spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1067

Google Dituduh Diskriminasi Karyawan yang Sedang Hamil

0

Telko.id, JakartaGoogle dituduh telah melakukan diskriminasi terhadap wanita hamil. Hal tersebut diketahui melalui memo yang ditulis oleh karyawan raksasa pencarian itu dengan judul “Saya Tidak Kembali ke Google Setelah Cuti Bersalin. Inilah Alasannya”.

Memo tersebut dilaporkan telah dilihat oleh lebih dari 10.000 karyawan Google. Seperti dilansir New York Post, para karyawan telah memposting meme untuk mendukung si penulis di papan memo internal perusahaan.

Penulis memo itu mengaku mendapatkan diskriminasi saat dirinya sedang hamil. Motherboard telah menerbitkan teks memo dengan nama penulis dan detail identifikasi meski kemudian dihapus, dan keaslian memo tersebut pun sudah diverifikasi.

{Baca juga: Kudeta Apple, Induk Google jadi Perusahaan Terkaya di Dunia}

“Kami melarang segala bentuk diskriminasi. Kebijakan kami sangat jelas. Kami bahkan sudah menyediakan kanal untuk melaporkan segala praktik tidak adil,” kata seorang juru bicara Google, dikutip Telko.id, Rabu (07/08/2019).

Maret tahun lalu, mantan karyawan Google mengajukan tuntutan karena menganggap perusahaan telah melakukan diskriminasi dalam proses prekrutan karyawan. Google dituding hanya mencari pelamar wanita, berkulit hitam.

{Baca juga: Pekerja Wanita Lebih Berpotensi Tergusur Robot}

Arne Wilberg, yang bekerja sembilan tahun di Google, mengajukan tuntutan pada Januari 2018. Laporan kasus baru dilakukan pada Jumat (2/3/2018). Wilberg menuding Google merekrut pegawai nonpria kulit putih dan Asia.

Ia juga mengklaim bahwa Google melakukan pembalasan terhadapnya karena menentang kebijakan tersebut. Ia akhirnya dipecat pada November 2017. Tuntutan Wilberg kepada Google disertai sejumlah email dan dokumen lain. (SN/FHP)

Sumber: New York Post

Bakal Ada Mode Solo di Game Apex Legends

0

Telko.id, Jakarta  – Sejak Apex Legends meledak dengan adegan battle royale pada bulan Februari 2019, selalu ada permintaan yang datang dari para pemain. Mereka menginginkan mode pemain tunggal.

Hingga saat ini, pertandingan di Apex Legends dilakoni oleh tim yang terdiri dari tiga orang. Namun, untuk waktu yang terbatas, pemain akan bisa menerapkan mode pemain tunggal di game King’s Canyon.

Mode solo sementara akan tiba di samping Iron Crown Collection Event, yang berlangsung 13 Agustus hingga 27 Agustus 2019. Nantinya pasti ada tambahan beberapa konten lain seperti rampasan atau tantangan.

{Baca juga: Unik! Respawn akan Pertemukan Pemain Curang di Apex Legends}

Menurut laporan Engadget, mode solo di Fortnite tersebut bisa jadi hanya percobaan meski tak menutup kemungkinan untuk dipermanenkan. Apalagi, sebelumnya ada mode format lain seperti Duos.

Pertandingan solo di Apex pasti akan memiliki getaran yang berbeda. Menarik untuk melihat pemain memilih pahlawan apa ketika melompat ke deathmatches tanpa teman untuk memberikan dukungan.

Sebelumnya, terkuak beberapa detail konkret tentang musim kedua Apex Legends. Dan, kabar menggembirakan datang jika Anda adalah seorang pemain defensif atau sangat kompetitif. Game yang lagi ‘ngehits’ ini akan menghadirkan sosok Wattson.

Menurut laporan Engadget, fase berikutnya dari musim kedua Apex Legends akan menambahkan Wattson, seorang karakter insinyur yang tumbuh subur di permainan defensif. Keberadaannya sangat unik.

