spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 10

Ant International Hubungkan 150 Juta Merchant dan 2 Miliar Pengguna

0

Telko.id – Ant International saat ini telah menghubungkan lebih dari 150 juta merchant di seluruh dunia dengan lebih dari 2 miliar akun pengguna global.

Pencapaian ini disampaikan dalam forum eksekutif fintech unggulan, MoMents 2026, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

CEO Ant International, Peng Yang, memaparkan strategi global perusahaan di era AI commerce. Ia menekankan bahwa model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce memberikan kemampuan besar untuk membantu perusahaan global maupun usaha kecil meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus memperluas sumber pendapatan.

“Model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce memberi kami kemampuan yang besar untuk membantu perusahaan global maupun usaha kecil dalam meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus memperluas sumber pendapatan,” ujar Peng Yang.

“Dengan jaringan yang semakin luas dan mendalam, kami dapat berkolaborasi dengan lebih banyak mitra untuk menghadirkan solusi fintech yang inovatif, tepercaya, dan bernilai tinggi di pasar dengan pertumbuhan tercepat,” ujar Peng Yang menambahkan.

Sebagai penyedia global terkemuka di bidang pembayaran digital, digitalisasi, dan teknologi finansial, Ant International kini mendukung lebih dari 300 metode pembayaran di lebih dari 220 pasar.

Jaringan ini mencakup seluruh skema kartu, 50 mitra pembayaran seluler, serta lebih dari 10 sistem QR nasional, termasuk SGQR (Singapura), DuitNow (Malaysia), ZeroPay (Korea Selatan), PromptPay (Thailand), QRIS (Indonesia), dan LankaPay (Sri Lanka).

Perusahaan juga terus memperluas ekosistemnya dengan menggandeng e-wallet dan aplikasi perbankan global, termasuk iFAST Global Bank (Inggris), KBank dan SCB (Thailand), barq (Arab Saudi), serta ShopeePay (Asia Tenggara).

Dengan rata-rata lebih dari 20 juta transaksi per hari, Ant International terus memperluas jangkauan pasarnya melalui lisensi baru dan kemitraan di Asia, Amerika Latin, dan EMEA.

Di Vietnam, perusahaan bermitra dengan NAPAS dan Vietcombank untuk menghadirkan layanan pembayaran QR lintas negara, sekaligus bekerja sama dengan Pemerintah Ho Chi Minh City dalam pengembangan pusat keuangan internasional.

Pada akhir tahun 2025, di wilayah Amerika Latin, Ant International menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan fintech asal Meksiko, R2, untuk mendukung ekspansi pembiayaan UMKM di kawasan tersebut.

Sementara itu di Timur Tengah, perusahaan berkolaborasi dengan Saudi Central Bank (SAMA) dan jaringan pembayaran nasional mada, dengan rencana menghadirkan pembayaran QR lintas negara Alipay+ pada 2026.

Perusahaan juga tengah menyiapkan peluncuran program keuangan syariah di Asia Tenggara dan pasar berkembang lainnya. Seiring ekspansi global bisnis yang terus berkembang, Ant International menempati peringkat pertama dalam jumlah akun global yang dikelolanya untuk pelaku usaha, khususnya UMKM yang bergerak di perdagangan lintas negara.

Solusi menyeluruh bagi perusahaan, UMKM, dan pasar berkembang menjadi sorotan utama dalam strategi menggabungkan kekuatan empat bisnis utama, yaitu Alipay+, Antom, Bettr, dan WorldFirst.

Keempat lini ini menghadirkan solusi pertumbuhan terintegrasi di semua skala bisnis, mulai dari pembayaran global, akun global, penguatan nilai strategis, hingga kepemimpinan inovasi dan teknologi.

Pembayaran global menjadikan sistem pembayaran sebagai penggerak pertumbuhan bagi bisnis dari berbagai skala agar dapat berkembang di ekonomi digital global.

Akun global menghadirkan akun global tanpa batas yang berbasis AI bagi bisnis dari berbagai skala, sekaligus membuka akses ke perdagangan digital lintas negara, sehingga memungkinkan bisnis untuk “born global” sejak hari pertama.

Penguatan nilai strategis menghadirkan solusi pembiayaan terintegrasi, kredit, dan pengelolaan kas berbasis teknologi untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif.

Berbekal pengalaman di pembayaran global, Ant International secara aktif mengembangkan solusi AI dan blockchain bersama pelanggan, mitra, dan regulator guna menghadirkan inovasi yang aman, sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan berdampak langsung bagi bisnis.

Solusi FinAI untuk Tantangan Bisnis Nyata

Melalui kolaborasi dengan penyedia LLM terkemuka, jaringan kartu, dan fintech lainnya, Ant International mengembangkan solusi FinAI untuk membantu merchant dan institusi keuangan mengatasi tantangan pertumbuhan dan keamanan. Beberapa solusi unggulan diperkenalkan dalam forum MoMents 2026.

Salah satunya adalah Agentic Mobile Protocol (AMP), kerangka pembayaran agentic pertama di dunia yang bersifat open source dan dirancang untuk antarmuka mobile guna mendorong perkembangan AI commerce.

Protokol ini memungkinkan koneksi pembayaran agentic yang aman dan berbasis AIOps ke berbagai layanan mobile, termasuk dompet digital, aplikasi perbankan, super app, dan portal mobile, di berbagai perangkat dari ponsel hingga wearable.

Selain itu, platform AI-as-a-Service milik Ant International, GenAI Cockpit, membekali mitra fintech dengan berbagai alat untuk mengembangkan solusi agentic, mulai dari asisten layanan pelanggan hingga copilot penjualan. Di Malaysia, TNG eWallet, serta easypaisa, bank digital pertama di Pakistan, telah memanfaatkan platform ini untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih optimal berbasis AI.

