaran manajemen XLSMART. Kehadiran para tokoh ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat fondasi digital nasional.

Shurish Subbramaniam, Director & Chief Technology Officer XLSMART, mengatakan, “Innovation Center ini merupakan langkah strategis dalam perjalanan kami sebagai enabler ekosistem digital. Fokus kami tidak hanya pada pengembangan jaringan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi industri. Melalui kolaborasi dengan ZTE, kami ingin mendukung percepatan adopsi 5G-Advanced dan AI untuk membuka peluang pertumbuhan baru serta memperkuat daya saing digital Indonesia di kawasan.”

James Zhang, Senior Vice President ZTE, menambahkan, “Sebagai salah satu negara yang berperan penting dalam transformasi digital di kawasan ASEAN, peluncuran Innovation Center bersama ZTE dan XLSMART di Jakarta menjadi tonggak baru dalam kemitraan jangka panjang kami untuk mendorong adopsi teknologi. Dengan menggabungkan keahlian inovasi global ZTE dan pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, kami berharap dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.”

Fokus Teknologi Unggulan

Innovation Center ini menampilkan beberapa fokus teknologi utama yang menjadi andalan. Pertama, optimasi jaringan berbasis AI untuk mendukung infrastruktur telekomunikasi yang lebih cerdas, prediktif, dan adaptif.

Kedua, kapabilitas 5G-Advanced yang mengeksplorasi konektivitas ultra-andal dengan latensi rendah untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi industri.

Ketiga, solusi infrastruktur berkelanjutan berupa teknologi hemat energi yang mendukung operasional digital ramah lingkungan dan efisien biaya. Keempat, eksplorasi teknologi masa depan melalui riset strategis untuk mendukung kesiapan konektivitas Indonesia ke depannya.

Richard Liang, President Director ZTE Indonesia, menegaskan, “Melalui Innovation Center bersama ini, ZTE berkomitmen menghadirkan platform yang mendukung adopsi teknologi. Kami akan menjadikan peluncuran innovation center ini sebagai awal baru untuk semakin memperkuat kemitraan strategis kami dengan XLSMART.”

Langkah ini sejalan dengan perkembangan ekosistem 5G-Advanced secara global. Sebelumnya, dunia telah menyaksikan Koneksi 5G-Advanced NR-NTN Pertama yang memanfaatkan satelit LEO OneWeb.

Di sisi lain, inovasi chipset juga terus bermunculan seperti MediaTek T930 yang dirancang khusus untuk mendukung era konektivitas baru.

Komitmen Jangka Panjang

Innovation Center ini diharapkan menjadi salah satu referensi inovasi telekomunikasi di kawasan ASEAN. ZTE dan XLSMART kembali menegaskan komitmen jangka panjang untuk mendukung roadmap transformasi digital Indonesia.

Mereka juga bertekad memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing global.

Pencapaian XLSMART di bidang jaringan juga patut dicatat. Operator ini baru saja Borong Penghargaan di MWC 2026 berkat jaringan 5G tercepat dan inovasi terbaiknya. Ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memimpin transformasi digital di Indonesia.

Inisiatif serupa juga terjadi di kota lain. Indosat, Nokia, dan NVIDIA baru saja meresmikan AI-RAN Research Center di Surabaya. Sementara itu, Mitratel dan AALTO tengah mengembangkan HAPS di stratosfer untuk memperluas jangkauan internet.

Dengan hadirnya Innovation Center ini, ZTE dan XLSMART berharap dapat membuka berbagai peluang pemanfaatan 5G-Advanced dan AI. Tujuannya adalah mendukung masa depan digital Indonesia yang praktis, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. (Icha)

Telin dan DITO Perkuat Konektivitas Regional Asia Lewat MSA

0

Telko.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), bagian dari TelkomGroup, resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan telekomunikasi Filipina, DITO Telecommunity.

Keduanya menandatangani Master Services Agreement (MSA) di DITO Business Hub, Manila, Filipina pada 22 April lalu. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat sinergi dan mendorong akselerasi ekosistem digital di kawasan Asia.

Penandatanganan MSA dilakukan langsung oleh Plt. Chief Executive Officer Telin sekaligus Chief Commercial Officer Telin, Kharisma, dan Chief Commercial Officer DITO Telecommunity, Atty. Adel A. Tamano.

Keduanya didampingi jajaran eksekutif dari masing-masing perusahaan dalam seremoni yang berlangsung di Manila tersebut.

“Kemitraan ini bukan sekadar perjanjian formal, tetapi juga mencerminkan keselarasan kuat dalam tujuan strategis serta ambisi bersama untuk mempercepat konektivitas di kawasan Asia dan sekitarnya.

Melalui kolaborasi ini, kami yakin dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Kharisma, CCO Telin.

Perjanjian tersebut menetapkan kerangka kerja sama terstruktur yang memungkinkan kedua perusahaan beserta afiliasinya untuk saling menyediakan dan memanfaatkan berbagai layanan telekomunikasi.

Cakupannya meliputi konektivitas internasional, layanan data, hingga solusi enterprise di masing-masing jaringan. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan operasional internal sekaligus membuka peluang pengembangan layanan komersial yang lebih responsif terhadap dinamika pasar.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperluas jangkauan jaringan, meningkatkan kapabilitas layanan, serta mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan di kawasan.