{Baca juga: Apex Legends Musim Terbaru Bakal Ada Wattson, Siapa Dia?}

Ia dapat membuat pagar energi untuk menjaga wilayah yang harus dimiliki, dan melepaskan kemampuan pamungkas untuk menembak jatuh proyektil udara seperti pemboman dan bintang busur. [BA/HBS]

Sumber: Engadget

Oppo K3 Dijual Secara Online Demi Papua

0

Telko.id, Jakarta Oppo hanya menjual smartphone terbarunya, Oppo K3 secara online melalui situs e-commerceBrand asal China ini melakukannya karena ingin memberi kesempatan bagi semua konsumen di Indonesia untuk bisa mendapatkan produk tersebut dengan cepat, termasuk di Papua.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, dirinya sering mendapat kritik dari konsumen luar Jakarta yang harus menanti dalam waktu yang cukup lama untuk mendapat smartphone terbaru Oppo.

“Karena banyak feedback dari pelanggan, seperti aduh kalo ada Reno, Jakarta pasti duluan. Disini belum ada,” kata Aryo di acara peluncuran Oppo K3 di Jakarta, Rabu (07/08/2019).

{Baca juga: Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium}

Ia memisalkan Papua. Dijelaskannya, aoabila lewat toko retail, maka rantai distribusi di sana membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

“Kadang kalau lewat offline, ketika kita udah launching duluan, belum tentu teman-teman di Papua dalam waktu 1-2 minggu dapat perangkat yang sama. Bisa berbulan-bulan untuk distribusi dan lain-lain,” ujar Aryo.

“Lebih baik pakai online, karena jika dibuka hari ini maka teman-teman di Papua atau di mana pun bisa beli,” lanjutnya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Saat ini, penjualan Oppo K3 hanya tersedia di Lazada. Tetapi tidak menutup kemungkinan jika nantinya Oppo K3 akan tersedia di e-commerce lain di Indonesia. “Masih dilihat jadi selama ini akan di Lazada dulu. Pokoknya kalau edisi online ini pasti bisa yang lain tapi kita lihat dulu performanya,” tutup Aryo.

Oppo K3 dibandrol dengan harga Rp 3,9 juta dengan warna Jade Black dan Pearl White. Tetapi dalam flash sale yang diselenggarakan Lazada, smartphone ini dibandrol di harga Rp 3,5 juta dengan aneka bonus didalamnya. Flash sale sendiri akan dilakukan pada Kamis 8 Agustus 2019 pukul 12.30 WIB. (NM/FHP)

Oppo K3 Hanya Dijual Secara Online, Segini Harganya

0

Telko.id, Jakarta – Oppo K3 resmi hadir di Indonesia, dengan harga Rp 3,9 juta. Smartphone yang menyasar anak muda kreatif ini hanya akan dijual secara online. Menariknya, pembeli akan mendapat potongan harga jika membeli di Lazada. Lantas, barapa harga Oppo K3 di Indonesia?

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto Oppo K3 menjadi perangkat kedua Oppo yang khusus dijual secara daring setelah F11 Special Online Edition. Selain itu, di Asia smartphone ini hanya hadir di 4 negara yakni India, Thailand, Vietnam dan Indonesia.

{Baca juga: Resmi Dirilis, Oppo K3 Bidik Anak Muda Kreatif}

“Kita dipercaya oleh Oppo pusat untuk memasarkan Oppo K3 sebagai perangkat khusus yang dijual secara online,” kata Aryo di Kantor Lazada Indonesia, Jakarta Rabu (07/08/2019)

Smartphone ini mulai dipasarkan secara flash sale pada Kamis 8 Agustus 2019 pukul 12.30 WIB di Lazada. Menurut Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Monika Rudijono, akan ada penawaran spesial, dari Rp 3,9 juta menjadi Rp 3,5 juta.

“Penjualan dimulai besok perlu smartphone setelah jam 12.30 WIB dan harganya jadi 3,5 juta,” ujar Monika.