Ant International juga mengandalkan AI SHIELD, model transformer manajemen risiko 3-in-1 untuk menjaga keamanan seluruh transaksi dalam ekosistemnya.

Didukung lebih dari 7 miliar parameter, model ini menggabungkan data graf, sekuensial, dan tabular untuk mengidentifikasi transaksi berisiko tinggi dengan tingkat presisi di atas 95%, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran hingga 13,5%.

Model AI FX berbasis MoE pertama di industri, Falcon TST AI FX model, mampu menghasilkan proyeksi jangka panjang dengan tingkat akurasi hingga 93%, didukung lebih dari 8,5 miliar parameter.

Model ini digunakan secara internal melalui Falcon TST untuk mengelola arus kas dan exposure FX secara berkala, dan berhasil menekan biaya hingga 60%. Pada 2025, model ini dirilis sebagai open source untuk memperluas pemanfaatan dan kolaborasi dalam pengembangan time-series learning.

EPOS360 merupakan pelopor aplikasi UMKM berbasis AI yang mengintegrasikan berbagai fitur praktis, mulai dari sistem POS, pembayaran, layanan perbankan, pembiayaan, hingga operasional bisnis dalam satu platform.

Platform ini pertama kali diluncurkan di Singapura, dan kini dapat diakses oleh merchant di Malaysia melalui mini program di TNG eWallet.

Antom Copilot menghadirkan otomatisasi dan dukungan bagi merchant dengan memanfaatkan pembelajaran dari kasus nyata, sehingga meningkatkan efisiensi layanan seperti penanganan sengketa chargeback hingga 46%.

Dalam satu tahun sejak diluncurkan, 72% merchant yang bergabung dengan Antom telah menyelesaikan integrasi pembayaran secara mandiri melalui copilot ini.

Masa Depan Layanan Keuangan di Era AI Commerce

Dalam forum eksekutif fintech MoMents 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, para eksekutif dari jaringan pembayaran global, perbankan, fintech, perusahaan teknologi, serta regulator membahas arah masa depan layanan keuangan di era AI commerce.

Fokus diskusi menyoroti transformasi sistem pembayaran, interoperabilitas global, evolusi super app berbasis AI, inovasi keuangan syariah, serta penguatan kepercayaan dan keamanan.

Ant International meresmikan Digital Business Center di Kuala Lumpur pada 2024. Pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur AI commerce global yang menghubungkan jutaan merchant dan miliaran pengguna di seluruh dunia.

Seiring dengan perluasan solusi AI, Ant International terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan inklusif di pasar berkembang. Perusahaan juga berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk menghadirkan solusi fintech yang inovatif, tepercaya, dan bernilai tinggi.

Inovasi seperti keamanan siber berbasis AI menjadi bagian penting dari strategi Ant International. Dengan menggabungkan teknologi AI dan interoperabilitas global, perusahaan mampu menghadirkan solusi yang aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Icha)

Samsung Cetak Rekor Pendapatan Kuartal Pertama 2026

Telko.id – Samsung Electronics mengumumkan hasil keuangan kuartal pertama 2026 dengan pendapatan konsolidasi mencapai KRW 133,9 triliun atau sekitar USD 97,4 miliar.

Angka ini menjadi rekor pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, meningkat 43% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Laba operasional konsolidasi juga mencatat rekor baru, mencapai KRW 57,2 triliun (sekitar USD 41,6 miliar). Kinerja gemilang ini didorong oleh divisi semikonduktor yang mencatatkan pertumbuhan luar biasa, terutama dari bisnis memori.

“Divisi Device Solutions (DS) mencatat peningkatan penjualan kuartal ke kuartal sebesar 86%, dengan Bisnis Memori mencetak rekor tertinggi untuk pendapatan dan laba operasional kuartalan,” demikian pernyataan resmi Samsung Electronics, Kamis (30/4/2026).

Keberhasilan ini menunjukkan dominasi Samsung di pasar memori global, terutama dalam memenuhi permintaan kecerdasan buatan (AI) yang terus melonjak. Teknologi kepemimpinan di bidang memori dan harga jual rata-rata yang lebih tinggi menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan.

Semikonduktor Jadi Motor Pertumbuhan

Divisi DS mencatat pendapatan konsolidasi KRW 81,7 triliun dan laba operasional KRW 53,7 triliun pada kuartal pertama. Bisnis Memori berhasil melampaui rekor penjualan kuartalan dengan memenuhi permintaan AI bernilai tinggi meskipun pasokan terbatas.

Samsung juga menjadi yang pertama di industri dalam penjualan massal produk HBM4 dan SOCAMM2 untuk platform NVIDIA Vera Rubin. Perusahaan juga mengembangkan SSD PCIe Gen6 secara tepat waktu untuk mengantisipasi kebutuhan penyimpanan data yang semakin besar.

Memasuki kuartal kedua 2026, Bisnis Memori memperkirakan permintaan akan tetap kuat seiring ekspansi infrastruktur AI. Samsung dijadwalkan mengirimkan sampel pertama HBM4E untuk memperkuat kepemimpinan teknisnya.

Pada paruh kedua 2026, perusahaan memperkirakan permintaan memori server akan tetap tinggi karena penyedia layanan cloud besar mengakomodasi adopsi AI dan layanan LLM oleh perusahaan. AI agen juga diperkirakan akan mempercepat pertumbuhan permintaan.

Bisnis Memori berencana terus memperluas pangsa produk AI bernilai tinggi seperti DDR5 dan SOCAMM2, serta memimpin pasar SSD eSSD PCIe Gen6 dengan produk berkinerja tinggi yang berfokus pada permintaan penyimpanan KV cache.

Sementara itu, pendapatan Bisnis System LSI membaik berkat peningkatan penjualan SoC. Pada kuartal kedua, divisi ini menargetkan peningkatan penjualan SoC dan sensor untuk ponsel pintar kelas menengah.