Melalui MSA tersebut, Telin dan DITO Telecommunity juga memperkuat sinergi operasional, meningkatkan skala kapabilitas komersial, serta mendorong efisiensi layanan agar kolaborasi dapat berjalan semakin lincah dan efektif.

Sejalan dengan pernyataan Kharisma, CCO DITO Telecommunity Atty. Adel A. Tamano menyampaikan, “Seiring semakin terhubungnya bisnis di Filipina dengan kawasan regional, kemitraan seperti ini memungkinkan kami memperluas kapabilitas di luar jaringan kami dan menghadirkan solusi lintas negara yang lebih seamless,” pungkasnya.

Sinergi Telin dan DITO Telecommunity menegaskan langkah strategis dalam menjawab meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal, scalable, dan berdaya saing. Hal ini seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Asia yang menuntut konektivitas lintas batas yang lebih handal.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas antara kedua perusahaan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Telin sebagai digital hub enabler yang menghubungkan Indonesia dengan pasar internasional.

Inisiatif ini juga mendukung peran TelkomGroup sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif di kawasan.

Langkah Telin menjalin kemitraan dengan DITO Telecommunity merupakan bagian dari strategi ekspansi yang lebih besar.

Sebelumnya, Telin juga telah melakukan kolaborasi serupa di kawasan lain untuk memperkuat infrastruktur digital regional. Upaya ini sejalan dengan inisiatif solusi konektivitas yang ditawarkan oleh TelkomGroup kepada korporasi di Indonesia.

Sementara itu, di dalam negeri, TelkomGroup juga terus memperkuat fondasi digital. Salah satunya melalui pusat data NeutraDC yang berperan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai hub AI regional.

Selain itu, dukungan terhadap sektor pendidikan dan pariwisata juga terus digalakkan, seperti kolaborasi pendidikan digital dan transformasi digital hotel.

Kerja sama antara Telin dan DITO Telecommunity menjadi bukti nyata komitmen kedua perusahaan dalam menjawab tantangan konektivitas di era digital. Dengan infrastruktur yang lebih terintegrasi dan jangkauan yang lebih luas, pelaku bisnis di kawasan Asia akan mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan telekomunikasi kelas dunia. (Icha)

Spyware Baru Intai Pengguna WhatsApp, Bajak Akun Diam-Diam

Telko.id – Pengguna WhatsApp diminta waspada terhadap kemunculan spyware baru bernama Morpheus yang mampu membajak akun secara diam-diam.

Peneliti keamanan siber menemukan kampanye spyware baru yang dapat memanfaatkan update aplikasi Android palsu untuk menanamkan software mata-mata di perangkat target.

Morpheus ini disebut sebagai spyware ‘murah’ karena mengandalkan mekanisme infeksi yang sangat sederhana, yaitu dengan memperdaya target agar menginstal spyware sendiri tanpa memancing kecurigaan.

Mengutip dari TechCrunch, Rabu (29/4/2026), dalam kasus spyware Morpheus, peneliti mengatakan otoritas Italia mendapatkan bantuan dari operator seluler target, yang dengan sengaja memblokir koneksi internet di perangkat target.

Setelah itu, operator akan mengirimkan SMS kepada target yang isinya menyuruh calon korban untuk menginstal sebuah aplikasi yang diklaim dapat memperbarui ponsel dan menyelesaikan masalah konektivitas.

Begitu selesai diinstal, spyware akan menyalahgunakan fitur aksesibilitas di perangkat Android, sehingga spyware ini dapat membaca data yang ditampilkan di layar ponsel sekaligus berinteraksi dengan aplikasi lainnya.

Spyware ini dirancang untuk mengakses semua jenis informasi yang ada di perangkat.

Baca Juga:


Spyware ini kemudian melakukan pembaruan palsu, menampilkan layar reboot di ponsel, serta memalsukan halaman login WhatsApp dan meminta target untuk memberikan data biometriknya untuk membuktikan identitasnya.

Tanpa sepengetahuan target, data biometrik tersebut memberikan spyware akses penuh ke akun WhatsApp dengan menambahkan perangkat ke akun tersebut.

Yang membuatnya berbahaya, Morpheus tidak hanya mencuri password, tetapi juga bisa memanfaatkan data biometrik atau proses verifikasi untuk menambahkan perangkat baru ke akun korban. Dengan cara ini, pelaku bisa mendapatkan akses penuh ke akun WhatsApp tanpa disadari pengguna.

Langkah pencegahan paling penting adalah tidak sembarangan mengunduh aplikasi atau update di luar sumber resmi, serta selalu memastikan pembaruan hanya dilakukan melalui Play Store atau App Store. Selain itu, mengaktifkan verifikasi dua langkah juga dapat membantu melindungi akun dari akses ilegal.

Kasus ini menunjukkan tren baru dalam dunia keamanan siber: serangan tidak selalu datang dari celah teknologi, tetapi justru dari kelengahan pengguna.

Bahkan aplikasi dengan sistem keamanan tinggi seperti WhatsApp tetap bisa disusupi jika pengguna tertipu oleh aplikasi palsu.

Diblokir Pemerintah China, Meta Gagal Akuisisi Startup AI Manus

Telko.id – Ambisi Meta Platforms untuk memperkuat posisinya di bidang kecerdasan buatan mengalami hambatan besar setelah pemerintah China memblokir akuisisi startup AI Manus AI senilai sekitar US$ 2 miliar.

Keputusan ini diambil oleh regulator China yang menilai transaksi tersebut tidak sesuai dengan aturan investasi asing di sektor teknologi strategis.