 

Selain itu pengguna juga akan mendapatkan bonus berupa bonus internet 15GB dan Sennheiser CX213 untuk 500 orang pertama.

Oppo K3 sendiri hadir di Indonesia akan membidik pasar pengguna smartphone generasi muda kreatif dengan kisaran umur 18 sampai 30 tahun.

{Baca juga: Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium}

“Target usia sekitar 18 sampai 30 tahun yang memiliki sosial media. Biasanya mereka orang-orang muda yang kreatif dan mengikuti tren teknologi terkini,” ujar.

Secara spesifikasi, smartphone ini hadir dengan OLED Panoramic Full Screen 6,5 inci beresolusi 2340 x 1080. Dengan mengusung kamera tersembunyi membuat smartphone ini memliiki rasio 91,1% dengan sistem pemindai sidik jari bawah layar. [NM/HBS]

Biar Sampai Papua, Alasan Oppo K3 Dijual Secara Online

0

Telko.id, Jakarta Oppo hanya menjual smartphone menengah terbarunya, Oppo K3 secara online melalui situs e-commerceBrand asal China ini melakukannya karena ingin memberi kesempatan bagi semua konsumen di Indonesia untuk bisa mendapatkan produk tersebut dengan cepat.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, dirinya sering mendapat kritik dari konsumen luar Jakarta yang harus menanti dalam waktu yang cukup lama untuk mendapat smartphone terbaru Oppo.

“Karena banyak feedback dari pelanggan, seperti aduh kalo ada Reno, Jakarta pasti duluan. Disini belum ada,” kata Aryo di acara peluncuran Oppo K3 di Jakarta, Rabu (07/08/2019).

{Baca juga: Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium}

Ia memisalkan Papua. Dijelaskannya, aoabila lewat toko retail, maka rantai distribusi di sana membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

“Kadang kalau lewat offline, ketika kita udah launching duluan, belum tentu teman-teman di Papua dalam waktu 1-2 minggu dapat perangkat yang sama. Bisa berbulan-bulan untuk distribusi dan lain-lain,” ujar Aryo.

“Lebih baik pakai online, karena jika dibuka hari ini maka teman-teman di Papua atau di mana pun bisa beli,” lanjutnya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Saat ini, penjualan Oppo K3 hanya tersedia di Lazada. Tetapi tidak menutup kemungkinan jika nantinya Oppo K3 akan tersedia di e-commerce lain di Indonesia. “Masih dilihat jadi selama ini akan di Lazada dulu. Pokoknya kalau edisi online ini pasti bisa yang lain tapi kita lihat dulu performanya,” tutup Aryo.

Oppo K3 dibandrol dengan harga Rp 3,9 juta dengan warna Jade Black dan Pearl White. Tetapi dalam flash sale yang diselenggarakan Lazada, smartphone ini dibandrol di harga Rp 3,5 juta dengan aneka bonus didalamnya. Flash sale sendiri akan dilakukan pada Kamis 8 Agustus 2019 pukul 12.30 WIB. (NM/FHP)

Parah! Twitter Mengaku Data Pengguna Dimanfaatkan Tanpa Izin

0

Telko.id, JakartaTwitter menemukan masalah terkait pengaturan privasi pengguna. Media sosial ini mengaku secara tidak sengaja berbagi data pengguna dengan pihak ketiga.

Lewat unggahan, Twitter menyatakan lalai telah membagikan data tertentu meski pengguna tidak pernah dimintai izin. Kejadian itu menimpa pengguna yang melihat iklan di aplikasi sejak Mei 2018.

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (07/8/2019), data yang telah dibagikan oleh Twitter termasuk kode negara, informasi tentang iklan, dan keterlibatan pengguna beserta waktu kejadian.

{Baca juga: Singapura Blokir Video Sindiran Etnis di Facebook dan YouTube}

Kejadian ini pun semakin membuat perusahaan teknologi, khususnya media sosial mendapatkan sorotan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Facebook dan Twitter, sebagai contoh, disorot terkait bagaimana cara mereka mengumpulkan dan menyimpan data pengguna.