Di paruh kedua, mereka berencana memenangkan desain flagship SoC dan memperluas basis pelanggan sensor 200MP.

Pendapatan Bisnis Foundry menurun karena faktor musiman. Namun, divisi ini berhasil mempertahankan kemenangan desain yang berfokus pada HPC dan membangun fondasi di bisnis fotonik silikon.

Pengembangan node 1.4nm tetap berjalan sesuai rencana, dan mereka mengejar ekspansi pelanggan 2nm skala besar.

Divisi Lain Jaga Momentum

Divisi Device eXperience (DX) mencatat peningkatan penjualan 19% secara kuartalan, didukung peluncuran ponsel pintar flagship baru. Meskipun tekanan biaya meningkat, divisi ini memperluas penjualan produk bernilai tambah tinggi untuk menjaga profitabilitas.

Samsung Display Corporation (SDC) mencatat pendapatan KRW 6,7 triliun dan laba operasional KRW 0,4 triliun. Bisnis tampilan kecil dan menengah mengalami penurunan karena efek musiman dan dampak harga memori yang lebih tinggi. Namun, bisnis tampilan besar tetap stabil berkat permintaan kuat untuk monitor gaming OLED.

Bisnis MX dan Networks mencatat pendapatan KRW 38,1 triliun dan laba operasional KRW 2,8 triliun. Penjualan dan laba meningkat berkat campuran produk premium dan optimalisasi biaya yang proaktif.

Bisnis Visual Display (VD) dan Digital Appliances (DA) mencatat pendapatan KRW 14,3 triliun dan laba operasional KRW 0,2 triliun. Divisi VD meningkatkan profitabilitas melalui penjualan TV premium dan berukuran besar yang solid serta optimalisasi sumber daya.

Di tengah pencapaian ini, Samsung terus berinovasi dengan Fitur Terbaru di sektor rumah pintar dan memperkuat posisinya sebagai Merek Global terkemuka.

Untuk kuartal kedua 2026, divisi VD akan menargetkan peningkatan pendapatan dengan menangkap permintaan yang didorong oleh acara olahraga global.

Di paruh kedua, divisi ini berniat memperkuat kepemimpinan penjualan TV melalui fitur AI sambil mempercepat ekspansi bisnis layanan dan OS.

Harman mencatat penurunan pendapatan pada kuartal pertama karena peningkatan biaya. Namun, perusahaan memperkirakan pendapatan akan tumbuh pada kuartal kedua berkat peningkatan pasokan otomotif.

Di paruh kedua, Harman akan mencari momentum profitabilitas melalui peningkatan pasokan otomotif dan penjualan audio premium.

Samsung juga terus memperkuat posisinya di pasar monitor dengan menjadi pemimpin pasar monitor OLED global. Inovasi di sektor penyimpanan juga terus berlanjut dengan peluncuran produk MicroSD terbaru.

Secara keseluruhan, kinerja kuartal pertama 2026 menunjukkan fundamental bisnis Samsung yang kuat. Perusahaan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan di sisa tahun ini, didorong oleh permintaan AI yang terus meningkat dan inovasi produk di berbagai lini bisnis. (Icha)

Huawei WiFi Mesh X3 Pro, Router Mewah Dengan Standar Baru

0

Telko.id – Huawei resmi memulai penjualan perdana HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro di Indonesia pada 30 April 2026.

Router anyar ini dibanderol dengan harga Rp 3.999.000 dan membawa standar baru sebagai router Wi-Fi 7 mewah pertama di dunia yang mengedepankan desain premium serta performa konektivitas tangguh untuk hunian modern.

Perangkat ini dirancang untuk mendukung tren smart living yang membutuhkan koneksi internet cepat, stabil, dan menjangkau setiap sudut rumah tanpa buffering.

Huawei menyebut produk ini sebagai ‘The World’s First Luxurious Wi-Fi 7 Router with Powerful Connectivity’, menggabungkan estetika elegan dengan teknologi jaringan terkini.

HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro menghadirkan kecepatan internet terdepan, jaringan yang menjangkau setiap sudut rumah tanpa buffering, serta desain ikonik Golden Mountain Glow yang mempercantik ruangan.

Desain Golden Mountain Glow yang Ikonik

Salah satu daya tarik utama router ini adalah desainnya yang tidak biasa. Terinspirasi dari fenomena alam Golden Mountain Glow, perangkat ini memiliki lebih dari 500 lekukan presisi dan pancaran cahaya lembut yang menciptakan pesona visual memikat.

Router ini juga menjadi perangkat pertama di industri yang menggunakan antena anyaman logam transparan, menyatu secara seamless dengan bodi perangkat.

Dengan pendekatan desain ini, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro tidak lagi hanya menjadi perangkat teknis yang disembunyikan di balik lemari atau sudut ruangan.

Router ini justru dirancang sebagai statement piece yang dapat memperindah tampilan ruangan, menjadikannya elemen dekoratif sekaligus fungsional.

Content image for article: Huawei Resmi Jual WiFi Mesh X3 Pro, Router Mewah Rp3,9 Juta

Konektivitas Seamless dengan Wi-Fi 7

Dari segi performa, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro mengusung teknologi Wi-Fi 7 yang menawarkan kecepatan internet hingga 3.6 Gbps.

Kecepatan ini memungkinkan aktivitas digital berat seperti streaming konten di beberapa layar, sesi gaming dengan respons instan, hingga mengelola puluhan perangkat rumah pintar secara bersamaan tanpa gangguan lag.

Perangkat ini juga dilengkapi port kabel 2.5Gbps untuk mendukung konektivitas perangkat seperti smart TV atau konsol game yang membutuhkan koneksi lebih kompleks.

Teknologi Easy Mesh, Huawei Mesh+, dan Multi-Link Operation yang terintegrasi memungkinkan pengguna berpindah ruangan tanpa merasakan jeda atau putus koneksi.