Meta mengumumkan akuisisi Manus pada Desember 2025. Namun, Komisi Pengembangan dan Reformasi Nasional China (NDRC) baru saja memerintahkan agar akuisisi tersebut dibatalkan.

Dalam sebuah pernyataan resmi, badan perencanaan ekonomi China mengatakan keputusan untuk melarang investasi asing di Manus dibuat sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku, dan meminta semua pihak yang terlibat untuk membatalkan transaksi akuisisi.

Meta ingin memanfaatkan teknologi Manus untuk memperkuat pengembangan AI agent, yaitu sistem AI yang mampu menjalankan tugas kompleks secara mandiri seperti riset, coding, hingga analisis data.

Baca Juga:

Namun, meskipun Manus telah memindahkan basis operasinya ke Singapura, pemerintah China tetap menganggap perusahaan tersebut sebagai bagian dari ekosistem teknologi domestik yang perlu dilindungi.

Pemblokiran ini tidak lepas dari meningkatnya ketegangan teknologi antara China dan Amerika Serikat. Kedua negara sama-sama memperketat aturan terkait investasi dan transfer teknologi, terutama di bidang AI yang kini dianggap sebagai sektor strategis.

China sendiri berupaya mencegah teknologi dan talenta AI lokal berpindah ke perusahaan asing, sementara AS juga membatasi investasi ke perusahaan AI China.

Kasus ini juga menyoroti praktik yang dikenal sebagai “Singapore-washing”, di mana perusahaan asal China memindahkan kantor pusat ke negara lain untuk menghindari regulasi ketat dan menghindari perhatian dari pemerintah China dan AS.

Namun langkah tersebut ternyata tidak sepenuhnya efektif, karena regulator China tetap bisa melakukan intervensi jika teknologi atau sumber daya manusia perusahaan dianggap berasal dari dalam negeri.

Mengutip dari CNBC, Rabu (29/4/2026), Manus sendiri didirikan di China sebelum pindah ke Singapura. Startup ini mengembangkan agen AI yang dapat menyelesaikan tugas rumit seperti riset pasar, coding, dan analisis data.

Ketika Meta mengakuisisi Manus tahun lalu, perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini mengatakan upaya ini merupakan bagian dari langkahnya untuk mempercepat inovasi AI untuk bisnis dan mengintegrasikan otomatisasi di produknya, termasuk Meta AI.

Namun pada bulan Januari, Kementerian Perdagangan China mengatakan keputusan untuk mereka akan menyelidiki apakah akuisisi tersebut sudah sesuai dengan undang-undang dan regulasi terkait kontrol ekspor, ekspor dan impor teknologi, serta investasi luar negeri.

Ke depan, situasi seperti ini berpotensi membuat kolaborasi internasional di bidang AI menjadi lebih rumit. Perusahaan teknologi kemungkinan harus lebih berhati-hati dalam melakukan akuisisi atau investasi, terutama jika melibatkan teknologi yang dianggap sensitif oleh pemerintah suatu negara.

Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Resmi Dibuka untuk 5G

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi membuka proses lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.

Pengambilan dokumen seleksi telah dimulai hari ini, menandai langkah awal untuk mendorong percepatan jaringan 5G di Indonesia.

Dirjen Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto, mengonfirmasi bahwa proses lelang sudah memasuki tahap awal.

“Hari ini pengambilan akun dan juga sudah boleh bisa mengambil dokumen seleksi,” ujar Wayan saat ditemui awak media di Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Ia menegaskan bahwa kedua frekuensi akan dilelang secara bersamaan sesuai jadwal yang telah diumumkan.

Proses seleksi menggunakan mekanisme beauty contest, sama seperti lelang frekuensi sebelumnya. Skema ini menilai operator berdasarkan kriteria tertentu, bukan semata-mata pada harga penawaran.

Wayan menjelaskan bahwa operator seluler yang diundang adalah seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler, terutama tiga operator besar. Meski demikian, ia belum bisa memastikan apakah ketiganya pasti akan berpartisipasi.

“Enggak tahu juga, kan kita undang semua,” kata Wayan ketika ditanya tentang minat operator. Ia menambahkan bahwa proses seleksi akan mencari peringkat terbaik, bukan pembagian rata.

Masing-masing spektrum akan memiliki satu pemenang, namun operator bisa memilih untuk mengajukan pada kedua blok sekaligus.

Lelang frekuensi ini memiliki peran strategis dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi. Spektrum 700 MHz dikenal sebagai frekuensi coverage yang sangat efektif untuk menjangkau area luas, termasuk daerah terpencil.

Sementara itu, spektrum 2,6 GHz berfungsi untuk menambah kapasitas jaringan 5G di wilayah perkotaan. Keduanya sama-sama bisa mendukung teknologi 5G.

Wayan juga menyinggung soal tantangan industri telekomunikasi yang saat ini sedang berjuang. Ketika ditanya apakah pemerintah akan memberikan keringanan pembayaran, ia hanya menjawab bahwa detailnya bisa dilihat di dokumen seleksi.

“Nanti lihat di dokumen aja ya. Tapi setau saya sih pembayaran seperti aturan yang berlaku aja,” ujarnya.

Soal target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari lelang ini, Wayan belum bisa memberikan angka pasti.