Twitter sendiri telah berupaya lebih transparan tentang cara mengumpulkan, menggunakan, dan membagikan data pengguna. Tahun lalu, Twitter mengungkapkan kebijakan privasi baru.

Pembaruan tersebut keluar sebulan sebelum serangkaian peraturan anyar dari Uni Eropa. Sekadar indormasi, Uni Eropa mulai memberlakukan Peraturan Perlindungan Data Umum atau GDPR.

{Baca juga: Nonton Film Gratis dengan 4 Aplikasi ini, Dosa Tanggung Sendiri!}

Twitter mengklaim telah mencoba memperbaiki masalah pada Senin (05/08) lalu. Twitter membuat perubahan untuk mencegah agar masalah serupa tak terjadi lagi pada kemudian hari.

Asal tahu saja, jumlah pengguna aktif harian Twitter pada kuartal II-2019 meningkat 14 persen diiringi angka pendapatan serta penurunan laporan spam. Selain itu pendapatan Twitter juga naik 18 persen menjadi  USD 841 juta atau Rp 11,7 triliun dan pendapatan iklan meningkat 21 persen menjadi USD 727 juta atau sekitar Rp 10,1 triliun. (SN/FHP)

Sumber: CNET

Hanya Dijual Secara Online, Berapa Harga Oppo K3?

0

Telko.id, Jakarta – Oppo K3 resmi hadir di Indonesia, dengan harga Rp 3,9 juta. Smartphone yang menyasar anak muda kreatif ini hanya akan dijual secara online. Menariknya, pembeli akan mendapat potongan harga jika membeli di Lazada. Lantas, barapa harga Oppo K3 di Indonesia?

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto Oppo K3 menjadi perangkat kedua Oppo yang khusus dijual secara daring setelah F11 Special Online Edition. Selain itu, di Asia smartphone ini hanya hadir di 4 negara yakni India, Thailand, Vietnam dan Indonesia.

{Baca juga: Resmi Dirilis, Oppo K3 Bidik Anak Muda Kreatif}

“Kita dipercaya oleh Oppo pusat untuk memasarkan Oppo K3 sebagai perangkat khusus yang dijual secara online,” kata Aryo di Kantor Lazada Indonesia, Jakarta Rabu (07/08/2019)

Smartphone ini mulai dipasarkan secara flash sale pada Kamis 8 Agustus 2019 pukul 12.30 WIB di Lazada. Menurut Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Monika Rudijono, akan ada penawaran spesial, dari Rp 3,9 juta menjadi Rp 3,5 juta.

“Penjualan dimulai besok perlu smartphone setelah jam 12.30 WIB dan harganya jadi 3,5 juta,” ujar Monika.

 

Selain itu pengguna juga akan mendapatkan bonus berupa bonus internet 15GB dan Sennheiser CX213 untuk 500 orang pertama.

Oppo K3 sendiri hadir di Indonesia akan membidik pasar pengguna smartphone generasi muda kreatif dengan kisaran umur 18 sampai 30 tahun.

{Baca juga: Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium}

“Target usia sekitar 18 sampai 30 tahun yang memiliki sosial media. Biasanya mereka orang-orang muda yang kreatif dan mengikuti tren teknologi terkini,” ujar.

Secara spesifikasi, smartphone ini hadir dengan OLED Panoramic Full Screen 6,5 inci beresolusi 2340 x 1080. Dengan mengusung kamera tersembunyi membuat smartphone ini memliiki rasio 91,1% dengan sistem pemindai sidik jari bawah layar. [NM/HBS]

Peneliti Bisa Kendalikan Otak Lewat Smartphone

0

Telko.id, Jakarta – Para ilmuwan dari Institut Sains dan Teknologi Korea serta ahli saraf dari University of Washington telah menciptakan implan otak kecil yang dapat dikendalikan oleh smartphone. Mereka dimungkinkan untuk kendalikan otak untuk secara selektif memanipulasi sirkuit sel dan mengungkap masalah neurologis.