Sistem ini secara otomatis mengoptimalkan distribusi sinyal ke seluruh area rumah, dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, hingga teras belakang, sehingga tidak ada lagi dead zone.

Huawei juga menghadirkan sistem pendinginan Shark Fin Heat Dissipation System dan dual airflow cooling untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil meskipun digunakan secara intensif.

Sistem ini memastikan koneksi internet tetap andal untuk berbagai aktivitas, mulai dari maraton menonton hingga sesi push rank di akhir pekan.

Content image for article: Huawei Resmi Jual WiFi Mesh X3 Pro, Router Mewah Rp3,9 Juta

Kontrol Intuitif via Aplikasi

Kemudahan pengelolaan router juga menjadi perhatian Huawei. Melalui HUAWEI AI Life App, pengguna dapat melakukan setup perangkat dengan ringkas sejak hari pertama.

Aplikasi ini juga memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real-time, optimalisasi cakupan internet, serta pengaturan pengalaman konektivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anggota keluarga.

Fitur Parental Control yang praktis turut disematkan untuk membantu orang tua mengatur waktu dan akses internet anak secara lebih fleksibel.

Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi sistem keamanan jaringan berlapis untuk melindungi seluruh perangkat yang terhubung dari berbagai potensi ancaman digital.

Untuk pembelian pertama, konsumen dapat menikmati penawaran cicilan 0% mulai dari Rp333.250 per bulan selama 12 bulan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro tersedia secara online melalui HUAWEI Official Store di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, dan Lazada.

Untuk pembelian langsung, perangkat ini dapat ditemukan di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, serta mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.

Kehadiran HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro menandai langkah baru Huawei dalam menghadirkan router premium yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis.

Dengan kombinasi desain mewah dan performa Wi-Fi 7, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi keluarga muda yang menginginkan konektivitas rumah tangguh tanpa mengorbankan tampilan interior. (Icha)

Indosat Cetak Pendapatan Rekor Rp15,2 Triliun di Kuartal I 2026

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) membukukan pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada kuartal pertama 2026.

Total pendapatan mencapai Rp15,2 triliun, naik 12% secara tahunan (YoY). Kinerja solid ini didorong oleh strategi hyper-personalization berbasis AI dan pengelolaan operasional yang disiplin.

EBITDA perusahaan meningkat 13% YoY menjadi Rp7,2 triliun dengan margin yang tetap sehat. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 26% YoY menjadi Rp1,5 triliun. Angka-angka ini menunjukkan konsistensi Indosat dalam mengeksekusi strategi yang berfokus pada pelanggan.

Pertumbuhan dua digit juga terjadi di bisnis seluler. ARPU gabungan naik 15% secara tahunan menjadi Rp45.000, menandakan monetisasi yang lebih optimal. Di sisi lain, trafik data tumbuh 25,1% YoY, menegaskan meningkatnya peran layanan digital dalam keseharian pelanggan.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Kinerja awal tahun yang solid ini menggambarkan konsistensi kami dalam menjalankan strategi dan memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan. Dengan AI Hyper-personalization, Indosat dapat lebih relevan dalam setiap interaksi, tercermin dari keeratan yang semakin kuat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.”

AI Hyper-Personalization Jadi Motor Utama

Keberhasilan Indosat tidak lepas dari penerapan AI hyper-personalization. Strategi ini berfokus pada penyediaan pengalaman pelanggan yang lebih relevan dan sesuai kebutuhan. Seiring perilaku digital yang semakin beragam, Indosat bertransisi ke model berbasis data untuk memahami pelanggan dengan lebih baik.

Upaya ini mencakup penawaran paket data yang lebih fleksibel, ekosistem konten yang lebih kaya, serta akses layanan digital yang lebih intuitif. Hasilnya, engagement dan lifetime value pelanggan meningkat. Inisiatif ini sejalan dengan kolaborasi sebelumnya, seperti saat Indosat dan Safaricom mengembangkan ekosistem digital berbasis AI.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, Indosat terus meningkatkan jaringan 5G. Jaringan ini tidak hanya menghadirkan pengalaman yang lebih lancar, tetapi juga memungkinkan kapabilitas berbasis AI untuk layanan yang lebih personal. Perusahaan juga memperkuat keamanan pelanggan melalui fitur anti-spam dan anti-scam berbasis AI.

Mempercepat Adopsi AI dan Ekosistem Digital

Selain fokus pada konektivitas, Indosat juga memperkuat perannya dalam ekosistem digital dan AI di Indonesia. Pada kuartal ini, perusahaan meluncurkan aplikasi Sahabat-AI, sebuah large language model yang dikembangkan secara lokal.

Aplikasi ini dirancang untuk memahami konteks bahasa Indonesia dengan lebih baik dan kini tersedia di App Store serta Play Store.

Dibangun dengan pendekatan multi-model dan multi-modal AI, platform ini bertujuan menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia.

Indosat juga memperkuat infrastruktur AI melalui platform NeoCloud, yang menyediakan akses ke kapabilitas komputasi berkinerja tinggi dan skalabel. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan inovasi benar-benar dikembangkan di Indonesia.

Di saat yang sama, Indosat memperluas kehadirannya di layanan konektivitas rumah melalui HiFi Air.

Layanan ini merespons meningkatnya kebutuhan akan solusi internet yang lebih fleksibel. Perusahaan juga membentuk FiberCo, sebuah kemitraan strategis untuk memperluas infrastruktur fiber di Indonesia sebagai tulang punggung konektivitas.

Ke depan, Indosat akan terus mempertahankan momentum pertumbuhan dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan, memperluas kapabilitas jaringan, serta memperluas inovasi melalui data dan AI.

Berkat fondasi yang kuat, perusahaan berada dalam posisi tepat untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital Indonesia. (Icha)

Friendster Bangkit Lagi, Kini Bisa Diakses di Perangkat iOS

Telko.id – Media sosial legendaris Friendster dikabarkan kembali hadir setelah lama “mati”, dan kini sudah bisa diakses oleh pengguna iPhone di Indonesia melalui App Store.