Pasalnya, proses lelang baru dimulai hari ini dengan pembukaan dokumen. “Target PNBP kita belum tahu, karena belum tahu lelangnya. Makanya belum bisa saja,” jelasnya.

Harga dasar lelang sudah tercantum di dokumen seleksi. Wayan mengaku lupa angka pastinya, namun memastikan bahwa harga tersebut sudah mendapatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk pendidikan keuangan dan Badan Kebijakan Fiskal (BBKF). “Biasalah kalau misalnya pengadilan barang jasa itu APS-nya gitu,” tambahnya.

Kapan pemenang lelang akan diumumkan? Wayan memperkirakan hasilnya bisa diketahui pada akhir Juli 2024. Namun, ia menekankan bahwa jadwal tersebut masih bersifat perkiraan dan bisa berubah. “Kemungkinan di akhir Juli ya. Kalau ada jadwal,” katanya.

Selain lelang frekuensi, Wayan juga membahas rencana pengembangan data center di Indonesia. Ia mengakui bahwa saat ini sebagian besar data center masih terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.

Pemerintah sedang menyusun master plan untuk mendorong pembangunan data center di wilayah timur.

“Kita akan mencoba mengupayakan bagaimana supaya bisa ada data center tidak hanya di barat tapi juga ada di timur. Ini yang belum, nanti kan disusun. Disusun bentuk road map data center itu,” jelas Wayan.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan kementerian lain, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sangat diperlukan.

Soal perizinan data center, Wayan mengakui masih ada tantangan yang perlu diselesaikan. “Kita sampai hari ini bahas, pak Denny sampaikan itu bahwa perizinannya,” ujarnya.

Data center membutuhkan infrastruktur pendukung seperti listrik dari PLN dan air dari Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, izin mendirikan bangunan (IMB) juga diperlukan.

Wayan menekankan bahwa lokasi data center idealnya berada di daerah yang memiliki jaringan fiber optik yang baik.

“Pasti, yang bagus lagi yang ada cable lining system-nya. Kan dia mendekat kepada pusat-pusat kabel yang terbangun ya,” kata Wayan.

Lelang Frekuensi 700 Mhz dan 2,6 GHz ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional. Dengan spektrum yang memadai, operator seluler diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan 5G di seluruh Indonesia.

Namun, ada kekhawatiran dari kalangan industri bahwa Harga Lelang Frekuensi yang terlalu tinggi bisa membebani operator. Wayan menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan industri dan siap memberikan dukungan yang diperlukan.

“Kita sebelum sampai sana, intinya kita melakukan seleksi dulu. Kemudian nanti diumumkan, di proses. Nanti kita akan lihat bagaimana perkembangannya,” pungkasnya.

Pemerintah Ingin Lelang frekuensi ini secepatnya untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi digital. Dengan selesainya proses lelang, operator diharapkan bisa segera menggelar jaringan 5G yang lebih luas dan merata. (Icha)

XLSMART Anniversary Pertama, Fokus Perkuat Jaringan dan Bisnis

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) genap berusia satu tahun. Dalam momentum anniversary pertamanya, perusahaan telekomunikasi hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren ini menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jaringan, mendorong kinerja bisnis, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Perayaan yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten, menjadi ajang refleksi perjalanan perusahaan selama 12 bulan terakhir.

President Director & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyebut bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim dan dukungan keluarga besar perusahaan.

“Momentum anniversary ini menjadi refleksi perjalanan kami selama satu tahun terakhir dalam mempercepat integrasi perusahaan, memperkuat kualitas jaringan, serta menghadirkan inovasi layanan digital yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rajeev dalam sambutannya.

Content image for article: XLSMART Rayakan Anniversary Pertama, Fokus Perkuat Jaringan dan Bisnis

Ia menambahkan, perusahaan ingin menjadikan momen ini sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh karyawan dan keluarga mereka.

“Ke depan, kami akan terus berfokus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan sekaligus membangun lingkungan kerja yang mendorong talenta terbaik untuk berkembang dan berinovasi,” tuturnya.

Kinerja Keuangan Solid di Tahun Pertama

Dalam satu tahun perjalanannya, XLSMART mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang impresif. Pada akhir tahun 2025, pendapatan perusahaan tumbuh 23% secara year-on-year. Angka ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan konektivitas dan digital.

Keberhasilan ini didorong oleh proses integrasi perusahaan yang berjalan lebih cepat dari rencana awal. Integrasi tersebut mencakup konsolidasi jaringan, peningkatan efisiensi operasional, hingga integrasi layanan digital yang lebih terpadu bagi pelanggan.

Saat ini, XLSMART melayani lebih dari 73 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Kualitas jaringan terus diperkuat melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih modern dan efisien. Perusahaan secara konsisten meningkatkan kapasitas jaringan serta memperluas cakupan layanan.

Sebagai bagian dari strategi penguatan infrastruktur digital nasional, XLSMART juga telah menghadirkan layanan 5G dengan cakupan blanket coverage di 33 kota dan kabupaten di Indonesia.

Cakupan ini membuka peluang bagi berbagai inovasi layanan digital, mulai dari ekosistem Internet of Things (IoT), layanan berbasis cloud, hingga solusi digital untuk transformasi industri.

Pencapaian ini juga sejalan dengan tren positif yang terjadi di industri telekomunikasi tanah air. Sejumlah operator lain, seperti yang terlihat pada kinerja Indosat, juga menunjukkan pertumbuhan yang solid di berbagai lini bisnis.