Masalah neurologis atau saraf yang dimaksud oleh para insinyur itu adalah, kecanduan dan depresi parkinson serta alzheimer.

“Kami sangat ingin menggunakan perangkat untuk studi farmakologis yang kompleks sehingga membantu pengembangan terapi baru untuk rasa sakit, kecanduan, dan gangguan emosional,” kata profesor Michael Bruchas.

{Baca juga: Coba Lihat! Foto Berwarna Ini Aslinya Hitam Putih}

Menurut laporan New York Post, menggunakan kartrid obat yang dapat diganti seperti Lego dan energi Bluetooth, teknologi tersebut bekerja dengan menargetkan neuron tertentu menggunakan obat dan cahaya.

Kartrid yang dapat diganti memungkinkan sirkuit otak yang sama dipelajari dalam waktu berbulan-bulan. Kendati demikian, seperti dikutip Telko.id, Rabu (07/08/2019), sejauh ini teknologi itu baru dipelajari pada tikus.

{Baca juga: 7 Fitur yang Dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10}

Implan dimasukkan ke dalam otak tikus melalui probe setipis rambut. Para ilmuwan kemudian mengendalikan implan menggunakan smartphone, mengubah jumlah obat dan sekuensing cahaya melalui sentuhan jari.

Sebelumnya, teknologi neurologis termutakhir butuh tabung logam besar dan serat optik yang membuat lesi otak dan tidak bertahan lama. “Perangkat revolusioner ini adalah buah dari desain elektronik canggih,”  kata profesor. (SN/FHP)

Sumber: New York Post

Resmi Dirilis, Oppo K3 Bidik Anak Muda Kreatif

0

Telko.id, Jakarta – Oppo resmi merilis smartphone terbarunya Oppo K3 di Indonesia. Pabrikan asal China ini mengklaim smartphone barunya ini mengusung beragam fitur menarik, dan akan menyasar segmen anak muda kreatif.

PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto menjelaskan bahwa Oppo K3 hadir untuk memenuhi kebutuhan smartphone generasi muda kreatif dengan kisaran umur 18 sampai 30 tahun.

“Target usia sekitar 18 sampai 30 tahun yang memiliki sosial media. Biasanya mereka orang-orang muda yang kreatif dan mengikuti tren teknologi terkini,” ujar Aryo di Kantor Lazada Indonesia, Jakarta Rabu (07/08/2019)

Secara spesifikasi Oppo K3 hadir dengan OLED Panoramic Full Screen 6,5 inci beresolusi 2340 x 1080. Dengan mengusung kamera tersembunyi membuat smartphone ini memliiki rasio 91,1% dengan sistem pemindai sidik jari bawah layar.

{Baca juga: Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium}

“Kita memakai layar OLED Panoramic yaitu  layar yang sangat tipis sehingga kita bisa memberikan fitur display finger print bawah layar,” kata Aryo.

Selain itu, Oppo juga menghadirkan fitur Game Boots 2.0 yang terdiri dari teknologi Frame Boots dan Touch Boots. Teknologi Frame Boots akan mengstabilkan bingkai gambar pada game dan Touch Boots akan meningkatkan respon sentuhan saat pengguna sedang bermain game.

“Touch Boots bisa meningkatkan sensivitas ketika bermain game,” tutur Aryo.

Untuk spesifikasinya, smartphone ini diotaki dengan Snapdragon 710 2,2 Ghz dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal sebesar 64GB. Baterainya sebesar 3765 mAH VOOC Flash Charge 3.0 yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat 25% dari VOOC generasi sebelumnya.

 

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Sistem Operasi ColorOS 6 Android 9.0 Pie. Dari sisi kamera, Oppo K3 memiliki kamera depan dengan lensa 16 MP dengan Portrait Mode 2.0.