Kebangkitan ini menjadi momen nostalgia bagi pengguna lama, sekaligus menandai arah baru platform yang tidak lagi mengikuti konsep media sosial modern seperti sekarang.

Dalam sebuah postingan blog pada Senin (27/4), Mike Carson, seorang programmer komputer yang berbasis di Philadelphia, mengatakan bahwa ia telah membeli domain Friendster dan mengamankan hak merek dagang Friendster tahun lalu. Kini, ia meluncurkan aplikasi Friendster khusus iOS.

Melansir dari CNN pada Kamis (30/4/2026), aplikasi ini sudah tersedia untuk pengguna berusia 13 tahun keatas. Aplikasi yang hanya berukuran 5,9MB yang dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. tersebut kini berada di nomor 52 charts social networking App Store.

Baca Juga:

Berbeda dari versi lamanya, Friendster kini hadir dengan pendekatan yang jauh lebih sederhana. Aplikasi ini memiliki ukuran ringan dan hanya menyediakan fitur inti seperti feed, chat, dan notifikasi.

Tidak ada iklan maupun algoritma yang mengatur konten, sehingga pengguna hanya melihat postingan dari teman mereka tanpa campur tangan sistem rekomendasi seperti di media sosial lain.

Perubahan paling mencolok terletak pada cara berteman. Friendster versi terbaru mengusung konsep interaksi dunia nyata, di mana pengguna harus bertemu secara fisik dan “mengetuk” ponsel satu sama lain untuk menambahkan teman.

Artinya, koneksi sosial tidak bisa dilakukan hanya lewat pencarian atau permintaan pertemanan online seperti biasanya.

Tidak hanya itu, Friendster juga menghapus fitur yang identik dengan media sosial modern, seperti jumlah followers atau popularitas akun.

Bahkan, hubungan pertemanan bisa “melemah” jika pengguna jarang berinteraksi secara langsung di dunia nyata, menunjukkan bahwa platform ini ingin mendorong koneksi sosial yang lebih autentik.

Kembalinya Friendster menunjukkan adanya upaya menghadirkan alternatif dari media sosial saat ini yang penuh algoritma, iklan, dan konten viral. Alih-alih mengejar engagement digital, platform ini justru mencoba mengembalikan fungsi awal media sosial sebagai sarana membangun hubungan nyata antar manusia.

Jika tren ini berkembang, bukan tidak mungkin akan muncul gelombang baru media sosial yang lebih sederhana dan berfokus pada interaksi nyata, bukan sekadar aktivitas online.

WhatsApp Siapkan Cloud Sendiri untuk Backup Chat

Telko.id – WhatsApp tengah mengembangkan cara baru untuk mencadangkan chat dengan menghadirkan layanan cloud miliknya sendiri, sehingga pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada Google Drive atau iCloud.

Selama ini, pengguna Android bisa mencadangkan chat WhatsApp mereka ke Goolge Drive, sedangkan pengguna iPhone bisa mencadangkannya ke iCloud.

Pengguna harus mengelola penyimpanannya dengan baik karena backup chat WhatsApp harus digabung dengan data dari aplikasi lainnya, sehingga cepat memenuhi kapasitas penyimpanan gratis dan sering memaksa pengguna membeli tambahan ruang.

Hal ini bisa menyulitkan pengguna, terutama jika mereka sudah mencapai batas penyimpanan gratis dan tidak ingin membeli lebih banyak ruang penyimpanan. Untungnya,

WhatsApp sedang menjajaki sistem penyimpanan independen sehingga pengguna tidak perlu mengandalkan Google Drive atau iCloud lagi.

Baca Juga:

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menghemat ruang penyimpanan di layanan cloud pihak ketiga yang selama ini digunakan untuk backup chat.

Dengan solusi baru ini, WhatsApp ingin memberikan alternatif yang lebih fleksibel dan mandiri.

Melansir dari WABetaInfo, WhatsApp akan memberi opsi kepada pengguna untuk memilih lokasi penyimpanan cadangan, apakah tetap menggunakan layanan lama atau beralih ke cloud internal milik WhatsApp.

Jika memilih opsi baru ini, pengguna kabarnya akan mendapatkan penyimpanan gratis sekitar 2GB, dengan kemungkinan tersedia paket berbayar hingga 50GB untuk kebutuhan yang lebih besar dengan biaya sekitar US$0,99 per bulan.

Opsi ini bisa bermanfaat bagi pengguna yang menyimpan banyak file foto dan video dalam jumlah besar dan merasa penyimpanan 2GB masih terlalu kecil.

Mengutip dari GSM Arena, Kamis (30/4/2026), pengguna yang memilih mencadangkan datanya di penyimpanan cloud WhatsApp wajib memasang kunci enkripsi end-to-end untuk menjaga keamanannya.

Pengguna bisa memilih antara tiga metode penguncian yaitu passkey, password tradisional, atau kunci enkripsi 64-digit.

Fitur ini berpotensi menjadi solusi praktis, terutama bagi yang sering kehabisan ruang Google Drive atau iCloud.

Dengan adanya opsi penyimpanan mandiri, proses backup chat bisa menjadi lebih ringan dan tidak lagi membebani kuota cloud utama. Namun untuk saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum diketahui kapan akan dirilis secara luas.

Telkom Resmi Luncurkan Sobat Indibiz untuk Perempuan UKM

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Telkom) resmi memperkenalkan program Sobat Indibiz (SOBIZ) dalam rangkaian acara Kartini BISA Fest.

Inisiatif ini dirancang khusus untuk memberdayakan perempuan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui pemanfaatan teknologi digital. Peluncuran tersebut berlangsung di Jakarta pada 29 April 2026.