Pengakuan Global dan Penguatan Budaya Perusahaan

Pencapaian XLSMART tidak hanya diukur dari sisi finansial. Perusahaan berhasil masuk dalam daftar Best Companies Asia-Pacific 2026, menempati peringkat 278 dari 500 perusahaan terbaik di kawasan Asia Pasifik. Parameter penilaian mencakup Kepuasan Karyawan, Kinerja Keuangan, dan Transparansi Keberlanjutan (ESG).

XLSMART menjadi operator dengan peringkat tertinggi di antara operator telekomunikasi yang ada di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya unggul dalam kinerja bisnis, tetapi juga dalam membangun budaya perusahaan yang positif dan berkelanjutan.

Perusahaan menargetkan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling dicintai pelanggan di Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, XLSMART terus menghadirkan layanan yang semakin relevan, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Di sisi internal, perusahaan berkomitmen membangun lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan kolaboratif. Hal ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai tempat terbaik bagi talenta industri teknologi dan telekomunikasi untuk berkembang dan berinovasi.

Perayaan Anniversary yang Spektakuler

Perayaan satu tahun XLSMART bertajuk “Connecting Today, Empowering Tomorrow” digelar meriah di ICE BSD City. Sekitar 15.000 pengunjung turut meramaikan acara yang berlangsung sepanjang hari, mulai siang hingga malam.

Acara dikemas dalam konsep konser dan exhibition experience yang menggabungkan hiburan, teknologi, serta berbagai aktivitas interaktif. Konser anniversary dimeriahkan oleh penampilan musisi lintas generasi seperti Dewa 19 dan Padi Reborn.

Selain menikmati pertunjukan musik, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas menarik. Mulai dari exhibition teknologi, aktivasi produk digital XLSMART, permainan interaktif, pemeriksaan kesehatan, hingga menikmati berbagai pilihan kuliner.

Momentum ini tidak hanya merayakan pencapaian bisnis, tetapi juga merayakan orang-orang di baliknya. Ribuan karyawan hadir bersama pasangan dan anak-anak mereka, menikmati suasana kebersamaan dalam perayaan yang penuh semangat.

Komitmen Sosial Melalui Program CSR

Di tengah perayaan, XLSMART juga memperkuat komitmen sosial melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat. Sebagai flagship program CSR terbaru, perusahaan meluncurkan XLSMART Future Ready.

Program ini merupakan inisiatif strategis untuk menjawab kebutuhan talenta digital di Indonesia. Indonesia tengah mengalami transformasi digital yang pesat, mendorong meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja yang terampil secara digital.

XLSMART Future Ready dirancang sebagai program digital employability yang membekali generasi muda dengan keterampilan praktis dan pengalaman industri. Program ini mencakup rangkaian bootcamp, sertifikasi, serta jalur menuju dunia kerja.

Program ini berfokus pada tiga pilar utama: pengembangan talenta masa depan melalui pendidikan keterampilan digital, perluasan akses digital yang inklusif, dan pemberdayaan masyarakat melalui pembelajaran digital berbasis mentoring.

Sebagai bagian dari komitmen inklusivitas, XLSMART juga menghadirkan kembali Sisternet Female Future Leader. Program ini mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan di bidang digital serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam ekosistem ekonomi digital.

Untuk memaksimalkan dampak, XLSMART Future Ready akan berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Termasuk komunitas, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), serta perusahaan teknologi global seperti ZTE dan Huawei.

Program ini menargetkan menjangkau hingga 1.000.000 peserta dan membuka akses peluang kerja bagi 1.000 talenta terpilih.

Inisiatif sosial lainnya yang turut dihadirkan adalah Gerakan Donasi Kuota. Perusahaan menyerahkan donasi secara simbolis ke 8 perwakilan sekolah.

Donasi kuota tersebut akan didistribusikan secara nasional untuk membantu meningkatkan akses digital bagi masyarakat di berbagai daerah.

XLSMART juga memperkenalkan program pengelolaan sampah elektronik (e-waste). Melalui kolaborasi dengan Remind, pengunjung diajak membawa perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai untuk dimasukkan ke dalam dropbox e-waste yang tersedia di booth Planet & Society.

Dalam konteks yang lebih luas, adopsi teknologi keamanan juga menjadi perhatian penting di tengah transformasi digital yang masif.

Masa Depan yang Optimis

Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat, investasi jaringan yang berkelanjutan, serta budaya perusahaan yang menempatkan manusia sebagai pusat pertumbuhan, XLSMART optimistis dapat terus berkembang.

Perusahaan menargetkan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang semakin dicintai pelanggan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. Semangat “innovation with heart” menjadi pendorong utama dalam setiap langkah perusahaan.

Melalui rangkaian kegiatan anniversary ini, XLSMART tidak hanya merayakan perjalanan satu tahun, tetapi juga memperkuat kebersamaan seluruh ekosistem.

Mulai dari karyawan, keluarga, mitra, pelanggan, hingga masyarakat, semua diajak melangkah menuju masa depan digital Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Icha)

OpenSignal: Peta Pasar Broadband Indonesia, Siapa Terbaik?

Telko.id – Laporan terbaru OpenSignal mengungkap peta persaingan layanan broadband tetap di Indonesia.

Meski Telkomsel melalui IndiHome masih mendominasi, sejumlah operator mulai menunjukkan taringnya dengan menawarkan layanan berbasis serat optik dan teknologi baru.