Di bagian belakang terdapat 2 kamera dengan lensa 16 MP dan 2MP yang terdapat fitur Ultra Night Mode 2.0 dan Oppo Artistic Portrait Mode. [NM/HBS]

7 Fitur yang Dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10

0

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy Note 10 segera diumumkan kehadirannya sebentar lagi. Smartphone itu akan melenggang secara resmi pada Kamis (08/08) dini hari nanti dalam acara “Galaxy Unpacked”, di Barclays Center, New York, Amerika Serikat.

Menjelang peluncurannya yang tinggal beberapa jam lagi, rasanya saat ini menjadi waktu yang tepat untuk merangkum seluruh rumor dan bocoran dari phablet penerus Note 9 itu yang beredar dalam beberapa bulan terakhir.

Sebab, cukup banyak rumor dan bocoran yang beredar soal smartphone flagship ini. Mulai dari desain, model, spesifikasi, kamera, dan lainnya.

Nah, karenanya dalam tulisan kali ini tim Telko.id akan merangkum 7 hal yang paling dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10. Yuk simak!

Model 5G

Samsung biasanya hanya menghadirkan satu model Galaxy Note saja. Tapi di tahun ini, brand asal Korea Selatan itu akan membawa dua model Note 10, yaitu versi standar dan Note 10+.

Model reguler dan Note 10+ dilaporkan akan mengusung layar berukuran besar. Note 10 versi standar akan mengusung layar berukuran 6,28 inci. Sedangkan versi Note 10+, akan dibekali layar lebih besar, tepatnya 6,75 inci.

{Baca juga: Samsung Siapkan Empat Model Galaxy Note 10, Termasuk 5G}

Dengan ukuran layar tersebut, dipastikan smartphone tersebut akan menjadi smartphone dengan layar terbesar ketika dirilis. Sebagai perbandingan, Galaxy Note 9 memiliki layar 6,4 inci, Galaxy S9+ 6,2 inci, dan iPhone XS Max berukuran 6,5 inci.

Nah, masing-masing dari model tersebut memiliki versi yang mendukung teknologi jaringan 4G dan 5G. Khusus model 5G, Samsung memberikan nomor model SM-N971 dan SM-N976.

Jadi totalnya, kemungkinan akan ada empat model Galaxy Note 10, masing-masing varian LTE dan 5G.

Layar “Punch Hole”

Setelah trio Samsung Galaxy S10 yang menganut desain layar berlubang alias punch hole atau disebut sebagai Infinity-O, giliran Note 10 yang mengadopsi desain tersebut.

Akan tetapi, Samsung mengubah desain Infinity-O untuk Note 10 menjadi di tengah atas layar, bukan lagi di sudut atas layar seperti Galaxy S10.

{Baca juga: Bukan di Pinggir, “Tompel” Galaxy Note 10 Ada di Tengah}

Dilaporkan, jenis layar yang diusung Samsung untuk smartphone-nya berjenis Dynamic AMOLED dengan resolusi maksimum 1440 x 3040 piksel dan aspek rasio di atas 19 : 9.

Snapdragon 855+

Sebagai smartphone flagship terbaru, Samsung tentu akan memberikan dapur pacu yang maksimal untuk Samsung Galaxy Note 10. Rumornya sihsmartphone ini akan diotaki oleh dua jenis prosesor untuk pasar yang berbeda, yaitu Samsung Exynos 9825 dan Qualcomm Snapdragon 855 Plus.

Note 10 dengan Snapdragon 855 Plus akan ditanamkan Samsung pada smartphone yang dijual untuk pasar-pasar seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan. Sementara Exynos 9825, akan dipasarkan di negara lainnya, termasuk Indonesia.

{Baca juga: Jelang Peluncuran, Bocoran Spek Galaxy Note 10+ Terungkap}

Kedua prosesor ini merupakan SoC dengan performa tertinggi untuk saat ini. Snapdragon 855 Plus saja misalnya, yang resmi jadi prosesor terkencang bagi smartphone Android saat ini.