Program SOBIZ membuka akses peluang usaha bagi komunitas, ibu rumah tangga, dan pelaku UKM perempuan di seluruh Indonesia.

Melalui inisiatif ini, peserta dapat berperan sebagai agen pemasaran layanan digital Indibiz. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Telkom dalam memperluas akses ekonomi digital bagi perempuan agar semakin produktif dan mandiri.

OVP Enterprise Marketing Regional Management Telkom Reni Yustiani menegaskan bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Perempuan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk melalui pemanfaatan peluang usaha berbasis digital,” ujar Reni dalam sambutannya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan bahwa sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan.

Angka ini menjadi landasan kuat bagi Telkom untuk menghadirkan program yang memperkuat kapasitas dan daya saing perempuan pelaku usaha di berbagai daerah.

Indibiz by Telkom Solution merupakan ekosistem solusi digital yang mendukung kebutuhan pelaku usaha segmen menengah.

Layanan ini mencakup konektivitas, pemasaran digital, operasional bisnis, hingga solusi berbasis teknologi agar usaha dapat tumbuh lebih efisien dan kompetitif.

Skema Insentif dan Pendaftaran

Melalui program SOBIZ, pelaku UKM perempuan dapat bergabung sebagai agen dan memperoleh berbagai insentif menarik. Peserta juga memiliki kesempatan memperluas jejaring usaha melalui komunitas UKM serta ekosistem digital Telkom. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara mudah melalui laman resmi sobiz.indibiz.co.id.

Lina, salah satu pelaku usaha perempuan yang menghadiri peluncuran SOBIZ, menyambut baik skema peluang mendapat penghasilan tambahan ini.

Menurutnya, banyak nilai tambah yang bisa dimanfaatkan sebagai agen SOBIZ. Seperti pendampingan, pelatihan, dan pemberdayaan bagi UKM perempuan dan komunitas, serta peluang besar membuat sumber pendapatan baru. “Jangan pernah bergantung pada satu sumber pendapatan,” jelas Lina mengutip pernyataan dari pengusaha legendaris Warren Buffett.

Telkom memaknai teknologi sebagai sarana yang tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang dan memberdayakan lebih banyak perempuan Indonesia untuk tumbuh bersama ekonomi digital.

Bagi Telkom, teknologi harus semakin berdampak dan bermanfaat untuk para pelaku usaha, khususnya perempuan yang menjadi penggerak perekonomian Indonesia.

Para UKM perempuan yang sebagian besar juga merupakan ibu rumah tangga terus difasilitasi dan dibantu untuk selalu berdaya oleh Indibiz by Telkom Solution. Tujuannya agar bersama membangun ekonomi nasional yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Inisiatif serupa juga telah dilakukan oleh operator lain untuk mendorong pemberdayaan perempuan di sektor digital. Beberapa program sebelumnya seperti Ekosistem Digital dan Dorong UMKM telah menjadi contoh kolaborasi lintas sektor. Selain itu, program Sispreneur juga digelar untuk memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital.

XL Axiata juga aktif mengajak perempuan Indonesia untuk Maksimalkan Teknologi Digital melalui berbagai pelatihan. Bahkan, XL melatih perempuan di daerah tertinggal untuk Memanfaatkan Teknologi Digital secara optimal.

Peluncuran SOBIZ menjadi langkah konkret Telkom dalam menghadirkan solusi digital yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu mendorong lebih banyak perempuan Indonesia untuk naik kelas dan mengambil peran strategis di tengah perkembangan ekonomi digital yang kian pesat.

Dengan ekosistem yang terintegrasi, Telkom optimistis program Sobat Indibiz dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan UKM perempuan di Indonesia.

Ke depannya, Telkom akan terus mengembangkan program serupa untuk memperluas dampak positif teknologi bagi seluruh lapisan masyarakat. (Icha)

Peluncuran nubia Neo 5 Series Ditandai Kampanye Mystery Box Emas

0

Telko.id – nubia resmi mengumumkan peluncuran nubia Neo 5 Series di Indonesia dengan kampanye Mystery Box berhadiah emas yang unik.

Produsen smartphone gaming ini menawarkan total 99 hadiah emas seberat 2 gram bagi konsumen yang melakukan pembelian selama periode pre-order.

Kampanye ini berlangsung pada 16 hingga 24 Mei 2026 melalui toko resmi nubia di berbagai platform e-commerce. Setiap pembelian nubia Neo 5 Series akan mendapatkan satu Mystery Box yang berisi kejutan, mulai dari emas hingga merchandise eksklusif.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi nubia untuk memperkuat posisinya di segmen smartphone gaming di Indonesia.

Sebelumnya, lini flagship REDMAGIC 11 Pro mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 628 persen dibandingkan generasi sebelumnya dan meraih peringkat pertama di Blibli pada segmen harganya.

Content image for article: nubia Luncurkan Neo 5 Series dengan Kampanye Mystery Box Berhadiah Emas
Content image for article: nubia Luncurkan Neo 5 Series dengan Kampanye Mystery Box Berhadiah Emas

“Menggunakan REDMAGIC 11 Pro untuk sesi gaming yang panjang terasa nyaman dan bebas rasa khawatir. Performanya tetap stabil dan responsif, sehingga sangat membantu dalam pertandingan kompetitif,” ujar Geek Fam Baloyskie, profesional esports.

Inovasi Pendinginan dan Fitur Gaming

nubia Neo 5 series diperkirakan membawa sejumlah terobosan yang terinspirasi dari lini flagship REDMAGIC. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah sistem pendinginan baru yang disinyalkan melalui teaser “Feel the Wind”.

Teaser tersebut memicu spekulasi bahwa nubia Neo 5 series akan menghadirkan kipas pendingin internal, fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada perangkat flagship. Teknologi ini diyakini akan meningkatkan manajemen suhu selama sesi gaming yang panjang.