Laporan yang menganalisis data pengguna selama 90 hari sejak 1 Januari 2026 ini membandingkan delapan penyedia layanan internet (ISP) fixed-line utama.

Mereka adalah Biznet Home, CBN, Icon Plus, IndiHome, Indosat HiFi, MyRepublic, Oxygen.id, dan XL Home. Analisis mencakup lima indikator utama: Konsistensi Kualitas, kecepatan Unduh, kecepatan Unggah, Pengalaman Video, dan Pengalaman Keandalan.

“Pasar broadband tetap di Indonesia masih sangat terkonsentrasi, dengan Telkomsel sebagai operator incumbent yang menguasai sebagian besar koneksi broadband tetap,” tulis OpenSignal dalam laporannya.

Melalui merek IndiHome dan Orbit, Telkomsel mempertahankan jangkauan wilayah dan cakupan populasi terluas.

Namun, penyedia layanan yang lebih kecil terus berkembang. Penetrasi broadband di Indonesia perlahan meningkat, mencapai hampir 25% per Desember 2025.

Artinya, masih ada ruang signifikan untuk ekspansi. Pasar juga bergeser cepat ke arah serat optik, yang kini mencakup lebih dari 90% koneksi broadband tetap. Sementara itu, xDSL dan kabel terus kehilangan pangsa pasar.

Keterjangkauan dan aksesibilitas masih menjadi hambatan utama. Hal ini mendorong inisiatif dari sektor publik dan swasta untuk memperluas jangkauan.

Salah satu contohnya adalah Internet untuk Rakyat, yang menyediakan layanan 100 Mbps dengan biaya terjangkau.

Surge dan MyRepublic, yang berhasil memperoleh lisensi regional di frekuensi 1,4 GHz, kini bersiap meluncurkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA).

Surge telah meluncurkan layanannya dengan kecepatan hingga 100 Mbps seharga Rp100.000 per bulan, termasuk kuota data tak terbatas dan modem gratis.

MyRepublic juga meluncurkan layanan 5G FWA-nya dengan merek MyRepublic Air, dimulai dari Jakarta dan menargetkan Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.

Seiring rencana peluncuran 5G FWA dan merger dengan Moratelindo yang memiliki merek Oxygen.id, MyRepublic berupaya mempercepat ekspansi nasional.

Sementara itu, Telkomsel berencana mengkonsolidasikan aset serat optik milik BUMN, termasuk Icon Plus, untuk memperkuat InfraNexia sebagai pusat bisnis infrastruktur serat optik.

Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan masih menjadi kendala penyebaran jaringan broadband kabel tetap, terutama di pedesaan.

Hal ini membuka peluang bagi teknologi alternatif. Penyedia layanan satelit seperti Starlink semakin populer, menarik pengguna di daerah pedesaan dan perkotaan.

Lintasarta, anak perusahaan Indosat Ooredoo Hutchison, melaporkan pertumbuhan lebih dari lima kali lipat dalam implementasi Starlink pada 2025.

OpenSignal mengukur pengalaman nyata pengguna broadband kabel, terlepas dari paket yang dibeli. Karakteristik paket seperti tingkatan kecepatan atau batas data sangat bervariasi antar penyedia. Pengukuran ini menangkap pengalaman dunia nyata, termasuk pengaruh router yang digunakan.

Laporan ini memberikan gambaran jelas tentang peta persaingan broadband di Indonesia. Dengan penetrasi yang masih rendah dan pergeseran ke serat optik, persaingan diprediksi akan semakin ketat. Kehadiran Starlink Diserbu pengguna menambah dinamika baru di pasar.

Sementara itu, inisiatif pemerintah seperti Peta Jalan IPv6 diharapkan dapat mendukung perkembangan infrastruktur digital nasional. Di sisi lain, pertumbuhan pasar IoT yang mencapai Rp673 triliun juga menjadi pendorong investasi di sektor konektivitas.

Para pengamat menilai, keberhasilan operator kecil seperti Surge dan MyRepublic dalam mengadopsi teknologi 5G FWA bisa menjadi game changer. Mereka menawarkan alternatif yang lebih murah dan mudah diakses dibandingkan jaringan kabel tradisional. Hal ini penting untuk menjangkau wilayah yang selama ini sulit dilayani oleh operator besar.

Dengan segala dinamika ini, konsumen Indonesia diuntungkan dengan semakin banyaknya pilihan layanan broadband berkualitas. Persaingan harga dan inovasi layanan diprediksi akan terus berlanjut, seiring dengan upaya semua pihak untuk meningkatkan penetrasi internet di tanah air. (Icha)

Altos Hadirkan Solusi Infrastruktur AI Terintegrasi untuk Perusahaan

Telko.id – Di tengah pesatnya transformasi digital di berbagai sektor, Altos, penyedia solusi infrastruktur enterprise dari Acer Group, memperkuat komitmennya dengan menghadirkan portofolio solusi komprehensif dan terintegrasi.

Perusahaan yang didirikan pada 2017 ini menawarkan fondasi komputasi yang andal, scalable, dan siap menjawab kebutuhan komputasi modern, mulai dari server AI, workstation, thin client, interactive flat panel, solusi keamanan, hingga platform Big Data.

Riko Gunawan, Products and Solutions Director Acer Indonesia, mengatakan Altos hadir untuk menjawab kebutuhan infrastruktur digital yang aman dan andal.