Prosesor ini punya performa CPU dan GPU yang jauh lebih kencang dari Snapdragon 855. Clock-speed CPU Kryo 485 di Snapdragon 855 Plus naik menjadi 2.96 GHz dari 2.84 GHz. Sementara untuk GPU, Qualcomm mengklaim bahwa Adreno 640 di prosesor ini memberikan performa 15% lebih kencang daripada GPU Adreno 640 di Snapdragon 855 “standar”.

RAM 12GB DDR5

Samsung Galaxy Note 10

Samsung Galaxy Note 10 juga RAM hingga 12GB dan ROM 256GB atau 512GB UFS 3.0 yang bisa diperluas menggunakan microSD. Yang wajib diapresiasi adalah, RAM 12GB di Note 10 berjenis DDR5 dengan konfigurasi 8 modul DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5.

Hal ini bisa dipastikan setelah Samsung mengumumkan telah memulai produksi massal chip mobile DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5 pertama yang sudah dioptimalkan untuk mengaktifkan teknologi 5G dan AI di smartphone.

{Baca juga: Edan! Samsung Galaxy Note 10 Punya RAM 12GB DDR5}

RAM ini diklaim lebih kencang 30% (5500 Mb/s) dibandingkan 12Gb LPDDR4X (4266 Mb/s). Note 10 bergabung dengan jajaran smartphone flagship RAM 12GB, seperti OnePlus 7 Pro, Samsung Galaxy S10+, dan Xiaomi Black Shark 2. Akan tetapi, ketiga smartphone ini hanya punya RAM LPDDR4X, bukan LPDDR5.

Fast Charging 45W

Sisi baterai juga ditingkatkan kemampuannya pada Note 10. Versi standar akan ditopang oleh baterai berkapasitas 3,500 mAh dengan fast charging 25W, sementara versi Note 10+ punya baterai 4,300 mAh dengan fast charging 45W. Keduanya juga mendukung wireless charging dengan kecepatan 20W.

Apabila membandingkan fast charging Note 10+ dengan Galaxy Note 9, maka kecepatannya mencapai 3 kali lipat dari Note 9 yang hanya mengadopsi fast charging 15W untuk mengisi daya baterainya yang berkapasitas 4,000 mAh.

{Baca juga: Fast Charging Galaxy Note 10 Lebih Cepat dari P30 Pro}

Apabila dibandingkan dengan fast charging dari smartphone seperti Huawei P30 Pro, kecepatan Note 10 pun lebih cepat. Sebab, jagoan Huawei ini hanya mengusung teknologi 40W untuk mengisi baterainya yang berkapasitas 4,200 mAh.

Empat Kamera

Kedua model Galaxy Note 10 akan mengusung tiga konfigurasi kamera belakang yang sama, yaitu 12MP lensa utama, 16MP lensa ultra-wide, dan 12MP lensa telephoto. Tapi, khusus Note10+, Samsung menambahkan satu lensa tambahan berupa Time of Flight (ToF).

Tidak cuma itu, lensa utama Note 10 dikabarkan bahkan punya tiga kombinasi aperture yang berbeda, masing-masing adalah f/1.5, f/1.8, dan f/2.4.

Gesture Control S Pen

Samsung Galaxy Note 10
Foto: Wccftech

Samsung dikabarkan akan menambahkan berbagai peningkatan di S Pen untuk Samsung Galaxy Note 10. Salah satu peningkatan yang disematkan adalah, gesture control yang mempermudah navigasi pengguna tanpa menyentuh smartphone.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Peningkatan kemampuan pada S Pen terus dilakukan Samsung sejak Note 9. Asal tahu saja, S Pen di Note 9 bisa memungkinkan pengguna untuk mengontrol smartphone dari jarak jauh berkat teknologi Bluetooth hemat daya di dalamnya.

Itu dia 7 fitur penting yang dinantikan pada Samsung Galaxy Note 10 saat diresmikan nanti. Semoga saja, fitur-fitur tersebut menjadi kenyataan. Well, kita tunggu saja kehadirannya. (FHP)