Selain pendinginan, perangkat ini juga diperkirakan dilengkapi shoulder trigger untuk kontrol yang lebih presisi. Fitur ini memungkinkan respons lebih cepat dan pengalaman bermain layaknya konsol, menjadikannya pilihan menarik bagi para gamer kompetitif.

Dari sisi desain, nubia Neo 5 series mengusung bodi datar tanpa tonjolan kamera. Desain ini tidak hanya tampil lebih rapi tetapi juga meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam posisi horizontal untuk bermain game dalam waktu lama.

Perangkat ini juga dilengkapi asisten AI yang dirancang untuk mengoptimalkan sistem secara cerdas. Fitur ini membantu pengelolaan performa adaptif dan memberikan dukungan saat bermain yang lebih responsif sesuai kebutuhan pengguna.

Baterai berkapasitas besar juga menjadi salah satu keunggulan yang dihadirkan. Kapasitas ini memungkinkan sesi gaming lebih lama tanpa gangguan, menjawab kebutuhan utama para gamer masa kini akan daya tahan perangkat.

Ekspansi Ekosistem dan Kemitraan Strategis

nubia terus mempercepat ekspansinya di Indonesia dengan membangun ekosistem yang lebih kuat. Strategi ini mencakup sektor e-commerce, distribusi, konektivitas, dan industri gaming untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Sepanjang satu tahun terakhir, nubia menunjukkan pertumbuhan konsisten berkat kemampuannya memadukan inovasi teknologi dengan pemahaman pasar lokal. Portofolio produknya mencakup smartphone berperforma tinggi dengan layar imersif dan fitur gaming lengkap.

Sebagai bentuk apresiasi, nubia menggelar nubia Partner Appreciation Ceremony untuk memberikan penghargaan kepada mitra strategis. Beberapa mitra yang menerima penghargaan termasuk Lazada, Blibli, Shopee, TikTok Shop by Tokopedia, AXIS, Garena, dan Geek Fam.

Penghargaan ini mencerminkan komitmen nubia dalam membangun hubungan erat dengan mitra yang berkontribusi pada pertumbuhan bisnis dan ekosistem yang saling terhubung. Inovasi Gaming terus menjadi fokus utama perusahaan.

Kehadiran nubia di ajang Delta Force National Championship juga menandai semakin kuatnya keterlibatan brand ini di ekosistem gaming kompetitif.

Ajang ini menjadi panggung tepat bagi perangkat berorientasi performa untuk menunjukkan kemampuannya.

Langkah ini bukan sekadar kemunculan produk, melainkan penegasan komitmen nubia untuk menjadi bagian dari budaya gaming.

Perusahaan berpartisipasi aktif dalam esports dan berbagai kegiatan berbasis komunitas untuk memperkuat hubungan dengan pengguna.

Mekanisme kampanye Mystery Box sendiri dirancang dengan pendekatan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman pembelian yang lebih interaktif.

Kampanye ini diharapkan membangun antusiasme sekaligus kedekatan yang lebih kuat dengan konsumen.

Selain emas, Mystery Box juga berisi berbagai hadiah eksklusif seperti merchandise spesial, gaming pad, fan cooling, dan drone DJI.

nubia Neo 5 series diperkirakan menjadi perangkat yang membawa filosofi “Born to Win” melalui perpaduan performa, kontrol, sistem pendinginan, dan daya tahan yang solid. Meski detail spesifikasi masih bersifat spekulatif, seluruh petunjuk mengarah pada inovasi besar berikutnya.

Dengan strategi ini, nubia berupaya menghadirkan teknologi gaming profesional kepada lebih banyak pengguna di Indonesia. Konsumen kini dapat menikmati fitur yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat flagship tanpa mengorbankan performa atau kemampuan kompetitif. (Icha)

IndoTelko Forum 2026: AI dan 5G Jadi Tulang Punggung Digitalisasi

Telko.id – IndoTelko Group kembali menggelar IndoTelko Forum di Jakarta pada Rabu (29/4/2026).

Mengusung tema peran 5G dan AI dalam mempercepat ekonomi digital Indonesia, forum ini menegaskan bahwa sinergi kedua teknologi tersebut telah menjadi fasilitator utama untuk memperkuat daya saing nasional.

Transformasi digital Indonesia memasuki fase krusial. Kemajuan pesat di bidang 5G dan AI mendorong percepatan digitalisasi di berbagai sektor.

Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dalam konteks ini, 5G berperan sebagai infrastruktur kunci dengan konektivitas ultra-cepat, latensi rendah, dan kapasitas besar.

Co-founder Indotelko Group, Setia Gunawan, menekankan urgensi kolaborasi multistakeholder. “Permintaan terhadap AI meningkat sangat cepat, dan tanpa dukungan Layanan 5G yang kuat, Indonesia berisiko tertinggal dalam memanfaatkan peluang ini. Melalui IndoTelko Forum, kami membuka dialog multistakeholder untuk menyatukan langkah dalam menjawab tantangan dan memaksimalkan peluang 5G, sehingga Indonesia dapat meraih manfaat optimal dan mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” kata Setia.

Peran Strategis 5G dan AI

Survei Ericsson ConsumerLab menunjukkan bahwa meningkatnya adopsi AI turut mendorong kebutuhan akan jaringan yang andal. Hal ini menempatkan 5G dalam dua peran strategis: mengakomodasi lonjakan volume data dan kebutuhan uplink, serta menjadi infrastruktur kritikal nasional. Integrasi 5G dan AI membuka peluang inovasi di sektor industri, kesehatan, pendidikan, dan layanan publik.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, menegaskan transformasi digital merupakan pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Transformasi digital juga membutuhkan kerangka kebijakan dan regulasi yang adaptif. Pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang tidak hanya menjaga tata kelola, tapi juga mendorong inovasi dan investasi. Arah kebijakan Komdigi mencakup percepatan pengembangan teknologi melalui optimalisasi spektrum, penyusunan tata kelola yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, penguatan perlindungan data pribadi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif bagi pembangunan infrastruktur digital,” jelas Wayan.