“Setiap solusi server dan infrastruktur yang kami hadirkan, dirancang untuk menghadirkan performa optimal, stabilitas jangka panjang, serta fleksibilitas untuk kebutuhan sektor strategis seperti perbankan, industri, komersial, hingga pemerintahan,” jelasnya.

“Melalui portofolio solusi Altos yang lengkap, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar infrastruktur IT. Altos membawa fondasi komputasi AI yang terintegrasi, aman, dan siap digunakan oleh organisasi di berbagai skala. Kehadiran pusat inovasi seperti Altos Lab, juga menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan setiap solusi dapat diuji dan disiapkan sesuai kebutuhan di lapangan,” tambah Riko.

Platform AI untuk Percepat Adopsi

Altos menghadirkan solusi AI terintegrasi yang menggabungkan hardware dan software dalam satu ekosistem komputasi yang efisien, fleksibel, dan aman. Pendekatan end-to-end ini memungkinkan organisasi tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempercepat proses adopsi AI secara lebih praktis dan terukur.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Altos melengkapi ekosistemnya dengan platform AI yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan sumber daya sekaligus mempercepat inovasi, yakni melalui kehadiran Altos aiGeni dan Altos aiWorks.

Altos aiGeni merupakan platform terintegrasi dengan Altos BrainSphere™ workstation yang menghadirkan kemudahan implementasi dengan proses instalasi hanya dalam waktu kurang dari satu menit tanpa konfigurasi tambahan.

Fitur Automatic Snapshot memungkinkan pencadangan otomatis setiap 15/30/60 menit dengan rollback satu klik, sementara Real-Time Resource Panel memberikan visibilitas penuh terhadap penggunaan CPU, GPU, memori, storage, dan jaringan.

Berbagai tools AI seperti JupyterLab, VS Code, TensorBoard, Ollama, Automatic1111, hingga WhisperUI dapat diakses melalui satu portal berbasis web yang responsif.

Sementara itu, Altos aiWorks merupakan platform terintegrasi dengan Altos BrainSphere™ server yang menghadirkan ekosistem AI lebih luas melalui platform manajemen Altos Accelerator Resource Manager (AARM).

Platform ini memungkinkan pengelolaan sumber daya komputasi secara efisien sekaligus menyediakan berbagai tools AI siap pakai untuk mendukung pengembangan dan deployment.

Altos BrainSphere™ Series untuk Beban Kerja Kritikal

Altos BrainSphere™ Series menghadirkan solusi server berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja kritikal. Didukung prosesor Intel® Xeon® dan AMD EPYC™, seri ini menawarkan fleksibilitas konfigurasi serta skalabilitas tinggi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari Edge & Cloud Computing, virtualisasi, database, Big Data Analytics, High Performance Computing (HPC), hingga workload AI.

Untuk kebutuhan komputasi akselerasi tingkat lanjut, Altos menghadirkan solusi enterprise berbasis GPU diantaranya Altos BrainSphere™ R680 F7, Altos BrainSphere™ R380 F7, dan Altos BrainSphere™ R785 F6.

Seluruh solusi ini dikembangkan dengan fokus pada keamanan berlapis, performa tinggi, serta kemudahan implementasi, sehingga mampu memastikan operasional yang optimal dan berkelanjutan bagi berbagai sektor industri.

Perkembangan infrastruktur AI berevolusi menjadi semakin vital bagi dunia usaha. Altos berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem AI dan Cloud yang mendorong inovasi, efisiensi operasional, serta daya saing jangka panjang bagi dunia usaha dan institusi di Indonesia.

Dukungan Altos Lab dan Ekosistem Distribusi

Altos Lab berperan sebagai pusat edukasi dan pengalaman langsung (hands-on) untuk memastikan kesiapan implementasi solusi AI dan cloud secara nyata, mulai dari pengelolaan data, keamanan sistem, hingga keberlangsungan operasional jangka panjang. Pusat inovasi ini memungkinkan setiap solusi diuji dan disiapkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Untuk memperluas jangkauan pasar di Indonesia, Altos menjalin kemitraan strategis dengan Synnex Metrodata Indonesia (SMI) dan PT ECS Indojaya (ECS).

Kolaborasi ini memastikan ketersediaan produk, dukungan teknis yang komprehensif, distribusi yang luas, serta layanan optimal bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Selain itu, produk Altos juga telah memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), memperkuat posisinya sebagai mitra infrastruktur terpercaya bagi sektor strategis nasional. Hal ini sejalan dengan upaya perkuatan fondasi digital yang terus dilakukan di Indonesia.

Riko menambahkan, bersama dukungan mitra distribusi, Altos memastikan solusinya dapat diakses lebih luas oleh pasar Indonesia.

“Altos berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem AI dan Cloud yang mendorong inovasi, efisiensi operasional, serta daya saing jangka panjang bagi dunia usaha dan institusi di Indonesia,” pungkasnya.

Dengan portofolio yang mencakup server AI, workstation, thin client, interactive flat panel, solusi keamanan, hingga platform Big Data, Altos siap mendukung berbagai skenario bisnis.

Seluruh solusi ini dirancang untuk menghadirkan performa optimal, stabilitas jangka panjang, serta fleksibilitas untuk kebutuhan sektor strategis seperti perbankan, industri, komersial, hingga pemerintahan.