Content image for article: IndoTelko Forum 2026: AI dan 5G Jadi Tulang Punggung Digitalisasi

President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menambahkan, “5G akan menjadi fondasi digital yang krusial bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, sekaligus infrastruktur strategis yang memungkinkan teknologi AI berkembang dalam skala besar. Di Indonesia, 5G diproyeksikan berkontribusi hingga US$41 miliar terhadap PDB nasional pada periode 2024 hingga 2030 melalui berbagai inovasi yang lahir dari platform ini. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, mempercepat penggelaran jaringan 5G Standalone (SA) menjadi langkah penting untuk mendukung lonjakan penggunaan data seluler dan muatan kerja AI yang terus bertumbuh pada berbagai sektor industri.”

Percepatan Jaringan 5G Jadi Keharusan Strategis

Diskusi IndoTelko Forum 2026 menegaskan bahwa percepatan penggelaran jaringan 5G saat ini sudah menjadi keharusan strategis. Langkah ini penting untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam revolusi AI global.

Infrastruktur 5G yang cerdas, aman, dan tangguh akan menjadi pilar utama yang memungkinkan skalabilitas inovasi di berbagai sektor industri.

Forum ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, operator, dan penyedia teknologi. Fondasi Digital yang kuat diperlukan agar Indonesia dapat meraih manfaat optimal dari era digital. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dengan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, integrasi AI dan 5G diyakini mampu menjadi tulang punggung digitalisasi Indonesia.

Forum ini menjadi bukti nyata bahwa dialog dan kolaborasi adalah kunci untuk menjawab tantangan dan memaksimalkan peluang di era transformasi digital. (Icha)

Huawei Mate 80 Pro Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasi nya!

Telko.id – Huawei resmi membuka penjualan perdana Mate 80 Pro di Indonesia mulai 24 April 2026. Smartphone flagship ini dibanderol dengan harga spesial Rp16.999.000 selama periode first sale, lengkap dengan total benefit hingga Rp7,5 juta dan program penggantian baterai hingga lima tahun.

Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional modern yang mengutamakan produktivitas, efisiensi, dan keandalan. Perangkat ini hadir sebagai solusi all-rounder dengan kombinasi kamera canggih, durabilitas ultra-tangguh, serta performa yang mendukung mobilitas tinggi.

“Produktivitas kini menjadi kunci utama bagi para profesional modern. Untuk itu, perangkat yang mampu menunjang performa, efisiensi, dan keandalan menjadi esensial,” demikian pernyataan resmi Huawei dalam siaran persnya, Kamis (24/4/2026).

Kamera Flagship dengan Teknologi True-to-Colour 2.0

Salah satu keunggulan utama perangkat ini terletak pada sistem kameranya. Perangkat ini mengusung teknologi True-to-Colour Camera 2.0 yang mampu menghasilkan reproduksi warna akurat dan konsisten. Setiap foto dan video tampil lebih hidup dan autentik, mendekati kondisi aslinya.

Huawei Mate 80 Pro dibekali 50MP Ultra Lighting Camera dengan bukaan variabel F1.4–F4.0 dan Optical Image Stabilization (OIS). Kombinasi ini memastikan hasil foto tetap terang, tajam, dan stabil, bahkan dalam kondisi minim cahaya.

Untuk kebutuhan fotografi jarak jauh dan makro, perangkat ini dilengkapi 48MP Macro Telephoto Camera. Sementara itu, kamera ultra-wide 40MP memberikan perspektif lebih luas tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Durabilitas Tangguh untuk Mobilitas Sehari-hari

Perangkat ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Perangkat ini mengusung Super Durable Architecture dengan 2nd Gen Kunlun Glass yang 20 kali lebih kuat dibandingkan kaca standar. Struktur smartphone juga diperkuat dengan Vegan Fibre yang meningkatkan ketahanan terhadap benturan.

Smartphone ini memiliki sertifikasi IP68 dan IP69, membuatnya tahan terhadap air, debu, dan semprotan benda cair bertekanan tinggi. Hal ini memberikan rasa aman bagi pengguna yang sering bekerja di lapangan atau beraktivitas outdoor.

Meski tangguh, desainnya tetap elegan berkat Iconic Dual Space Ring Design, layar 6,75 inci dengan narrow bezel, serta flat-edged design. Huawei Mate 80 Pro tersedia dalam tiga pilihan warna: Gold, Green, dan Black.

Fitur AI Inovatif dan Performa Andal

Huawei Mate 80 Pro hadir dengan serangkaian fitur AI inovatif. AI Composition membantu menciptakan komposisi gambar yang lebih seimbang, sementara AI Best Expression memastikan ekspresi terbaik pengguna terabadikan dengan sempurna. Fitur AI Remove juga memudahkan pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto.

Pengguna juga bisa menikmati AI Gesture yang memungkinkan kontrol smartphone tanpa menyentuh layar, serta AI Messaging untuk komunikasi yang lebih cerdas. Seluruh fitur AI ini dapat diakses melalui AI Smart Control dengan double tap tombol kunci.

Dari segi daya tahan, Huawei Mate 80 Pro dibekali baterai 5.750mAh dengan dukungan 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge. Kapasitas ini memastikan perangkat siap menemani aktivitas pengguna sepanjang hari.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Huawei lainnya, Anda dapat membaca artikel tentang Mate 80 Pro Max atau WiFi Mesh X3 Pro.

Kehadiran Huawei Mate 80 Pro di Indonesia menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan smartphone flagship dengan teknologi terdepan. Dengan harga spesial Rp16.999.000 dan benefit hingga Rp7,5 juta, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi profesional yang membutuhkan perangkat andal untuk menunjang produktivitas sehari-hari. (Icha)