Kehadiran Altos di Indonesia menjadi bagian dari ekosistem kemitraan strategis infrastruktur AI yang semakin berkembang. Perusahaan ini berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan pasar Tanah Air. (Icha)

Samsung Luncurkan MicroSD T7 dan T9, Ini Harga dan Spesifikasinya

Telko.id – Samsung Electronics resmi meluncurkan kartu microSD T7 dan T9 terbaru pada 28 April 2026.

Produk anyar ini memperkuat lini penyimpanan eksternal Samsung dengan struktur penamaan yang lebih intuitif dan desain yang disempurnakan.

Kedua kartu microSD ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam pengguna, mulai dari gamer kasual hingga kreator profesional.

Samsung juga memperbarui penamaan produk untuk memudahkan konsumen memilih kartu yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

Kartu microSD T7 dan T9 terbaru menawarkan fleksibilitas dan pilihan yang lebih luas bagi pengguna dengan kebutuhan data yang terus berkembang.

Kartu microSD T7 hadir sebagai solusi penyimpanan tambahan untuk penggunaan sehari-hari. Produk ini menyasar gamer kasual, kreator yang sedang berkembang, serta pengguna sehari-hari yang terus menambah data di berbagai perangkat mereka.

Content image for article: Samsung Luncurkan MicroSD T7 dan T9, Ini Harga dan Spesifikasinya

Dengan kapasitas hingga 1TB, microSD T7 menawarkan kecepatan baca hingga 170MB/detik. Produk ini juga memiliki kompatibilitas luas dengan berbagai perangkat seperti smartphone, laptop, tablet, hingga konsol game portabel.

Sementara itu, kartu microSD T9 dirancang untuk pengguna yang membutuhkan performa tanpa kompromi. Target utamanya adalah para gaming enthusiast dan kreator profesional yang menangani file berukuran besar serta workload intensif.

Kecepatan baca microSD T9 mencapai 200MB/detik. Produk ini juga dibekali 6-proof protection untuk keandalan dan kompatibilitas luas, terutama pada perangkat berperforma tinggi seperti drone dan action camera.

Peluncuran ini juga menandai rebranding portofolio penyimpanan eksternal Samsung. Lini microSD sebelumnya yang mencakup EVO Plus, PRO Plus, dan PRO Ultimate kini disederhanakan menjadi jajaran produk yang lebih ringkas.

Huruf “T” pada produk ini merepresentasikan Trustworthiness (kepercayaan), sementara “P” melambangkan Peace of Mind (ketenangan). Penamaan baru ini diharapkan memberikan kejelasan kepada konsumen dalam memilih produk secara lebih intuitif.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Samsung membanderol kartu microSD T7 dengan harga mulai dari Rp892.657 untuk model 128GB. Varian 256GB dibanderol Rp1.422.672, varian 512GB seharga Rp2.817.448, dan model 1TB dijual Rp5.634.896.

Untuk kartu microSD T9, harga retail yang direkomendasikan mulai dari Rp1.115.821 untuk varian 128GB. Varian 256GB dijual Rp1.757.418, sementara model 512GB dibanderol Rp3.542.731.

Kedua produk ini dijadwalkan tersedia di Indonesia mulai 5 Mei 2026. Konsumen bisa mendapatkannya di Samsung Memory Certified Stores di berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, serta toko elektronik terpilih.

Sebagai bagian dari promo 5.5, setiap pembelian kartu MicroSD T9 akan mendapatkan gratis JUNO Blindbox eksklusif. Paket bonus ini merupakan action figure edisi khusus yang melambangkan semangat dalam menyimpan kenangan, selama persediaan masih ada.

Spesifikasi Lengkap

Kedua kartu microSD ini menggunakan form factor microSDXC. Kartu microSD T7 tersedia dalam kapasitas 128GB, 256GB, 512GB, dan 1TB, sementara microSD T9 hadir dalam varian 128GB, 256GB, dan 512GB.

Dari segi kecepatan, microSD T7 menawarkan kecepatan baca sekuensial hingga 170MB/detik. Sementara microSD T9 unggul dengan kecepatan baca hingga 200MB/detik dan kecepatan tulis sekuensial hingga 130MB/detik.

Kedua produk memiliki speed class U3, V30, A2, dan Class 10. Dimensi kartu adalah 15 x 11 x 1 mm dengan bobot sekitar 0,25 gram. Samsung memberikan garansi terbatas selama 3 tahun untuk produk ini.

Dengan peluncuran ini, Samsung juga turut memperkenalkan P9 Express, kartu microSD gaming tercepat untuk Switch 2. Ini menunjukkan komitmen Samsung dalam menyediakan solusi penyimpanan untuk berbagai segmen.

Pasar Indonesia sendiri menjadi target utama Samsung. Data menunjukkan ada lebih dari 180 juta pengguna media sosial di Indonesia yang menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di berbagai platform.

Hal ini menjadi peluang besar bagi para kreator profesional. Selain itu, influencer marketing diproyeksikan tumbuh sebesar 14,4%, menegaskan semakin besarnya peran kreator dalam membentuk budaya dan aktivitas ekonomi.

Dengan jajaran produk terbaru ini, Samsung berharap dapat memberikan solusi penyimpanan yang andal bagi pengguna di Indonesia, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun workload profesional yang lebih berat.

Bagi pengguna yang ingin upgrade perangkat, Samsung juga baru saja merilis Tablet Sejutaan dengan fitur AI dan Spesifikasi Lengkap Galaxy XCover7 Pro yang bocor ke publik.

(Icha)